Kabar Desa

Peringatan HUT, Ketua Dekranasda Lumajang Tegaskan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM

Diterbitkan

-

DEKRANASDA: Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, dalam suatu momen. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tidak cukup berhenti pada promosi produk, namun juga membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikannya, saat mengikuti rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/07/2026) kemarin.

Diuraikannya, peran Dekranasda perlu terus diperkuat sebagai mitra para perajin dan pelaku UMKM melalui pendampingan yang berkesinambungan. Pendampingan tersebut, meliputi peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, pengembangan desain, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.

“Kami ingin para pelaku UMKM merasa bahwa Dekranasda adalah rumah mereka. Tempat untuk belajar, berkembang, berdiskusi dan menemukan solusi atas berbagai tantangan usaha yang dihadapi. Ketika para perajin tumbuh, maka ekonomi daerah juga akan ikut bergerak dan berkembang,” ujarnya.

Dirinya menilai, tantangan UMKM saat ini tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu membangun nilai tambah agar memiliki daya saing di pasar. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga keuangan, akademisi, hingga pelaku industri menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan UMKM.

Advertisement

Dijelaskannya, bahwa ajang nasional ini diikuti sekitar 3.000 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia dengan menghadirkan lebih dari 200 stan kerajinan dan wastra Nusantara. “Rangkaian HUT Dekranas ini menjadi ruang strategis untuk memperluas jejaring usaha, membaca tren pasar, sekaligus menyerap berbagai inovasi dalam pengembangan produk kerajinan,” jelasnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam HUT Dekranas bukan sekadar mengikuti pameran, melainkan kesempatan belajar dari berbagai daerah yang berhasil mengembangkan produk unggulan dan memperluas pasar. “Melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produknya, tetapi juga belajar dari pengalaman daerah lain yang berhasil. Dari sana lahir ide-ide baru yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk lokal,” katanya.

Baca juga :

Dewi Natalia juga menekankan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha. Produk yang berkualitas perlu didukung kemasan yang menarik, strategi promosi yang efektif, serta pemasaran berbasis digital agar mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Di era digital saat ini, UMKM harus mampu beradaptasi. Produk yang baik perlu didukung kemasan yang menarik, promosi yang tepat dan pemanfaatan platform digital agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Di sinilah peran Dekranasda untuk terus mendampingi dan membuka peluang bagi para pelaku usaha,” urainya.

Advertisement

Keikutsertaan Kabupaten Lumajang dalam HUT ke-46 Dekranas juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai provinsi. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal untuk memperkuat pembinaan UMKM di Kabupaten Lumajang agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

“Kami membawa semangat untuk terus mendorong UMKM Lumajang naik kelas. Pengalaman, wawasan dan jejaring yang diperoleh dari kegiatan ini akan kami jadikan bekal untuk memperkuat pembinaan, sehingga semakin banyak produk unggulan Lumajang yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Dekranasda akan terus mengambil peran sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pembinaan, promosi, perluasan akses pasar, serta penguatan jejaring usaha.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM Lumajang yang berkembang, memiliki daya saing dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (kom/lmj/gie)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas