<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>little jogja &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/little-jogja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2023 14:32:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>little jogja &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Makaryo Ning Desa, Bupati Trenggalek Kenalkan Little Jogja di Kecamatan Panggul</title>
		<link>https://memontum.com/makaryo-ning-desa-bupati-trenggalek-kenalkan-little-jogja-di-kecamatan-panggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[little jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Mochammad Nur Arifin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182412</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemerintah Kabupaten Trenggalek kian mantab dalam menyambungkan pertalian sejarah antara Kecamatan Panggul dengan Jogja. Seperti konektivitas akses jalan di pesisir selatan, dimanfaatkan oleh Bupati Trenggalek, untuk bisa menjadi daya ungkit ekonomi. Karenanya, fasilitas-fasilitas pendukung yang bersifat vital, seperti rumah sakit dibangun di Kecamatan Panggul, guna mendukung upaya pemerataan ekonomi. &#8220;Sebenarnya, kita tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Trenggalek kian mantab dalam menyambungkan pertalian sejarah antara Kecamatan Panggul dengan Jogja. Seperti konektivitas akses jalan di pesisir selatan, dimanfaatkan oleh Bupati Trenggalek, untuk bisa menjadi daya ungkit ekonomi.</p>



<p>Karenanya, fasilitas-fasilitas pendukung yang bersifat vital, seperti rumah sakit dibangun di Kecamatan Panggul, guna mendukung upaya pemerataan ekonomi. &#8220;Sebenarnya, kita tidak ingin lupa akan sejarah bahwa ada perjuangan Pangeran Mangkubumi di sini. Termasuk, ada Raden Ayu Nitisari serta bapaknya, Raden Mas Panji Nawangkung, yang ikut berjuang sebelum berdirinya Keraton Yogyakarta,&#8221; ungkap Bupati Arifin saat melakukan Makaryo Ning Desa (Mening Deh), Rabu (01/02/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa sudah selayaknya tidak boleh lupa bahwa ketika agresi Belanda kedua, Jendral Sudirman juga menempuh perjalanan gerilya di wilayah ini. Itu menandakan, bahwa Indonesia memiliki kekuatan, sehingga Indonesia tidak dianggap telah habis karena semua pemimpin telah ditawan oleh pihak Belanda.</p>



<p>&#8220;Maka, perjuangan-perjuangan itu harus kita ingat. Dan saat pemerintahan Pak Jokowi dan dirintis oleh semua presiden sebelumnya, kita sudah membangun area-area jalur lintas selatan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Jika tidak dihubungkan sejarahnya, tambahnya, jalan-jalan itu tidak mungkin termanfaatkan. Maka, akan mubadir anggaran-anggaran pusat yang jumlahnya triliunan untuk membangun jalan.</p>



<p>Jadi, tambahnya, tujuan semua ini untuk memperkuat sejarah. Kemudian, bila sejarahnya saling terhubung, harapannya konektivitas terkait wisata hingga budaya, juga bisa terhubung. Sehingga, perdaganganpun juga bisa semakin baik. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Makanya, fasilitas-fasilitas pendukung, seperti rumah sakit Panggul, juga kita siapkan di sini. Tujuannya, agar Panggul benar-benar menjadi kota, meskipun administrasinya tidak otonom dalam melayani publik,&#8221; terang Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Panggul, Agus Dwi Karyanto, menyambut baik konsep Little Jogja di kecamatan yang dipimpinnya itu. Harapannya, dengan beberapa bangunan yang ada, maka bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk datang ke Panggul.</p>



<p>&#8220;Artinya, dengan adanya kunjungan wisatawan ke Panggul, maka bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Kecamatan Panggul. Konsep Panggul Little Jogja ini, kit harapkan akan memberikan daya tarik kepada wisatawan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Mengenai bangunan tugu yang dibangun, Agus menambahkan, bahwasannya bangunan tersebut merupakan miniatur Tugu Golong Gilik di Jogja. &#8220;Kita namakan Tugu 169, yang merupakan estimasi jarak antara Panggul dengan Jogja. Itu, kalau kita lihat di Google Map. Cuma 169 ini kita ingin artikan, bahwa 1 itu Ketuhanan Yang Maha Esa, 6 itu rukun Iman dan 9 itu wali songo yang mengajarkan Islam di tanah Jawa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Mengawali pembangunan infrastruktur Little Jogja di Kecamatan Panggul, ada empat kegiatan yang dilakukan. Yaitu, dimulai dengan pembangunan saluran dan trotoar. Kemudian Tugu Pal Putih yang ada di Jogja dibuat miniatur di Kecamatan Panggul ini.</p>



<p>&#8220;Kemudian, kita membangun dua taman semacam taman sari yang ada di samping kantor kecamatan. Rencana ke depan, kita akan meneruskan pembangunan pedestriannya pada PAPBD nanti. Jadi, sepanjang ibu kota ini akan kita bangun pedestrian mirip di Malioboro,&#8221; papar Agus. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182412</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Punya Keterkaitan Sejarah, Pemkab Trenggalek Proyeksikan Kecamatan Panggul Jadi &#8216;Little Jogja&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/punya-keterkaitan-sejarah-pemkab-trenggalek-proyeksikan-kecamatan-panggul-jadi-little-jogja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2020 02:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan panggul]]></category>
		<category><![CDATA[little jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek akan memproyeksikan Kecamatan Panggul menjadi &#8216;Little Jogja&#8217;. Rencana sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Panggul ini dilakukan dalam rangka pengembangan kawasan Selatan Trenggalek. Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, keterkaitan sejarah antara Trenggalek dengan Keraton Yogyakarta turut menjadi acuan diinisiasinya konsep [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek akan memproyeksikan Kecamatan Panggul menjadi &#8216;Little Jogja&#8217;.</p>
<p>Rencana sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Panggul ini dilakukan dalam rangka pengembangan kawasan Selatan Trenggalek.</p>
<p>Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, keterkaitan sejarah antara Trenggalek dengan Keraton Yogyakarta turut menjadi acuan diinisiasinya konsep pembangunan Little Jogja tersebut.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Bupati Nur Arifin saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Safari OPD bersama jajaran Kepala OPD di Kecamatan Panggul.</p>
<p>&#8220;Karena kita punya potensi market khususnya untuk wisatawan dari Jogja, Pacitan, Solo, Ponorogo, dan kita punya akar sejarah di Panggul yang cukup kuat dengan Keraton Yogyakarta,&#8221; ucap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (29/12/2020) pagi.</p>
<p>Tak ingin terkesan setengah-setengah, Bupati Trenggalek ini juga meminta jajaran untuk mendatangkan langsung ahli maupun budayawan dari Yogyakarta. Dengan begitu, pembangunan akan lebih tepat dari segi filosofinya.</p>
<p>&#8220;Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, kami akan menindaklanjuti dengan mempersiapkan studi pada PAPBD 2021. Sedangkan untuk pembangunan fisik akan dimulai pada Tahun 2022,&#8221; imbuhnya.<a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/ft-galek-200.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-130847" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=400%2C212&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Lebih lanjut untuk merealisasikan pembangunan Little Jogja, Pemkab Trenggalek akan meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur pada dalam kurun 2 tahun kedepan.</p>
<p>&#8220;Di Kecamatan Panggul ada 17 Desa. Nantinya setiap desa akan diminta mengusulkan program inovasi pembangunannya. Sehingga Little Jogja ini nanti tidak hanya berpusat di kecamatan saja melainkan di tingkat desa,&#8221; kata suami Novita Hardini ini.</p>
<p>Sementara itu, Camat Panggul, Agus Dwi Karyanto menyambut baik proyeksi Panggul menjadi Little Jogja.</p>
<p>&#8220;Inovasi ini sangat bagus, dan kami akan mendukung hal itu. Kami juga melihat potensi wisatawan dari luar Trenggalek seperti Pacitan, Solo, dan Yogyakarta akan bisa ditangkap dengan baik,&#8221; pungkas Agus.<strong> (mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130845</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
