<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>budidaya lobster &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/budidaya-lobster/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Feb 2022 13:33:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>budidaya lobster &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Budidaya Lobster Harus Berkelompok, Berikut Aturan Perizinannya</title>
		<link>https://memontum.com/budidaya-lobster-harus-berkelompok-berikut-aturan-perizinannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2022 13:33:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya lobster]]></category>
		<category><![CDATA[lobster]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Budidaya Lobster tidak boleh dijadikan sebagai usaha perorangan, tetapi harus berkelompok. Hal tersebut dikatakan Penyuluh dan Pendamping Kementerian Perikanan dan Kelautan, Bima Perkasa Baskara Putra, seusai pers rilis kasus jual beli Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di Mapolres Malang, Selasa (15/02/2022). &#8220;Dari nelayan harus membuat NPWP dan OSS. OSS itu harus mendaftar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Budidaya Lobster tidak boleh dijadikan sebagai usaha perorangan, tetapi harus berkelompok. Hal tersebut dikatakan Penyuluh dan Pendamping Kementerian Perikanan dan Kelautan, Bima Perkasa Baskara Putra, seusai pers rilis kasus jual beli Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di Mapolres Malang, Selasa (15/02/2022).</p>



<p>&#8220;Dari nelayan harus membuat NPWP dan OSS. OSS itu harus mendaftar NIB, KBLI-nya penangkapan krustasea. Hanya dua hari sudah selesai untuk mengurus NPWP dan OSS. Setelah itu, dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) meminta surat pengantar dari desa untuk penumbuhan kelompok, nelayan lobster. Satu hari suratnya sudah selesai. Setelah itu, informasikan ke dinas (Dinas Perikanan Kabupaten Malang), berkas tersebut dibawa ke dinas, dan langsung verifikasi lapangan,&#8221; kata Bima Perkasa Baskara Putra.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Setelah surat masuk ke dinas, lanjut Bima, akan dilakukan verifikasi. Setelah itu, dari Dinas Perikanan Kabupaten memberikan rekomendasi, bahwa kelompok usaha bersama lobster ini untuk dikirim ke Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Kemudian di Provinsi Jatim dikerjakan, langsung jadi. Jadi tidak sampai dua minggu, langsung dan cepat selesai. Dokumennya NPWP, OSS, NIB, rekomendasi dari desa penumbuhan kelompok, verifikasi dari Kabupaten, rekomendasi kabupaten dan penetapan provinsi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bima juga menjelaskan permasalahan yang sering dihadapi nelayan yakni para nelayan tidak menghiraukan arahan serta himbauan dari pemerintah. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diam di Rumah namun Menghasilkan Rupiah, BA Sampoerna Situbondo Beri Solusi via Sosialisasi</title>
		<link>https://memontum.com/diam-di-rumah-namun-menghasilkan-rupiah-ba-sampoerna-situbondo-beri-solusi-via-sosialisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2021 13:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya lobster]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155549</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bibit Alami (BA) Sampoerna menggelar sosialisasi Budidaya Lobster Air Tawar kepada masyarakat dan pembudidaya, Sabtu (09/10/2021). Kegiatan ini sengaja diangkat, karena budidaya ini mulai dilirik dan diminati. Dengan adanya langkah awal sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat pembudidaya bergabung dalam kelompok budidaya lobster air tawar karena dinilai sangat menguntungkan. Agen Budidaya Lobster Air Tawar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bibit Alami (BA) Sampoerna menggelar sosialisasi Budidaya Lobster Air Tawar kepada masyarakat dan pembudidaya, Sabtu (09/10/2021). Kegiatan ini sengaja diangkat, karena budidaya ini mulai dilirik dan diminati. Dengan adanya langkah awal sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat pembudidaya bergabung dalam kelompok budidaya lobster air tawar karena dinilai sangat menguntungkan.</p>



<p>Agen Budidaya Lobster Air Tawar Situbondo, H&nbsp;Purwanto, menjelaskan&nbsp;bahwa kegiatan ini untuk pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif yang saat ini betul-betul dibutuhkan masyarakat, akibat terdampak pandemi Covid-19. Karena, budidaya ini juga dilakukan hanya diam di rumah. Namun, dapat menghasilkan uang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Semua media atau peralatan sudah disediakan oleh pihak perusahaan, mulai dari rak, pakan, airator, nutrisi air dan lain sebagainya. Ini bisnis paling enak yang tidak beresiko. Nantinya, masyarakat malah dapat keuntungan 100 persen. Bahkan, seandainya dalam pembudidaya ini gagal, maka modal akan dikembalikan sesuai surat perjanjian atau MoU yang sudah bermaterai dan ditandatangani oleh notaris. Jadi, uang kita aman, pihak perusahaan juga aman,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dalam budidaya lobster air tawar ini, sambung Purwanto, dalam jangka setahun kita bisa panen empat kali. &#8220;Setelah budidaya berjalan dan sudah panen, kita akan bagi hasil panen dengan perusahaan sesuai dengan perjanjian. Alhamdulillah, saya sudah panen dan sudah membuktikannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Founder PT Bibit Alam Sampoerna, Rikhas Prasdiyanto, mengatakan bahwa kali pertama dirinya membudidaya lobster air tawar, hanya dikelola secara mandiri oleh dirinya dan keluarga, selama beberapa tahun. Bahkan, tidak punya pikiran untuk mendirikan perusahaan, karena dulu masih dalam proses pembelajaran mengenai sistem dan mekanisme pelaksanan yang hanya dikerjakan oleh dirinya pribadi.</p>



<p>&#8220;Ternyata, permintaan pasar terhadap lobster air tawar, begitu besar. Sehingga, saya mencoba untuk membuat satu terobosan dengan berbagi sedikit kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Caranya, dengan mengajak untuk berbudidaya lobster air tawar,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai bagaimana cara mengelola dan perawatan, Rikhas menjelaskan, tidak perlu lahan yang luas dan modal yang besar. &#8220;Hanya dengan menggunakan metode dan teknik khusus, mengenai kolam yang semuanya sudah ada di kami. Mulai dari benih lobster air tawar serta pakan. Kesempatan ini kami bagi dengan warga yang sudah bergabung dengan sistem kemitraan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Rikhas melanjutkan, secara umum kami melakukan kemitraan yang berbasis masyarakat. Ini untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. Secara point atau simple, kegiatan ini disebutnya tanpa resiko, dengan memberi bagi hasil panen pada setiap mitra yang bergabung dengan kami.</p>



<p>Ditambahkan, mitra kerja bisa dikatakan hanya menunggu lobster menetas (penetasan) dan ada bagi hasil panen.</p>



<p>&#8220;Ini berawal dari kebutuhan lobster air laut, karena ada peraturan Mentri Nomor 56/2016 yang melarang lobster air tawar di atas 200 gram diambil. Padahal, industri, restaurant, perhotelan lobster air laut yang diolah itu di bawah 200 gram. Ketika peraturan itu berlaku, tentunya terjadi kerusakan produk. Lobster air tawar masuk, secara bentuk sama, diolahpun warnanya sama antara lobster air laut dengan air tawar,&#8221; terangnya.&nbsp;</p>



<p>Bahkan, kini lobster air tawar sangat diminati karena kandungan lemaknya sangat rendah. Tidak ada alergi dan karekter dagingpun berbeda, kalau lobster air tawar cenderung cangkangnya lunak tidak pecah dan lebih kenyal.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Jadi untuk pemenuhan beberapa tahun ke depan, lobster air laut di bawah 200 gram untuk olahan lobster air tawar difokuskan pada 4 sampai 5 inci saja. Ke depan, lobster air tawar akan menggeser udang faname (udang windu) dan yang paling diminati pasar adalah lobster air tawar yang bercangkang lunak,&#8221; terangnya<strong>. (her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155549</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Trenggono Targetkan Lombok Sebagai Pusat Budidaya Lobster</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-trenggono-targetkan-lombok-sebagai-pusat-budidaya-lobster</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 13:47:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya lobster]]></category>
		<category><![CDATA[kkp]]></category>
		<category><![CDATA[lombok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lombok &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, komitmennya dalam mendukung budidaya lobster dalam negeri, bahkan dia sudah menargetkan Lombok sebagai pusat budidaya lobster. &#8220;Saya ingin jadikan Lombok pusat budidaya lobster. Bahkan sampai kelas dunia. Semangatnya harus begitu,&#8221; ungkap Menteri Trenggono di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, Lombok Tengah, Rabu (24/03). Di Teluk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lombok</strong> &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, komitmennya dalam mendukung budidaya lobster dalam negeri, bahkan dia sudah menargetkan Lombok sebagai pusat budidaya lobster.</p>



<p>&#8220;Saya ingin jadikan Lombok pusat budidaya lobster. Bahkan sampai kelas dunia. Semangatnya harus begitu,&#8221; ungkap Menteri Trenggono di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, Lombok Tengah, Rabu (24/03).</p>



<p>Di Teluk Awang, Menteri Trenggono juga berbincang dengan penangkap benur dan pembudidaya lobster. Bahkan dia meninjau langsung keramba jaring apung milik masyarakat sekitar pelabuhan perikanan menggunakan kapal nelayan.</p>



<p>Untuk mendukung produktivitas budidaya lobster dalam negeri, proses birokrasi perizinan budidaya akan dipermudah. Kementerian Kelautan dan Perikanan (<a href="https://memontum.com/tag/kkp">KKP</a>) juga akan memberi bantuan sarana dan prasarana, pendampingan bagi para pembudidaya, hingga mempersiapkan pasarnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136965-demi-kesejahteraan-nelayan-kkp-dorong-sistem-resi-gudang-di-seluruh-indonesia">Demi Kesejahteraan Nelayan, KKP Dorong Sistem Resi Gudang di Seluruh Indonesia</a></strong></p>



<p>Saat berdialog dengan pembudidaya, Menteri Trenggono juga menegaskan komitmennya dalam memerangi penyelundupan benur ke luar negeri. Menteri Trenggono turut mengajak para penangkap benur tidak menjual benur kepada oknum-oknum yang terlibat dalam perdagangan illegal tersebut.</p>



<p>Pembudidaya lobster di Teluk Awang, Abas Indi, mendukung penuh keputusan Menteri Trenggono mengembangkan budidaya lobster di Indonesia. Abas menggantungkan hidup dari benih lobster sejak tahun 2000.</p>



<p>Semula dia penangkap, namun tak lama terjun menjadi pembudidaya karena penghasilan yang didapat cukup tinggi. Dia membudidayakan benur hingga ukuran jangkrik, lalu dijual ke pembudidaya di Telong Elong, Lombok Timur.</p>



<p>Keuntungannya bisa 70-80 persen dari modal yang dikeluarkan. &#8220;Misal modal kita Rp 15 juta, penghasilan yang kita dapat bisa lebih dari Rp 25 juta saat panen,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah, sepakat dengan keputusan Menteri Trenggono tersebut. Potensi alam dan sumber daya manusia yang ada di Lombok sudah membuktikan bahwa budidaya lobster bisa dilakukan.</p>



<p>&#8220;Kita hanya tinggal butuh penguatan infrastruktur,&#8221; urainya. <strong>(hms/kkp/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137664</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
