<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jatuh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jatuh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jul 2024 10:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jatuh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Jatuh, Seorang Mahasiswa di Kota Malang Ditemukan Tergeletak di Bawah Jembatan Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-jatuh-seorang-mahasiswa-di-kota-malang-ditemukan-tergeletak-di-bawah-jembatan-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tergeletak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211759</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang laki-laki diketahui berinisial AHM (19), mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis, salah satu PTN di Kota Malang, asal Bekasi yang kos di kawasan Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ditemukan tergeletak di bibir Sungai Bratas di bawah Jembatan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (13/07/2024) sekitar pukul 08.30. Belum diketahui pasti, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang laki-laki diketahui berinisial AHM (19), mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis, salah satu PTN di Kota Malang, asal Bekasi yang kos di kawasan Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ditemukan tergeletak di bibir Sungai Bratas di bawah Jembatan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (13/07/2024) sekitar pukul 08.30.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa penyebab korban sampai berada di bawah Jembatan Soekarno-Hatta. Hanya saja, saat ini korban sudah dilarikan ke IGD RSSA Malang dan diduga korban terjatuh sehingga sampai mengalami patah pada bagian pinggang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pagi itu seorang pengendara kendaraan di kawasan Jembatan Soekarno-Hatta, mengetahui korban tergeletak di bawah jembatan. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi.</p>



<p>Petugas PMK Kota Malang dan sejumlah relawan, juga sudah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Untuk menuju ke lokasi, medannya sendiri cukup sulit dan terjal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sampai di lokasi, tim melakukan identifikasi medan untuk mencari cara evakuasi yang paling memungkinkan. Setelah melakukan koordinasi, tim melakukan evakuasi melalui akses jalan perkampungan penduduk,&#8221; kata Kepala PMK Kota Malang, Agoes Soebekti.</p>



<p>Kerja keras petugas PMK dan tim relawan membuahkan hasil, untuk kemudian korban berhasil diberikan pertolongan. Saat itu, kondisi korban cukup lemah dan tidak mampu untuk berdiri.</p>



<p>&#8220;Tim medis melakukan penanganan pertama kepada korban, selanjutnya kami dan tim relawan melakukan evakuasi melalui jalur sungai hingga korban berhasil dibawa ke RSSA Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Petugas Polsekta Lowokwaru masih terus melakukan penyelidikan. Belum diketahui pasti, bagaima korban bisa tergeletak di bawah Jembatan Soekarno-Hatta atau ada penyebab lain. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data-data.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo, mengatakan bahwa awalnya Polantas yang tengah bersiaga di Pos Lantas Universitas Brawijaya (UB) mendapat laporan dari warga tentang adanya orang terjatuh di bibir Sungai Brantas, sekitar pukul 08.30. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Terkait juga kronologisnya bagaimana, orang ini sampai ada di sungai. Saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke RSSA. Nanti akan dicek di RSSA apa saja lukanya,&#8221; ujar Kompol Anton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tolak Gunakan Tali Pengaman, Pria di Probolinggo Jatuh dan Meninggal di Dalam Sumur</title>
		<link>https://memontum.com/tolak-gunakan-tali-pengaman-pria-di-probolinggo-jatuh-dan-meninggal-di-dalam-sumur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Terjatuh ke Sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nasib nahas menimpa Shoheh (60), warga Dusun Triwungan, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Problinggo. Korban meninggal dunia saat memperbaiki mesin pompa air atau Sanyo di dalam sumur tua di Desa Satrean, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/05/2023) tadi. Kapolsek Maron, Iptu Agus Supriyanto, mengatakan bahwa korban awal mulanya diminta oleh Agus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nasib nahas menimpa Shoheh (60), warga Dusun Triwungan, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Problinggo. Korban meninggal dunia saat memperbaiki mesin pompa air atau Sanyo di dalam sumur tua di Desa Satrean, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/05/2023) tadi.</p>



<p>Kapolsek Maron, Iptu Agus Supriyanto, mengatakan bahwa korban awal mulanya diminta oleh Agus Wijaya, untuk memperbaiki Sanyo miliknya karena rusak. Saat mau memperbaiki, korban sempat menolak untuk mengenakan tali pengaman di badannya dengan alasan sudah berpengalaman.</p>



<p>&#8220;Sebelum memperbaiki ini sudah disarankan untuk pakai tali pengaman. Namun, korban menolak. Setelah turun, korban terpeleset dan diperkirakan korban kekurangan oksigen,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tolak Gunakan Tali Pengaman, Pria di Probolinggo Jatuh dan Meninggal di Dalam Sumur #shorts" width="740" height="555" src="https://www.youtube.com/embed/iMlEaWnsT8Y?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kemudian, lanjut Iptu Agus, masyarakat setempat berusaha untuk menolong korban. Namun sayangnya, saat sudah berhasil dievakuasi dari sumur yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter tersebut, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Saat itu, ada tiga warga yang membantu untuk menolong korban. Namun karena terlalu lama, sehingga korban kekurangan oksigen dan setelah berhasil dinaikkan korban sudah meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>



<p>Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka. Sementara itu, pihak keluarga korban tidak menuntut apapun terkait kejadian tersebut, karena merupakan kelalaian dari korban sendiri. &#8220;Pihak keluarga korban tidak menuntut apapun karena kelalaian dari diri korban sendiri yang menolak untuk menggunakan tali pengaman,&#8221; jelasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang ABK Asal Pamekasan Dilaporkan Terjatuh Usai Melaut, Tubuh Belum Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-abk-asal-pamekasan-dilaporkan-terjatuh-usai-melaut-tubuh-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[ABK]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Harapan Baru, Jefrizal Firdausi (20), warga Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, jatuh ke laut sekitar Pantai Jumiang, Kabupaten Pamekesan, Selasa (28/03/2023) kemarin. Upaya pencarian korban, hingga Rabu (29/03/2023) tadi, masih terus dilakukan dan belum juga ditemukan. Diperoleh informasi, bahwa Kapal KM Harapan Baru berangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Harapan Baru, Jefrizal Firdausi (20), warga Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, jatuh ke laut sekitar Pantai Jumiang, Kabupaten Pamekesan, Selasa (28/03/2023) kemarin. Upaya pencarian korban, hingga Rabu (29/03/2023) tadi, masih terus dilakukan dan belum juga ditemukan.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa Kapal KM Harapan Baru berangkat melaut mencari ikan dari Pelabuhan Branta Pesisir, Senin (27/03/2023) sekitar pukul 15.00. Kapal tersebut, mengangkut sebanyak 30 ABK yang dinahkodai oleh, Muhlis.</p>



<p>Seperti biasanya, KM Harapan Baru akan kembali ke Pelabuhan Branta Pesisir pada Selasa (28/03/2023) pukul 02.00. Namun ternyata, Jefrizal Firdausi terjatuh dan hanyut di laut, sehingga KM Harapan Baru mengalami keterlambatan berlabuh di Pelabuhan Branta Pesisir.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke kepolisian dan BPBD Pamekasan, hingga dilakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya tubuh korban. Bahkan hingga Rabu tadi, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.</p>



<p>Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Yusuf Wibiseno, mengatakan saat ini BPBD dibantu dengan tim gabungan yang terdiri dari beberapa unsur terus melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan dan perahu karet Basarnas. &#8220;Kami terus melakukan pencarian yang dibantu Basarnas Pos Sar Sumenep, Polsek dan Koramil Tlanakan, KPLP Branta, FRPB dan Satpolairud Pamekasan, dengan dibantu perahu nelayan dan perahu karet Basarnas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pihaknya akan terus melakukan pencarian sampai beberapa hari ke depan, dengan alat bantu dari berbagai pihak. &#8220;Kami akan terus melakukan pencarian beberapa hari ke depan dibantu dengan beberapa pihak dan warga sekitar,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Patah Kaki Akibat Terjatuh dari Bentor, Gadis Kecil Minim Biaya Asal Kedungkandang Kota Malang Tuai Pengobatan Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/patah-kaki-akibat-terjatuh-dari-bentor-gadis-kecil-minim-biaya-asal-kedungkandang-kota-malang-tuai-pengobatan-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, tergerak untuk membantu gadis kecil berinisial NY (9), warga Jalan Kebalen Wetan, Gang Sidosadar Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang mengalami luka pada kakinya seusai terlibat kecelakaan. Melalui Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariadi, bersama TNI dan relawan, bersama-sama turun langsung untuk mengevakuasi NY untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, tergerak untuk membantu gadis kecil berinisial NY (9), warga Jalan Kebalen Wetan, Gang Sidosadar Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang mengalami luka pada kakinya seusai terlibat kecelakaan. Melalui Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariadi, bersama TNI dan relawan, bersama-sama turun langsung untuk mengevakuasi NY untuk mendapatkan perawatan medis ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (11/01/2023) tadi.</p>



<p>Luka pada Kaki NY, diketahui akibat kecelakaan pada Minggu (08/01/2023) lusa. Anak perempuan tersebut, terjatuh dari Bentor hingga salah satu kakinya patah. Namun, karena orang tuanya tidak memiliki biaya, korban pun hanya diberikan pengobatan seadanya dan dirawat di rumah.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi, mengatakan bahwa setelah mendapat informasi, pihaknya bersama Tim Dokkes Polresta Malang Kotadan relawan langsung mendatangi rumah korban. &#8220;Dari keterangan yang kami dapat, diketahui bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Minggu (8/1/2023). Saat itu, korban naik Bentor yang dikendarai oleh kakeknya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Korban saat itu jatuh dari Bentor karena mengantuk. &#8220;Karena mengantuk, korban ini terjatuh ke arah depan dan roda Bentor langsung melindas bagian paha sebelah kanan. Akibat kejadian itu, korban ini mengalami patah tulang paha sebelah kanan, luka sobek di tangan kanan dan mata kiri bengkak,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Agar korban segera dapat perawatan medias, pihaknya membawa korban melakukan perawatan di RSSA Kota Malang. &#8220;Hal ini menjadi atensi khusus oleh Kapolresta Malang Kota,&#8221; terang Kompol Agus Siswo Haryadi</p>



<p>Keluarga korban merasa sangat bersyukur dan berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh Polresta Malang Kota, Kodim 0833 dan Komunitas Anak Bangsa yang telah peduli sehingga NY mendapatkan perawatan di rumah sakit. &#8220;Terima kasih atas bantuannya,&#8221; ujar Destri, ibu korban. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jatuh ke Dasar Waduk Bajulmati Situbondo, Seorang Pemancing Asal Bondowoso Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/jatuh-ke-dasar-waduk-bajulmati-situbondo-seorang-pemancing-asal-bondowoso-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2022 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178568</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Seorang pria bernama M Fauzi (24), warga asal Desa Taman, Kecamatan Grujukan, Kabupaten Bondowoso, ditemukan tidak bernyawa di kedalaman sekitar 5 meter di Waduk Bajulmati, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Sabtu (19/11/2022) tadi. Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan tenggelam, korban bersama 10 orang teman sekampungnya berangkat ke Waduk Bajulmati, untuk memancing. Korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Seorang pria bernama M Fauzi (24), warga asal Desa Taman, Kecamatan Grujukan, Kabupaten Bondowoso, ditemukan tidak bernyawa di kedalaman sekitar 5 meter di Waduk Bajulmati, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Sabtu (19/11/2022) tadi.</p>



<p>Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan tenggelam, korban bersama 10 orang teman sekampungnya berangkat ke Waduk Bajulmati, untuk memancing. Korban dan teman-temannya, berangkat dengan menggunakan Mobil Pikap L300 dan tiba di lokasi pada Jumat (18/11/2022) sekitar pukul 17.00.</p>



<p>Sekitar pukul 18.00, korban bersama sejumlah temannya langsung mancing dengan menggunakan ban bekas ke tengah Waduk Bajulmati. Kegiatan memancing ini, terus berlangsung hingga Sabtu (19/11/2022) sekitar pukul 05.30. Saat itu, M Lutfi (29), kakak korban, meminta korban untuk ke tepian karena hendak pulang.</p>



<p>Namun, setelah berjarak sekitar 7 meter ke tepian Waduk Bajulmati, tiba-tiba korban terdiam di atas ban bekasnya. Bahkan, tiba-tiba tubuh korban kejang-kejang, hingga akhirnya tubuh korban langsung jatuh dari atas ban bekas.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Mendapati adiknya jatuh tenggelam, Lutfi langsung memberitahukan kepada petugas Waduk Bajulmati. Sehingga, petugas langsung melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu motor viber dengan cara menyusuri di sekitar lokasi kejadian. Sayangnya, upaya pencarian petugas waduk tidak membuahkan hasil.</p>



<p>Karena korban tidak juga ditemukan, petugas waduk langsung menghubungi petugas BPBD, Tagana Dinsos Situbondo dan petugas Basarnas Banyuwangi. Berkat kesigapan petugas gabungan tersebut, korban ditemukan tidak bernyawa di dasar Waduk Banjulmati. Saat itu, tubuh korban ditemukan di kedalaman sekitar 5 meter.</p>



<p>Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya, jazad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. &#8220;Saya kaget, karena saat berusaha mendekatinya, tubuh adik saya tiba-tiba kejang-kejang. Bahkan, saat itu tubuh adik saya langsung terjatuh,&#8221; kata M Lutfi, Sabtu (19/11/2022) tadi.</p>



<p>Kepolsek Banyuputih, Situbondo AKP Heru Purwanto, mengatakan karena korban murni meninggal akibat tenggelam, sehingga pihaknya menyerahkan jazad korban kepada orang tuanya. &#8220;Korban murni meninggal akibat tenggelam. Diduga kuat, korban mempunyai penyakit kambuhan. Sebab, korban sebelumnya sempat diketahui kejang-kejang sebelum terjatuh,&#8221; ujar AKP Heru Purwanto. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178568</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jatuh dari Jembatan Tunggulmas Setinggi 20 Meter, Pelajar Kelas 1 SMK Kota Malang Meregang Nyawa di Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/jatuh-dari-jembatan-tunggulmas-setinggi-20-meter-pelajar-kelas-1-smk-kota-malang-meregang-nyawa-di-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2022 18:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan tunggulmas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meregang Nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[SMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172618</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Diduga tidak bisa menguasai kemudi saat seting motor dan frestyle, pelajar Kelas 1 salah satu SMK di Kota Malang, berinisial AW (15), warga Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (23/07/2022) sekitar pukul 22.45, terjatuh di Jembatan Tunggulmas (jembatan yang menghubungkan Jalan Tlogomas-Tunggulwulung) Kota Malang. Tidak hanya itu, AW yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Diduga tidak bisa menguasai kemudi saat seting motor dan frestyle, pelajar Kelas 1 salah satu SMK di Kota Malang, berinisial AW (15), warga Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (23/07/2022) sekitar pukul 22.45, terjatuh di Jembatan Tunggulmas (jembatan yang menghubungkan Jalan Tlogomas-Tunggulwulung) Kota Malang.</p>



<p>Tidak hanya itu, AW yang kemudian terjatuh dari ketinggian 20 meter itu, juga membuat meregang nyawa di lokasi kejadian. Laka tunggal ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru dan Unit Laka Polresta Malang Kota.</p>



<p>Karena medannya cukup gelap dan curam, untuk proses evakuasi melibatkan PMK Kota Malang, PMI Kota Malang dan beberapa tim relawan. &#8220;Petugas melakukan evakuasi. Posisi korban berada di bawah Jembatan Tunggulmas, tepatnya dekat pinggir sunggai. Untuk kondisi korban, sudah dalam keadaan meninggal dunia,&#8221; ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo.</p>



<p>Petugas gabungan kemudian menyiapkan tandu hingga berhasil mengevakuasi tubuh korban. Proses evakuasi sendiri, diperkirakan memakan waktu hingga 40 menit. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi, menjelaskan bahwa saat kejadian korban mengendarai motor RX King Nopol N 6380 RR. Semula, korban mengendarai motornya melaju dari arah Selatan ke Utara.</p>



<p>&#8220;Korban diperoleh informasi mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi dan mengangkat roda depan (standing). Namun saat itu, motornya oleng hingga menabrak median jalan,&#8221; ujar Iptu Saiful Ilmi.</p>



<p>Akibat kejadian itu, tubuh korban terlempar jatuh ke bawah jembatan, sementara motornya masih berada di atas jembatan. Melihat AW terjatuh, beberapa temannya yang berada di lokasi segera meminta tolong hingga kejadian ini dilaporkan ke Unit Laka Lantas.</p>



<p>&#8220;Petugas sudah melakukan olah TKP. Tidak ditemukan helm di sekitar lokasi. Kami juga telah meminta keterangan para saksi,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrak Becak, Jatuh, Tewas Dihantam Pikap</title>
		<link>https://memontum.com/tabrak-becak-jatuh-tewas-dihantam-pikap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 May 2018 07:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tabrak Becak]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Dihantam Pikap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=42233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Senin (7/5/2018) malam. Korban adalah Farid Madji, warga stempat. Pria 29 itu meninggal akibat pendarahan di kepalanya setelah disambat oleh mobil pikap dari arah belakang. Menurut informasi yang dihimpun Memontum.com, peristiwa itu bermula saat Farid mengendarai sepeda motor nopol P 6781 FB [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo &#8211;</strong> Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Senin (7/5/2018) malam. Korban adalah Farid Madji, warga stempat. Pria 29 itu meninggal akibat pendarahan di kepalanya setelah disambat oleh mobil pikap dari arah belakang.</p>
<p>Menurut informasi yang dihimpun Memontum.com, peristiwa itu bermula saat Farid mengendarai sepeda motor nopol P 6781 FB dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di TKP, karena kondisi jalan yang sangat gelap, tanpa sengaja Farid menabrak becak di depannya yang dikemudian oleh Misdar.</p>
<p>Setelah menghantam kendaraan roda tiga itu, Farid terpental ke arah kanan. Nahasnya, dari arah berlawanan melaju sebuah pikap yang tidak diketahui identitasnya. Pikap tersebut langsung menhantam Farid hingga mengalami luka robek di bagian kepala.</p>
<p>Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Teguh Santoso,SH saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan, setelah mendengar informasi adalanya laka, petugas turun ke lokasi. Sementara Farid oleh petugas dievakuasi ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo.</p>
<p>“Korban pengendara motor sempat mendapat perawatan di RSUD Abdoer Rahem. Namun hanya sebentar. Kemudian meninggal dunia akibat pendarahan di kepalanya,” terangnya.</p>
<p>Selain mengevakuasi korban, kata Teguh, petugas juga melakukan olah TKP dan membuat sket TKP. “Selain itu kami juga melakukan upaya pencarian saksi-saksi di lapangan, untuk barang bukti, dibawa ke unit laka Polres SItubondo,” ungkapnya.</p>
<p>Selain korban meninggal, kata Teguh, pengendara becak mengalami luka ringan. Yakni luka robek pada tangan kanan.</p>
<p>“Pengayuh becaknya hanya mengalami luka ringan. Sedangkan becaknya juga mengalami kerusakan di roda depan samping kanan. Tafsiran kerugiannya sebesar Rp. 75 ribu,” jelasnya.<br />
Sementara untuk kerugian materi pada kendaraan sepeda motor, mencapai ratusan ribu. “Kendaraan sepeda motor mengalami kerusakan pada setir, lampu dan shock depan. Tafsiran kerugiannya sebesar Rp. 750 ribu,” jelasnya.</p>
<p>Mengenai faktor penyebab laka, menurut Teguh disebabkan karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor. “Memang keadaan jalan cukup gelap. Tapi yang jelas penyebab utamanya karena kurang hati-hatinya pengendara motor. Sementara untuk kurangnya penerangan jalan di lokasi, kami akan melakukan kordinasi dengan Dinas terkait atau petugas penerangan lampu jalan,” terangnya. (im/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42233</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
