<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tugu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tugu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Aug 2023 12:37:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tugu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Masuki Minggu Ke-7, Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang Lebih dari 28 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-minggu-ke-7-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang-lebih-dari-28-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 12:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[ke-7,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[minggu]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi. Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki minggu ke tujuh revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, kini sudah mencapai 28,125 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH), Laode K B Al Fitra, Rabu (02/08/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Laode, menyampaikan bahwa secara fisik pembangunan tersebut saat ini sudah melebihi dari yang ditargetkan. Terlebih, dengan telah membangun bunker, pedestrian dan persiapan penanaman.</p>



<p>“Sampai Senin kemarin, itu sudah masuk minggu ke tujuh dan sudah mencapai 28,125 persen. Target minggu ke enam itu 22,523 persen, tapi itu sudah mencapai 24,441 persen per 26 juli kemarin. Secara fisik, pembangunannya sudah melebihi target,” kata Laode.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, jika deviasi positif atau percepatan pada minggu ke enam telah mencapai 1,918 persen. Pihaknya menargetkan, per Kamis (03/08/2023) besok, sudah mencapai 30 persen dan bahkan bisa lebih dari yang ditargetkan.</p>



<p>“Targetnya dalam minggu ke tujuh ini 30 persen. Hari ini sudah 28 sekian persen dan dipastikan di hari Kamis besok ini targetnya akan terlampaui, akan melebihi 30 persen. Ada peningkatan deviasi dua sampai tiga persen,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, mengapresiasi kinerja tim dalam menjalankan proyek revitalisasi tersebut. Menurutnya dengan adanya deviasi tersebut, menunjukkan komitmen dan profesionalisme penanggungjawab proyek, dalam melaksanakan kewajibannya.</p>



<p>“Progres fisiknya juga sudah bagus. Ada perbedaan yang positif antara timeline yang diajukan dalam rancangan pembangunan. Terhadap hasil di lapangan. Ada deviasi. Artinya, yang terjadi di lapangan itu sudah melampaui target yang ada,” tegas Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Pertumbuhan UMKM, Penyertaan Modal BPR Tugu Artha Kota Malang Bakal Ditingkatkan</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-pertumbuhan-umkm-penyertaan-modal-bpr-tugu-artha-kota-malang-bakal-ditingkatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artha]]></category>
		<category><![CDATA[bakal]]></category>
		<category><![CDATA[ditingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[penyertaan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194689</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penyertaan modal Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tugu Artha Sejahtera Kota Malang ditetapkan di angka Rp 15 miliar. Angka itu, telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 17, meski dari angka tersebut masih perlu untuk ditingkatkan kembali. Wali Kota Malang, Sutiaji, menyebut jika peningkatan tersebut bisa mencapai Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Penyertaan modal Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tugu Artha Sejahtera Kota Malang ditetapkan di angka Rp 15 miliar. Angka itu, telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 17, meski dari angka tersebut masih perlu untuk ditingkatkan kembali.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyebut jika peningkatan tersebut bisa mencapai Rp 50 miliar. Terlebih, BPR Tugu Artha saat ini juga tengah banyak berbenah untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar.</p>



<p>“Ke depan, saya kira patokannya bisa lebih besar lagi. Informasinya sekarang, pertengahan ini labanya sudah hampir sama dengan tahun 2022 lalu. Saya mempunyai keyakinan kuat, pendapatan ini akan bertambah hingga akhir tahun. Mudah-mudahan, bisa mencapai Rp 3 miliar,” kata Wali Kota Sutiaji, seusai mengikuti kegiatan launching layanan virtual account dan mobile collection PT BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang (Perseroda), Senin (31/07/2023) tadi.</p>



<p>Sejalan dengan itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwanto, menyampaikan bahwa perkembangan bisnis BPR ke depan perlu adanya suntikan modal yang lebih besar. Terutama, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Secara regulasi, pada waktu itu maksimal Rp 15 miliar. Sehingga, kalau ingin ditambah lagi, maka harus merevisi Perda tentang penyertaan modal BPR. Makanya, kalau bisa di angka Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar. Sehingga, nanti dapat memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat,” kata Trio.</p>



<p>Dalam rangka mendukung permodalan para pelaku UMKM, pihaknya mendorong BPR untuk memberikan bantuan yang lebih mudah dan fleksibel dari segi pelayanan dan bunga yang diberikan. Selain itu, pihaknya berusaha agar BPR milik Pemkot Malang tersebut bisa berkembang diakses masyarakat dengan jangkauan lebih luas lagi.</p>



<p>“Usaha kami, supaya bagaimana BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang, ini dapat lebih banyak berperan dalam mendukung program masyarakat dengan meningkatkan penyertaan modal dari pemerintah melalui revisi Perda,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, dengan tambahan modal yang signifikan, tentu menurutnya dapat melakukan ekspansi layanan. Seperti, meningkatkan pelayanan digital untuk memudahkan nasabah serta menghadirkan lebih banyak mesin ATM yang akan meningkatkan aksesibilitas layanan perbankan bagi masyarakat.</p>



<p>“Saya berharap, bahwa dengan berbagai kemudahan dan peningkatan layanan yang diberikan, BPR akan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat. Termasuk, mempermudah akses menyimpan dan meminjam dana bagi para pelaku UMKM,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194689</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Launching Dua Layanan Kemudahan Nasabah PT BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-launching-dua-layanan-kemudahan-nasabah-pt-bpr-tugu-artha-sejahtera-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[artha]]></category>
		<category><![CDATA[kemudahan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194650</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, melaunching layanan virtual account dan mobile collection PT Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Tugu Artha Sejahtera Kota Malang (Perseroda), di salah satu hotel Kota Malang, Senin (31/07/2023) siang. Wali Kota Malang, Sutiaji, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, melaunching layanan virtual account dan mobile collection PT Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Tugu Artha Sejahtera Kota Malang (Perseroda), di salah satu hotel Kota Malang, Senin (31/07/2023) siang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengapresiasi launchingan kedua layanan tersebut. Menurutnya, itu merupakan langkah maju dari PT BPR Tugu Artha Sejahtera, yang sebelumnya masih menggunakan sistem konvesional.</p>



<p>“Saya ucapkan selamat karena hari ini ada dua product yang dilaunching kan oleh BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang, satu berkaitan dengan virtual account, kedua sudah pakai ATM. Jadi kalau dulu kan susah, masih konvesional sekali. Sekarang harus disesuaikan dengan tuntutan pasar,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pelaunchingan layanan tersebut, ujarnya, juga bertepatan di Hari Ulang Tahun BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang yang ke 72 tahun. Tentunya, usia tersebut menurutnya bukanlah usia yang muda lagi dan pasti telah melewati beberapa proses yang panjang.</p>



<p>“Memang usianya sudah tua, dulu memang pernah kita mengalami beberapa masalah dan untuk menutupi itu, luar biasa. Maka saya minta pada BPR Tugu Artha ini untuk selalu melakukan penguatan,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan, jika sistem internal, performa dan rencana bisnis dari BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang harus dikuatkan, berseiring dengan yang saat ini sudah go public. Sehingga, harus lebih profesional lagi dalam menjalankan perbankan.</p>



<p>“Jadi kita sudah buka saham untuk orang lain, sudah ada PT berarti ada orang yang memegang saham diluar milik kita. Sehingga harus lebih profesional,” tambah Sutiaji.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) BPR Tugu Artha Sejahtera, Nyimas Nunin Anisah, mengatakan jika kedua layanan tersebut tentunya untuk mempermudah pelayanan yang diberikan. Sehingga, diharapkan pelayanan yang diberikan lebih efisien.</p>



<p>“Jadi kami inginnya pelayanan ke nasabah untuk lebih efisien, tidak perlu ke kantor. Kalau bagi BPR, kami juga menghemat kertas. Kami sifatnya juga jemput bola dan tidak ada biaya admin yang diberikan,” ucap Nyimas.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menjelaskan mengenai kedua layanan tersebut. Jika virtual account, para nasabah bisa melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja. Sehingga, tidak perlu datang ke kantor BPR untuk menyetorkan uangnya, hanya melalui M-Banking saja.</p>



<p>“Nanti prosesnya adalah dari bank umum manapun, nasabahnya BPR yang mau menabung atau mau setor angsuran kepada BPR Tugu Artha tidak perlu datang ke kantor. Jadi dari M-Banking manapun juga di ponselnya itu bisa langsung transfer ke BPR Tugu Artha. Itu real time, jadi begitu disetorkan akan otomatis masuk,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, jika mobile collection berkaitan dengan setoran tunai. Selama ini menurutnya dalam melakukan setoran tunai masih memakai slip, yang kemudian dicatat. Sehingga, untuk meminimalisir kesalahan pencatatan maka dibuatlah mobile collection tersebut.</p>



<p>“Jadi nasabah setor ke kami, langsung dimasukkan ke HP. Kemudian transaksinya dicatat berapa, nah itu akan muncul setornya berapa dan saldo akhirnya berapa. Itu kita printkan sebagai bukti setoran. Itu juga langsung masuk ke rekeningnya nasabah di BPR Tugu Artha,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang ini adalah bank milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sehingga, terus dilakukan pembenahan untuk terus maju dan berkembang. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Dukung Penambahan Fasilitas untuk Penyeberangan di Alun-Alun Tugu</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-dukung-penambahan-fasilitas-untuk-penyeberangan-di-alun-alun-tugu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penambahan]]></category>
		<category><![CDATA[penyeberangan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mendukung adanya rencana penambahan fasilitas infrastruktur jalan di sekitar Alun-Alun Tugu Kota Malang. Mengingat, Alun-Alun tersebut saat ini sedang dalam proses revitalisasi dan akan dirampungkan hingga September 2023 mendatang. Pria yang kerap disapa Jaya, menuturkan jika penambahan fasilitas tersebut yaitu tempat penyeberangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mendukung adanya rencana penambahan fasilitas infrastruktur jalan di sekitar Alun-Alun Tugu Kota Malang. Mengingat, Alun-Alun tersebut saat ini sedang dalam proses revitalisasi dan akan dirampungkan hingga September 2023 mendatang.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Jaya, menuturkan jika penambahan fasilitas tersebut yaitu tempat penyeberangan jalan bagi pejalan kaki. Baik itu zebra cross maupun pelican crossing. Itu akan menjadi perhatian tersendiri baginya, karena diketahui arus lalu lintas di kawasan tersebut cukup padat.</p>



<p>“Kita siapkan itu dan kita lihat dari anggarannya mudah-mudahan ada. Kalau zebra cross ini kan tidak terlalu besar anggarannya, tapi kalau pelican crossing ini butuh anggaran lumayan dan pastinya ada alatnya,” jelas Widjaja, Rabu (19/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Jaya, bahwa ada dua titik lokasi yang aman sebagai lokasi penyeberangan di kawasan tersebut. Yaitu, di depan Balai Kota Malang dan di depan gedung DPRD Kota Malang. Terlebih, menurut Jaya penyeberangan tidak boleh berada di tikungan.</p>



<p>“Tentu yang menjadi perhatian adalah lokasi penyebrangan, kita upayakan tidak menyebrang di sembarang tempat. Budaya itu harus kita lakukan. Kita upayakan penyeberangan tidak ditikungan karena itu sangat membahayakan,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Jaya juga menyampaikan, jika penambahan titik penyeberangan di kawasan tersebut bukan semata kewajiban Dishub Kota Malang saja. Apabila, perangkat daerah terkait, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai penanggungjawab revitalisasi Alun-alun Tugu menyediakan titik tersebut, pihaknya mempersilahkan.</p>



<p>“Bisa saja bukan dari kami, tetapi dari DLH dan itu tergantung dari isi kontrak. Misalkan di dalam isi kontrak menyebutkan penyedia ada perubahan atau adendum, itu sangat mungkin saja, karena namanya juga kontrak,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TACB Soroti Kajian Rasional Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/tacb-soroti-kajian-rasional-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rasional]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<category><![CDATA[TACB]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192466</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang kembali melayangkan sorotan. Jika sebelumnya terhadap penggeseran Monumen Tentara Gennie Pelajar (TGP) di Jalan Semeru Kota Malang, kali ini giliran revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang dan sudah berjalan selama dua minggu, yang menjadi bahasan. Itu karena, Monumen Tugu dianggap sebagai cagar budaya yang harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang kembali melayangkan sorotan. Jika sebelumnya terhadap penggeseran Monumen Tentara Gennie Pelajar (TGP) di Jalan Semeru Kota Malang, kali ini giliran revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang dan sudah berjalan selama dua minggu, yang menjadi bahasan. Itu karena, Monumen Tugu dianggap sebagai cagar budaya yang harus dilindungi.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, memberikan penjelasan. Menurutnya, struktur Monumen Tugu tersebut tidak mengalami perubahan dalam konsep perencanaan dan pelaksanaan. Hanya, membangun sarana, prasarana dan utilitas yang ada di Alun-alun Tugu.</p>



<p>“Pembangunan pagar dan perluasan area, itu tidak merusak struktur cagar budaya tersebut. Karena, pembangunannya meliputi normalisasi saluran, jogging track dan pelebaran pedestrian dengan menggunakan batu andesit. Sehingga, justru meningkatkan nilai kawasan cagar budaya di sekitar Alun-alun Tugu,” jelas Rahman, saat dihubungi, Rabu (05/07/2023) siang.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga mengaku bahwa dalam proses revitalisasi tersebut telah melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Apalagi, dalam perencanaannya telah dimulai sejak tahun 2021 dan melibatkan budayawan. Sedangkan di tahun 2022, dilakukan review desain.</p>



<p>“Sebagai catatan tambahan, kami dari DLH yang bertanggung jawab atas pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tentu koordinasi dan sinkronisasi dengan perangkat daerah lainnya, termasuk TACB. Karena untuk memastikan tidak terjadi perubahan yang merusak konsep atau zona cagar budaya yang telah ditetapkan oleh TACB,” katanya.</p>



<p>Diyakini Rahman, bahwa hal tersebut, tidak menghambat proses pekerjaan revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang. Sebab, hingga saat ini tetap dijalankan sesuai dengan perencanaan pelaksanaan kegiatan.</p>



<p>“Jadi, tetap kita jalankan, kita laksanakan sesuai rencana pelaksanaan yaitu selama 120 hari kerja, atau sekitar empat bulan,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris TACB, Rakai Hinno Galeswangi, menyoroti pentingnya kajian rasional dalam proses revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang. TACB siap mendukung dan memberikan saran yang konstruktif, jika kajian tersebut memenuhi syarat-syarat yang rasional dan kredibel.</p>



<p>“Di sini saya tekankan, saya lihat kajian mereka. Malau rasional, saya akan mendukung mereka bikin kajian secara gratis. Masalahnya, kita tidak pernah diajak omong. Tahu-tahunya, ya langsung dibongkar bongkar saja,” ucap Rakai.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Rakai menekankan pada DLH Kota Malang, untuk memahami pentingnya referensi sejarah dalam revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang. Selain itu, juga mengkritisi penggunaan jargon dalam proyek tersebut yang dianggap tidak relevan dengan sejarah.</p>



<p>“Harusnya kita harus tahu dulu referensi revitalisasi ini yang diambil tahun berapa. Misalnya ketika masa-masa Bung Karno meresmikan gedung apa, gitu. Baru di situ kita dukung. Masalahnya jargon-jargon yang digunakan dalam proyek ini seolah-olah ingin membangkitkan memori kolektif historis, namun kurang terhubung dengan konteks sejarah yang sebenarnya,&#8221; tambah Rakai.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga mengungkapkan rasa kekecewaannya terkait penanganan Alun-alun Tugu sebagai kawasan cagar budaya. Pasalnya, sebelumnya TACB telah mengkaji dan menetapkan Tugu sebagai struktur cagar budaya pada tahun 2021 dengan ditandatangani oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam sebuah surat keputusan.</p>



<p>&#8220;Kami dari TACB berkeinginan untuk mengkaji Alun-alun Tugu sebagai kawasan cagar budaya. Namun, kami kecewa melihat bahwa alun-alun tersebut diobrak-abrik tanpa melibatkan kami. Hal ini sangat mempengaruhi proses pengkajian kami. Seharusnya, pihak terkait sejak awal berkomunikasi dan melibatkan kami dalam setiap tahapan revitalisasi ini,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Groundbreaking Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-groundbreaking-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, melakukan peletakan batu pertama revitalisasi di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Jumat (16/06/2023) tadi. Prosesi groundbreaking tersebut, dilakukan sebelum melakukan gowes dan sambang kelurahan Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, melakukan peletakan batu pertama revitalisasi di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Jumat (16/06/2023) tadi. Prosesi groundbreaking tersebut, dilakukan sebelum melakukan gowes dan sambang kelurahan</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika revitalisasi tersebut dilakukan guna untuk meningkatkan fungsionalitas dan daya tarik Kota Malang. Tentu dalam pembangunan tersebut, menurutnya juga didasarkan pada keyakinan dan ridho Allah SWT serta manfaatnya bagi kebaikan masyarakat.</p>



<p>“Harapannya di sini tidak hanya berfungsi sebagai taman, melainkan juga menjadi pusat permainan dan daya tarik bagi masyarakat Kota Malang. Selain itu juga agar masyarakat semakin mengenal, bahwa Kota Malang memiliki Alun-Alun selain Alun-Alun Merdeka yang telah lama menjadi tujuan wisata,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, dalam pembangunan Alun-Alun tersebut, nantinya juga akan melibatkan aspek kesejarahan. Karena dengan kesejarahan tersebut, pengunjung dapat memahami perkembangan kota Malang sejak berdirinya hingga saat ini.</p>



<p>“Jadi nanti juga mencakup E-Perpustakaan, yang akan menyajikan informasi mengenai kesejarahan. Penataan ini tentu akan memperkuat konektivitas antara Alun-Alun dengan pusat perkantoran dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Malang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, M Noer Rahman, mengatakan jika peletakan batu pertama tersebut dilakukan sebagau penanda memulai kegiatan, sebagaimana dari prosesi hasil lelang.</p>



<p>“Sudah terlelang, sudah diangkat keputusan pemenangnya dan sudah berkontrak kepada penyedianya. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) nya per (12/06/2023), dan insyaallah minggu ini kita memulai kegiatan revitalisasinya,” ucap Rahman.</p>



<p>Kemudian, revitalisasi yang dilakukan meliputi normalisasi saluran, ditambah luasan khusus untuk pedestarian, jogging track, kemudian penggantian pagar, serta dengan pembongkaran pagar. Itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Sesuai dengan kontrak, pelaksanaannya pun akan dikerjakan selama 120 hari, atau sekitar empat bulan.</p>



<p>“Hasil dari prosesi tender kemarin penawaran sekitar Rp 5 miliar koma berapa gitu. Dalam pengerjaannya pun nanti tidak sampai menutup jalan raya. Cuma butuh koordinasi dengan pihak lalu lintas dan dengan dishub kemarin sudah rapatkan untuk peraturan lalu lintasnya. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” imbuh Rahman. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191124</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
