<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wisata Edukasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wisata-edukasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jun 2023 15:02:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wisata Edukasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Buper Glagah Arum Lumajang Dilengkapi Penangkaran Rusa dan Mini Zoo Guna Konservasi Satwa Edukasi Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/buper-glagah-arum-lumajang-dilengkapi-penangkaran-rusa-dan-mini-zoo-guna-konservasi-satwa-edukasi-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190292</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Objek Wisata Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum Kabupaten Lumajang, akan terus dikembangkan untuk menambah daya tarik wisata dan edukasi bagi wisatawan. Bahkan, rencananya kawasan itu juga akan diperlengkapi dengan adanya penangkaran Rusa. Sejumlah perencanaan itu, disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, seusai melaksanakan kunjungan kerja di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Senin (05/06/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Objek Wisata Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum Kabupaten Lumajang, akan terus dikembangkan untuk menambah daya tarik wisata dan edukasi bagi wisatawan. Bahkan, rencananya kawasan itu juga akan diperlengkapi dengan adanya penangkaran Rusa. Sejumlah perencanaan itu, disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, seusai melaksanakan kunjungan kerja di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Senin (05/06/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Semula saya akan menempatkan kandang Rusa di Bumi Perkemahan Glagah Arum. Dengan begitu, insyaallah ini (Buper, red) akan berkembang,&#8221; ungkap Bunda Indah-sapaan akrab Wakil Bupati Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah juga mengungkapkan, bahwa kunjungan yang dilakukannya itu, dimaksudkan untuk membangun rencana kerja sama dengan Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS untuk mendapatkan satwa Rusa. Disamping itu, pihaknya juga menyambut baik saran atau ide yang disampaikan oleh Direktur PDTS KBS, mengenai pembangunan taman konservasi dalam bentuk mini zoo di Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tadi ada saran terkait pembangunan taman konservasi dari Dirut KBS. Tentunya, ini butuh shaering. Edukasi yang tidak mudah, tetapi perlu semangat untuk membangun di Lumajang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama PDTS KBS, Choirul Anwar, mengatakan bahwa dirinya menilai jika Kabupaten Lumajang, merupakan wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan taman konservasi. &#8220;Potensi Lumajang ini hampir kurang lebih 60 persen, masih dalam bentuk hutan lindung. Dan, kebutuhan untuk membangun taman konservasi sangat potensial untuk dikembangkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, Lumajang nantinya dapat membangun dan mengembangkan taman konservasi dalam bentuk mini zoo atau yang lebih besar. Sehingga, akan memberikan dampak. &#8220;Ke depan, mudah-mudahan Lumajang dapat mendirikan lembaga konservasi dalam bentuk mini zoo atau model safari,&#8221; harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Yuhronur Resmikan Wisata Edukasi Inovasi Pengolahan Sampah di Sekaran</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-yuhronur-resmikan-wisata-edukasi-inovasi-pengolahan-sampah-di-sekaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2022 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yuhronur]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Yuhronur Efendi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179770</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, meresmikan secara langsung Wisata Edukasi Maggot Bumdes Sekar Sejaktera. Melalui peresmian itu, Bupati Yuhronur berharap bahwa melalui wisata edukasi budidaya maggot, ini tidak hanya mampu mengurangi sampah organik. Namun lebih dari itu, maggot bisa menjadi subsitusi pakan ternak hingga pupuk organik. &#8220;Alternatif pakan ini bisa menjadi subsitusi atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, meresmikan secara langsung Wisata Edukasi Maggot Bumdes Sekar Sejaktera. Melalui peresmian itu, Bupati Yuhronur berharap bahwa melalui wisata edukasi budidaya maggot, ini tidak hanya mampu mengurangi sampah organik. Namun lebih dari itu, maggot bisa menjadi subsitusi pakan ternak hingga pupuk organik.</p>



<p>&#8220;Alternatif pakan ini bisa menjadi subsitusi atau mengurangi pakan yang lain. Gampangannya, dengan pakan ini cepat kenyang dan cepet besar. Apalagi banyak peternak Lele, gulung tikar karena pakannya. Kalau maggot ini bisa jadi alternatif, maka bisa itu digunakan itu,&#8221; terang Bupati Yuhronur.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi atas terwujudnya Wahana Edukasi Maggot. Bahkan, diharapkan ekonomi hijau (green ekonomic) ini bisa terus berkembang dan berjalan dengan baik.</p>



<p>&#8220;Ayo terus dikembangkan, supaya memberikan kemanfaatan yang luas. Karena, ini solusi baik bagi peternak ayam, Lele bahkan petani sayuran juga,&#8221; papar bupati.</p>



<p>Lebih diuraikan Ketua Matching Fund Unisla, Mufid Dahlan, bahwa selain mampu mengurangi sampah organik hingga 4 ton sampah organik pertahunnya, kini lokasi pembudidayaannya dibuat menjadi Wisata Edukasi Maggot (Semaggot) Bumdes Sekar Sejaktera.</p>



<p>&#8220;Untuk mengurangi penumpukan sampah organik yang ada di TPS 3R Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, kami berinovasi mengolah sampah dengan maggot. Terbukti, bahwa sampah bisa berkurang hingga 2 sampai 4 ton pertahunnya,&#8221; terang Mufid.</p>



<p>Maggot sendiri, tambahnya, merupakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia illucens yang diperoleh dari proses biokonversi Palm Kernel Meal. Biokonversi merupakan hasil fermentasi sampah-sampah organik menjadi sumber energi metan yang melibatkan organisme hidup.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan">Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin">Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sekda-budiar-dorong-perangkat-daerah-kabupaten-malang-tingkatkan-kualitas-penyusunan-lppd">Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kendalikan-laju-inflasi-ramadan-diskoperindag-pasuruan-lakukan-operasi-pasar-di-ngempit">Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan">Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan</a></li>
</ul>


<p>Di depan orang nomor satu di Pemkab Lamongan itu, Mufid juga menjelaskan langkah-langkah dalam membudidayakannya. Dimulai dari meletakkan bibit Maggot yang disebut pre-pupa di dalam ruangan perkembangbiakan selama 14 hari. Setelah itu, maka pre-pupa akan berubah menjadi BSF. Kemudian, lalat BSF betina akan menghasilkan telur pada media kayu yang ditumpuk, selanjutnya lalat-lalat itu akan mati.</p>



<p>“Ini bukan lalat hijau. Jadi, lalat ini hanya hidup 7 hari saja, setelah bertelur maka akan mati. Bertelurnya pun di media kayu yang sudah ditumpuk dan bukan makanan ataupun kotoran. Sehingga, kasus penyakit lebih aman,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya, telur-telur lalat BSF tersebut akan ditimbang untuk kemudian dipindahkan ke media dedak dan ditetaskan dalam waktu 4 sampai 5 hari. Setelah telur-telur menetas, barulah dipindahkan ke kotak biopond yang medianya berupa sampah organik basah selama 15 hari agar maggot bisa dipanen.</p>



<p>Selain menghasilkan pakan alternatif bagi unggas dan ikan, ungkapnya, di tempat ini juga menghasilkan produk pupuk organik yang selama ini masih didistribusikan untuk petani bawang di wilayah Sekaran. Hal ini dikarenakan, kandungan pupuk masih proses uji laboratorium.</p>



<p>&#8220;Meski masih uji lab, prakteknya tanaman yang diberi pupuk organik ini daunnya lebat dan lebih segar. Serta, lebih tahan terhadap hama,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sarana prasarana Wahana Edukasi Maggot Sekaran, ini juga tergolong lengkap. Selain membudidayakan maggot untuk dijual sebagai pakan ternak, para pengunjung juga akan belajar cara mengolah sampah organik dari proses budidaya unggas dan ikan.</p>



<p>&#8220;Kami membudidayakan ayam kampung. Dari ayam, itu kami menjual telurnya. Jadi, menambah nilai ekonomi. Termasuk, kotoran ayam tersebut tidak dibawa kemana-mana dan kami selesaikan dengan maggot sampai menjadi pupuk organik. Sehingga, sering dikunjungi para pelajar untuk belajar mengolah sampah,&#8221; ujar Mufid. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179770</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Yuhronur Promosikan Wisata Edukasi Kalitengah sebagai Embrio Desa Wisata Integritas di Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-yuhronur-promosikan-wisata-edukasi-kalitengah-sebagai-embrio-desa-wisata-integritas-di-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2022 11:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yuhronur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kalitengah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[promosi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172685</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk bisa merasakan wisata edukasi yang bernuansa pedesaan. Di Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, wisatawan dapat merasakan pengalaman berharga melalui wana Wisata Edukasi Kalitengah (WEK) yang ditawarkan. Bersama perangkat desa dan jajaran Pemkab Lamongan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, merasakan exsperience itu. Mula-mula, Bupati Lamongan beserta pengunjung diajak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk bisa merasakan wisata edukasi yang bernuansa pedesaan. Di Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, wisatawan dapat merasakan pengalaman berharga melalui wana Wisata Edukasi Kalitengah (WEK) yang ditawarkan.</p>



<p>Bersama perangkat desa dan jajaran Pemkab Lamongan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, merasakan exsperience itu. Mula-mula, Bupati Lamongan beserta pengunjung diajak ke showroom kopiah untuk melihat langsung hasil kerajinan beragam kopiah di Desa Pengangsalan.</p>



<p>Puas dengan mengetahui beragam kopiah, Bupati Yuhronur kemudian diajak untuk mengunjungi Stasiun Kuliner Canditunggal Kalitengah (SKCK) di Desa Canditunggal, yang menawarkan berbagai macam sajian kuliner yang menggugah selera. Tidak hanya berburu kopiah dan kuliner, bagi wisatawan yang berkunjung ke WEK bisa melanjutkan perjalanan ke wisata Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Taman Obat Tradisional Keluarga (Toga) Keningkir di Desa Buntungan.</p>



<p>Belum puas berkeliling desa, wisatawan juga bisa mengunjungi pertanian hidroponik di Desa Kediren dan dilanjutkan ke Desa Cluring, untuk melihat langsung proses pengasapan telur asin sabiq bejo. &#8220;Wisata Edukasi Kalitengah ini sesuatu yang luar biasa, ini bisa menjadi contoh kecamatan-kecamatan lain. Apalagi, ini sudah terangkai tinggal bagaimana kita mempromosikan dan menarasikan untuk mengajak orang berkunjung kesini,” tutur Bupati Yuhronur saat Melaunching WEK di Pendopo Kecamatan Kalitengah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan">Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin">Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sekda-budiar-dorong-perangkat-daerah-kabupaten-malang-tingkatkan-kualitas-penyusunan-lppd">Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kendalikan-laju-inflasi-ramadan-diskoperindag-pasuruan-lakukan-operasi-pasar-di-ngempit">Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan">Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan</a></li>
</ul>


<p>Dengan berbagai pembinaan, Bupati Yuhronur yakin WEK akan diminati masyarakat. Bahkan WEK menjadi embrio desa wisata integritas di Lamongan.</p>



<p>“Wisata ini berangkai, dari satu titik ke titik lain dan sudah legend. Saya yakin dengan banyak sentuhan akan menjadi wisata yang diminati masyarakat. Termasuk kopiah Desa Pengangsalan, bisa jadi kopiah yang saya beli di Madinah dari sini. Inilah pentingnya membuat narasi, sehingga kalau orang tidak menggunakan kopiah dari Pengangsalan tidak cocok,” ujarnya. Senin (25/07/2022) tadi.</p>



<p>Agar WEK terus berkembang, Bupati Yuhronur memerintahkan agar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, memberikan pembinaan. Sehingga, bisa menjadi contoh desa wisata lainnya.</p>



<p>“Ini menjadi embrio yang sangat luar biasa, untuk tidak berhenti mempromosikan dan memelihara wisata ini menjadi jujukan wisata berantai. Disparbud untuk terus membina bahkan saya juga terus mendorong agar desa-desa di Lamongan menjadi desa mandiri,” paparnya. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172685</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perum Jasa Tirta I Siap Kembangkan Bendungan Selorejo Ngantang ke Sektor Wisata Edukasi</title>
		<link>https://memontum.com/perum-jasa-tirta-i-siap-kembangkan-bendungan-selorejo-ngantang-ke-sektor-wisata-edukasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 May 2022 10:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Perum Jasa Tirta I]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169456</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bendungan Selorejo yang berada di wilayah Desa Pandansari dan Sambirejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, merupakan salah satu bendungan yang ada di Malang Raya dan dibangun sekitar tahun 1962. Pengelolaan yang dilakukan Perum Jasa Tirta I, selain difungsikan sebagai sarana irigasi pertanian, juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Untuk pengembangan, rencananya bendungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bendungan Selorejo yang berada di wilayah Desa Pandansari dan Sambirejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, merupakan salah satu bendungan yang ada di Malang Raya dan dibangun sekitar tahun 1962. Pengelolaan yang dilakukan Perum Jasa Tirta I, selain difungsikan sebagai sarana irigasi pertanian, juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).</p>



<p>Untuk pengembangan, rencananya bendungan ini juga akan dioptimalkan untuk tujuan wisata. Sebagaimana yang disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Reymond Variant Ruritan, saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal dengan Forum Jurnalis Peduli Kali Brantas se Malang Raya, Sabtu (21/05/2022) di areal Hotel Bendungan Selorejo, Ngantang.</p>



<p>Reymond menjelaskan, bahwa keberadaan bendungan tersebut merupakan proyek nasional, saat masih masa orde lama. Karena pada waktu itu, banyak terjadi banjir hingga pernah merendam Alun-alun Kota Blitar.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan">Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin">Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sekda-budiar-dorong-perangkat-daerah-kabupaten-malang-tingkatkan-kualitas-penyusunan-lppd">Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kendalikan-laju-inflasi-ramadan-diskoperindag-pasuruan-lakukan-operasi-pasar-di-ngempit">Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan">Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Bendungan Selorejo merupakan salah satu dari sekian bendungan yang tersebar di wilayah Malang Raya. Ada Bendungan Selorejo, Karangkates, Lahor dan Sengguruh. Pada saat itu, karena sering kali terjadi banjir, maka Presiden RI pertama Ir Soekarno berkunjung ke Blitar menggagas untuk dibuatnya bendungan untuk mengatur manajemen pengairan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, bendungan Selorejo dan Karangkates serta yang lainnya, dibangun dengan biaya dari Jepang sebagai rampasan perang dengan tenaga ahli serta peralatannya langsung dari Jepang.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sub Divisi Pariwisata dan Jasa Lain PJT I, Inni Dian Rohani, membenarkan apa yang disampaikan oleh Dirut PJT I. &#8220;Kita sekarang ini sedang memperbaiki sarana dan prasarana, untuk tujuan wisata. Salah satunya dengan menata kembali sektor kuliner dan tempat oleh-oleh supaya lebih baik dan nyaman untuk pengunjung. Tidak hanya itu, tetapi kita juga ada fasilitas belajar berkuda, camping ground, penginapan serta hall (ruang pertemuan) dengan harga terjangkau,&#8221; ujarnya.<strong> (bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169456</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dusun Brau Kota Batu, Wilayah Terpencil Sentra Penghasil Susu yang Dijadikan Wisata Edukasi</title>
		<link>https://memontum.com/dusun-brau-kota-batu-wilayah-terpencil-sentra-penghasil-susu-yang-dijadikan-wisata-edukasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2022 08:17:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, merupakan salah satu dusun yang tergolong terpencil diantara dusun lain di Kota Batu. Namun di balik semua itu, siapa sangka bahwa di wilayah terpencil tersebut, ternyata menyimpan sejumlah potensi yang sangat luar biasa secara ekonomi masyarakat. Wilayah yang berada di kaki Gunung Banyak, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, merupakan salah satu dusun yang tergolong terpencil diantara dusun lain di Kota Batu. Namun di balik semua itu, siapa sangka bahwa di wilayah terpencil tersebut, ternyata menyimpan sejumlah potensi yang sangat luar biasa secara ekonomi masyarakat.</p>



<p>Wilayah yang berada di kaki Gunung Banyak, ini merupakan sentra penghasil susu sapi. Hal itu dikarenakan, populasi sapi perah yang sangat banyak hingga dua kali lipat dari jumlah penduduknya.</p>



<p>Potensi susu sapi perah, ini menjadi sandaran hidup masyarakat Dusun Brau. Setiap harinya, ribuan liter susu sapi dihasilkan. Susu sapi berkontribusi besar terhadap taraf perekonomian masyarakat Brau.</p>



<p>Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Desa Gunungsari, Muhammad Munir, mengatakan bahwa sekitar 90 persen penduduk Dusun Brau beternak sapi perah. Populasi sapi perah hampir mencapai 800 ekor. Melimpahnya hasil ternak, berupa susu menjadi berkah dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Brau.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan">Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin">Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sekda-budiar-dorong-perangkat-daerah-kabupaten-malang-tingkatkan-kualitas-penyusunan-lppd">Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kendalikan-laju-inflasi-ramadan-diskoperindag-pasuruan-lakukan-operasi-pasar-di-ngempit">Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan">Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dengan potensi hasil ternak ini, Dusun Brau dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi susu. Pemkot Batu melalui Disparta juga memberikan perhatian untuk memacu destinasi wisata berbasis potensi desa,&#8221; kata Munir, Rabu (11/05/2022) tadi.</p>



<p>Dusun Brau sendiri terletak di wilayah terpencil yang berjarak 7,5 kilometer dari pusat Kota Batu. Panorama alamnya terkenal begitu memukau. Topografinya, pun sangat menarik dengan berupa perbukitan, menawarkan keindahan alam yang menyatu dengan udara segar. Sehingga, memberikan nilai lebih untuk menarik wisatawan.</p>



<p>Karenanya, tidak heran kalau kemudian banyak pengunjung dari luar daerah yang berdatangan melihat proses pengolahan susu mulai dari hulu hingga hilir. Susu yang dihasilkan sebagian diversifikasi menjadi produk turunan. Seperti permen susu, stik susu, pia susu, keripik susu, labu susu, dan sebagainya.</p>



<p>Munir juga menambahkan, wisata edukasi susu Dusun Brau dibanderol dengan tarif Rp 25 ribu. Tarifnya memang relatif murah, namun pengunjung diberikan pengalaman dan pengetahuan yang belum pernah ditemui di tempat lain.</p>



<p>Wisatawan yang datang pun akan disuguhi segelas susu dan stik susu. Susu yang dihasilkan di Dusun Brau bisa dikatakan memiliki kualitas grade A. Sehingga pada 2020 lalu dilirik produsen cheddar dan mozarella yang berada di Bali.</p>



<p>&#8220;Biasanya, wisatawan yang datang ke sini berombongan. Mulai dari Surabaya, Jakarta, sekitar Malang Raya, Madura dan Kediri. Pengunjung berwisata sekaligus belajar cara mengolah susu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, kata Munir, pada 2021 lalu, diresmikan kandang komunal yang dibangun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu. Kandang komunal itu, untuk menampung ternak sapi warga agar lebih tersentral.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, sapi-sapi ditempatkan di kandang-kandang terpisah. Kini dengan adanya kandang komunal, maka dikumpulkan jadi satu agar terpusat sebagai wisata edukasi. Sehingga, ketika ada wisawatan bisa melihat langsung proses pemerahan hingga pengolahan,&#8221; urai Munir.<strong> (bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>D&#8217;Karangtekok Situbondo, Wisata Edukasi Pungut Sampah, Petualang Susuri Mangrove</title>
		<link>https://memontum.com/dkarangtekok-situbondo-wisata-edukasi-pungut-sampah-petualang-susuri-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2020 10:50:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[D'Karangtekok]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108563</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Destinasi wisata keramba apung D&#8217;Karangtekok menyulapnya dengan wisata bahari pungut sampah di laut. Wisata baru tersebut, untuk menarik minat sejumlah guru sekolah dasar untuk mengajak para siswanya berkunjung dan menikmati sensasi wisata edukatif ini, Minggu (15/03/2020) siang. Wisata baru ini langsung menarik minat generasi milenial yakni, SD Negeri 2 perante Asembagus, Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Destinasi wisata keramba apung D&#8217;Karangtekok menyulapnya dengan wisata bahari pungut sampah di laut. Wisata baru tersebut, untuk menarik minat sejumlah guru sekolah dasar untuk mengajak para siswanya berkunjung dan menikmati sensasi wisata edukatif ini, Minggu (15/03/2020) siang.</p>
<p>Wisata baru ini langsung menarik minat generasi milenial yakni, SD Negeri 2 perante Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.</p>
<p><div id="attachment_108565" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108565" decoding="async" class="size-full wp-image-108565" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200315-WA0040-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="PUNGUT SAMPAH : Salah satu siswa saat memungut sampah di laut. (Uday)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200315-WA0040-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200315-WA0040-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200315-WA0040-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200315-WA0040-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108565" class="wp-caption-text">PUNGUT SAMPAH : Salah satu siswa saat memungut sampah di laut. (Uday)</p></div></p>
<p>Dalam wisata ini para siswa diajak berpetualang ke pantai sidodadi, sumberwaru dengan menaiki perahu yang berkapasitas 15 penumpang.</p>
<p>Fadil salah satu siswa, mengatakan merasa senang ketika diajak keliling ke bibir pantai di wilayah taman nasional dan hamparan hutan mangrove.</p>
<p>&#8220;Kami senang bisa melihat wisata-wisata di taman nasional yang baru pertama kali kami lihat, &#8221; ucap Fadil.</p>
<p>Sepanjang perjalanan, para siswa juga dibekali dengan serok untuk mengambil sampah plastik yang mengambang di lautan, hal tersebut agar memberikan edukasi kepada para siswa agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke laut.</p>
<p>Yanto salah satu guru sekolah tersebut mengatakan, adanya wisata ini untuk mengedukasi tentang pentingnya menjaga laut, apalagi juga mendapat ilmu baru tentang pemanfaatan sampah untuk ecobricks.</p>
<p>Untuk menikmati wisata edukatif ini, pengunjung hanya cukup mengeluarkan kocek Rp 40 ribu per anak dengan fasilitas makan dan minum. Selain susur sampah di laut, pengunjung juga diajak untuk melihat budidaya ikan kerapu dan lobster di dalam keramba apung.</p>
<p>Lokasinya pun sangat mudah dijangkau, karena berada di utara jalur pantura 5 km ke utara dari kompleks Puslatpur Marinir karangtekok, Sumberwaru, Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. <strong>(Uday/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DTPHP Kabupaten Malang Proyeksikan Pertanian Banjararum Jadi Lahan Wisata Edukasi</title>
		<link>https://memontum.com/dtphp-kabupaten-malang-proyeksikan-pertanian-banjararum-jadi-lahan-wisata-edukasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 06:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjararum]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/82219-dtphp-kabupaten-malang-proyeksikan-pertanian-banjararum-jadi-lahan-wisata-edukasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemkab Malang terus berkomitmen untuk mengembangkan hasil produksi pertanian di berbagai wilayah. Hal itu disampaikan Plt Bupati Malang, HM Sanusi saat meninjau langsung pertumbuhan padi jenis Demplot Hibrida F1 diatas lahan seluas 1 hektar di Desa Banjararum Kecamatan Singosari Senin (1/4/2019) siang tadi. Dengan didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemkab Malang terus berkomitmen untuk mengembangkan hasil produksi pertanian di berbagai wilayah. Hal itu disampaikan Plt Bupati Malang, HM Sanusi saat meninjau langsung pertumbuhan padi jenis Demplot Hibrida F1 diatas lahan seluas 1 hektar di Desa Banjararum Kecamatan Singosari Senin (1/4/2019) siang tadi.</p>
<p>Dengan didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mantan wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini mengaku sangat apresiasi kepada Pemerintah Desa dan para Kelompok Tani Morodadi dalam upaya mengembangkan produktifitas pertanian.</p>
<p>Tak hanya itu, Sanusi juga memproyeksikan agar potensi di sektor pertanian yang ada di Desa Banjararum bisa meraih kesuksesan yang sama seperti yang telah lebih dulu didapat oleh masyarakat Desa Pujon Kidul.</p>
<p>Atas kerjasama dengan salah satu perusahaan produsen pupuk dan bibit berskala nasional, pihaknya berharap, jumlah produksinya bisa mencapai 15 ton per hektarnya untuk sekali panen.</p>
<p>Sanusi juga agendakan akan mengundang Presiden RI untuk dapat turut mengikuti panen raya di Kabupaten Malang, itupun jika hasil panennya mencapai 20 ton/hekatar untuk sekali panen.</p>
<p>&#8220;Kalau memang hasil panen kita sekali panen bisa mencapai 20 ton per hektar, saya tak akan segan mengundang Presiden untuk ikut panen raya di Kabupaten Malang. Kenapa tidak kalau memang hal itu bisa dicapai, itu kan sebuah prestasi yang membanggakan di sektor pertanian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut,dia juga berharap, potensi pertanian yang ada di Desa Banjararum Kecamatan Singosari dengan luas 30 hektar bisa diproyesikan sebagai tempat wisata edukasi.</p>
<p>&#8220;Jenis demplot Hibrida F1 ini kini sudah diujicobakan pada lahan seluas dua hektar, satu hektar diantaranya di Banjararum Singosari dan sisanya di Kepanjen. Sedangkan di Banjararum juga untuk penangkar dijadikan bibit seluas satu hektar. Jika jumlah produksi meningkat, perekonomian dan kesejahteraan petani juga ikut turut meningkat. Surplus ketahanan pangan di Kabupaten Malang juga semakin meningkat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ungkapan senada juga disampaikan Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Budiar Anwar.<br />
Dengan upaya bersama pihak terkait, diproyeksikan menuju Kabupaten Malang Swasembada Pangan di tahun 2020 mendatang.</p>
<p>Pihaknya juga mendukung, jika memang potensi yang ada di Desa Banjararum ini bisa diproyeksikan sebagai salah satu wisata edukasi seperti halnya Pujon Kidul.</p>
<p>Dia juga berharap, dengan tanaman padi Hibrida yang diujicobakan itu bisa meningkatkan hasil produksi pertanian.</p>
<p>&#8220;Jenis padi ini juga sudah terdaftar di Kementan, dan kami juga telah mendapat support dari beberapa industri penghasil pupuk dan bibit nasional. Kalau memang sukses, kenapa tidak kita tanam di wilayah Kabupaten Malang lainnya. Bisa juga dari daerah lain datang ke Kabupaten Malang untuk belajar pertanian,&#8221; imbuh Budiar. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menengok Telaga &#8216;Bidadari&#8217; di Pantai Malang Selatan (2)</title>
		<link>https://memontum.com/menengok-telaga-bidadari-di-pantai-malang-selatan-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2017 14:45:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pantai malang selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/243-menengok-telaga-bidadari-di-pantai-malang-selatan-2</guid>

					<description><![CDATA[# Wisata Edukasi, Simpan Seribu Misteri Selain keindahahnya sangat luar biasa dan menakjubkan, wisata telaga Bidadari yang terletak di ujung paling selatan bagian hutan lindung seluas 560 ha desa Bandungrejo Kecamatan Bantur Kabupaten Malang ini ternyata juga wisata edukasi.Tidak sedikit pengunjung minta dijelaskan tentang jenis pohon dan tumbuhan lain. Selain untuk kelengkapan skripsi juga bahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Wisata Edukasi, Simpan Seribu Misteri</strong></h2>
<blockquote><p><em><strong>Selain keindahahnya sangat  luar biasa dan menakjubkan, wisata telaga Bidadari yang terletak di ujung paling selatan bagian hutan lindung seluas 560 ha desa Bandungrejo Kecamatan Bantur Kabupaten Malang ini ternyata juga wisata edukasi.Tidak sedikit pengunjung minta dijelaskan tentang jenis pohon dan tumbuhan lain. Selain untuk kelengkapan skripsi juga bahan penelitian&#8230;&#8230;</strong></em></p></blockquote>
<p>&#8220;Kebanyakan pengunjung dari kalangan mahasiswa, berdatangan dari Sidoarjo, Pasuruan. Mereka juga banyak tanya, mulai dari jenis pohon, mistis hingga adanya binatang buas dalam kawasan ini&#8221;,urai Jukianto tour guide yang dengan setia mengantar perjalanan kami menuju telaga Bidadari.</p>
<p>Tambah dia, wisata yang satu ini ternyata lain dari puluhan destinasi wisata yang membentang disepanjang pesisir 4 wilayah kecamatan, yakni mulai dari Donomulyo, Bantur, Gedangan dan Sumawe.</p>
<p>&#8220;Sebelum memasuki kawasan ini,ada beberapa aturan yang harus dia taati. Pertama, kami hanya batasi durasi waktu selama dua jam. Kedua, tak boleh buang sampah dalam kawasan hutan. Dan yang ketiga, selain tidak  boleh berkata jorok juga ada keterbatasan antara laki-laki dan perempuan.Karena yang datang kesini belum tentu mereka suami isteri.Toh itu ada, itupun masih jarang sekali&#8221;, beber Juki.</p>
<p> &#8220;Bagaimana jikalau mereka melanggar?&#8221;,tanya kami mendesak.</p>
<p>Dikatakan, sekitar dua tahun lalu, dua orang wisatawan tiba-tiba hilang. Satu orang diketemukan tak bernyawa, seorang lagi sampai sekarang tak ketahuan dimana rimbanya.</p>
<p>&#8220;Kawasan telaga Bidadari ini banyak menyimpan mistis dan sakral oleh orang-orang tertentu. Di sekitar kawasan ini juga masih banyak dihuni oleh sejumlah binatang buas. Selain hanya terlihat dengan kekuatan gaib juga dengan mata kita yang sesungguhnya. Itupun jarang sekali, selama ini hanya beberapa mata saja yang pernah melihatnya&#8221;, urai Juki.  Itulah fenomena telaga &#8216;Bidadari&#8217;, di mata dunia hanyalah sebuah hamparan batu berwarna kuning langsap.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
