<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>percobaan pembunuhan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/percobaan-pembunuhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Feb 2022 09:55:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>percobaan pembunuhan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Heboh, Tokoh MUI Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi jadi Korban Percobaan Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-tokoh-mui-kecamatan-pesanggaran-banyuwangi-jadi-korban-percobaan-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2022 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pesanggaran, yang juga Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falah, KH Afandi Musyafa&#8217; (58), warga Dusun Tembakur, RT04 RW02, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, menjadi korban percobaan pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam, Jumat (18/02/2022) dini hari. Kejadian itu, pun sontak menghebohkan warga. Dari keterangan beberapa saksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pesanggaran, yang juga Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falah, KH Afandi Musyafa&#8217; (58), warga Dusun Tembakur, RT04 RW02, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, menjadi korban percobaan pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam, Jumat (18/02/2022) dini hari. Kejadian itu, pun sontak menghebohkan warga.</p>



<p>Dari keterangan beberapa saksi mata, terduga pelaku bernama Darmanto (34) warga Dusun Rejoagung RT09 RW01, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. &#8220;Pelaku bernama Darmanto, warga asal Palembang yang baru sebulan tinggal di Ponpes Miftahul Hidayah. Yang bersangkutan tinggal bersama kedua anaknya,&#8221; kata Baidlowi (37) dan Mutmainah (58), kedua saksi yang juga warga Dusun Tembakor, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran.</p>



<p>Dari keterangan KH Afandi Musyafa&#8217; melalui videonya, mengatakan bahwa kejadian berawal ketika Ba&#8217;da Magrib, seperti biasa secara rutin Darmanto, diajari untuk salat. &#8220;Saya ajari salat. Sekitar pukul 02.00, pelaku menghampiri saya mengeluh sakit,&#8221; kata KH Afandi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/periksa-kelayakan-bus-terminal-arjosari-rutin-ramp-check-bus-minimal-35-unit-tiap-hari">Periksa Kelayakan Bus, Terminal Arjosari Rutin Ramp Check Bus Minimal 35 Unit Tiap Hari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Heboh, Tokoh MUI Kecamatan PesanggaranBanyuwangi jadi Korban Percobaan Pembunuhan" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Qjrtf9w9sNM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kemudian, dirinya pun membuatkan air untuk sekedar meringankan sakit yang dikeluhkan. &#8220;Saya membuatkan air doa untuk sekedar meringankan sakit yang dikeluhkan. Tanpa diduga, pelaku langsung menyerang dengan menusukkan belati ke arah saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih menurut KH Afandi, secara refleks dirinya pun mencoba menangkis dengan tangan. Sementara belati yang hendak ditusukkan, mengenai pipi dan pinggang. &#8220;Saya menangkis dengan tangan. Belati yang hendak ditusukkan ke area badan, mengenai lempeng bagian pipi sebelah kanan dan pinggang sebelah kiri,&#8221; imbuh KH Afandi Musyafa&#8217;.</p>



<p>Ditempat terpisah, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, melalui Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi, kepada media membenarkan bahwa di Kecamatan Pesanggaran, telah terjadi&nbsp; adanya percobaan pembunuhan yang menimpa seorang korban yang merupakan Ketua MUI dan pengurus Ponpes Muftahul Falah, bernama KH Afandi Musyafa&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dari laporan beberapa saksi pelapor, kami bersama beberapa anggota langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),&#8221; kata Kapolsek, Jumat (18/02/2022).</p>



<p>Setelah mengumpulkan barang bukti dan membawa korban ke Rumah Sakit, agar korban segera mendapatkan pertolongan. Kemudian, Kanit Reskrim bersama beberapa anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku.</p>



<p>&#8220;Dan alhamdulillah, Mapolsek Pesanggaran dalam waktu beberapa jam kejadian, berhasil menangkap pelaku sekitar jam 11.05. Pelaku ditangkap di depan Puskesmas Yosomulyo, Kecamatan Gambiran,&#8221; papar Subandi.</p>



<p>Selanjutnya, pelaku dan beberapa barang bukti langsung kita amankan di Mapolsek, guna dilakukan proses lebih lanjut. &#8220;Adapun sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan diatur dalam Pasal 338 jo Pasal 53 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dugaan percobaan pembunuhan berencana dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban luka-luka dengan ancaman 15 tahun penjara atau hukuman seumur hidup,&#8221; ujar Kapolsek Pesanggaran.<strong> (aar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Wanita Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi, Diduga Korban Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-wanita-ditemukan-tewas-di-kamar-mandi-diduga-korban-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 15:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan berantai]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan Karyawan AC]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tewasnya Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan Sukun, Kecamatan  Sukun, Kota Malang,  diduga menjadi korban pembunuhan. Bahkan kasus dugaan pembunuhan ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Minggu (19/9) sore. Ratna ditemukan tewas di kamar mandi rumah dengan kondisi ada luka berdarah di kepala Pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>M<strong>emontum, Kota Malang</strong> &#8211; Tewasnya Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan Sukun, Kecamatan  Sukun, Kota Malang,  diduga menjadi korban pembunuhan. Bahkan kasus dugaan pembunuhan ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Minggu (19/9) sore.</p>



<p>Ratna ditemukan tewas di kamar mandi rumah dengan kondisi ada luka berdarah di kepala Pada Sabtu (18/9) dini hari. Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh anaknya. Awalnya Ratna diduga meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.</p>



<p>Namun setelah dibawa ke Gotong Royong, banyak teman-temannya yang merasa curiga. Kecurigaan itu mengarah ke Sf (56). Belum diketahui secara jelas, siapakah sosok Sf ini. Namun informasi yang berdar bahwa Sf adalah suami sambung korban.</p>



<p>Atas kecurigaan itu, anak korban melapor ke Polresta Malang Kota. Atas laporan itu, petugas segera melakukan penyelidikan. Bakan informasinya Tim Polda Jatim dan Polresta Malang Kota, juga sudah bergerak mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (21/9).</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com bahwa membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut.</p>



<p>&#8221; Memang ada laporan yang masuk pada Minggu kemarin. Pelapornya adalah anaknya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Menunggu alat bukti dan fakta,&#8221; ujar Kompol Tinton pada Selasa (21/9) malam.</p>



<p>Namun informasi di lapangan,  bahwa Sf saat ini sudah diamankan  dan masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian. &#8221; Infonya Sf sudah dibawa ke Polresta,&#8221; ujar salah seorang warga. Sementara itu, jenazah Ratna masih berada di rumah persemayaman Gotong Royong Kota Malang. <strong>(gie)</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/periksa-kelayakan-bus-terminal-arjosari-rutin-ramp-check-bus-minimal-35-unit-tiap-hari">Periksa Kelayakan Bus, Terminal Arjosari Rutin Ramp Check Bus Minimal 35 Unit Tiap Hari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
</ul>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motif Upaya Pembunuhan Kacab Sinar Mas Terkuak</title>
		<link>https://memontum.com/motif-upaya-pembunuhan-kacab-sinar-mas-terkuak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 12:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 351]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 355]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58622-motif-upaya-pembunuhan-kacab-sinar-mas-terkuak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Setelah bungkam beberapa waktu lalu, terkait motif upaya pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Sinar Mas Kediri Jonny Suwono (44) akhirnya terkuak. Ririn Septiviana (44) warga perumahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu akhirnya mengakui perbuatannya melakukan percobaan pembunuhan, karena ia merasa jengkel selalu ditagih hutang oleh Jonny atas hutang yang dilakukan mantan suaminya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Setelah bungkam beberapa waktu lalu, terkait motif upaya pembunuhan  Kepala Cabang (Kacab) Sinar Mas Kediri Jonny Suwono (44) akhirnya terkuak. Ririn Septiviana (44) warga perumahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu akhirnya mengakui perbuatannya melakukan percobaan pembunuhan, karena ia merasa jengkel selalu ditagih hutang oleh Jonny atas hutang yang dilakukan mantan suaminya dulu. </p>
<p>    Saat pres release di Polres Kediri kemarin  Ririn mengaku tidak tahu-menahu persoalan pinjaman antara Jonny dengan mantan suaminya. “Mantan suami saya katanya pinjam uang sebesar Rp 250 juta, tapi saya tidak tahu, karena tidak pernah diberitahu,” ungkap Ririn.</p>
<p><strong>Baca:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/19875-kacab-sinar-mas-kediri-nyaris-dibunuh-anak-buahnya" rel="noopener" target="_blank">Kacab Sinar Mas Kediri, Nyaris Dibunuh Anak Buahnya</a></p>
<p>    Karena jengkel, akhirnya Ririn melakulan peremcanaan pembunuhan terhadap Jony. Saat disimpang empat  Desa, Sukorejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri  Ririn menyerang korban dengan palu dan dua pisau dapur saat keduanya berada di dalam satu mobil xenia.</p>
<p>     Namun  saat diamankan setelah kejadian, staf administrasi di Sinar Mas ini membantah merencanakan penyerangan tersebut. Ririn mengelak, dengan alasan saat itu  berusaha menyelamatkan diri dari serangan yang dilakukan korban terlebih dahulu. “Saya hanya membela diri, dia menyerang saya terlebih dahulu,  saya rebut pisaunya dan terjadi peristiwa itu,” kata Ririn.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong><a href="https://hukrim.memontum.com/19937-usut-penganiayaan-kacab-sinar-mas-polisi-gelar-pra-rekontruksi" rel="noopener" target="_blank"> Usut Penganiayaan Kacab Sinar Mas, Polisi Gelar Pra Rekontruksi</a></p>
<p>    Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal mengatakan setelah mengumpulkan bukti – bukti, petugas menetapkan Ririn sebagai tersangka. Atas perbuatannya Ririn dijerat pasal 351 dan 355 KUHP tentang penganiayaan berat dan direncanakan. Terangka terancam hukuman selama tujuh tahun penjara. “Tersangka diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara, ” tegasnya.</p>
<p>    Dari kasus ini polsi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah pisah dapur yang masih berlumuran darah korban dan sebuah palu, dan tas perempuan berwarma abu abu yang diduga untuk menyimpas pisau dan palu.<strong>(aji/im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usut Penganiayaan Kacab Sinar Mas, Polisi Gelar Pra Rekontruksi</title>
		<link>https://memontum.com/usut-penganiayaan-kacab-sinar-mas-polisi-gelar-pra-rekontruksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 13:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pra Rekontruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/57428-usut-penganiayaan-kacab-sinar-mas-polisi-gelar-pra-rekontruksi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Petugas Sat Reskrim Polres Kediri bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kabupaten Kediri melakukan pra rekonstruksi kasus percobaan pembunuhan, di halaman Mapolres Kediri, Rabu (26/9/2018). Olah TKP itu dilakukan untuk menguak misteri kasus percobaan pembunuhan terhadap Kepala Cabang (Kacab) PT Sinar Mas Kediri Joni Suwono yang dilakukan oleh Rrn seorang perempuan Staf Administrasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Petugas Sat Reskrim Polres Kediri bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kabupaten Kediri melakukan pra rekonstruksi kasus percobaan pembunuhan, di halaman Mapolres Kediri, Rabu (26/9/2018). Olah TKP itu dilakukan untuk menguak misteri kasus percobaan pembunuhan terhadap Kepala Cabang (Kacab) PT Sinar Mas Kediri Joni Suwono yang dilakukan oleh Rrn seorang perempuan Staf Administrasi PT Sinar Mas. </p>
<p>Dalam pelaksanaan olah TKP itu petugas tidak melibatkan pelaku dan korban, akan tetapi petugas hanya melakukan analisis di mobil avansa warna silver Nopol N 1437 BV tempat pelaku melakukan penikaman terhadap korban. Sedangkan didalam mobil itu masih terdapat darah yang berceceran, dan petugas juga menemukan sebilah pisau yang berada di bawah karpet mobil. </p>
<p>Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Hanif Wicaksono menuturkan reka ulang ini dilakukan untuk memperjelas fakta kasus penikaman yang dialami bos Asuransi Kediri PT Sinar Mas. &#8220;Terkait perkara tersebut kami sudah lakukan diskusi dengan rekan JPU dan juga mengumpulkan bukti-bukti,&#8221; kata AKP Hanif.</p>
<p>Lebih lanjut AKP Hanif menjelaskan, olah TKP ini sekaligus untuk mengetahui dan memperjelas siapa pelaku ini. Selain itu tim akan melakukan gelar perkara untuk menentukan pelaku penikaman tersebut. &#8220;Kami akan mengambil sikap pelaku ini, dengan berdasarkan alat bukti kami akan mengambil sikap tersebut,&#8221; jelas Kasat Reskrim. </p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/19875-kacab-sinar-mas-kediri-nyaris-dibunuh-anak-buahnya" rel="noopener" target="_blank">Kacab Sinar Mas Kediri, Nyaris Dibunuh Anak Buahnya    </a></p>
<p>Dalam pra rekontruksi itu polisi menemukan beberapa kejanggalan,  namun Kasat Reskrim enggan memberitahukan secara rinci temuan kejanggalan tersebut. Karena, kejanggalan itu akan dijadikan sebagai petunjuk untuk menetapkan tersangka penikaman. </p>
<p>&#8220;Kalau kejanggalan tentunya ada, dan pastinya setelah kami akan gelar perkara serta menentukan tersangka,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Seperti diberitakam sebelumnya, warga sekitar simpang empat Jalan Raya Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (25/9/2018), yang dihebohkan dengan kasus penganiayaam terhadap Joni Suwono Kacab  asuransi PT Sinar Mas Kediri. Sedangkan pelakunya seorang staf administrasinya itu sempat menggorok leher korban dengan pisau yang menyebabkan korban harus perawatan intensif di RSUD. <strong>(aji/mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">57428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kacab Sinar Mas Kediri, Nyaris Dibunuh Anak Buahnya</title>
		<link>https://memontum.com/kacab-sinar-mas-kediri-nyaris-dibunuh-anak-buahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2018 15:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/57167-kacab-sinar-mas-kediri-nyaris-dibunuh-anak-buahnya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kepala Cabang Asuransi PT Sinar Mas Kediri Joni Suwono, babak belur dihajar oleh Staf Administrasinya sendiri, Selasa (25/9/2018). Insiden tersebut terjadi di simpang empat Jalan Raya Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Joni Suwono menjadi korban percobaan pembunuhan yang dilakukan mantan pegawainya sendiri berinisial RM dengan memukul kepala korban menggunakan palu. Bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kepala Cabang Asuransi PT Sinar Mas Kediri Joni Suwono, babak belur dihajar  oleh Staf Administrasinya sendiri, Selasa (25/9/2018). Insiden tersebut terjadi di simpang empat Jalan Raya Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Joni Suwono menjadi korban percobaan pembunuhan yang dilakukan mantan pegawainya sendiri berinisial RM dengan memukul kepala korban   menggunakan palu. Bahkan pelaku juga sempat menggorok leher korban dengan pisau, hingga mengalami luka sepanjang 10 cm.</p>
<p>Kronologis percobaan pembunuhan itu saat korban dan Bd berada dalam satu mobil dari Kediri menuju ke Kecamatan Pare untuk menemui salah seorang nasabahnya.</p>
<p>    Sesampainya di perempatan Desa Sambirejo, mereka berhenti, menunggu salah seorang temannya. </p>
<p>Saat mobil berhenti, keduanya diduga terlibat cek cok mulut. Lalu, tiba-tiba pelaku memukul kepala korban menggunakan sebuah palu dan menggorok lehernya menggunakan pisau. </p>
<p>    Menerima serangan itu, korban berusaha menyelamatkan diri dengan memegang tangan pelaku. Korban akhirnya selamat setelah keluar dari dalam mobil, dalam keadaan bersimbah darah, korban meminta pertolongan warga.</p>
<p>    Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Setyo Budi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Pelaku sudah berhasil diamankan dan kini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. </p>
<p>&#8220;Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Untuk pelaku dan saksi-saksi kini masih diperiksa. Hanya itu saja yang bisa kami sampaikan sekarang ini. Sedangkan untuk motif dan tujuan pelaku melakukan perbuatan itu masih dalam pendalaman,&#8221; katanya.</p>
<p>     Saat ini korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri di Pare.<strong>(mid/aji/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">57167</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ML Terduga Teroris, Pemuda Pendiam di Mata Keluarga, Kerabat dan Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/ml-terduga-teroris-pemuda-pendiam-di-mata-keluarga-kerabat-dan-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2018 11:38:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26774-ml-terduga-teroris-pemuda-pendiam-di-mata-keluarga-kerabat-dan-tetangga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8212; ML (23), terduga teroris yang diamankan Polres Probolinggo Kota, terkait usaha ML yang akan menyerang anggota kepolisian ketika lengah tersebut terkenal pendiam dimata keluarganya. Tdak hanya itu, pada tetangga, ia juga terkenal ramah, dan suka menyapa. Ketika tim kepolisian melakukan penggeledahan, ke rumah orang tua ML banyak warga sekitar lokasi yang melihat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8212; ML (23), terduga teroris yang diamankan Polres Probolinggo Kota, terkait usaha ML yang akan menyerang anggota kepolisian ketika lengah tersebut terkenal pendiam dimata keluarganya. Tdak hanya itu, pada tetangga, ia juga terkenal ramah, dan suka menyapa.</p>
<p>Ketika tim kepolisian melakukan penggeledahan, ke rumah orang tua ML banyak warga sekitar lokasi yang melihat. Beberapa diantaranya, bertanya-tanya ada apa polisi datang ke rumah ML. Sementara itu, banyak juga warga yang tahu kalau ML diamankan karena hendak membunuh polisi.</p>
<p>Memontum.com langsung bertanya kepada salah datu warga yang datang di lokasi rumah ML, yang kebetulan teman sepermainan ML saat kecil, ternyata ada beberapahal, yaitu pribadi ML di mata rekan sepermainan dan tetangganya. ML dikenal sangat ramah, dan suka menyapa. Walaupun lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah.</p>
<p>“Anaknya baik, tapi memang pendiam. Jarang keluar. Sebelum menikah ya hidup normal seperti biasanya, tidak ada tanda-tanda aneh,” ujar Adhit, teman ML kepadamemontum.com, Jumat (16/2/2018).</p>
<p>Masih menurut Adhit, perubahan sedikit terlihat ketika yang bersangkutan mengenyam pendidikan pondok pesantren. Namun sayangnya, Adhit tidak menyebut, dimana tepatnya pondok pesantren tempat ML.</p>
<p>Sementara, di mata ibundanya, ML merupakan pribadi yang baik. Penurut dan tidak pernah melawan pada orang tua. Ia juga terkenal memiliki pribadi lembut.</p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/10493-bawa-samurai-incar-polisi-di-penjagaan" rel="noopener" target="_blank">Bawa Samurai, Incar Polisi di Penjagaan</a> )</p>
<p>“Jangankan mau membunuh orang, bapaknya melempar kucing dengan benda saja si ML langsung marah kebapaknya. Bahkan melarang bapaknya melakukan hal itu lagi,” terang Khotijah, Ibu kandung ML.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpunmemontum.com, ML menikah dengan SF, warga Maron Kabupaten Probolinggo, ML bertemu dengan istrinya tersebut di suatu forum pengajian. Dari pertemuan itulah, keduanya kemudian menikah. Itupun, hanya menikah siri, atau di bawah tangan. Alias tidak terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA).</p>
<p>( <strong>baca juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/10503-polres-probolinggo-kota-koordinasi-dengan-densus-88-untuk-antisipasi-teroris" rel="noopener" target="_blank">Polres Probolinggo Kota Koordinasi dengan Densus 88 Untuk Antisipasi Teroris</a> )</p>
<p>Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Atas kasus dugaan aksi terorisme, yang akan dilakukan oleh ML untuk menyerang anggota kepolisian. Beruntunga, aksi ML dapat digagalkan petugas, sebelum jatuh korban. </p>
<p>Dari hasil penggeledahan di rumah orang tua ML, tim iden reskrim Polres Probolinggo Kota tidak menemukan barang berbahaya, tetapi ada sat HP dengan kondisi batrei terlepas. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26774</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Probolinggo Kota Koordinasi dengan Densus 88 Untuk Antisipasi Teroris</title>
		<link>https://memontum.com/polres-probolinggo-kota-koordinasi-dengan-densus-88-untuk-antisipasi-teroris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2018 13:31:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26654-polres-probolinggo-kota-koordinasi-dengan-densus-88-untuk-antisipasi-teroris</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8212; Terkait ditangkapnya seorang pemuda berinisal (ML) yang diduga jaringan teroris, yang akan melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian, Polresta Probolinggo segera berkoordinasi dengan Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, Selasa (13/2/2018) sore. Hal itu disampaikan Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal, Kamis (15/2/2018). &#8220;Dari adanya kasus ini, Kami koordinasi dengan Densus 88,&#8221; katanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8212; Terkait ditangkapnya seorang pemuda berinisal (ML) yang diduga jaringan teroris, yang akan melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian, Polresta Probolinggo segera berkoordinasi dengan Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, Selasa (13/2/2018) sore.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal, Kamis (15/2/2018). &#8220;Dari adanya kasus ini, Kami koordinasi dengan Densus 88,&#8221; katanya kepada memontum.com.</p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/10493-bawa-samurai-incar-polisi-di-penjagaan" rel="noopener" target="_blank">Bawa Samurai, Incar Polisi di Penjagaan</a> )</p>
<p>Langkah itu dilakukan karena saat menggeledah rumah pelaku, polisi menemukan selembar kertas dengan judul Panduan Aqidah Jihad, serta dua buah buku. Masing-masing berjudul &#8220;Kalau Bukan Tauhid, Apa Lagi&#8221;, serta &#8220;Ringkasan Al-Umdah fi I&#8217;dadil Uddah&#8221;.</p>
<p>&#8220;Karena tidak mungkin seseorang mau menyerang polisi, jika tidak berangkat dari keyakinan,&#8221; tambah Alfian.</p>
<p>Sementara dari hasil interogasi terhadap pelaku, pengintaian dilakukan dengan maksud akan membunuh siapa saja polisi, yang lewat dekat dengan dirinya dan polisi adalah toghut dan membunuh toghut dijanjikan masuk surga. Saat ini pihak kepolisian terus memperdalam kasus ini. Sampai berita ini di tulis memontum.com, tim Inafis Reskrim Polres Probolinggo Kota akan melakukan olah TKP di rumah pelaku ML. <strong>(pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Samurai, Incar Polisi di Penjagaan</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-samurai-incar-polisi-di-penjagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2018 13:21:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26646-bawa-samurai-incar-polisi-di-penjagaan</guid>

					<description><![CDATA[Arek Kedopokan Ngaku Berniat Membunuh &#160; Memontum Probolinggo &#8212; Karena dilihat mencurigakan, seorang pemuda diamankan anggota Polres Probolinggo Kota saat akan menyerang anggota polisi yang berada di pos penjagaan Mapolresta. Pelaku diketahui dengan membawa sebilah pedang samurai. Pelaku diketahui berinisial ML (23) warga Dusun Krajan, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Saat diamankan, pelaku tersebut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Arek Kedopokan Ngaku Berniat Membunuh</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8212; Karena dilihat mencurigakan, seorang pemuda diamankan anggota Polres Probolinggo Kota saat akan menyerang anggota polisi yang berada di pos penjagaan Mapolresta. Pelaku diketahui dengan membawa sebilah pedang samurai. </p>
<p>Pelaku diketahui berinisial ML (23) warga Dusun Krajan, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Saat diamankan, pelaku tersebut, terus mengelak kepada polisi. </p>
<p>Menurut pemuda pengangguran ini, polisi dinilai menyalahgunakan hukum Allah hingga harus dibunuh. Dalam penyidikan polisi, pemuda lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) tersebut tetap mengaku mau menghabisi polisi saat polisi lengah. Selain itu, pelaku sudah mengintai kelengahan polisi sejak 3 hari terakhir. </p>
<p>&#8220;Saya mempelajari jihad ini dari panduan video youtube pengajian Abu Bakar Baasyir,&#8221; jelas ML. Hasil dari penggeledahan, polisi juga mengamankan sebilah pedang samurai, yang akan digunakan untuk menghabisi polisi, buku buku jihad dan buku Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).</p>
<p>Sementara itu menurut, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, selain mengincar anggota Polres, yang bersangkutan juga mengincar anggota Polsek. </p>
<p>&#8220;Ya memang pelaku ini mengincar Polresta dan Polsek,&#8221; jelasnya. Guna kepentingan pengembangan penyidikan, rencananya pelaku akan diserahkan ke Densus 88 anti teror.<strong> (pix/tw)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26646</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
