Kota Malang
Cegah Kebakaran di Kemarau, DLH Kota Malang Intensifkan Pengurukan dan Penyiraman di TPA Supit Urang

Memontum Kota Malang – Musim kemarau yang saat ini mulai berlangsung, mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang meningkatkan langkah antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang. Berbagai upaya dilakukan, untuk mencegah munculnya titik api, menyusul terjadinya kebakaran di sejumlah TPA di daerah lain.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan bahwa langkah antisipasi dilakukan secara rutin oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Supit Urang. Salah satunya dengan melakukan pengurukan sampah menggunakan tanah secara berkala.
“Untuk antisipasi yang dilakukan teman-teman di UPT TPA Supit Urang, kami melakukan pengurukan tanah yang cukup rutin. Memang idealnya pengurukan dilakukan setiap hari,” ujar Raymond, Sabtu (11/07/2026) tadi.
Baca juga :
Selain itu, DLH juga melakukan penyiraman area timbunan sampah dengan menggunakan cairan bakteri yang berasal dari limbah susu. Cairan itu dimanfaatkan untuk menekan pembentukan gas metana, yang menjadi salah satu faktor penyebab kebakaran di TPA Supit Urang.
“Apalagi saat ini suhu di kawasan TPA itu cukup tinggi, sehingga berpotensi memicu kebakaran apabila tidak diantisipasi. Untuk penyiraman menggunakan bakteri ini kami lakukan secara rutin dua kali dalam satu pekan,” tambahnya.
Lebih lanjut Raymond menjelaskan, bahwa gas metana di TPA Supit Urang sebelumnya sempat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Namun, fasilitas tersebut rusak akibat kebakaran yang terjadi sekitar empat hingga lima tahun lalu, sehingga hingga kini belum dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.
“Karena itu, saat ini upaya yang kami lakukan untuk menekan timbulnya gas metana adalah melalui penyiraman menggunakan cairan bakteri tersebut,” imbuh Raymond. (rsy/sit)












