<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gigi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gigi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Sep 2022 09:56:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gigi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri HKGN 2022, Wabup Jombang Tekankan Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-hkgn-2022-wabup-jombang-tekankan-pentingnya-menjaga-kesehatan-gigi-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2022 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[HKGN]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175148</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2022, sejumlah dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Jombang, menggelar serangkaian kegiatan sosialisasi di MI (madrasah ibtidaiyah) Bahrul Ulum Tambakberas Kabupaten Jombang, Senin (12/09/2022) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia&#8217;, para dokter ini mengajak gosok gigi bersama dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2022, sejumlah dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Jombang, menggelar serangkaian kegiatan sosialisasi di MI (madrasah ibtidaiyah) Bahrul Ulum Tambakberas Kabupaten Jombang, Senin (12/09/2022) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia&#8217;, para dokter ini mengajak gosok gigi bersama dan menggelar penyuluhan kesehatan gigi serta santunan kepada anak yatim.</p>



<p>Adanya kegiatan ini, pun menarik antusias sejumlah siswa MI. Sebab, selain mengetahui cara merawat gigi dengan baik, para siswa ini juga bisa bertemu dengan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, yang turut hadir bersama Asisten III Kabupaten Jombang, Subandriyah dan Kepala Dinas Kesehatan, Budi Nugroho.</p>



<p>Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, mengatakan bahwa peringatan HKGN ini merupakan ruang sosialisasi kepada siswa sekolah tingkat dasar sederajat, tentang pentingnya perawat dan menjaga kesehatan gigi. &#8220;Permasalahan penyakit gigi sering kali disepelekan, padahal itu memegang peran yang luar biasa dalam kesehatan. Kami berharap, sosialisasi sejak dini ini bisa terus berkelanjutan supaya terbentuk generasi yang sehat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditempat sama, Kepala Dinas Kesehatan, Budi Nugroho, juga menyampaikan mengenai pentingnya menjaga gigi sejak dini. &#8220;Persoalan gigi ini harus dijaga mulai usia dini yaitu ketika umur 2 tahun. Caranya, salah satunya dengan asupan makanan yang bagus,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PDGI Kabupaten Jombang, drg Dyah Suharti, menjelaskan bahwa peringatan HKGN dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dengan melaksanakan sikat gigi bersama serta santunan anak yatim di tingkat Sekolah Dasar (SD). &#8220;Kesehatan gigi ini sebuah hal yang penting, karena rentan terkena infeksi. Melalui kegiatan sikat gigi bersama ini diharapkan tingkat kariesnya akan menurun. Hal ini, sejalan dengan program pemerintah bebas karies tahun 2030. Sampai saat ini persentase karies gigi di Indonesia masih sekitar 60 persen-70 persen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kegiatan sikat gigi bersama di Kabupaten Jombang, ini diikuti sekitar 4 ribu siswa yang tersebar di 34 titik. &#8220;Kegiatan sikat gigi bersama ini juga digelar di beberapa di titik, yang juga di bimbing oleh dokter gigi serta perawat gigi dari Puskesmas wilayah masing-masing,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175148</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puskesmas Arjuno Kota Malang Gelar Penyuluhan Gigi dan Mulut untuk Anak Prasekolah</title>
		<link>https://memontum.com/puskesmas-arjuno-kota-malang-gelar-penyuluhan-gigi-dan-mulut-untuk-anak-prasekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Aug 2022 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Puskesmas Arjuno, mengadakan Penyuluhan Gigi dan Mulut Anak Prasekolah di TK Muslimat NU 40, Kidul Dalem, Rabu (31/08/2022) tadi. Hal ini dilakukan, sebagai edukasi sejak dini tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Pelaksanaan sendiri digelar, setelah selama sekitar dua tahun, hanya dilaksanakan secara online dengan mengirimkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Puskesmas Arjuno, mengadakan Penyuluhan Gigi dan Mulut Anak Prasekolah di TK Muslimat NU 40, Kidul Dalem, Rabu (31/08/2022) tadi. Hal ini dilakukan, sebagai edukasi sejak dini tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut.</p>



<p>Pelaksanaan sendiri digelar, setelah selama sekitar dua tahun, hanya dilaksanakan secara online dengan mengirimkan foto gigi. Karenanya, kini dilakukan dengan pemeriksaan secara langsung ke TK dan PAUD.</p>



<p>Dokter Gigi Puskesmas Arjuno, drg Indra Ratna Sari, yang terjun langsung dengan memeriksa kesehatan gigi sekitar 25 siswa siswi TK Muslimat NU 40, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pemeriksaan gigi kepada anak TK/PAUD. Serta, memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian edukasi.</p>



<p>“Di puskesmas ada program untuk anak sekolah. Termasuk, untuk anak-anak balita, PAUD dan TK. Di sini, puskesmas mengedukasi dari promotif dan preventifnya sebagai pendekatan utama. Pertama, kita memberikan edukasi cara sikat gigi yang baik dan kemudian makanan yang sehat untuk anak-anak serta lainnya,” terang dr Indra.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, bahwa banyak yang menganggap sederhana mengenai kesehatan gigi dan mulut. Padahal, hal ini sebenarnya adalah inti dari semua kesehatan, karena dari rongga mulut itu awal dari kesehatan. Sehingga, kesehatan gigi dan mulut penting untuk selalu dijaga karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.</p>



<p>“Apabila kesehatan gigi dan mulut anak-anak sudah terganggu, maka nantinya dapat berdampak ke aktivitas lain. Seperti, dapat menyebabkan tengganggunya asupan gizi hingga tidak mau makan. Kalau gizi terganggu, maka nanti bisa memengaruhi konsentrasi belajar anak-anak serta kecerdasan,” paparnya.</p>



<p>Karenanya, tambah dr Indra, sedini mungkin harus ada edukasi terkait kesehatan gigi dan mulut. Selain edukasi langsung ke sekolah-sekolah, puskesmas juga memberikan edukasi kepada ibu-ibu Balita di posyandu. Karena usia tumbuh gigi anak, dimulai usia 6 bulan. Sehingga, sudah harus ada pengenalan untuk kebersihan gigi dan mulut.</p>



<p>“Nanti kalau gigi sudah tumbuh lengkap, kemudian dikenalkan untuk pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Jadi, paling tidak ketakutan ke dokter gigi bisa diminimalkan karena rata-rata anak takut kalau ke dokter gigi. Sehingga, kami juga menggunakan pendekatan dengan merangkul dan memberi kepercayaan pada anak-anak bahwa dokter gigi tidak menakutkan,” ungkapnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, dr Indra juga menjelaskan bahwa untuk pemeriksaan rutin, minimal enam bulan sekali. Sedangkan untuk kegiatan penyuluhan gigi dan mulut anak prasekolah, dilaksanakan dua kali setahun pada bulan pemberian vitamin A yaitu Februari dan Agustus di wilayah kerja puskesmas masing-masing. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aksa Dental Care, Solusi untuk Rehabilitatif dan Rekonstruktif Gigi di Malang</title>
		<link>https://memontum.com/aksa-dental-care-solusi-untuk-rehabilitatif-dan-rekonstruktif-gigi-di-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2022 03:04:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[rekonstruktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162755</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang sekarang punya pusat rehabilitatif dan rekonstruktif gigi, dengan hadirnya Aksa Dental Care di kawasan Ruko WOW Sawojajar. Bedanya dengan klinik gigi pada umumnya, perawatan di Aksa Dental Care tidak hanya mengarah ke estetik, namun fokus pada pengembalian fungsi-fungsi gigi dan rongga-rongga mulut. &#8220;Kami ingin menghadirkan pusat rehabilitatif dan rekonstruktif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang sekarang punya pusat rehabilitatif dan rekonstruktif gigi, dengan hadirnya Aksa Dental Care di kawasan Ruko WOW Sawojajar. Bedanya dengan klinik gigi pada umumnya, perawatan di Aksa Dental Care tidak hanya mengarah ke estetik, namun fokus pada pengembalian fungsi-fungsi gigi dan rongga-rongga mulut.</p>



<p>&#8220;Kami ingin menghadirkan pusat rehabilitatif dan rekonstruktif gigi yang pertama di Malang. Jadi, perawatan di sini tidak hanya agar cantik tapi juga mengembalikan fungsi gigi sebagaimana mestinya,&#8221; terang Owner Aksa Dental Care, Hendito, Hardika dan Andrawina Aisyah Dewanti.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tidak bisa dipungkiri, saat ini umumnya pasien datang ke doker gigi, ketika mengalami masalah atau sudah merasakan sakit. Padahal semestinya, untuk merawat gigi tidak perlu menunggu ada kerusakan.</p>



<p>&#8220;Tetapi tindakan preventif sebenarnya juga tidak kalah penting,&#8221; seru Wina-sapaan akrab Andrawina.</p>



<p>Dokter gigi lulusan Universitas Brawijaya ini berharap, hadirnya Aksa Dental Care, diharapkan sekaligus juga bisa mengedukasi masyarakat akan pentingnya memperhatikan kesehatan gigi dan rongga mulut.</p>



<p>Apalagi, ada promo menarik bakal diberikan di awal pembukaan Aksa Dental Care. Mulai dari promo tambal gigi, scalling, bleaching dan tentunya konsultasi gratis dengan pakar.</p>



<p>Demi pelayanan optimal, ada empat dokter gigi dan satu dokter spesialis bedah mulut yang bertugas di Aksa Dental Care. Sementara untuk jam pelayanan pasien, dilakukan mulai pukul 09.00 hingga 21.00. <strong>(*/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162755</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dr Umar Usman dan Tim Medis RSUD Kota Malang, Imbau Jaga Kesehatan Gigi Anak dengan Asupan Gizi Berimbang</title>
		<link>https://memontum.com/dr-umar-usman-dan-tim-medis-rsud-kota-malang-imbau-jaga-kesehatan-gigi-anak-dengan-asupan-gizi-berimbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 15:23:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=91253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjaga kesehatan gigi pada anak hendaknya dilakukan sejak dini. Bahkan akan lebih bagus saat tumbuh gigi pertama pada anak, yakni pada anak yang berusia sekitar 8 bulan, sang anak sudah mulai dikenalkan kepada dokter gigi untuk diperiksakan kesehatan giginya. Hal itu, juga dimaksudkan agar sang anak terbiasa untuk peduli pada kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Menjaga kesehatan gigi pada anak hendaknya dilakukan sejak dini. Bahkan akan lebih bagus saat tumbuh gigi pertama pada anak, yakni pada anak yang berusia sekitar 8 bulan, sang anak sudah mulai dikenalkan kepada dokter gigi untuk diperiksakan kesehatan giginya. Hal itu, juga dimaksudkan agar sang anak terbiasa untuk peduli pada kesehatan giginya.</p>
<p>&#8220;Jadi kenapa lebih baik jika sang anak diperiksakan kesehatan giginya saat pertama tumbuh gigi, yaitu sekitar usia 8 bulan hingga usia 1 tahun, itu dimaksudkan agar anak terbiasa menjaga kesehatan giginya. Kalau sang anak dibawa ke dokter gigi hanya saat sakit, yang jelas seorang anak akan takut dan kebanyakan tidak mau. Dari situ kan sang anak dan orang tua juga memiliki pemahaman lebih terkait kesehatan gigi pada anak,&#8221; jelas Spesialis Kesehatan Gigi Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, drg. Hesty Muharini, Sp. KGA</p>
<p><div id="attachment_91256" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-91256" decoding="async" class="size-full wp-image-91256" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Kepala RSUD Kota Malang, dr Umar Usman" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_0279.JPG1_.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-91256" class="wp-caption-text"><strong>Kepala RSUD Kota Malang, dr Umar Usman</strong></p></div></p>
<p>Selain itu menurutnya, salah satu langkah awal untuk menjaga kesehatan gigi pada anak yaitu dengan tidak mengenalkan makanan yang terlalu banyak mengandung manis. Hesty menyebut, saat ini juga masih banyak orang tua yang masih menjadikan makanan yang banyak mengandung manis seperti permen dan coklat kepada sang anak.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kalau tidak dikenalkan anak-anak itu tidak akan kenal kok. Nanti yang dikhawatirkan jika jadi kebiasaan, nanti sang anak yang lama-lama minta. Sebenarnya anak-anak akan kenal permen dan coklat saat memasuki masa sekolah, dan itu juga kurang baik untuk kesehatan gigi jika terlalu banyak. Kondisi itu akan lebih parah jika sejak usia dua tahun sudah kenal dan suka permen atau cokelat, karena bisa jadi kebiasaan,&#8221; terang Hesty.</p>
<p>Lebih lanjut Hesty menjelaskan, seorang anak mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung manis dan gula hingga menjadi kebiasaan, dikhawatirkan hal itu juga yang nantinya semakin menyulitkan saat perawatan.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah menjadi kebiasaan, akan menyulitkan perawatan. Bahkan kalau gigi berlubang lalu ditambal sebagus apapun, kalau diet gulanya terlalu tinggi, maka tembelannya juga rawan bocor lagi, atau infeksinya semakin dalam,&#8221; tutur Hesty.</p>
<p>Oleh karena itu, ia menyarankan, para orang tua hendaknya lebih baik melakukan pencegahan pada hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan gigi pada anak.</p>
<p>&#8220;Jadi sudah jelas kalau menambal pun, pada anak akan lebih susah, kalau orang tua kan lebih mudah diarahkan, kalau anak-anak kan pasti lebih susah. Makanya lebih disarankan untuk mencegah dengan diet yang benar dan sikat gigi tadi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, yang perlu diperhatikan oleh para orang tua adalah konsumsi susu pada anak, baik itu susu formula maupun Air Susu Ibu (ASI). Ia meyebut, saat ini masih banyak ibu yang salah persepsi terkait pemberian ASI pada sang anak, yaitu dengan memberikan ASI yang membuat susu ibu terlalu lama berada dalam mulut sang anak.</p>
<p>&#8220;Kadang kan ada ibu-ibu yang gitu, mentang-mentang ASI, anaknya dibiarkan ngempeng semalaman, itu kan juga kurang baik, pasalnya ASI pun juga mengandung gula. Jadi kalau selesai minum juga harus dilepas, botol susu pun juga begitu,&#8221; urai Hesty.</p>
<p>Untuk itu, ia menyarankan demi menjaga kesehatan gigi, sang anak bisa diberi asupan makanan dengan gizi yang berimbang, seperti buah dan sayur. Selain itu juga disarankan untuk tidak memberi makanan yang terlalu lembek pada sang anak. Hal itu dimaksudkan agar rahang sang anak juga terlatih dan bisa berfungsi secara optimal</p>
<p>&#8220;Selain makanan yang seimbang, anak juga jangan diberi makanan yang terlalu lembek, karena kalau tidak dilatih untuk mengunyah rahangnya tidak bisa tumbuh optimal. Kalau rahangnya kecil dan giginya tumbuh dengan ukuran dewasa, giginya akan berjejal dna kurang rapi,&#8221; jelas Hesty.</p>
<p>Untuk itu, Ia mengimbau kepada para orang tua, untuk tidak ragu memeriksakan sang anak pada dokter gigi tiga bulan sekali hingga usia 10-12 tahun. Hal itu dikarenakan pada masa pertumbuhan hingga anak berusia 12 tahun gigi seorang anak masih belum gigi tetap.</p>
<p>&#8220;Jadi beda dengan orang dewasa yang sudah gigi tetap. Kalau untuk anak hingga usia 10-12 tahun masih harus 3 bulan sekali. Kalau untuk sekedar kontrol bisa cek ke dokter gigi terdekat, dan itu tidak harus ke spesialis, di Puskesmas juga bisa dan gratis,&#8221; pungkasnya. <strong>(gim/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Gigi Berlubang Dengan Periksa Gigi 6 Bulan Sekali</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-gigi-berlubang-dengan-periksa-gigi-6-bulan-sekali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2019 11:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91059-cegah-gigi-berlubang-dengan-periksa-gigi-6-bulan-sekali/</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; RSUD Kota Malang yang dipimpin dr Umar Usman senantiasa memberikan pendidikan ke masyakat tentang arti penting menjaga kesehatan gigi. Karena itulah dr Umar dan tim medisnya tak bosan memberikan imbauan ke masyarakat Malang. Gigi berlubang merupakan masalah yang sering menimpa seseorang. Namun sayangnya, masih banyak yang belum menyadari bahwa gigi berlubang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; RSUD Kota Malang yang dipimpin dr Umar Usman senantiasa memberikan pendidikan ke masyakat tentang arti penting menjaga kesehatan gigi. Karena itulah dr Umar dan tim medisnya tak bosan memberikan imbauan ke masyarakat Malang.</p>
<p>Gigi berlubang merupakan masalah yang sering menimpa seseorang. Namun sayangnya, masih banyak yang belum menyadari bahwa gigi berlubang merupakan awal dari permasalahan pada sakit gigi yang biasa dikeluhkan oleh banyak orang.</p>
<p><div id="attachment_91062" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91062" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190825-WA0191-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Spesialis Konservasi Gigi RSUD Kota Malang drg. Wiedianto Suwarsono, Sp. KG" width="650" height="366" class="size-full wp-image-91062" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190825-WA0191-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190825-WA0191-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190825-WA0191-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190825-WA0191-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91062" class="wp-caption-text"><strong>Spesialis Konservasi Gigi RSUD Kota Malang drg. Wiedianto Suwarsono, Sp. KG</strong></p></div></p>
<p>Salah satu spesialis Konservasi Gigi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang drg. Wiedianto Suwarsono, Sp. KG menjelaskan, lubang pada gigi terdapat tiga bagian sesuai dengan susunan gigi. Yakni lapisan gigi terluar atau biasa disebut email gigi, lapisan dentint, lalu pulpa atau ruang syaraf.</p>
<p>&#8220;Kalau lubang masih berada pada email gigi (lapisan terluar) biasanya masih tidak terasa sakit. Dan kebanyakan orang cenderung beranggapan bahwa kalau tidak terasa sakit berarti ya tidak sakit. Padahal jika email gigi sudah berlubang, itu sudah bermasalah. Lalu jika lubang sudah sampai pada dentint, itu biasanya gigi rasanya mulai sensitif, apalagi kalau ada rasa hangat atau dingin, nah itu gigi akan lebih sensitif. Nah kalau sudah mencapai ruang syaraf atau pulpa, itu yang biasanya sampai terasa cekot-cekot, perawatannya harus lebih dalam, kompleks dan yang pasti lebih lama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, ia juga menjelaskan, gigi berlubang itu disebabkan adanya asam yang berasal karbohidro yang terfermentasi di dalam mulut. Sedangkan karbohidro sendiri berasal dari sisa makanan di dalam mulut atau di sela gigi yang tidak segera dibersihkan hingga terfermentasi.</p>
<p>&#8220;Jadi makanan manis, gula dan lainnya yang menjadi sisa di dalam mulut atau di sela gigi yang tidak segera dibersihkan akan terfermentasi dan menjadi asam. Lha asam itu yang melarutkan lapisan yang ada pada gigi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara untuk gigi seseorang yang sudah terlanjur berlubang, ia mengtakan, biasanya masih akan diupayakan untuk mempertahankan sisa gigi yang masih ada, meskipun hanya tinggal setengah bagian. Untuk selanjutnya dapat dilakukan penambalan gigi.</p>
<p>Penambalan pada gigi sendiri dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi gigi untuk mengunyah, selain itu juga untuk menguatkan struktur gigi yang lain.</p>
<p>&#8220;Karena jika sudah kehilangan satu gigi, gigi yang lain cenderung geser. Jadi kalau untuk gigi berlubang separah apapun, kalau dilihat masih ada ruang yang memungkinkan untuk tambalan itu ditempel, akan dilakukan penambalan terlebih dahulu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk itu, dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, ia menyarankan agar setiap orang mau untuk secara rutin memeriksakan giginya setiap enam bulan sekali.</p>
<p>&#8220;Kalau sikat gigi rutin saya rasa itu sudah menjadi kebiasaan orang modern saat ini ya, sikat gigi dua kali dalam sehari kan sudah jadi protapnya. Kalau untuk pemeriksaan gigi, itu saya rasa wajib, karena saat ini akses kesehatan sudah sangat mudah,&#8221; pungkasnya. <strong>(kik/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91059</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
