<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lokalisasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lokalisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Aug 2023 07:32:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lokalisasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mangkal di Eks Lokalisasi Bandengan Situbondo dan Warung Remang-remang, Tiga Perempuan Diamankan Satpol</title>
		<link>https://memontum.com/mangkal-di-eks-lokalisasi-bandengan-situbondo-dan-warung-remang-remang-tiga-perempuan-diamankan-satpol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bandengan]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[mangkal]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[remang-remang,]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak tiga perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), berhasil diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo, Sabtu (12/08/2023) malam. Diantaranya mereka yang berhasil diamankan, salah satunya diciduk petugas saat di warung remang-remang di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo dan dua orang lainya diamankan dari kawasan eks Lokalisasi Bandengan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak tiga perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), berhasil diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo, Sabtu (12/08/2023) malam. Diantaranya mereka yang berhasil diamankan, salah satunya diciduk petugas saat di warung remang-remang di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo dan dua orang lainya diamankan dari kawasan eks Lokalisasi Bandengan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Ketiga perempuan itu, berinisial Rm (34), warga Dusun Petungsewu, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Hr (47) warga Kabupaten Bondowoso. Keduanya diamankan dari eks Lokalisasi Bandengan. Sedang, Sd (34), warga Desa Solor, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso diamankan dari warung remang-remang.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, mengatakan bahwa ketiga PSK tersebut terjaring razia ketika sedang mangkal. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP, untuk dibina dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, ketiga PSK tersebut didata dan dilakukan pembinaan serta menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,&#8221; jelas Sopan.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa Satpol PP Kabupaten Situbondo akan terus melakukan patroli ke eks lokalisasi dan warung remang-remang, yang berpotensi dijadikan tempat mangkal para PSK. &#8220;Kita akan gencar melaksanakan patroli ke tempat-tempat yang berpotensi dijadikan mangkal para PSK,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Rm mengatakan bahwa dirinya terpaksa menjajakan diri kepada laki-laki hidung belang karena faktor ekonomi. &#8220;Saya terpaksa bekerja seperti ini. Hal ini saya lakukan untuk menghidupi anak dan orang tua,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eks Lokalisasi Kotakan Cangkreng Jadi Sasaran Pendataan dan Perizinan Satpol PP Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/eks-lokalisasi-kotakan-cangkreng-jadi-sasaran-pendataan-dan-perizinan-satpol-pp-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2022 13:17:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kotakan]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi dan pendataan di kawasan RT30 RW 11, Dusun Kotakan Cangkreng, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kamis (02/06/2022) tadi. Pendataan itu dilakukan, karena kawasan tersebut dahulunya adalah bekas lokalisasi dan diduga masih dijadikan sebagai tempat prostitusi ilegal di Kabupaten Situbondo. Dalam pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi dan pendataan di kawasan RT30 RW 11, Dusun Kotakan Cangkreng, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kamis (02/06/2022) tadi. Pendataan itu dilakukan, karena kawasan tersebut dahulunya adalah bekas lokalisasi dan diduga masih dijadikan sebagai tempat prostitusi ilegal di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Dalam pelaksanaan tersebut, petugas mendata pemilik rumah dan pemilik usaha hiburan rumah karaoke, yang berada di kawasan tersebut. Satu persatu pemilik lokasi, didata oleh Satpol PP.</p>



<p>Kepala Satpol PP Pemerintah Kabupaten Situbondo, Buchari, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka sosialisasi dan melakukan pendataan rumah tangga, juga serap aspirasi masyarakat setempat tentang segala aktivitas. Sebab, di lokasi tersebut ada tempat hiburan malam atau rumah karaoke.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Karena di sini ada tempat hiburan karaoke. Makanya, kami sekaligus melaksanakan pendataan rumah tangga. Sehingga, bagaimana terhadap izin-izin usaha, harus segera memiliki legalitas atau harus segera diusahakan sesuai prosedur dari dinas terkait. Jadi intinya, kami ingin bertemu dengan masyarakat dan melihat aktifitas keseharian di lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diharapkan, ke depan ada perubahan image yang selama ini melekat. Termasuk, sudah tidak ada aktifitas prostitusi.</p>



<p>Ketua RT30 Dusun Kotakan Cangkreng, Hady Anwara, mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kedatangan Satpol PP bersama anggota. Terlebih, apa yang dilakukan adalah bagian dari pengecekan atau pendataan.</p>



<p>&#8220;Kami memberikan apresiasi kepada Kasat Pol PP Situbondo beserta jajarannya, yang telah menginisiasi pertemuan ini. Kami juga akan menginformasikan, terhadap perizinan untuk pemilik tempat hiburan karaoke dan usaha lainnya,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabur dari Lokalisasi GS Situbondo, Gadis Asal Bandung Mengamankan Diri di Mapolres</title>
		<link>https://memontum.com/kabur-dari-lokalisasi-gs-situbondo-gadis-asal-bandung-mengamankan-diri-di-mapolres</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2022 14:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Sampan]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mapolres Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161248</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Diduga menjadi korban perdagangan manusia, seorang gadis berinisial LA asal Kota Bandung, Jawa Barat, kabur dari eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Selasa (04/01/2022). Saat ini, remaja yang mengaku berusia 20 tahunan dan baru lima hari di eks lokalisasi terbesar di Kota Situbondo itu, masih diminta keterangan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Diduga menjadi korban perdagangan manusia, seorang gadis berinisial LA asal Kota Bandung, Jawa Barat, kabur dari eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Selasa (04/01/2022). Saat ini, remaja yang mengaku berusia 20 tahunan dan baru lima hari di eks lokalisasi terbesar di Kota Situbondo itu, masih diminta keterangan oleh penyidik perempuan dan (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.</p>



<p>Diperoleh keterangan, sebelum diminta keterangan oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo, LA kabur dari salah satu wisma di eks lokalisasi GS Desa Kotakan dan melaporkan nasib yang dialaminya ke Mapolsek Kota, Situbondo. Selanjutnya, petugas Polsek Kota, langsung membawa gadis asal Kota Bandung, ke unit PPA Satreskrim Polres Situbondo.</p>



<p>Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Achmad Sutrisno, saat dikonfirmasi mengatakan, memang ada seorang gadis mengamankan diri di Mapolres Situbondo. Bahkan, berdasarkan pengakuan gadis asal Kota Bandung Jawa Barat, dia terpaksa mengaku hanya ingin pulang ke kampung halamannya di Kota Bandung.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dia mengaku terpaksa keluar dari eks lokalisasi GS Desa Kotakan, karena hanya ingin pulang ke Bandung. Meski demikian, penyidik PPA masih meminta keterangan gadis berusia 20 tahun tersebut,&#8221; ujar Iptu Achmad Sutrisno.</p>



<p>Seorang warga sekitar lokalisasi saat dikonfirmasi, membenarkan jika ada seorang gadis asal Kota Bandung, yang kabur dari salah satu wisma. Hanya saja, apa yang menjadi masalah, dirinya kurang paham. &#8220;Infonya begitu. Namun, saya tidak secara pasti tahu masalahnya,&#8221; ujar pria yang tinggal di Rt30 Rw11 Dusun Cangkreng, Desa Kotakan, saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (04/01/2022). <strong>(her/mam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokalisasi Girun Gondanglegi Terancam Dibongkar Paksa</title>
		<link>https://memontum.com/lokalisasi-girun-gondanglegi-terancam-dibongkar-paksa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2020 12:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bongkar paksa]]></category>
		<category><![CDATA[Gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119773-lokalisasi-girun-gondanglegi-terancam-dibongkar-paksa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mungkin karena sudah kenyang dengan janji Pemkab Malang terkait molornya pembongkaran bangunan eks lokalisasi Girun di Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, akhirnya warga mengancam segera membongkar paksa kawasan eks lokalisasi tersebut. Apalagi rencana pembongkaran tempat protitusi yang berdiri ilegal diatas kawasan lahan milik Kereta Api Indonesia (KAI) ini dilakukan sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Mungkin karena sudah kenyang dengan janji Pemkab Malang terkait molornya pembongkaran bangunan eks lokalisasi Girun di Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, akhirnya warga mengancam segera membongkar paksa kawasan eks lokalisasi tersebut.</p>
<p>Apalagi rencana pembongkaran tempat protitusi yang berdiri ilegal diatas kawasan lahan milik Kereta Api Indonesia (KAI) ini dilakukan sejak tahun 2014 lalu, dengan melalui beberapa tahapan seperti peringatan, mediasi serta solusi untuk kesejahteraan ratusan wanita disitu.</p>
<p>Dan ironisnya, hingga pergantian Bupati Malang, aktivitas para wanita pemuas lelaki hidung belang disitu masih saja berlangsung toh dengan cara bersembunyi.</p>
<p>Kepala Desa Gondanglegi Wetan H Masrudi FR mengaku, pihaknya juga mendengar rencana pembongkaran paksa eks lokalisasi itu.</p>
<p>&#8220;Saya juga mendengar kabar burung itu. Namun secara resmi belum ada laporan ke desa. Kalau itu memang kehendak warga ya monggo&#8221;,tegas Masrudi Selasa (21/7/2020) siang.</p>
<p>Dengan santernya berita pembongkaran paksa eks lokalisasi yang direncanakan dalam satu dua hari ini, pihaknya langsung minta petunjuk Satkolion Banser Kecamatan Gondanglegi H A Toha.</p>
<p>&#8220;Kata Satkolion Banser Kecamatan Gondanglegi, sampai hari ini masih belum ada petunjuk dari Pengurus Cabang(PC). Dan pembongkaran itu harus lewat jalan musyawarah serta ada solusinya.Tetapi, Banser sendiri lebih setuju jika eks lokalisasi itu ditutup total, &#8221; beber Masrudi.</p>
<p>Ditambahkan Masrudi, jika pembongkaran itu ternyata dilakukan dengan cara paksa oleh sekelompok Ormas dan warga, itu sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap Pemkab Malang karena molornya rencana tersebut.</p>
<p><div id="attachment_119774" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119774" decoding="async" class="size-full wp-image-119774" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="H Ahmad Zen Ketua MWC NU Gondanglegi. (sur)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200721-WA0039-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119774" class="wp-caption-text">H Ahmad Zen Ketua MWC NU Gondanglegi. (sur)</p></div></p>
<p>Sementara itu, H Ahmad Zen Ketua MWC NU Kecamatan Gondanglegi memaparkan,eks lokalisasi Girun itu memang harus dibongkar.</p>
<p>&#8220;Peringatan dan sosialisasi sudah dilakukan, termasuk tenggang waktu.Tunggu apalagi? &#8221; tandas Ketua Yayasan Panti Asuhan Petermas Gondanglegi ini.</p>
<p>Juga dijelaskan Kepala SMP NU Gondanglegi ini, rencana pembongkaran eks lokalisasi itu pernah disampaikan langsung oleh Camat Gondanglegi Presitya Yunika kepada Bupati Malang HM Sanusi.</p>
<p>&#8220;Menanggapi usulan Bu Camat,Pak Bupati juga sangat respon.Kemudian tindakan dari Bu Camat, untuk minta dukungan kepada masyarakat.Saya pribadi juga sangat mendukung secara maksimal dan selalu membak up untuk kebaikan warga Gondanglegi &#8221; ulasnya.</p>
<p>Terlepas dari itu, Abah Zen juga tetap minta bimbingan dan arahan dari Muspika Gondanglegi.</p>
<p>&#8220;Pembongkaran itu kalau bisa harus dilakukan secepat mungkin. Langkah kami saat ini akan mengumpullkan seluruh ranting NU yang ada di Kecamatan Gondanglegi. Kami akan minta dukungan mereka. Kami juga minta kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri.Meskipun itu sesuatu yang salah,itupun manusia yang tetap kita perlakukan sebagai manusia, &#8221; urai Aba Zen. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokalisasi Girun Gondanglegi Diobrak-Abrik, Puluhan WTS Tunggang Langgang</title>
		<link>https://memontum.com/lokalisasi-girun-gondanglegi-diobrak-abrik-puluhan-wts-tunggang-langgang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 11:38:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119329-lokalisasi-girun-gondanglegi-diobrak-abrik-puluhan-wts-tunggang-langgang</guid>

					<description><![CDATA[Warga Gondanglegi Wetan Desak Bupati Segera Menutup Memontum Malang &#8211; Lokalisasi Mbok Girun berada di Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Kendati puluhan rumah tempat menampung kegiatan prostitusi itu sejak tahun 2014 lalu oleh Pemkab Malang sudah dinyatakan ditutup. Namun ternyata tempat prostitusi di atas lahan milik Kereta Api Indonesia (KAI) itu ditengah pandemi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Warga Gondanglegi Wetan Desak Bupati Segera Menutup</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Lokalisasi Mbok Girun berada di Desa Gondanglegi Wetan Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Kendati puluhan rumah tempat menampung kegiatan prostitusi itu sejak tahun 2014 lalu oleh Pemkab Malang sudah dinyatakan ditutup.</p>
<p>Namun ternyata tempat prostitusi di atas lahan milik Kereta Api Indonesia (KAI) itu ditengah pandemi covid-19 masih saja beroperasi.</p>
<p>Seperti dalam razia yang digelar oleh Satpol PP Kabupaten Malang dan Muspika Gondanglegi, Rabu (15/7/2020) siang.Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan 9 WTS dan 4 pria hidung belang.</p>
<p>&#8220;Puluhan WTSnya berhasil kabur, karena ada pihak yang membocorkan jika hari ini ada razia, &#8221; seorang pencari rumput dekat lokalisasi menjelaskan.</p>
<p><div id="attachment_119330" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119330" decoding="async" class="size-full wp-image-119330" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0039-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="H Masrudi FR Kepala Desa Gondanglegi Wetan. (sur) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0039-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0039-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0039-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0039-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119330" class="wp-caption-text">H Masrudi FR Kepala Desa Gondanglegi Wetan. (sur)</p></div></p>
<p>Sementara itu H Masrudi FR Kepala Desa Gondanglegi Wetan membenarkan adanya razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang itu menindaklanjuti permintaan ratusan warga Gondanglegi Wetan kepada Bupati Malang HM Sanusi.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya semua tokoh masyarakat,tokoh pemuda, perangkat desa, Banser, NU, kiai dan ulama&#8217; minta agar lokalisasi ini dibongkar total. Akhirmya permintaan tersebut oleh Bupati Malang ditindaklanjuti,&#8221; terang Masrudi, Rabu (15/7/2020) petang.</p>
<p>Dikatakan Masrudi, lokalisasi Girun ini sejak tahun 2014 lalu sudah dinyatakan ditutup secara serentak di Kabupaten Malang. Pada waktu itu, tambah Masrudi, jumlah WTS disitu hingga mencapai 100 orang.</p>
<p>Itupun oleh pemerintah Kabupaten Malang sudah diberi pembinaan, lapangan dan dipulangkan kekampung halaman masing-masing.</p>
<p>&#8220;Setelah itu pemerintah bersama pihak Kereta Api Indonesia (KAIA) selaku pihak pemilik lahan juga sepakat membongkarnya.Tetapi atas perikemanusiaan, sejumlah pemilik rumah menyatakan keberatan jika kawasan itu dibongkar. Mereka sepakat, kawasan itu untuk rumah tangga, &#8221; paparnya.</p>
<p>&#8220;Juga tertuang dalam surat pernyataan yang isinya, jika ternyata masih dibuat tempat pelacuran, rumah-rumah itu sepakat dibongkar.Ternyata mereka masih membandel. Toh dengan cara sembunyi, pelacuran disitu ternyata masih ada, &#8221; beber Masrudi.</p>
<p>Disisi lain, Masrudi juga menjelaskan,tiap seminggu sekali Pemerintah Desa Gondanglegi Wetan juga melakukan razia, namun hasilnya sia-sia,karena kebanyakan WTS itu bersembunyi.</p>
<p>&#8220;Saya minta kepada Bupati Malang HM Sanusi agar lokalisasi ini segera ditutup. Selain itu atas persetujuan 90 % warga Gondanglegi Wetan, lokalisasi itu juga berdiri diatas tanah KAI tanpa sewa,&#8221; pungkasnya.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119329</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buldozer Lokalisasi, Bupati Tegaskan Lumajang Harus Bebas dari Tempat Maksiat</title>
		<link>https://memontum.com/buldozer-lokalisasi-bupati-tegaskan-lumajang-harus-bebas-dari-tempat-maksiat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2019 01:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86841-buldozer-lokalisasi-bupati-tegaskan-lumajang-harus-bebas-dari-tempat-maksiat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., bertindak tegas terhadap segala bentuk kemaksiatan, Langkah tegas itu, merupakan perwujudan komitmen bupati dan wabup sejak awal. Seperti yang di Lakukan pada Jum&#8217;at ( 28/06/2019). Bupati memimpin langsung pembongkaran Lokalisasi yang dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD) milik Pemerintah Desa Dorogowok, yang berlokasi di Bebekan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., bertindak tegas terhadap segala bentuk kemaksiatan, Langkah tegas itu, merupakan perwujudan komitmen bupati dan wabup sejak awal. Seperti yang di Lakukan pada Jum&#8217;at ( 28/06/2019). Bupati memimpin langsung pembongkaran Lokalisasi yang dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD) milik Pemerintah Desa Dorogowok, yang berlokasi di Bebekan, Desa Kabuaran Kecamatan Kunir.</p>
<p>TIdak kurang dari 17 unit rumah bangunan semi permanen di area lokalisasi yang dikenal dengan nama lokalisasi &#8220;Bebekan&#8221; tersebut diratakan dengan tanah. Ia menegaskan, bahwa Kabupaten Lumajang harus bebas dari tempat-tempat maksiat. &#8220;Kami Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah berulang kali menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat Lumajang, supaya tempat maksiat diberantas di Kabupaten Lumajang,&#8221; tegas Bupati.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-86842" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190629-WA0004-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bupati juga menjelaskan, area lokalisasi &#8220;Bebekan&#8221; merupakan tanah milik negara yang asetnya dikelola Pemerintah Desa Dorogowok Kecamatan Kunir. &#8220;Saya pimpin langsung pembongkaran rumah diatas tanah negara, yang nyata-nyata dijadikan kegiatan untuk kemaksiatan,&#8221; ujarnya. Ia menegaskan, tidak ada pilihan lain, kecuali membongkar lokalisasi yang berada di atas tanah milik negara.</p>
<p>Pembongkaran bangunan lokalisasi itu, sekaligus memutus aliran listrik yang selama ini digunakan pratik prostitusi. Operasi pembongkaran itu, selain didukung petugas kemanan, juga dilengkapi tenaga medis yang disiagakan, untuk mengantisipasi kemungkinan yang terburuk. Sebelumnya, Pemkab Lumajang telah melakukan sosialisasi dan peringatan di area tersebut. Namun, ternyata tidak diindahkan dan tetap beroperasi. Operasi pembongkaran yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB itu dipadati warga sekitar yang ingin tahu proses pembongkaran lokalisasi yang sudah lama meresahkan warga sekitar.</p>
<p>Minasri salah satu warga yang juga antusias melihat proses pembongkaran lokalisasi mengaku bersyukur atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang tegas melakukan pemberantasan tempat maksiat. &#8220;Ya syukur Alhamdulillah mas, soalnya ini kan mengganggu mas, mengganggu rumah tangga orang, ya semoga ditutup selamanya lah, nggak ada lagi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hal senada juga di sampaikan Imam warga setempat, menurutnya keberadaan lokalisasi &#8220;Bebekan&#8221; tidak baik buat lingkungan, sebagai warga ia sangat mendukung kebijakan Bupati Lumajang dalam memberantas tempat &#8211; tempat maksiat untuk mewujudkan lumajang hebat dan bermartabat. &#8221; Sebagai warga lumajang, saya sangat mendukung kebijakan pak bupati dalam memberantas tempat &#8211; tempat maksiat&#8221; ujar Imam.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokalisasi Telocor Resmi Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/lokalisasi-telocor-resmi-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2018 12:06:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Jabon]]></category>
		<category><![CDATA[prostitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Telocor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/48841-lokalisasi-telocor-resmi-ditutup</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Area lokalisasi prostitusi Dusun Telocor,Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon resmi di bubarkan.Setelah jajaran forkopimpka Jabon,Toga,Tomas, beserta tim kesehatan melakukan sosialisasi terhadap para pemilik atau penyedia tempat esek-esek,Rabu (25/07) siang di balai dusun setempat. Camat Jabon Agus Sujodko diruang kerjanya pada Memo X menjelaskan,sosialisasi sekaligus pembubaran area lokalisasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsinya seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Area lokalisasi prostitusi Dusun Telocor,Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon resmi di bubarkan.Setelah jajaran forkopimpka Jabon,Toga,Tomas, beserta tim kesehatan melakukan sosialisasi terhadap para pemilik atau penyedia tempat esek-esek,Rabu (25/07) siang di balai dusun setempat.</p>
<p>Camat Jabon Agus Sujodko diruang kerjanya pada Memo X menjelaskan,sosialisasi sekaligus pembubaran area lokalisasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsinya seperti semula.Dikarenakan tempat tersebut, tidak jauh dengan pemukiman warga.Hal itu juga mereka yang bekerja,atau bertempat tinggal bukan asli orang Jabon melainkan warga pendatang segera meninggalkan lokasi dan beralih profesi,ucapnya</p>
<p><div id="attachment_48842" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-48842" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180725-WA0082_1-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Tokoh ulama Jabon memberikan tauziah pada para pemilik maupun penyewah tempat (gus HP)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-48842" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180725-WA0082_1-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180725-WA0082_1-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-48842" class="wp-caption-text"><em><strong>Tokoh ulama Jabon memberikan tauziah pada para pemilik maupun penyewah tempat (gus HP)</strong></em></p></div></p>
<p>Masih kata Agus Sujodko,bilamana pemilik, penyewa diketahui,maupun ditemukan  masih beroperasi bisnis esek-esek.Maka kami tidak segan-segan,akan menindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku. Pihaknya,bersama-sama Polri,TNI beserta lainya terus melakukan pengawasan ditempat tersebut.Dan nantinya juga diterjunkan petugas disana,untuk melakukan patroli setiap hari,katanya</p>
<p>Sementara catatan yang diterimahnya, sebanyak 15 unit rumah,berkedok warung menyediakan tempat esek-esek itu. Sedangkan pekerja seks komersial,atau PSK semuanya itu pendatang dari luar daerah Jabon.Harapan kami kedepannya,tempat lokalisasi ini tidak lagi berada di kota Jabon,terang Agus Sujodko</p>
<p>Ditegaskan,Kapolsek Jabon AKP Saadun, sesuai undang-undang berlaku kami akan menindak tegas bagi pemilik,penyewa, mucikari maupun PSK yang diketahui masih beroperasi.Tidak dipungkiri tempat itu,diduga disinyalir rawan peredaran miras,rawan peredaran narkoba,rawan penyakit HIV,dan sebagainya.Maka tempat tersebut,menjadi atensi kami dalam pengawasan hukum,dan benar-benar steril dari penyakit masyarakat,tandasnya <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">48841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Sidoarjo Obrak Lokalisasi Randupitu</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-sidoarjo-obrak-lokalisasi-randupitu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2017 08:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lokalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10080-satpol-pp-sidoarjo-obrak-lokalisasi-randupitu</guid>

					<description><![CDATA[Juga Razia Kos-Kosan Bligo &#160; Memontum Sidoarjo &#8211; Petugas gabungan Satpol PP Pemkab Sidoarjo, TNI dan Polri menggerebek prostitusi Randupitu yang ada di belakang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (01/12/2017) malam. Dalam razia yang berlangsung sekitar 2 jam itu, petugas berhasil mengamankan sebanyak 15 perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), 10 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Juga Razia Kos-Kosan Bligo</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Petugas gabungan Satpol PP Pemkab Sidoarjo, TNI dan Polri menggerebek prostitusi Randupitu yang ada di belakang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (01/12/2017) malam. </p>
<p>Dalam razia yang berlangsung sekitar 2 jam itu, petugas berhasil mengamankan sebanyak 15 perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), 10 pria hidung belang dan peralatan judu Cap Jiki yang ditinggal kabur bandarnya.</p>
<p>Para PSK dan pria hidung belang ini tak berkutik saat digerebek petugas. Hal ini lantaran petugas gabungan itu mengepung arena lokalisasi dan perjudian itu. Paska diamankan, mereka langsung digiring menuju mobil Transtib Satpol PP untuk didata dan diberi surat pernyataan di Kantor Satpol PP Pemkab Sidoarjo. </p>
<p>Sedangkan seusai mengamankan para PSK dan pria hidung belang itu, sedikitnya lima bangunan berupa gubuk yang diduga dijadikan sarana untuk menyalurkan birahi dibakar habis petugas.‎</p>
<p>&#8220;Razia ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk ketentraman masyarakat, baik dugaan praktek prostitusi maupun permainan judi Sidoarjo. Karena keberadaan mereka sangat meresahkan masyarakat,&#8221; terang Kepala Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Widiantoro Basuki kepada Memo X, Jumat (01/12/2017) malam.</p>
<p>Menurut pria yang akrab dipanggil Wiwid ini, semua orang yang terjaring bakal didata identitas kependudukannya. Untuk pria hidung belang dan para penjudi diberi pesan-pesan moral dan diminta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dengan membuat surat pernyataan. Sedangkan untuk para wanita penghibur, mereka bakal dikirim ke tempat Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Pemkab Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kegiatan seperti ini, bak terus digelar secara rutin untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat Sidoarjo,&#8221; tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10080</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
