<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dikenal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dikenal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jan 2024 13:21:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dikenal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pria Asal Kraksaan Probolinggo Jadi Sasaran Penusukan dan Pembacokan Orang Tidak Dikenal di Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/pria-asal-kraksaan-probolinggo-jadi-sasaran-penusukan-dan-pembacokan-orang-tidak-dikenal-di-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[kraksaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204063</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang pria berinisial SF (29), warga Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal, Rabu (03/01/2024) malam. Tragisnya, nasib naas itu dialami korban di depan tempat tinggalnya. Informasi yang dihimpun, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, empat orang tersebut bertamu dan awalnya mengaku akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Seorang pria berinisial SF (29), warga Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal, Rabu (03/01/2024) malam. Tragisnya, nasib naas itu dialami korban di depan tempat tinggalnya.</p>



<p>Informasi yang dihimpun, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, empat orang tersebut bertamu dan awalnya mengaku akan membeli sebuah sepeda motor yang dijual oleh korban.</p>



<p>Korban yang saat itu masih berada di luar rumah, kemudian di telpon keluarganya. Saat itu pula, diberitahu jika ada tamu yang menunggu di rumah. &#8220;Jadi, awalnya empat orang itu beralasan hendak membeli motor yang mau dijual korban. Setelah korban sampai di depan rumah, langsung dua orang dari empat pelaku menarik korban. Disitulah, korban ditusuk dengan senjata tajam milik pelaku di bagian perutnya,&#8221; kata Humas Polres Probolinggo, Iptu Vita, Kamis (04/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Iptu Vita, saat itu korban sempat membela diri dengan melawan para pelaku. Namun, usahanya itu sia-sia. Korban sendiri, saat itu juga justru menerima sabetan Sajam dari pelaku, sehingga tangan kirinya terluka.</p>



<p>&#8220;Korban sempat melawan, sehingga Sajam yang digunakan pelaku mengenai tangan kiri korban,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Setelah menikam dan membacok korban, para pelaku langsung kabur mengendarai mobil warna hitam yang digunakan kawanan tersangka sebagai sarana. Karena luka parah, korban langsung meminta pertolongan keluarga dan warga yang ada di sekitar rumahnya.</p>



<p>&#8220;Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada perut sebelah kiri dan luka robek pada tangan kiri,&#8221;jelasnya.</p>



<p>Saat ini, lanjutnya, korban masih menjalani perawatan medis di RSUD Waluyojati Kraksaan. Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sopir Truk dan Kernet Ditusuk Orang Tidak Dikenal di Pamekasan, Satu Orang Asal Sumenep Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/sopir-truk-dan-kernet-ditusuk-orang-tidak-dikenal-di-pamekasan-satu-orang-asal-sumenep-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 11:48:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[ditusuk]]></category>
		<category><![CDATA[kernet]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sopir truk berinisial IM (43), warga Batu Putih, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, ditusuk oleh orang tidak dikenal (OTK) saat berada di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (07/09/2023) siang. Akibat dari kejadian itu, IM tewas di lokasi kejadian. Sedangkan I (28), kernetnya, warga Dusun Gedukan, Desa Gili Genting, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sopir truk berinisial IM (43), warga Batu Putih, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, ditusuk oleh orang tidak dikenal (OTK) saat berada di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (07/09/2023) siang. Akibat dari kejadian itu, IM tewas di lokasi kejadian.</p>



<p>Sedangkan I (28), kernetnya, warga Dusun Gedukan, Desa Gili Genting, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, pun juga mengalami luka tusuk. Kondisinya cukup parah, hingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, korban yang saat itu mengemudikan truknya, dikejar oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Tepat di lokasi kejadian, pelaku berhasil menghentikan laju truk korban.</p>



<p>&#8220;Korban dikejar pengendara sepeda motor. Sempat cekcok lalu korban ditusuk. Usai menusuk korban, pelaku melarikan diri,&#8221; ungkap salah seorang warga sekitar.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, membenarkan kejadian tersebut. Bahwa kejadian penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 12.50.</p>



<p>&#8220;Kejadian tepatnya di sebelah Timur Polsek Larangan, telah terjadi penganiayaan dengan cara korban di tusuk dengan senjata tajam,&#8221; katanya, Kamis (07/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pihaknya menjelaskan, bahwa sopir dan kernet tersebut melaju dari Jakarta menuju ke Sumenep. Setibanya di Pertigaan Ponteh, dari arah Selatan menuju Timur, ada sepeda motor yang mengejar.</p>



<p>&#8220;Lalu terjadi cekcok dan selanjutnya si pengendara sepeda motor menusuk sopir truk dan kernet nya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Akibat dari kejadian itu, sopir truk meninggal di lokasi kejadian dan kernetnya mengalami luka yang cukup parah. &#8220;Untuk kernet alami luka parah dan dirujuk ke RSUD Pamekasan. Sementara, pelaku penusukan masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Pamekasan,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>500 Tanaman Tembakau Dibabat Orang Tak Dikenal, Petani Kraksaan Probolinggo Ancam Bunuh Pelaku</title>
		<link>https://memontum.com/500-tanaman-tembakau-dibabat-orang-tak-dikenal-petani-kraksaan-probolinggo-ancam-bunuh-pelaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ancam]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[dibabat]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kraksaan,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak 500 tanaman tembakau milik Suharto (51) warga Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Kraksaan, menjadi sasaran aksi pengrusakan orang tidak dikenal. Diduga, aksi pengrusakan yang dilakukan pelaku itu, berlangsung pada Minggu (23/07/2023) dini hari. Menurut keterangan Suharto, dirinya baru mengetahui tanaman tembakau miliknya rusak, pada Minggu sekitar pukul 06.00. Saat itu, seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak 500 tanaman tembakau milik Suharto (51) warga Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Kraksaan, menjadi sasaran aksi pengrusakan orang tidak dikenal. Diduga, aksi pengrusakan yang dilakukan pelaku itu, berlangsung pada Minggu (23/07/2023) dini hari.</p>



<p>Menurut keterangan Suharto, dirinya baru mengetahui tanaman tembakau miliknya rusak, pada Minggu sekitar pukul 06.00. Saat itu, seperti biasa dirinya mengecek sawah garapannya. Lokasi sawah sendiri, berada di perbatasan Desa Sumberlele dan Tamansari, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Saat sampai di sawah, saya langsung terkejut melihat tanaman tembakau yang mulanya sangat bagus, sudah porak poranda dibabat oleh orang. Padahal, saat itu niat saya akan menyiram tembakau. Ternyata, tanaman saya dibabat orang,&#8221; katanya, Senin (24/07/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Suharto menceritakan, ada sekitar 500 tanaman tembakau yang rusak oleh ulah pelaku. Sementara kerugian, ditaksir mencapai hingga Rp 2,5 juta. Karena, usia tanaman sudah menginjak sebulan lebih dan memiliki nilai jual perbatangnya seharga Rp 5 ribu.</p>



<p>“Kalau dijual sekarang paling Rp5 ribu perbatangnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Suharto mengaku, tidak tahu apa motif dari aksi pengrusakan tanaman tembakaunya. Apalagi, dirinya juga tidak merasa memiliki musuh ataupun selisih paham dengan orang lain.</p>



<p>Akibat kejadian itu, Suharto mengaku sangat kesal. Terlebih lagi, mengingat harga pupuk saat ini sangat tinggi, karena tidak lagi bersubsidi. Bahkan sangking kesalnya, dirinya mengatakan akan membunuh pelaku yang telah merusak tanaman tanpa sebab yang jelas itu.</p>



<p>“Kalau ketemu orangnya, paling saya bunuh. Saya ini tidak pulang-pulang dari sawah, kok dibabat seperti ini tembakau saya,” ujarnya kesal.</p>



<p>Sementara itu, Kades Taman Sari, Hosni, mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh korban. &#8220;Sudah dilaporkan, mas. Kejadiannya di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan,&#8221; jawabnya melalui pesan singkat. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Sukun Ditikam Orang Tidak Dikenal hingga Meninggal di SDN Bakalan Krajan</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sukun-ditikam-orang-tidak-dikenal-hingga-meninggal-di-sdn-bakalan-krajan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bakalan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[krajan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[sdn]]></category>
		<category><![CDATA[sukun]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria teridentifikasi bernama Arifin (42), warga Jalan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menjadi sasaran aksi penikaman di depan SDN Bakalan Krajan, Jalan Pelabuhan Bakahuni, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (25/06/2023) sore. Sebelum ditikam, korban sempat diserang beberapa orang tidak dikenal hingga berujung penikaman di bagian bahu. Akibat luka yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria teridentifikasi bernama Arifin (42), warga Jalan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menjadi sasaran aksi penikaman di depan SDN Bakalan Krajan, Jalan Pelabuhan Bakahuni, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (25/06/2023) sore. Sebelum ditikam, korban sempat diserang beberapa orang tidak dikenal hingga berujung penikaman di bagian bahu.</p>



<p>Akibat luka yang dialami korban sangat parah, korban dilaporkan meninggal dalam perawatan di RST Soepraoen. Jenazah korban, kini telah dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang, untuk dilakukan visum.</p>



<p>Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan bahwa korban sebelum kejadian sempat diserang oleh beberapa orang. Dari aksi itu, korban kemudian ditusuk.</p>



<p>&#8220;Ada luka tusuk di tubuh korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai melakukan penusukan, tambahnya, sejumlah pelaku langsung kabur. Sementara korban yang bersimbah darah, ditinggalkan di lokasi kejadian. Warga sendiri yang mengetahui kejadian itu, segera melakukan pertolongan dan melarikannya ke RST Soepraoen. Namun saat dalam perawatan, korban akhirnya meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Iya, korban meninggal dunia,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa motif dari penikaman itu. Saat ini, petugas Polsek Sukun masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.</p>



<p>&#8220;Permasalahannya apa antara korban dan pelaku, belum diketahui. Masih dalam penyelidikan. Informasi awal, korban diseret beberapa orang dan kemudian ditikam,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Ledakan Mercon di Home Industri Keramik Batu Meninggal, Dikenal sebagai Sosok Ringan Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/korban-ledakan-mercon-di-home-industri-keramik-batu-meninggal-dikenal-sebagai-sosok-ringan-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 10:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[home]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[ringan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<category><![CDATA[tangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Korban ledakan produksi mercon di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yaitu Waluyo Tirto Nugroho (25), meninggal dalam perawatan, Jumat (23/06/2023) pagi sekitar pukul 06.30. Pria yang teridentifikasi warga Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, meninggal dalam perawatan di RSSA Malang, setelah mengalami luka bakar cukup parah hingga sekitar 80 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu </strong>&#8211; Korban ledakan produksi mercon di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yaitu Waluyo Tirto Nugroho (25), meninggal dalam perawatan, Jumat (23/06/2023) pagi sekitar pukul 06.30.</p>



<p>Pria yang teridentifikasi warga Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, meninggal dalam perawatan di RSSA Malang, setelah mengalami luka bakar cukup parah hingga sekitar 80 persen.</p>



<p>Ketua RT03 Desa Mulyo Agung, Adi Rahmadi, mengatakan bahwa korban meninggal akibat ledakan ini di lingkungan desa dikenal ringan tangan. Bahkan, dia (Waluyo, red) juga pandai bergaul. Karenanya, di desa juga memiliki banyak teman.</p>



<p>&#8220;Waluyo ini suka membantu orang dan ringan tangan. Orangnya juga aktif di lingkungan. Karenanya, di sini juga banyak temannya,&#8221; terangnya di area pemakaman umum Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (23/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Di lingkungan keluarga, menurut Adi, korban mempunyai peran penting karena kedua kakaknya sudah tidak serumah lagi. Bahkan, atas kejadian tersebut, pihaknya bersama warga lain sangat terkejut karena peristiwa ledakan itu di luar dugaan.</p>



<p>&#8220;Waluyo ini memang sejak kecil tinggal di daerah ini. Dia anak paling kecil dari tiga bersaudara. Terus terang, kami kaget atas kejadian yang menimpa Waluyo,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Yusi Purwanto, membenarkan jika korban ledakan petasan di wilayah hukumnya meninggal dunia di rumah sakit. Itu disebabkan, karena korban mengalami luka bakar yang serius.</p>



<p>&#8220;Iya, memang benar korban meninggal dunia akibat luka bakar yang serius. Selanjutnya, korban ledakan tersebut hari ini dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Mulyo Agung,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Ledakan di Home Industri Keramik Kota Batu Dikenal Warga sebagai Pembuat Sumbu Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/korban-ledakan-di-home-industri-keramik-kota-batu-dikenal-warga-sebagai-pembuat-sumbu-mercon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 14:10:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[home]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[pembuat]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sumbu]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Teka-teki siapa identitas pria yang menjadi korban ledakan di Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya mulai terurai. Lokasi yang diduga digunakan sebagai produksi mercon itu, teridentifikasi bahwa yang menjadi korban ledakan hingga mengalami luka bakar sampai 70 persen, adalah Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Teka-teki siapa identitas pria yang menjadi korban ledakan di Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya mulai terurai. Lokasi yang diduga digunakan sebagai produksi mercon itu, teridentifikasi bahwa yang menjadi korban ledakan hingga mengalami luka bakar sampai 70 persen, adalah Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Nama itu disebut warga, karena titik ledakan berada di bangunan yang disewa korban atau masih dalam satu areal home industri.</p>



<p>Sementara warga, sesaat usai kejadian juga sempat mendatangi lokasi. Termasuk, memberikan pertolongan dan tidak asing dengan korban.</p>



<p>Seperti diceritakan salah seorang warga setempat, Basori, yang menjelaskan korban ledakan tersebut adalah atas nama Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Korban sendiri, memang sudah dikenal sebagai pembuat sumbu mercon.</p>



<p>&#8220;Korban ledakan itu bukan pengrajin keramik. Tetapi, korban ini tinggal di rumah kontrakannya milik Pak Suatmaji. Sementara pekerjaannya, itu membuat sumbu petasan,&#8221; terangnya, saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/06/2023) malam.</p>



<p>Korban ledakan, tambahnya, selama kontrak di rumah tersebut tidak pernah bergaul dengan warga. Ini disebabkan, karena korban tersebut pulangnya ke kontrakan pagi.</p>



<p>&#8220;Jadi, rumah itu hanya digunakan untuk produksi sumbu petasan saja,&#8221; imbuh Basori.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat kejadian ledakan, jelasnya, berlangsung sekitar pukul 13.00. Saat itu, dirinya sedang menyirami bunga depan rumah. Begitu dengar bunyi ledakan, dirinya langsung lari ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban.</p>



<p>&#8220;Ledakan pertama sangat keras, sampai rumah saya bergetar. Dan, ini juga didengar sampai Dusun Gangsiran, Desa Tlekung atau sekitar 5 kilometer dari sini. Saat kejadian, saya masuk rumah matikan api dan keluarkan sepeda motor korban. Korban yang kondisinya luka parah, sempat keluar menyelamatkan diri lalu menyiram air di sekujur tubuhnya sendiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan kondisi menahan sakit, imbuhnya, korban berteriak meminta tolong. &#8220;Dia kemudian dibawa ambulan ke Puskesmas dan dibawa ke RSSA lalu kabar terakhir di RS Universitas Muhamadiyah,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, mengatakan dalam lokasi ledakan ditemukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi. &#8220;Tadi, kami temukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi di dalam rumah itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, sekitar pukul 17.00, Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor sudah tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Sedangkan, hingga malam ini olah TKP tersebut belum usai. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah Berharap Gerakan Pramuka Lumajang Semakin Dikenal di Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-berharap-gerakan-pramuka-lumajang-semakin-dikenal-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bunda]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191227</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap gerakan Pramuka Lumajang mampu menunjukkan prestasi dan menggema di Indonesia. Harapan itu disampaikan, saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting, Lembaga Pemeriksa Keuangan dan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se Kabupaten Lumajang, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (17/06/2023) tadi. &#8220;Saya ingin di era kepimpinan saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap gerakan Pramuka Lumajang mampu menunjukkan prestasi dan menggema di Indonesia. Harapan itu disampaikan, saat menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting, Lembaga Pemeriksa Keuangan dan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se Kabupaten Lumajang, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (17/06/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Saya ingin di era kepimpinan saya sebagai Kakwarcab, Pramuka Lumajang bergema sampai seluruh Indonesia,&#8221; ujar Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa saat ini Pramuka Lumajang semakin menunjukkan prestasi dan kemandiriannya. Salah satu yang membanggakan, menurutnya adalah adanya Bumi Perkemahan Glagaharum yang dikelola oleh Gerakan Pramuka Lumajang.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ada banyak Kwarcab dari daerah lain yang studi banding ke Kwarcab Lumajang hanya untuk melihat prestasi yang dicapai Kwarcab Lumajang. Mereka melihat Buper Glagaharum yang dikelola gerakan Pramuka satu-satunya di Jawa Timur,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, disampaikan Bunda Indah, bahwa gerakan Pramuka ke depan memiliki &#8216;gawe&#8217; besar diantaranya Jambore Cabang, pengiriman peserta Raimuna Nasional dan juga mengirimkan delegasi Jambore Dunia yang akan berlangsung di Korea Selatan.</p>



<p>&#8220;Tahun ini Kwarcab Lumajang mengirimkan delegasi Jambore dunia di Korsel. Juga kami akan mengirim peserta Raimuna Nasional, mudah-mudahan prestasi Lumajang semakin meningkat,&#8221; harapnya.<strong> (kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191227</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
