<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Robot &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/robot/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Mar 2023 14:23:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Robot &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>689 Aduan Robot Trading Masuk ke Polresta Malang Kota dan Polda Jatim, Istri Wahyu Kenzo Bakal Diperiksa</title>
		<link>https://memontum.com/689-aduan-robot-trading-masuk-ke-polresta-malang-kota-dan-polda-jatim-istri-wahyu-kenzo-bakal-diperiksa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Mar 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[Robot Trading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Petugas kepolisian terus menindaklanjuti kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan tersangka Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya. Kini, pihak Polda Jatim dan Polresta Malang Kota membuka layanan Hotline pengaduan dengan nomor 081137802000. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengatakan bahwa dengan dibukanya Hotline itu, para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Petugas kepolisian terus menindaklanjuti kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan tersangka Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya. Kini, pihak Polda Jatim dan Polresta Malang Kota membuka layanan Hotline pengaduan dengan nomor 081137802000.</p>



<p>Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengatakan bahwa dengan dibukanya Hotline itu, para korban investasi bodong robot trading ATG yang mungkin belum melapor dapat segera melaporkan melalui layanan pengaduan secara online tersebut.</p>



<p>&#8220;Update terkait dengan robot trading, Wahyu Kenzo, kemarin sesuai dengan petunjuk bapak Kapolda Jawa Timur, Irjenpol Toni Harmanto, bahwa Polda Jatim beserta Polresta Malang Kota membentuk Hotline pengaduan dengan nomor 081137802000,&#8221; ujarnya, Kamis (09/03/2023) tadi.</p>



<p>Kombes Pol Dirmanto menambahkan, sampai dengan hari ini pukul 16.00 pihaknya sudah menerima sekitar 689 aduan.</p>



<p>Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pihak Polresta Malang Kota masih membuka Hotline dan masih menerima pengaduan masyarakat terkait kasus investasi bodong robot trading ATG. &#8220;Kami hari ini melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka. Ini mungkin akan ada penambahan untuk tersangka lain,&#8221; ungkap Kapolresta Malang Kota.</p>



<p>Untuk update hari ini, lanjut Kombes Budi Hermanto bahwa pihak tersangka menyerahkan kepada penyidik tiga unit kendaraan roda empat, diantaranya Toyota Alphard, Toyota Innova dan BMW.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Nah ini masih kita kembangkan, kemarin setelah rilis kami juga melakukan pendalaman interogasi, ada beberapa aset seperti Rumah, tanah, yang juga akan kita kumpulkan,&#8221;jelas Kombes Budi Hermanto.</p>



<p>Menurut Kombes Budi Hermanto, penyidikan ini selain dari proses hukum, pihaknya harus memikirkan tentang keadilan bagi korban. “Mungkin suatu konsep yang akan kita gambarkan bagaimana keadilan bagi korban itu di terima, baik secara untuh atau sebagian yang sudah di investasikan ini bisa di kembalikan. Tapi kita tidak ingin melanggar suatu regulasi ketentuan perundang-undangan,&#8221; tambah Kombes Budi Hermanto.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota itu mengungkapkan jika sampai dengan saat ini pihaknya terus melakukan pendalaman terhadap tersangka dan secara maraton akan mengundang beberapa saksi diantaranya Istri tersangka, bagian keuangan dan orang-orang Manager yang ada di perusahaan ATG itu sendiri.</p>



<p>&#8220;Sesuai dengan izin dari perusahaan, kita akan lihat domisilinya apakah memang sesuai dengan alamat domisili tentang badan hukum, kita akan cek semuanya. Termasuk aset, alat legalitas dari perusahaan tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG), Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya, Rabu (08/03/2023) siang, dirilis di Polda Jatim. Sebelumnya, dia ditangkap Sat Reskrim Polresta Malang Kota yang diback up Ditreskrimsus Polda Jatim di salah satu hotel kawasan Surabaya Barat, Sabtu (04/03/2023) pagi.</p>



<p>Wahyu Kenzo ditangkap setelah diduga melakukan penipuan terhadap 25.000 member dalam bisnis robot trading Auto Trade Gold (ATG) miliknya hingga meraup keuntungan sebesar Rp 9 triliun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Woww&#8230;! Bondowoso Punya Robot Penyemprot Disinfektan, Bantuan dari Polije</title>
		<link>https://memontum.com/woww-bondowoso-punya-robot-penyemprot-disinfektan-bantuan-dari-polije</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 06:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Polije]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116532</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Kabupaten Bondowoso kini memiliki robot penyemprot disinfektan Goodbye Covid-19 Robot (GCR). Robot Goodbye Covid-19 (GCR) dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan di dalam ruangan gedung, baik perkantoran maupun rumah sakit. Robot GCR didapat dari bantuan Politeknik Negeri Jember (Polije) kepada RSUD Koesnadi Bondowoso. Penyerahan bantuan ini diserahkan secara simbolis dari Direktur Polije kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Kabupaten Bondowoso kini memiliki robot penyemprot disinfektan Goodbye Covid-19 Robot (GCR). Robot Goodbye Covid-19 (GCR) dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan di dalam ruangan gedung, baik perkantoran maupun rumah sakit.</p>
<p>Robot GCR didapat dari bantuan Politeknik Negeri Jember (Polije) kepada RSUD Koesnadi Bondowoso. Penyerahan bantuan ini diserahkan secara simbolis dari Direktur Polije kepada Bupati Bondowoso,Salwa Arifin di Pendopo Bupati Bondowoso, Senin (15/6/2020).</p>
<p>Direktur Polije Saiful Anwar mengatakan, perguruan tinggi memiliki kewajiban menyiapkan produk yang dapat bermanfaat mengatasi solusi pandemi Covid-19. Salah satunya seperti robot yang sudah diciptakan Mahasiswa Polije ini.</p>
<p>Saat ini pandemi Covid-19 eskalasinya belum mereda secara keseluruhan. Sehingga kedepan, pihaknya sudah menyiapkan riset dan development untuk robot yang dapat mengantar obat.</p>
<p>&#8220;Jadi tenaga kesehatan baik dokter, perawat tidak harus langsung berinteraksi dengan pasien. Cukup dengan perantara robot baik mengantar obat atau fungsi yang lainnya. Sehingga pandemi Covid-19 yang ada di pasien dan lingkungannya dapat meminimalisir mengkontaminasi nakes dan para dokter yang ada,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia mengatakan, tidak hanya Bondowoso saja yang menerima bantuan ini. Tetapi kabupaten yang lain juga sudah dipersiapkan.</p>
<p>&#8220;Kami memproduksi sesuai kebutuhan. Paling tidak untuk rumah sakit daerah. Kebetulan tadi kepala badan koordinator wilayah V Jember yang mengantar. Tentunya Kami akan mempersiapkan kabupaten-kabupaten di bawah koordinasi wilayah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin berterimakasih kepada Polije atas bantuan robot ini. Karena GCR sangat membantu kerja dalam menjalankan protokol Covid-19.</p>
<p>&#8220;Mungkin sebelumnya petugas penyemprot ada kekhawatiran tertular, dengan adanya robot ini tidak ada lagi kekhawatiran. Ini sangat bermanfaat bagi kami,&#8221; harapnya.</p>
<p>Selain menyerahkan bantuan robot penyemprot disinfektan, Polije juga memberikan bantuan sembako dan APD kepada Pemkab Bondowoso untuk disalurkan. <strong>(dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116532</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA</title>
		<link>https://memontum.com/its-dan-unair-bekerjasama-pembuatan-robot-raisa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 11:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[ITS]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111999-its-dan-unair-bekerjasama-pembuatan-robot-raisa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) bekerjasama dengan RS Unair untuk pembuatan Robot Medical Assistant ITS-Unair (RAISA). RAISA merupakan robot pelayan kesehatan untuk membantu dan meminimalisir kontak tenaga medis kepada pasien. Rencananya, Kamis (16/4/2020) lusa akan digunakan langsung di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Unair. Dari empat RAISA, baru satu yang akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) bekerjasama dengan RS Unair untuk pembuatan Robot Medical Assistant ITS-Unair (RAISA). RAISA merupakan robot pelayan kesehatan untuk membantu dan meminimalisir kontak tenaga medis kepada pasien.</p>
<p>Rencananya, Kamis (16/4/2020) lusa akan digunakan langsung di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Unair. Dari empat RAISA, baru satu yang akan digunakan, karena tiga lainnya masih dalam proses pengerjaan.</p>
<p>&#8220;Jadi Kamis (16/4/2020) ini nanti sudah bisa operasional di RSUA, baru satu yang jadi. Kita sedang membuat empat yang tiga ini masih dalam proses,&#8221; kata Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng di Gedung Robotik, Selasa (14/4/2020).</p>
<p>Ashari mengatakan, satu robot yang akan digunakan pekan ini fungsinya masih robot asisten tenaga kesehatan. Nantinya, ITS juga akan menanamkan sensor temperature.</p>
<p>&#8220;Tidak perlu lagi perawat datang kemudian di ukur (suhu). Cukup dengan ini dilihat dari kamera sudah bisa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sedangkan perkembangannya, Ashari menjelaskan, jika setiap robot memiliki fungsi dan fitur macam-macam. Untuk RAISA yang akan digunakan lusa fiturnya lewat pengendalian remot yang digunakan oleh perawat dan bisa melakukan komunikasi dua arah untuk mengecek kondisi lewat camera.</p>
<p>&#8220;Karena robot ini mempunya monitor untuk komunikasi dua arah, ada fitur audionya juga. Jadi ketika pasien di tanya bagaimana keluhannya, demamnya seperti apa bisa diukur dengan robot ini. Karena robot ini juga bisa mengecek temperatur suhu badan pasien,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dirut RS Unair Prof Dr dr Nasronudin SpPD K-PTI FINASIM mengatakan, selain mengurangi frekuensi RAISA juga meningkatkan kenyamanan pasien. Selain itu juga mengurangi penggunaan APD.</p>
<p>&#8220;Selain mengurangi penggunaan APD juga mengurangi transmisi tenaga medis dan meningkatkan kenyamanan pada pasien,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, jika pasien sudah merasa nyaman, imunitas tubuh juga akan bagus. Sehingga, virus dapat mati dengan sendirinya. &#8220;Virus bisa dieleminasi oleh tubuh sendiri. Kesehatan biologis dan psikologis,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga menegaskan, robot ini tidak mengantikan tenaga kesehatan tapi meminimalisir tenaga kesehatan untuk masuk.</p>
<p>&#8220;Mungkin biasanya masuk satu hari hari tiga kali bisa setengahnya. Karena sentuhan dokter pada pasien itu tidak bisa digantikan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Nasron juga menambahkan, dengan adanya robot Raisa tujuan RS Unair, yakni zero kematian akibat covid, zero nakes tertular, zero keluarga naske tertular, zero diskriminasi bisa dicapai.</p>
<p>&#8220;Harapannya pasien keluar sembuh, bukan keluar meninggal,&#8221; pungkasnya. <strong>(Riz/Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Robot DOME UMM Tercepat di KRI Regional IV</title>
		<link>https://memontum.com/robot-dome-umm-tercepat-di-kri-regional-iv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 15:26:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kontes robot]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/83384-robot-dome-umm-tercepat-di-kri-regional-iv</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Robot pemadam api “DOME” Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi yang tercepat di Kompetisi Robot Indonesia (KRI) Regional IV di Universitas Mataram, Minggu-Selasa (21-23/4/2019). Tim yang digawangi Bayu Irawan Nugroho dan Dwi Nur Fajar berhasil mengalahkan pesaing terberatnya, Universitas Brawijaya (UB) di urutan dua, dan Universitas Teknologi Sepuluh November (ITS) di urutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Robot pemadam api “DOME” Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi yang tercepat di Kompetisi Robot Indonesia (KRI) Regional IV di Universitas Mataram, Minggu-Selasa (21-23/4/2019). Tim yang digawangi Bayu Irawan Nugroho dan Dwi Nur Fajar berhasil mengalahkan pesaing terberatnya, Universitas Brawijaya (UB) di urutan dua, dan Universitas Teknologi Sepuluh November (ITS) di urutan ketiga.</p>
<p>Didapuknya Tim Robotik UMM sebagai juara pertama kontes robot bergengsi antar perguruan tinggi di Indonesia ini, setelah Robot &#8220;DOME&#8221; UMM mencatatkan akumulasi nilai waktu tercepatnya, yakni 1,16 di sesi pertama; 1,24 di sesi kedua; serta 1,11 di sesi ketiga, dengan nilai akhir 3,51. Sementara, Robot Bhatara Wijaya UB mencatatkan nilai akhirnya di 4,69 dan Robot Abnara-1 ITS mencatat nilai akhir di 6,57.</p>
<p>Robot pemadam api “DOME” UMM sebagai tim terbaik pada kontes robot tingkat Regional IV ini akan diundang untuk ikut serta dalam kontes robot tingkat Nasional. Jika kembali mendapat raihan baik, yakni keluar sebagai juara pertama KRI kategori pemadam api Nasional, UMM akan kembali mewakili Indonesia pada Trinity College International Robot Contest 2020 di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.</p>
<p>Robot “DOME” UMM sekaligus mendapat capaian tim dengan Strategi Terbaik. Diakui ketua tim, Bayu Irawan, bahwa kelebihan timnya, yakni pada pemetaan (mapping) lintasan dari titik start menuju titik Api.</p>
<p>“Strategi mapping kami nggak bertele-tele. Dari start langsung ke titik api dan kembali lagi ke start. Sementara tim lain harus mengecek ke ruangan kosong dulu,” jelas Bayu.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Robotik UMM Raih Prestasi di Kontes Robot Amerika Serikat</title>
		<link>https://memontum.com/tim-robotik-umm-raih-prestasi-di-kontes-robot-amerika-serikat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2019 00:35:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kontes robot]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/82973-tim-robotik-umm-raih-prestasi-di-kontes-robot-amerika-serikat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan raihan gemilang dalam gelaran Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat, (13-15/4/2019). Ketiga tim kebanggaan UMM dan Indonesia ini meraih juara pertama dan kedua untuk kategori robot pemadam api berkaki, dan juara dua untuk kategori [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan raihan gemilang dalam gelaran Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat, (13-15/4/2019). Ketiga tim kebanggaan UMM dan Indonesia ini meraih juara pertama dan kedua untuk kategori robot pemadam api berkaki, dan juara dua untuk kategori robot pemadam api beroda.</p>
<p>Adalah Alfan Achmadillah Fauzi, Rohmansyah, Ken Dedes Maria Khunty, dimana tiga tim Robotik UMM ini ditunjuk menjadi perwakilan Indonesia, karena berhasil keluar sebagai juara nasional, berdasarkan surat penugasan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Republik Indonesia no. T/274/B3.1/KM/02.04/2019. Mereka mampu bersaing dengan 32 tim dari berbagai negara, seperti Israel, Tiongkok, dan lainnya.</p>
<p><div id="attachment_82974" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-82974" decoding="async" class="size-full wp-image-82974" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd, mengapreasi prestasi mahasiswa UMM di tingkat internasional. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190415-WA0027-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-82974" class="wp-caption-text"><strong>Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd, mengapreasi prestasi mahasiswa UMM di tingkat internasional. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Raihan ini sejalan dengan ekskpektasi Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd, dalam pelepasannya yang menjanjikan bakal membebaskan skripsi jika berhasil memenangi kontes ini. Fauzan berpesan kepada para delegasi dan mahasiswanya yang hadir ketika itu untuk berhenti menjadi penonton. Sebaliknya, jadilah pemain. “Saya tidak menarget harus juara satu, tetapi yang terbaik sajalah yang saya minta,” ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya di tahun 2017, dua tim Robotik UMM juga pernah memborong juara 1 dan 2 sekaligus untuk kategori robot berkaki. Dua tim tersebut yaitu tim InaMuh sebagai juara 1 dan tim Unmuh Malang sebagai juara 2. Di samping itu, tim InaMuh juga meraih juara poster terbaik. Atas pengalaman inilah, mereka sangat optimis akan kembali menang. Tentunya melalui penyesuaian beberapa teknologi dan mengusung inovasi baru.</p>
<p>Semua robot, baik kategori berkaki atau beroda memiliki misi memadamkan api dengan cepat di titik pada satu ruangan atau kamar yang menyerupai rumah. Posisi titik api diletakan secara acak oleh dewan juri, sehingga robot dituntut harus cekatan untuk mencari api tersebut. Setelah memadamkan api, robot di-setting untuk kembali ke titik awal. Robot dengan catatan tercepat bakal keluar sebagai pemenang.</p>
<p>Sementara, dua tim lainnya yang dimotori Bayu Irawan Nugroho (mahasiswa teknik elektro) dan Dwi Nur Fajar (mahasiswa teknik informatika), juga akan unjuk gigi di Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional IV pada 21-23 April 2019 di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Rombongan ini mempertandingkan dua jenis robot, yakni satu robot pemadam api kategori berkaki (DOME), dan tiga robot kategori sepak bola (Zhafarul).</p>
<p>Robot sepakbola pada kompetisi ini harus memiliki spesifikasi yang wajib dipenuhi. Yakni mendeteksi objek, menggiring bola, menendang, hingga lokalisasi. Pendeteksian objek tersebut agar robot dapat membedakan bola, lawan, garis, dan gawang. Robot akan dinyatakan memenangkan pertandingan ketika robot lebih banyak memasukan bola ke gawang lawan.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82973</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Robot Terbang FT-UB Raih Juara 3 KRTI 2018</title>
		<link>https://memontum.com/robot-terbang-ft-ub-raih-juara-3-krti-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2018 12:56:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kontes Robot Terbang Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/63733-robot-terbang-ft-ub-raih-juara-3-krti-2018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional, melalui Tim Aerokreasi yang berhasil menjadi juara dalam kompetisi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2018, di Universitas Teknokrat Indonesia, Lampung, pada Senin-Kamis (5-8/11/2018). Tim Aerokreasi menjagokan Aryasatya62, yakni robot terbang berwarna putih garapan M. Zaky Setiansyah, Disya Anjas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional, melalui Tim Aerokreasi yang berhasil menjadi juara dalam kompetisi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2018, di Universitas Teknokrat Indonesia, Lampung, pada Senin-Kamis (5-8/11/2018).</p>
<p>Tim Aerokreasi menjagokan Aryasatya62, yakni robot terbang berwarna putih garapan M. Zaky Setiansyah, Disya Anjas Hidayat, Apollo Ode Rea H., Burhanuddin Candra Wijaya, Avissena Izhar Mafazi, dan Made Sandya Devananda, dibawah dosen pembimbing Dr.Eng Moch. Agus Choiron, ST., MT. Pada kompetisi ini, tim mengikuti kategori racing plane dengan misi fast and on track. “Pesawat dituntut untuk terbang dalam lintasan sepanjang 700 meter dan lebar 20 meter, kemudian kembali lagi ke garis start dan pesawat harus menjalankan misi secara otomatis,” terang Ketua Tim M. Zaky Setiansyah, sepulang dari Lampung.</p>
<p>Zaky menambahkan, keunggulan pesawat Aryasatya 62 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 180km/jam (tercepat kedua setelah UGM), dan mengudara dalam keadaan yang stabil, serta memiliki radius belok paling kecil dibandingkan pesawat peserta lain, sehingga misi bisa diselesaikan lebih cepat. Dengan kelebihan ini, tim Aerokreasi telah menyisihkan sekitar 100 tim dari perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia. Dari 22 tim yang lolos, tim Aerokreasi berhasil menjadi juara 3, menyusul juara 1 UGM dan juara 2 ITS.</p>
<p>“Alhamdulillah, rasanya senang sekali bisa memperlebar networking dan sharing ilmu tentang teknologi pesawat tanpa awak. Alhamdulilkah juga, hasil riset dan usaha kita selama sembilan bulan lebih akhirnya bisa terbayarkan dengan prestasi yang kami dapat,” ungkap Candra, salah satu anggota tim lainnya.</p>
<p>Zaky optimis, timnya mampu mengembangkan Aryasatya untuk diikutkan kompetisi KRTI 2019 mendatang dan akan mengarah ke kategori monitoring mapping. Dirinya berpesan kepada tim agar tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih. &#8220;Jangan stuck di satu titik. Ingat, jika kita merasa lelah untuk berkembang, disana masih ada tim lain yang siap melewati pencapaian kita. Bawa Aryasatya dan Tim Aerokreasi terbang lebih tinggi mengharumkan almamater!&#8221; tandasnya. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">63733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Libur Panjang, SMP Muhammadiyah 12 GKB Ciptakan Robot Anti Korupsi</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-libur-panjang-smp-muhammadiyah-12-gkb-ciptakan-robot-anti-korupsi-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2017 10:57:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anti korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Muhammadiyah 12 GKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94992-manfaatkan-libur-panjang-smp-muhammadiyah-12-gkb-ciptakan-robot-anti-korupsi-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Biasanya ketika waktunya libur panjang tiba banyak siswa siswi yang memanfaatkan liburan dengan pariwisata. Namun tidak, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik dalam mengisi waktu libur panjang malah terinspirasi membuat robot dengan tema penangkapan mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang sekarang menjadi tersangka kasus Megaproyek E-KTP. Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 12 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Biasanya ketika waktunya libur panjang tiba banyak siswa siswi yang memanfaatkan liburan dengan pariwisata. Namun tidak, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik dalam mengisi waktu libur panjang malah terinspirasi membuat robot dengan tema penangkapan mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang sekarang menjadi tersangka kasus Megaproyek E-KTP.</p>
<p>Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 12 GKB, Siswa ektrakulikuler Robotic ini membuat robot dengan alur drama yang mirip dengan kisah penangkapan mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.</p>
<p>Diawali dengan sebuah robot jenis Transpoter yang diumpamakan sebagai robot Polisi yang bertugas sebagai pelacak koruptor, dengan tugas mencari dimana letak koruptor bersembunyi. Kemudian ada jenis robot yang sama berperan sebagai Koruptor dengan gerakan melarikan diri sampai harus menabrak sebuah pipa paralon yang di umpamakan sebagai &#8220;tiang listrik&#8221;. Selanjutnya ada robot jenis Line Trucer yang diumpamakan sebagai KPK yang bertugas sebagai penangkap koruptor, serta ada drone yang diumpamakan polisi sedang membantu penangkapan koruptor.</p>
<p>Ihwan Arif, Humas SMP Muhammadiyah 12 GKB mengatakan bahwa idenya berawal dari pemberitaan yang ramai di Media mengenai penangkapan Korupsi di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sehingga anak anak mengaplikasikan pada sebuah permainan menggunakan robot sehingga dalam permainan tersebut ada hal positif yang diterima oleh anak mengenai anti korupsi itu sendiri sambil mengisi waktu liburan,&#8221; kata Ihwan Arif, Selasa (19/12/2017) kemarin.</p>
<p>Ihwan Arif mengatakan bahwa ini merupakan pembelajaran robot teater dan didalamnya ada tema yang diusung dalam permainan.</p>
<p>&#8220;Ada 15 siswa dari Tim Robotic Sekolah yang biasanya ikut lomba, dalam kesempatan pembelajaran Dan bermain mengenai anti Korupsi&#8221; tambahnya</p>
<p>Didalam permainan dan pembelajaran tersebut, tim robotic menggunakan jenis robot line trucer, transpoter, dan juga drone. Riski Ramadhani Putra, Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 12 GKB yang merupakan salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengisi waktu libur sekolah sekaligus masih dalam rangka memperingati Hari anti korupsi.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini untuk mengisi waktu liburan Sekolah sekaligus dalam rangka Hari anti korupsi&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Kedepannya siswa siswa ini Alan mengikuti lomba lomba robotic tingkat nasional dan persiapan awal untuk melancarkan dan berlatih Agar bisa juara.<strong> (gbr/sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Libur Panjang, SMP Muhammadiyah 12 GKB Ciptakan Robot Anti Korupsi</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-libur-panjang-smp-muhammadiyah-12-gkb-ciptakan-robot-anti-korupsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2017 10:57:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[anti korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Muhammadiyah 12 GKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/13872-manfaatkan-libur-panjang-smp-muhammadiyah-12-gkb-ciptakan-robot-anti-korupsi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Biasanya ketika waktunya libur panjang tiba banyak siswa siswi yang memanfaatkan liburan dengan pariwisata. Namun tidak, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik dalam mengisi waktu libur panjang malah terinspirasi membuat robot dengan tema penangkapan mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang sekarang menjadi tersangka kasus Megaproyek E-KTP. Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 12 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Biasanya ketika waktunya libur panjang tiba banyak siswa siswi yang memanfaatkan liburan dengan pariwisata. Namun tidak, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik dalam mengisi waktu libur panjang malah terinspirasi membuat robot dengan tema penangkapan mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang sekarang menjadi tersangka kasus Megaproyek E-KTP.</p>
<p>Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 12 GKB, Siswa ektrakulikuler Robotic ini membuat robot dengan alur drama yang mirip dengan kisah penangkapan mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.</p>
<p>Diawali dengan sebuah robot jenis Transpoter yang diumpamakan sebagai robot Polisi yang bertugas sebagai pelacak koruptor, dengan tugas mencari dimana letak koruptor bersembunyi. Kemudian ada jenis robot yang sama berperan sebagai Koruptor dengan gerakan melarikan diri sampai harus menabrak sebuah pipa paralon yang di umpamakan sebagai &#8220;tiang listrik&#8221;. Selanjutnya ada robot jenis Line Trucer yang diumpamakan sebagai KPK yang bertugas sebagai penangkap koruptor, serta ada drone yang diumpamakan polisi sedang membantu penangkapan koruptor.</p>
<p>Ihwan Arif, Humas SMP Muhammadiyah 12 GKB mengatakan bahwa idenya berawal dari pemberitaan yang ramai di Media mengenai penangkapan Korupsi di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sehingga anak anak mengaplikasikan pada sebuah permainan menggunakan robot sehingga dalam permainan tersebut ada hal positif yang diterima oleh anak mengenai anti korupsi itu sendiri sambil mengisi waktu liburan,&#8221; kata Ihwan Arif, Selasa (19/12/2017) kemarin.</p>
<p>Ihwan Arif mengatakan bahwa ini merupakan pembelajaran robot teater dan didalamnya ada tema yang diusung dalam permainan.</p>
<p>&#8220;Ada 15 siswa dari Tim Robotic Sekolah yang biasanya ikut lomba, dalam kesempatan pembelajaran Dan bermain mengenai anti Korupsi&#8221; tambahnya</p>
<p>Didalam permainan dan pembelajaran tersebut, tim robotic menggunakan jenis robot line trucer, transpoter, dan juga drone. Riski Ramadhani Putra, Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 12 GKB yang merupakan salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengisi waktu libur sekolah sekaligus masih dalam rangka memperingati Hari anti korupsi.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini untuk mengisi waktu liburan Sekolah sekaligus dalam rangka Hari anti korupsi&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Kedepannya siswa siswa ini Alan mengikuti lomba lomba robotic tingkat nasional dan persiapan awal untuk melancarkan dan berlatih Agar bisa juara.<strong> (gbr/sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Robot Siswa Smamda Juara II APICTA Award di Bangladesh</title>
		<link>https://memontum.com/robot-siswa-smamda-juara-ii-apicta-award-di-bangladesh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2017 08:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[Smamda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12531-robot-siswa-smamda-juara-ii-apicta-award-di-bangladesh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Robot berupa transportasi penyandang disabilitas hasil karya siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) meraih juara kedua dalam acara Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) Award 2017 di Dhaka City Bangladesh, Rabu (13/12/2017). Keberhasilan tim siswa Smamda ini berhasil menyisihkan sekitar 500 peserta dari 16 negara yang ada di Asia Pasific pada tanggal 7 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Robot berupa transportasi penyandang disabilitas hasil karya siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) meraih juara kedua dalam acara Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) Award 2017 di Dhaka City Bangladesh, Rabu (13/12/2017). Keberhasilan tim siswa Smamda ini berhasil menyisihkan sekitar 500 peserta dari 16 negara yang ada di Asia Pasific pada tanggal 7 sampai 10 Desember 2017 kemarin.</p>
<p>Kini, rencananya hasil karya siswa itu bakak dikomersilkan dengan cara mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Sedangkan karya itu diberi label Android System and Orientation Sense Transportation (ANSONT). Tim pelajar yang meraih prestasi di Bangladesh itu diantaranya Faza Gulam Ahmad (kelas 11 MIPA VI), Rangga Rajasa ( kelas 11 MIPA I),  Muhammad Fadhel Firnanda (kelas 11 MIPA III dan M Tariq Thirafi (kelas11 MIPA I). Mereka didampingi Wakil Kepala Kesiswaan Smamda, Yudi Prianto. Sementara juara satunya adalah dari Sri Langkah.</p>
<p>&#8216;Hasil karya kami yang meraih juara dua ini berupa transportasi penyadang disabilitas. Tujuannya memudahkan para penyandang cacat bergerak dan mobile,&#8217; terang Ketua Tim Faza Gulam Ahmad kepada Memo X (Grup Memontum.com), Rabu (13/12/2017).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171213_113004-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-12536" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171213_113004-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171213_113004-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171213_113004-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171213_113004-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Peralatan itu, kata Gulam menggunakan dan dioperasikan menggunakan Hand Phone (HP) Android. Menurutnya, produk itu merupakan peralatan kesehatan dengan harga termurah. Untuk merakit satu alat itu hanya dibutuhkan anggaran Rp 5 juta. Peralatan dan komponennya banyak dijumpai di pasaran terutama di Surabaya.</p>
<p>&#8216;Alat ini dulu sudah juara secara nasional. Makanya paska meraih juara dua itu akan kami perbaiki teknologinya. Misalnya menambah pengontrol tidak menggunakan android tapi pakai joy stick. Termasuk dulu kursi tak bisa naik turun sekarang bisa naik turun,&#8217; imbuhnya.</p>
<p>Saat ditanya kekuatan alat itu, kata Gulam masih mampu membawa beban seberat 60 sampai 80 kilogram. Kekuatan baterainya mencapai 1 jam lebih dengan kecepatan 14 kilometer per jam.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Robot-Siswa-Smamda-Juara-II-APICTA-Award-di-Bangladesh.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Robot Siswa Smamda Juara II APICTA Award di Bangladesh" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-12538" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Robot-Siswa-Smamda-Juara-II-APICTA-Award-di-Bangladesh.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Robot-Siswa-Smamda-Juara-II-APICTA-Award-di-Bangladesh.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Robot-Siswa-Smamda-Juara-II-APICTA-Award-di-Bangladesh.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Robot-Siswa-Smamda-Juara-II-APICTA-Award-di-Bangladesh.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8216;Jarak kendalinya sesuai kekuatan dari bloetuth android yakni 10 sampai 15 meter,&#8217; tegasnya.</p>
<p>Sementara Wakil Kepala Kesiswaan Smamda, Yudi Prianto prestasi berskala internasional ini diraih paska pameran dan presentasi tanggal 7 &#8211; 10 Desember 2017 kemarin. Pihak sekolah bakal terus memfasilitasi setiap inovasi siswa dan siswi. Prestasi itu merupakan prestasi kesekian kalinya paska mengikuti beberapa acara berskala nasional dan internasional.</p>
<p>&#8216;Produk itu akan kami patenkan dulu di HAKI. Tujuannya agar yang meniru dan menduplikatnya meminta izin ke pemilik hak cipta. Kami juga berusaha menyempurnakan peralatan itu jika sebelumnya memakai android bisa pakai sensor suara pengguna,&#8217; paparnya.</p>
<p>Sedangkan untuk memberangkatkan siswanya ke Bangladesh itu, kata Yudi tidak mudah. Selain waktunya mempet hanya sebulan waktu pengurusan paspor dan visa harus diselesai sebelum tanggal 6 Desember 2017. Oleh karenanya pihaknya minta bantuan Imigrasi, Kedutaan Bangladesh serta Kemendikbud untuk mengurus paspor dan bisa itu.</p>
<p>&#8216;Alhamdulillah yang awalnya katanya festival internasional itu ditutup. Kami masih punya kesempatan mengikuti. Bahkan saat susah mengurus paspor dan visa anak-anak juga sempat drop. Sekarang semangatnya kembali pulih,&#8217; pungkasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12531</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
