<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sumawe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumawe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Jul 2025 12:13:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sumawe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Sumawe, Bupati Sanusi Lakukan Peresmian dan Tinjau Potensi</title>
		<link>https://memontum.com/sambang-desa-gotong-royong-bangun-desa-di-sumawe-bupati-sanusi-lakukan-peresmian-dan-tinjau-potensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Sumbermanjing Wetan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.</p>



<p>Dalam sambang desa itu, HM Sanusi sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk membangun desa dan mempererat tali silaturahmi di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Maka dari itu, sebagai bagian dari program kerja Pemerintah Kabupaten Malang, kita hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,&#8221; kata HM Sanusi.</p>



<p>Dalam rangkaian kegiatan yang padat, Bupati Malang bersama rombongan mengunjungi beberapa titik penting di wilayah Sumawe. Diawali dengan peresmian Stokis Pangan BUMDes bersama LKD, Bupati Malang juga meninjau langsung aktivitas UMKM, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Bupati Sanusi mengunjungi tandon air (Reservoar) Perumda Tirta Kanjuruhan, untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kunjungan sendiri, dilanjutkan ke peternakan domba di Desa Hargokuncaran, serta peninjauan Waduk Sekarbanyu yang menjadi potensi sumber daya alam daerah.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 50 paket kepada kaum dhuafa di Desa Tegalrejo, yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Malang. Setelah itu, Bupati Sanusi meninjau kolam budidaya ikan dan potensi irigasi, guna mendukung sektor pertanian dan perikanan lokal.</p>



<p>&#8220;Saya menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat baik di desa maupun Kecamatan Sumbermanjing Wetan secara luas untuk terus bergandengan tangan, menjaga semangat kebersamaan dan turut serta dalam setiap proses pembangunan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui,&nbsp; bahwa Kecamatan Sumbermanjing Wetan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Khusus pada kesempatan ini, Bupati Malang ingin menyoroti potensi besar yang dimiliki Kecamatan Sumbermanjing Wetan.</p>



<p>&#8220;Warisan budaya dan kearifan lokal ini bukan hanya memiliki nilai seni yang tinggi, akan tetapi juga sebagai potensi yang mendukung Program One Village One Produk (OVOP) yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan sambang desa ini,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sengketa Tanah di Sumawe Malang, Kuasa Hukum Ahli Waris Minta Permohonan Eksekusi Dihentikan</title>
		<link>https://memontum.com/sengketa-tanah-di-sumawe-malang-kuasa-hukum-ahli-waris-minta-permohonan-eksekusi-dihentikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 15:42:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ahli]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dihentikan]]></category>
		<category><![CDATA[eksekusi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>
		<category><![CDATA[waris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ahli waris H Faisol, warga Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, melalui kuasa hukumnya, Agus Subyantoro, Sumardhan dan Jumadi Arahab, melakukan perlawanan kepada Henny Natalia. Hal itu dikarenakan, Henny telah mengakukan permohonan eksekusi di PN Kepanjen terhadap objek milik Haji Faisol berupa lahan dan bangunan Persil seluas 10.000 meter persegi dan 6000 meter [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ahli waris H Faisol, warga Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, melalui kuasa hukumnya, Agus Subyantoro, Sumardhan dan Jumadi Arahab, melakukan perlawanan kepada Henny Natalia.</p>



<p>Hal itu dikarenakan, Henny telah mengakukan permohonan eksekusi di PN Kepanjen terhadap objek milik Haji Faisol berupa lahan dan bangunan Persil seluas 10.000 meter persegi dan 6000 meter di kawasan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Perlawanan ini dilakukan agar permohonan eksekusi tersebut dihentikan.</p>



<p>Dijelaskan oleh Sumardhan, H. Faisol telah membeli tanah tersebut dari Ninik Sinilestari, dkk selaku ahli waris dari Agus Sukaton. Dimana Agus Sukaton mendapat obyek sengketa dari orangtuanya Soeratman dan Minatoen.</p>



<p>&#8220;Soeratman tidak punya anak. Dia mengangkat anak bernama Agus Sukaton. Kemudian Agus Sukaton menikah dengan Ninik Sinilestari kemudian memiliki tiga anak. Sedangkan ada Hery Soenarto, bahwa dirinya mengklaim sebagai anak Soeratman. Saat Ninik Sinilestari menjual tanah tersebut, Hery tidak terima dan menggugat Ninik,&#8221; ujar Sumardhan, Selasa (27/06/2023).</p>



<p>Saat iti, Hery memnggugat perkara no 64. &#8220;Dalam gugatan itu, Hery menang baik di PN, PT di tingkat Kasasi. Pada 2009, Hery mengajukan eksekusi, namun sebelum sampai putusan, dia meninggal. Kemudia dilanjutkan kepada Natalia, anaknya. Karena objek sudah beralih ke H Faisol. Ketua PN Panjen saat itu, menolak permohonan eksekusi tersebut,&#8221; jelas Sumardhan.</p>



<p>Gagal melakukan eksekusi terhadap putusan PN Malang No.64/Pdt.G/2007/PN.Mlg, maka pihak Hery Soenarto/Natalia menggugat H Faisol dan Ninik Sinilestari dengan dugaan upaya melawan hukum.&#8221; Dalam gugatan No.65/Pdt.G/2013/PN.Kejanjen dimenangkan oleh H. Faisol,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oleh karena itu, pihaknya menolak eksekusi tetap berjalan. Dirinya menilai bahwa putusan No.64 yang jadi dasar permohonan eksekusi tersebut cacat hukum. Sebab obyek di dalam putusan aquo telah berpindah tangan kepada pihak ketiga dan telah dikuatkan dalam putusan No.65/Pdt.G/2013/PN.Kepanjen</p>



<p>&#8220;Dalam sidang memutuskan jual beli antara Ninik dan Faisol adalah sah. Maka objek itu kan beralih lagi. Di PN Kepanjen Natalia mengajukan banding. Setelah kalah di Pengadilan Tinggi Surabaya, Natalia menyatakan Kasasi. Tapi pengacaraNatalia tidak menyerahkan memori kasasi. Maka pernyataan kasasinya tidak dilanjutkan ke Mahkamah Agung. Maka PN Kepanjen mengatakan berkasnya tidak bisa di kirim,&#8221; urai Mardhan.</p>



<p>Mardhan menilai bahwa seharusnya dengan ini Henny Natalia dinyatakan kalah dan tidak bisa melanjutkan eksekusi. Karena sudah kalah di pengadilan negeri Kepanjen. &#8220;Menurut kami eksekusi tidak dapat dijalankan karena keputusan dari PN Kepanjen sudah dikuatkan oleh putusan pengadilan tinggi Surabaya. Secara hukum pihak pelawan H Faisol sebagai pemilik akhir atas objek,&#8221; Imbuhnya.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan, Agus Subyantoro, dirinya menyebut dua putusan inkrah menyatakan bahwa tanah tersebut milik H Faisol. Dua putusan juga menguatkan adanya akte jual beli.</p>



<p>&#8220;Dua putusan tersebut inkrah, milik Haji Faisol. Di dalamnya ada akte jual beli, juga sudah ada pembayaran PBB artinya kan membayar pemanfaatan atas pengelolaan lahan. Seharusnya permohonan eksekusi tersebut di tolak,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyakit Susulan Paska Banjir, Bidan dan Perawat Puskesmas Sumawe Diterjunkan di Lokasi Banjir Sitiarjo</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyakit-susulan-paska-banjir-bidan-dan-perawat-puskesmas-sumawe-diterjunkan-di-lokasi-banjir-sitiarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2022 13:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sitiarjo]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Sitiarjo]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176881</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Banjir setinggi sekitar 1 meter yang menimpa empat dusun di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, terus mendapat penanganan. Selain dari petugas BPBD, Muspika hingga relawan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, pun juga menurunkan personil untuk membantu mengantisipasi masyarakat. Bahkan, beberapa warga yang terdampak banjir, pun langsung dilakukan penanganan. Meski [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Banjir setinggi sekitar 1 meter yang menimpa empat dusun di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, terus mendapat penanganan. Selain dari petugas BPBD, Muspika hingga relawan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, pun juga menurunkan personil untuk membantu mengantisipasi masyarakat.</p>



<p>Bahkan, beberapa warga yang terdampak banjir, pun langsung dilakukan penanganan. Meski pun, dalam pemeriksaan kesehatan sementara, belum ada laporan serius untuk penanganan kesehatan terhadap warga yang terdampak banjir.</p>



<p>&#8220;Untuk laporan sementara, peristiwa itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Karenanya, petugas kesehatan yang di lokasi, hanya memberikan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo, Sabtu (15/10/2022) tadi kepada Memontum.com.</p>



<p>Ditambahkannya, sejak banjir terjadi, ada bidan dan perawat dari Puskesmas Sumawe, yang standby di lokasi. Sehingga, ini lebih memudahkan dalam penanganan, ketika ada apa-apa.</p>



<p>&#8220;Tadi begitu ada laporan, bidan dan perawat langsung mendekati lokasi untuk membantu penanganan terkait kesehatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/19-pasar-takjil-di-kota-malang-disampling-dinkes-temukan-99-persen-sampel-terkontaminasi-bakteri">19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-potensi-pelanggaran-perusahaan-disnaker-pmptsp-kota-malang-buka-posko-pengaduan-thr">Antisipasi Potensi Pelanggaran Perusahaan, Disnaker PMPTSP Kota Malang Buka Posko Pengaduan THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung">Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung</a></li>
</ul>


<p>Disinggung mengenai kemungkinan pendirian posko, Wijanto mengatakan, akan dikoordinasikan kembali dengan Muspika. Termasuk, melihat perkembangan terakhir dari banjir. Mengingat, hingga malam ini, untuk ketinggian air kian surut.</p>



<p>&#8220;Untuk penanganan lanjutan, akan dikoordinasikan ulang. Karena bagaimana pun, Disnkes akan koordinasi dengan Muspika. Termasuk, apakah perlu pendirian posko atau bagaimana,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Terkait dengan peristiwa banjir, Wiyanto berharap, agar masyarakat bisa segera bersama-sama untuk membersihkan kondisi sekitar. Sehingga, seperti lumpur dari banjir atau tempat berkumpulnya air, tidak memunculkan penyakit bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Pastinya, kalau bisa seperti lumpur atau endapan air, bisa segera diatasi. Sehingga, masyarakat bisa kembali aktivitas dan tidak memunculkan penyakit,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, akibat banjir yang berlangsung tadi pagi, membuat sedikitnya 470 kepala keluarga terdampak. Total keseluruhan yang terdampak, adalah warga di empat dusun di Desa Sitiarjo. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176881</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SDN 1 Sekarbanyu Sumawe Gunakan Luring</title>
		<link>https://memontum.com/sdn-1-sekarbanyu-sumawe-gunakan-luring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 08:59:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[pts]]></category>
		<category><![CDATA[sdn 1 sekarbanyu]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126536</guid>

					<description><![CDATA[Guru Antar Jemput Naskah ke Siswa Selama PTS Memontum Malang &#8211; Penilaian Tengah Semester (PTS) SDN 1 Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, akhirnya mulus digelar. Meski pun, menyisakan sedikit tantangan bagi sejumlah guru kelas, selama menggelar pelaksanaan tersebut. Kondisi itu, tidak terlepas dari tersendatnya jaringan internet. Faktor geografis dan kondisi infrastruktur di daerah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Guru Antar Jemput Naskah ke Siswa Selama PTS</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penilaian Tengah Semester (PTS) SDN 1 Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, akhirnya mulus digelar. Meski pun, menyisakan sedikit tantangan bagi sejumlah guru kelas, selama menggelar pelaksanaan tersebut.</p>
<p>Kondisi itu, tidak terlepas dari tersendatnya jaringan internet. Faktor geografis dan kondisi infrastruktur di daerah, menjadi salah satu faktor. Akibatnya, guru harus antar jemput naskah ke siswa.</p>
<p>Kepala SDN 1 Sekarbanyu, Supiyanto SPd, menjelaskan dengan batasan waktu yang telah ditentukan, seorang guru harus mengantar dan mengambil kembali naskah.</p>
<p>&#8220;Untuk satu kelas terdiri dari lima kelompok dengan jumlah keseluruhan 30 kelompok. Mereka terdiri dari 6 kelas, mulai dari kelas I hingga kelas V,&#8221; terang Supiyanto, Selasa (27/10) tadi.</p>
<p>Ditambahkan, untuk jumlah keseluruhan siswa di SDN perbatasan Kecamatan Dampit ini, sebanyak 175 murid. Sehingga, untuk menghemat waktu dan tenaga, jumlah itu dipetakan menjadi beberapa titik.</p>
<p>&#8220;Apa pun kondisinya, tetap kita jalani. Karena guru adalah profesi mulia didasarkan pada cita-cita dan impian untuk menciptakan perubahan lewat pendidikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain itu, Supiyanto juga menjelaskan, dirinya sangat mengapreasi para guru yang mau bekerja keras demi pendidikan para muridnya. Hal yang tak kalah penting, juga meningkatkan penerapan kesehatan di lingkungan SDN setempat.</p>
<p>&#8220;Selain cuci tangan dengan menggunakan sabun, di sini juga kami siapkan wastafel termasuk beberapa kali kami lakukan pembagian masker kepada semua murid,&#8221; ungkapnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126536</post-id>	</item>
		<item>
		<title>24 Rumah Warga Sumawe Terendam Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/24-rumah-warga-sumawe-terendam-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2020 10:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sidoasri]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126166</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Sidoasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, sejak Senin (19/10), mengakibatkan 24 rumah warga terendam banjir setinggi satu meter. Sekertaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono, mengungkapkan bahwa banjir tersebut diakibatkan oleh hujan lebat sejak Senin siang hingga sampai sekitar pukul 21.00 WIB. &#8220;Debit air sungai naik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Sidoasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, sejak Senin (19/10), mengakibatkan 24 rumah warga terendam banjir setinggi satu meter.</p>
<p>Sekertaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono, mengungkapkan bahwa banjir tersebut diakibatkan oleh hujan lebat sejak Senin siang hingga sampai sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Debit air sungai naik sehingga meluap ke dataran. Banjir tersebut mulai masuk ke rumah-rumah warga, sekitar pukul 18.00 WIB,&#8221; ujar Bagyo saat dikonfirmasi, Rabu (21/10) siang.</p>
<p>Akibat banjir tersebut, juga mengakibatkan jembatan penghubung RT 05 dan RT 04 serta tanggul penahan air pertanian di RT 33, mengalami kerusakan. Dampak lainnya, ada lima RT yang terendam banjir. Yakni, RT 18 RW 03 Dusun Tambaksari Wetan, Desa Sidoasri.</p>
<p>Sembilan rumah di RT 24 RW 03 Dusun Tambakasri Wetan Desa Sidoasri, lima rumah RT 15 RW 02 Duaun Tambaksari Kulon Desa Sidoasri ada 6 rumah, RT 19 RW 03 Dusun Tambaksari Wetan Desa Sidoasri ada 3 rumah dan RT 21 RW 03 Dusun Tambakasri Wetan Desa Sidosari ada 1 rumah.</p>
<p>&#8220;Saat ini, intensitas hujan juga masih naik turun jadi harus tetap waspada. Material banjir juga sudah dibersihkan oleh tim BPBD dan masyarakat sekitar,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Warga HK Sumawe Isolasi Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/2-warga-hk-sumawe-isolasi-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 09:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Harjokuncaran]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119309-2-warga-hk-sumawe-positif-terpapar-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[1 Usia Lanjut, 1 Pedagang, Kerabat Klaim Belum Positif  Covid-19 Memontum Malang &#8211; Dua orang warga Desa Harjokuncaran (HK) Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang dinyatakan positif terpapar Virus covid-19. Kedua korban itu masing-masing berinisial SG (63) dan RN (53). Adapun aktifitas keseharian korban, kendati keduanya sering berinteraksi dengan warga luar derah, namun berbeda dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>1 Usia Lanjut, 1 Pedagang, Kerabat Klaim Belum Positif  Covid-19</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dua orang warga Desa Harjokuncaran (HK) Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang dinyatakan positif terpapar Virus covid-19.</p>
<p>Kedua korban itu masing-masing berinisial SG (63) dan RN (53). Adapun aktifitas keseharian korban, kendati keduanya sering berinteraksi dengan warga luar derah, namun berbeda dalam hal pekerjaan.</p>
<p><div id="attachment_119310" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119310" decoding="async" class="size-full wp-image-119310" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0032-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Arif Sujono Kepala Desa Harjokuncaran. (sur) " width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0032-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0032-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0032-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119310" class="wp-caption-text">Arif Sujono Kepala Desa Harjokuncaran. (sur)</p></div></p>
<p>&#8220;Satu orang korban berinisial SG,beraktivitas selaku touring sepeda motor trail. Sedang untuk korban berinisial SG kehariannya dikenal sebagai seorang pedagang. Yang jelas,keduanya sering keluar wilayah Sumawe,&#8221; terang salah seorang warga yang enggan disebut namanya itu dua hari lalu.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Harjokuncaran Arif Sujono membenarkan, jika 2 orang warganya dinyatakan positif terpapar virus covid-19.</p>
<p>&#8220;Sudah masuk dihari ke-4, kedua korban itu menjalani isolasi mandiri dikediamannya masing-masing, &#8221; ujar Arif Rabu l, (15/7/2020) siang.</p>
<p>Sebelumnya, kata Arif, kedua korban itu sempat menjalani perawatan di RS Dr Supraoen Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil pemeriksaan dan swab, keduanya dinyatakan positif terpapar covid-19. Tetapi karena membludaknya pasien disitu, kedua korban direncanakan menjalani karantina di Rusunawa Kepanjen. Namun karena disitu juga dinyatakan sudah penuh, terpaksa dibawa pulang ke HK untuk menjalani isolasi mandiri.Langkah itu juga mendapat dukungan sepenuhnya dari warga, &#8221; beber Arif dalam perbincangannya bersama Memontum.com.</p>
<p>Kades juga menjelaskan, hingga saat ini kondisi kedua korban berangsur membaik. Lepas dari itu, Pemerintah Desa Harjokuncaran bersama Muspika Sumawe serta Puskesmas juga melakukan berbagai upaya. Seperti pembentukan pos jaga dikawasan kediaman korban dan penutupan akses pintu masuk dan keluar kawasan setempat.</p>
<p>Hal yang tak kalah penting,pihak Pemdes Harjokuncaran juga melakukan penyemprotan dengan desinfektan serta memberikan bantuan sembako kepada keluarga terpapar.</p>
<p>&#8220;Kami minta kepada masyarakat di sekitar dan lingkungan untuk ikut peduli dalam memberikan bantuan baik sembako atau bantuan yang lain kepada pihak terpapar,&#8221; himbaunya.</p>
<p>Dengan terpaparnya 2 warga desa ini dikategorikan bahwa Desa Harjokuncaran saat ini masuk zona merah.</p>
<p>&#8220;Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.Kemana-mana harus pake masker,cuci tangan, hindari berkerumun dan jaga jarak,&#8221; urai Arif.</p>
<p>&#8220;Untuk segala kegiatan masyarakat yang memicu kerumunan,baik kegiatan keagamaan, sosial untuk sementara waktu kami tiadakan. Sambil menunggu perkembangan situasi apabila nantinya membaik segala kegiatan bisa dimulai, &#8221; papar Arif. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sigap, Perhutani dan Polres Malang Sergap Pelaku Illegal Logging Sumawe</title>
		<link>https://memontum.com/sigap-perhutani-dan-polres-malang-sergap-pelaku-illegal-logging-sumawe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 13:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[illegal logging]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116387</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Berkat kesigapan Perhutani dengan jajaran Reskrim Polres Malang,akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku illegal logging dari kawasan Hutan wilayah RPH Sumberkembang petak 70F dan 69 C Dusun Sidorejo, Desa Tambakasri dan Dusun Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020) pukul 13.00. Wakil Administratur Malang Timur Heru Restyo Wiharto menjelaskan, pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Berkat kesigapan Perhutani dengan jajaran Reskrim Polres Malang,akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku illegal logging dari kawasan Hutan wilayah RPH Sumberkembang petak 70F dan 69 C Dusun Sidorejo, Desa Tambakasri dan Dusun Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020) pukul 13.00.</p>
<p>Wakil Administratur Malang Timur Heru Restyo Wiharto menjelaskan, pelaku pembalakan liar itu atas nama Suherwanto (42) warga Dusun Sidomulyo RT 19/RW 03 Desa Tambakasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Pelaku kami tangkap di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan ketika hendak menjual hasil curiannya, &#8221; terang Heru, Jumat (12/6/2020) petang.</p>
<p>Dikatakan Heru, kejadian itu diketahui jajaran petugas RPH Sumberkembang saat melakukan patroli ke lokasi. Petugas melihat tunggak jati di petak 70F dan tunggak pohon wadang di petak 69C bekas ditebang.</p>
<p>Menindak lanjuti kejadian tersebut petugas RPH Sumberkembang melakukan penyelidikan lebih lanjut.Kemudian pada pukul 07.00 didapat informasi bahwa ada orang memuat kayu.Selanjutnya petugas menghubungi Polres Malang.</p>
<p>&#8220;Sekitar pukul 13.00 petugas gabungan Polres Malang melakukan penangkapan sebuah truk bermuatan kayu dalam bentuk gelondong dan balok jenis jati dan wadang di Desa Druju, &#8221; ulas Heru.</p>
<p>Di sisi lain, Heru juga menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku untuk mengelabui petugas itu yakni dengan mencampur kayu hasil curian itu dengan kayu sengon.</p>
<p>Selain mengamankan pelaku,petugas juga mengamankan 1 unit kendaraan roda 4 jenis Mitsubishi PS 120 N 8623 UA, 16 batang kayu jati berbentuk gelondong, 3 batang kayu jati berbentuk balok,16 batang kayu wadang, 1 buah kontak truk dan STNK.</p>
<p>&#8220;Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Malang &#8221; pungkas Heru.<strong> (Sur/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Ramadan, TKSK, Sumawe Bersatu Semprot Pasar dan Sarana Ibadah</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-ramadan-tksk-sumawe-bersatu-semprot-pasar-dan-sarana-ibadah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2020 04:24:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112810-jelang-ramadan-tksk-sumawe-bersatu-semprot-pasar-dan-sarana-ibadah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Merebaknya virus Corona di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, menambah semangat masyarakat dan berbagai komunitaa untuk terus mengantisipasi penularan penyakit yang mematikan ini. Seperti yang dilakukan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sumawe Kabupaten Malang, Rabu (22/4/2020) siang bersama Komunitas Sumawe Bersatu, mitra Kementrian Dinas Sosial melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan. Penyemprotan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Merebaknya virus Corona di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, menambah semangat masyarakat dan berbagai komunitaa untuk terus mengantisipasi penularan penyakit yang mematikan ini.</p>
<p>Seperti yang dilakukan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sumawe Kabupaten Malang, Rabu (22/4/2020) siang bersama Komunitas Sumawe Bersatu, mitra Kementrian Dinas Sosial melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan.</p>
<p><div id="attachment_112811" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112811" decoding="async" class="size-full wp-image-112811" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Prosesi Penyemprotan di Balai Desa Sitiarjo. (Sur)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jelang-Ramadan-TKSK-Sumawe-Bersatu-Semprot-Pasar-dan-Sarana-Ibadah.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112811" class="wp-caption-text">Prosesi Penyemprotan di Balai Desa Sitiarjo. (Sur)</p></div></p>
<p>Penyemprotan meliputi beberapa fasilitas umum seperti pasar Sitiarjo,gereja induk masjid dan musholla dengan sasaran empat desa mulai dari Sitiarjo, Tambakrejo, Kedungbanteng dan Desa Tambakasri.</p>
<p>Syaiful Arif, petugas TKSK sekaligus ketua Komunitas Sumawe Bersatu mengatakan, penyemprotan bersama 30 personil ini berlangsung untuk yang kelima kalinya.</p>
<p>&#8220;Penyemprotan hari ini masuk agenda kelima,mulai dari utara, selatan dan bagian tenggara wilayah Kecamatan Sumawe. Tujuannya,guna mencegah penularan Covid-19 agar tidak sampai merebak di wilayah Kecamatan Sumawe, &#8221; terang Syaiful ditemui sebelum berlangsungnya acara.</p>
<p>Tambah pria berkacamata ini,dengan mengedepankan prinsip mencegah lebih daripada mengobati, penyemprotan ini dilakukan secara mandiri.</p>
<p>&#8220;Untuk dana penyemprotan ini dipikul bersama komunitas.Dalam hal ini kami sekedar minta ijin kepada pihak desa,&#8221; ulas Syaiful.</p>
<p>Di hari yang sama, Syaiful selaku petugas TKSK Dinas Sosial Kabupaten Malang juga melakukan dropping beras dari Pemkab Malang sebanyak 5 ton. Jumlah tersebut diperuntukkan warga miskin yang tidak dapat bantuan PKH maupun DPMT masing-masing 10 kg di 3 desa seperti Harjokuncaran, Ringinkembar dan Tegalrejo.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Sitiarjo Mamiek Miniati mengungkapkan,untuk turut mencegah penularan Cofid-19 di desa ujung selatan Kabupaten Malang ini, pihaknya sudah mempersiapkan thermogan yaitu alat pengukur suhu tubuh. Alat itu untuk memeriksa suhu tubuh warga yang berlalulintas khususnya dari luar daerah saat mudik lebaran nanti.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau, dalam kondisi seperti saat ini seharusnya warga tidak mudik dulu.Karena salah satu faktor penularan virus Corona ini rentan dari warga pendatang, baik antar pulau bahkan dari luar negeri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk itu, Pemerintah Desa Sitiarjo akan melakukan lockdown sejumlah titik ruas jalan,dan itu akan menetapkan piket mulai dari perangkat desa, BPD, Linmas, tokoh masyarakat dan sejumlah relawan Covid-19. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Virus Corona,  Pemdes Kedung Banteng Sumawe Dirikan Pos Pantau</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-virus-corona-pemdes-kedung-banteng-sumawe-dirikan-pos-pantau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 11:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Virus Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes Kedung Banteng]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110953</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satu bentuk antisipasi dengan merebaknya virus Corona atau Convid-19,warga Desa Kedung Banteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang mendirikan pos pantau dipusatkan di kantor desa setempat yaitu dengan memperlakukan piket sebanyak lima orang dengan melibatkan semua unsur dengan sisitem piket, mulai dari tokoh masyarkat, tokoh pemuda, BPBD dan LPMD. Program tersebut merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satu bentuk antisipasi dengan merebaknya virus Corona atau Convid-19,warga Desa Kedung Banteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang mendirikan pos pantau dipusatkan di kantor desa setempat yaitu dengan memperlakukan piket sebanyak lima orang dengan melibatkan semua unsur dengan sisitem piket, mulai dari tokoh masyarkat, tokoh pemuda, BPBD dan LPMD.</p>
<p>Program tersebut merupakan anjuran dari kantor Kecamatan Sumawe dengan tujuan, untuk melakukan pemantauan kedatangan warga, baik dari luar daerah maupun luar negeri.</p>
<p>&#8220;Warga yang datang dari luar daerah maupun luar negeri,mereka diharuskan memberi tahu kepada piket dan berlanjut dengan pemeriksaan oleh Bidan Desa, &#8221; terang Suwarno Kepala Desa Kedung Banteng Sabtu (4/4/2020) siang.</p>
<p>Tambah Suwarno,toh ia tidak terditeksi dengan pengendapan Convid-19,namun selama 14 hari dianjurkan untuk diisolasi.</p>
<p>&#8220;Kami juga sudah menyampaikan himbauan dan program dari pemerintah.Untuk program larangan seperti batasan jarak untuk berkumpul dan beberapa kegiatan di desa yang berbasis massa,untuk sementara waktu kami hentikan, &#8221; ulasnya.</p>
<p>Disi lain Suwarno juga menjelaskan, saat ini warga Desa Kedung Banteng juga sudah melakukan penyemprotan<br />
disinfektan dengan cara mandiri.</p>
<p>Selain dilakukan di masing-masing lingkungan, warga di desa berpenduduk sekitar 8000 jiwa ini juga mengarah kebeberapa titik sasaran seperti, musala, masjid, sekolah dan Polindes.</p>
<p>&#8220;Penyemprotan ini dilakukan minimal satu minggu sekali yang berlangsung serentak di 4 pedukuhan, &#8221; pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110953</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
