<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kandang Komunal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kandang-komunal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Nov 2021 09:32:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kandang Komunal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menteri Erick Tohir Resmikan Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis IOT di Gondanglegi Malang</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-erick-tohir-resmikan-kandang-komunal-penggemukan-sapi-berbasis-iot-di-gondanglegi-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2021 09:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[IOT]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang Komunal]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri BUMN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159140</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi mendampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, dalam rangka peresmian Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis Teknologi IOT (Internet Of Things) di Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (27/11/2021) tadi. Erick Tohir menyampaikan, bahwa saat ini peternakan sudah dapat dijalankan dengan gaya modern dengan hasil yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi mendampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, dalam rangka peresmian Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis Teknologi IOT (Internet Of Things) di Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (27/11/2021) tadi.</p>



<p>Erick Tohir menyampaikan, bahwa saat ini peternakan sudah dapat dijalankan dengan gaya modern dengan hasil yang maksimal. &#8220;Hari ini saya bersama Bupati Malang dan juga Gus Miftah, melihat secara langsung bagaimana bahwa, saat ini usaha peternakan juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan digitalisasi. Salah satunya, yakni yang kita lihat tadi, bagaimana kita bisa memastikan apakah sapi-sapi dipelihara dengan baik ini dan dapat dipantau apakah bisa tumbuh kedepannya,&#8221; kata Erick Tohir kepada wartawan.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa dengan adanya ternak digitalisasi ini, maka akan lebih terkontrol dan efisien. &#8220;Menarik juga, tadi makanannya pun bisa disesuaikan dengan kondisi sapinya. Sehingga, dalam beternak itu akan lebih efisien,&#8221; tambah Erick Tohir.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-potensi-pelanggaran-perusahaan-disnaker-pmptsp-kota-malang-buka-posko-pengaduan-thr">Antisipasi Potensi Pelanggaran Perusahaan, Disnaker PMPTSP Kota Malang Buka Posko Pengaduan THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung">Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aplikasi-siapgrak-bapenda-kota-malang-pastikan-pembayaran-bphtb-mulai-februari">Aplikasi SIAPGRAK Bapenda Kota Malang Pastikan Pembayaran BPHTB Mulai Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
</ul>


<p>Menteri BUMN tersebut juga mengatakan, bahwa saat ini Indonesia sedang kekurangan jumlah produksi daging. &#8220;Bagaimana pun, Indonesia kan hari ini masih kekurangan juga produksi daging. Nah, hal-hal itu yang kita harapkan bahwa ini akan makin modern dan dengan digitalisasi tadi saya rasa akan makin transparan profesional dan terukur dalam berusaha,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Malang menyampaikan ,bahwa kunjungan Menteri BUMN ini dalam rangka peningkatan ekonomi peternak sapi daging. &#8220;Ini baru pertama kali di Indonesia. Tentunya harapan kami yakni nantinya di seluruh Kecamatan dan Desa yang berada di Kabupaten Malang mempunyai kandang komunal,&#8221; harap Sanusi.</p>



<p>Dalam kunjungannya, Menteri BUMN Erick Tohir juga berkesempatan meninjau kolam ternak Ikan Nika dengan teknologi kincir dan juga meninjau produk UMKM Kabupaten Malang. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampingi Menteri BUMN Tinjau Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis IOT, Bupati minta Edukasi Digitalisasi Diterapkan di Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dampingi-menteri-bumn-tinjau-kandang-komunal-penggemukan-sapi-berbasis-iot-bupati-minta-edukasi-digitalisasi-diterapkan-di-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2021 09:13:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[IOT]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang Komunal]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri BUMN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan kerja Menteri BUMN RI, Erick Thohir, ke lokasi peninjauan Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis Teknologi IOT (Internet Of Things) yang bertempat di Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (27/11/2021) siang. Tampak hadir pada peninjauan tersebut, diantaranya Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Edi Witjara, EVP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan kerja Menteri BUMN RI, Erick Thohir, ke lokasi peninjauan Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis Teknologi IOT (Internet Of Things) yang bertempat di Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (27/11/2021) siang. Tampak hadir pada peninjauan tersebut, diantaranya Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Edi Witjara, EVP Divisi Business Service Telkom, Syaifudin, Kapolres Malang, AKBP R Bagoes Wibisono, Gus Miftah, serta sejumlah Kepala PD terkait dan Muspika Gondanglegi.</p>



<p>Kandang Komunal Penggemukan Sapi Berbasis Teknologi IOT ini, merupakan inovasi dari siswa SMK Telkom Malang dan dikelola oleh Kelompok Tani Al Baqor. Terdapat dua mesin IOT di kandang komunal ini, yaitu panel IOT Pakan Sapi dan Panel IOT Timbangan Sapi. Lalu, Panel IOT Timbangan Sapi, yang berfungsi menunjukkan data-data seperti ID, berat, suhu, detak jantung dan panjang sapi.</p>



<p>Sedangkan Panel Pakan Sapi, menunjukkan data pakan sapi yang sebaiknya dikonsumsi dan yang telah dikonsumsi. Data-data yang telah terekam tersebut, kemudian langsung diperbarui ke website di mana data perkembangan sapi dapat ditampilkan.</p>



<p>Di samping itu, untuk menjual sapi, peternak tidak perlu lagi menitipkannya ke pasar sapi. Melainkan, data sapi dapat terhubung langsung ke marketplace &#8216;AGREE&#8217;.</p>



<p>Di tengah peninjauan, Erick Thohir, pun berkesempatan memberikan nama untuk inovasi ini. Nama yang diberikan, yakni &#8216;TEDI&#8217; atau merupakan kependekan dari Ternak Digital.</p>



<p>&#8220;Diharapkan, dengan digitalisasi ini maka pengelolaan ternak akan lebih efisien, transparan, profesional dan terukur,&#8221; terang Menteri BUMN.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Malang mengajak Menteri BUMN untuk melihat tanki biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi, yang kemudian diolah menjadi tenaga listrik. Dilaporkan oleh perwakilan kelompok tani Al Baqor Gondanglegi, bahwa satu kandang sapi dapat menghasilkan kurang lebih 2500 watt per harinya.</p>



<p>Selanjutnya, masih di area yang sama, rombongan meninjau kolam ikan nila dan Womanpreneur Corner. Yaitu, kelompok UMKM wanita di Kabupaten Malang, yang juga telah terdaftar di Pasar Digital UMKM, sebuah platform hasil besutan Telkom Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN.</p>



<p>Ditemui seusai peninjauan, HM Sanusi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inovasi Kandang Komunal Digital ini. &#8220;Menteri BUMN berharap inovasi ini dapat diduplikasi oleh seluruh daerah di Indonesia. Berdasarkan laporan, inovasi ini telah berjalan baik dan menunjukkan perkembangan positif. Oleh karena itu, saya ingin setiap kecamatan dan desa di Kabupaten Malang, mendapatkan edukasi mengenai digitalisasi kandang komunal ini. Sehingga, hasil produktifitas pendapatan bagi peternak sapi bisa maksimal,&#8221; papar Bupati Malang. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Ipin Sebut Ternak Sapi dengan Kandang Komunal Layak Jadi Prototipe</title>
		<link>https://memontum.com/mas-ipin-sebut-ternak-sapi-dengan-kandang-komunal-layak-jadi-prototipe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2020 13:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Bupati Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang Komunal]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Ipin]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[nomor urut 2]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mendatangi peternakan sapi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan, Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sebut sistem peternakan sapi yang dikelola kelompok Mandiri Jati Bersemi layak dijadikan acuan (model) demonstrasi (Prototipe) bagi peternak lain. Sistem peternakan sapi program salah satu bank plat merah ini menerapkan kandang komunal yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Mendatangi peternakan sapi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan, Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sebut sistem peternakan sapi yang dikelola kelompok Mandiri Jati Bersemi layak dijadikan acuan (model) demonstrasi (Prototipe) bagi peternak lain.</p>
<p>Sistem peternakan sapi program salah satu bank plat merah ini menerapkan kandang komunal yang dikelola oleh kelompok, sehingga memudahkan proses perawatannya.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya berkesempatan mengunjungi kandang peternakan sapi di Desa Jati Kecamatan Karangan, dimana peternakan sapi disini dirawat oleh kelompok Mandiri Jati Bersemi. Ada puluhan sapi potong yang dirawat dalam satu kandang komunal. Dan ini tentu akan mempermudah perawatan sapi-sapinya,&#8221; ungkap Mas Ipin sapaan akrabnya saat dikonfirmasi Selasa (17/11/2020) sore.</p>
<p>Dikatakan Bupati Trenggalek non aktif ini, dengan menerapkan sistem kandang komunal, selain mempermudah perawatan ternak juga dinilai lebih efektif pemasarannya ketimbang harus merawat sapi-sapi tersebut sendiri (red : dirumah peternak masing &#8211; masing).</p>
<p>&#8220;Disini, peternakan sapi potongnga bisa berjalan maksimal karena berkolaborasi dengan berbagai pihak. Baik warga, pemerintah maupun pihak swasta,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><div id="attachment_127844" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/Foto-bersama.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-127844" decoding="async" class="size-full wp-image-127844" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Mas Ipin bersama kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati, Kecamatan Karangan." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-127844" class="wp-caption-text">Mas Ipin bersama kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati, Kecamatan Karangan.</p></div></p>
<p>Masih terang suami Novita Hardini ini, untuk pihak swasta itu sendiri tak lain adalah dana dari Lembaga Amil Zakat yang digunakan untuk pemberdayaan.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk pemerintah bertugas untuk memastikan sapi potong yang diternakkan bisa terserap pasar. Yaitu dengan cara menghubungkan kelompok peternakan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) yang sudah ada,&#8221; kata Mas Ipin.</p>
<p>Berkaca dari keberhasilan sistem peternakan hasil kolaborasi kelompok Mandiri Jati Bersemi yang menerapkan pola pendampingan dari pihak swasta dan pemerintah ini, Mas Ipin menilai jika sistem ini bisa dijadikan prototipe bagi peternak lain yang ada di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Dengan begitu, hasil ternak sapi di Kabupaten Trenggalek bisa maksimal,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Disinggung terkait lokasi sentra peternakan sapi, Mas Ipin menyebut ada beberapa desa sentra peternakan sapi yang ada di Trenggalek. Namun sebagian besar masih bekerja secara individu, salah satunya di Kecamatan Bendungan.</p>
<p>&#8220;Kalau di Kecamatan Bendungan itu sebagian peternak sapi masih bekerja individu (sendiri &#8211; sendiri). Sedangkan yang sudah menerapkan sistem peternakan komunal baru kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan ini,&#8221; tutur Mas Ipin.</p>
<p>Dengan menggunakan sistem pendampingan dari pihak swasta dan pemerintah ini dinilai layak untuk dijadikan contoh bagi peternak lain. Sehingga bisa menciptakan dan menerapkan sistem peternakan yang paripurna, yang tidak hanya parsial di rumah &#8211; rumah melainkan dengan kandang komunal.</p>
<p>&#8220;Saya rasa dengan peternakan kandang komunal ini bisa mempermudah pendampingan dan pengecekan kualitas ternak. Serta bisa meminimalisir terjadinya Human Error,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127842</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
