<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Stadion Gajayana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/stadion-gajayana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 May 2023 00:42:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Stadion Gajayana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dorong Sektor Pariwisata, Bus Macito Pindah Titik Kumpul Wisatawan di Stadion Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-sektor-pariwisata-bus-macito-pindah-titik-kumpul-wisatawan-di-stadion-gajayana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Macito]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189788</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bus Malang City Tour (Macito) yang sebelumnya memanfaatkan lahan parkir di Ex- Laboratorium DLH, Jalan Majapahit, Kota Malang, sebagai titik kumpul wisatawan, kini beralih ke Stadion Gajayana Malang. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Selasa (30/05/2023) tadi. Pria yang kerap disapa Widjaja, menyampaikan jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com/">Kota Malang</a></strong> &#8211; Bus Malang City Tour (Macito) yang sebelumnya memanfaatkan lahan parkir di Ex- Laboratorium DLH, Jalan Majapahit, Kota Malang, sebagai titik kumpul wisatawan, kini beralih ke Stadion Gajayana Malang. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Selasa (30/05/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Widjaja, menyampaikan jika pemindahan itu dilakukan karena Stadion Gajayana, dinilai menjadi tempat potensial dan sangat strategis, dalam mendorong sektor pariwisata di Kota Malang. “Kita tahu di sana dekat dengan Mal, dimana masyarakat banyak yang datang dan ketika melihat ada Macito di situ akan tertarik untuk naik on the spot (selain pakai aplikasi). Selain itu, juga bisa mendorong wisata Pasar Tugu, yang selama ini mati. Jadi dengan adanya perpindahan Macito ini masyarakat menyambut dengan senang sekali,” jelas Widjaja.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika pemindahan itu dilakukan juga sebagai bentuk kolaborasi bersama dengan Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang. Diharapkan dapat mendorong event-event atau kegiatan yang juga dikelola oleh Disporapar. &#8220;Jadi benar-benar kami berharap adanya kolaborasi secara riil. Saya juga tidak bisa sendiri, karena yang namanya Macito itu identik dengan pariwisata, kami (Dishub) hanya menyediakan sarana-prasarananya saja. Tapi destinasi, dan sebagainya itu ada pada Disporapar,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut dikatakan, pemindahan itu telah dilakukan sejak dua pekan lalu, dan tingkat kunjungannya juga sangat meningkat. Meskipun, banyak masyarakat yang mengakses melalui online, tetap dilakukan pelayanan melalui on the spot.</p>



<p>“Tingkat kunjungannya sangat bagus, memang full ketika banyak yang mengakses melalui online, tapi ya strategi saja, tidak semuanya kita blok karena untuk melayani mereka yang on the spot,” ucapnya.</p>



<p>Selain itu, pemindahan dilakukan guna untuk memaksimalkan pemanfaatan kawasan strategis. Dimana, lahan Ex- Laboratorium DLH, Jalan Majapahit, Kota Malang, akan dioptimalkan sebagai kantong parkir di Kawasan Kayutangan Heritage.</p>



<p>“Untuk sekarang memang sudah tidak dipakai untuk transit Macito, karena nanti akan kita fokuskan untuk parkir di Kawasan Kayutangan Heritage,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, meskipun telah dilakukan pemindahan tempat Bus Macito, namun rute perjalanan Bus masih tetap sama seperti sebelumnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Darurat, Pendapatan Retribusi E Parkir Stadion Gajayana Terjun Bebas</title>
		<link>https://memontum.com/ppkm-darurat-pendapatan-retribusi-e-parkir-stadion-gajayana-terjun-bebas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 04:50:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[E Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan Daerah 2018 Turun]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ternyata juga berpengaruh terhadap pendapatan e-parkir Kota Malang. Pada hari biasa, e-parkir yang berlokasi di pintu masuk Stadion Gajayana itu mampu memperoleh sekitar Rp 4 juta. &#8220;Namun saat PPKM Darurat Rp 0,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, Senin (12/7). Baca Juga: [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ternyata juga berpengaruh terhadap pendapatan e-parkir Kota Malang. Pada hari biasa, e-parkir yang berlokasi di pintu masuk Stadion Gajayana itu mampu memperoleh sekitar Rp 4 juta.</p>



<p>&#8220;Namun saat PPKM Darurat Rp 0,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, Senin (12/7).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Hal itu dipicu lantaran beberapa tempat di sekitar e-parkir tutup. Seperti Mall Olympic Garden (MOG), kantor Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), maupun beberapa fasilitas lapangan olahraga di daerah tersebut.</p>



<p>Namun mantan camat Klojen itu menampik jika nihilnya pendapatan dari e-parkir berpotensi kerugian.</p>



<p>&#8220;Kalau dibilang rugi ya tidak, karena ini kan retribusi. Dimana retribusi adalah pelayanan, kalau nol berarti kita tidak melayani,&#8221; jelas Heru.</p>



<p>Berdasarkan keterangannya, retribusi berbeda dengan pajak. Yang mana pajak bisa mengalami kerugian.</p>



<p>&#8220;Kalau pajak ada kerugian, misal saja target Rp 10 miliar, tapi tidak tercapai. Kalau pajak, dia diberi pelayanan atau tidak, ada potensi tercatat target pajak. Kalau retribusi tidak ada kerugian, beda ya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut, akibat konsentrasi menjalankan kebijakan PPKM Darurat ini, pihaknya masih belum mengintegrasikan aplikasi e-parkir dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Belum, Jadi untuk program yang lain kita sisihkan dulu. Kita masih berkonsentrasi PPKM Darurat sampai tanggal 20, karena itu menentukan langkah kita kedepan seperti apa,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Meski begitu pihaknya mengaku ke depan sudah ada rencana penambahan titik e-parkir. Antara lain di RSUD Kota Malang, Terminal Arjosari sisi timur, dan di Gedung Kartini. &#8220;Di perencanaan ada titik lain, tapi kita nunggu evaluasi. Targetnya akhir tahun ini sudah mulai terpasang,&#8221; terang Kepala Dishub Kota Malang. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Lokasi Latihan Borneo FC, Menpora Beri Apresiasi</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-lokasi-latihan-borneo-fc-menpora-beri-apresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2021 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Borneo FC]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137792</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, tinjau Stadion Gajayana yang menjadi tempat latihan tim Borneo FC. Didampingi Wakil Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Iwan Budianto, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata ( Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, tinjau Stadion Gajayana yang menjadi tempat latihan tim Borneo FC. </p>



<p>Didampingi Wakil Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Iwan Budianto, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata ( Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, kunjungan tersebut berlangsung Jumat (26/03) pagi.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137234-sebaran-sub-sektor-ekonomi-kreatif-disporapar-malang-didominasi-kriya">Sebaran Sub Sektor Ekonomi Kreatif Disporapar Malang Didominasi Kriya</a></strong></p>



<p>Sebanyak dua bus rombongan tim Borneo FC sampai di lokasi latihan terlebih dahulu. Namun mereka tidak langsung keluar dari bus, pasalnya tim sepak bola asal Samarinda, Kalimantan Selatan ini harus menunggu Menpora sampai di lokasi.</p>



<p>&#8220;Jadi saya memang sengaja ingin menyaksikan proses keluarnya pemain hingga menuju lapangan, bagaimana protokol kesehatannya diterapkan disini. Makanya tadi pemain menunggu saya terlebih dahulu, baru ke dalam stadion,&#8221; ujar Zainudin pada awak media.</p>



<p>Pria yang menjabat menjadi Menpora sejak 2019 itu mengatakan bahwa para pemain sebelum menuju Stadion Gajayana sudah diswab terlebih dahulu, bahkan bus juga selalu disterilisasi.</p>



<p>&#8220;Nah di tempat latihan juga sudah saya lihat tadi. Mereka datang ada tempat cuci tangan, cek suhu, lokasi juga steril,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sehingga disimpulkan pria berdarah Gorontalo ini, panitia Piala Kemenpora di Malang sudah melaksanakan protokol sesuai dengan kesepakatan ketika memohon ijin penyelenggaraan turnamen.</p>



<p>Senada dengan hal itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, juga menyampaikan bahwa Menpora memberi tanggapan positif atas ketatnya protokol kesehatan (prokes) di Stadion Gajayana.</p>



<p>&#8220;Jadikan pertandingan Piala Menpora di Stadion Kanjuruhan, nah untuk Stadion Gajayana ini adalah lokasi latihan salah satu tim yang bertanding di turnamen itu, yaitu Borneo FC. Selama tanggal 23 sampai 30 mereka latihan disini&#8221; jelasnya.</p>



<p>Perihal fasilitas di Stadion Gajayana wanita yang akrab disapa Ida itu mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sesuai dengan protokol kesehatan.</p>



<p>&#8220;Kita sudah siapkan di depan ada tempat cuci tangan. Kemudian ada cek suhu, untuk ruang ganti juga kita sudah siapkan, kondisi lapangan juga disiapkan. Pak Menpora rupanya juga sudah oke, beliau bilang bagus,&#8221; tandas Ida.</p>



<p>Terakhir Ida menyampaikan bahwa Disporapar akan menyiapkan yang terbaik bagi tim manapun yang berlatih di Stadion Gajayana. Termasuk juga pada keamanannya. </p>



<p>Disampaikan Ida, saat tim berlatih dan sudah memasuki area Stadion Gajayana, lingkungan akan disterilkan. &#8220;Jadi tidak boleh ada orang yang keluar masuk disini,&#8221; katanya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disporapar Beri Kado Aplikasi Simbahe dan Co-Working Space untuk HUT Ke-107 Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/disporapar-beri-kado-aplikasi-simbahe-dan-co-working-space-untuk-hut-ke-107-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 10:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Online]]></category>
		<category><![CDATA[Co-working]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Gor Ken Arok]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ida Ayu Made Wahyuni]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang night market]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Belanja Tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang akan memberikan kado untuk HUT Kota Malang ke-107 berupa aplikasi Sistem Pembayaran Elektronik (Simbahe) dan co-working space. Setidaknya itu yang disampaikan Kepala Disporapar, Ida Ayu Made Wahyuni, Senin (15/03) disela-sela acara Sosisalisasi Peningkatan Kapasitas Pedagang Wisata Belanja Tugu dan Malang Night Market. &#8220;Kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang akan memberikan kado untuk HUT Kota Malang ke-107 berupa aplikasi Sistem Pembayaran Elektronik (Simbahe) dan co-working space.</p>



<p>Setidaknya itu yang disampaikan Kepala Disporapar, Ida Ayu Made Wahyuni, Senin (15/03) disela-sela acara Sosisalisasi Peningkatan Kapasitas Pedagang Wisata Belanja Tugu dan Malang Night Market.</p>



<p>&#8220;Kita juga mau memberikan pelayanan aplikasi online, Disporapar pay yang dinamakan Simbahe. Nanti bersama dengan co-working space akan kita launching dalam rangka peringatan hari ulang tahun Kota Malang,&#8221; ungkap Ida.</p>



<p>Aplikasi Simbahe ini sendiri konsepnya lebih ke memudahkan masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas olahraga, yaitu lapangan.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136675-maksimalkan-co-working-space-disporapar-perkuat-sinergi-dengan-berbagai-opd#ixzz6pAuKSdo0" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Maksimalkan Co-Working Space, Disporapar Perkuat Sinergi dengan Berbagai OPD</a></strong></p>



<p>&#8220;Jadi tidak perlu ke Disporapar, tinggal buka aplikasi bisa mendaftar langsung. Kemudian membayar melalui aplikasi, nanti diterima oleh Bank Jatim. Bahkan masyarakat juga bisa mengetahui, di tanggal dan jam yang diinginkan, lapangan masih bisa disewa atau sudah digunakan oleh orang lain,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Diakui Ida, saat ini penyewaan lapangan masih konvensional. Dimana masyarakat membayar secara tunai melalui Disporapar.</p>



<p>Inovasi aplikasi Simbahe, lanjut Ida, merupakan rentetan trobosan yang terus dilakukan oleh Disporapar.</p>



<p>&#8220;Kita membuat terobosan-terobosan di masing-masing bidang. Seperti di bidang pariwisata ada QRis, bidang olahraga ada Simbahe. Kemudian bidang kepemudaan ada aplikasi Organisasi Kepemudaan (OKP), dan untuk bidang ekonomi kreatif kita ada terobosan co-working space,&#8221; terang Ida.</p>



<p>Berkaitan dengan co-working space disampaikannya bahwa masing-masing kecamatan memiliki satu. &#8220;Ada 5 co-working space yang terletak di masing-masing kecamatan. Pertama ada di lantai 3 Stadion Gajayana, lalu ada di Bakalankrajan, di Bunulrejo, di GOR Ken Arok, dan satu lagi antara di museum Mpu Purwa atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sudimoro,&#8221; jelas Ida. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKUB Pasang Baliho Raksasa Ucapan Nyepi di Beberapa Titik Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/fkub-pasang-baliho-raksasa-ucapan-nyepi-di-beberapa-titik-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2021 06:32:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan umat beragama]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<category><![CDATA[spanduk]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136778</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Baliho besar ukuran 4&#215;6 meter terpasang di area Stadion Gajayana. Baliho raksasa bertuliskan &#8216;Kita Berbeda, Kita Indonesia&#8217; dan &#8216;Selamat Hari Raya Nyepi&#8217; itu terpasang sejak minggu kedua Bulan Maret, tepatnya jelang Hari Raya Nyepi. Usut punya usut baliho tersebut dipasang oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Terpasang dalam rangka untuk menghormati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Baliho besar ukuran 4&#215;6 meter terpasang di area Stadion Gajayana. Baliho raksasa bertuliskan &#8216;Kita Berbeda, Kita Indonesia&#8217; dan &#8216;Selamat Hari Raya Nyepi&#8217; itu terpasang sejak minggu kedua Bulan Maret, tepatnya jelang Hari Raya Nyepi.</p>



<p><br>Usut punya usut baliho tersebut dipasang oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Terpasang dalam rangka untuk menghormati umat yang sedang merayakan Hari Raya Nyepi.</p>



<p>&#8220;Kami mengusung konsep kerukunan yang berbeda. Ada 5 titik yang dipasang baliho, yaitu di Pura Luhur Dwijawarsa, di daerah Klojen, Celaket, Dieng, dan Gajayana. Tapi yang ikonik di Gajayana, soalnya paling besar 4&#215;6 meter, &#8221; ungkap Sekjen FKUB, David Tobing, Sabtu (13/03).</p>



<p>Pihaknya konsisten memasang baliho ditiap perayaan hari besar keagamaan. Hal itu dilakukan sebagai respon peristiwa penolakan spanduk natal beberapa waktu lalu.</p>



<p>Melalui kejadian itu, saat pihaknya mengadakan pertemuan bulanan antar anggota FKUB, muncul ide pemasangan banner di beberapa titik.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136734-jelang-hari-raya-nyepi-fkub-semprot-disinfektan-pura-luhur-dwijawarsa#ixzz6oyF9a7uB" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Jelang Hari Raya Nyepi, FKUB Semprot Disinfektan Pura Luhur Dwijawarsa</a></strong></p>



<p>&#8220;Kami ada pertemuan lintas agama, lintas organisasi, yang diadakan tiap bulan. Dari sini kami muncul ide selain pasang banner juga membantu penyemprotan rumah ibadah yang akan melakukan perayaan hari besar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Agar tidak terjadi benturan, lanjut David, pihaknya membuat slogan, &#8216;Kita Berbeda Kita Indonesia&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dan tahun ini kami selalu membuat ucapan baik Nyepi, Galungan, Waisak, dan sebagainya,&#8221; imbuh David.</p>



<p>Tak hanya itu, dalam pertemuan yang rutin mereka gelar itu juga sering mendiskusikan keadaan umat beragama di Kota Malang. Salah satunya adalah menjadi mediator dalam permasalahan sulitnya akses Sekolah Tinggi Agama Hindu di Kawasan Buring. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang HUT ke 74 Kemerdekaan RI, Walikota Sutiaji Tinjau Stadion Gajayana, Berikan Motivasi ke Paskibraka</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-hut-ke-74-kemerdekaan-ri-walikota-sutiaji-tinjau-stadion-gajayana-berikan-motivasi-ke-paskibraka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 01:05:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89723-jelang-hut-ke-74-kemerdekaan-ri-walikota-sutiaji-tinjau-stadion-gajayana-berikan-motivasi-ke-paskibraka</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang Drs H Sutiaji, Senin (5/8/2019) siang, tinjau Stadion Gajayana Kota Malang. Hal ini dalam rangka kesiapan menyambut HUT ke 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019. Stadion Gajayana Malang rencananya akan menjadi lokasi Upacara dalam rangka memperingati HUT ke 74 Tahun Kemerdekaan RI tahun 2019 di Kota Malang pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Walikota Malang Drs H Sutiaji, Senin (5/8/2019) siang, tinjau Stadion Gajayana Kota Malang. Hal ini dalam rangka kesiapan menyambut HUT ke 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019. Stadion Gajayana Malang rencananya akan menjadi lokasi Upacara dalam rangka memperingati HUT ke 74 Tahun Kemerdekaan RI tahun 2019 di Kota Malang pada tanggal 17 Agustus 2019 yang akan datang.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya sengaja meluangkan waktu untuk meninjau langsung kesiapan Stadion Gajayana dalam rangka perhelatan upacara HUT RI&#8221; ujar Sutiaji. Tampak hadir mendampingi adalah Kabag Umum Setda Kota Malang, Suwarjana, Kabag Humas Setda Kota Malang, Nurwidianto, Sekretaris Dispora Kota Malang, Moch. Kharis.</p>
<p><div id="attachment_89724" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89724" decoding="async" class="size-full wp-image-89724" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Walikota Malang Drs H Sutiaji saat meninjau kesiapan di Stadion Gajayana. (humas Pemkot Malang)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190805-WA0098-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89724" class="wp-caption-text"><strong>Walikota Malang Drs H Sutiaji saat meninjau kesiapan di Stadion Gajayana. (humas Pemkot Malang)</strong></p></div></p>
<p>Sutiaji mengatakan bahwa berbagai detail kesiapan upacara harus terus diperhatikan karena ini pertama kalinya Upacara Peringatan HUT RI dilaksanakan kembali di Stadion.</p>
<p>&#8220;Akan ada kurang lebih 20 ribu pasang mata yang akan hadir dan mengikuti upacara tersebut sehingga saya ingin agar kesalahan-kesalahan dalam pelaksanaan dapat kami minimalisir,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa penting bagi seluruh elemen yang turut serta dalam kegiatan tersebut untuk selalu berkoordinasi dan mengkomunikasikan hal-hal terkait kesiapan sebelum acara berlangsung; dengan harapan jika ada permasalahan dapat segera terdeteksi dini dan dapat diselesaikan dengan baik.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Walikota Sutiaji juga menyempatkan melihat serta memberikan pengarahan dan motivasi kepada para siswa siswi yang tergabung dalam Paskibraka yang nantinya juga akan bertugas.</p>
<p>Di sela-sela latihan Paskibraka, Walikota Sutiaji berpesan agar mereka tetap menjaga kondisi baik kesehatan maupun mentalnya; karena saat Upacara Peringatan nantinya, mereka dituntut untuk fokus agar dapat menjalankan tugas dengan baik.</p>
<p>&#8220;Karena sejujurnya, saat pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI, Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih akan menjadi satu-satunya fokus para peserta bahkan audiens yang turut serta hadir pada kegiatan tersebut; sehingga penting bagi mereka yang bertugas untuk tetap fokus dan terus berlatih&#8221; tandasnya.</p>
<p>Stadion Gajayana rencananya akan menjadi lokasi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke 74 Republik Indonesia dan Upacara Penurunan Bendera Peringatan HUT ke 74 tahun Kemerdekaan RI mendatang.</p>
<p>Walikota Malang, H. Sutiaji direncanakan akan menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke 74 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019 pagi harinya.<strong> (*/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditahan Imbang Persela, Arema Keluhkan Lapangan Gajayana yang Jadi &#8220;Sawah&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/ditahan-imbang-persela-arema-keluhkan-lapangan-gajayana-yang-jadi-sawah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2018 17:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21118-ditahan-imbang-persela-arema-keluhkan-lapangan-gajayana-yang-jadi-sawah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Persela Lamongan tim asuhan Aji Santoso berhasil menahan imbang Arema FC, meskipun babak pertama Laskar Joko Tingkir harus tertinggalnya lebih dulu. Laga kedua Piala Presiden di grup E Arema tim asuhan Djoko Susilo dimenit awal berhasil menjebol gawang Persela Lamongan melalui gol salto Thiago Furtuoso, hasil umpan Dendi Santoso kedudukan menjadi 1-0 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212;  Persela Lamongan tim asuhan Aji Santoso berhasil menahan imbang Arema FC, meskipun babak pertama Laskar Joko Tingkir harus tertinggalnya lebih dulu. Laga kedua Piala Presiden di grup E Arema tim asuhan Djoko Susilo dimenit awal berhasil menjebol gawang Persela Lamongan melalui gol salto Thiago Furtuoso, hasil umpan Dendi Santoso kedudukan menjadi 1-0 .</p>
<p>Lima menit berjalan, Arema menggandakan keunggulan dimenit ke 11 melalui tendangan Dendi Santoso sehingga kedudukan menjadi 2-0. Dua kartu kuning diberikan oleh wasit Untung dari Jakarta Utara untuk Persela Lamongan. Fatkhullah Fatkhluev dimenit ke &#8211; 30 dan pemain Arema, Thiago Furtuoso diganjar kartu kuning karena mengganjal  penjaga gawang Persela, Dwi Kuswanto pada menit 38.</p>
<p>Babak pertama kedudukan Arema unggul 2-0 atas Persela Lamongan hingga turun minum. Babak kedua  Arema tampil lebih menekan melalui Dedik Setyawan hampir membuat gol. Tapi masih diselamatkan penjaga gawang Persela.</p>
<p>Tampil trengginas, Arema  mampu menekan tim asuhan Aji  Santoso hingga kerepotan menghadapi serangan Arema FC.</p>
<p>Umpan Rodrigo Ost Dos Santos menit ke 51 gagal dimanfaatkan Thiago Furtuoso, karena tandukannya masih melambung.</p>
<p>Rivaldi Bawuo pemain muda Arema hampir mencetak gol. Tetapi tendangan masih lemah dan diselamatkan oleh Dwi Kuswanto.</p>
<p>Aji Santoso memasukan  Eky Taufik Febrianto dan  Sugeng Efendi pada menit 72,  juga belum mampu mempertajam serangan Persela di babak kedua.</p>
<p>Pada menit 78, Persela memperkecil kekalahan setelah Allesandro Padovani Celin menceploskan bola ke gawang Arema. Hingga merubah kedudukan menjadi 2-1.</p>
<p>Dimasa injury time, Arema memasukan dua pemainnya langsung Juan Revi Auriqto dan Moch Zaenuri untuk menggedor benteng Persela .Tetapi Persela, malah menyamakan kedudukan menjadi 2 &#8211; 2, gara-gara gol bunuh diri M Zaenuri.</p>
<p>Aji Santoso, pelatih Persela Lamongan mengaku, pihaknya bersyukur bisa menahan imbang Arema dengan materi pemain bagus.  Tiga bentengnya Artur, Cunha, Purwaka yang sangat sulit ditembus.</p>
<p>Sejak memasukkan Celin, permainan timnya lebih baik dan terbuka. Hingga bisa memperkecil kekalahan dan dimasa injury time menyamakan kedudukan.</p>
<p>Djoko Susilo, pelatih Arema FC mengaku sangat kecewa karena dibabak pertama memimpin. Tapi babak kedua anak asuhnya bersikukuh tampil menyerang. Namun, karena kondisi stadion yang becek, hingga saat turun untuk membendung serangan sering terlambat.</p>
<p>&#8220;Yah akhirnya yang dikhawatirkan terbukti. Dengan kedudukan menjadi imbang ,&#8221; ungkapnya. (met/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21118</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stadion Gajayana jadi &#8220;Sawah&#8221;, Dikeluhkan 2 Klub</title>
		<link>https://memontum.com/stadion-gajayana-jadi-sawah-dikeluhkan-2-klub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2018 14:02:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21096-stadion-gajayana-jadi-sawah-dikeluhkan-2-klub</guid>

					<description><![CDATA[Laga Perdana Piala Presiden Grup E &#160; Memontum Kota Malang &#8212; Laga perdana piala presiden grup E di stadion Gajayana Kota Malang dikeluhkan dua tim karena berdampak pada pengembangan permainan kurang maksimal. Simon Mc Menemy, pelatih Bhayangkara FC mengaku sangat beruntung dalam  pertandingan kali ini karena bisa meraih tiga point&#8217; . ”Semoga dalam pertandingan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Laga Perdana Piala Presiden Grup E</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Laga perdana piala presiden grup E di stadion Gajayana Kota Malang dikeluhkan dua tim karena berdampak pada pengembangan permainan kurang maksimal. Simon Mc Menemy, pelatih Bhayangkara FC mengaku sangat beruntung dalam  pertandingan kali ini karena bisa meraih tiga point&#8217; .</p>
<p>”Semoga dalam pertandingan ini sepakbola yang cantik bisa tersaji dalam piala presiden meskipun dengan kondisi  lapangan yang cukup memprihatinkan. Kondisi lapangan seperti ini sangat sulit untuk mengembangkan permainan. Apalagi Arema yang bermain setelah kita, juga akan mengalami nasib yang sama,&#8221; ujar Simon Mc Menemy.</p>
<p>&#8220;Saya lebih suka lapangan yang bagus, tapi itulah kondisinya &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sedangkan, Sani Rizky Fauzi pemain Bhayangkara FC mengaku, akan bermain lebih  bagus lagi apabila diberi  kepercayaan pelatih.</p>
<p>Subangkit,  pelatih PSIS menambahkan beberapa peluang sudah diciptakan anak asuhnya tetapi keberuntungan belum berpihak kepada timnya. Seperti tendangan anak asuhnya yang masih membentur gawang  Bhayangkara FC dimenit akhir.</p>
<p>”Saya kira hari  ini kita  belajar banyak pertandingan di sini. Apalagi kondisi lapangan yang sulit untuk mengembangkan permainan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Faudi Abdillah pemain PSIS Semarang menjelaskan, bahwa dibabak  pertama timnya masih mampu menahan tim pemenang liga gojek 1.</p>
<p>Tetapi di babak kedua, lawan berhasil menjebol gawang kami karena  kondisi lapangan yang kurang bagus sehingga berpengaruh dalam pertahanan timnya.</p>
<p>&#8220;Saya sulit untuk mengembangkan permainan karena kondisi lapangan,&#8221; ujarnya. <strong>(met/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21096</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
