<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Todongkan Pistol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/todongkan-pistol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2023 11:21:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Todongkan Pistol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Todongkan Pistol dan Sekap Ibu beserta Anak di Dalam Mobil, Pelaku Perampokan Berakhir Dimassa</title>
		<link>https://memontum.com/todongkan-pistol-dan-sekap-ibu-beserta-anak-di-dalam-mobil-pelaku-perampokan-berakhir-dimassa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar massa]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[Todongkan Pistol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pelaku perampokan, Doddy Goesto Permana (45), warga Jalan Lesanpuro, Gang VI, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga Kamis (05/01/2023) tadi, masih mendekam di balik jeruji Polsek Kedungkandang. Dirinya ditangkap, karena diduga sebagai pelaku perampokan di kawasan Jalan Danau Tondano, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (03/01/2023) malam. Bahkan, terduga juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pelaku perampokan, Doddy Goesto Permana (45), warga Jalan Lesanpuro, Gang VI, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga Kamis (05/01/2023) tadi, masih mendekam di balik jeruji Polsek Kedungkandang.</p>



<p>Dirinya ditangkap, karena diduga sebagai pelaku perampokan di kawasan Jalan Danau Tondano, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (03/01/2023) malam. Bahkan, terduga juga menyekap Reni (36), warga Kelurahan Gadingkasri Kecamatan Klojen, yang saat itu bersama anaknya di dalam mobil. Aksi Doddy tersebut, berakhir setelah dihajar massa di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Doddy beraksi mencari sasaran di kawasan Jl Lesanpuro. Dia melihat korban dan anak perempuannya yang masih berumur 4 tahun keluar dari mobil untuk membeli kue tart ulang tahun. Saat korban sedang memilih-milih roti tart untuk anaknya tersebut, pelaku dengan cepat menyelinap di belakang mobil.</p>



<p>Tak lama kemudian, setelah korban dan anaknya kembali ke dalam mobil, tidak menyadari ada pelaku di belakang mobilnya. Saat korban masuk ke mobil, pelaku pun dengan cepat masuk ke dalam mobil. Dirinya pun segera menodongkan pistol korek apinya dan mengancam anak korban yang duduk di jok tengah. Selama aksinya, pelaku dengan paksa meminta uang sebesar Rp 1 juta.</p>



<p>&#8220;Di dalam mobil, pelaku membentak korban untuk menuruti perintahnya. Kalau tidak dituruti, pelaku mengancam bakal menembak anak korban,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Mendengar korban tidak memiliki uang sebesar Rp 1 juta, pelaku langsung mengambil dompet korban dan menguras seluruh uang tunai yang ada di dalamnya. Melihat ada kartu ATM di dalam dompet, pelaku mendesak korban untuk menuju ke salah satu ATM terdekat. Mereka kemudian tiba di sebuah gerai ATM yang berada di supermarket yang terletak di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis.</p>



<p>Saat korban turun dari mobil, langsung berteriak meminta tolong. Teriakan korban sempat terdengar warga sekitar hingga segera memberikan pertolongan. Pelaku yang panik ketakutan, langsung kabur ke luar mobil.</p>



<p>Hal itu dilihat oleh warga hingga mengejarnya menuju persawahan. Pelaku tertangkap di tengah sawah Dusun Dami, Desa Ampeldento Kecamatan Pakis. Pelaku pun babak belur dihajar massa hingga diamankan petugas Polsek Pakis. Karena aksi perampokan berada di Kedungkandang, Kota Malang, tersangkq kemudian dilimpahkan ke Polsek Kedungkandang.</p>



<p> &#8220;Pelaku mengaku baru sekali melakukan aksinya karena sedang butuh uang. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman,&#8221; ujar Kompol Agus. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP. Saat ini pistol korek dan obeng yang dibuang pelaku, masih dalam pencarian. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Todongkan Pistol, Pengusaha Konstruksi Bangunan Diberangus</title>
		<link>https://memontum.com/todongkan-pistol-pengusaha-konstruksi-bangunan-diberangus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Dec 2017 20:58:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Todongkan Pistol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=14875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Rizky Usman Kurniawan (30) pengasaha yang bergerak dibidang kontruksi bangunan di Kota Malang, asal Desa Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek, Jumat (22/12/2017) siang mulai mendekam dibalik jeruji besi Polres Malang Kota. Dia ditangkap karena telah menodongkan senjata api/ pistol Air Gun merk Defender Series 90 ke seseorang saat berada di JL Raya Letjend Sutoyo, Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Rizky Usman Kurniawan (30) pengasaha yang bergerak dibidang kontruksi bangunan di Kota Malang, asal Desa Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek, Jumat (22/12/2017) siang mulai mendekam dibalik jeruji besi Polres Malang Kota. Dia ditangkap karena telah menodongkan senjata api/ pistol Air Gun merk Defender Series 90 ke seseorang saat berada di JL Raya Letjend Sutoyo, Kota Malang, pada 14 Desember 2017 sekitar pukul 21.00.</p>
<p>Dengan berlagak seperti seorang koboi di Texas jaman dulu, Rizky menakuti-namuti korbannya dengan menodongkan pistol miliknya. Aksi arogan ini membuat warga jengekel hingga segwra saja melapor ke Polres Malang Kota. Atas laporan ini, petugas kemudian membekuk Rizky tanpa perlawanan.</p>
<p><div id="attachment_14881" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/14875-todongkan-pistol-pengusaha-konstruksi-bangunan-diberangus/whatsapp-image-2017-12-22-at-21-39-18-copy" rel="attachment wp-att-14881"><img aria-describedby="caption-attachment-14881" decoding="async" class="size-full wp-image-14881" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/WhatsApp-Image-2017-12-22-at-21.39.18-copy.jpg?resize=500%2C985&#038;ssl=1" alt="curanmor: Salah satu pelaku curanmor duduk di kursi roda karena kakinya tertembak. (ist)" width="500" height="985" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/WhatsApp-Image-2017-12-22-at-21.39.18-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/WhatsApp-Image-2017-12-22-at-21.39.18-copy.jpg?resize=152%2C300&amp;ssl=1 152w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/WhatsApp-Image-2017-12-22-at-21.39.18-copy.jpg?resize=200%2C394&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-14881" class="wp-caption-text">curanmor: Salah satu pelaku curanmor duduk di kursi roda karena kakinya tertembak. (ist)</p></div></p>
<p>Ternyata kepemilikan Senpi ini belum ada ijin dari pihak kepolisian dan juga Rizky bukanlah anggota Perbakin. Dia sempat menunjukan kartu perbakin namun diduga palsu.</p>
<p>Informasi Memo X (Grup Memontum.com) menyebutkan bahwa malam itu, Rizki terlibat perselisihan dengan korban. Saat itulah dia mengeluarkan pistol dan menodongkannnya ke tubuh korban. Terang saja hal itu membuat korban ketakutan. Beruntung saat itu petugas Polres Malang Kota segera tiba di lokasi melakukan pengamanan.</p>
<p>Saat diamankan oleh petugas, Rizki mengaku bahwa pistol tersebut dibelinya pada Tahun 2016 melalui juaal beli online seharga Rp 2.750.000. Kepada petugas, Rizki mengaku kalu dirinya membeli pistol untuk jaga diri. Sebab sebelumnya dia pernah dihadang oleh Debt Collector.</p>
<p>Dia sendiri tidak memiliki ijin terkait kepemilikian senjata api tersebut denfan kata lain dia membelinya secara ilegal.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK mengatakan bahwa tersangka dikenakan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Tersangka RUK ingin menunjukan kesombongannya dengan menodongkan pistol miliknya ke orang lain. Saat ditangkap dia menunjukan kartu Perbakin namun diduga palsu. Senpi dan juga ada 10 amunisi sudah kami amankan sebagai barang bukti. Tersangka mengaku sejak membeli Senpi tersebut dari jual beli online, belum pernah menggunakannya,&#8221; ujar AKBP Asfuri.</p>
<p>Rizky sendiri dirilis saat gelar hasil ungkap Operasi Sikat 2017 Polres Malang Kota dan Polsekta jajaran. Dalam rilis tersebut Tampak juga ada pelaku curanmor yang duduk di kursi roda. Dia tidak bisa berdiri karena kakinya tertembak oleh petugas. &#8221; Untuk pelalu curanmor tersebut dia mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap.</p>
<p>Karena membahayakan, petugas membela diri dengan melakukan tindakan tegas. Kami akan selalu membrantas Curas, Curat dan Curanmor,&#8221; ujar AKP Asfuri. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14875</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
