<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Relokasi Pasar Batu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/relokasi-pasar-batu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 14:49:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Relokasi Pasar Batu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penjualan Gamis, Jilbab dan Sandal di Lahan Relokasi Pasar Kota Batu Sepi, Pedagang Obral Dagangan</title>
		<link>https://memontum.com/penjualan-gamis-jilbab-dan-sandal-di-lahan-relokasi-pasar-kota-batu-sepi-pedagang-obral-dagangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Relokasi Pasar Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pedagang pakaian gamis dan jilbab yang berada di lahan relokasi Pasar Kota Batu, mengalami penurunan omset saat menjelang Ramadan. Kondisi itu, pun juga sama dialami oleh pedagang sandal dan sepatu di lahan relokasi. Penurunan itu, diperkirakan pedagang karena menurunnya daya beli masyarakat. Di samping, kian maraknya penjualan secara online, yang bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pedagang pakaian gamis dan jilbab yang berada di lahan relokasi Pasar Kota Batu, mengalami penurunan omset saat menjelang Ramadan. Kondisi itu, pun juga sama dialami oleh pedagang sandal dan sepatu di lahan relokasi.</p>



<p>Penurunan itu, diperkirakan pedagang karena menurunnya daya beli masyarakat. Di samping, kian maraknya penjualan secara online, yang bisa dengan mudah dijangkau konsumen.</p>



<p>Salah satu pedagang gamis dan jilbab asal Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Nadia Intan, mengatakan bahwa penjualan gamis dan jilbab selama Ramadan ini, tidak seperti tahun sebelumnya. Tahun ini, penjualan relatif sepi jika dibandingkan tahun lalu. Bahkan, terbilang lebih ramai saat pandemi.</p>



<p>&#8220;Kalau pendapatan, jelas nggak seperti dulu. Artinya, Ramadan tahun ini sepi dan yang jelas pendapatan menurun,&#8221; terang Nadia, saat berada di tokonya, Minggu (09/04/2023) tadi.</p>



<p>Menurunnya angka pendapatan, tambahnya, juga bisa akibat penjualan online di sosial media. Sehingga, membuat masyarakat enggan datang ke toko pakaian melakukan pembelian langsung.</p>



<p>&#8220;Pendapatan menurun ini akibat penjualan online dan bisa jadi belum musim liburan. Tetapi pastinya, penjualan memang tengah menurun,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Karena penjualan relatif menurun, ujarnya, maka penjual atau seperti dirinya, tidak berani mengambil stok terlalu banyak. Kalaupun membeli, hanya mengambil hingga 50 dan gamis pun juga mengambil hanya beberapa model.</p>



<p>Di tempat sama, pedagang sepatu dan sandal warga Desa Oro-oro Ombo Kota Batu, Abdul Fatah, pun mengaku sama. Selain sepi, dampaknya juga pada pendapatan penjualan. &#8220;Sepertinya sekarang, orang lebih suka membeli atau memilih beli lewat online, daripada datang langsung ke pasar. Karenanya, penjualan sekarang menurun,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk mensiasati kondisi itu, dirinya pun terpaksa menggunakan pola baru. Yakni, dengan mengobral produk sandal khusus anak-anak.</p>



<p>&#8220;Supaya nggak terlalu rugi akibat sepi pembeli selama ramadan ini, ya kita obral sandal anak-anak. Jadi, kita jual harga sandal dari yang awalnya Rp 65 ribu menjadi Rp 35 ribu. Dengan cara ini, paling tidak bisa menjual produk lama dan kerugian tidak sampai banyak,&#8221; terangnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sembilan Lapak di Lokasi Lahan Relokasi Pasar Induk Kota Batu yang Terbakar Diberi Police Line dan Hangus</title>
		<link>https://memontum.com/sembilan-lapak-di-lokasi-lahan-relokasi-pasar-induk-kota-batu-yang-terbakar-diberi-police-line-dan-hangus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 15:17:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Induk Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Relokasi Pasar Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181351</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Paska musibah kebakaran, sebanyak sembilan lapak yang hangus di kawasan lahan relokasi pedagang dari Pasar Induk Kota Batu, diberi tanda police line. Sementara beberapa pedagang dan petugas, terus melakukan penyisiran dan pengecekan lokasi. Kepala UPT Pasar Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa hanya terdapat sembilan lapak yang menjadi korban musibah kebakaran. Untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Paska musibah kebakaran, sebanyak sembilan lapak yang hangus di kawasan lahan relokasi pedagang dari Pasar Induk Kota Batu, diberi tanda police line. Sementara beberapa pedagang dan petugas, terus melakukan penyisiran dan pengecekan lokasi.</p>



<p>Kepala UPT Pasar Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa hanya terdapat sembilan lapak yang menjadi korban musibah kebakaran. Untuk selanjutnya, pedagang yang menjadi korban akan diberikan tempat di kawasan Timur area zona sayur.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi, bukan 15 lapak. Namun, hanya sembilan lapak yang terbakar. Untuk pedagang atau korban, nanti akan kami letakkan di kawasan timur area zona sayuran, karena ini dalam keadaan darurat. Ini kami masih terus melakukan pengecekan,&#8221; ujarnya, Rabu (11/01/2023) malam, atau pasca terjadinya kebakaran.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa pemindahan pedagang yang menjadi korban tersebut, tidak bersifat wajib. Namun, hanya tindakan yang berdasarkan urgensi. Jika nantinya terdapat pedagang yang enggan dipindah dan memilih tidak melanjutkan aktivitas, maka juga diperbolehkan.</p>



<p>&#8220;Jumlah kerugiannya belum diketahui,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181351</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polemik Relokasi Pasar Batu, Ini Kata Koordinator Pengaduan Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/polemik-relokasi-pasar-batu-ini-kata-koordinator-pengaduan-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 12:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Koordinator Pengaduan]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Relokasi Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Relokasi Pasar Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156748</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Polemik tentang relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya Koordinator Pengaduan Malang Raya, Sudarno. Saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Selasa (26/10/2021), Sudarno memberikan pandangannya tentang polemik yang terjadi. Menurutnya, komunikasi antara semua pihak yang terlibat dalam proses relokasi tidak terjalin dengan baik. Antara Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Polemik tentang relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.</p>



<p>Salah satunya Koordinator Pengaduan Malang Raya, Sudarno. Saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Selasa (26/10/2021), Sudarno memberikan pandangannya tentang polemik yang terjadi.</p>



<p>Menurutnya, komunikasi antara semua pihak yang terlibat dalam proses relokasi tidak terjalin dengan baik. Antara Pemerintah (Diskoumdag) dan pihak pedagang harus ada kata sepakat. Serta keterbukaan atas segala informasi baik tentang sosialisasi, jadwal relokasi dan seluruh prosesnya.</p>



<p>&#8220;Pedagang pasar dan PKL pasar Kota Batu akan menempati tempat penampungan pedagang yang berada di sekitar Stadion Kota Batu, selain jalan di seputaran di dalam stadion, juga dipergunakan sebagai tempat untuk melakukan relokasi bagi pedagang,&#8221; ujarnya. Pihaknya berharap supaya pedagang tidak dirugikan dalam proses ini.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai pada situasi pergerakan ekonomi yang belum stabil ini, menjadi semakin kuat tekanan beban pedagang.</p>



<p>Sehingga saat selesai pembangunan pasar, kondisi perekonomian pedagang malah semakin buruk sehingga tidak maksimal melakukan proses usaha di pasar baru tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kondisi sarana dan prasarana walaupun hanya sebagai tempat penampungan sementara, Diskoumdag Kota Batu harus memastikan tidak ada kendala ,baik itu listrik, air bersih dan penataan drainase apabila hujan terjadi.</p>



<p>Diharapkan saat relokasi, pemerintah sudah memperhatikan segala sesuatunya. Termasuk memperhatikan bagaimana pembuangan air, sehingga pedagang tidak terdampak. Drainase atau kemana air hujan akan dialirkan harus diperhatikan dengan baik.</p>



<p>&#8220;Seperti yang kita ketahui bersama, saat hujan biasanya pihak PLN mengalami gangguan, sehingga penyiapan genzet harus di perhatikan dengan baik. Dengan demikian dapat mengantisipasi apabila PLN mengalami pemadaman aliran listrik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Protokol kesehatan juga perlu di persiapkan dengan baik, UPT Pasar perlu memastikan bahwa hilir mudik pedagang saat pindahan harus memperhatikan dengan baik protokol kesehatan Covid-19.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai hal ini menjadi cluster baru dan juga saat proses jual beli yang terjadi di penampungan, mengingat lokasi yang sempit dan padat, kerumunan menjadi salah satu faktor munculnya cluster baru.</p>



<p>Sehingga Diskoumdag Kota Batu, jangan sampai lengah dalam situasi pandemi ini dan apabila hal ini terjadi, harus siap untuk bertanggung jawab,&#8221; ujarnya lagi. <strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156748</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
