<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kajari Kota Batu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kajari-kota-batu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Nov 2022 10:35:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kajari Kota Batu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Geruduk Kajari Kota Batu, Aremania Tuntut Kajati Tolak Berkas Tragedi Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/geruduk-kajari-kota-batu-aremania-tuntut-kajati-tolak-berkas-tragedi-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[Aremania]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Kajati Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177755</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Ratusan Aremania Malang Raya mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Selasa (01/11/2022) tadi. Sebelum menuju Kejari, ratusan Aremania sebelumnya berkumpul di Alun-alun Kota Batu sekitar pukul 10.00. Selanjutnya, dengan berjalan kaki mereka menuju Kantor Kejari di Jalan Sultan Agung No. 7, Kota Batu. Kedatangan para Aremania, pun disambut langsung oleh Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Ratusan Aremania Malang Raya mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Selasa (01/11/2022) tadi. Sebelum menuju Kejari, ratusan Aremania sebelumnya berkumpul di Alun-alun Kota Batu sekitar pukul 10.00. Selanjutnya, dengan berjalan kaki mereka menuju Kantor Kejari di Jalan Sultan Agung No. 7, Kota Batu.</p>



<p>Kedatangan para Aremania, pun disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Agus Rujito, bersama seluruh pegawai Kejaksaan. Dalam orasinya, Korlap aksi menyampaikan tuntutannya agar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, menolak berkas yang dilimpahkan Polda Jatim dan tidak menganggap P-21 berkas yang sudah dikirimkan.</p>



<p>Dalam aksi damai tersebut, Aremania juga turut membawa poster, spanduk tuntutan diantaranya bertuliskan &#8216;Tolak Berkas P-21, usut tuntas sampai ke akarnya, dan Aremania minta hukum yang berkeadilan&#8217;.</p>



<p>Aksi semakin menarik karena kedatangan Sam Anto Baret yang dikenal sebagai dedengkot Aremania yang berada di Jakarta. Anto Baret juga menyampaikan orasinya agar dalam setiap aksinya Aremania senantiasa kompak, tertib dengan patuh pada aturan.</p>



<p>&#8220;Kita harus selalu kompak dan rapatkan barisan untuk terus mengawal proses hukum ini sampai tuntas, perjalanan masih penuh liku dan terjal, masih dibutuhkan banyak energi agar keadilan bisa kita dapatkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Anto Baret juga menyampaikan agar kasus yang tengah diusut memenuhi unsur keadilan khususnya bagi para korban. Bahkan ia mewanti -wanti agar aparat penegak hukum tidak merekayasa kasus sebab bisa menyakiti hati masyarakat. &#8220;Jangan sampai kepercayaan kami terhadap hukum runtuh karena dikhianati. Jangan sampai uang jadi panglima tertinggi di Bhumi Arema. Jangan sampai hukum bisa dibeli,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Agus Rujito, menyampaikan informasi bahwa berkas perkara kasus tragedi Stadion Kanjuruhan berstatus P18. Berdasarkan aturan, P18 berarti kode untuk pengembalian berkas perkara yang telah diterima Kejaksaan.</p>



<p>Harapan Aremania agar berkas penyidikan yang dikirim oleh Polda Jatim ke Kejati Jatim itu dikembalikan pun terwujud. Dua hari ini, Aremania menggelar aksi damai di Kejaksaan Negeri Malang dan Batu. Mereka menuntut penolakan berkas karena dinilai tidak memenuhi rasa keadilan, utamanya bagi para korban yang sesuai data resmi tercatat 135 jiwa meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Saya langsung menelepon rekan di Kejati Jatim, bahwa berkas perkara yang telah dikirim dinyatakan belum lengkap atau P18. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan,&#8221; terang Agus di hadapan ratusan Aremania.</p>



<p>Agus mengatakan, setelah ada keputusan P18, akan dipantau terus perkembangannya. Ia juga mengatakan agar Aremania tidak sungkan-sungkan datang ke Kejari Batu untuk menggali informasi. &#8220;Jangan sungkan-sungkan untuk mencari informasi karena informasi bagian dari pelayanan publik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Aksi damai tersebut berlangsung hingga pukul 13.30. Setelah aspirasi dan harapan disampaikan, Aremania pun membubarkan diri dengan tertib. <strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177755</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kajari Batu Gandeng Pewayangan Sosialisakan Masalah Hukum</title>
		<link>https://memontum.com/kajari-batu-gandeng-pewayangan-sosialisakan-masalah-hukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 08:37:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133236</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan audiensi bersama Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Batu, Rabu (27/01) tadi, di ruang kerja Kajari Kota Batu. Kajari Kota Batu, Supriyanto, mengaku sangat tertarik dan antusias dengan adanya PEPADI, karena dirinya bisa berkolaborasi dengan seni dan budaya dalam melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana. “Melalui sosialisasi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/133175-wawali-batu-sebut-ppkm-jilid-2-tidak-ada-sanksi-peringatan" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133175-wawali-batu-sebut-ppkm-jilid-2-tidak-ada-sanksi-peringatan" target="_blank">Kota Batu </a></strong>&#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan audiensi bersama Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Batu, Rabu (27/01) tadi, di ruang kerja Kajari Kota Batu. </p>



<p>Kajari Kota Batu, Supriyanto, mengaku sangat tertarik dan antusias dengan adanya PEPADI, karena dirinya bisa berkolaborasi dengan seni dan budaya dalam melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana.</p>



<p>“Melalui sosialisasi dengan media pewayangan dan seni lainnya. Tujuannya akan lebih mudah dan mengena sasaran dengan media pagelaran pewayangan yang sudah barang tentu disenangi oleh masyarakat,” katanya.</p>



<p>Dengan begitu, dirinya berharap agar bisa berkolaborasi dengan komunitas seni dan budaya untuk membantu menyampaikan pesan moral dan hukum kepada masyarakat. </p>



<p>“Disamping itu bisa melestarikan warisan budaya kita yang sungguh bagus. Adi luhung dan penuh tuntunan dalam pagelaran wayang kulit,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui pendekatan bersama komunitas tersebut, Supriyanto mengatakan, jika sudah punya konsep program yang menyatukan tugas dan fungsi Kejaksaan dengan kegiatan pendalaman yang ada di Kota Batu.</p>



<p>“Melalui program Jaksa Peduli Seni dan Budaya. Kita harus berdayakan potensi yang ada di Kota Batu untuk membangun daerah dan melakukan penegakan hukum. Salah satunya adalah komunitas seni dan budaya,” paparnya.</p>



<p>Tidak hanya pedalangan yang notabenenya dari aspek tontonan <a href="https://memontum.com/133166-wakil-wali-kota-gelar-silaturahmi-dengan-pengurus-fkub-batu" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133166-wakil-wali-kota-gelar-silaturahmi-dengan-pengurus-fkub-batu" target="_blank" rel="noreferrer noopener">(hiburan</a>), akan tetapi jika di tonton secara khidmat juga mengandung wejangan.</p>



<p>&#8220;Dan kebetulan kami sangat menggandrungi seni dan budaya pewayangan,” tuturnya. <strong>(cw2/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Problema ABH Batu, Kejari Buat Program Jaksa Sayang Anak</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-problema-abh-batu-kejari-buat-program-jaksa-sayang-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 09:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Sayang Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan terhadap anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132771</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keterlibatan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kota Batu, cukup tinggi. Baik mereka menjadi korban ataupun pelaku. Hal ini, terungkap dalam kegiatan &#8216;Jaksa Sayang Anak&#8217; yang digelar di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (21/01) tadi. Kepala Kejari Kota Batu, Supriyanto, mengatakan bahwa tujuan adanya program ini berkaca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Keterlibatan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kota Batu, cukup tinggi. Baik mereka menjadi korban ataupun pelaku. Hal ini, terungkap dalam kegiatan &#8216;Jaksa Sayang Anak&#8217; yang digelar di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (21/01) tadi.</p>



<p>Kepala Kejari Kota Batu, Supriyanto, mengatakan bahwa tujuan adanya program ini berkaca dengan banyak anak yang menjadi ABH. Dengan adanya kegiatan ini, harapannya program ini tidak hanya menjadi pendampingan. Tetapi, memberikan solusi problematika dan penyelesaiannya.</p>



<p>&#8220;Untuk menekan angka penurunan anak yang menjadi ABH ini, jaksa juga ingin tahu permasalahannya dengan pendekatan dan membuat program jaksa sayang anak. Tujuannya, agar berkomunikasi dan konsultasi dengan baik,&#8221; tegas Supriyanto.</p>



<p>Dari program ini, tambahnya, jaksa membuka diri untuk berkonsultasi dan komunikasi dengan baik secara langsung atau memberikan sosialisasi edukasi melalui forum anak. Sehingga, menghindari hal-hal yang berpotensi menjadi permasalahan hukum di kemudian hari.</p>



<p>Supriyanto menjelaskan, bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota Batu, cukup besar. Tahun 2019, anak pelaku kejahatan sebanyak 7 orang. Dengan rincian, 4 anak pelaku kejahatan narkoba, 1 anak pelaku kejahatan pencabulan, 1 anak pelaku kejahatan pil dobel L dan 1 anak pelaku pencurian.</p>



<p>Sementara pada tahun yang sama, 12 anak menjadi korban kejahatan. Dengan rincian, 11 anak korban persetubuhan dan 1 anak korban cabul. Pada Tahun 2020, ada sedikit penurunan perkara. Jumlah anak pelaku kejahatan sebanyak 5 orang, 1 pelaku cabul, 2 pelaku kekerasan anak dan 2 pelaku persetubuhan. Sedangka jumlah anak korban pencabulan berjumlah 11 anak, yakni korban pencabulan dan persetubuhan.</p>



<p>Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, memberikan apresiasi program yang dilakukan Kejari Batu. Dengan terselenggaranya program ini, dirinya berharap anak semakin mengenal jaksa.</p>



<p>“Kita menyambut baik kolaborasi ini. Kita ketahui anak-anak merupakan masa depan kita, calon pemimpin dan pengganti kita dimasa depan. Semua ini demi hal positif untuk mereka. Dengan kegiatan ini juga, anak-anak semakin dekat dengan jaksa dan permasalahan anak mejadi turun,&#8221; ujarnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132771</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
