<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tasikmadu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tasikmadu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2022 15:18:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tasikmadu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usai Dihajar Banjir Bandang, Banjir Susulan Kembali Terjadi di Desa Tasikmadu Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/usai-dihajar-banjir-bandang-banjir-susulan-kembali-terjadi-di-desa-tasikmadu-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 14:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176725</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Itensitas hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Trenggalek, atau persisnya wilayah Kecamatan Watulimo, terus mengancam keselamatan warga. Usai dihajar banjir bandang pada Minggu (10/10/2022) kemarin, kembali wilayah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, terjadi banjir susulan, Rabu (12/10/2022) tadi. Beruntung, dalam banjir susulan kali ini, debit air tidak sampai seperti yang berlangsung di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Itensitas hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Trenggalek, atau persisnya wilayah Kecamatan Watulimo, terus mengancam keselamatan warga. Usai dihajar banjir bandang pada Minggu (10/10/2022) kemarin, kembali wilayah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, terjadi banjir susulan, Rabu (12/10/2022) tadi.</p>



<p>Beruntung, dalam banjir susulan kali ini, debit air tidak sampai seperti yang berlangsung di hari sebelumnya atau Minggu. Sehingga, tidak memperparah kondisi warga yang terdampak dari banjir.</p>



<p>Kapolsek Watulimo, AKP Suyono, mengatakan bahwa akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari, mengakibatkan munculnya banjir susulan.</p>



<p>&#8220;Hujan deras terjadi sejak sore sampai malam. Ini, mengakibatkan air dari bukit turun ke dataran rendah. Air yang harusnya masuk sungai, justru kembali meluap,&#8221; katanya, Rabu (12/10/2022) sore.</p>



<p>Meski tidak sebesar banjir sebelumnya, namun banjir susulan sempat membuat was-was warga. Beruntung, air tidak sampai lama surutnya.</p>



<p>&#8220;Ketika kapasitas air di sungai sudah tidak tertampung, maka secara otomatis meluber. Dalam kejadian banjir bandang kemarin, lokasi terparah ada di Dusun Ketawang,&#8221; kata Kapolsek Watulimo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Disinggung upaya yang dilakukan pasca bencana, pihaknya bersama instansi pemerintah terkait dibantu Ormas dan relawan, bersama-sama membersihkan sisa material di beberapa titik. Terlebih, untuk di jalur utama menuju lokasi wisata Pantai Prigi.</p>



<p>&#8220;Saat ini kita tengah melakukan pembersihan, guna mengantisipasi adanya banjir susulan. Bahkan, alat berat juga disiagakan di sekitar jembatan, untuk mencegah luapan air akibat sampah maupun kayu yang nyangkut,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Hingga tadi, bekas lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga pun masih cukup tebal. Selain itu, untuk warga yang rumahnya terdampak, saat ini masih berada di tempat pengungsian.</p>



<p>&#8220;Yang menjadi fokus pembersihan pasca bencana adalah fasilitas umum jalan, sekolah dan fasilitas umum lainnya. Yakni, dengan melakukan penyemprotan menggunakan mobil pemadam kebakaran,&#8221; kata Kapolsek Watulimo.</p>



<p>Sesuai data yang ada, jumlah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Tasikmadu, mencapai 4.000 warga. Dengan total rumah yang terkena luapan air sungai, sekitar 400 rumah. Dari data tersebut, untuk rumah yang mengalami rusak berat ada sekitar 5 rumah. Kemudian, sekitar 50 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang dan ratusan rumah terdampak ringan. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176725</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencana Pembangunan Kampung Arema di Tasikmadu Kota Malang Gandeng Pihak Tiga</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-pembangunan-kampung-arema-di-tasikmadu-kota-malang-gandeng-pihak-tiga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2022 10:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kampung arema]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pembangunan Kampung Arema di Kawasan Tasikmadu Kota Malang, kembali akan diseriusi. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan lahan yang digunakan nantinya akan memanfaatkan lahan pihak ketiga. Itu artinya, berbeda dengan rencana sebelumnya, yakni dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota (pemkot) Malang. “Lahannya nanti akan disiapkan oleh pengusaha yang tertarik dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pembangunan Kampung Arema di Kawasan Tasikmadu Kota Malang, kembali akan diseriusi. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan lahan yang digunakan nantinya akan memanfaatkan lahan pihak ketiga. Itu artinya, berbeda dengan rencana sebelumnya, yakni dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota (pemkot) Malang.</p>



<p>“Lahannya nanti akan disiapkan oleh pengusaha yang tertarik dengan skema Kampung Arema. Kami nanti akan mendukung proses perizinannya,” ucap Sutiaji, Selasa (08/03/2022).</p>



<p>Untuk skema dan pembangunannya sendiri, menurut Wali Kota Sutiaji, akan tetap sama dengan skema yang direncanakan sebelumnya. Di mana, di dalam Kampung Arema akan memuat karakter dan budaya khas Malang. Karena Kampung Arema sendiri, didesain sebagai miniatur Malang Raya. Selain jadi destinasi wisata baru, juga untuk meningkatkan edukasi mengenai Malang Raya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kalau perusahaan yang tertarik itu dari Pasuruan, yang punya Pondok Pesantren Sidogiri. Saya minta waktu seminggu, untuk bicarakan lagi dengan ITN, karena ada lahan milik ITN yang juga diperuntukkan bisnis,&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Sebagai informasi, rencana pembangunan Kampung Arema di kawasan Kelurahan Tasikmadu, akan mulai dibangun pada tahun 2020 lalu. Namun, hal itu tertunda dan belum dijadikan prioritas hingga tahun 2021. Kendala utama belum direalisasikannya pembangunan itu, dikarenakan masih sedikitnya lahan yang dimiliki Pemkot Malang, untuk dijadikan sebagai kawasan Kampung Arema. <strong>(hms/cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Tasikmadu Disiapkan Jadi Kampung Arema</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-tasikmadu-disiapkan-jadi-kampung-arema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2019 15:20:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung arema]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84168-wilayah-tasikmadu-disiapkan-jadi-kampung-arema</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang, H. Sutiaji terus getol menambah wisata kampung tematik di Kota Malang. Salah satunya, wilayah Kelurahan Tasikmadu akan disulap menjadi lokasi dibangunnya Kampung Arema. &#8220;Kampung Arema ini diharapkan akan menjadi kampung tematik yang berbeda dari kampung tematik lainnya. Bukan hanya dari segi bangunan rumahnya, namun juga adat istiadat yang ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Walikota Malang, H. Sutiaji terus getol menambah wisata kampung tematik di Kota Malang. Salah satunya, wilayah Kelurahan Tasikmadu akan disulap menjadi lokasi dibangunnya Kampung Arema.</p>
<p>&#8220;Kampung Arema ini diharapkan akan menjadi kampung tematik yang berbeda dari kampung tematik lainnya. Bukan hanya dari segi bangunan rumahnya, namun juga adat istiadat yang ada di sana semua akan memunculkan khas Malangan-nya,&#8221; ungkap Sutiaji, saat audiensi bersama budayawan sejarah Dukut Imam Widodo dan tim, di Ruang Rapat Walikota pada hari Selasa (14/5).</p>
<p><div id="attachment_84170" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-84170" decoding="async" class="size-full wp-image-84170" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Audiensi Walikota Malang Sutiaji, dan sejarahwan Dukut Imam Widodo. (ist)" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-84170" class="wp-caption-text"><strong>Audiensi Walikota Malang Sutiaji, dan sejarahwan Dukut Imam Widodo. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Pengarang buku Malang Tempo Doeloe, Dukut Imam Widodo, sengaja diundang oleh Walikota Malang untuk memaparkan ide-ide nya dalam membangun Kampung Arema. Diharapkan, Kampung Arema menjadi ikon selamat datang dan mampu menarik wisatawan yang masuk ke Kota Malang. Sekaligus mengenal lebih jauh budaya dan karakteristik Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Mulai dari ciri khas bangunannya yang terkenal dengan limasan, makanan tradisionalnya, keseniannya sampai dengan bahasa walikan yang sudah membudaya sejak dulu di kalangan kera-kera ngalam. Kesemuanya itu, akan diwujudkan sebagai satu kesatuan utuh di Kampung Arema,&#8221; tambahnya.</p>
<p><div id="attachment_84169" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-84169" decoding="async" class="size-full wp-image-84169" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Penyerahan cinderamata buku Malang Tempo Doeloe. (ist)" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-84169" class="wp-caption-text"><strong>Penyerahan cinderamata buku Malang Tempo Doeloe. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Sementara itu, Dukut Imam Widodo menyatakan kesanggupannya untuk turut serta membangun Kota Malang dalam rangka melestarikan kebudayaan yang ada.</p>
<p>&#8220;Hal ini sebagai wujud Corporate Heritage Responsibility yang akan kami persembahkan bagi Kota Malang,&#8221; tutur pria yang saat ini menetap di Surabaya.</p>
<p>Turut hadir pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Barenlitbang, dan Kabag Humas Kota Malang.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84168</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
