<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kbs &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kbs/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Oct 2021 12:10:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kbs &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Uji Coba Pertama Pembukaan Kebun Binatang Surabaya, 2 Ribu Masyarakat Langsung Berwisata</title>
		<link>https://memontum.com/uji-coba-pertama-pembukaan-kebun-binatang-surabaya-2-ribu-masyarakat-langsung-berwisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2021 12:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kbs]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155045</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Humas PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS), Agus Supangat, menjelaskan selama uji coba ini pihaknya membatasi maksimal kuota kunjungan wisatawan per harinya sebanyak 5 ribu wisatawan. Ini dilakukan, sebagaimana telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenparekraf yang menerapkan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas. &#8220;Pembatasan 25 persen dari kapasitas normal. Jadi, kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Humas PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS), Agus Supangat, menjelaskan selama uji coba ini pihaknya membatasi maksimal kuota kunjungan wisatawan per harinya sebanyak 5 ribu wisatawan. Ini dilakukan, sebagaimana telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenparekraf yang menerapkan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.</p>



<p>&#8220;Pembatasan 25 persen dari kapasitas normal. Jadi, kita sediakan 5 ribu kuota per harinya. Ini akan kita bagi sesi-sesi, kalau terlalu padat. Jadi, menunggu yang lainnya keluar. Sehingga, kita juga lihat kondisi di dalam,&#8221; kata Agus Supangat, Minggu (03/10/2021).</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, Agus mengungkapkan, pada uji coba hari pertama, ada sekitar 2 ribu masyarakat yang berwisata ke KBS. Jumlah wisatawan tersebut, sudah termasuk dengan pengunjung yang memanfaatkan gowes akhir pekan di KBS mulai 06.00 sampai 10.00.</p>



<p>&#8220;Hari ini (pengunjung) hampir mendekati 2 ribu wisatawan. Jumlah itu, termasuk dengan pengunjung gowes. Jadi, satu hari itu dibatasi 5 ribu pengunjung,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, karena bertepatan hari Minggu, maka PDTS KBS juga memulai uji coba program gowes. Bahkan, beberapa program lain terkait olah raga juga diuji cobakan.&nbsp;</p>



<p>Khusus untuk olah raga seperti gowes, dibuka mulai pukul 06.00 sampai 10.00. Sedangkan pengunjung umum, dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00.</p>



<p>&#8220;Karena hari Minggu, kita coba juga program gowes. Selama uji coba ini, kita buat program-program yang berbau olah raga untuk mengajak masyarakat agar lebih sehat. Seperti gowes, jogging track, nanti kita juga ada tambah lagi dengan senam,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Agus juga memastikan, bahwa setiap pengunjung yang akan memasuki area KBS, diwajibkan menginstal aplikasi PeduliLindungi. Di samping, mereka juga diharuskan mematuhi protokol kesehatan selama berada di area wisata KBS.</p>



<p>&#8220;Untuk anak-anak diberikan kesempatan masuk. Tetapi dengan syarat, orang tuanya sudah vaksin dan wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti pakai masker dan menjaga jarak,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Agus menjelaskan, bahwa dari hasil evaluasi hari pertama, banyak di antara pengunjung yang sudah melakukan vaksinasi, namun belum menginstal aplikasi PeduliLindungi. Oleh sebab itu, Satgas Covid-19 mandiri yang berjaga di depan pintu masuk membantu mereka untuk menginstal aplikasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Kebanyakan tadi, pengunjung sudah vaksin, tapi belum download dan instal aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, harus dibantu petugas. Jadi setelah diinstal, kemudian scan barcode, baru boleh masuk,&#8221; ungkap Agus.</p>



<p>Selama uji coba ini, Agus menerangkan, bahwa PDTS KBS telah menyiagakan sedikitnya 85 Satgas Covid-19 mandiri yang disebar ke beberapa titik lokasi. &#8220;Ada 85 petugas yang disebar. Ada di depan (pintu masuk), belakang dan patroli berkeliling. Istilahnya, ada Satgas Covid-19 mandiri, mereka mengingatkan prokes,&#8221; terang Agus.</p>



<p>Agus juga menambahkan, bahwa PDTS belum mengoperasikan wahana yang ada di dalam area KBS. Di antaranya, wahana tunggang gajah, wahana animal edutainment, feeding time, wahana akuarium maupun program wisata air.</p>



<p>&#8220;Termasuk, stand penjual makanan di dalam KBS juga belum diperbolehkan buka. Jadi semua wahana dan stand-stand di dalam masih belum. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk saja selama uji coba ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Agus, pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan uji coba ini. Evaluasi juga untuk memastikan uji coba KBS, berjalan aman dan lancar. Dan, yang lebih penting adalah setiap pengunjung yang datang ke KBS disiplin menerapkan protokol kesehatan.</p>



<p>&#8220;Nanti kita evaluasi setiap minggu, sambil menunggu perkembangan. Mungkin, aturannya nanti sewaktu-waktu bisa berubah,&#8221; paparnya<strong>. (ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155045</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebun Binatang Surabaya Kembali Dibuka dengan Batasan 25 Persen Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/kebun-binatang-surabaya-kembali-dibuka-dengan-batasan-25-persen-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 14:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kbs]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155006</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau dan mengecek langsung kesiapan protokol kesehatan yang diberlakukan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (02/10/2021) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya juga memastikan bahwa setelah ada Surat Edaran (SE) dari kementerian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak, sehingga KBS diasesmen oleh Satgas Covid-19 Surabaya beserta dari kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau dan mengecek langsung kesiapan protokol kesehatan yang diberlakukan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (02/10/2021) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya juga memastikan bahwa setelah ada Surat Edaran (SE) dari kementerian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak, sehingga KBS diasesmen oleh Satgas Covid-19 Surabaya beserta dari kementerian dan BKSDA.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Nanti tidak ada kesempatan untuk bersentuhan. Karena semuanya pakai aplikasi, termasuk juga aplikasi PeduliLindungi. Jadi, Insyallah Minggu (03/10/2021) besok, sudah mulai dibuka kembali karena selama ini sudah banyak yang menunggu KBS dibuka. Sementara yang mau gowes ke KBS, juga sudah antre,&#8221; kata Eri, seusai berkeliling di dalam KBS.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa untuk pengunjung hanya dibatasi 25 persen. Dirinya juga mengaku, sudah meminta Satgas Covid-19 di KBS, untuk selalu berpatroli menggunakan sepeda untuk mengingatkan protokol kesehatannya para pengunjung. Seperti kalau ada yang melepas masker dan berkerumun.</p>



<p>“Jadi, tugasnya satgas itu tidak boleh berhenti keliling. Dia harus berputar terus untuk mengingatkan para pengunjung. Sehingga, ketika KBS ini sudah dibuka, maka diharapkan tidak ada klaster KBS. Semoga tidak ada,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, ujar Wali Kota, pengunjung yang akan diperbolehkan masuk ke KBS, itu harus sudah divaksin. Makanya, nanti juga ada aplikasi PeduliLindungi yang akan mengecek apakan pengunjung itu sudah divaksin atau belum.&nbsp;</p>



<p>“Nah, bagi yang belum vaksin, nanti Pemkot juga akan menyiapkan vaksin di KBS sekitar 1000 dosis. Baik KTP Surabaya maupun luar Surabaya, boleh vaksin di situ,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa saat ini Surabaya diberi kepercayaan oleh kementerian, untuk membuka dua tempat wisatanya, yaitu di KBS dan juga&nbsp;Surabaya North Quay (SNQ). &#8220;Jadi, kita harus bisa menjawab tantangan Pak Menteri. Kita diberikan amanah dan harus menjalankan amanah ini sebaik-baiknya, supaya tempat-tempat wisata yang lainnya juga bisa kita buka. Seperti, taman-taman dan lainnya,” ujarnya.</p>



<p>Eri juga menambahkan, nantinya pembukaan KBS ini tentu akan membantu memulihkan perekonomian di Kota Surabaya. &#8220;Dalam KBS ini banyak UMKM-nya. Sehingga, diharapkan perekonomian itu bisa bergerak kembali melalui UMKM yang ada di tempat-tempat wisata Surabaya,&#8221; tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama (Dirut ) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS)&nbsp;KBS, Chairul Anwar, memastikan pihaknya akan mengerahkan 85 satgas mandiri untuk berkeliling mengingatkan protokol kesehatan para pengunjung. &#8220;Mereka sudah dibagi perzona yang biasanya menimbulkan kerumunan. Seperti di pintu masuk, pertigaan, area zona satwa favorit dan zona lainnya. Di zona-zona itu, kita tempatkan Satgas,” kata Chairul.</p>



<p>Chairul juga memastikan, bahwa Minggu besok, KBS itu akan dibuka mulai 08.00 hingga 16.00, dengan kapasitas 25 persen atau sekitar 2 ribu pengunjung. Sedangkan bagi yang gowes, dibuka mulai pukul 06.00 hingga 10.00.&nbsp;</p>



<p>“Kita juga sudah menyiapkan semua prokesnya. Mulai masuk hingga keluar KBS, semuanya sudah sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam SE kementerian,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Chairul juga menjelaskan, bahwa semua satwa di KBS sudah dicek kesehatannya secara periodik. Bahkan, hampir setiap hari dokter hewan KBS melakukan evaluasi di masing-masing zona satwa. Sehingga, dipastikan bahwa satwa KBS dalam kondisi sehat.&nbsp;</p>



<p>“Tapi memang dalam pembukaan kali ini, ada beberapa area yang belum bisa kami buka. Seperti aquarium dan beberapa tempat lainnya,” jelasnya. (ade/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155006</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebun Binatang Surabaya Bakal Diuji Coba Buka</title>
		<link>https://memontum.com/kebun-binatang-surabaya-bakal-diuji-coba-buka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 12:26:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kbs]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154909</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melakukan uji coba pembukaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Surabaya North Quay (SNQ). Untuk melakukan uji coba itu, saat ini masih terus dilakukan koordinasi.&#160; “Kita masih melakukan koordinasi, karena baru kemarin kita menerima kabar kalau beberapa taman rekreasi, sudah boleh dibuka,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melakukan uji coba pembukaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Surabaya North Quay (SNQ). Untuk melakukan uji coba itu, saat ini masih terus dilakukan koordinasi.&nbsp;</p>



<p>“Kita masih melakukan koordinasi, karena baru kemarin kita menerima kabar kalau beberapa taman rekreasi, sudah boleh dibuka,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Jumat (01/10/2021).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Eri Cahyadi mengatakan, pembukaan uji coba itu akan dilakukan secepatnya. Namun untuk saat ini, Pemkot Surabaya masih mempelajari terlebih dahulu SE tersebut bersama dengan pelaku usaha taman rekreasi yang dipilih. Sehingga, saat uji coba nantinya dapat berjalan sesuai dengan Prokes yang berlaku. “Masih kita rapatkan. Tapi yang penting saat buka nanti tetap aman. Semoga minggu depan sudah bisa buka kembali,” ujarnya.</p>



<p>Eri menjelaskan, bahwa pada masa uji coba itu, pelaku usaha pariwisata taman rekreasi wajib menggunakan Aplikasi PeduliLindungi. Hal tersebut penting untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai dengan menggunakan QR Code Aplikasi PeduliLindungi sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Prokesnya harus dilaksanakan dengan ketat. Tidak melakukan pembayaran secara tunai, semuanya harus non-tunai,&#8221; ujarnya&nbsp;</p>



<p>Dijelaskan pula, jumlah pengunjung dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas. Nantinya harus menggunakan Aplikasi PeduliLindungi. “Insya Allah nanti kita akan kontrol itu semua. Saat ini masih kita rapatkan,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang panduan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi dan penerapan Prokes pada uji coba pembukaan usaha pariwisata taman rekreasi di daerah dengan PPKM Level 3 di Jawa-Bali.&nbsp;</p>



<p>Surat Edaran bernomor SE/19/IL.04.00/DII/2021 itu memuat daftar taman rekreasi yang dilakukan uji coba penerapan Prokes tahap I dan II di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan SE tersebut, pelaku usaha pariwisata taman rekreasi wajib untuk mendaftarkan QR Code Aplikasi PeduliLindungi melalui Asosiasi Taman Rekreasi, dan disampaikan kepada Kemenparekraf untuk selanjutnya diproses ke Kemenkes.</p>



<p>Pada SE itu juga disebutkan, bahwa anak berusia di bawah 12 tahun dilarang memasuki taman rekreasi yang dilakukan uji coba. Kemudian, pengunjung yang memasuki taman rekreasi harus sudah divaksin Covid-19 (minimal vaksin dosis pertama). Lalu, memiliki sertifikat vaksin yang tertera dalam akun PeduliLindungi dan dalam kondisi sehat (suhu badan normal), serta mematuhi Prokes<strong>. </strong>(ade/gie)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154909</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
