<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Produksi Padi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/produksi-padi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Jun 2021 10:00:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Produksi Padi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jember Siap Produksi Tembakau dan Edamame dalam Jumlah Besar</title>
		<link>https://memontum.com/jember-siap-produksi-tembakau-dan-edamame-dalam-jumlah-besar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dalam Jumlah Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau dan Edamame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144281</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, menerima kunjungan kerja dari Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis dan Holtikultura Kemenko Perekonomian RI, Yuli Sri Wilanti, beserta rombongan di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (03/06). Yuli Sri Wilanti dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa program Pemerintah Pusat mengenai pengembangan agribisnis dan holtikultura kepada Bupati Jember Hendy. Baca Juga: “Kami memerlukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, menerima kunjungan kerja dari Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis dan Holtikultura Kemenko Perekonomian RI, Yuli Sri Wilanti, beserta rombongan di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (03/06).</p>



<p>Yuli Sri Wilanti dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa program Pemerintah Pusat mengenai pengembangan agribisnis dan holtikultura kepada Bupati Jember Hendy.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pmi-jember-siapkan-ribuan-tumbler-untuk-pendonor-di-bulan-ramadan">PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler untuk Pendonor di Bulan Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/seminar-nasional-bupati-fawait-tegaskan-kopi-jember-identitas-budaya-dan-ekonomi">Seminar Nasional, Bupati Fawait Tegaskan Kopi Jember Identitas Budaya dan Ekonomi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-akses-layanan-kesehatan-bupati-jember-minta-masyarakat-tak-ragu-datangi-faskes">Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Jember Minta Masyarakat Tak Ragu Datangi Faskes</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-jember-buka-gerakan-serentak-pelayanan-inseminasi-buatan-2025">Gubernur Jatim bersama Bupati Jember Buka Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan 2025</a></li>
</ul>


<p>“Kami memerlukan data potensi Jember mengenai agribisnis dan holtikultura yang dapat dimasukkan pada program prioritas untuk komoditas ekspor,” ungkap Yuli.</p>



<p>Selanjutnya Yuli mengatakan, pihaknya akan mendampingi petani dalam peningkatan kualitas dan kapasitasnya.</p>



<p>Bupati Hendy menyampaikan, Kabupaten Jember memiliki beragam potensi pertanian yang layak untuk ekspor. Hendy menyampaikan, prioritas utama Pemkab Jember saat ini adalah pengembangan tembakau dan edamame. Tidak terbatas pada dua komoditas tersebut, Hendy juga terbuka bagi komoditas pertanian lainnya. </p>



<p>“Pasarnya jelas, targetnya berapa, kami siap memproduksi dalam jumlah besar, kami siap menjaga kualitas, karena tujuan utama kami mengarahkan langsung ke pasarnya, petani kami biar fokus produksinya dan kualitasnya,” ungkap Bupati Hendy. <strong>(kom/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144281</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Produksi Padi Sumenep Tembus 214 Ribu Ton</title>
		<link>https://memontum.com/produksi-padi-sumenep-tembus-214-ribu-ton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2021 13:47:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Padi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140606</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Sumenep &#8211; Produksi tanaman padi di Kabupaten Sumenep setiap tahun mengalami peningkatan. Hal ini terbukti di data yang tercatat di Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Yakni periode 2019 dan 2020. Rinciannya, produksi padi di Sumenep mencapai 189.444,03 ton pada 2019 lalu. Dengan rata-rata provitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memomtum Sumenep </strong>&#8211; Produksi tanaman padi di Kabupaten Sumenep setiap tahun mengalami peningkatan. Hal ini terbukti di data yang tercatat di Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.</p>



<p>Yakni periode 2019 dan 2020. Rinciannya, produksi padi di Sumenep mencapai 189.444,03 ton pada 2019 lalu. Dengan rata-rata provitas per hektarnya 58,27 ton, dengan luas baku lahan keseluruhan yang mencakup 25.685 hektare.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Di tahun berikutnya, produktivitas padi meningkat cukup signifikan. Dalam setahun mampu memproduksi padi sebesar 214.685,66 ton. Jika diakumulasikan, dari tahun 2019 ke tahun 2020, ada peningkatan sebesar 25.241,63 ton.</p>



<p>Hal tersebut dikarenakan realisasi luas tanam periode 2020 mengalami peningkatan, yakni mencapai 42.364 hektar. Dengan rata-rata provitas per hektarnya 5,828 ton.</p>



<p>Tentu saja capaian tersebut bukan berarti menambah luas baku lahan, melainkan di beberapa daerah di 24 Kecamatan di Kabupaten Sumenep. Ada yang mampu menanam padi 3 bahkan 4 kali tanam dalam 1 tahun. Seperti di Kecamatan Gapura misalnya yang didukung dengan irigasi teknis, dimana di daerah itu sebagian besar sawahnya juga memiliki sumur bor pengairan.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan memasuki musim panen tahun 2021, pihaknya optimistis mampu melebihi capaian-capaian tahun sebelumnya.</p>



<p>Kata dia, sejak akhir bulan Maret hingga April tahun ini panen raya di Kota keris terus berpacu, masa panen diprediksi akan berakhir pada Mei mendatang. &#8220;Jadi tahun ini hasilnya belum diketahui, kan masih proses,&#8221; katanya. Selasa (20/04).</p>



<p>Arif mengatakan Dispertahortbun terus melakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, tentu upaya itu membutuhkan waktu dan biaya.</p>



<p>Dimana, upaya itu diantaranya melalui penyaluran program bantuan benih/bibit, bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) hingga penyaluran pupuk bersubsidi maupun non subsidi. &#8220;Program bantuan tersebut turun langsung ke kelompok-kelompok tani. Bantuan itu banyak bersumber dari dana APBN,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dia menambahkan, meski di beberapa daerah mampu menanam padi 3-4 kali tanam dalam setahun, pihaknya menganjurkan untuk diselingi dengan tanaman palawija seperti jagung dan lainnya. Sehingga ini akan memutus rantai penyakit tanaman padi sawah dan mengembalikan unsur hara yang terkandung dalam tanah. &#8220;Jadi pola tanam petani juga harus diatur,&#8221; jelas Arif. <strong>(dan/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPS Bondowoso Hitung Produksi Padi dengan Metode KSA</title>
		<link>https://memontum.com/bps-bondowoso-hitung-produksi-padi-dengan-metode-ksa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2018 14:02:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Padi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69421-bps-bondowoso-hitung-produksi-padi-dengan-metode-ksa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; BPS (Badan Pusat Statistik) saat ini tengah melakukan penghitungan produksi padi di Bondowoso dengan metode KSA (Kerangka Sampel Area). Metode ini dinilai sebagai metode yang lebih objektif dalam perhitungan data produksi padi. Alasannya, lahan yang ada dipertanian itu diground check, dan diphoto melalui aplikasi yang terhubung ke server pusat. Sehingga bisa menghasilkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; BPS (Badan Pusat Statistik) saat ini tengah melakukan penghitungan produksi padi di Bondowoso dengan metode KSA (Kerangka Sampel Area). Metode ini dinilai sebagai metode yang lebih objektif dalam perhitungan data produksi padi.</p>
<p>Alasannya, lahan yang ada dipertanian itu diground check, dan diphoto  melalui aplikasi yang terhubung ke server pusat. Sehingga bisa menghasilkan data yang lebih cepat dan akurat.</p>
<p>Kepala BPS Bondowoso Tri Erwandi dalam acara Focus Group Duscussion (FGD) Ekspose Data Statistik Tanaman Pangan (Padi) Hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) dan Materi Ubinan 2018, Rabu (19/12), mengatakan, output terhadap penghitungan produksi beras dengan metode KSA yakni luas panen. Dengan penghitungan luas panen dikalikan produktivitas.</p>
<p>&#8220;BPS kan punya tusi mengumpulkan data, jadi utamanya tigas itu dilakukan oleh orang BPS. Tapi, keterbatasan tenaga, NPS merekrut tenaga lepas, namanya mitra statistik. Mereka yang akan membantu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa dalam penghitungan tersebut  akan dilakukan secara sampling. Tentu dalam penentuannya pun juga dilakukan dengan metode yang melibatkan BPPT, Lapan, dan semua lembaga terkait.</p>
<p>&#8220;Ini sudah setahun dilakukan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, jika dibandingkan dengan data sebelumnya tentu hasilnya akan berbeda. Mengingat penghitunfan sebelumnya dilakukan dengan pendekatan estimate.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, mengharapkan agar data yang dihasilkan dari survey metode KSA ini bisa objektif. Utamanya, terhadap  area lahan pertanian yang sesungguhnya. </p>
<p>&#8220;Karena saya melihat sudah banyak lahan-lahan pertanian produktif yang sudah beralih fungsi, jadi perumahan-perumahan. Ini harus dicegah. Harus dimonitoring. Karena ini mengganggu keberlangsungan ketahanan pangan kita,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengatakan bahwa dalam pelaksanaan metode KSA ini, BPS juga harus bersinergi dengan mentri tani di Dispertan.</p>
<p>&#8220;Dengan melibatkan untuk melaksanakan pendataan yang real dengan metode KSA,&#8221; pungkasnya. <strong>(cw1/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69421</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
