<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Penggalangan Dana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penggalangan-dana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Dec 2021 16:37:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Penggalangan Dana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Pimpin Penggalangan Dana untuk Korban APG Gunung Semeru di Pronojiwo Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-pimpin-penggalangan-dana-untuk-korban-apg-gunung-semeru-di-pronojiwo-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2021 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APG]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[pronojiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak APG]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, memimpin penggalangan dana untuk warga terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru pada Sabtu, (04/12/2021) kemarin. Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota berkolaborasi dengan komunitas Malang Tahes Club di Malang Town Square (Matos), Minggu (05/12/2021). Dalam penggalangan dana itu, pihaknya berhasil mengumpulkan dana Rp 52 juta. Selain itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, memimpin penggalangan dana untuk warga terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru pada Sabtu, (04/12/2021) kemarin. Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota berkolaborasi dengan komunitas Malang Tahes Club di Malang Town Square (Matos), Minggu (05/12/2021).</p>



<p>Dalam penggalangan dana itu, pihaknya berhasil mengumpulkan dana Rp 52 juta. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, juga melakukan penggalangan dana di lingkungan Pemkot Malang.</p>



<p>Wali Kota Sutiaji mengungkapkan, penggalangan dana ini berasal dari beberapa komunitas di Malang Raya. “Dari Pemkot Malang saya sudah perintahkan Sekretaris Daerah Kota Malang, untuk mengumpulkan dana dari ASN, guru dan Baznas. Dana yang terkumpul kurang lebih sebanyak Rp 500 juta,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, terkait bantuan yang dibutuhkan. Bantuan itu, akan diberikan untuk kawasan-kawasan yang sulit dijangkau (Pronojiwo-Lumajang, red)</p>



<p>“Konsentrasi hari ini diberikan kepada wilayah di Lumajang yang sulit dijangkau. Di antaranya di kawasan Pronojiwo, yang jembatanya terputus dari Lumajang,” tegas Sutiaji.</p>



<p>Untuk itu, Sutiaji berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Batu, Pemerintah Kabupaten Malang, terkait bantuan yang diberikan. Hal ini dilakukan agar bantuan diberikan nantinya bisa tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.</p>



<p>Petugas BPBD Kota Malang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan komunitas telah meluncur ke Lumajang untuk menyalurkan bantuan. Pihaknya juga berkoordinasi untuk mengirimkan bantuan kendaraan yang sulit dijangkau. Karena kendaraan seperti ambulans jelas sulit menjangkau lokasi yang dibutuhkan untuk evakuasi. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159727</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemnaker Kembali Lakukan Penggalangan dan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang NTB</title>
		<link>https://memontum.com/kemnaker-kembali-lakukan-penggalangan-dan-bantuan-logistik-korban-banjir-bandang-ntb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2021 13:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jatim Peduli Korban Banjir Porong Dan Waru]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sembako]]></category>
		<category><![CDATA[kemnaker]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), melalui Balai Latihan Kerja (BLK), Lombok Timur (Lotim), kembali melakukan penggalangan dan salurkan bantuan logistik kepada para korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga Kecamatan Bolo, Madapangga dan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). &#8220;Kita sudah instruksikan BLK Lotim berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi yaitu pemda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), melalui Balai Latihan Kerja (BLK), Lombok Timur (Lotim), kembali melakukan penggalangan dan salurkan bantuan logistik kepada para korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga Kecamatan Bolo, Madapangga dan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>



<p>&#8220;Kita sudah instruksikan BLK Lotim berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi yaitu pemda dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), agar bantuan logistik secepatnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,&#8221; kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker&nbsp; di Jakarta, Minggu (18/04) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
</ul>


<p>Dalam pendistribusian bantuan, Tim Kemnaker, juga menggandeng BLK Binaan yang dekat dengan lokasi bencana. Salah satunya, menyerahkan bantuan mendirikan posko bantuan bencana banjir di BLK Komunitas Al-Maliky Kecamatan Woha, Bima untuk kemudian disalurkan kepada korban di desa-desa terparah dan terdampak banjir bandang.</p>



<p>Adapun bantuan logistik&nbsp; yang disalurkan Tim Kemnaker, antara lain beras, mie instan, air mineral, telur, detergen, popok dan pembalut wanita,&nbsp; minyak goreng dan banyak pakaian layak pakai hasil jahitan dari peserta praktik UPTD Binaan BLK Lotim serta bantuan lainnya yang datang dari para donator.</p>



<p>Bantuan logistik yang diserahkan, merupakan wujud kepedulian Kemnaker kepada para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor. Diharapkan sedikit bantuan yang diberikan Kemnaker. “Peduli untuk masyarakat di NTB maupun NTT dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, &#8221; ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.</p>



<p>Seperti diketahui, sebelumnya Kemnaker telah&nbsp; melakukan penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>



<p>Sejak awal terjadinya musibah banjir bandang dan longsor di Bima, Menaker, Ida Fauziyah, sudah menginstruksikan BLK Lotim berkoordinasi dengan pemda dan pihak terkait di lokasi, agar bantuan logistik dapat disalurkan secepatnya, terutama kepada korban banjir yang berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau. <strong>(hms/ker/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Bubarkan Penggalangan Dana UKT Mahasiswa UB</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-bubarkan-penggalangan-dana-ukt-mahasiswa-ub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 08:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Galang Dana]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Miris]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Posko]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133766</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Amarah (Aliansi Mahasiswa Resah) Universitas Brawijaya (UB) menggalang dana untuk mahasiswa yang terancam putus kuliah karena tidak mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Namun sayang, galang dana bentuk solidaritas yang berlangsung, Selasa (02/02), siang ini harus dibubarkan oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja). Koordinator Amarah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Amarah (Aliansi Mahasiswa Resah) Universitas Brawijaya (UB) menggalang dana untuk mahasiswa yang terancam putus kuliah karena tidak mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Namun sayang, galang dana bentuk solidaritas yang berlangsung, Selasa (02/02), siang ini harus dibubarkan oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja).</p>
<p>Koordinator Amarah UB, Rafi Nugraha, menyayangkan pembubaran ini, pasalnya dia merasa banyak gerakan galang dana yang dilakukan mahasiswa namun tidak dibubarkan. &#8220;Saya sebelumnya sering lakukan galang dana di daerah sini juga tapi tidak ada sama sekali pembubaran. Kenapa hari ini menggalang dana mengenai UKT malah dibubarkan. Galang dana yang kita lakukan untuk bantu kawan yang tidak mampu bayar UKT,&#8221; sesalnya.</p>
<p>Lanjut Rafi, dirinya merasa miris ketika pejabat ataupun pihak berwenang malah cenderung berpola pikir birokratis, tidak melihat substansi yang dibawa.</p>
<p>&#8220;Kita alternatif membuat galang dana hari ini karena teman-teman biasanya juga di daerah Jembatan Soe-Hat ini dan mendapatkan banyak uang serta tidak ada pembubaran dan lain-lain. Jadi kita pikir galang dana disini sangat efektif menambah jumlah pundi-pundi uang yang akan kita salurkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/132683-bulan-depan-ub-buka-pendaftaran-mahasiswa-baru">Bulan Depan UB Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru</a></strong></p>
<p>Penyaluran bantuan juga langsung ditujukan ke mahasiswa yang sudah mendaftar lewat posko yang dibuka oleh Amarah UB.</p>
<p>Rata-rata mahasiswa yang mengalami keberatan pembayaran UKT dikarenakan orang tua mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), dan meninggal karena covid-19.</p>
<p>&#8220;Sampai per pagi hari ini ada 35 orang yang mendaftar di posko. Keluhan rata-rata kesulitan bahkan tidak bisa bayar UKT sama sekali,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangannya pembayaran UKT akan berlangsung hingga 4 Februari 2021 namun gerakan galang dana ini akan terus berlangsung. Berkaitan dengan jalan audiensi dengan pihak rektorat, diakui Rafi sudah dilakukan. &#8220;Kemarin tanggal 19 Januari sudah dilakukan tapi jawabannya normatif. Ya kalau pihak kampus tidak bisa bantu teman kami yang kesulitan bayar UKT biar kami yang bahu membahu bantu mereka. Tapi sayang ini dibubarkan,&#8221; kesalnya.</p>
<p>Menanggapi hal itu salah satu anggota Satpol PP yang membubarkan aksi tersebut, Suwadi, mengatakan kegiatan ini sementara harus dibubarkan dulu. &#8220;Kami bubarkan sementara, harus ada izin dari Bidang Kesra (Kesejahteraan Masyarakat). Semua penggalangan dana harus ada izin dari Kesra,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menurut penuturan Suwadi, meskipun untuk bencana sekalipun, kegiatan galang dana juga harus ada izin. Agar bisa tahu dengan jelas, pelaksanaan dari mana kemudian di arahkan ke mana.</p>
<p>&#8220;Ini termasuk mengganggu letertiban umum. Harus ada izinnya dulu, kalau tidak ada ya Satpol PP hanya menjalankan aturan yang berlaku. Setiap apapun yang dilaksanakan dipublik pasti butuh izinlah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sebelum menertibkan galang dana UKT yang dilakukan Amarah UB, diakui Suwadi sudah pernah menertibkan 4 kelompok yang lakukan galang tanpa ijin lainnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133766</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngamen saat Pandemi, Donasi Renovasi Shelter ODHA Turen</title>
		<link>https://memontum.com/ngamen-saat-pandemi-donasi-renovasi-shelter-odha-turen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 17:51:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ODHA]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Singgah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119042-ngamen-saat-pandemi-donasi-renovasi-shelter-odha-turen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penggalangan dana untuk membantu pembenahan Shelter Rumah Singgah ODHA WPA Turen dilaksanakan oleh Waria Warga Peduli AIDS Turen pada hari Minggu (12 /7/ 2020) bertempat di Desa Talok dengan menggandeng banyak pihak untuk bekerja sama. Mulai dari Relawan Turen Bersatu, Srikandi, Tagana dan Mahasiswa STIKes Kepanjen. Kerjasama kolaborasi penggalangan dana ini sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penggalangan dana untuk membantu pembenahan Shelter Rumah Singgah ODHA WPA Turen dilaksanakan oleh Waria Warga Peduli AIDS Turen pada hari Minggu (12 /7/ 2020) bertempat di Desa Talok dengan menggandeng banyak pihak untuk bekerja sama. Mulai dari Relawan Turen Bersatu, Srikandi, Tagana dan Mahasiswa STIKes Kepanjen.</p>
<p>Kerjasama kolaborasi penggalangan dana ini sesuai dengan tujuan Waria WPA Turen paguyuban para transgender yang juga anggota WAMARAPA Malang ini yaitu membantu sesama di bidang kesehatan, lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia serta menghilangkan stigma diskriminasi terhadap kaum marginal atau ODHA yang terpinggirkan dan terkucilkan.</p>
<p><div id="attachment_119043" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119043" decoding="async" class="size-full wp-image-119043" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0237-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Donasi shelter WPA Turen. (ist)" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0237-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0237-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0237-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0237-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119043" class="wp-caption-text">Donasi shelter WPA Turen. (ist)</p></div></p>
<p>“Masih banyak masyarakat yang menstigma ODHA bahkan Kami para Waria atau yang biasa disebut transgender. Sebenarnya Kami sendiri tidak berniat atau punya cita-cita sejak kecil menjadi Waria, akan tetapi karena proses kehidupan dan takdir Kami seperti ini. Kami hanya ingin dihargai, saling toleransi serta saling bekerjasama untuk bersama meningkatkan produktivitas bermasyarakat,&#8221; kata Mama Gita koordinator Waria WPA Turen.</p>
<p>Waria yang juga pemilik Salon Gita ini telah bergabung bersama WPA Turen ini sejak tahun 2014. Dia menuturkan melalui kegiatan ini pihaknya bisa berkontribusi untuk Warga Peduli AIDS dan Shelter Rumah Singgah ODHA khususnya.</p>
<p>&#8220;Karena memang selama ini dengan keberadaan WPA Kami bisa lebih produktif dan mencegah serta menanggulangi penularan bahkan memutus mata rantai penularan virus HIV. Kami menganggap shelter yang berada di Talok ini seperti rumah kedua bagi Kami untuk saling bekerjasama, saling bersilaturahim, saling tolong menolong serta saling berkeluh kesah seperti saudara karena memang tidak ada batasan dan sekat-sekat semua bersama menjadi satu mulai dari ODHA, Waria, kader masyarakat umum,&#8221; terang Mama Gita.</p>
<p>Sementara itu, Ketua WPA Turen, Tri Nurhudi Sasono ,M.Kep. mengatakan pihaknya bersyukur giat berjalan sukses.</p>
<p>&#8221; Alhamdulillah kegiatan penggalangan dana hari ini berjalan lancar dan sukses meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19 saat ini, Kami tetap menjalankan prinsip sesuai protokol kesehatan dengan perilaku hidup bersih sehat selalu cuci tangan saat beraktivitas dan saling jaga jarak serta tetap selalu gunakan masker,&#8221; terang pria yang juga dosen STIKES Kepanjen ini.</p>
<p>Penggalangan dana di depan shelter banyak diikuti oleh para relawan tidak hanya waria tetapi juga kader WPA, KDS ODHA, Relawan Turen Bersatu, Srikandi Tuber, Tagana, Mahasiswa Pusdiva STIKes Kepanjen, dan Warga Desa Talok.</p>
<p>Kegiatan dibagi lima kelompok ada yang bertugas sebagai tukang untuk membenahi atap shelter yang telah rusak, kelompok kedua membersihkan halaman dan interior rumah, ketiga sebagai kelompok penggalang dana dengan sasaran pengguna jalan, kelompok empat mobilisasi material serta kelompok terakhir kelima sebagai seksi konsumsi.</p>
<p>Hasil penggalangan donasi hari ini dilaporkan mendapatkan hasil Rp.546.700 dari pengguna jalan dan tambahan Rp. 300.000,- dari Puskesmas Turen. Tidak hanya bantuan dalam bentuk uang tetapi banyak juga masyarakat yang membantu misalnya dalam bentuk makanan dari Bunda Maratus Warga Desa Talok, teman-teman WPA Turen serta banyak pihak lain di relawan Turen Bersatu yang berpartisipasi dan membantu lancarnya kegiatan Renovasi Shelter Rumah Singgah ODHA WPA Turen ini.</p>
<p>&#8221; Semoga semua bentuk partisipasi bersama Kita berkah dan bermanfaat bagi sesama,&#8221; pungkas Tri. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batu Covid-19: Tindakan Pemkot Dianggap Lambat, Warga Galang Dana Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/batu-covid-19-tindakan-pemkot-dianggap-lambat-warga-galang-dana-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2020 01:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[FRWKB]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga Kota Batu lelah menunggu aksi nyata dari Pemkot Batu dalam penangganan Covid-19 (Virus Corona), apalagi setelah Kota Batu ditetapkan menjadi zona merah oleh Gubernur Jatim usai adanya 1 pasien positif, Jumat (27/3/2020) kemarin. Untuk itu, Forum Rembug Warga Kota Batu (FRWKB) menggalang dana swadaya untuk merealisasikan penyemprotan desinfektan ke beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Warga Kota Batu lelah menunggu aksi nyata dari Pemkot Batu dalam penangganan Covid-19 (Virus Corona), apalagi setelah Kota Batu ditetapkan menjadi zona merah oleh Gubernur Jatim usai adanya 1 pasien positif, Jumat (27/3/2020) kemarin.</p>
<p>Untuk itu, Forum Rembug Warga Kota Batu (FRWKB) menggalang dana swadaya untuk merealisasikan penyemprotan desinfektan ke beberapa spot/titik yang sudah diidentifikasi bersama. Kegiatan bertema &#8216;Kota Batu Lawan Corona&#8217; bakal berlangsung pada Selasa (31/3/2020) pukul 8.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Masyarakat butuh tindakan nyata atas yang terjadi saat ini. Alasannya masyarakat tergugah menghadapi pandemi. Jika terus menunggu kami khawatir tak kunjung ada tindakan. Ini merupakan wujud kesetiakawanan warga Kota Batu mencegah Covid-19,&#8221; jelas Koordinator FRWKB Sudarno, usai menggelar rapat koordinasi, Sabtu (28/3/2020).</p>
<p>Terbukti, dalam waktu singkat donasi yang dibuka mulai Jumat (27/3/2020) malam, hingga Sabtu (28/3/2020) siang sudah mencapai Rp 25 juta.</p>
<p>&#8221; Kita sudah mengidentifikasi titik lokasi penyemprotan waktu rapat tadi. Tujuannya yaitu untuk memaksimalkan pencegahan sebaran Covid-19 supaya tidak mewabah di Kota Batu. Harapan kami hal ini nanti bisa berdampak positif pada perilaku dan kesadaran hidup bersih warga dalam merespon pandemi,&#8221; tambah Sudarno.</p>
<p>Selanjutnya aksi bisa diikuti oleh Pemkot Batu dan Pemdes secara masif dan terstruktur. Bukan hanya itu, forum juga akan berkoordinasi dengan pemdes dalam rangka kampanye hidup bersih untuk menekan penyebaran agar tidak ada korban jiwa di Batu. Jika dibiarkan terlalu lama paling bahaya yaitu efek domino akibat corona seperti negara-negara lain contohnya Cina, Italy, AS dan lainnya.</p>
<p>Senada, salah satu anggota FRWKB Heri Maskur menerangkan, pihaknya juga membuka posko penggalangan dana di Kantor Kadin Jalan Kartini, Kelurahan Ngaglik dan Cluster Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Temas. Di sana, petugas bakal menyiapkan isi ulang hand sanitizer bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&#8220;Sesuai komitmen bersama, FRWKB juga memantau dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan supaya tidak memperlemah kondisi di Batu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kemudian, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan perusahaan yang memproduksi desinfektan, sehingga kualitas bisa dipertanggungjawabkan. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>GMNI Banyuwangi Galang Dana untuk Korban Banjir Jakarta</title>
		<link>https://memontum.com/gmni-banyuwangi-galang-dana-untuk-korban-banjir-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2020 11:52:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103404-gmni-banyuwangi-galang-dana-untuk-korban-banjir-jakarta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Puluhan anggota DPC Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) Banyuwangi menggelar aksi solidaritas penggalan dana untuk korban banjir Jabodetabek, bertempat di Simpang Lima Banyuwangi, Minggu (05/01/2020) sore. Aksi solidaritas dilaksanakan pukul 15.30 hingga pukul 17.00, mendapat simpati dari pengguna jalan di wilayah tersebut. Ketua DPC GMNI Banyuwangi, Andreas Asta mengatakan penggalangan dana untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Puluhan anggota DPC Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) Banyuwangi menggelar aksi solidaritas penggalan dana untuk korban banjir Jabodetabek, bertempat di Simpang Lima Banyuwangi, Minggu (05/01/2020) sore.</p>
<p>Aksi solidaritas dilaksanakan pukul 15.30 hingga pukul 17.00, mendapat simpati dari pengguna jalan di wilayah tersebut.</p>
<p><div id="attachment_103406" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-103406" decoding="async" class="size-full wp-image-103406" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0067-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Anggota DPC GMNI Banyuwangi ketika menggelar penggalangan dana untuk korban banjir Jakarta dan sekitarnya. (tut)" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0067-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0067-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0067-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0067-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-103406" class="wp-caption-text">Anggota DPC GMNI Banyuwangi ketika menggelar penggalangan dana untuk korban banjir Jakarta dan sekitarnya. (tut)</p></div></p>
<p>Ketua DPC GMNI Banyuwangi, Andreas Asta mengatakan penggalangan dana untuk korban banjir ini atas himbaun dari DPD GMNI Jatim, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Jawa Timur. Meski hanya dilaksanakan tidak sampai 3 jam, aksi penggalangan dana ini mendapat respon yang positif dari masyarakat Banyuwangi.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, penggalangan dana ini bisa berjalan dengan baik. Antusias masyarakat Banyuwangi sangat baik,&#8221; ujar Andre sapaan akrab Andreas Asta kepada Memontum.com, Minggu (05/01/2020) sore.</p>
<p>Menurut Andre penggalangan dana ini dilaksanakan sekitar 3 jam, dimulai pukul 15.30 hingga pukul 17.00.</p>
<p>&#8220;Allhamdulilah, pendapatan penggalangan dana untuk korban banjir Jakarta dan sekitarnya sebesar Rp.1.265.000,&#8221; ungkap Andre.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103405" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0066-copy.jpg?resize=740%2C341&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="341" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0066-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C138&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0066-copy.jpg?resize=600%2C277&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200105-WA0066-copy.jpg?resize=200%2C92&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lanjut Andre dana yang dihasilkan dari penggalangan dana ini, akan diserahkan ke DPD GMNI Jawa Timur, selanjutnya DPD GMNI Jatim akan menyerahkan langsung hasil penggalangan dana tersebut ke warga yang terdampak banjir.</p>
<p>&#8220;Dana ini, akan kami transfer ke DPD GMNI Jatim, selanjutnya DPD GMNI akan berangkat ke Jakarta akan menyerahkan bantuan ini bersama DPP GMNI,&#8221; terangnya.</p>
<p>Andre berharap aksi solidaritas ini tidak hanya dilaksanakan oleh GMNI saja. Namun Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang lain turut melakukan hal yang sama untuk meringankan beban korban banjir yang dialami oleh warga Jakarta dan sekitarnya. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103404</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jatimpark 2 Gelar 1000 koin dan Photo Contest, Kampanyekan Pelestarian Hewan Endemik Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/jatimpark-2-gelar-1000-koin-dan-photo-contest-kampanyekan-pelestarian-hewan-endemik-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2019 01:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Jatimpark 2]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Photo Contest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90639-jatimpark-2-gelar-1000-koin-dan-photo-contest-kampanyekan-pelestarian-hewan-endemik-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menipisnya populasi Harimau Sumatera, Babi Rusa, Anoa, dan Banteng menjadi perhatian serius bagi Jatimpark 2. Sebagai salah satu lembaga konservasi, Jatimpark 2 turut berpartisipasi untuk mengumpulkan 1000 koin dan Photo Contest yang nantinya akan didonasikan ke Global Species Management Plans (GSMP) yang merupakan lembaga konservasi Internasional. &#8220;Kami membuka gerakan 1000 koin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Menipisnya populasi Harimau Sumatera, Babi Rusa, Anoa, dan Banteng menjadi perhatian serius bagi Jatimpark 2. Sebagai salah satu lembaga konservasi, Jatimpark 2 turut berpartisipasi untuk mengumpulkan 1000 koin dan Photo Contest yang nantinya akan didonasikan ke Global Species Management Plans (GSMP) yang merupakan lembaga konservasi Internasional.</p>
<p>&#8220;Kami membuka gerakan 1000 koin dan Photo Contest sejak tanggal 1 juli dan nanti akan kami tutup pada 4 oktober karena bertepatan dengan hari satwa,&#8221; ungkap Indriana Novita Kumala Sari Educator Jatimpark 2. Selain karena Jatimpark 2 ikut serta dalam GSMP, ia juga menerangkan di Jatimpark sendiri memiliki dua jenis satwa endemik yang dilindungi tersebut yakni harimau sumatera dan babi rusa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-90640" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0033-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0033-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0033-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dari data yang dihimpun, harimau Sumatera yang merupakan salah satu harimau terkecil di dunia merupakan hewan yang ada di Jatimpark 2 dengan total 7 ekor dengan satu indukan jantan dan dua indukan betina serta 4 harimau anakan. Sedangkan untuk babi rusa sendiri hanya terdapat 3 ekor yakni 1 indukan jantan, 1 indukan betina, dan 1 anakan.</p>
<p>&#8220;Kedua hewan tersebut yang paling terancam akibat dari penyempitan lahan dan perburuan. Terlebih pada babi rusa yang taringnya banyak digunakan sebagai asesoris,&#8221; jelas Lala sapaan akrabnya. Ia menambahkan dengan adanya event yang digelar tersebut bisa sedikit membantu mencegah kepunahan hewan endemik indonesia tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu saja, Lala juga mengundang wisatawan yang mengunjungi jatimpark 2 untuk mengikuti photo contest dengan mengabadikan moment dua hewan yang terancam punah tersebut. &#8220;Follow IG kami dan ketika hendak mengunggah foto diberikan caption cerita menarik dalam foto tersebut,&#8221; tandasnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90639</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Jembatan Wonosroyo Bondowoso, Warga Desa Turun ke Jalan Galang Dana</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-jembatan-wonosroyo-bondowoso-warga-desa-turun-ke-jalan-galang-dana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 01:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lombok Kulon]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89721-perbaiki-jembatan-wonosroyo-bondowoso-warga-desa-turun-ke-jalan-galang-dana</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Warga Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Bondowoso turun ke jalan melakukan penggalangan dana untuk perbaikan Jembatan Wonosroyo. Penggalangan dana dilakukan warga desa, karena prihatin dan kesal melihat jembatan rusak yang menghubungkan Desa Lombok Kulon, Desa Jumpong, Desa Tumpeng, dan Desa Padasan, Kecamatan Pujer, tak kunjung diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso. Padahal, kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Warga Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Bondowoso turun ke jalan melakukan penggalangan dana untuk perbaikan Jembatan Wonosroyo. Penggalangan dana dilakukan warga desa, karena prihatin dan kesal melihat jembatan rusak yang menghubungkan Desa Lombok Kulon, Desa Jumpong, Desa Tumpeng, dan Desa Padasan, Kecamatan Pujer, tak kunjung diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.</p>
<p>Padahal, kondisi Jembatan Wonosroyo yang sudah lama rusak, itu sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.</p>
<p>”Jembatan Wonosroyo ini menjadi akses warga Desa Lombok Kulon, Tumpeng, Jumpong, dan Desa Padasan Kecamatan Pujer. Karena tidak kunjung diperbaiki pemerintah, warga desa mengumpulkan dana dari pengguna jalan untuk perbaikan jembatan,” kata Ubaed, salah seorang pemuda desa setempat.</p>
<p>Warga desa ingin cepat memperbaiki jembatan, karena menurut Ubaed, landasan jembatan dari balok dan papan kayu sudah rapuh. Sehingga, jika tidak cepat diperbaiki, dikawatirkan ambruk dan membahayakan pengguna jalan yang melewati jembatan yang membentang di Sungai Wonosroyo itu.</p>
<p>”Jembatan ini dari bahan besi, balok kayu dan papan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan lebar 2 meter. Jadi, warga desa tidak ingin ada korban, baru diperbaiki. Makanya, warga desa swadaya mengumpulkan dana untuk memperbaiki jembatan,” jelasnya.</p>
<p>Subairi, warga desa lainnya juga mengatakan, perbaikan Jembatan Wonosroyo dengan tutun ke jalan melakukan penggalangan dana, merupakan inisiatif warga desa. Ini karena, warga prihatin Pemkab Bondowoso tak kunjung memperbaiki jembatan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Wonosari dan satu desa di Kecamatan Pujer.</p>
<p>”Karena, warga desa tidak punya biaya memperbaiki jembatan, itu terpaksa turun ke jalan meminta sumbangan kepada pengguna jalan yang melintas di jalan jembatan,” katanya.</p>
<p>Karena itu, Ubaed maupun Subairi berharap Pemkab Bondowoso turun ke lapangan melihat kondisi Jembatan Wonsroyo yang memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan. Sehingga, pemkab bisa segera memperbaiki jembatan yang sangat dibutuhkan warga desa untuk menunjang akses perekonomian dan pendidikan.<strong> (ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Lumajang Antusias Sambut Konser Islami Donasi Palu dan Donggala</title>
		<link>https://memontum.com/masyarakat-lumajang-antusias-sambut-konser-islami-donasi-palu-dan-donggala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 09:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[PCNU Kabupaten Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=59910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Konser Islami Malam Puncak Donasi Palu dan Donggala, di Alun &#8211; alun selatan Lumajang, Sabtu (13/10/2018) malam. Berlangsung sangat meriah, Konser Islami yang di gelar PCNU tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Mereka yang menyaksikan konser islami, juga ikut memberikan donasi untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Konser Islami Malam Puncak Donasi Palu dan Donggala, di Alun &#8211; alun selatan Lumajang, Sabtu (13/10/2018) malam. Berlangsung sangat meriah, Konser Islami yang di gelar PCNU tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Mereka yang menyaksikan konser islami, juga ikut memberikan donasi untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.</p>
<p>Perolehan Donasi yang berhasil dihimpun PCNU Kabupaten Lumajang dalam 10 hari, tercatat Rp.66.239.700, 00; 27 kardus sembako dan 239 kardus baju layak pakai.</p>
<p><a href="https://memontum.com/59910-masyarakat-lumajang-antusias-sambut-konser-islami-donasi-palu-dan-donggala/img-20181014-wa0046-copy" rel="attachment wp-att-59913"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181014-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-59913" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181014-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181014-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pemkab Lumajang sangat mengapresiasi penghimpunan dana yang dilakukan keluarga besar PCNU Lumajang.                                    Hal itu disampaikan Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq. M. ML., pada acara Konser malam tersebut.</p>
<p>Cak Thoriq sapaan akrab Bupati Lumajang, menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang, melalu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) akan menfasilitasi pengiriman sekaligus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi dan Nasional untuk bersama sama menyatukan seluruh bantuan, yang akan disalurkan ke Palu dan Donggala. </p>
<p>&#8220;Oleh karena itu berbagi ini perlu diapresiasi, termasuk kami dari Pemerintah Kabupaten Lumajang,&#8221;  kata Cak Thoriq </p>
<p>Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten  Lumajang, KH. Husni Zuhri, mengucapkan termakasih atas respon masyarakat dalam memberikan donasi. &#8220;Mudah &#8211; mudahan donasi yang telah kita kumpulkan, menjauhkan bencana dari daerah kita, Kabupaten Lumajang yang kita cintai,&#8221; ungkapnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59910</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
