<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sederhana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sederhana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 13:10:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sederhana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Empati, Sertijab Direksi Baru Perumda Kahyangan Jember Digelar Sederhana</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-empati-sertijab-direksi-baru-perumda-kahyangan-jember-digelar-sederhana</link>
					<comments>https://memontum.com/jaga-empati-sertijab-direksi-baru-perumda-kahyangan-jember-digelar-sederhana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[direksi]]></category>
		<category><![CDATA[empati]]></category>
		<category><![CDATA[kahyangan,]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[sertijab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) dengan konsep yang sangat sederhana di kantor pusat Perumda Kahyangan. Agenda sakral ini, berlangsung sederhana tanpa menghilangkan khidmatnya pelaksanaan. Keputusan untuk memangkas &#8216;kemewahan&#8217; sendiri, bukan tanpa alasan. Direktur Utama Perumda Kahyangan yang baru, Gogot Cahyo Baskoro, menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) dengan konsep yang sangat sederhana di kantor pusat Perumda Kahyangan. Agenda sakral ini, berlangsung sederhana tanpa menghilangkan khidmatnya pelaksanaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan untuk memangkas &#8216;kemewahan&#8217; sendiri, bukan tanpa alasan. Direktur Utama Perumda Kahyangan yang baru, Gogot Cahyo Baskoro, menjadi aktor utama di balik kesederhanaan itu. Sejak awal menyusun rencana Sertijab, Gogot telah menginstruksikan kepada panitia internal agar mengemas acara seadanya demi menghormati nasib para buruh kebun yang hingga kini dinilai masih berjuang keras di bawah garis kesejahteraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini diambil, sebagai simbol empati mendalam sekaligus penanda bahwa kepemimpinannya ke depan akan lebih fokus pada pembenahan nasib pekerja di lapangan. Tentunya, hal ini sesuai harapan Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab, sebelumnya Bupati Fawait berharap, agar jajaran direksi baru perusahaan plat merah ini mampu membawa angin segar sebagai penggerak ekonomi dan mampu mengentas kemiskinan. Dalam sambutannya, Gogot Cahyo Baskoro menggarisbawahi pentingnya memiliki rasa peka terhadap kondisi nyata perusahaan. Baginya, sebuah jabatan di perusahaan daerah bukanlah sebuah hadiah yang harus dirayakan dengan pesta pora, melainkan sebuah beban kerja yang berat untuk menyelamatkan aset daerah yang tengah didera berbagai persoalan pelik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Acara ini dari awal memang saya minta dikemas sederhana. Makanannya kotakan saja, tidak perlu prasmanan dan tidak usah ada live music. Saya ingin, kita semua di sini menjaga perasaan para buruh perkebunan. Kita tahu nasibnya di lapangan saat ini masih jauh dari kata sejahtera. Rasanya, tidak elok kalau kita yang baru masuk justru berpesta di atas keringat mereka yang belum sejahtera. Kita di sini untuk bekerja, bukan untuk merayakan kemewahan,&#8221; katanya, Senin (18/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sertijab sendiri, dihadiri lengkap tiga pilar direksi baru yang akan menakhodai Perumda Kahyangan, beberapa tahun ke depan. Selain Gogot Cahyo Baskoro selaku Direktur Utama, tampak hadir Dima Akhyar yang kini mengemban amanah sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo yang menduduki posisi Direktur Produksi dan Pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiganya, kompak mengenakan pakaian rapi namun menunjukkan gestur yang ramah dan siap membaur dengan seluruh jajaran staf. Hadir pula dalam acara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember, Ratno C Sembodo, serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sebelumnya, Danang Andri Asmara, beserta jajaran karyawan kantor pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen yang sama, Gogot menjelaskan tantangan riil yang membentang di depan mata. Dirinya sadar betul bahwa publik Jember, terutama para buruh kebun, menaruh harapan yang sangat besar pada pundak direksi baru ini untuk membawa Perumda Kahyangan bangkit dari keterpurukan manajemen yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terus terang, saya pribadi tidak merasa bangga kalau belum bisa membuktikan sesuatu yang konkret untuk kemajuan PDP Kahyangan. Banyak sekali tantangan besar dan masalah mendasar, yang harus segera dibenahi dalam waktu dekat. Kami tidak boleh santai-santai. Saya sendiri sebenarnya bukan sosok yang baru di lingkungan PDP Kahyangan. Kalau dihitung-hitung, saya sudah ikut membersamai dan memantau pasang surut perusahaan ini sejak sekitar 20 tahun yang lalu. Jadi, urusan perut perusahaan ini saya sedikit banyak sudah paham akarnya,&#8221; urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Salah satu fakta unik yang diungkapkan, adalah kondisi fisik infrastruktur kantor direksi yang ternyata jauh dari kata mewah. Gogot menceritakan pengalamannya, saat pertama kali memeriksa ruang kerja barunya, dimana dirinya menemukan bahwa fasilitas penunjang seperti furnitur meja dan kursi tamu sangat minim dan tidak representatif untuk sebuah perusahaan umum daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya lihat sendiri, ruang direksi itu furniturnya hampir tidak ada yang layak. Kalau besok-besok ada tamu atau investor datang, kita mau ngobrolnya bagaimana? Duduk di mana? Tapi tolong dicatat, ini bukan berarti kami sebagai direksi baru meminta fasilitas yang berlebihan atau serba mewah dari uang perusahaan. Hal-hal standar untuk kerja memang perlu dibenahi agar kerja bisa fokus. Namun, karena kondisi keuangan perusahaan sedang ketat, kami bertiga sepakat bahwa pembenahan fasilitas kerja ini tidak akan membebani kas perusahaan sama sekali. Apa yang menunjang aktivitas awal kami, insyaallah kami akan modal sendiri menggunakan dana pribadi,&#8221; ujar Gogot.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah suasana guyub itu, manajemen baru tidak lupa memberikan penghormatan tinggi kepada pejabat lama. Gogot secara khusus melayangkan apresiasi mendalam kepada Danang Andri Asmara, yang telah bersedia mengawal masa transisi kepemimpinan sebagai Plt Direktur Utama selama kurang lebih 5 bulan terakhir. Di mata Gogot, performa Danang sangat luar biasa karena mampu menjaga situasi internal tetap kondusif di tengah ketidakpastian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita harus berterima kasih kepada Pak Danang. Walaupun beliau menjabat dalam waktu yang singkat, kurang dari 5 bulan, beliau terbukti berhasil menjaga stabilitas internal perusahaan dengan sangat baik. Beliau juga meninggalkan sejumlah capaian kerja yang positif untuk kami lanjutkan. Kita doakan bersama, semoga semua dedikasi dan kerja keras ini menjadi amal jariyah beliau yang dibalas kebaikan,&#8221; ucap Gogot.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum mengakhiri acara, direksi baru kembali mengingatkan komitmen yang sempat disampaikan saat pelantikan di hadapan bupati. Terutama, mengenai masalah transparansi tata kelola. Selama ini, minimnya keterbukaan manajemen dituding menjadi penyebab utama merosotnya kepercayaan dari pihak ketiga, perbankan, bahkan dari karyawan sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita tidak bisa lagi cuma mengandalkan penjualan komoditas mentah seperti kopi gelondongan (green bean) atau karet mentah yang harganya fluktuatif di pasar,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, Perumda Kahyangan harus mulai berani masuk ke industri hilir, dengan mengembangkan produk kopi premium atau specialty coffee yang punya nilai jual tinggi. Selain itu, aset lahan yang indah harus dimaksimalkan untuk sektor wisata perkebunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita punya potensi besar di Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, kawasan bersejarah Kampung Belgia di Sumberwadung, hingga jalur wisata menuju Air Terjun Tancak, yang rencananya akan kita kerjasamakan secara taktis dengan Perhutani. Intinya, di tengah adanya selentingan atau wacana di luar sana yang meminta perusahaan ini ditutup, saya tegaskan bahwa PDP Kahyangan justru harus diselamatkan. Alih-alih ditutup, PDP ke depan harus diubah menjadi perusahaan yang sehat, mandiri dan mampu menyejahterakan buruh serta karyawannya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember, Ratno C Sembodo, dalam sambutannya memberikan pandangan strategisnya dari kaca mata pemerintah daerah selaku pemilik modal. Menurutnya, situasi ekonomi saat ini menuntut Perumda Kahyangan untuk keluar dari zona nyaman dan meninggalkan pola-pola kerja birokratis yang monoton jika ingin tetap bertahan hidup dan berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rutinitas dan zona nyaman adalah musuh terbesar dalam kondisi perusahaan yang sedang sakit seperti sekarang ini. Kita tidak bisa lagi memakai cara-cara lama untuk menyelesaikan masalah baru. Karena itu, Perumda Kahyangan butuh inovasi yang segar dan kebijakan-kebijakan yang berani atau out of the box. Saya melihat kombinasi latar belakang tiga direksi baru ini sangat ideal dan menjadi modal penting bagi pembenahan ke depan. Pak Nyoman punya pengalaman kuat sebagai praktisi sekaligus motivator lapangan, Pak Dima sangat kuat dan jeli di bidang regulasi keuangan, sementara Pak Gogot punya kapasitas manajerial yang matang. Ini tim yang lengkap,&#8221; ujar Ratno C Sembodo. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jaga-empati-sertijab-direksi-baru-perumda-kahyangan-jember-digelar-sederhana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tasyakuran Sederhana di Hari Jadi Kabupaten Kediri, Ini Harapan Mas Dhito</title>
		<link>https://memontum.com/tasyakuran-sederhana-di-hari-jadi-kabupaten-kediri-ini-harapan-mas-dhito</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, dengan mengusung tema &#8216;Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya&#8217; di lapangan belakang komplek kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Sabtu (04/04/2026) tadi. Pelaksanaan prosesi ini, diikuti seluruh jajaran pegawai di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat di Kabupaten Kediri. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, dengan mengusung tema &#8216;Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya&#8217; di lapangan belakang komplek kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Sabtu (04/04/2026) tadi. Pelaksanaan prosesi ini, diikuti seluruh jajaran pegawai di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat di Kabupaten Kediri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dalam pelaksanaan kali ini, prosesi digelar di komplek Kantor Pemkab dan bukan di Pendopo Panjalu Jayati. &#8220;Pelaksanaan ini ditempatkan di Kantor Pemkab, supaya orang yang mau bersilaturahmi bisa melihat kondisi Pemkab yang hari ini saya rasa sudah semakin baik. Bahkan, bangunan juga sudah kembali berdiri,&#8221; kata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bangunan gedung di komplek perkantoran Pemkab Kediri sebelumnya hangus terbakar akibat aksi anarkis massa pada Agustus 2025. Melalui momentum Hari Jadi ini, menjadi penyemangat baru untuk guyub rukun dan bangkit tanpa meninggalkan jati diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam prosesi tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri sendiri, diawali dengan penyerahan santunan kepada disabilitas dan anak yatim yang dipimpin langsung oleh Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, bersama istri, Eriani Annisa atau Mbak Cicha dan diikuti Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa, serta Forkopimda. Pelaksanaan itu, meski digelar sederhana, menurut Mas Dhito yang terpenting prosesi tersebut tidak meninggalkan esensi Hari Jadi Kabupaten Kediri. Dalam prosesi ini, diadakan pembacaan Prasasti Harinjing yang menjadi cikal bakal Hari Jadi Kabupaten Kediri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah pembacaan Prasasti Harinjing, diadakan pula penyerahan bagian dari gunungan hasil bumi oleh Bupati Kediri kepada wakilnya sebagai simbol sinergitas dan kerukunan pimpinan daerah. &#8220;Harapan kami di ulang tahun Kabupaten Kediri ke-1222 ini tetap menjadi kabupaten yang guyub rukun, ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi,&#8221; imbuh Mas Dhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Rakyat Ditiadakan, HUT RI dan Hari Jadi Trenggalek Akan Digelar secara Sederhana</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-rakyat-ditiadakan-hut-ri-dan-hari-jadi-trenggalek-akan-digelar-secara-sederhana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditiadakan]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemandangan berbeda akan terlihat di seputaran Alun-Alun Trenggalek, pada Agustus 2025 nanti. Jika di tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek dimeriahkan dengan event Pasar Rakyat, kali ini gelaran itu resmi ditiadakan. Bukan tanpa alasan, keputusan ini diambil setelah muncul ketidaksepakatan antara pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemandangan berbeda akan terlihat di seputaran Alun-Alun Trenggalek, pada Agustus 2025 nanti. Jika di tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek dimeriahkan dengan event Pasar Rakyat, kali ini gelaran itu resmi ditiadakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tanpa alasan, keputusan ini diambil setelah muncul ketidaksepakatan antara pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pihak Event Organizer (EO), terkait teknis pelaksanaan dan biaya sewa stand. Situasi ini, menjadi sorotan publik, terutama setelah para pelaku UMKM lokal Trenggalek menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD Trenggalek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, mengatakan pihaknya telah menampung dan memfasilitasi dialog dari para pelaku usaha kecil dan menengah dan pihak penyelenggara, yang berharap mendapatkan solusi ketika menyelenggarakan pesta rakyat di Alun-alun Trenggalek. “Hari ini kita melaksanakan hearing bersama PKL Alun-Alun dengan eksekutif. Jam 8 kami sudah melakukan koordinasi dengan Sekda, Dinas Komindag dan Dinas Pariwisata terkait rencana event Agustus ini. Namun, setelah berkoordinasi dan mempertimbangkan berbagai hal, Bupati memutuskan untuk meniadakan pasar rakyat tahun ini,” ungkapnya, Selasa (22/07/2025) sore.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, bahwa keputusan ini diambil karena tidak ada titik temu antara pelaku UMKM dan pihak EO. DPRD sendiri telah memfasilitasi upaya mediasi, namun kompromi tak kunjung tercapai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Apapun keputusannya, semua pihak harus menerima. Kami sebagai DPRD sudah berupaya, tapi karena tidak ada titik temu, maka tahun ini kita putuskan untuk tidak mengadakan pasar rakyat,” tegas Politisi Demokrat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang tengah tidak stabil serta sejumlah bencana yang terjadi belakangan ini, termasuk kejadian meninggal dunia yang menimbulkan keprihatinan bersama. “Kalau kita tetap adakan pesta rakyat yang terlalu meriah, sementara kondisi jalan rusak dan keuangan sedang sulit, itu rasanya tidak elok. Bapak Bupati menginstruksikan agar kegiatan tahun ini dilakukan dengan cara yang sederhana,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski pasar rakyat dan hiburan seperti pentas musik ditiadakan, rangkaian upacara kemerdekaan RI dan peringatan Hari Jadi Trenggalek tetap akan dilaksanakan, namun dengan anggaran seminimal mungkin. “Kami dari DPRD sepakat dan mengapresiasi langkah Bupati. Kita tetap melakukan rutinitas tahunan, tapi tidak perlu anggaran besar. Itu langkah bijak di tengah situasi saat ini,” ujar Obeng-sapaan akrabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu keluhan utama pelaku UMKM adalah mahalnya biaya sewa stand yang dinilai memberatkan. Namun, pihak EO sebagai penyelenggara juga tidak mampu menawarkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau ke depan penyelenggara bisa berdiskusi lebih baik, dan penataan bisa dilakukan dengan saling menguntungkan, baik bagi PKL maupun EO, maka kegiatan ini bisa kita evaluasi untuk dilaksanakan kembali tahun depan,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk saat ini, PKL tetap diperbolehkan berjualan seperti biasa di tempat-tempat yang diperkenankan, namun tidak dalam skema pasar rakyat terorganisir. “Kegiatan pasar rakyat ini sebenarnya tidak terlalu berdampak besar pada PAD. Tujuannya lebih ke suasana meriah dan meningkatkan ekonomi warga. Tapi melihat situasi sekarang, tahun ini kita istirahat dulu,” papar Obeng. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buntut Efisiensi Anggaran, Pemkot Siapkan Konsep Sederhana Perayaan HUT 111 Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/buntut-efisiensi-anggaran-pemkot-siapkan-konsep-sederhana-perayaan-hut-111-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[buntut]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219941</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) atau Hari Jadi Kota Malang menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat. Jelang HUT ke 111 tahun Kota Malang, Pemkot dihadapkan kebijakan pusat yakni mengenai efisiensi anggaran. Karenanya, Pemkot Malang akan mengemas perayaan HUT dengan konsep sederhana. Wali Kota Malang, Wahyu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) atau Hari Jadi Kota Malang menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat. Jelang HUT ke 111 tahun Kota Malang, Pemkot dihadapkan kebijakan pusat yakni mengenai efisiensi anggaran. Karenanya, Pemkot Malang akan mengemas perayaan HUT dengan konsep sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya bersama Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin serta OPD, akan memastikan perayaan tersebut tidak akan mengganggu operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga, perayaan HUT tetap akan digelar dengan konsep berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya dengan Mas Wawali sudah memantau satu persatu melalui kepala OPD, guna memastikan program kerja mereka. Termasuk, berdampak atau tidak. Tapi insyaallah, ini (peringatan, red) tidak mempengaruhi,&#8221; katanya, Kamis, (06/03/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menegaskan, terkait konsep yang ingin diterapkan, yaitu konsep sederhana. Yang mana, salah satunya akan melakukan evaluasi pelaksanaan tahun lalu. Mulai dari hiburan dan lain sebagainya, guna memastikan rangkaian acara tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentunya perayaan tetap kami lakukan. Tapi yang jelas dengan konsep sederhana, seperti untuk hiburan itu yang perlu-perlu saja,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menanggapi hal itu mengatakan bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran, maka pemerintah juga harus lebih prihatin lagi. Termasuk acara HUT, dirinya juga berharap secara konsep perayaan tahun ini lebih sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam situasi prihatin ini, baiknya juga kita sama-sama bisa menempatkan diri. Seperti merayakan ulang tahun, itu dengan bentuk yang berbeda mungkin,&#8221; ungkap Ketua DPRD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perempuan yang kerap disapa Mia, itu juga memberikan sebuah usulan untuk event ini lebih banyak melibatkan masyarakat. Pun jika mengadakan hiburan, tidak perlu mengundang artis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bisa melibatkan seniman lokal dengan mengadakan festival seni panggung ke panggung,&#8221; imbuhnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219941</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Tahun Klenteng Kwam Im Tong Kota Batu Rayakan Imlek dengan Sederhana</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-tahun-klenteng-kwam-im-tong-kota-batu-rayakan-imlek-dengan-sederhana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2022 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162739</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menjelang perayaan Imlek tahun ini, Klenteng Kwam Im Tong di Jalan Gajahmada Kota Batu, terlihat sepi. Sesekali, hanya tampak petugas sedang melakukan pembersihan di sekitar altar dan patung-patung dewa menjelang Tahun Baru Imlek 2022, Senin (31/01/2022). Kondisi itu, tidak seperti beberapa tahun lalu, atau sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Menurut pengurus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Menjelang perayaan Imlek tahun ini, Klenteng Kwam Im Tong di Jalan Gajahmada Kota Batu, terlihat sepi. Sesekali, hanya tampak petugas sedang melakukan pembersihan di sekitar altar dan patung-patung dewa menjelang Tahun Baru Imlek 2022, Senin (31/01/2022). Kondisi itu, tidak seperti beberapa tahun lalu, atau sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut pengurus klenteng, Handy Wijaya, kebijakan ini sudah dilakukan 3 tahun berturut-turut sejak pandemi Covid-19 menyerang. Selain karena aturan yang berlaku dalam mengatasi pandemi, masyarakat Thionghoa yang ada di Kota Batu, juga tidak terlalu banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, perayaan Imlek nanti akan digelar sederhana. Pihaknya hanya membolehkan prosesi sembahyang dalam jumlah terbatas. Jika biasanya Klenteng yang berada di Jalan Gajahmada ini menggelar upacara sembahyang dengan sejumlah proses lain, seperti pelepasan burung dan ikan, maka untuk tahun ini sementara masih ditiadakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polemik-perizinan-aston-dprd-kota-malang-sebut-keputusan-final-dijadwalkan-pekan-depan">Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-pantau-progres-pembangunan-gedung-sekolah-rakyat">Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/temukan-batu-batolit-yang-diduga-watu-dakon-disparbud-kabupaten-malang-sebut-perlu-kajian">Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pelantikan-8-jptp-kota-malang-tunggu-keputusan-wali-kota-bkpsdm-sebut-nama-sudah-masuk-boks-talenta">Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-lumbung-pangan-jatim-sektor-pertanian-kabupaten-jember-semakin-produktif">Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">&#8221;Meski begitu, pihaknya tetap melakukan bersih-bersih rupang, altar dan patung-patung dewa sejak jauh sebelum perayaan Imlek. Kegiatan ini dilakukan waktu H-3 dengan gotong royong bersama umat konghucu lain. Nanti waktu hari H, umat akan sembahyang sendiri-sendiri. Habis sembahyang, langsung pulang. Jadi, mungkin terbatas per keluarga. Tidak boleh ada acara kumpul-kumpul,&#8221; kata Handy, Senin (31/01/2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, akibat pandemi itu, rata-rata jamaah akan sembahyang di rumah. Karena, memang tidak ada kewajiban sembahyang di Klenteng.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut dirinya menyampaikan, di tahun Macan Air ini pihaknya mewakili umat Konghucu, ikut berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. &#8221;Dengan begitu, kehidupan dan perekonomian bisa bangkit kembali,&#8221; harapnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi Ke-827 Trenggalek Digelar Sederhana</title>
		<link>https://memontum.com/hari-jadi-ke-827-trenggalek-digelar-sederhana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2021 14:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Ke-827 Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152315</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Jadi ke 827 Kabupaten Trenggalek tahun ini digelar lebih sederhana. Bahkan, prosesi Hari Jadi kali ini berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dikonfirmasi usai acara, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan pada Hari Jadi tahun ini ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan. &#8220;Ada beberapa prosesi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Jadi ke 827 Kabupaten Trenggalek tahun ini digelar lebih sederhana. Bahkan, prosesi Hari Jadi kali ini berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikonfirmasi usai acara, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan pada Hari Jadi tahun ini ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan. &#8220;Ada beberapa prosesi yang tidak bisa dilaksanakan dan diganti dengan beberapa kegiatan yang memungkinkan dan aman dari penyebaran Covid-19,&#8221; ungkapnya Selasa (31/08) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tuntaskan-pembahasan-lima-ranperda-banmus-dprd-trenggalek-rumuskan-agenda-kerja">Tuntaskan Pembahasan Lima Ranperda, Banmus DPRD Trenggalek Rumuskan Agenda Kerja</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gantikan-almarhum-nur-effendi-komarudin-resmi-jadi-anggota-dprd-trenggalek">Gantikan Almarhum Nur Effendi, Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rapat-paripurna-dua-raperda-perbankan-trenggalek-resmi-disahkan-jadi-perda">Rapat Paripurna, Dua Raperda Perbankan Trenggalek Resmi Disahkan Jadi Perda</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">Bupati menegaskan hal terpenting yang perlu dilakukan adalah ritual atau syarat spiritualnya. Seperti, arak-arakan pusaka, dan tradisi wayangan dengan mengambil ruwatannya saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebisa mungkin, acara kali ini bisa meminimalisir kerumunan orang,&#8221; tegas Bupati muda ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang berbeda lagi adalah, kalau dulu pejabat eselon kita undang di pendopo. Kali ini kita laksanakan secara Hybrid melalui Zoom Meeting,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih terang suami Novita Hardiny ini, tradisi lain yang juga tidak dilakukan dalam Hari Jadi kali ini adalah berebut tumpeng agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini ditiadakan, karena dipastikan tidak memenuhi protokol kesehatan. Akan tetapi, tradisi itu kita ganti dengan setiap ASN memberikan 1 paket sembako ke masyarakat,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena pada dasarnya, lanjut Bupati Arifin, tumpeng agung yang diperebutkan adalah bahan pokok. Dan masyarakat memperebutkan untuk mencari berkah dalam prosesi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semuanya kita minta dengan berpakaian jawa dan melaksanakan bansos. Jadi minimal satu ASN 1 paket sembako. Hampir ada sekitar 7 ribu paket sembako yang telah terbagi selama prosesi hari jadi ini,&#8221; ujar Mas Ipin sapaan akrabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Trenggalek juga meluncurkan gerakan orang tua asuh untuk 167 anak yatim yang sampai saat ini sudah dibuatkan rekening di Bank Jatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya, setiap rekening itu akan diisi oleh donatur yang ingin berpartisipasi mendukung gerakan orang tua asuh karena orang tuanya meninggal korban Covid-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sedangkan untuk vaksinasi, kita mendapatkan bantuan dari TNI AL, Panglima Komando Amada II beserta seluruh jajaran. Ada sekitar 30 ribu vaksin yang dalam 2 hari ini akan kita habiskan,&#8221; katanya. Pihaknya juga turut berterima kasih, karena pada kesempatan seperti ini. Tidak ada kado terindah kecuali kesehatan. <strong>(mil/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan ke 203 Harjakasi Digelar secara Sederhana</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-ke-203-harjakasi-digelar-secara-sederhana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 17:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HARJAKASI]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150757</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke 203, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Situbondo, menggelarnya secara sederhana, Minggu (15/08) tadi. Diawali dengan pelaksanaan upacara secara virtual di pendopo Kabupaten Situbondo, prosesi diikuti Bupati Situbondo, Wabup Situbondo, Kapolres Situbondo, Dandim 0823 Situbondo, Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Ketua DPRD Situbondo, Sekda serta beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke 203, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Situbondo, menggelarnya secara sederhana, Minggu (15/08) tadi. Diawali dengan pelaksanaan upacara secara virtual di pendopo Kabupaten Situbondo, prosesi diikuti Bupati Situbondo, Wabup Situbondo, Kapolres Situbondo, Dandim 0823 Situbondo, Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Ketua DPRD Situbondo, Sekda serta beberapa tamu undangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam sambutannya mengatakan bahwa, momentum Harjakasi memiliki arti penting dalam kontek kehidupan masyarakat Situbondo. Sejarah masa lalu, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter sosial serta meningkatkan kualitas hidup generasi masa kini dan masa yang akan datang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-setujui-raperda-penataan-desa-dan-kawasan-tanpa-rokok">DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-hari-kartini-gow-situbondo-gelar-bakti-sosial-di-kecamatan-jangkar">Peringatan Hari Kartini, GOW Situbondo Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Jangkar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kukuhkan-pengurus-gow-kecamatan-di-kabupaten-situbondo-wabup-ulfiyah-ingatkan-inovatif-dan-responsif">Kukuhkan Pengurus GOW Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Wabup Ulfiyah Ingatkan Inovatif dan Responsif</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kesadaran historis dapat pula kita jadikan muara yang menghasilkan dalam misi baru dalam menggapai masa depan yang lebih baik, tangguh menghadapi tantangan serta cerdas mencari solusi dalam pemecahan persoalan terutama menyongsong era perubahan menuju masyakatat Situbondo yang ber akhlaq, sejahtera, adil dan berjaya. Sesuai, dengan tema Harjakasi tahun ini yatu masyarakat sehat, ekonomi kuat menuju situbondo berjaya,&#8221; ucap Bung Karna-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan hanya itu, orang nomor satu di Situbondo ini, juga mengatakan bahwa Hari Jadi Kabupaten Situbondo, diperingati dalam suasana pandemi Covid- 19, yang sama seperti tahun sebelumnya. &#8220;Berbagai upaya telah dilakukan dalam mengatasi dampak pandemi. Baik dampak kesehatan maupun dampak ekonomi, sinergitas yang kita rasakan bersama antara Forkopimda dengan Satgas Covid- 19 serta dukungan masyarakat, menjadi modal utama dalam upaya penurunan jumlah masyakat yang terkonfirmasi positif Covid- 19 termasuk dalam menekan angka kematian yang masih tinggi. Kita bersyukur, Kabupaten Situbondo levelnya sudah menurun menjadi level 3 dan petanya sudah oranye,&#8221; lanjutnya. Diakhiri peringatan, kegiatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Situbondo yang diberikan kepada Wabup Situbondo. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150757</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
