<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tempo doeloe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tempo-doeloe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Aug 2022 14:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tempo doeloe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemeriahan Kemerdekaan RI di Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-kemerdekaan-ri-warga-sisir-kota-batu-sulap-lingkungan-jadi-masa-tempo-dulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2022 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan RI]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[tempo doeloe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174062</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sejumlah kegiatan digelar masyarakat, dalam menyemarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI. Seperti warga RT10 RW06 Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, menggelar berbagai acara mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan, lomba hingga gerak jalan santai. Bahkan, yang tidak kalah menariknya, warga juga berinisiatif dengan menyulap lingkungannya seolah pada masa tempo dulu. Warga, mendesain dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sejumlah kegiatan digelar masyarakat, dalam menyemarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI. Seperti warga RT10 RW06 Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, menggelar berbagai acara mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan, lomba hingga gerak jalan santai.</p>



<p>Bahkan, yang tidak kalah menariknya, warga juga berinisiatif dengan menyulap lingkungannya seolah pada masa tempo dulu. Warga, mendesain dengan mengumpulkan barang-barang antik sebagai display, menggunakan jerami untuk atap layaknya rumah orang desa masa dulu, sampai dengan hidangannya juga bernuansa hidangan tempo dulu.</p>



<p>Ketua RT10, Anwar Supriyadi, menjelaskan bahwa acara ini memang sengaja dibuat dengan suasana tempo dulu, dengan tujuan agar generasi milenial mengerti sejarah perjalanan budaya masyarakat. Yakni, perkembangan budaya dari masa lalu hingga ke masa sekarang, yang tentunya harus tetap dijaga kelestarian budayanya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Kemeriahan Kemerdekaan RI di Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/zQ4gwMQyj7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Kita sengaja membuat acara dengan konsep tempo dulu untuk menostalgiakan warga. Sekaligus, bertujuan untuk mengenalkan pada generasi muda, akan keberagaman budaya. Baik itu dari berbusana, hidangan maupun bentuk bangunannya,&#8221; terangnya, Minggu (21/08/2022) tadi.</p>



<p>Acara yang dilaksanakan sejak memasuki Agustus ini, diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan, selamatan (tasyakuran) malam 17 dan jalan sehat sekaligus lomba.</p>



<p>Salah satu warga, Ponco, mengaku peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia tahun ini atau yang dilaksanakan warga RT10, tentunya lain daripada waktu sebelumnya. Hal ini karena, warga menginginkan kemeriahan, tetapi dengan konsep tempo dulu. Bahkan setelah acara gerak jalan santai ini, warga minta kampung tempo dulu tidak dibongkar sampai dengan akhir bulan.</p>



<p>&#8220;Tujuannya nanti, supaya bisa digunakan spot foto bagi masyarakat yang menginginkannya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asyiknya Dolanan Tempo Doeloe di Matos</title>
		<link>https://memontum.com/asyiknya-dolanan-tempo-doeloe-di-matos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2019 07:58:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dolanan]]></category>
		<category><![CDATA[Matos]]></category>
		<category><![CDATA[tempo doeloe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=92481</guid>

					<description><![CDATA[Mempntum Kota Malang &#8211; Bagaimana rasanya jika kita bermain ala Dolanan Tempo Doeloe di Mall? Ya, Malang Town Square mencoba mengangkat suasana Malang Tempo Doeloe dengan mengusung permainan jaman lawas dalam kemasan &#8220;Kampoeng Dolanan&#8221;. Tak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, remaja dan orang tua pun berkesempatan bernostalgia dengan permainan jadoel, di Lower Ground Lantai Hypermart Matos, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mempntum Kota Malang</strong> &#8211; Bagaimana rasanya jika kita bermain ala Dolanan Tempo Doeloe di Mall? Ya, Malang Town Square mencoba mengangkat suasana Malang Tempo Doeloe dengan mengusung permainan jaman lawas dalam kemasan &#8220;Kampoeng Dolanan&#8221;. Tak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, remaja dan orang tua pun berkesempatan bernostalgia dengan permainan jadoel, di Lower Ground Lantai Hypermart Matos, mulai Jumat (6/9/2019).</p>
<p>&#8220;Bernuasa perkampungan dan sawah, kita sediakan berbagai macam dolanan tradisional, seperti mainan dakon, engklek, ular tangga, lompat tali, bekel, egrang batok, bakiak beregu dan lainnya. Tak hanya itu saja, kita juga menyediakan makanan tradisional seperti dawet, arbanat, gulali, jajanan pasar cenil, klepon, lupis, nasi jagung, lekker, dan lainnya,&#8221; seru L. R. Sasmitha, Marketing Communication Manager Matos.</p>
<p><div id="attachment_92484" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-92484" decoding="async" class="size-full wp-image-92484" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Remaja dan orang tua bermain engklek. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183248-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-92484" class="wp-caption-text"><strong>Remaja dan orang tua bermain engklek. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>Setiap harinya, Kampoeng Dolanan diminati pengunjung dari berbagai genre usia. Untuk menikmati beragam permainan tersebut, pengunjung hanya membayar Rp 5.000 per permainan untuk tiap pemain. Nantinya, tiap pemenang akan mendapatkan hadiah dari manajemen Matos. Selain itu, bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan momen, Matos juga menyediakan baju adat Jawa dengan harga sewa Rp 10.000 per baju di spot selfie.</p>
<p>&#8220;Kami juga memberikan hadiah bagi 10 pemenang Selfie dengan hadiah total jutaan rupiah. Cukup follow IG kami, dan ikuti lombanya,&#8221; terang Sasmita, sapaan akrabnya, usai launching Rabu (11/9/2019).</p>
<p>Suguhan Kampoeng Dolanan ini dilatar belakangi semaraknya penggunaan games gawai oleh anak-anak dibawah umur dengan tidak terkontrol. Sehingga berdampak anak-anak melupakan kehidupan sosial terhadap orang tua, malas belajar dan addicted terhadap games-games yang kurang mendidik.</p>
<p>&#8220;Memang jaman digitalisasi tidak bisa kita hindari, terutama oleh anak anak milenial. Namun, diharapkan orang tua bisa mengarahkan dengan bijak cara penggunaan gawai. Sekaligus mengontrol penggunaan aplikasi yang tak seharusnya untuk anak-anak,&#8221; tambah Sasmita,</p>
<p><div id="attachment_92485" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-92485" decoding="async" class="size-full wp-image-92485" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Anak-anak diajarkan bermain ular tangga raksasa. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_182733-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-92485" class="wp-caption-text"><strong>Anak-anak diajarkan bermain ular tangga raksasa. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>Adanya Kampoeng Dolanan ini, sebagai salah satu upaya Matos mengambil bagian untuk meminimalisir penggunaan gawai berlebihan. Khususnya anak-anak dibawah umur yang lolos kontrol dari orang tua.</p>
<p>&#8220;Harapannya, anak anak dapat menikmati dolanan tradisional yang edukatif dan dapat bersosial langsung dengan teman sebayanya, dan tidak bersosialisasi dengan benda. Dan orang tua bisa terlibat aktif,&#8221; beber Sasmita.</p>
<p><div id="attachment_92486" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-92486" decoding="async" class="size-full wp-image-92486" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Remaja pun turut bermain ular tangga. (rhd)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190911_183315-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-92486" class="wp-caption-text"><strong>Remaja pun turut bermain ular tangga. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Kami sedang survei lokasi setelah dapat informasi tentang Kampoeng Dolanan dari wali murid. Rencananya kami mengajak anak-anak main ke sini. Makna permainannya banyak. Seperti dakon itu melatih kejujuran dan ketelitian,&#8221; ungkap Margaretha Sri Lestari, guru TK Katolik Santa Maria I, salah satu pengunjung selain 100 anak sekolah Cymigro, yang datang didampingi orang tua dan guru dengan berbusana tradisional tempo doeloe, Rabu (11/9/2019) siang. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92481</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
