<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gemarikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gemarikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jun 2025 12:05:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gemarikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Buka Sosialisasi Gemarikan, Ketua TP PKK Pasuruan Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak dari Ikan</title>
		<link>https://memontum.com/buka-sosialisasi-gemarikan-ketua-tp-pkk-pasuruan-ajak-orang-tua-perhatikan-gizi-anak-dari-ikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[perhatikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223298</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan yang sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Islam Ma&#8217;arif Kejapanan, Kecamatan Gempol, Selasa (24/06/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menegaskan bahwa kegemaran menkonsumsi ikan pada anak usia sekolah masih kurang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan yang sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Islam Ma&#8217;arif Kejapanan, Kecamatan Gempol, Selasa (24/06/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menegaskan bahwa kegemaran menkonsumsi ikan pada anak usia sekolah masih kurang.</p>



<p>Diuraikannya, masih kurangnya kegemaran anak sekolah dalam menkonsumsi ikan, dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya ketersediaan ikan yang terbatas di lingkungan masyarakat, khususnya di beberapa wilayah. Kemudian, olahan ikan yang kurang menarik ataupun kurangnya pengetahuan tentang manfaat serta pentingnya menkonsumsi ikan.</p>



<p>&#8220;Di lapangan masih banyak saya temui, anak-anak malah suka jajan non ikan yang praktis tapi tidak higienis. Padahal lauk ikan itu murah, ada di mana-mana dan bisa diolah semenarik mungkin jika dimasak,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan fakta tersebut, istri Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, ini mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan gizi anak yang bisa didapatkan dari ikan. Terlebih, Dinas Perikanan bersama TP PKK terus bersinergi untuk mendorong konsumsi ikan sejak usia dini melalui edukasi Gemarikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Karena Gemarikan ini dapat dimulai dari keluarga dan lingkungan sekolah. Saya ajak ibu-ibu yang belum membiasakan memasak ikan sebagai lauk utama makanan keluarga, yuk mulai sekarang dibiasakan,&#8221; ajaknya.</p>



<p>Lebih lanjut Mela menyampaikan kepada para ibu rumah tangga, untuk bisa kreatif dalam menyajikan ikan sebagai lauk yang disukai anak-anak. &#8220;Ikan bisa diolah menjadi bakso ikan, nugget, sosis dan lainnya. Inti kegiatan Gemarikan ini, kami berharap semua ibu memahaminya sehingga anak-anak usia sekolah akan tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan cerdas,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah, menjelaskan dengan edukasi Gemarikan, maka peningkatan pengetahuan tentang pentingnya manfaat makan ikan sejak dini dapat terwujud. &#8220;Karena ikan salah satu sumber makanan tinggi zat gizi yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan, khususnya pertumbuhan dan kecerdasan anak usia sekolah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam kegiatan kali ini, ada 100 siswa sekolah dasar yang diundang. Mereka diajak makan bersama kudapan berupa bakso dan dimsum berbahan dasar ikan lokal seperti patin dan udang, serta menerima goody bag sebagai contoh hasil olahan ikan produksi kelompok pengolah dan pemasar perikanan (Poklahsar) Kabupaten Pasuruan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223298</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Luncurkan Program Gemarikan, Bupati Jember juga Salurkan Bantuan Bibit Ikan</title>
		<link>https://memontum.com/luncurkan-program-gemarikan-bupati-jember-juga-salurkan-bantuan-bibit-ikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202716</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, meluncurkan Program Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Jumat (01/12/2023) tadi. Tidak hanya itu, Bupati Hendy bersama Wabup Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman serta para OPD, juga menandatangani pakta integritas kesanggupan untuk menjalankan program ini. Bupati Hendy menjabarkan, bahwa Gemarikan akan mengajak seluruh warga Jember untuk membudayakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, meluncurkan Program Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Jumat (01/12/2023) tadi. Tidak hanya itu, Bupati Hendy bersama Wabup Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman serta para OPD, juga menandatangani pakta integritas kesanggupan untuk menjalankan program ini.</p>



<p>Bupati Hendy menjabarkan, bahwa Gemarikan akan mengajak seluruh warga Jember untuk membudayakan sarapan dengan lauk ikan. “Total karyawan Pemkab Jember ada 24.900. Mereka, nantinya akan mengajak tetangganya untuk membiasakan makan ikan guna pemenuhan gizi yang baik bagi kita semua,” jelas Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Bupati Hendy juga menambahkan bahwa Pemkab Jember melalui Dinas Perikanan, juga menyalurkan bantuan bibit Ikan Lele kepada 185 keluarga di Jember. Tujuannya, agar dibudidayakan yang nantinya ketika ikan tersebut sudah besar, bisa dijual dan juga dimakan.</p>



<p>“Gemarikan ini juga wujud ikhtiar kami dalam mencegah Problem Tumbuh Kembang (PTK). Karena protein pada ikan, itu sangat baik. Ayo budayakan Gemarikan,” ajak Bupati Hendy. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duet Bersama Ketua TP PKK Jatim, Novita Hardiny Dorong Peran Perempuan Dalam Pencegahan Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/duet-bersama-ketua-tp-pkk-jatim-novita-hardiny-dorong-peran-perempuan-dalam-pencegahan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2022 11:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[Novita Hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[peran perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardiny bersama seluruh pengurus desa, kecamatan hingga PKK Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan itu, istri Bupati Trenggalek tersebut, kembali meminta dan mendorong peran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardiny bersama seluruh pengurus desa, kecamatan hingga PKK Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, istri Bupati Trenggalek tersebut, kembali meminta dan mendorong peran perempuan dalam upaya mencegah stunting. &#8220;Agenda kita hari ini adalah sosialisasi gemar makan ikan agar masyarakat kita di Kecamatan Pule, lebih semangat lagi memvariasikan menu-menu ikan kepada anak-anak di setiap keluarga,&#8221; terang Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardiny saat dikonfirmasi, Senin (18/07/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, memang perlu ada edukasi secara masif bagi para perempuan atau ibu-ibu muda, untuk bisa meningkatkan perannya dalam sebuah keluarga. Seperti halnya, lebih semangat lagi memvariasikan menu makan ikan sebagai upaya mencegah stunting.</p>



<p>&#8220;Menurunkan angka stunting ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sedangkan untuk mencegahnya, tidak lepas dari peran seorang perempuan atau ibu dalam setiap keluarga,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Perempuan yang juga Bunda PAUD ini juga menambahkan, peran perempuan di ruang publik juga dirasa masih sangat kurang. Masih ada anggapan, bahwa perempuan adalah kelompok orang ke dua. Padahal, anggapan ini salah. Karena sebagian perempuan, mempunyai banyak potensi yang bisa berjalan seiring dengan laki laki.</p>



<p>Karenanya, tambah Novita, tentunya akan sayang bila ini tidak dioptimalkan. Perlu ada edukasi yang baik kepada ibu-ibu dan ini menurut penggiat perempuan, dibutuhkan kerja keroyokan dari semua pihak.</p>



<p>&#8220;Targetnya sendiri, penanganan stunting sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh WHO 2,5 persen untuk bebas stunting. Dan tentunya, kita akan mengejar angka bebas stunting itu,&#8221; kata ibu tiga anak ini.</p>



<p>Meskipun terlihat susah, sambungnya, namun dirinya optimis akan mengejar target yang bisa menjadi motivasi bersama. Karena, mulai dari pendekatan-pendekatan PKK, Dinas Sosial, masing-masing OPD yang ada di seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Trenggalek, bekerja sama dengan semua kader tanpa kecuali. Baik kader PKK, KB, Duta GENRe, Duta Pariwisata, semuanya telah berbondong-bondong mengkampanyekan makanan ikan.</p>



<p>&#8220;Karena memang di dalam ikan sendiri terdapat banyak gizi-gizi yang bermanfaat sebagai &#8216;booster&#8217; yang dibutuhkan oleh tubuh anak untuk tumbuh berkembang,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pemenuhan Gizi Masyarakat, Pemkot Malang Geber Sosialisasi Gemarikan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pemenuhan-gizi-masyarakat-pemkot-malang-geber-sosialisasi-gemarikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2022 13:08:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170779</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), Selasa (14/06/2022) tadi. Turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi dalam pemenuhan gizi masyarakat Kota Malang, Wali Kota Sutiaji, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Dispangtan Kota Malang, Sri Winarni. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), Selasa (14/06/2022) tadi. Turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi dalam pemenuhan gizi masyarakat Kota Malang, Wali Kota Sutiaji, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Kepala Dispangtan Kota Malang, Sri Winarni.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa kegiatan Gemarikan itu harus dilakukan secara masif dan dikemas dengan menarik. Tentunya, itu untuk pemenuhan gizi, guna menurunkan angka stunting di Kota Malang.</p>



<p>“Kandungan gizi dalam ikan itu sangat tinggi dan upaya untuk pemenuhan gizi yang murah meriah yaitu dengan Gemarikan,” ujar Wali Kota Sutiaji, saat acara Gemarikan 2022 di Imperial Kartini Building, Selasa (14/06/2022).</p>



<p>Dengan kegiatan yang dilakukan itu, Wali Kota Sutiaji berharap, bisa memperkecil angka stunting melalui pemenuhan gizi. Jika konsumsi ikan meningkat, maka pemenuhan gizi dapat terpenuhi dengan baik.</p>



<p>“Konsumsi ikan naik, pemenuhan gizi tercapai, prevalensi stunting ditekan, itu goal kita. Sehingga generasi muda di Kota Malang ini menjadi generasi emas untuk Indonesia maju,” lanjutnya.</p>



<p>Selain itu, juga dijelaskan bahwa angka konsumsi ikan (AKI) tahun 2021 di Kota Malang saat ini masih terbilang sangat rendah. Dirinya juga optimis, melalui sosialisasi yang terus digencarkan dan potensi yang dimiliki oleh Kota Malang, angka tersebut dapat ditingkatkan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>“Angka konsumsi ikan kita masih di bawah Provinsi dan Nasional. Kita hanya 36,14 kg per kapita, sedangkan Jawa Timur 42,45 kg perkapita dan tingkat Nasional sebesar 55,37 kg perkapita,” tuturnya.</p>



<p>Ketua TP PKK Kota Malang, yang juga sebagai Ketua Umum Forikan Kota Malang, Widayati Sutiaji, mengatakan jika sosialisasi seperti ini harus dilakukan. Selain itu, perlu memunculkan inovasi-inovasi dalam peningkatan konsumsi ikan.</p>



<p>“Secara presentase tadi yang disampaikan, jika Kota Malang ini masih rendah untuk mengonsumsi ikan. Maka inovasi-inovasi seperti ini kita lahirkan, minimal kita bisa menyamakan dengan tingkat Provinsi,” ucap Widayati.</p>



<p>Selain itu, dijelaskannya bahwa untuk angka stunting di Kota Malang sendiri saat ini terbilang sangat bagus. Yakni 9 persen dibawah angka stunting Nasional. Tak berhenti dicapaian tersebut, dirinya akan terus mengupayakan dalam penanganan angka stunting.</p>



<p>“Dari tahun ke tahun ada peningkatan, salah satu tujuannya ya angka stunting di Kota Malang harus tereliminasi. Alhamdulillah saat ini di Kota Malang angka stunting 9 persen,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut tak hanya menggelar sosialisasi Gemarikan saja. Melainkan, juga terdapat lomba dongeng yang bertema Makan Ikan Badan Sehat, Kuat dan Cerdas. Untuk sasaran lomba tersebut yakni diikuti oleh 20 guru paud.</p>



<p>“Harapannya mengajak guru paud ini supaya mereka bisa mensosialisasikan kepada anak-anak kita. Karena di Paud itu mereka belajar berasa bermain,” imbuhnya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gencar Kampanyekan Gemarikan, Ketua Forikan Trenggalek Berharap Bebas Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/gencar-kampanyekan-gemarikan-ketua-forikan-trenggalek-berharap-bebas-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 13:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154612</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Forikan Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, tidak kenal lelah mengkampanyekan Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan). Tidak hanya itu, istri Bupati Trenggalek, ini juga ingin mendorong Kabupaten Trenggalek, bebas stunting.&#160; Seperti yang diketahui, stunting merupakan permasalahan gagal tumbuh kembang anak. Yang mana, saat ini memang menjadi perhatian serius Pemkab Trenggalek. Terlebih, salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Forikan Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, tidak kenal lelah mengkampanyekan Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan). Tidak hanya itu, istri Bupati Trenggalek, ini juga ingin mendorong Kabupaten Trenggalek, bebas stunting.&nbsp;</p>



<p>Seperti yang diketahui, stunting merupakan permasalahan gagal tumbuh kembang anak. Yang mana, saat ini memang menjadi perhatian serius Pemkab Trenggalek. Terlebih, salah satu wilayahnya menjadi lokus dari stunting.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pansus-iii-dprd-trenggalek-matangkan-raperda-fasilitasi-penyelenggaraan-ponpes-dan-madrasah">Pansus III DPRD Trenggalek Matangkan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Pemenuhan asupan gizi menjadi point penting untuk bisa mengurangi angka stunting. Namun sayangnya, itu bukanlah satu perkara mudah, permasalahan sosial ekonomi, budaya dan faktor lainnya menjadi permasalahan yang mengganjal,&#8221; ucap Novita dalam sambutannya, Selasa (28/09/2021).&nbsp;</p>



<p>Dijelaskan ibu 3 anak ini, keberadaan Trenggalek yang tidak jauh dari laut, menjadikan kekayaan ikan yang dimiliki sangat melimpah. &#8220;Komoditas inilah yang coba ditawarkan kepada masyarakat. Karena, harganya yang fleksibel dan dapat dijangkau masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya ingin, memperjuangkan Kabupaten Trenggalek ini bebas stunting. &#8220;Ini perjuangan yang tidak mudah. Butuh kerja keras sangat serius. Terus, komitmen dari berbagai pihak, gotong royong dari berbagai pihak dari beberapa tahun yang lalu sebelum adanya pandemi,&#8221; lanjut Novita.</p>



<p>Menyadarkan masyarakat, lanjut wanita yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD ini, untuk paham betul akan nilai nilai gizi yang harus di penuhi di setiap rumah.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sehingga ada kecukupan asupan gizi untuk anak dan ini bukanlah hal yang mudah. Pertama kesadaran masyarakatnya, kemudian faktor ekonomi, kemudian ketiga budayanya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Macam-macam yang menjadi perjuangannya, adalah ajakan memakan makanan yang sehat. &#8220;Trenggalek kan kaya akan ikan, hutannya juga luas, terus ada susu etawa juga, namun kenapa kita masih memjadi locus stunting. Ini perjuangan yang keras dari kami teman teman Forikan untuk membiasakan pola anak-anak, gemar makan ikan,&#8221; tutur Novita.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ketua Forikan Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, juga kembali kampanyekan kegiatan gemar makan ikan di Trenggalek. Ada pula beberapa bantuan dari Provinsi Jawa Timur, yang diberikan kepada beberapa perwakilan ibu-ibu dari Kecamatan Suruh yang menjadi locus stunting.</p>



<p>&#8220;Harapan kami, meskipun ujian double belum lulus stunting ditambah Pandemi Covid artinya optimisme itu harus ada. Selama optimisme itu ada, dan kerja keras, gotong royong juga harus terus dilakukan maka bisa mengurangi sedikit demi sedikit angka stunting di Kabupaten Trenggalek,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Forikan Jatim, menambahkan ada pilihan untuk makan ikan dengan harga yang juga bervariasi. &#8220;Tinggal kita pilih saja mau ikan dengan harga berapa. Sedangkan ayam dan daging harganya lebih stagnan, dan ini yang menjadikan alasan saya ikut mengkampanyekan Gemarikan,&#8221; kata Arumi.</p>



<p>Setiap ikan, masih menurut istri Wagub Jatim ini, baik air tawar maupun laut terus yang murah atau mahal sama sama punya kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. &#8220;Kandungan gizinya memang tidak sama, tapi kandungan gizinya dibutuhkan tubuh,&#8221; ujar ibu 2 anak ini.</p>



<p>Salah satu penerima bantuan paket gemar ikan, Sri Rahayu mengaku sangat senang menjadi salah satu penerima manfaat bantuan. &#8220;Alhamdulillah, dapat bantuan dari Pemerintah, semoga bisa bermanfaat dan bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga saya,&#8221; papar Sri.</p>



<p>Mengajak ikut serta kedua anaknya saat menerima bantuan, Sri panggilan akrab perempuan ini, menambahkan sebenarnya makan ikan sudah menjadi suatu kebiasaan. Cuma karena jauh, ikan yang kami konsumsi mungkin berupa asapan atau reyekaan. Jarang menemukan ikan dalam kondisi segar.</p>



<p>Perempuan ini, sadar akan kandungan gizi yang dikandung ikan. Sehingga, mulai membiasakan kepada anaknya untuk suka makan ikan. 3 paket bantuan diterima perempuan ini, olahan ikan dalam bentuk kaleng, terus olahan camilan dari ikan serta ikan segar dari petani ikan yang ada di Kabupaten Trenggalek. (mil/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampanyekan Gemarikan, Novita Hardiny Ajak Masyarakat Penuhi Asupan Gizi</title>
		<link>https://memontum.com/kampanyekan-gemarikan-novita-hardiny-ajak-masyarakat-penuhi-asupan-gizi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2021 03:47:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[Novita Hardini]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad kampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha, Rabu (30/6). Kampanye ini dimaksudkan agar pemenuhan gizi bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Trenggalek terwujud. &#8220;Tujuannya tidak lain memasyarakatkan budaya gemar makan ikan guna pemenuhan asupan gizi keluarga, utamanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek &#8211;</strong> Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad kampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha, Rabu (30/6). Kampanye ini dimaksudkan agar pemenuhan gizi bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Trenggalek terwujud.</p>



<p>&#8220;Tujuannya tidak lain memasyarakatkan budaya gemar makan ikan guna pemenuhan asupan gizi keluarga, utamanya warga masyarakat Kabupaten Trenggalek,&#8221; ungkap Novita Hardiny, Rabu (30/06/2021) pagi.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK ini mengaku, kampanye Gemarikan ini dirasa perlu dilakukan. Juga untuk pembinaan keluarga utamanya dalam rangka pemenuhan gizi keluarga dalam mencegah gagal tumbuh kembang anak akibat stunting. &#8220;Mari memasukkan menu ikan dalam daftar makan setiap hari. Tujuannya untuk pemenuhan kecukupan asupan gizi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut istri Bupati Trenggalek ini mengungkapkan, setiap hari pemenuhan gizi keluarga di Trenggalek itu sudah cukup. Akan tetapi, hal itu bisa lebih ditingkatkan.</p>



<p>&#8220;Yang kita tau bahwa Trenggalek merupakan salah satu daerah penghasil ikan. Produktifitas ikan juga semakin naik dari tahun ke tahun, namun konsumsi ikan oleh masyarakat masih dirasa kurang,&#8221; jelas Novita.</p>



<p>Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk melakukan gerakan ajakan memasyarakatkan memakan ikan di daerahnya. Selain murah dan terjangkau, gizi ikan dirasa cukup memenuhi kebutuhan gizi keluarga.</p>



<p>&#8220;Apalagi dimasa Pandemi Covid 19 seperti ini, selain kepatuhan protokol kesehatan pemenuhan gizi yang baik juga menjadi faktor pendukung terjaganya imunitas tubuh,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Dalam kampanye Gemarikan ini, Ketua Forikan Kabupaten Trenggalek tersebut membagikan sejumlah paket olahan ikan kepada masyarakat. Paket olahan ikan sendiri disediakan Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek. Perlu diketahui, olahan ikan sendiri menjadi pilihan yang tepat dan cara lain memakan ikan dalam bentuk makanan lain. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arumi Bachsin Dardak Galakkan Kampanye Gemar Makan Ikan untuk Kurangi Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/arumi-bachsin-dardak-galakkan-kampanye-gemar-makan-ikan-untuk-kurangi-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 May 2021 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur terus mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dimasa pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Dalam kesempatan Selasa (25/04) tadi, giliran istri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, yang mengkampanyekan Gemarikan di Kabupaten Situbondo, dan dipusatkan di Pendopo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur terus mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dimasa pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Dalam kesempatan Selasa (25/04) tadi, giliran istri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, yang mengkampanyekan Gemarikan di Kabupaten Situbondo, dan dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Kampanye Gemarikan ini, terus dilakukan dalam rangka juga menanggulangi dampak Covid-19 di daerah rawan stunting (gizi buruk). &#8220;Saat pandemi ini, mari kita terus mengkonsumsi ikan sebagai lauk pauk sehari-hari. Karena ikan sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh,&#8221; ujar istri Wagub Jatim, yang juga Ketua Forikan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/19-pasar-takjil-di-kota-malang-disampling-dinkes-temukan-99-persen-sampel-terkontaminasi-bakteri">19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, ikan yang harus dikonsumsi, tidak harus ikan mahal. Namun, banyak jenis ikan dengan harga terjangkau tapi nilai gizinya tinggi. Dengan begitu tidak akan membebani keuangan keluarga. Contohnya ikan patin yang kandungan omega 3nya sangat baik bagi kesehatan jantung dan otak,&#8221; bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan, hari ini adalah kegiatan Forikan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, mendatangi salah satu daerah status stunting di Situbondo, khususnya di Kecamatan Kapongan. Tujuannya, untuk memberikan bantuan pangan berupa ikan, walapun sebenarnya letak geografisnya Situbondo terhampar lautan sepanjang kurang lebih 150 kilometer.</p>



<p>&#8220;Belum tentu masyarakatnya terbiasa gemar makan ikan. Sehingga, salah satu upaya dengan Forikan kali ini mengkampanyekan di daerah sini. Dengan harapan, angka prevalensi stunting di Situbondo dapat diminimalisir,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Masih menurut Ketua Forikan, angka prevalensi di Situbondo cukup tinggi 25 sampai 26 persen dan saat ini sudah turun sampai 12 persen. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa, sehingga kita harus memperbaiki yang ada, yaitu balita-balita dengan prevalensi serendah-rendahnya dan juga mencegah dengan cara remaja-remaja putrinya diberi gizi yang baik ketika hamil, juga ibu-ibu hamil harus dilakukan pemantauan gizi.</p>



<p>“Sehingga anak-anaknya akan terpantau juga perkembangan gizinya,&#8221; pesan Arumi Bachsin.<br>Sementara Ketua Forikan Kabupaten Situbondo, Hj Jumaati Karna Suswandi, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Sophsn Efendi, mengucapkan terimakasih kepada Ketua TP PKK Prov Jatim yang sekaligus juga Ketua Forikan Jatim yang telah memfasilitasi kegiatan kampanye gemarikan di Kecamatan Kapingan.</p>



<p>“Juga memberi bantuan paket produk perikanan yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam upaya mengurangi angka stunting,” tutur Jumaati.</p>



<p>Tidak hanya itu saja yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Hj Jumaati Karna Suswandi. Menurutnya, kegiatan kampanye Gemarikan ini ditempatkan di Kecamatan Kapongan, karena berdasar pertimbangan capaian bulan timbang pada Agustus 2020 di Kecamatan Kapongan mempunyai kasus stunting tertinggi se Kabupaten Situbondo, yaitu sebesar 22,05 persen atau sebanyak 382 balita.</p>



<p>Namun sudah terjadi penurunan pada bulan timbang februari 2021 sebesar 14,09 persen atau sebanyak 266 balita kasus stunting. Jumaati juga menyebutkan kondisi stunting di Kabupaten Situbondo berdasarkan dari hasil survey status gizi balita Indonesia tahun 2019 prevalensi stunting di Kabupaten Situbondo sebesar 26,74 persen yang masih dibawah dari prevalensi Jawa Timur, yaitu 26,86 persen dan prevalensi nasional sebesar 27, 67 persen.</p>



<p>Berdasar hasil bulan timbang pada agustus 2020 kabupaten Situbondo mempunyai prevalensi stunting 12,55 persen atau sebanyak 4.190 balita yang mengalami stunting terjadi penurunan kasus stunting dengan melaksanakan program-program percepatan penurunan stunting di Situbondo. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Gemar Makan Ikan, KKP RI Salurkan 500 Paket Produk Olahan Ikan</title>
		<link>https://memontum.com/ajak-gemar-makan-ikan-kkp-ri-salurkan-500-paket-produk-olahan-ikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2021 13:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kkp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137379</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kantor Hasan Aminuddin Center, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Minggu (21/03) tadi. Tujuannya, untuk meningkatkan konsumsi ikan bagi masyarakat sehingga sehat dan berkualitas dalam kehidupan. Safari Gemarikan ini, dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (<a href="https://memontum.com/tag/kkp">KKP</a>) RI menggelar Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (<a href="https://memontum.com/tag/gemarikan">Gemarikan</a>) di Kantor Hasan Aminuddin Center, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Minggu (21/03) tadi.</p>



<p>Tujuannya, untuk meningkatkan konsumsi ikan bagi masyarakat sehingga sehat dan berkualitas dalam kehidupan.</p>



<p>Safari Gemarikan ini, dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin, M.Si beserta Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI, Artati Widiarti, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, sebanyak 500 paket produk olahan berbahan dasar ikan, disalurkan bagi masyarakat di Kecamatan Dringu, khususnya masyarakat yang terdampak banjir kiriman beberapa waktu yang lalu.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136658-khawatir-banjir-susulan-puluhan-warga-di-dua-desa-probolinggo-pilih-bertahan-di-pengungsian">Khawatir Banjir Susulan, Puluhan Warga di Dua Desa Probolinggo Pilih Bertahan di Pengungsian</a></strong></p>



<p>Lima desa yang terdampak berkesempatan menerima paket tersebut. Yaitu, Desa Dringu, Desa Kedungdalem, Desa Kalirejo, Desa Pabean dan Desa Kalisalam.</p>



<p>Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI, Artati Widiarti, menjelaskan kegiatan ini memiliki tujuan tertentu yaitu meningkatkan konsumsi ikan khususnya pada anak-anak. Sehingga, agar supaya dapat meningkatkan kecerdasan pada anak.</p>



<p>“Untuk mengatasi tingginya gangguan pertumbuhan anak karena stunting atau tengkes dan kekurangan gizi kronis anak. Dari data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 secara nasional prevalensi balita tengkes mencapai 30,8 persen dan haruslah segera diatasi. Dari 30,8 persen itu artinya bukan hanya kondisi fisik tubuh yang kecil atau kerdil, akan tetapi tingkat kecerdasannya berkurang dan kurang tangkas yang disebabkan kekurangan gizi kronis,” katanya.</p>



<p>Kalau menurut data Tengkesdas di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 27,67 persen. Angka tersebut masih diatas dari batas toleransi yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia sebesar 20 persen.</p>



<p>“Jadi secara nasional masih tinggi. Perlu kerjasama para semua pihak untuk mengatasinya,” tuturnya.</p>



<p>Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin, M.Si, yang membidangi permasalahan perikanan dan kelautan menyampaikan program ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kita yaitu tentunya kesehatan anak.</p>



<p>“Program ini selalu ditingkatkan dan dapat membantu perkembangan serta meningkatkan kesehatan masyarakat,” terang Hasan. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137379</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perangi Stunting KKP Luncurkan Program Gemarikan</title>
		<link>https://memontum.com/perangi-stunting-kkp-luncurkan-program-gemarikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 16:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kelautan dan Perikana]]></category>
		<category><![CDATA[Embung]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta – Program edukasi dan pembagian paket ikan beserta olahannya akan menyasar 112 kabupaten atau kota yang tersebar 21 provinsi di Indonesia dan yang akan berlangsung mulai Maret hingga Juli 2021. Program ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang bermitra dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> – Program edukasi dan pembagian paket ikan beserta olahannya akan menyasar 112 kabupaten atau kota yang tersebar 21 provinsi di Indonesia dan yang akan berlangsung mulai Maret hingga Juli 2021. Program ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang bermitra dengan Komisi IV DPR RI.</p>



<p>Dengan kembali meluncurkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).</p>



<p>&#8220;Sasaran kita 56 ribu orang, yang terdiri kelompok target penanganan stunting yaitu ibu hamil atau menyusui, anak balita, remaja putri usia produktif, dan masyarakat rawan gizi lainnya,&#8221; kata Dirjen PDSPKP, Artati Widiarti, Rabu (03/03).</p>



<p>Artati mengungkapkan, bahwa ikan menjadi salah satu sumber asupan pangan kaya protein dan Omega 3. Karena itu, ikan sangat relevan untuk mendukung program prioritas penanganan stunting.</p>



<p>Selain itu, dia menyebut Safari Gemarikan di daerah menjadi langkah pemerintah untuk mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) nasional.</p>



<p>Terkait dengan angka konsumsi ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah menetapkan target konsumsi ikan masyarakat Indonesia, pada tahun 2024 mencapai 62,05 kg/kapita.</p>



<p>Safari Gemarikan dimulai dari Provinsi Aceh. Terlebih prevalensi stunting di Provinsi Aceh masih cukup tinggi, yakni 37% (Riskesdas 2018). Bahkan di Kabupaten Aceh Tenggara, jumlah bayi 0-23 bulan yang menderita stunting mencapai 23,16%.</p>



<p>Totalnya, sebanyak 1000 paket berisi olahan ikan seperti ikan tuna kaleng, abon ikan, kerupuk ikan, dimsum udang, dan bakso ikan yang diambil dari UMKM setempat dibagikan kepada warga Aceh Tenggara.</p>



<p>&#8220;Protein tinggi yang terkandung dalam ikan dapat mencegah stunting (gagal tumbuh) pada anak-anak,” ujar Direktur Usaha dan Investasi, Catur Sarwanto.</p>



<p>Sehari berselang, Safari Gemarikan berlanjut ke Sumatera Barat (Sumbar). Adapun Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, Trisna Ningsih, yang hadir langsung di acara memastikan, di Sumbar, KKP menyerahkan 1.000 paket secara simbolis kepada perwakilan penerima dari 6 kabupaten atau kota.</p>



<p>Provinsi Sumatera Barat, termasuk dalam provinsi dengan angka prevalensi stunting yang cukup tinggi. “Hal ini menyebabkan 5 kabupaten, kota menjadi lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi pada tahun 2020 yaitu Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kabupaten 50 Kota, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kota Padang,” terang Trisna Ningsih.</p>



<p>Rencananya, paket Gemarikan akan didistribusikan kepada masyarakat di 11 kabupaten, kota yaitu Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman.</p>



<p>Paket tersebut, berisi 1.364 ton ikan atau olahan ikan diantaranya ikan tuna beku, rendang tuna, abon tuna, bakso ikan dan pempek. Trisna Ningsih menyebutkkan, program Gemarikan ini tak hanya bermanfaat bagi penerima melainkan juga membantu penyerapan produksi dan menjaga keberlanjutan pelaku usaha dan UMKM setempat.</p>



<p>&#8220;Tuna dipilih, karena Sumatera Barat merupakan salah satu sentra penghasil ikan tuna, dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Sebagai gambaran, dalam 100 gr ikan tuna mengandung protein 23,4 gr, lebih tinggi dibandingkan ikan kembung (21,4 gr), ikan kakap (20,5 gr), bahkan ikan salmon (19,9 gr),&#8221; jelas Trisna. Sebagai informasi, Kampanye Gemarikan di Sumatera Barat dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR Dr. Hermanto, S.E., M.M, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu mewakili KKP, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, dan lurah atau camat setempat. <strong>(hms/kkp/aye/ed2).</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135949</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
