<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>waspada banjir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/waspada-banjir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 May 2022 12:32:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>waspada banjir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Fenomena Bulan Hitam, Nelayan Malang Selatan Diimbau Waspada Banjir Rob</title>
		<link>https://memontum.com/fenomena-bulan-hitam-nelayan-malang-selatan-diimbau-waspada-banjir-rob</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2022 12:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[waspada banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169969</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Nelayan di wilayah pesisir pantai Jawa Timur, khususnya wilayah Kabupaten Malang, harus lebih waspada dalam beberapa hari ke depan. Hal tersebut dikarenakan, adanya fenomena bulan hitam pada akhir Mei 2022, yang berpengaruh terhadap gelombang air laut. Menanggapi fenomena alam tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Daryatno, mengatakan bahwa pasang air [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Nelayan di wilayah pesisir pantai Jawa Timur, khususnya wilayah Kabupaten Malang, harus lebih waspada dalam beberapa hari ke depan. Hal tersebut dikarenakan, adanya fenomena bulan hitam pada akhir Mei 2022, yang berpengaruh terhadap gelombang air laut.</p>



<p>Menanggapi fenomena alam tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Daryatno, mengatakan bahwa pasang air laut maksimum tersebut berkisar 130 sampai dengan 140 sentimeter di atas permukaan air laut. &#8220;Kemungkinan kondisi pasang air laut ini diperkirakan akan terjadi, mulai 30 Mei hingga 4 Juni 2022, mendatang. Fenomena alam ini juga mengakibatkan potensi banjir rob atau pasang air laut terjadi,&#8221; kata Daryatno saat dihubungi, Selasa (31/05/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dukung-penuh-pembangunan-spbn-untuk-aktivasi-melaut-nelayan">Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Pembangunan SPBN untuk Aktivasi Melaut Nelayan</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menjelaskan, jika fenomena tersebut mengakibatkan terjadinya potensi gelombang tinggi yang di picu oleh hembusan angin kencang. Sehingga menyebabkan munculnya ombak di permukaan air laut. &#8220;Apabila hal tersebut terjadi, saat pasang maksimum, maka akan muncul banjir rob yang dapat menghempaskan air laut masuk ke pesisir pantai yang lebih tinggi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Oleh karenanya, Daryatno mengimbau kepada masyarakat pesisir pantai, khususnya para nelayan untuk tetap waspada terhadap fenomena gelombang tinggi dan cuaca ekstrem tersebut. &#8220;Para nelayan dengan kapal ukuran kecil atau perahu tradisional juga kami imbau untuk mengantisipasi terjadinya pasang air laut maksimum dan berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk mendapatkan informasi terbaru,&#8221; tandasnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169969</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Puncak Musim Hujan, BPBD Imbau Warga Waspadai Banjir dan Tanah Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-puncak-musim-hujan-bpbd-imbau-warga-waspadai-banjir-dan-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 16:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[waspada banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/71298-masuki-puncak-musim-hujan-bpbd-imbau-warga-waspadai-banjir-dan-tanah-longsor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor. Utamanya di daerah Blitar Utara tepatnya di lereng Gunung Kelud hingga ke arah Blitar Timur. Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan menuturkan, puncak musim hujan di Kabupaten Blitar diprediksi akan terjadi pada pertengahan Januari 2019. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor. Utamanya di daerah Blitar Utara tepatnya di lereng Gunung Kelud hingga ke arah Blitar Timur.</p>
<p>Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan menuturkan, puncak musim hujan di Kabupaten Blitar diprediksi akan terjadi pada pertengahan Januari 2019. Hal ini, berdasarkan informasi yang diterima BPBD dari Badan Meterologi Klematologi Dan Geofisika (BMKG).</p>
<p>&#8220;Surat edaran dari BMKG sudah kami terima. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan adanya bencana longsor bagi masyarakat yang bertempat tinggal di perbukitan,&#8221; kata Heru Irawan, Rabu (02/01/2019).</p>
<p>Heru Irawan menyebut, sejumlah kecamatan di Kabupaten Blitar rawan bencana tanah longsor diantaranya, Kecamatan Gandusari, Doko, Selorejo, dan Kecamatan Kesamben. Karena letak wilayahnya berbukit-bukit.</p>
<p>Sedangkan beberapa kecamatan yang rawan banjir diantaranya, Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Wonodadi. Serta kecamatan yang dilewati sungai aliran lahar Gunung Kelud seperti Kecamatan Garum dan Kecamatan Nglegok.</p>
<p>Heru menambahkan dengan kondisi ini, pihaknya mulai meningkatkan pantauan terhadap kondisi cuaca di Kabupaten Blitar secara berkala. Terutama kerawanan terjadi nya bencana alam terutama bencana tanah longsor.</p>
<p>&#8220;Tentu di musim seperti ini petugas BPBD secara otomatis akan meningkatkan pantauan terhadap kondisi sejumlah wilayah yang rawan bencana,&#8221; pungkas Heru Irawan. <strong>(fjr/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71298</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
