<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>UKD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ukd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 May 2023 11:19:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>UKD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan UKD dan Ujian Sekolah Lancar, Wali Kota Malang Pantau Pelaksanaan</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-ukd-dan-ujian-sekolah-lancar-wali-kota-malang-pantau-pelaksanaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 May 2023 03:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[UKD]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Suwarjana, melakukan pemantauan Ujian Kompetensi Daerah (UKD) dan Ujian Sekolah, di SD Muhammadiyah 9 dan SMP Negeri 16 Kota Malang, Rabu (09/05/2023) pagi. Dalam pemantauannya tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, mengatakan jika ujian yang dilaksanakan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Suwarjana, melakukan pemantauan Ujian Kompetensi Daerah (UKD) dan Ujian Sekolah, di SD Muhammadiyah 9 dan SMP Negeri 16 <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a>, Rabu (09/05/2023) pagi.</p>



<p>Dalam pemantauannya tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, mengatakan jika ujian yang dilaksanakan tersebut telah berjalan dengan baik. Tentu, pihaknya memastikan bagaimana kesiapan mengenai alat yang digunakan untuk ujian.</p>



<p>“Saya lihat terpantau dengan baik dan saya pastikan juga untuk alat yang digunakan. Kalau di SD Muhammadiyah 9 tadi menggunakan laptop atau PC, kalau di SMPN 16 Kota Malang memakai Handphone (Hp), tapi yang terpenting adalah jaringan yang digunakan. Jangan sampai kalau menggunakan Hp kuota tidak tercukupi, maka ini harus ada bantuan dari pihak sekolah,” kata Wali Kota <a href="https://kotamalang.memontum.com">Sutiaji</a>, seusai melakukan pemantauan.</p>



<p>Pemkot Malang hadir ditengah-tengah siswa dan siswi, tentunya juga untuk memberikan support atau dukungan. Agar, para siswa dan siswi tidak memiliki rasa takut, dan cemas, dalam menghadapi ujian tersebut.</p>



<p>“Karena sesungguhnya, ketika situasi dan lingkungan itu tidak mendukung, kemudian tidak nyaman maka potensi anak itu akan berkurang. Apalagi kesiapan dari rumah juga sudah hilang, maka jangan sampai itu terjadi,” ujarnya.</p>



<p>Meskipun ke dua sekolah tersebut berbeda, yaitu swasta dan negeri, Sutiaji mengaku jika tidak ada dualisme pendidikan yang terjadi. Sehingga, mengenai kesiapan materi dan sebagainya, diyakini tidak ada kendala apapun, dan tidak ada ketimpangan antara negeri dan juga swasta.</p>



<p>“Kita sama-sama bahwa itu adalah masyarakat kita semua. Insyaallah tentang kesiapan materi dan sebagainya, Kota Malang telah mendahului (ujian dengan berbasis komputer). Terlebih, saat ini paradigma kita bukan ujian yang takut tidak lulus, tetapi ini adalah penjajakan kompetensi siswa siswi, dan insyaallah tidak ada kendala,” imbuh Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Kadisdikbud Kota <a href="https://kotamalang.memontum.com">Malang</a>, Suwarjana, mengatakan jika UKD tersebut tujuannya adalah untuk menilai ketuntasan SD/MI selama enam tahun, untuk masuk melalui jalur prestasi rapot ke jenjang SMP Negeri. &#8220;Jadi ini UKD selain pengganti ujian sekolah juga untuk masuk ke SMP, karena kalau tidak kami lakukan itu dan hanya pakai nilai rapot saja, ini kan tidak terstandar. Makanya kami standarkan dengan nilai satu. Soalnya juga sama, ini adalah untuk keadilan bagi anak-anak mengukur kecerdasannya,&#8221; jelas Suwarjana.</p>



<p>Kemudian, dalam pelaksanaan tersebut juga tidak ada kendala apapun. Hanya beberapa kekeliruan saja yang terjadi, sebab menurutnya para siswa dan siswi masih perlu adanya pemahaman.</p>



<p>“Seperti kemarin mereka ada yang sudah ngisi semua tapi pas waktunya submit tidak segera disubmit, kemudian salah mengeklik agamanya, namanya juga anak-anak. Nah yang seperti itu harus mengikuti susulan,” ujarnya.</p>



<p>Baca Juga: </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sampai saat ini, untuk jumlah peserta yang tidak mengikuti UKD menurutnya hanya sedikit sekali. Untuk yang sakit juga hampir tidak ada, tetapi jika ada yang terkendala karena sakit hingga tidak bisa bangun, maka akan difasilitasi.</p>



<p>“Kalau ada yang sakit terus sampai tidak bisa bangun, itu kita fasilitasi di rumah atau di rumah sakit. Tapi alhamdulillah untuk saat ini tidak ada,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk para siswa dan siswi yang bersekolah di luar Kota Malang, namun berdomisili<a href="https://kotamalang.memontum.com"> Kota Malang</a>, dan nantinya ingin mengikuti PPDB jalur prestasi rapot, maka harus mengikuti UKD. Untuk hari ini hingga Rabu (10/05/2023) besok, dilakukan proses pendaftaran. Kemudian, untuk UKD nya sendiri, akan di jadwalkan pada pekan depan. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahasa Jawa Menjadi Tantangan Bagi Peserta UKD Khusus di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bahasa-jawa-menjadi-tantangan-bagi-peserta-ukd-khusus-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 13:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[UKD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168967</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ujian Kompetensi Dasar (UKD) menjadi salah satu syarat wajib, bagi siswa SD yang ingin mendaftar ke jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Malang, melalui jalur prestasi nilai raport. Untuk itu, bagi mereka (Siswa SD, red) yang berasal dari luar Kota Malang, harus mengikuti UKD secara khusus. Kepala Dinas Pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ujian Kompetensi Dasar (UKD) menjadi salah satu syarat wajib, bagi siswa SD yang ingin mendaftar ke jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Malang, melalui jalur prestasi nilai raport. Untuk itu, bagi mereka (Siswa SD, red) yang berasal dari luar Kota Malang, harus mengikuti UKD secara khusus.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwarjana, mengatakan bahwa UKD khusus tersebut sudah dilakukan sejak, Selasa (10/05/2022) hingga Kamis (12/05/2022) tadi. Disebutkan, bahwa UKD diikuti sebanyak 11 siswa kelas 6, dari luar Kota Malang.</p>



<p>“Ada sebanyak 11 siswa kelas 6 yang mengikuti UKD khusus ini, kami laksanakan di SMPN 4 Kota Malang,” ungkap Suwarjana, Kamis (12/05/2022).</p>



<p>Dari beberapa mata pelajaran yang diujikan terdapat muatan lokal Bahasa Daerah seperti Bahasa Jawa. Muatan lokal tersebut menjadi hal tersulit bagi peserta luar Kota Malang. Salah seorang wali murid dari Sumbawa, Brina, mengatakan bahwa itu menjadi tantangan tersendiri bagi anaknya.</p>



<p>“Seharusnya muatan lokal Bahasa Daerah ini tidak diikutkan dalam UKD khusus ini. Belajar Bahasa Daerah pun juga tidak bisa dikuasai dengan cepat. Anak pasti minder karena merasa akan kalah dengan temannya,” jelas Brina.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya berharap, untuk UKD Khusus, Bahasa Jawa sebaiknya tidak dimasukkan nilai utama. Menurutnya, mata pelajaran umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA dan IPS baru bisa digunakan sebagai nilai utama, karena itu memang diajarkan secara umum di seluruh wilayah.</p>



<p>“Bahasa daerah kan muatan lokal, menurut saya muatan lokal tidak perlu ikut diujikan. Jelas yang dari luar daerah tidak paham,” imbuhnya.</p>



<p>Hal senada juga dilontarkan oleh wali murid lainnya asal Jakarta, Irna, bahwa anaknya tidak pernah belajar tentang Bahasa Jawa sebelumnya, dan menjadi momok bagi anaknya. Meskipun sebenarnya, melalui UKD Khusus menurutnya sudah fair. Karena siswa luar kota bisa mengikuti pendaftaran melalui jalur prestasi nilai rapor. Dimana sebelumnya, jalur tersebut dikhususkan hanya untuk siswa Kota Malang.</p>



<p>“Tapi disayangkan ada ujian Bahasa Jawa yang tidak dipelajari di sekolahnya dari kelas satu. Jadi dia tidak dapat sama sekali pelajaran itu,” kata Irna.</p>



<p>Namun, dengan begitu mereka tetap mendoakan agar anaknya bisa mendapat hasil baik di UKD khusus ini, agar bisa bersekolah di SMPN Kota Malang. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168967</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
