<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pawai Budaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pawai-budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Jul 2022 13:29:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pawai Budaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Malang Berangkatkan Pawai Budaya Bersih Dusun Patuksari Wonosari</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-berangkatkan-pawai-budaya-bersih-dusun-patuksari-wonosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Semoga dari tasyakuran bersih dusun membawa berkah bagi masyarakat Dusun Patuksari dan Desa Plaosan, semakin baik dan sejahtera. Doa tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat memberikan sambutan sebelum memberangkatkan Pawai Budaya dalam rangka Bersih Dusun Patuksari, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Kamis (28/07/2022) siang. Bupati Malang hadir bersama rombongan sejumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Semoga dari tasyakuran bersih dusun membawa berkah bagi masyarakat Dusun Patuksari dan Desa Plaosan, semakin baik dan sejahtera. Doa tersebut disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat memberikan sambutan sebelum memberangkatkan Pawai Budaya dalam rangka Bersih Dusun Patuksari, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Kamis (28/07/2022) siang.</p>



<p>Bupati Malang hadir bersama rombongan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Rombongan Bupati disambut hangat Camat Wonosari, Desi Arianti dan Muspika, serta Kepala Desa Plaosan dan ratusan masyarakat setempat yang berkumpul di Lapangan Dusun Patuksari.</p>



<p>Pada Bersih Dusun ini, seperti yang dilaporkan panitia acara, bahwa masyarakat Dusun Patuksari memiliki keinginan untuk mengundang langsung Bupati Malang. Warga merasa mencintai dan menginginkan Bupati Malang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat Dusun Patuksari sembari merasakan kemeriahan dalam pesta rakyat.</p>



<p>Dalam rangkaian acara Bersih Dusun ditandai dengan Pawai Budaya. Pada pagi harinya, telah digelar pertunjukkan wayang Sekar Dadung sebagai langkah untuk uri-uri budaya yang terus dilestarikan. Sedangkan pada malam harinya dilanjutkan pertunjukan Wayang Kulit. Kemudian ke esokan harinya pada hari terakhir acara digelar kegiatan Tahlil Akbar dan Pengajian Umum.</p>



<p>Dusun Patuksari memiliki 16 RT dan pada Pawai Budaya siang tadi, warga masyarakat menampilkan 22 grup pawai budaya dengan mengusung tema &#8220;Maju Budayaku Maju Dusunku Patuksari Bersatu Luwih Maju&#8221;.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>&#8221;Panitia Bersih Dusun Patuksari mampu mengumpulkan massa sebanyak ini sehingga masyarakat Dusun Patuksari dapat bersatu bersama-sama membangun desa. Insya Allah kalau dilihat penampilannya, semua warganya sudah sejahtera, pakaiannya apik-apik, bau badannya wangi-wangi. Insya Allah semua yang ada di sini menjadi bersih semua sehingga dusun dan desanya bersih,&#8221; ujar Sanusi dalam arahannya.</p>



<p>Dia berharap warga semakin sejahtera dan makmur.&#8221;Semoga dijauhkan dari segala macam musibah, rezekinya tambah banyak, masyarakatnya tambah sejahtera dan makmur. Semuanya nggak ada yang punya hutang, kalau punya hutang segera lunas,&#8221; harap Bupati Malang.</p>



<p>Dilanjutkan Bupati Malang, bahwa Bersih Dusun merupakan bagian dari ungkapan rasa bersyukur iadalah menyadari menikmati nikmat yang diberikan Allah SWT. Lanjutnya, dengan tasyakuran Bersih Dusun ini agar Dusun Patuksari dan Desa Plaosan semakin baik dan sejahtera.</p>



<p>Terlebih, dalam rangkaian acaranya, Bersih Dusun ditutup dengan acara doa bersama, istighosah dan pengajian umum. Bupati menjelaskan, membersihkan diri dari segala musibah balak dengan banyak membaca sholawat dan istighfar. Dia meminta supaya saat Pawai Budaya membaca sholawat dan istighfar dengan hati, tidak perlu sambil teriak-teriak.</p>



<p>&#8220;Karena Allah SWT berfirman dalam Surat Al &#8211; Anfal ayat 33, yakni Allah SWT tidak akan menyiksa atau memberikan cobaan kepada hambaNya kalau bersama Rasulullah membaca shalawat. Dan tidak menyiksa hambanya dengan cobaan kalau hambanya mau membaca istighfar. Insya Allah dengan begitu masyarakatnya menjadi makmur. Semoga semuanya sehat, pulang dengan tetap berbahagia, punya kenangan tersendiri,&#8221; ujar Sanusi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pawai Budaya Junwangi  Suguhkan Ondel-ondel Betawi</title>
		<link>https://memontum.com/pawai-budaya-junwangi-suguhkan-ondel-ondel-betawi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 08:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Junwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94746-pawai-budaya-junwangi-suguhkan-ondel-ondel-betawi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dengan tema pendidikan, kebudayaan, kepahlawanan dan pertanian warga Desa Junwangi Kecamatan Krian menggelar pawai budaya. Minggu (29/9). Pawai budaya dengan start dan finish di balai desa ini diikuti 20 tim. Dengan swadaya mereka berlomba menjadi peserta dengan penampilan yang terbaik dengan tak mengurangi tema yang ditetapkan Kepala Desa Junwangi Syatra Ikhsandra, S.T [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Dengan tema pendidikan, kebudayaan, kepahlawanan dan pertanian warga Desa Junwangi Kecamatan Krian menggelar pawai budaya. Minggu (29/9). Pawai budaya dengan start dan finish di balai desa ini diikuti 20 tim.</p>
<p>Dengan swadaya mereka berlomba menjadi peserta dengan penampilan yang terbaik dengan tak mengurangi tema yang ditetapkan Kepala Desa Junwangi Syatra Ikhsandra, S.T mengatakan kebersamaan dan gotong royong warga menjadi tujuan utama dari pawai budaya ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-94747" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190929_084708-copy.jpg?resize=740%2C367" alt="" width="740" height="367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190929_084708-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190929_084708-copy.jpg?resize=300%2C149&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190929_084708-copy.jpg?resize=768%2C381&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Pawai budaya adalah agenda rutin setiap tahun, momen ini dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan dan rasa gotong royong warga, itu sudah nyata membawa dampak positif bagi pembangunan desa, &#8221; katanya</p>
<p>Temanya adalah pendidikan, kebudayaan, kepahlawanan dan pertanian. Pawai ini diikuti 19 RT dari 4 Dusun yakni Kenep, Junwatu, Kwangan. Babadan, dan 1 lingkungan perumahan Babadan. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat sangat tinggi.&#8221; Ada penghargaan dan Trophy bergilir Kepala Desa diberikan kepada tim terbaik versi penilaian dewan juri ,&#8221; ungkap Syatra Ikhsandra.</p>
<p>Penghargaan itu bukanlah tujuan utama, yang terpenting dari kegiatan ini adalah partisipasi dan gotong-royong warga demi terselenggaranya pawai budaya. Yulia Wibowo, warga Junwangi menyatakan pesan yang diusung dalam pawai budaya ini bentuk kreatifitas oleh masinng masing tim. Nampak sepasang Ondel Ondel yang merupakan orang o-rangan dari Betawi.</p>
<p>Ini banyak menyita perhatian warga. Demikian juga patung Bethara Kala simbul keserakahan dan harus dihapus dari jiwa warga Desa diusung bersama dedemit pengawalnya. Disamping sebagai hiburan, pawai harus bermakna bagi warga. &#8221; Secara sederhana apa yang ditampilkan harus memberi pesan yang dapat membawa perubahan positif baik untuk warga sendiri lebih- lebih bagi pemerintah desa dalam menjalankan pemerintahan,&#8221; harapnya.<strong> (par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adat Papua Meriahkan Pawai Budaya Desa Wonokalang</title>
		<link>https://memontum.com/adat-papua-meriahkan-pawai-budaya-desa-wonokalang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2019 11:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonokalang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91046-adat-papua-meriahkan-pawai-budaya-desa-wonokalang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Semangat persatuan dan kesatuan bangsa warga Desa Wonokalang Kecamatan Wonoayu mencuat melalui pawai budaya. Hal itu terlihat dari 11 RT setiap peserta pawai budaya yang menampilkan kreativitasnya . Mulai dari tampilan masyarakat adat suatu daerah, tokoh kepahlawanan, pertanian hasil bumi, dan banyak lainnya yang menarik. Pawai mengelilingi seluruh kampung di desa , [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Semangat persatuan dan kesatuan bangsa warga Desa Wonokalang Kecamatan Wonoayu mencuat melalui pawai budaya. Hal itu terlihat dari 11 RT setiap peserta pawai budaya yang menampilkan kreativitasnya .</p>
<p>Mulai dari tampilan masyarakat adat suatu daerah, tokoh kepahlawanan, pertanian hasil bumi, dan banyak lainnya yang menarik. Pawai mengelilingi seluruh kampung di desa , sehingga setiap kelompok peserta mendapat sambutan dari seluruh warga.</p>
<p>Tema pawai budaya itu adalah mencintai tanah air serta mempererat persaudaraan sesama warga desa. Sebagaimana disampaiakan oleh Pj. Kepala Desa Wonokalang, Joko Pitoyo. Pihaknya ingin semua warga Desa Wonokalang semakin rukun melalui berkumpul di satu tujuan mencintai tanah airnya .</p>
<p>” Awalnya akan diadakan di tiap dusun, namum agar lebih guyup dan rukun kami jadikan satu di desa. Tak lupa pesan menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan juga menjadi prioritas,&#8221; pesannya.</p>
<p>Ayu, seorang peserta berkostum adat papua merasa senang dengan kegiatan tersebut. Dikatakan dia dengan suka cita ikut pawai.</p>
<p>” Kami ingin anak muda mengenal budaya dan berbagai adat di Indonesia. Untuk persiapan banyak waktu dan biaya yang keluar namun tak mengapa,,&#8221;katanya.</p>
<p>Pemdes Wonokalang bersama Karang Taruna memberikan hadia bagi peserta pawai terbaik versi penilaian dewan juri. Dan sebuah sepeda motor matic untuk hadiah utama peserta jalan sehat. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Sujarwoto, sesepuh desa . Menurutnya , kegiatan ini menunjukkan kesadaran warga Desa Wonokalang semakin baik , hal itu patut diapresiasi. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91046</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Usung 10 Kostum Unik Pawai Budaya Apeksi XIV</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-usung-10-kostum-unik-pawai-budaya-apeksi-xiv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2019 14:17:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87343-kota-malang-usung-10-kostum-unik-pawai-budaya-apeksi-xiv</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penampilan Kota Malang dalam ajang Pawai Budaya yang digelar di sepanjang kawasan jalan Pemuda dalam Rakernas Apeksi ke XIV, mendapat perhatian dan antusiame dari ratusan warga Semarang, Rabu (3/7/2019) malam. Pemkot Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menampilkan 10 varian tari dan kostum dalam satu rombongan. Pawai dari Kota Malang, dipimpin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penampilan Kota Malang dalam ajang Pawai Budaya yang digelar di sepanjang kawasan jalan Pemuda dalam Rakernas Apeksi ke XIV, mendapat perhatian dan antusiame dari ratusan warga Semarang, Rabu (3/7/2019) malam. Pemkot Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menampilkan 10 varian tari dan kostum dalam satu rombongan.</p>
<p>Pawai dari Kota Malang, dipimpin langsung oleh Walikota Malang, Sutiaji, beserta Ketua TP PKK Widayati Sutiaji, serta Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, beserta Wakil Ketua TP PKK, Ely Estiningtyas, Sekda Kota Malang, Wasto dan juga Kepala OPD.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87345" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0017-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Adapun 10 varian tari dan kostum dari Kota Malang, meliputi The Mistycal of Prabu Celeng Senggi, The Majesty of Madurese Kingdom, The Majesty of Barong Kedaton, The Majesty of Panji Asmara Bangun, The Mystical of Reog Ponorogo, Eksotika Pantai Sendang Biru, The Chronicle of Stupa Sumberawan, The Beauty of Kepodang Princess, The Power of Kertanagara King, dan The Legend of Bantengan.</p>
<p>Walikota Malang, Sutiaji, mengatakan, ajang Rakernas Apeksi ini menjadi sarana Kota Malang untuk memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya kepada khalayak luas. “Rakernas Apeksi ini kan dihadiri oleh kepala daerah dan OPD seluruh kota se-Indonesia, jadi momen ini kita jadikan sebagai ajang promosi wisata dan budaya,” ungkap Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87344" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0016-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0016-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0016-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0016-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190704-WA0016-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dijelaskannya, tren potensi wisata budaya saat ini sedang banyak diminati oleh para wisatawan. Meskipun Kota Malang tidak memiliki wisata alam seperti di Kabupaten Malang maupun Kota Batu, tetapi memiliki kekayaan khas kebudayaan, wisata kuliner dan kedepan akan disajikan pula wisata heritage.</p>
<p>“Kawasan Kayu Tangan sedang kita upayakan agar bisa menjadi wisata heritage. Sehingga mampu menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” target pria nomor satu di Kota Malang ini.</p>
<p>Politisi Demokrat ini berharap, keikutsertaan Kota Malang dalam acara pawai budaya ini mampu menaikkan kunjungan wisata, dan berimbas positif pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Sukabumi Gelar Kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sukabumi-gelar-kirab-gunungan-dan-pawai-budaya-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2018 11:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[1 Muharam]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56833-warga-sukabumi-gelar-kirab-gunungan-dan-pawai-budaya-lokal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal Dalam Rangka Memperingati 1 Muharam Menuju Kebersamaan Sebagai Wujud Syukur Untuk Menuju Kemuliaan, Minggu (23/9/2019). Selain berbondong-bondong memadati sepanjang jalan wilayah kelurahan Sukabumi , warga juga membawa makanan (barik’an) dan menggelar do’a bersama. Tak hanya itu serangkaian acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal Dalam Rangka Memperingati 1 Muharam  Menuju Kebersamaan Sebagai Wujud Syukur Untuk Menuju Kemuliaan, Minggu (23/9/2019).</p>
<p>Selain berbondong-bondong memadati sepanjang jalan wilayah kelurahan Sukabumi , warga juga membawa makanan (barik’an) dan menggelar do’a bersama.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabardesa.memontum.com/wp-content/uploads/sites/7/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-23-at-17.48.24-2.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-1581" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak hanya itu serangkaian acara tersebut,ditutup pawai budaya dan kesenian reog. Camat Mayangan, M Abas menjelaskan, kegiatan kirab gunungan dan pawai budaya ini menjadi angenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati bulan muharam.Diawali dengan pagelaran kesenian reog  dan dilanjutkan dengan acara pawai budaya yang diikuti warga dengan berjalan kaki keliling desa/wilayah kelurahan sukabumi,” ucapnya.</p>
<p>”Pada intinya,kegiatan kirab gunungan atau bersih desa bertujuan untuk menghormati para leluhur nenek moyang kita (sing babat alas desa). Beserta mengucapkan rasa puji syukur kehadirat Alloh SWT,atas rezeki yang telah mana diberikan-Nya.Serta dijauhkan dari segala mara bahaya,dan bencana,” ungkap M Abas.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabardesa.memontum.com/wp-content/uploads/sites/7/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-23-at-17.48.24-1.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-1582" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Salah satu RT setempat mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antara warga sesuai dengan temanya yaitu menumbuhkan kebersamaan sebagai wujud syukur menuju kemuliaan.</p>
<p>“Kami selaku kepanjangan tangan pemerintah khususnya di Kelurahan Sukabumi berusaha untuk memberikan kiat warga dan itu tidak hanya sekadar simbul saja minimal dapat menunjukan bahwa di kelurahan Sukabumi kaya akan budaya,”pungkasnya.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56833</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
