<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Museum Rasulullah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/museum-rasulullah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Sep 2021 11:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Museum Rasulullah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Probolinggo jadi Jujugan Studi Pemkab Bener Meriah Aceh, termasuk Keberadaan Museum Rasulullah</title>
		<link>https://memontum.com/kota-probolinggo-jadi-jujugan-studi-pemkab-bener-meriah-aceh-termasuk-keberadaan-museum-rasulullah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2021 11:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bener Meriah Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, menerima kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam di Taman Pemrosesan Akhir (TPA) Bestari Kota Probolinggo, Kamis (16/09) tadi. Rombongan kunker yang dipimpin langsung Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam kesempatan itu disambut hangat oleh orang nomor satu di Kota Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, menerima kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam di Taman Pemrosesan Akhir (TPA) Bestari Kota Probolinggo, Kamis (16/09) tadi. Rombongan kunker yang dipimpin langsung Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam kesempatan itu disambut hangat oleh orang nomor satu di Kota Probolinggo.</p>



<p>“Tentunya, ini (kunjungan, red) kami gembira dan bangga. Beliau berkenan memilih dan mengunjungi kota kecil seperti Kota Probolinggo,” ujar Wali Kota, Habib Hadi, mengawali sambutannya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/deteksi-dini-ptm-pemkot-probolinggo-gelar-cek-kesehatan-gratis-bagi-seluruh-asn">Deteksi Dini PTM, Pemkot Probolinggo Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh ASN</a></li>
</ul>


<p>Habib hadi menjelaskan, pengelolaan sampah di Kota Probolinggo, mulai dari hulu ke hilir yang dilakukan Pemkot Probolinggo, dengan mengumpulkan sampah dari sumber sampah yang diangkut ke TPS dan berakhir ditimbun di TPA. “Reduksi sampah dilakukan dalam rangka mengurangi timbunan sampah yang masuk ke TPA, dengan menggunakan sistem sanitary landfill,” jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, lebih lanjut Wali Kota Probolinggo juga menyampaikan pemanfaatan gas methan melalui pipa paralon disambungkan dengan menggunakan alat pendorong blower untuk memompa gas methan agar lebih maksimal. Gas methan ini, disamping dikonsumsi sebagai pengganti gas tabung untuk memasak air, juga dimanfaatkan sebagai pembangkit genset apabila listrik mati serta dimanfaatkan untuk membantu perekonomian warga sekitar TPA.</p>



<p>&#8220;Ada sembilan keluarga yang juga memasak menggunakan gas methan dengan pemasangan pipanisasi ke masing-masing rumah tangga, dari pemanfaatan TPA,” terang Habib Hadi.</p>



<p>Tidak hanya sekadar mengandalkan komitmen terkait penanganan sampah dari internal saja, wali kota menyebut, dukungan dari masyarakat pun menjadi nilai plus yang tak boleh dianggap remeh. “Kita semua bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan dengan mengedukasi masyarakat, itu adalah kunci dari keberhasilan atas apa yang kita lakukan,” ungkapnya.</p>



<p>Wali Kota Habib Hadi mengungkapkan, permasalahan sampah merupakan isu nasional, yang hampir dialami setiap daerah di Indonesia, tak terkecuali Kota Seribu Taman. Terutama terkait keterbatasan lahan.</p>



<p>Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, DLH akan merencanakan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan teknologi inovasi baru agar timbulan sampah bisa teratasi tanpa ada perluasan TPA. “Insyaallah, ke depan kami merencanakan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan teknologi inovasi baru bekerjasama dengan pihak ketiga&nbsp; agar timbulan sampah bisa teratasi tanpa ada perluasan TPA serta bernilai ekonomis,” terangnya.</p>



<p>Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan Pemkot Probolinggo. “Semoga menjadi silaturrahim yang membawa berkah dan kemanfaatan bagi kita semua,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya pun menyampaikan, bahwa tujuan berkunjung ke kota dengan ikon angin, manga dan anggurnya itu, adalah untuk melihat pengelolaan sampah di Kota Probolinggo. Menurutnya, Kota Probolinggo merupakan salah satu kota yang cukup berhasil dalam mengelola pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.</p>



<p>“Jadi, kedatangan kami ke sini (Kota Probolinggo, red) adalah untuk melihat langsung bagaimana proses pengelolaan sampah yang ada di Kota Bayuangga. Karena saya pribadi dulu juga berkecimpung dalam urusan persampahan, dan ternyata kota ini memiliki penanganan yang lebih baik,” katanya. Dailami mengatakan, dirinya juga terkesan dengan adanya keberadaan Museum Rasulullah. Termasuk, keramahan penduduk dan potensi wisata kuliner Probolinggo. “Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Kota Serambi Mekah, saya takjub sekaligus terharu, karena justru kota kecil inilah yang diberikan kepercayaan untuk menyimpan artefak Rasulullah. Saya harus sampaikan ini ke masyarakat di Aceh, untuk berkunjung ke sini,” ujarnya berkaca-kaca. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Darurat, Semua Tempat Wisata di Probolinggo Tutup Sementara</title>
		<link>https://memontum.com/ppkm-darurat-semua-tempat-wisata-di-probolinggo-tutup-sementara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 13:21:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147330</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo resmi menutup semua tempat wisata untuk sementara pada 03-20 Juli. Penutupan itu, seiring dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali dari pemerintah pusat. Keputusan tersebut sudah diatur Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Prokes 2019, Selasa (06/07). Baca juga: Dalam poin tersebut disebutkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Pemerintah Kota Probolinggo resmi menutup semua tempat wisata untuk sementara pada 03-20 Juli. Penutupan itu, seiring dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali dari pemerintah pusat.</p>



<p>Keputusan tersebut sudah diatur Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Prokes 2019, Selasa (06/07).</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Dalam poin tersebut disebutkan, fasilitas umum meliputi area publik, taman umum, tempat wisata, tempat ziarah, kolam renang atau pemandian umum, dan area publik lain tutup sementara.</p>



<p>Lalu pada poin berikutnya disebutkan, kegiatan seni/budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan seperti lokasi seni, budaya, karaoke dan tempat hiburan, sarana olahraga, serta kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup sementara.</p>



<p>&#8220;Kebijakan pembatasan ini akan berjalan mulai tanggal 03 sampai 20 Juli, ini harus jadi perhatian. Ini targetnya menurunkan konfirmasi pada Covid-19 harian. Kota probolinggo masuk di dalam level tiga,&#8221; kata Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, saat rapat koordinasi dengan Satgas Covid 19.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, M Maskur, menyebutkan bahwa penutupan ini bertujuan baik. Menurutnya, penutupan sementara sektor wisata dan pembatasan hotel dan resto selama PPKM Darurat dilakukan guna menekan angka perkembangan Covid-19.</p>



<p>Maskur menambahkan, instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu merupakan kebijakan untuk menekan laju penularan Covid-19 yang saat ini tidak terkendali.</p>



<p>&#8220;Upaya penutupan sementara seluruh destinasi wisata dan juga pembatasan resto dan hotel tersebut, kami semua berharap pemulihan kesehatan akan berjalan lebih baik,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk diketahui, Kota Probolinggo saat ini masuk zona orange Covid-19. Konfirmasi harian positif Covid-19, secara komulatif, orang yang terpapar Covid-19, 188 kasus aktif dan 177 orang meninggal.<strong> (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147330</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Religi Museum Rasulullah Kembali Dibuka, Petugas Probolinggo Perketat Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/wisata-religi-museum-rasulullah-kembali-dibuka-petugas-probolinggo-perketat-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2021 05:21:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Objek wisata religi Museum Rasulullah di Jalan Suroyo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, kini telah dibuka kembali. Dalam upaya mengantisipasi terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP di wilayah setempat juga disiagakan. Baca juga: Para petugas melaksanakan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan yang dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Objek wisata religi Museum Rasulullah di Jalan Suroyo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, kini telah dibuka kembali.</p>



<p>Dalam upaya mengantisipasi terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP di wilayah setempat juga disiagakan.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diguyur-hujan-deras-dua-rumah-di-situbondo-tertimpa-longsor">Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Situbondo Tertimpa Longsor</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diguyur-hujan-deras-akses-jalan-penghubung-antar-desa-di-bondowoso-tertimbun-hingga-100-meter">Diguyur Hujan Deras, Akses Jalan Penghubung Antar Desa di Bondowoso Tertimbun hingga 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bumdes-mojotrisno-jombang-kembangkan-pujasera-trisno-kuliner">BUMDes Mojotrisno Jombang Kembangkan Pujasera Trisno Kuliner</a></li>
</ul>


<p>Para petugas melaksanakan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan yang dilakukan pengunjung ataupun pelaku usaha pariwisata. </p>



<p>&#8220;Kita selalu sampaikan kepada pengunjung agar selalu pakai masker dan jaga jarak saat berada di lokasi wisata,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Agus Efendi.</p>



<p>Bagi pelaku usaha pariwisata semisal pedagang sekitar juga wajib selalu memakai masker. “Jika kedapatan tidak pakai masker, kita beri sanksi,” katanya, Kamis (20/05) tadi.</p>



<p>Menurutnya, kejadian di luar daerah yang sempat viral di media sosial harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dan para pelaku pariwisata.</p>



<p>Makanya setelah wisata Religi Museum Rasulullah ini kembali buka, protokol kesehatan terus diperketat. “Jangan sampai terjadi pelanggaran yang bisa merugikan semua orang,” jelas Agus.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Probolinggo, M Maskur, sudah menyampaikan kepada seluruh pelaku usaha kepariwisataan terutama hotel dan restoran agar meningkatkan pengetatan penerapan prokes.</p>



<p>“Pengetatan prokes kepada para pengunjung Museum Rasulullah ini guna menjaga agar tidak muncul klaster Covid-19 dari sektor pariwisata,” katanya.</p>



<p>Pihaknya mengaku bersyukur, saat ini semua hotel dan restoran objek wisata di Kota Probolinggo sudah menerapkan prokes dengan baik dan ketat.<strong> (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142903</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sheikh Oday Al Akhras Kagumi Artefak Peninggalan Rasulullah SAW di Museum Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/sheikh-oday-al-akhras-kagumi-artefak-peninggalan-rasulullah-saw-di-museum-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 15:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sheikh Oday Al Akhras dari Palestina saat mengunjungi Museum Rasulullah di Kota Probolinggo, dibuat terkagum-kagum. Sheikh Oday bisa melihat lebih dekat peninggalan-peninggalan Rasulullah SAW adalah kesempatan yang luar biasa. Ia pun mendapat kesan yang begitu mendalam, utamanya terkait gejolak spiritualitas. Baca juga: Bagi umat manusia di dunia siapa yang tak kenal dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Sheikh Oday Al Akhras dari Palestina saat mengunjungi Museum Rasulullah di Kota Probolinggo, dibuat terkagum-kagum.</p>



<p>Sheikh Oday bisa melihat lebih dekat peninggalan-peninggalan Rasulullah SAW adalah kesempatan yang luar biasa. Ia pun mendapat kesan yang begitu mendalam, utamanya terkait gejolak spiritualitas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Bagi umat manusia di dunia siapa yang tak kenal dengan beliau Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW). Tokoh revolusioner yang membawa umat dari zaman kegelapan ke zaman penuh cahaya. Sosoknya selalu dirindukan,” katanya, Kamis (29/04).</p>



<p>Sheikh Oday Al Akhras juga mengatakan, melihat lebih dekat peninggalan Baginda Rasul membuat keimanannya terus bertambah.</p>



<p>“Semua artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat sangat berkesan, sehingga semakin mempertebal rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya.</p>



<p>Ia pun tak segan mengajak seluruh masyarakat di Indonesia juga Palestina untuk mengunjungi Museum artefak ini. Apalagi saat ini adalah momen Ramadhan.</p>



<p>“Dengan adanya Museum Rasulullah yang ada di Kota Probolinggo Jawa Timur ini, kita bisa melihat lebih dekat bagaimana Baginda Nabi Muhammad SAW dalam melakukan syiar agama islam pada jaman dahulu,&#8221; imbuhnya. </p>



<p>Koleksi artefak yang ada di Museum Rasulullah ini dikumpulkan dari berbagai tempat bersejarah seperti Mesir, Kairo, Mekah, Madinah dan lainnya.<strong> (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengunjung Museum Rasulullah Membludak, Prokes Diperketat</title>
		<link>https://memontum.com/pengunjung-museum-rasulullah-membludak-prokes-diperketat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 14:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132135</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Protokol kesehatan di Museum Rasulullah SAW di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, kini lebih diperketat. Masalahnya, pengunjung yang mau ke Museum Rasullah, kini terus bertambah. Apalagi, pada saat liburan panjang dan cuti bersama beberapa waktu lalu. “Pengetatan protokol kesehatan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya klaster baru Covid-19, di tempat wisata,” ungkap Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Protokol kesehatan di Museum Rasulullah SAW di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, kini lebih diperketat.</p>



<p>Masalahnya, pengunjung yang mau ke Museum Rasullah, kini terus bertambah. Apalagi, pada saat liburan panjang dan cuti bersama beberapa waktu lalu.</p>



<p>“Pengetatan protokol kesehatan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya klaster baru Covid-19, di tempat wisata,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudaayaan (Dispendikbud) Kota Probolinggo, M. Maskur, Kamis (14/01) tadi.</p>



<p>Terlebih lagi, lanjut Maskur, museum yang menyimpan artefak atau benda-benda peninggalan Rasulullah, sahabat, hingga masa Khalifah Utsmani itu terus meningkat.</p>



<p>“Tren pengunjung lebih meningkat, kalau hari biasa pengunjung hanya puluhan orang per hari, namun saat libur panjang, seperti beberapa waktu lalu bias mencapai ratusan orang,” terangnya.</p>



<p>Menurutnya, penerapan protokol kesehatan yang ketat itu mewajibkan para pengunjung menerapkan prokes seperti memakai masker, cuci tangan serta menjaga jarak.</p>



<p>EO Museum Rasulullah, Opiex, mengatakan bahwa para petugas sudah mempersiapkan fasilitas Prokes seperti tempat cuci tangan dan pemeriksaan tubuh sebelum masuk area museum.</p>



<p>Perlu diketahui, dalam sepekan ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Museum Rasulullah mencapai ratusan orang. Selain dari Probolinggo, pengunjung juga dari luar daerah seperti, Pasuruan, Lumajang, Surabaya, hingga Madura.</p>



<p>Para pengunjung bisa melihat benda-benda peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Mulai dari rambut, janggut Rasulullah, bekas darah bekam Rasulullah hingga sorban dan sandal yang pernah dipakai beliau. Di museum juga terdapat pedang milik Khalid bin Walid, batu sijjil, karpet raudloh, kiswah dan lainnya.</p>



<p>Salah satu pengunjung, Yanti mengaku, merasa lebih rindu usai melihat barang barang milik Rasulullah. “Insya-Allah, kami akan mengajak teman teman di daerah kami.</p>



<p>“Kami merasa senang dan mengapresiasi keberadaan museum Rasulullah ini. Saya tahu dari medsos facebook dan bagi saya, membeli tiket untuk masuk tidak masalah. Karena, tidak sebanding dengan rasa cintanya kepada Baginda Rasulullah SAW,” ujar yanti. <strong>(geo/ed2)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sidak Penerapan Prokes di Museum Rasulullah</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sidak-penerapan-prokes-di-museum-rasulullah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 14:19:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128583</guid>

					<description><![CDATA[Pastikan Pengunjung Aman dari Covid-19  Memontum Probolinggo &#8211; Bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Probolinggo disikapi Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dengan melakukan pengawasan protokol kesehatan (Prokes) di tempat tempat keramaian. Usai melakukan SKB bersama Forkopimda tentang penutupan Pasar minggu waktu lalu di area car free day Alun-alun, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Pastikan Pengunjung Aman dari Covid-19 </strong></h3>
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Probolinggo disikapi Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dengan melakukan pengawasan protokol kesehatan (Prokes) di tempat tempat keramaian.</p>
<p>Usai melakukan SKB bersama Forkopimda tentang penutupan Pasar minggu waktu lalu di area car free day Alun-alun, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin memastikan penerapan prokes di area Museum Peningggalan Rasulullah di Jalan Suroyo Kecamatan Kanigaran diperketat, Minggu (29/11/2020).</p>
<p>Sidak ke museum itu dilakukan dengan memeriksa fasilitas cuci tangan elektrik yang menggunakan detektor sehingga pengunjung tak perlu menekan sabun secara manual.</p>
<p>Pengunjung yang hendak masuk ke museum juga diharuskan membuka alas kaki sebelum disemprot handsanitizer, tanda larangan berkerumun juga terpasang di depan pintu masuk museum.</p>
<p>“Ada empat tempat cuci tangan elektrik macet. Saya ingin memastikan tentang protokol kesehatan di area museum Rasulullah ini diberlakukan secara ketat. Tingginya jumlah kunjungan sejak adanya artefak peninggalan Rasulullah di Museum tersebut, perlu diimbangi dengan kesiapan petugas dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain fasilitas cuci tangan dan handsanitizer, jumlah pengunjung pada setiap sesi juga dibatasi maksimal 40 orang,” ujarnya.</p>
<p>Di dalam ruangan benda peninggalan Rasulullah, pengunjung kembali dibatasi menjadi 20 orang, dengan jarak yang diatur demi memperhatikan protokol kesehatan.</p>
<p>“Alhamdulillah sudah sesuai harapan kami dalam penerapan prokes dan ini akan terus dipantau. Semoga ke depan segera ada investor yang membangun museum lebih besar, sehingga bisa menampung lebih banyak artefak peninggalan Rasulullah dan para sahabat,” pintanya. <strong>(geo/mzm)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128583</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
