<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Klenteng Eng An Kiong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/klenteng-eng-an-kiong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2023 08:43:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Klenteng Eng An Kiong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pertunjukan Barongsai dan Naga Meriahkan Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pertunjukan-barongsai-dan-naga-meriahkan-perayaan-imlek-di-klenteng-eng-an-kiong-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[imlek 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, berlangsung meriah. Itu karena, sebelum melaksanakan sembahyangan, jamaah disuguhkan pertunjukan Barongsai dan juga pertunjukan Naga. Ketua Umum Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudy Phan, mengatakan untuk rangkaian perayaan Imlek sudah di mulai sejak 15 Januari lalu. Yakni, mulai dari Sung Sien, mengantarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, berlangsung meriah. Itu karena, sebelum melaksanakan sembahyangan, jamaah disuguhkan pertunjukan Barongsai dan juga pertunjukan Naga.</p>



<p>Ketua Umum Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudy Phan, mengatakan untuk rangkaian perayaan Imlek sudah di mulai sejak 15 Januari lalu. Yakni, mulai dari Sung Sien, mengantarkan para dewa menuju khayangan. Lalu, dilanjutkan dengan sembahyangan, tepat di hari ini atau Minggu (22/01/2023).</p>



<p>Setelah itu, tambahnya, akan dilanjutkan acara menjemput dewa pada 25 Januari 2023, mendatang. Kemudian, wayang Potehi di mulai pada 26 Januari 2023. Lalu, puncak kemeriahan perayaan Imlek adalah pembagian lontong Cap Go Meh, pada 5 Februari 2023 mendatang.</p>



<p>“Umat yang beribadah mulai 15 Januari 2023, lalu 25 Januari 2023 mereka kita terima ke sini dan puncaknya pembagian lontong Cap Go Meh 5 Februari, itu sebagai penutup,” ucap Rudy, saat ditemui di Klenteng Eng An Kiong, Minggu (22/01/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dikatakannya, jika mulai kemarin atau Sabtu (21/01/2023) sore, sudah banyak jamaah yang melakukan doa dan sembahyangan. Kegiatan itu, berjalan selama dua pekan ke depan. Karena umat dari Eng An Kiong sendiri, juga ada banyak atau sekitar 1000 lebih.</p>



<p>“Klenteng ini terbuka untuk umum, dari pagi sampai jam 20.00. Mereka datang silih berganti. Itu akan berjalan selama dua minggu kedepan,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk di tahun ini, sembahyangan yang dilakukan oleh umat Konghucu, Thao, dan Buddha, di Klenteng Eng An Kiong juga tidak ada pembatasan yang dilakukan. Namun, tetap dihimbau untuk siapapun yang datang ke klenteng untuk selalu menggunakan masker.</p>



<p>Sementara itu, salah satu jamaah, Frans Handoko, mengatakan jika perayaan Imlek di tahun ini tentunya berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sebab, saat Pandemi Covid-19 di tahun lalu, masih ada pembatasan. Kini, lebih lega karena PPKM resmi dicabut oleh Pemerintah.</p>



<p>“Kalau sekarang kita benar benar lebih plong apalagi sudah tidak ada PPKM. Bisa melakukan ibadah tanpa pembatasan,” kata Frans.</p>



<p>Dirinya berharap, dengan perayaan Imlek tahun 2023 ini, warga masyarakat Indonesia yang beraneka ragam suku, agama dan budaya bisa saling bertoleransi satu sama lain dan semakin akrab dalam kekeluargaan. &#8220;Dengan bertoleransi dan akrab dalam kekeluargaan tentu ini menjadikan Indonesia, khususnya Kota Malang menjadi damai,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Perayaan Imlek, Ini Kesiapan Klenteng Eng An Kiong Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-perayaan-imlek-ini-kesiapan-klenteng-eng-an-kiong-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, mulai melakukan persiapan. Mulai dari bersih-bersih, mengecat hingga pemasangan ratusan lampion. Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika persiapan itu sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu. Sebab, nantinya di hari Minggu (15/01/2023) lusa, akan dilakukan sembahyang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, mulai melakukan persiapan. Mulai dari bersih-bersih, mengecat hingga pemasangan ratusan lampion.</p>



<p>Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika persiapan itu sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu. Sebab, nantinya di hari Minggu (15/01/2023) lusa, akan dilakukan sembahyang bersama, sebagai simbol beranjaknya dewa-dewa dari bumi menuju akhirat.</p>



<p>“Kita sudah persiapan menyambut Imlek ini sejak dua minggu lalu, sampai nanti puncaknya di 15 Januari 2023. Di mana menandakan dewa-dewa pamit meninggalkan dunia, untuk ke akhirat. Karena patung-patung itu nanti itungannya kosong. Jadi kita bersihkan semua,” jelas Rudi, saat dikonfirmasi, Selasa (10/01/2023) tadi.</p>



<p>Disebutkannya, jika nantinya terdapat 22 patung dewa-dewa yang harus dibersihkan di masing-masing ruangan klenteng. Sedangkan, untuk jumlah lampion yang akan dipasang, disebutkan ada sebanyak 300 unit. “Ada 300 lebih lampion yang diperbarui. Untuk patung yang dibersihkan di tiap ruangan itu ada sekitar 22 buah patung. Kita simbolis pembersihannya di hari Minggu, 15 Januari itu,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut dikatakan, jika rangkaian perayaan Imlek di tahun ini, akan berlangsung hingga 26 Januari 2023 mendatang. Dengan ada beberapa gelaran yang akan dilakukan untuk menyemarakkan perayaan Imlek. Seperti, gelaran Potehi dan pertunjukkan Barongsai.</p>



<p>“Tanggal 26 Januari, ada pertunjukan Potehi. Itu, lamanya tergantung yang nanggap. Kalau sudah habis kita tutup. Perkiraan sampai 30 Maret 2023. Kemudian juga ada pertunjukan Barongsai, yang terdiri dari enam Barongsai. Mulai dari anak-anak usia SMP sampai orang dewasa. Tahun ini kami lebih semarak,” katanya.</p>



<p>Dalam perayaan nanti, dirinya berharap agar para umat Buddha dan Konghucu, bisa tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Walaupun, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dicabut oleh pemerintah.</p>



<p>“Kita tetap mengharuskan untuk memakai masker. Meskipun PPKM sudah dicabut, tapi kami tetap memberlakukan Prokes. Supaya kita semua saling menjaga, tidak ada penularan virus lagi,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perhotelan Tetap Adakan Blessing Ceremony Sambut Imlek dengan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/perhotelan-tetap-adakan-blessing-ceremony-sambut-imlek-dengan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal itu terlihat dari Harris Hotel &#38; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.</p>



<p>Hal itu terlihat dari Harris Hotel &amp; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone Forum Restaurant Malang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dimasa pandemi ini kita tetap lakukan Blessing Ceremony. Namun yang berbeda adalah protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini,&#8221; ujar Asst Marketing &amp; Brand Manager Harris, Gledy Webyansyah, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Upacara yang dilakukan di area hotel itu, dilakukan bersama dengan Klenteng Eng An Kiong sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Untuk Blessing Ceremony itu sendiri, dilakukan dengan beberapa barongsai yang mengelilingi di seluruh area hotel untuk membersihkan dari hawa yang negative.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca Juga :<a href="https://memontum.com/134454-disporapar-malang-siapkan-becak-sebagai-transportasi-wisata-untuk-mendukung-terminal-wisata-madyupuro#ixzz6mDxEjhEO" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Disporapar Malang Siapkan Becak Sebagai Transportasi Wisata Untuk Mendukung Terminal Wisata Madyupuro</a></strong></p>



<p>&#8220;Selain itu, pastinya juga tetap menjaga kesenian tradisional dari Cina yang memiliki sebuah makna dan cerita,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Disisi lain, Sie Liongsay Kelenteng Eng An Kiong, Brilliant Matriwiria, juga mengungkapkan persiapan sebelum upacara. &#8220;Persiapannya banyak,&nbsp; mulai dari peralatan barongsai yang baru, latihan, dan yang terpenting tidak lupa sembahyang kepada Tuhan dan Dewa di Kelenteng sebelum berangkat acara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkan, di tahun Shio Kerbau ini mempunyai karakter pekerja keras tangguh dan rajin. &#8220;Harapan baik untuk Harris Malang agar semakin sempurna dalam segala aspek.</p>



<p>Apalagi dengan akan di tambahkannya restaurant baru,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Bagikan Sembako Gratis di Klenteng Eng An Kiong</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2018 13:05:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Kong Hu Cu]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako Gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=52964</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; “Saya tanya persediannya bertambah, tapi mohon mungkin yang daftar jangan tambah terus, ketika tambah terus berarti ada indikasi kemiskinan kita semakin bertambah. Jadi kalo bisa yang datang ngak banyak tapi bingkisannya yang banyak” ujar Sutiaji (25/8/2018) mengawali pembagian sembako gratis di Klenteng Eng An Kiong. Dalam rangka perayaan hari bumi umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; “Saya tanya persediannya bertambah, tapi mohon mungkin yang daftar jangan tambah terus, ketika tambah terus berarti ada indikasi kemiskinan kita semakin bertambah. Jadi kalo bisa yang datang ngak banyak tapi bingkisannya yang banyak” ujar Sutiaji (25/8/2018) mengawali pembagian sembako gratis di Klenteng Eng An Kiong.  </p>
<p>Dalam rangka perayaan hari bumi umat Kong Hu Cu, Yayasan Klenteng Eng An Kiong Kota Malang seperti tahun-tahun sebelumnya mengadakan pembagian Sembako gratis yang merupakan bagian dari sedekah bumi. Plt. Walikota Malang Sutiaji bersama Forpimda Kota Malang hadir dan turut membagikan bingkisan yang berisikan satu paket sembako. Masyarakat dari anak-anak sampai lansia yang berjumlah ribuan hadir dalam acara ini, bukan hanya dari Kota Malang, tapi juga berasala dari Kabupaten Malang, Pasuruan bahkan ada yang berteriak mengaku dari Madura.</p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0103-copy" rel="attachment wp-att-52967"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52967" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Tradisi sedekah bumi merupakan tradisi turun-temurun di Kelenteng Eng An Kiong, bahkan sejak Klenteng ini berdiri pada tahun 1825. Pembagian Sembako tahun 2018 ini berjumlah 7.000 paket yang berisi beras 4 kilogram dan mie bihun. </p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0108-copy" rel="attachment wp-att-52968"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52968" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>“Ini hari kita mengadaakan sembahyang untuk arwah, kepada leluhur kita, kepada teman-teman kita, kawan-kawan kita yang sudah mendahului kita. Berikutnya kita juga membagikan sembako kepada tetangga-tetangga kita yang membutuhkan. Mohon dengan sangat jangan dilihat dari nilainya ato barangnya, yang penting silahturahmi kita lebih akrab, lebih kepada persaudaraan kita, Kita itu semua sama, kita adalah adalah saudara. Kita adalah satu jiwa, Arema” tegas Edy, salah satu pengurus Kelenteng Eng An Kiong. </p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0102-copy" rel="attachment wp-att-52969"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52969" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a> </p>
<p>Pemerintah Kota Malang mengapresiasi positif kegiatan yang dilakukan Klenteng Eng An Kiong, keperdulian pengurus mulai dari dulu sampai sekarang tetap terjaga.  Kegiatan seperti ini membantu pemerintah dalam mengentas kemiskinan tidak hanya Kota Malang tapi juga Kota dan Kabupaten sekitar Malang Raya. </p>
<p>Selanjutnya dalam pembagian sembako gratis ini tidak lupa Plt. Walikota Malang Sutiaji mengajak berdoa untuk saudara-saudara kita yang ditimpa musibah di Lombok. “Kita berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. Kalo hari ini kita bisa hadir, tapi saudara di lombok juga lagi dalam kegelisahan, maka kita perlu bersyukur, artinya masih dalam suasana kenikmatan” pungkas Sutiaji.<strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52964</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
