<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>singkong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/singkong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Nov 2021 12:41:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>singkong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disnaker Situbondo Adakan Pelatihan dengan Bahan Dasar Singkong dan Mangga untuk Kaum Hawa Desa Jangkar</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-situbondo-adakan-pelatihan-dengan-bahan-dasar-singkong-dan-mangga-untuk-kaum-hawa-desa-jangkar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 12:41:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jangkar]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158634</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan ketrampilan aneka tumpeng dan kue untuk tingkatkan usaha pengolahan hasil perkebunan singkong dan mangga, sebagai implementasi bahan-bahan lokal ke program kegiatan melalui pelatihan ketrampilan cara memasak aneka tumpeng dan kue. Kegiatan yang berlangsung Jumat (19/11/2021) itu, diikuti sebanyak 25 orang dari ibu-ibu warga Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan ketrampilan aneka tumpeng dan kue untuk tingkatkan usaha pengolahan hasil perkebunan singkong dan mangga, sebagai implementasi bahan-bahan lokal ke program kegiatan melalui pelatihan ketrampilan cara memasak aneka tumpeng dan kue. Kegiatan yang berlangsung Jumat (19/11/2021) itu, diikuti sebanyak 25 orang dari ibu-ibu warga Kecamatan Jangkar, yang diprakarsai Wakil Ketua DPRD Situbondo, H Abdurahman.</p>



<p>Sebagai bagian menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Dapilnya ( daerah pemilihan, red), mengikuti pelatihan beraneka tumpeng dan kue dari bahan lokal singkong dan mangga yang mudah di dapat di Jangkar.</p>



<p>Kabid Pentakerja Dinas Tenaga Kerja Situbondo, Lina Yuriana Soeherman, menerangkan bahwa pelatihan aneka tumpeng dan kue tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas mutu bagi peserta dan menaikkan standart nilai ekonomi keluarga.</p>



<p>&#8220;Kami juga mensiasati bagaimana bahan-bahan lokal ini bisa bernilai. Contohnya seperti buah mangga, karena harganya sekarang anjlok dan kami juga memanfaatkan potensi alam yang ada seperti bunga pelang. Karena bunga pelang di desa sudah tidak ada harganya dan oleh karenanya ayo kita angkat lagi potensi lokal yang ada di manfatkan agar mempunyai nilai jual yang tinggi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu yang disampaikan Yurin-panggilan akrabnya, singkong pun mampu diolah jadi tepung dan dikreasikan beraneka makanan dan masakan (kue kering dan kue basah).</p>



<p>&#8220;Hasil dari bahan baku mangga tersebut diolah diantaranya selai, manisan, dodol, sirup mangga, kue pie hingga grenpi cake,&#8221; paparnya.</p>



<p>Setelah pelatihan nanti, tambahnya, peserta juga akan membuat kelompok centra usaha makanan dan minuman tradisional dan modern. &#8220;Jadi, nanti pada saat pertemuan PKK dan dasa wismadan acara-acara di desa maupun kecamatan di sini, teman-teman peserta bisa menjadi pemasok makanan dan minuman,&#8221; urainya.</p>



<p>Dalam pelatihan itu, peserta juga diberi pembekalan mengenai produk yang bisa dijual melalui online dan bisa bekerjasama dengan ojol lokal untuk memperkenalkan produk-produk mereka.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, kepada peserta usai mengikuti pelatihan agar menularkan ilmunya,&#8221; imbuhnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158634</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kerupuk Singkong, Produk Unggulan Dusun Giling Kasembon</title>
		<link>https://memontum.com/kerupuk-singkong-produk-unggulan-dusun-giling-kasembon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2019 19:38:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasembon]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=72110</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Melimpahnya hasil pertanian singkong di Dusun Giling, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang mendatangkan manfaat lebih bagi masyarakat setempat. Dengan singkong, masyarakat setempat mencoba mengkreasikannya untuk menjadikan olahan yang mempunyai nilai jual lebih. Dalam mengolah singkong, mayoritas warga setempat menjadikan singkong sebagai bahan dasar membuat kerupuk. Sebelum diolah menjadi kerupuk singkong hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Melimpahnya hasil pertanian singkong di Dusun Giling, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang mendatangkan manfaat lebih bagi masyarakat setempat. Dengan singkong, masyarakat setempat mencoba mengkreasikannya untuk menjadikan olahan yang mempunyai nilai jual lebih.</p>
<p>Dalam mengolah singkong, mayoritas warga setempat menjadikan singkong sebagai bahan dasar membuat kerupuk. Sebelum diolah menjadi kerupuk singkong hasil panen warga biasanya hanya dijual ke pasar sekitar Kasembon. Menurut Kepala Desa Bayem, Khoirul Anam, hal tersebut baru dikoordinir sekitar tahun 2013. &#8220;Itu sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Hanya mulai terekspos keluar dan mulai di koordinir sekitar tahun 2013,&#8221; ujarnya kepada awak media. </p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190107-WA0046-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190107-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-72113" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190107-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190107-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Dengan kreasi yang dilakukan warga pada hasil pertanian sigkong tersebut, kini, setelah diolah menjadi kerupuk, dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dan dengan itu, tingkat perekonomian warga setempat juga semakin meningkat. </p>
<p>Hingga saat ini, sedikitnya ada 100 orang warga Giling yang menggantungkan hidup sebagai pembuat kerupuk singkong. Krupuk singkong itu juga menjadi salah satu produk unggulan Desa Bayem saat ini. &#8220;Produksi per hari antara 3 sampai 4 kwintal kerupuk kering,&#8221; kata Anam.</p>
<p>Untuk pemasaran, saat ini masih dilakukan melalui tengkulak. Diman tengkulak akan mengambil kerupuk singkong dari Dusun Giling untuk kemudian dapat mereka pasarkan hingga ke luar daerah. Anam berharap, untuk kedepannya, strategi pemasaran bisa lebih diperkuat lagi. </p>
<p>&#8220;Pemasaran yang di rancang lewat BUMDesa pada saat ini masih dalam proses. Saat ini masih fokus peningkatan kualitas dan memperbaiki kemasan kerupuknya. Disiapkan untuk oleh-oleh khas Desa Wisata, kan sudah ada rafting dan tubing,&#8221; ucap Anam.</p>
<p>Untuk diketahui, proses pembuatan kerupuk singkong ini sendiri terbilang cukup mudah, meskipun harus membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama. Pada awalnya, singkong yang telah dipanen, harus dikupas dan dibersihkan. </p>
<p>Setelah itu, singkong yang sudah bersih, kemudian digiling kasar untuk kemudian bisa dijemur. Warga setempat biasa menyebutnya gaplek. Setelah kering, proses selanjutnya, gaplek tersebut harus digiling hingga menjadi tepung. Yang selanjutnya, tepung yang berasal dari gilingan gaplek tadi dicampur dengan air dan bumbu, selanjitnya diaduk hingga menjadi adonan kerupuk.</p>
<p>Setelah itu, adonan kemudian dicetak menggunakan dasar nampan agar, ukurannya bisa menjadi lebih besar. Kemudian setelah itu, adonan yang telah dicetak dikukus sebelum dijemur kembali hingga kering, yang kemudian siap untuk digoreng. <strong>(kik/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72110</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
