<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>TNBTS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tnbts/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2024 14:35:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>TNBTS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Balai Besar TNBTS, Pj Bupati Lumajang Minta Peran Masyarakat Dilibatkan</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-balai-besar-tnbts-pj-bupati-lumajang-minta-peran-masyarakat-dilibatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan audiensi dengan Balai Besar (BB) Tanam Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (11/11/2024) tadi. Pelaksanaan audiensi sendiri, dihadiri langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, menyampaikan keinginannya agar masyarakat di sekitar kawasan TNBTS memperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan audiensi dengan Balai Besar (BB) Tanam Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (11/11/2024) tadi. Pelaksanaan audiensi sendiri, dihadiri langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, menyampaikan keinginannya agar masyarakat di sekitar kawasan TNBTS memperoleh manfaat dari adanya peningkatan kunjungan wisatawan. “Sebagian masyarakat telah memperoleh pelatihan dari Dinas Pariwisata Lumajang, yang berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), yakni terkait bagaimana penyambutan tamu. Termasuk, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung wisata,&#8221; kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, tambahnya, masyarakat sekitar juga telah mendapatkan pelatihan terkait pengadaan paket atraksi wisata. &#8220;Pemerintah Kabupaten Lumajang juga terus berbenah, agar wisata di sekitar TNBTS semakin menarik untuk dikunjungi dengan meningkatkan fasilitas bagi para wisatawan,” urainya.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa dirinya juga menyambut baik keinginan Pj Bupati Lumajang. Di mana, TNBTS selain memberikan manfaat konservasi alam, juga harus memberikan manfaat bagi para masyarakat sekitar yang menjadi pelaku usaha.</p>



<p>“Saya menyambut baik keinginan Pj Bupati Lumajang. Sehingga ke depan melalui perjanjian kerja sama pengelolaan pariwisata antara Pemkab Lumajang dan pengelola TNBTS, akan semakin memudahkan dalam proses eksekusi. Dengan cara model pembangunan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak. Semoga kita dapat selaras dengan keinginan Pemkab Lumajang,” ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyisiran Kawasan TNBTS, Polres Lumajang Kembali Temukan 1.500 Batang Ganja</title>
		<link>https://memontum.com/penyisiran-kawasan-tnbts-polres-lumajang-kembali-temukan-1-500-batang-ganja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[penyisiran]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim gabungan Polres Lumajang kembali menemukan ladang ganja di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Rabu (02/10/2024) tadi. Penyisiran ladang tanaman ganja tersebut, melibatkan warga desa setempat, TNBTS dan TNI, yang dipimpin Wakapolres Lumajang, Kompol I Komang Yuwandi Sastra. Dalam operasi kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim gabungan Polres Lumajang kembali menemukan ladang ganja di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Rabu (02/10/2024) tadi. Penyisiran ladang tanaman ganja tersebut, melibatkan warga desa setempat, TNBTS dan TNI, yang dipimpin Wakapolres Lumajang, Kompol I Komang Yuwandi Sastra.</p>



<p>Dalam operasi kali ini, petugas berhasil mengamankan sekitar 1.500 batang tanaman ganja dari lima titik berbeda. Keberhasilan ini, melengkapi pengungkapan sebelumnya, yakni mengamankan sekitar 41.152 batang tanaman ganja dan 10 kilogram ganja kering serta empat orang tersangka yang diduga sebagai penanam ganja yakni BM, NY, TM dan TN.</p>



<p>Wakapolres Lumajang, Kompol I Komang Yuwandi Sastra, mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyisiran di kawasan tersebut. &#8220;Hari ini kami menemukan lima titik lahan yang ditanami ganja. Namun, karena medannya yang sangat terjal dan licin akibat hujan semalam, kami belum bisa melakukan pencarian lebih lanjut di beberapa titik yang dicurigai,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kompol Yuwandi menambahkan, bahwa pihaknya akan terus memantau dan melakukan operasi rutin untuk memberantas peredaran narkoba, khususnya tanaman ganja di wilayah Lumajang. &#8220;Kami akan terus berupaya untuk mengungkap jaringan pengedar ganja ini dan menangkap para pelakunya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Medan yang ekstrem menjadi kendala utama dalam operasi ini. Kemiringan tanah mencapai 50 derajat dan kondisi jalan yang licin membuat petugas harus ekstra hati-hati.</p>



<p>“Keselamatan anggota menjadi prioritas kami. Oleh karena itu, kami akan melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi untuk operasi selanjutnya,” ujar Yuwandi. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214920</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim 0821 Ajak Masyarakat di Lumajang Aktif Jaga Kelestarian Alam TNBTS</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-0821-ajak-masyarakat-di-lumajang-aktif-jaga-kelestarian-alam-tnbts</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2022 11:35:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim 0821]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Kelestarian Alam]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168207</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra, mengajak masyarakat untuk ikut aktif menjaga kelestarian alam dengan tidak melakukan perambahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam sosialisasi penanganan perambahan kawasan TNBTS, yang bertempat di Balai Kantor Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra, mengajak masyarakat untuk ikut aktif menjaga kelestarian alam dengan tidak melakukan perambahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).</p>



<p>Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam sosialisasi penanganan perambahan kawasan TNBTS, yang bertempat di Balai Kantor Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (22/04/2022).</p>



<p>Letkol Czi Gunawan juga menyampaikan, pihaknya selaku bagian dari aparatur kewilayahan, selain bertugas melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP), juga bertugas melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satunya dengan membantu pemerintah daerah dalam menjaga keamanan di wilayah.</p>



<p>“Selain melaksanakan OMP dan OMSP, tugas kita sebagai aparatur kewilayahan adalah membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan mengayomi masyarakat. Untuk itu, jika ada yang melakukan penyerobotan lahan, akan kita tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu Kepala Balai Besar TNBTS, Novita Kusuma Wardani menyampaikan, bahwa TNBTS adalah kawasan pelestarian alam, yang merupakan tanah negara dan bukan hak milik, sehingga tidak bisa diperjualbelikan, diwariskan, dipindahtangankan dan diagunkan.</p>



<p>“TNBTS merupakan tanah negara yang digunakan untuk mendukung konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. Untuk itu kawasan tersebut bukanlah hak milik, sehingga tidak bisa diperjualbelikan, diwariskan, dipindahtangankan dan diagunkan,” jelasnya.</p>



<p>Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan, perambahan hutan dapat menyebabkan berkurangnya sumber air. Dan apabila dibiarkan akan menyebabkan kekeringan karena kehabisan mata air.</p>



<p>Dia berharap, aparatur dan masyarakat dapat bersinergi untuk mengawasi dan menjaga kelestarian sumber air, agar dapat selalu memberikan manfaat sampai anak cucu kelak. “Tidak hanya aparatur, masyarakat juga diharapkan untuk ikut aktif menjaga kelestarian alam sekitar, salah satunya dengan tidak melakukan perambahan hutan,” katanya. <strong>(hms/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TNBTS Tutup Kegiatan Pendakian Semeru Hingga Rescheduling Pendaki Booking</title>
		<link>https://memontum.com/tnbts-tutup-kegiatan-pendakian-semeru-hingga-rescheduling-pendaki-booking</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 07:13:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128807</guid>

					<description><![CDATA[Antisipasi paska lava pijar di Gunung Semeru Memontum Lumajang &#8211; Sejumlah langkah cepat mensikapi lava pijar Gunung Semeru, siapa sangka juga dilakukan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) di Jalan Raden Intan, Kota Malang. Melalui surat tertanggal 29 November 2020, TNBTS telah memberikan pengumuman yakni menutup sementara kegiatan pendakian Gunung Semeru secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Antisipasi paska lava pijar di Gunung Semeru</h3>
<p><span id="more-128807"></span></p>
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sejumlah langkah cepat mensikapi lava pijar Gunung Semeru, siapa sangka juga dilakukan Balai Besar <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://bromotenggersemeru.org/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Taman Nasional Bromo Tengger Semeru</a></span> (BB TNBTS) di Jalan Raden Intan, Kota Malang. Melalui surat tertanggal 29 November 2020, TNBTS telah memberikan pengumuman yakni menutup sementara kegiatan pendakian Gunung Semeru secara total.</p>
<p>Pengumuman yang salah satunya langsung direspon BPBD Lumajang itu, juga menjelaskan dasar penutupan sementara. Seperti salah satu poinnya, &#8216;berdasarkan laporan yang disampaikan Pos Gunung Api (PGA) di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang per tanggal 28 November 2020, terdapat aktivitas letusan dan guguran lava pijar, letusan teramati 3 kali dengan tinggi asap lebih kurang 100 meter dengan warna asap putih tebal yang condong ke arah Barat Daya&#8217;.</p>
<p>Kasubbag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BB TNBTS, Sarif Hidayat, menjelaskan bahwa selain mengeluarkan dan memberikan pengumuman penutupan sementara kegiatan pendakian Semeru, juga melakukan rescheduling untuk pendaki yang sudah booking. Termasuk, tetap mengoperasionalkan resort Ranupani, yang salah satu tujuannya untuk mengantisipasi pendaki nekad.</p>
<p>&#8220;Selain pengumuman, untuk pendaki yang sudah terlanjur booking di bulan Desember, akan kita siapkan mekanisme rescheduling. Lalu, Resort Ranupani tetap operasional rutin ada atau tidak ada aktivitas pendakian. Di sana (resort) juga ada relawan yang membantu petugas,&#8221; katanya kepada Memontum.com saat dihubungi via WhatsApp.</p>
<p>Disinggung kapan rescheduling untuk pendaki yang telah booking, Sarif menjelaskan, sedang disiapkan untuk mekanismenya. Salah satunya, menunggu kondisi Gunung Semeru sudah kondusif.</p>
<p>&#8220;Pembukaan dan rescheduling menunggu kondisi Semeru kondusif,&#8221; paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Mengapresiasi Pengembangan Ranupani</title>
		<link>https://memontum.com/kemenko-bidang-kemaritiman-dan-investasi-mengapresiasi-pengembangan-ranupani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 15:10:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<category><![CDATA[Transit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127773</guid>

					<description><![CDATA[Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem Memontum Lumajang &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem</strong></h3>
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian berbasis sistem.</p>
<p>Uraian itu, disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati.</p>
<p>Kunjungan ke Ranupani, dalam rangka survei lapangan di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>&#8220;Pendakian ke Gunung Semeru ini by system sudah dimulai. Saya berharap, by system ini menjadi terbaik yang ada di Indonesia. Karena kami juga akan lengkapi fasilitas pendukungnya, untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan TNBTS,&#8221; terang Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan rencana terkait revitalisasi kawasan Ranupani. Sebagai langkah awal, Bupati akan mengajak masyarakat, khususnya para pecinta alam untuk pengerukan Danau Ranupani. Itu dilakukan, untuk memupuk rasa memiliki dan ikut menjaga ekosistem alam.</p>
<p>Dirinya juga telah menyiapkan, rangkaian kegiatan pendukung untuk mendatangkan wisatawan di Ranupani. Salah satunya, Konser Mahameru Akustik, yang dalam perencanaanya didukung dengan fasilitas amplitheater.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati, mengaku takjub dengan pemandangan yang ada di Kawasan Ranupani. Menurutnya, hal itu menjadi potensi luar biasa pada sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Ini bagus, highland sebuah potensi yang luar biasa,&#8221; katanya kagum.</p>
<p>Dirinya mendukung dan mengapresiasi, upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam melakukan pengelolaan potensi daerah. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TNBTS Tetap Batasi Pengunjung Bromo</title>
		<link>https://memontum.com/tnbts-tetap-batasi-pengunjung-bromo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 10:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batasi Pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[bromo]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124974</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dampak Corona yang masih terus berlanjut, membuat pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), selaku pengelola wisata Gunung Bromo, masih melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Sebagaimana disampaikan Kasubag Data, Evaluasi Laporan dan Kehumasan TNBTS, Syarif Hidayat, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10) pagi. Bahwa, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, salah satu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dampak Corona yang masih terus berlanjut, membuat pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), selaku pengelola wisata Gunung Bromo, masih melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Sebagaimana disampaikan Kasubag Data, Evaluasi Laporan dan Kehumasan TNBTS, Syarif Hidayat, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10) pagi.</p>
<p>Bahwa, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, salah satu yang dilakukan dengan membatasi jumlah pengunjung.</p>
<p>&#8220;Dari awal, kami bersama empat Forkopimda, yang wilayahnya masuk dalam TNBTS, ditambah dengan gugus tugas covid masing-masing daerah, sudah berembug untuk menentukan prosedur yang tepat. Hasilnya, disepakati untuk dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung,&#8221; kata Syarif.</p>
<p>Pembatasan jumlah pengunjung atau wisatawan, tambahnya, dinilai merupakan salah satu langkah efektif, guna menghindari kepadatan dalam kawasan wisata Bromo. Secara teknis, pembatasan terhadap wisatawan sudah memasuki evaluasi dan hasilnya sangat baik.</p>
<p>&#8220;Sejak dibuka akhir Agustus, kami hanya mengijinkan pengunjung masuk berjumlah 739 orang. Jumlah itu, merupakan 20 persen dari total pengunjung rutin di Bromo. Namun, setelah dua minggu berjalan, dan kami laksanakan evaluasi, hasilnya cukup bagus. Maka, jumlah pengunjung ditingkatkan menjadi 40 persen dari total keseluruhan wisata Bromo, yaitu 1265 orang setiap harinya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selama dibuka, imbuhnya, ada beberapa tahapan sudah disiapkan oleh pengelola TNBS, untuk menghindari penularan covid-19. Diantaranya, pelaksanaan protokol kesehatan, serta membatasi kepadatan orang di dalam kendaraan (jeep) yang biasa dipakai untuk menuju wisata Bromo.</p>
<p>&#8220;Protokol kesehatan pastinya sudah kami terapkan. Diantaranya, surat kesehatan yang harus dibawa oleh pengunjung saat memasuki kawasan TNBTS, cek suhu tubuh, tempat cuci tangan dan hand sanitizer dan satu kendaraan wajib terisi 50 persen dari kapasitas normalnya. Prosedur-prosedur tersebut, sudah berjalan dan sampai saat ini tidak ada kendala,&#8221; ungkap Syarif.</p>
<p>Tidak hanya itu, lanjutnya, pembatasan usia juga diberlakukan oleh pengelola TNBTS untuk menghindari persebaran covid-19. Harapannya, dengan diberlakukan beragam prosedur ini, akan dapat meminimalisir penularan covid-19 dan wisata di TNBTS juga bisa tetap dibuka untuk masyarakat.</p>
<p>&#8220;Usia dibawah 10 tahun dan diatas 60 tahun, sementara tidak dapat masuk wisata Bromo. Karena, usia tersebut usia rentan tertular. Sehingga, kami berharap tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya. Kami juga sudah berkomitmen apabila kedepan terdapat potensi kluster penularan, wisata Bromo akan segera kami tutup,&#8221; pungkasnya. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Siapkan Ranupani Sebagai Embrio Wisata dan Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-siapkan-ranupani-sebagai-embrio-wisata-dan-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2020 12:58:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cak Thoriq]]></category>
		<category><![CDATA[MoU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriq, berkeinginan menjadikan Ranupani sebagai lokasi embrio pengelolaan wisata dan pengelolaan lingkungan di Kabupaten Lumajang, Sabtu (3/10) tadi. Rencana itu, disampaikannya saat melakukan kegiatan penanda-tanganan perjanjian kerjasama (MoU) pembangunan strategis berupa pemanfaatan dan pembangunan jalan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) antara Balai Besar TNBTS dengan Dinas Pekerjaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriq, berkeinginan menjadikan Ranupani sebagai lokasi embrio pengelolaan wisata dan pengelolaan lingkungan di Kabupaten Lumajang, Sabtu (3/10) tadi.</p>
<p>Rencana itu, disampaikannya saat melakukan kegiatan penanda-tanganan perjanjian kerjasama (MoU) pembangunan strategis berupa pemanfaatan dan pembangunan jalan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) antara Balai Besar TNBTS dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Lumajang, di Aula Resort TNBTS Ranupani.</p>
<p>Dalam kesempatan kerjasama itu, Cak Thoriq-sapaan akrabnya, tidak hanya ingin sebatas melakukan pengelolaan. Namun, lebih menjadikan Ranupani, menjadi kawasan yang lebih tertata dengan apik.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Lumajang berkeinginan, bahwa Ranupani tidak hanya menjadi kawasan embrio pengelolaan wisata dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Namun, kedepannya juga lebih tertata dalam segala hal,&#8221; katanya.</p>
<p>MoU yang dilakukan sekarang, ujarnya, merupakan bagian awal dari sinergitas dengan Balai TNBTS. Termasuk, tentang zona pemanfaatan pengembangan kawasan Ranupani &#8211; Ranu Regulo. &#8220;Kita akan mensinergikan ini dengan TNBTS,&#8221; tambahnya, disela kegiatan bersama Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati.</p>
<p>Dalam MoU itu, juga dilakukan pemberian bantuan kepada usaha ekonomi masyarakat penyangga kawasan TNBTS. Penyerahan bantuan, dilakukan oleh Direktur Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Ir. Wiratno.</p>
<p>Dirjen KSDAE Kementrian LHK RI, Ir. Wiratno, mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengembangkan potensi daerah. Terutama, dalam pengembangan pengelolaan Ranupani dan TNBTS. <strong>(hms/fd/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang dan TNBTS Bangun Jalan dari Gubuk Klakah ke Jemplangan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-dan-tnbts-bangun-jalan-dari-gubuk-klakah-ke-jemplangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 13:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubuk Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119337-pemkab-malang-dan-tnbts-bangun-jalan-dari-gubuk-klakah-ke-jemplangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Gerak cepat dilakukan Pemkab Malang menjalankan kerjasama dengan balai TNBTS untuk Pembangunan jalan. Dalam pertemuan Bupati Malang Sanusi dengan perwakilan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rabu (15/7/2020) telah menandatangani MoU Perjanjian kerja sama (PKS). Penandatanganan disaksikan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan Republik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Gerak cepat dilakukan Pemkab Malang menjalankan kerjasama dengan balai TNBTS untuk Pembangunan jalan. Dalam pertemuan Bupati Malang Sanusi dengan perwakilan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rabu (15/7/2020) telah menandatangani MoU Perjanjian kerja sama (PKS).</p>
<p>Penandatanganan disaksikan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan Republik Indonesia Ir Wiranto M.Sc beserta sekretarisnya secara Virtual.</p>
<p><div id="attachment_119338" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119338" decoding="async" class="size-full wp-image-119338" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0164-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Bupati Sanusi dan Jhon Kenedi kepala balai besar taman nasional Bromo Tengger Semeru setelah menandatangani MoU Perjanjian Kerja Sama (PKS)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0164-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0164-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0164-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0164-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119338" class="wp-caption-text">Bupati Sanusi dan Jhon Kenedi kepala balai besar taman nasional Bromo Tengger Semeru setelah menandatangani MoU Perjanjian Kerja Sama (PKS)</p></div></p>
<p>Kerjasama yang dibentuk berupa pembangunan jalan sepanjang 10,1 KM dari Gubuk Klakah hingga Jemplangan. Adanya PKS (Perjanjian Kerja Sama) salah satunya untuk membantu pengunjung TNBTS dari Malang Raya agar lebih mudah dalam perjalanan, juga mengurangi kejadian yang tidak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Saat ini, di beberapa jalan sudah dibangun beberapa posko. Tapi dengan diperbaikinya jalan diharapkan kecelakaan bisa berkurang lebih maksimal,&#8221; ungkap Jhon Kenedi, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni, anggaran yang disediakan untuk pembangunan ini sebesar 7,7 miliar rupiah. Ini tahap pertama dalam tahun 2020 yang dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja sama (PKS) ini. Perbaikan sudah dimulai dan diperkirakan akan rampung pada Oktober tahun ini.</p>
<p>&#8220;Dengan disusunnya PKS ini, merupakan suatu bentuk pembangunan yang berwawasan lingkungan, baik dari segi perawatan jalan bisa tertangani tapi tetap memperhatikan pelestarian lingkungan,&#8221; tutupnya. <strong>(mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiket TNBTS Hanya Dikenakan ke Pengunjung Bromo dan Ranu Regulo</title>
		<link>https://memontum.com/tiket-tnbts-hanya-dikenakan-ke-pengunjung-bromo-dan-ranu-regulo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2019 09:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tiket]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102769-tiket-tnbts-hanya-dikenakan-ke-pengunjung-bromo-dan-ranu-regulo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gerak cepat Bupati Lumajang H Thoriqul Haq M.ML tanggapi adanya laporan masyarakat terkait penarikan tiket masuk area TNBTS. Tiket yang diberlakukan di pintu TNBTS di kawasan Burno Senduro (sebelum ireng ireng). &#8220;Setelah saya konfirmasikan, tiket tersebut hanya untuk tiket masuk ke tempat wisata kawasan Bromo dan Ranu Regulo,&#8221; jelasnya pasca Bupati mendatangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gerak cepat Bupati Lumajang H Thoriqul Haq M.ML tanggapi adanya laporan masyarakat terkait penarikan tiket masuk area TNBTS. Tiket yang diberlakukan di pintu TNBTS di kawasan Burno Senduro (sebelum ireng ireng).</p>
<p>&#8220;Setelah saya konfirmasikan, tiket tersebut hanya untuk tiket masuk ke tempat wisata kawasan Bromo dan Ranu Regulo,&#8221; jelasnya pasca Bupati mendatangi Kantor TNBTS di Ranupani, Kecamatan Senduro untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi dengan pihak pengelola. Senin (24/12/2019).</p>
<p>&#8220;Bagi yang hanya melintas menuju arah malang, atau berkunjung ke Ranu Pane, tidak diberlakukan tiket TNBTS. Dan tinggal menyampaikan ke pihak petugas, terkait keperluan melalui jalur TNBTS,&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Ia menyampaikan, adanya pos di pintu masuk kawasan TNBTS, berfungsi untuk memantau kawasan TNBTS dan sekitarnya agar tetap terjaga kelestarian alamnya. Sekaligus berfungsi untuk memantau kejadian darurat yang terjadi disekitar hutan, sehingga dapat segera tertangani.</p>
<p>&#8220;Fungsi pintu pos TNBTS adalah untuk memantau kawasan TNBTS dan sekitarnya supaya tetap terjaga kelestarian alamnya, sekaligus memantau bila ada beberapa kejadian darurat di hutan, bisa segera di tangani,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya ramai di beritakan pengunjung yang hendak menuju Ranu Pane melalui TNBTS dari arah Lumajang dikejutkan dengan diberlakukannya tiket masuk yang dinilai cukup mahal. Nilainya yang tertera di karcis ada 3 item, yakni karcis masuk sebesar Rp 30 ribu, tambahan Rp 4 ribu dan karcis parkir sepeda motor Rp 5 ribu. Sehingga seluruhnya dikenakan Rp 39 ribu. Sementara itu jalan tersebut juga merupakan jalan penghubung Lumajang dengan kabupaten Malang yang sering dilewati masyarakat untuk menuju Ranupani dan Malang, tidak semua warga yang melintas dikawasan ini bertujuan untuk berwisata. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102769</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
