<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bupati kediri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bupati-kediri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jun 2023 12:39:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bupati kediri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadapi Dampak Sosial Bandara Kediri, Mas Dhito Siap Gandeng Muhammadiyah dan Aisyiyah</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-dampak-sosial-bandara-kediri-mas-dhito-siap-gandeng-muhammadiyah-dan-aisyiyah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190211</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri akan bersinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menghadapi dampak sosial yang akan ditimbulkan dengan adanya Bandara Kediri. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyebut bahwa Muhammadiyah selama ini telah mewarnai kehidupan di Kabupaten Kediri. Baik dari sektor, pendidikan, kesehatan maupun sosial. Hal itu, disampaikan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri akan bersinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menghadapi dampak sosial yang akan ditimbulkan dengan adanya Bandara Kediri. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyebut bahwa Muhammadiyah selama ini telah mewarnai kehidupan di Kabupaten Kediri. Baik dari sektor, pendidikan, kesehatan maupun sosial.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, dalam acara pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kediri periode 2022-2027 di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Senin (05/06/2023) tadi. Ditambahkannya, sinergitas dengan pemerintah daerah yang selama ini telah terjalin, diharapkan dapat terus terjaga. Terlebih, dalam menghadapi bandara Kabupaten Kediri, yang akan beroperasi pada Oktober 2023.</p>



<p>&#8220;Kita harus memperkuat hubungan antara pemerintah, Muhammadiyah Kabupaten Kediri dan ibu-ibu Aisyiyah. Karena begitu bandara sudah dibuka, gempuran dari luar akan masuk ke dalam. Sehingga, dampak sosial ini pasti akan terjadi dan harus diantisipasi,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Adanya bandara baru, papar Mas Dhito, diyakini akan memberikan dampak kemajuan bagi Kabupaten Kediri. Pun begitu, di sisi lain seperti dampak sosial, tetap tidak bisa dihindari dari suatu proses perubahan. Pasalnya, akan banyak budaya dari luar yang akan masuk.</p>



<p>&#8220;Ini yang saya perlu pandangan. Saya perlu kritikan dan masukan. Karena, kritikan dan masukan itu yang menjadi vitamin buat kami. Itu yang bisa membuat kami sampai saat ini bekerja,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Merespon yang disampaikan Bupati Kediri, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ikhwan Nurhadi, menyampaikan bahwa Muhamamdiyah akan terus bersinergi dengan pemerintah melalui berbagai program-program yang dijalankan. Adanya bandara, diakui akan menjadikan gelombang besar bagi Kabupaten Kediri. Salah satunya, perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat.</p>



<p>Karenanya, Muhammadiyah tetap berkomitmen memberikan kontribusi dalam menghadapi perubahan sosial itu. &#8220;Nanti kita akan membuat road maps. Nanti kita agendakan terkait dengan dampak-dampak sosialnya, kira-kira apa dan apa yang akan kita lakukan,&#8221; bebernya.</p>



<p>Ikhwan Nurhadi menambahkan, Muhammadiyah akan berusaha dapat menjalankan apa yang menjadi harapan Bupati Kediri. Terlebih, dengan berbekal pengalaman yang telah dijalankan selama ini.</p>



<p>&#8220;Khususnya di Muhammadiyah, kita insyaallah sudah terbiasa menangani hal-hal seperti itu. Karena, memang sudah ada lembaga-lembaga khusus yang menangani,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, Ikhwan Nurhadi terpilih menjadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri Periode 2022-2027. Dirinya menjabat ketua, meneruskan kepemimpinan yang sebelumnya dijabat Ahmad Fanani Sumali. Adapun Ketua Aisyiyah, dijabat Kristin Muslimah. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kediri, Mas Dhito Minta Agar Seluruh Jamaah Saling Perhatian dan Terkhusus Lansia</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-calon-jamaah-haji-kediri-mas-dhito-minta-agar-seluruh-jamaah-saling-perhatian-dan-terkhusus-lansia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[CJH]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah haji]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menghadiri Manasik Haji Massal di Convention Simpang Lima Gumul. Dalam kesempatan itu, dirinya berpesan agar jamaah Lansia mendapatkan perhatian khusus. Hal ini, disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat memberikan sambutan di acara yang dirangkai dengan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi. Pada tahun 2023, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menghadiri Manasik Haji Massal di Convention Simpang Lima Gumul. Dalam kesempatan itu, dirinya berpesan agar jamaah Lansia mendapatkan perhatian khusus.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat memberikan sambutan di acara yang dirangkai dengan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi. Pada tahun 2023, jamaah tertua di Kabupaten Kediri, berusia 92 tahun, yakni Sebul. Sedangkan, jamaah termuda Angelina Salsabila Azzahra berusia 18 tahun dan mayoritas jamaah di atas 45 tahun.</p>



<p>Dengan banyaknya jamaah Lansia ini, orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut meminta agar seluruh calon jamaah haji, bisa memperhatikan sekaligus menjaga jamaah Lansia saat melaksanakan ibadah haji.</p>



<p>“Bagi (jamaah haji) yang muda, itu menjaga yang tua. Yang tua, mengingatkan yang muda agar bisa menjaga yang tua,” pesan Bupati Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito menambahkan, dengan jutaan jamaah yang nantinya menjalani ibadah di Saudi, pihaknya mengingatkan agar jamaah saling membantu dan menolong saat terjadi persoalan. Pihaknya juga menitipkan doa kepada para calon jamaah, agar masyarakat Bumi Panjalu dan Indonesia, selalu diberikan kesejahteraan dan kebahagiaan.</p>



<p>“Saya titip doa untuk Kabupaten Kediri dan untuk Indonesia. Semoga Indonesia tentrem ayem gemah ripah loh jinawi,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, dari jumlah CJH sebanyak 1345 orang, sebanyak 1320 diantaranya masuk dalam kloter reguler dengan Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) 3 orang, kyai kloter 3 orang, petugas kesehatan 9 orang Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) 6 orang serta 4 orang pembimbing. Kemudian, dalam pemberangkatan CJH di tahun ini, terdapat 12 orang CJH yang tertunda keberangkatannya.</p>



<p>“Ada jamaah tertunda sebanyak 12 orang, karena beberapa hal ada yang karena sakit dan ada yang hamil,” terang Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ground Breaking Pembangunan Stadion Kediri, Mas Dhito Minta Pengerjaan Tepat Waktu dan Mutu</title>
		<link>https://memontum.com/ground-breaking-pembangunan-stadion-kediri-mas-dhito-minta-pengerjaan-tepat-waktu-dan-mutu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189913</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada PT PP Urban, sebagai pelaksana mega proyek pembangunan stadion Kabupaten Kediri, untuk bisa mengerjakan pekerjaan pembangunan tepat waktu dan mutu. Hal itu disampaikan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, seusai ground breaking pembangunan Stadion Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi. &#8220;Saya berharap, stadion yang dibangun pemerintah Kabupaten Kediri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada PT PP Urban, sebagai pelaksana mega proyek pembangunan stadion Kabupaten Kediri, untuk bisa mengerjakan pekerjaan pembangunan tepat waktu dan mutu. Hal itu disampaikan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, seusai ground breaking pembangunan Stadion Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, stadion yang dibangun pemerintah Kabupaten Kediri ini bisa tepat waktu dan tepat mutu,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Proyek pembangunan stadion Kabupaten Kediri, ujarnya, dikerjakan PT PP Urban dengan nilai kontrak Rp 149, 79 miliar dari APBD Kabupaten Kediri tahun anggaran 2023. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan, yaitu 270 hari dimulai 27 Maret sampai 21 Desember 2023.</p>



<p>&#8220;Pembangunan stadion ini selesai Desember. Tapi belum menyeluruh, karena membangun stadion itu setahun selesai tidak mungkin. Ada tahapan-tahapan yang akan dilakukan,&#8221; terang Mas Dhito.</p>



<p>Pembangunan stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, menurut Mas Dhito, tidak hanya menjadi tanggung jawab PP Urban. Melainkan, termasuk tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kediri.</p>



<p>Diharapkan, paparnya, jajaran di pemerintah daerah sampai kecamatan termasuk pemerintah desa, ikut serta memiliki rasa tanggung jawab. Harapannya, stadion itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pada prinsipnya, kami yang ada di pemerintah dan PP Urban berkomitmen penuh untuk memberikan fasilitas olah raga. Yang mana, ini telah dinanti-nantikan oleh masyarakat Kabupaten Kediri,&#8221; tutur Mas Dhito.</p>



<p>Stadion yang dibangun di atas lahan seluas 106.804 meter persegi itu, diharapkan bakal menjadi episentrum baru Kabupaten Kediri, khususnya wilayah barat Sungai Brantas. Hal itu, karena selama ini pusat kegiatan banyak bertumpu di wilayah timur.</p>



<p>Rasa tanggung jawab demi keberhasilan proyek pembangunan stadion, itu pun diharapkan harus menjadi komitmen bersama. Untuk itu, Mas Dhito meminta setelah ground breaking tersebut harus ada rapat secara rutin.</p>



<p>&#8220;Harus terus dirapatkan, untuk apa? Ya, self developmentnya (karena) stadionnya jadi jalannya nggak ada percuma. Stadion jadi, tapi nanti kalau terjadi chaos dan tidak ada manajemen konflik yang dilakukan dari sekarang ini, juga bahaya,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Operasi PT PP Urban, Dian Adi Cahyono, menyampaikan kebanggaan bagi PP Urban dapat berkontribusi dalam pembangunan stadion Kabupaten Kediri yang mengusung konsep sport, business and entertainment (SBE) tersebut. Dirinya menjelaskan, ruang lingkup pekerjaan dari PT PP Urban meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing dan landscape.</p>



<p>&#8220;PP Urban berkomitmen secara penuh akan menyelesaikan pembangunan ini secara tepat waktu dan tepat mutu dan proyek ini akan kami kerjakan secara profesional. Sehingga, diperoleh hasil yang berkualitas,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Datangi Korban Kebakaran Pasar Gringging, Bupati Kediri Minta Pendampingan dan Akan Bantu Modal</title>
		<link>https://memontum.com/datangi-korban-kebakaran-pasar-gringging-bupati-kediri-minta-pendampingan-dan-akan-bantu-modal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[korban kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189924</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendatangi lokasi kebakaran di Pasar Gringging, Kecamatan Grogol. Sekedar diketahui, bahwa kebakaran tersebut berlangsung pada Selasa (30/05/2023) kemarin dan kedatangan Mas Dhito-sapaan bupati, untuk mengetahui secara langsung dampak kebakaran. Saat mengunjungi lokasi, garis polisi masih terpasang di depan bangunan kios-kios yang hangus terbakar. Di lokasi itu, Mas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendatangi lokasi kebakaran di Pasar Gringging, Kecamatan Grogol. Sekedar diketahui, bahwa kebakaran tersebut berlangsung pada Selasa (30/05/2023) kemarin dan kedatangan Mas Dhito-sapaan bupati, untuk mengetahui secara langsung dampak kebakaran.</p>



<p>Saat mengunjungi lokasi, garis polisi masih terpasang di depan bangunan kios-kios yang hangus terbakar. Di lokasi itu, Mas Dhito bertemu dengan para pemilik kios.</p>



<p>Terdapat tiga kios yang terdampak kebakaran pada dini hari itu. Atas kejadian tersebut, trauma masih dirasakan pedagang. Itu karena, seluruh barang dagangannya ikut hangus dilalap api.</p>



<p>Hal itu, tertuang dalam cerita Ita, salah satu pedagang pakaian yang kiosnya ikut terdampak kebakaran. Didampingi suaminya, pedagang itu meneteskan air mata meratapi musibah yang dialami.</p>



<p>&#8220;Saya dahulu mulainya ini dari jualan keliling. Baru kemudian, menempati kios pasar. Terus kalau seperti ini, rasanya jadi bagaimana begitu, Pak,&#8221; ujar Ita, saat didatangi Mas Dhito, Rabu (31/05/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah melihat langsung kondisi di lokasi, Mas Dhito menuturkan, dugaan sementara kebakaran disebabkan karena konsleting listrik dari kabel-kabel yang terpasang di bangunan kios. Sembari menunggu hasil dari olah TKP Tim Lapfor atau Inafis terkait penyebab pasti kebakaran, pihaknya meminta pedagang yang terdampak kebakaran diberikan pendampingan psikologis.</p>



<p>&#8220;Trauma itu sepertinya sangat mendalam bagi pedagang pasar,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Setelah para pedagang yang kios dan dagangannya terdampak kebakaran mendapatkan pendampingan, Mas Dhito mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha. Hanya saja, nantinya masih akan dikoordinasikan kembali.</p>



<p>&#8220;Pastinya, kita akan lakukan perbaikan bangunan. Untuk bantuan (modal, red), nanti kita akan lihat dahulu kerugiannya berapa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Yang tidak kalah penting dari musibah itu, ke depan Mas Dhito bakal memonitor kemungkinan adanya toko ritel yang akan masuk di sekitar pasar. Pihaknya menegaskan, tidak akan mengizinkan toko ritel buka dekat dengan pasar tradisional.</p>



<p>&#8220;Tapi karena perizinan usaha itu melalui OSS (online single submission), mungkin kita atur secara jaraknya. Jadi, supaya tidak ada toko ritel atau toko konveksi yang buka berdekatan dengan pasar,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189924</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Beasiswa S1 untuk Guru PAUD Kediri, Mas Dhito Minta Agar Guru Tidak Pilih Kasih dalam Mendidik</title>
		<link>https://memontum.com/beri-beasiswa-s1-untuk-guru-paud-kediri-mas-dhito-minta-agar-guru-tidak-pilih-kasih-dalam-mendidik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada seluruh guru PAUD se-Kabupaten Kediri untuk tidak pilih kasih dalam mendidik anak. Selain itu, pihaknya melalui Pemkab juga memberikan beasiswa Strata Satu (S1) bagi guru-guru tersebut. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat menyapa ribuan guru PAUD dan TK, yang sedang menjalani pelatihan sekolah ramah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com/"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta kepada seluruh guru PAUD se-Kabupaten Kediri untuk tidak pilih kasih dalam mendidik anak. Selain itu, pihaknya melalui Pemkab juga memberikan beasiswa Strata Satu (S1) bagi guru-guru tersebut.</p>



<p>Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat menyapa ribuan guru PAUD dan TK, yang sedang menjalani pelatihan sekolah ramah anak di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Rabu (31/05/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Kediri, juga mengaku sering memperhatikan pendidikan setingkat PAUD. Itu karena, anak pertamanya, Shanaya, juga sedang bersekolah di salah satu PAUD yang ada di Kecamatan Ngasem.</p>



<p>“Ini yang harus diperhatikan ya, Ibu. Bahwa mendidik itu tidak boleh pilih kasih,” ujar Mas Dhito.</p>



<p>Dikatakan Bupati Kediri, bahwa sumber daya manusia gurunya harus diupgrade, sehingga kompetensi guru dapat meningkat. Dalam pelatihan tersebut, Mas Dhito meminta apa yang didapatkan guru PAUD, agar dapat disampaikan kepada para siswa secara maksimal untuk menghasilkan anak didik yang berkarakter.</p>



<p>“Harus ada outcomenya. Hasilnya apa bagi murid, jangan hanya pelatihan ini bisa menghasilkan kompetensi bagi guru, tetapi tidak bisa dibagikan kepada murid-murid,” kata bupati muda berusia 30 tahun itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memberi program pelatihan dan diklat, bupati yang gemar bervespa tersebut juga memberikan beasiswa S1 bagi guru PAUD yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun.</p>



<p>Hasilnya, ada lima guru yang mendapatkan beasiswa tersebut. “Yang mau (melanjutkan, red) sekolah, yang sudah belasan tahun (menjadi guru PAUD),” kata Mas Dhito.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, mensyaratkan kualifikasi izasah guru Strata Satu (S1) PAUD atau Psikologi Anak. Untuk yang belum S1, dapat menjalani diklat dasar, mahir, maupun lanjut. “kita adakan pelatihan berjenjang,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Muhsin menjelaskan, program beasiswa S1 dari Mas Dhito, itu diperuntukkan bagi guru yang telah menempuh minimal semester 5 di S1-nya. &#8220;Mas Bup (Mas Dhito) ada program beasiswa guru PAUD setelah semester lima. Setiap guru mendapatkan Rp 5 juta pertahun,” terangnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Surat Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Pare, Mas Dhito Kunjungi dan Ajak Siswa Menginap di Pendopo</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-surat-siswa-kelas-vii-smp-negeri-2-pare-mas-dhito-kunjungi-dan-ajak-siswa-menginap-di-pendopo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Di era digital saat ini, menulis surat pribadi sudah jarang ditemui. Meski demikian, materi membuat surat itu tetap diajarkan bagi para pelajar. Di Kabupaten Kediri, para pelajar kelas VII SMP Negeri 2 Pare, mempraktikkan materi yang diberikan guru dengan membuat surat pribadi. Tidak tanggung-tanggung, para pelajar membuat surat yang kemudian ditujukan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Di era digital saat ini, menulis surat pribadi sudah jarang ditemui. Meski demikian, materi membuat surat itu tetap diajarkan bagi para pelajar.</p>



<p>Di Kabupaten Kediri, para pelajar kelas VII SMP Negeri 2 Pare, mempraktikkan materi yang diberikan guru dengan membuat surat pribadi. Tidak tanggung-tanggung, para pelajar membuat surat yang kemudian ditujukan untuk Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.</p>



<p>Surat yang dibuat para pelajar itu, diantaranya diunggah dalam instagram pribadi sang guru. Surat untuk Mas Bup-sapaan Bupati Kediri, menjadi kritis bukannya sinis! begitu judul caption dalam unggahan akun instagram Yuni Kuswidarti @yunikusw guru mata pelajaran bahasa Indonesia itu.</p>



<p>Surat-surat para pelajar itu pun bervariatif, mereka menyoroti apa yang ada di lingkungan sekitarnya, termasuk dalam dunia pendidikan. Melalui surat pribadi itu, selain belajar bahasa mereka juga belajar kritis.</p>



<p>Tidak disangka, surat dari pelajar yang di posting di Instagram, itu dilihatkan dan direspon langsung oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu pun mendatangi langsung SMP Negeri 2 Pare untuk menemui para pelajar yang berkirim surat padanya.</p>



<p>&#8220;Nanti minta surat anak-anak ya, karena saya seorang bupati juga perlu kritik. Kritik panjenengan itu vitamin buat saya,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri dihadapan pelajar Kelas VII, Rabu (31/05/2023) tadi.</p>



<p>Mas Dhito mengakui, kakeknya dahulu juga seorang Guru Bahasa Indonesia. Karenanya, begitu melihat ada guru yang mengajari siswanya belajar membuat surat dan menugaskan untuk mengkritisi pemerintahan, menjadikannya tertarik untuk datang.</p>



<p>&#8220;Sekarang ini Kediri slogannya Kediri berbudaya. Kediri berbudaya itu apa sih. Budaya menerima kritik, budaya berkelompok, budaya saling membantu dan masih banyak lagi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito mengapresiasi sikap kritis para pelajar yang disampaikan melalui surat-suratnya. Sebagai bentuk apresiasi, selain memberikan hadiah, suami Eriani Annisa Hanindhito itu juga mengajak para pelajar termasuk guru untuk menginap di Pendopo.</p>



<p>Diajak menginap ke pendopo oleh bupati secara langsung, memang tidak semua orang bisa memiliki kesempatan itu. Pun begitu, bagi Mas Dhito, pendopo itu dibangun dari uang pajak. Hal itulah, yang mendorong pemerintahannya membuka seluas-luasnya pendopo bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Nanti setelah ujian ya. Nanti bisa lihat ruang kerja bupati, ruang video conference, tempat bupati menerima tamu,&#8221; tutur Mas Dhito.</p>



<p>Tawaran bupati itu, pun disambut antusias para pelajar dan guru. Mengingat, mereka akan dapat lebih mengetahui lebih dekat pendopo yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Kediri.</p>



<p>Terlepas dari itu semua, kedatangan Mas Dhito menemui para pelajar yang berkirim surat kepadanya, itu pun tidak pernah mereka duga. Sebagaimana disampaikan Yuni Kuswidarti, guru yang meminta para siswa menulis surat pribadi untuk bupati.</p>



<p>&#8220;Biasanya, saya posting pembelajaran di sosial media. Ini tadi kaget, seperti nggak percaya (didatangi Mas Dhito),&#8221; ucapnya.</p>



<p>Melalui belajar mengirim surat kepada tokoh itu, para siswa dapat menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya dan juga kritis. Melihat respon bupati, Yuni pun menilai Mas Dhito merupakan pemimpin yang mau menerima kritik dan masukan dari masyarakatnya.</p>



<p>&#8220;Alhamdulilah, beliau memang pimpinan yang mendukung rakyatnya. Mau menerima masukan,&#8221; terang Yuni saat melihat langsung Bupati Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekolah Unggulan yang Digagas Bupati Kediri Dibuka, Maju dan Keluar dari Zona Kemiskinan Jadi Motivasi</title>
		<link>https://memontum.com/sekolah-unggulan-yang-digagas-bupati-kediri-dibuka-maju-dan-keluar-dari-zona-kemiskinan-jadi-motivasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189618</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Proses pendaftaran sekolah unggulan yang digagas oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mulai dibuka. Motivasi terhadap anak dan wali murid, menjadi faktor penentu penerimaan siswa didik baru. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan bahwa sekolah ini diperuntukkan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Alasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://kediri.memontum.com/"><strong>Kediri</strong> </a>&#8211; Proses pendaftaran sekolah unggulan yang digagas oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mulai dibuka. Motivasi terhadap anak dan wali murid, menjadi faktor penentu penerimaan siswa didik baru.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan bahwa sekolah ini diperuntukkan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Alasan calon siswa dan orang tuanya untuk mengikuti sekolah berasrama, itu akan menjadi nilai tambah agar bisa diterima di sekolah tersebut.</p>



<p>“Motivasi untuk berubah, maju dan keluar dari zona kemiskinan. Sehingga, mereka harus punya semangat belajar yang tinggi,” kata Muhsin, Minggu (28/05/2023) tadi.</p>



<p>Hal tersebut, tambahnya, sesuai instruksi Bupati Kediri. Dimana, pihaknya menginginkan anak-anak putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, bisa kembali melanjutkan pendidikan.</p>



<p>Keinginan tersebut, muncul usai bupati yang akrab disapa-Mas Dhito, itu mengunjungi SMA Bali Mandara, 6 April 2023 lalu. Dari kunjungannya tersebut, pihaknya melihat langsung bagaimana ratusan siswa yang dahulunya berpotensi putus sekolah, bisa bersekolah secara gratis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karena banyak yang masih tidak punya mimpi untuk sekolah. Bagi calon siswa, mereka jadi punya harapan untuk bertumbuh, naik kelas,” kata Mas Dhito.</p>



<p>Selain melalui penerimaan pendaftaran langsung, Mas Dhito juga menginstruksikan kepada camat, untuk mengusulkan warganya yang masuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem untuk bisa mengikuti sekolah tersebut. &#8220;Camat saya minta untuk mengusulkan kelompok masyarakat miskin, yang tidak punya mimpi untuk bersekolah,” kata bupati yang gemar bervespa itu.</p>



<p>Dari usulan tersebut, setiap kecamatan akan mengirimkan sekitar 10 nama calon siswa, yang salah satu syaratnya adalah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Usai nama-nama tersebut diusulkan beserta pendaftar lain, keseluruhan calon siswa itu diwajibkan mengumpulkan dokumen persyaratan maksimal 31 Mei 2023. Lalu, seleksi tahap pertama atau seleksi dokumen akan diselenggarakan pada 5 hingga 9 Juni 2023.</p>



<p>Tahapan selanjutnya, urainya, tim penyeleksi akan meninjau langsung rumah calon siswa. Jika lolos dalam tahapan visitasi tersebut, siswa akan diuji coba melalui tahapan bootcamp untuk melihat ketahanan siswa dalam tinggal di asrama. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Historis dalam Serangan Umum, Mas Dhito Minta SMPN 4 Pare Kediri Dilakukan Kajian Sejarah</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-historis-dalam-serangan-umum-mas-dhito-minta-smpn-4-pare-kediri-dilakukan-kajian-sejarah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 May 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189145</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan kunjungan ke SMPN 4 Pare. Kunjungan ini dilakukan, karena sekolah ini mempunyai nilai sejarah dalam serangan umum tahun 1949. Dalam kunjungannya itu, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, meminta kajian dan penelitian mengenai sejarah sekolah yang dahulunya bernama Sekolah Tehnik (ST) Pare, itu untuk terus dilanjutkan. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan kunjungan ke SMPN 4 Pare. Kunjungan ini dilakukan, karena sekolah ini mempunyai nilai sejarah dalam serangan umum tahun 1949.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, meminta kajian dan penelitian mengenai sejarah sekolah yang dahulunya bernama Sekolah Tehnik (ST) Pare, itu untuk terus dilanjutkan. Hal ini dilakukan, karena atas permintaan Tentara Genie Pelajar (TGP) untuk menjadikan sekolah tersebut sebagai Museum Perjuangan serta setiap 22 Mei diperingati sebagai hari Serangan Umum 1949, sebagai pengingat perlawanan terhadap Belanda.</p>



<p>Menanggapi permintaan tersebut, Mas Dhito pun meminta adanya kajian lanjutan guna meningkatkan keabsahan nilai sejarah. Sehingga ke depan, sekolah ini mempunyai identitasnya sebagai sekolah sejarah.</p>



<p>“Kami akan siap (mendukung), apabila kajian-kajiannya valid dan akurasinya tepat. Maka, kami tidak sungkan untuk memberikan support apa yang menjadi kebutuhan teman-teman dari TGP,” kata Mas Dhito, Senin (22/05/2023) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, SMPN 4 Pare dahulunya adalah markas sekaligus tempat pembuatan logistik pertempuran oleh TGP. TGP sendiri merupakan siswa ST Pare, yang ikut dalam perlawanan menghadapi Belanda di Serangan Umum 1949 di Pare.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>Dengan sejarah besar tersebut, Kepala Sekolah SMPN 4 Pare, Nur Subiantoro, menyebutkan selama ini siswanya terus diberi pemahaman bagaimana sekolahnya dahulu menjadi saksi bisu perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Sementara menindaklanjuti instruksi Mas Dhito, pihaknya berencana akan mengkaji lebih dalam sejarah yang terjadi sekitar 103 tahun silam, itu bersama akademisi sejarah, saksi-saksi yang masih hidup dan komunitas sejarah.</p>



<p>Pihaknya berharap, dengan adanya sejarah serangan umum yang tertuang dalam buku Serangan Oemoem 22 Mei 1949 karya Kangko Bambang Prasetyo, itu bisa muncul kepermukaan dan menjadi sejarah nasional. &#8220;Mudah-mudahan perjuangan rakyat Pare ini akan masuk di sejarah nasional,” katanya.</p>



<p>Mas Dhito menambahkan, jika seluruh kajian sudah dilalui dan tidak terjadi persoalan dengan validasi data. Maka, tidak menutup kemungkinan peninggalan sejarah tersebut akan dimasukkan dalam muatan lokal di sekolah yang ada di Kabupaten Kediri.</p>



<p>“Kalau kajiannya sudah selesai, clear dan tidak ada persoalan di kajian, maka tidak ada persoalan untuk kita masukkan ke muatan lokal,” terang Mas Dhito. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hormati Lagu Indonesia Raya, Mas Dhito Beri Apresiasi Penonton di Gelaran Seni Jaranan Jawa dan Festival Jawa</title>
		<link>https://memontum.com/hormati-lagu-indonesia-raya-mas-dhito-beri-apresiasi-penonton-di-gelaran-seni-jaranan-jawa-dan-festival-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 May 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengingatkan akan pentingnya menghormati lagu Kebangsaan Indonesia Raya kepada masyarakat Kabupaten Kediri. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, saat memberikan sambutan di Gelar Seni Jaranan Jawa dan Festival Jawa di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (21/05/2023) tadi. Awalnya atau saat sebelum gelaran seni dimulai, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengingatkan akan pentingnya menghormati lagu Kebangsaan Indonesia Raya kepada masyarakat Kabupaten Kediri. Hal ini disampaikan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, saat memberikan sambutan di Gelar Seni Jaranan Jawa dan Festival Jawa di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (21/05/2023) tadi.</p>



<p>Awalnya atau saat sebelum gelaran seni dimulai, semua orang menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, bupati muda tersebut melihat sebagian orang tetap duduk, walaupun lagu ciptaan W R Supratman tersebut sudah dikumandangkan.</p>



<p>Melihat hal itu, Mas Dhito kemudian mengingatkan pentingnya sikap menghormati lagu kebangsaan sebagai jati diri bangsa dengan sikap sempurna dalam kondisi berdiri. &#8220;Bagaimana kita mau mempunyai tagline Kediri Berbudaya kalau (didengarkan, red) lagu kebangsaan saja, jenengan duduk,” kata Mas Dhito.</p>



<p>Rupanya, bupati yang gemar bervespa itu memperhatikan sikap penonton saat menyanyikan lagu kebangsaan. Tidak hanya itu, diantara penonton, Mas Dhito pun menemukan Putri Budyaningrah Utami, yang tetap konsisten dengan sikap sempurnanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>Karenanya, Mas Dhito meminta guru MTs Kanigoro, Kecamatan Kras, itu untuk maju di hadapan para penonton. Selanjutnya, Mas Dhito kemudian memberikan hadiah kepada pelajar tersebut.</p>



<p>“Sekarang mbak mau pilih apa, laptop, handphone atau beasiswa?,” tanya Mas Dhito kepada Putri.</p>



<p>Setelah mendengar jawaban dari pertanyaannya, Mas Dhito pun tanpa ragu menambahkan hadiah sebuah laptop kepada Putri. Pemberian hadiah atau apresiasi itu, Mas Dhito menilai, dengan tagline baru Kediri Berbudaya, sudah sepatutnya masyarakat juga menjunjung tinggi budaya menghormati lagu kebangsaan.</p>



<p>Slogan Kediri Berbudaya, lanjutnya, tidak sekadar sebagai slogan atau tagline semata. Melainkan juga dipraktekkan dalam kehidupan. &#8220;Kediri Budaya bukan hanya slogan. Tetapi, bagaimana mempraktekan budaya menghargai orang lain, budaya membuang sampah pada tempatnya, budaya menghargai lagu kebangsaan,” terang Mas Dhito.</p>



<p>Sementara itu, pelaksanaan Festival Jaranan Jowo ini sendiri diikuti oleh puluhan sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga SMA. Dengan festival itu, Mas Dhito menginginkan ke depan akan digelar di tempat-tempat peninggalan sejarah seperti candi. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189095</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
