<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>samtaku &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/samtaku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Aug 2022 11:02:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>samtaku &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Pusat Referensi TPST, Wakil Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal AS Surabaya Kunjungi SAMTAKU Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-pusat-referensi-tpst-wakil-pejabat-politik-dan-ekonomi-konsulat-jenderal-as-surabaya-kunjungi-samtaku-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 11:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[samtaku]]></category>
		<category><![CDATA[TPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Memiliki sistem pengolahan sampah yang unik, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu  (TPST) Samtaku (Sampahku Tanggung Jawabku) yang berada di wilayah Desa Banjarmendalan, Lamongan menjadi daya tarik tersendiri untuk terus digali berbagai pihak. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut hangat kunjungan Wakil Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal AS Surabaya, Clint Shoemake bersama rombongan ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Memiliki sistem pengolahan sampah yang unik, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu  (TPST) Samtaku (Sampahku Tanggung Jawabku) yang berada di wilayah Desa Banjarmendalan, Lamongan menjadi daya tarik tersendiri untuk terus digali berbagai pihak.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut hangat kunjungan Wakil Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal AS Surabaya, Clint Shoemake bersama rombongan ke TPST Samtaku, Rabu (17/08/2022).</p>



<p>Di hadapan Bupati Lamongan, Clint Shoemake, mengungkapkan kedatangannya ke TPST Samtaku, tidak lain untuk mencari gambaran dan inovasi yang bisa diterapkan di Kota Surabaya, dalam menciptakan TPSP modern untuk mengurangi sampah. &#8220;Kedatangan kami ke Lamongan, untuk melihat sistem di Samtaku ini atau mungkin nanti ada ide-ide yang bisa kami bawa ke Surabaya, bagaimana sistem itu berfungsi dan kemungkinan nanti tidak sebesar di Samtaku, tapi mungkin lebih kecil,” paparnya.</p>



<p>Menjadi salah satu isu yang dibawa yakni mendaur ulang sampah menjadi bernilai guna, Clint Shoemake bersama rekannya, Ted Kulongoski (Ekonomic officer) dan James Cressman (Fasility Manager), mengaku antusias mendatangi TPSP Samtaku untuk belajar lebih tentang mengolah dan mengelola sampah menjadikan Indonesia jauh lebih indah. &#8220;Today is very special day, because not only the political economic team came. But we also brought from Colleagues and friends from consulate who are passionate about the issue of waste, recycling and making Indonesia much prettier and lest dicty places with a lot of trash (Hari ini adalah hari yang sangat spesial, karena bukan hanya tim ekonomi politik yang datang. Tapi kami juga mendatangkan dari rekan-rekan dari konsulat yang sangat antusias dengan isu sampah, daur ulang dan menjadikan Indonesia jauh lebih indah dan tidak kumuh dengan banyak sampah),&#8221; tambah Clint Shoemake.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/angka-kemiskinan-dan-tingkat-pengangguran-terbuka-di-kabupaten-lumajang-kian-turun">Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/genjot-capaian-pbb-2026-bapenda-kota-malang-siapkan-program-sambang-ke-300-titik">Genjot Capaian PBB 2026, Bapenda Kota Malang Siapkan Program Sambang ke 300 Titik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
</ul>


<p>Menanggapi kedatangan Wakil Pejabat Konsulat Jenderal AS Surabaya, Bupati Yuhronur, menjelaskan tidak hanya memiliki kelebihan dalam supporting government, TPST Samtaku juga dilengkapi dengan easy technology dengan RDF (teknologi pengolahan sampah melalui proses homogenizers). Nantinya dengan RDF ini sisa yang tidak bisa didaur ulang akan dipadatkan menjadi pelet dan digunakan sebagai bahan pembakaran pabrik mitra di Bali.</p>



<p>Melalui kecanggihan teknologi tersebut, sampah yang masuk pada Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Tambakrigadung yang awalnya 50 sampai 60 ton per hari, menjadi 6 hingga 10 ton per hari (hanya residu). Dengan itu dibarengi penanganan yang turut meningkat menjadi 77,5 persen dari yang sebelumnya hanya 45,5 persen. Sehingga, diikuti dengan pengurangan sampah, dari semula 8,9 persen menjadi 22,5 persen.</p>



<p>“Pemilahan sampah tidak hanya memberikan dampak finansial bagi masyarakat, namun juga membantu mempermudah sistem pengolahan limbah di Kabupaten Lamongan.  Dampak positif dari pengolahan sampah di TPST Samtaku ini sejalan dengan turut meningkatnya penanganan sampah di Kabupaten Lamongan. Bahkan TPST Samtaku Kabupaten Lamongan menjadi projek percontohan TPA yang ada di Indonesia,” terangnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SAMTAKU Lamongan menjadi Cerminan Kabupaten Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/samtaku-lamongan-menjadi-cerminan-kabupaten-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 14:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Kabupaten Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[samtaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Model pengelolaan sampah masa depan menjadi inovasi yang terus dikembangkan Kabupaten Lamongan, sebagai wujud cerminan Kabupaten Sehat. Sebagai salah satu titik pantau pada tatanan pemukiman sarana dan prasarana sehat, pengembangan inovasi SAMTAKU (Sampah Tanggungjawabku) Lamongan, menjadi jawaban atas permasalahan sampah yang rumit dihadapi. Sebagai inovasi pengelolaan sampah pertama di Indonesia yang dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Model pengelolaan sampah masa depan menjadi inovasi yang terus dikembangkan Kabupaten Lamongan, sebagai wujud cerminan Kabupaten Sehat. Sebagai salah satu titik pantau pada tatanan pemukiman sarana dan prasarana sehat, pengembangan inovasi SAMTAKU (Sampah Tanggungjawabku) Lamongan, menjadi jawaban atas permasalahan sampah yang rumit dihadapi.</p>



<p>Sebagai inovasi pengelolaan sampah pertama di Indonesia yang dapat menampung hingga 60 ton sampah/hari serta pengelolaan yang terintegrasi ini diharapkan dapat menjawab permasalahan sampah di Lamongan. Selain Inovasi SAMTAKU, berbagai capaian seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang melampaui IPM provinsi dan nasional, juga capaian program stunting serta angka kematian ibu dan bayi juga terus menurun menjadi cermin kesuksesan Kabupaten Lamongan dalam menerapkan kabupaten sehat.</p>



<p>Tidak terkecuali dalam penanganan pandemi Covid-19, Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai terobosan hingga masuk assessment pertama Level 1 Pulau Jawa dan Bali. Hingga kemarin (16/11) grebek vaksin Covid pertama telah mencapai 76,57 persen atau 814.363 sasaran dari total 1.063.543 sasaran, sedangkan capaian vaksinasi untuk lansia mencapai 71,87 persen atau 113.828 sasaran dari total 158.377 sasaran.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan berbagai kesuksesan tersebut tidak lekat dari jeri payah seluruh pihak dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lamongan. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan, sehingga Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan kabupaten sehat dengan predikat Swasti Saba Wistara untuk yang ketiga kalinya. Mudah-mudahan, Lamongan selalu jaya dan mencapai kejayaannya usai menghadiri Penganugerahan Swasti Saba Kabupaten/Kota Tahun 2021 dan Penghargaan Penerapan Prokes bagi Tempat Pengelolaan Pangan yang diselenggarakan Kemenkes RI secara daring di Ruang Command Center Pemkab Lamongan, dari Kementerian Kesehatan RI,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Predikat Swasti Saba Wistara sendiri, merupakan predikat tertinggi untuk sebuah kabupaten/kota sehat dari Kementerian Kesehatan RI. Kabupaten Lamongan memperoleh predikat Swasti Saba Wistara dalam tujuh tananan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/angka-kemiskinan-dan-tingkat-pengangguran-terbuka-di-kabupaten-lumajang-kian-turun">Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/genjot-capaian-pbb-2026-bapenda-kota-malang-siapkan-program-sambang-ke-300-titik">Genjot Capaian PBB 2026, Bapenda Kota Malang Siapkan Program Sambang ke 300 Titik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
</ul>


<p>Pertama, yakni tatanan pemukiman sarana dan prasarana sehat dengan enam titik pantau yang salah satunya yakni TPST SAMTAKU Banjarmendalan. Kedua, tatanan sarana tertib lalu lintas dan transportasi dengan dua titik pantau. Ketiga, tatanan industri dan perkantotran sehat dengan dua titik pantau. Keempat, tatanan pariwisata sehat dengan satu tutuk pantau.</p>



<p>Lalu, untuk kelima adalah tatanan ketahanan pangan dan gizi dengan dua titik pantau. Keenam, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dengan dua titik pantau. Serta tatanan sosial sehat dengan tiga titik pantau.</p>



<p>Bupati Yuhronur juga menambahkan, berbagai inovasi juga diciptakan agar dapat mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Lamongan antara lain, Home Care Service yang merupakan pendekatan pelayanan kepada masyarakat dengan melibatkan peran serta perangkat daerah yang bergerak dibidang Kesehatan, ekonomi, perumahan dan sanitasi,PENA SI CATIN (Pengendalian Anemis Ibu Hamil melalui Skrining Dini Calon Pengantin) hingga AKU SEMAKIN GEMAS yakni gerakan makan ikan sebagai upaya mengatasi stunting. <strong>(zud/zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158451</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Model Pengelolaan Sampah Masa Depan, Pemkab Lamongan Optimalkan Samtaku</title>
		<link>https://memontum.com/kembangkan-model-pengelolaan-sampah-masa-depan-pemkab-lamongan-optimalkan-samtaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 12:54:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[samtaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155315</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Hampir di seluruh wilayah, permasalahan sampah menjadi hal yang rumit dihadapi, tidak terkecuali Lamongan. Untuk menghadapi permasalahan yang dimunculkan dari tingginya pencemaran lingkungan akibat timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik, Pemerintah Kabupaten Lamongan memunculkan inovasi ‘Samtaku&#8217;. Hal tersebut dipaparkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam Kompetisi Kovablik Provinsi Jatim tahun 2021, Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Hampir di seluruh wilayah, permasalahan sampah menjadi hal yang rumit dihadapi, tidak terkecuali Lamongan. Untuk menghadapi permasalahan yang dimunculkan dari tingginya pencemaran lingkungan akibat timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik, Pemerintah Kabupaten Lamongan memunculkan inovasi ‘Samtaku&#8217;.</p>



<p>Hal tersebut dipaparkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam Kompetisi Kovablik Provinsi Jatim tahun 2021, Rabu (06/10/2021). Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) merupakan inovasi pengelolaan sampah pertama di Indonesia yang mempunyai skema kemitraan dengan menggunakan teknologi berstandart internasional (Verra). Inovasi pengelolaan sampah secara terintegrasi ini diharapkan dapat menjawab permasalahan sampah di Lamongan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/angka-kemiskinan-dan-tingkat-pengangguran-terbuka-di-kabupaten-lumajang-kian-turun">Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/genjot-capaian-pbb-2026-bapenda-kota-malang-siapkan-program-sambang-ke-300-titik">Genjot Capaian PBB 2026, Bapenda Kota Malang Siapkan Program Sambang ke 300 Titik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
</ul>


<p>“Samtaku ini adalah inovasi yang luar biasa. Inovasi ini dapat dijadikan model pengelolaan sampah masa depan. Dari sisi manfaat Samtaku, sampah yang masuk pada TPA Tambakrigadung awalnya 50-60 ton/hari menjadi 6-10 ton/hari (hanya residu), penanganan sampah mencapai 77,5 persen (180,2 ton/hari) meningkat dari 45,5 persen (154,7 ton/hari). Diikuti dengan pengurangan sampah dari 8,9 persen menjadi 22,5 persen, aksesibilitas ke lokasi pengelolaan sampah lebih dekat, nilai IKM pengelolaan juga naik dari 70,5 persen menjadi 82,05 persen. Nilai ekonominya pun juga naik dan masih banyak manfaat lain,” paparnya.</p>



<p>Banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari berdirinya Samtaku. Yakni, ujarnya, sampah yang mulanya tidak memiliki nilai guna saat ini sudah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Hasil yang diperoleh dari Samtaku berupa botol, papan, kaos, hingga pupuk kompos dengan produksi 100 ton/tahun yang sementara masih diberikan secara gratis kepada masyarakat.</p>



<p>Samtaku ini juga dapat memberikan dampak ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung pada masyarakat, seperti pada pekerja pemilah sampah (secara langsung) maupun pengumpul sampah atau pemulung (secara tidak langsung).</p>



<p>Diungkapkan Yuhronur, rencana kedepannya tahun 2022 akan dibangun dua lokasi Samtaku di Kecamatan Babat dan Kecamatan Solokuro. “Saya berencana tahun 2022 akan membangun Samtaku di Kecamatan Babat dan Solokuro untuk menampung sampah di wilayah sekitar pantai utara. Inovasi ini tidak boleh berhenti di sini,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan Anang Taufik, Lamongan telah memiliki program LGC (Lamongan Green and Clean) yang dapat mensupport inovasi Samtaku.&nbsp;&#8220;Program LGC yang hingga saat ini telah memiliki kurang lebih 1.000 bank sampah secara langsung terjun ke masyarakat tingkat RT-RW ini memberikan edukasi dan apresiasi melalui bank sampah,&#8221; terangnya. <strong>(fjr/zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155315</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
