<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tumor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tumor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Aug 2024 10:14:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tumor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bantu Pengobatan Warga Penderita Tumor, Bupati Kediri Turunkan Tim Gabungan</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-pengobatan-warga-penderita-tumor-bupati-kediri-turunkan-tim-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[penderita]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan tim gabungan untuk menindaklanjuti aduan melalui aplikasi Halo MasBup terkait adanya warga yang menderita tumor otak dan hanya mendapat perawatan di rumah oleh pihak keluarga, Rabu (07/08/2024) tadi. Adalah Tim Gabungan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, yang diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan tim gabungan untuk menindaklanjuti aduan melalui aplikasi Halo MasBup terkait adanya warga yang menderita tumor otak dan hanya mendapat perawatan di rumah oleh pihak keluarga, Rabu (07/08/2024) tadi. Adalah Tim Gabungan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, yang diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan memberikan langkah lanjutan kepada Vanessa Siami, yang tercatat sebagai pelajar MTs Negeri 4 Kediri dan domisili di Dusun Sambi Jajar, Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan.</p>



<p>&#8220;Menindaklanjuti instruksi dari Mas Bup (Bupati Hanindhito, red) hari ini dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tarokan mendatangi rumah Vanessa untuk melakukan assesment,&#8221; kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri, Ariyanto.</p>



<p>Berdasarkan assesment yang dilakukan tim gabungan, ujarnya, didapat identifikasi bahwa Vanessa mengidap tumor sejak 6 hingga 8 bulan lalu, pasca menjalani operasi amandel. Sebelumnya, yang bersangkutan pernah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Surabaya.</p>



<p>Karena kondisi penyakit tumor yang diidap, ujarnya, Vanessa pun sempat akan dioperasi. Hanya saja, pihak keluarga belum dapat memberikan keputusan hingga akhirnya memilih merawat Vanessa di rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di rumah, lanjutnya, Vanessa dirawat ayah dan neneknya. Dirinya hanya bisa terbaring di atas kasur dan tidak bisa berdiri sendiri. Pendengaran dan penglihatannya pun tidak berfungsi.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menyampaikan bahwa berdasarkan assesment, kondisi Vanessa harus segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Karenanya, saat itu juga diberikan rujukan untuk segera dibawa ke RSAL Dr Ramelan Surabaya.</p>



<p>“Untuk selanjutnya kita menunggu hasil pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut di RSAL Surabaya,” ungkapnya.</p>



<p>Dari hasil assesment, tim gabungan yang juga didampingi perangkat desa setempat, segera membawa Vanessa ke RSAL Dr Ramelan Surabaya. Keberangkatannya dengan menggunakan mobil siaga desa untuk mendapatkan perawatan intensif atas penyakit tumor yang diderita. Sementara untuk proses lanjutan, Dinsos akan memberikan bantuan berupa uang untuk kebutuhan keluarga selama menunggu di RS, juga termasuk kebutuhan Vanessa selama menjalani pengobatan. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Tahun Idap Tumor, Mahasiswi PAI IAIN Madura Harapkan Uluran Tangan untuk Pengobatan</title>
		<link>https://memontum.com/2-tahun-idap-tumor-mahasiswi-pai-iain-madura-harapkan-uluran-tangan-untuk-pengobatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[harapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[tangan]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[uluran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Siti Qomariyah, mahasiswi semester 8, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Madura, warga Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan-Madura, sejak 2 tahun ini mengidap tumor di bagian lututnya. Nasib yang dialami Qomariyah, pun sempat viral seusai Camat Tlanakan-Pamekasan mengunggah fotonya di akun sosial media WhatsApp (WA). Ayah Siti Qomariyah, Muhtar, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Siti Qomariyah, mahasiswi semester 8, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Madura, warga Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan-Madura, sejak 2 tahun ini mengidap tumor di bagian lututnya. Nasib yang dialami Qomariyah, pun sempat viral seusai Camat Tlanakan-Pamekasan mengunggah fotonya di akun sosial media WhatsApp (WA).</p>



<p>Ayah Siti Qomariyah, Muhtar, mengatakan bahwa semula putrinya terjatuh hingga membuatnya patah tulang. Dari situ, kemudian dibawa ke sangkal putung dan sembuh.</p>



<p>Hanya saja, berselang beberapa waktu, anaknya kembali jatuh dan patah tulang di bagian lutut yang sama. &#8220;Selang beberapa hari dari sangkal putung kedua, lututnya kemudian bengkak dan mengeluh kesakitan. Akhirnya, dari situ kemudian saya bawa ke rumah sakit,&#8221; katanya, Sabtu (06/07/2024) tadi.</p>



<p>Awalnya, sambung Muhtar, dirinya mengobatkan putrinya dengan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, dengan dibantu Kepala Desa setempat. &#8220;Saya dibantu Pak Kades, untuk mengobati anak saya. Bahkan, sampai pengobatan ke Surabaya dan terakhir kali, pihak dokter di Surabaya mengatakan kaki anak saya harus diamputasi. Namun saya berharap, ada jalan lain agar anak saya tidak sampai diamputasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Desa Ambat, Moh Sugianto, mengaku sangat prihatin dengan nasib yang dialami salah satu warganya itu. Apalagi, pihaknya sudah membantu dengan semaksimal mungkin selama proses pengobatan dari RSUD Smart hingga ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.</p>



<p>&#8220;Sudah kami fasilitasi dan bolak balik ke Surabaya hingga sembilan kali. Kami antar dengan mobil Sigap Desa, namun terakhir orang tua dari adik Qomariyah ini tidak sanggup jika anaknya harus diamputasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Akhirnya, dirinyapun mencoba mencari informasi dari berbagai pihak agar Qomariyah tidak sampai diamputasi. Alhasil, dirinya mencoba ke Rumah Sakit Ortopedi di Solo Jawa Tengah. &#8220;Namun, kami kesusahan masalah biaya. Kalau kami dari pemerintah desa, itu tidak sanggup untuk membantu dari segi finansial. Sebab, biayanya sangat mahal. Sedangkan beliau (orang tua Qomariyah), sehari-harinya hanya sebagai petani dan mengajar anak-anak ngaji di sekitar sini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk membantu kebutuhan finansial nasib warganya itu, lanjut Sugianto, pihaknya sudah mencoba meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Camat Tlanakan. &#8220;Kalau menggunakan BPJS, ini tidak bisa. Karena bukan atas rujukan dari rumah sakit. Saya berharap, nasib adik Qomariyah ini ada yang membantu agar bisa berobat tanpa harus di amputasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Tlanakan, Nurhidayati Rasuli, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah membantu untuk berkoordinasi dengan Pemkab dan juga dengan pihak Kampus IAIN Madura. &#8220;Kemarin kami sudah bantu menguruskan penyelesaian KKNnya. Bahkan, pihak kampus sudah membolehkan Qomariyah ikut KKN di desanya. Karena kebetulan saat ini, di Tlanakan kebagian untuk ditempatkan KKN,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mensos Risma Kunjungi Bocah Penderita Tumor Otak di Sampang</title>
		<link>https://memontum.com/mensos-risma-kunjungi-bocah-penderita-tumor-otak-di-sampang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[mensos]]></category>
		<category><![CDATA[Mensos RI]]></category>
		<category><![CDATA[penderita Tumor]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186524</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini, melakukan kunjungan ke Dusun Korbukor, Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Minggu (09/04/2023) tadi. Dalam kunjungannya itu, mantan Wali Kota Surabaya itu, mengecek dan memberikan perhatian kepada bocah berusia sekitar 12 tahun, yang mengalami tumor otak. Dalam kesempatan tatap muka dengan pihak keluarga atau orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini, melakukan kunjungan ke Dusun Korbukor, Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Minggu (09/04/2023) tadi. Dalam kunjungannya itu, mantan Wali Kota Surabaya itu, mengecek dan memberikan perhatian kepada bocah berusia sekitar 12 tahun, yang mengalami tumor otak.</p>



<p>Dalam kesempatan tatap muka dengan pihak keluarga atau orang tua bocah, yaitu Juni dan Nurhayati, dirinya meminta agar yang bersangkutan segera dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (dr Mohammad Zyn Sampang). Sehingga, penyakit tumor yang diderita bisa segera ditangani petugas medis.</p>



<p>&#8220;Anis (korban, red) harus dibawa ke rumah sakit. Semakin cepat, maka akan semakin baik,&#8221; kata Mensos Tri Rismaharini.</p>



<p>Kedatangan Mensos ke Sampang, pun sontak menyita perhatian. Terutama, bagi masyarakat dan perangkat pemerintah desa.</p>



<p>Kepala Desa (Kades) Montor, Abdur Rohim, pun sangat mengapresiasi atas kunjungan Mensos, yang turut peduli terhadap kondisi bocah putri, yang hingga kini belum sembuh dari tumor atau kanker otak.</p>



<p>&#8220;Ibu Risma selaku Mensos RI, telah sudi melihat langsung terhadap kondisi kesehatan putri Anisatul,&#8221; ujarnya Kades.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Pihaknya menyampaikan, bahwa Mensos juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako), alat bantu kesehatan dan uang tunai untuk warga, khususnya bantuan terhadap putri Anisatul Jannah.</p>



<p>&#8220;Saya sangat berterima kasih atas sikap kepedulian Ibu Menteri Sosial, bisa turun ke lapangan demi melihat secara langsung terhadap warga yang betul-betul membutuhkan bantuan dari pemerintah,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang itu, mengaku tidak menyangka jika Mensos begitu peduli untuk turun ke pedesaan. Apalagi, wilayahnya yang tergolong pelosok dan pedalaman.</p>



<p>&#8220;Kami akui, salah satu bukti konkrit jika Ibu Menteri memang benar-benar loyalitas terhadap warga. Bagi kami, ini bagian dari sejarah bahwa desa kami biasa didatangi seorang Menteri demi kemanusiaan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Orang tua bocah putri, pun merasa terharu setelah putrinya dijenguk Mensos. Termasuk, dengan saran dan perhatian serta bantuan alat kesehatan, paket Sembako, nutrisi dan uang tunai untuk perawatan medis.</p>



<p>&#8220;Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Menteri Sosial. Terima kasih juga kepada kepala desa sebagai penyambung apa yang dibutuhkan warga dan anak saya terhadap pemerintah pusat,&#8221; katanya. <strong>(raf/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186524</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Tahun Derita Tumor, Bocah Kanigoro Pagelaran Butuh Bantuan Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/2-tahun-derita-tumor-bocah-kanigoro-pagelaran-butuh-bantuan-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2020 14:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115783-2-tahun-derita-tumor-bocah-kanigoro-pagelaran-butuh-bantuan-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) meski program tersebut untuk membantu masyarakat miskin, namun masih saja ada diantara warga miskin yang masih kesulitan untuk mengurusnya. Hal itu berdampak pada lambannya penyembuhan penyakit yang harus diderita oleh warga selama bertahun-tahun. Seperti yang dialami Rizky Syahbirul Azmi (10) warga Rt 37 Rw 04 Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Malang &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) meski program tersebut untuk membantu masyarakat miskin, namun masih saja ada diantara warga miskin yang masih kesulitan untuk mengurusnya. Hal itu berdampak pada lambannya penyembuhan penyakit yang harus diderita oleh warga selama bertahun-tahun.</p>
<p>Seperti yang dialami Rizky Syahbirul Azmi (10) warga Rt 37 Rw 04 Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Akibat tidak punya BJS, putra ketiga dari pasangan dari Suiadi dan Suliati ini harus menderita tumor ganas pada bagian perut selama 2 tahun</p>
<p><div id="attachment_115784" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115784" decoding="async" class="size-full wp-image-115784" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200606-WA0218-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Rizky Syahbirul Azmy Penderita Tumor ganas bagian Perut" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200606-WA0218-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200606-WA0218-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200606-WA0218-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200606-WA0218-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115784" class="wp-caption-text">Rizky Syahbirul Azmy Penderita Tumor ganas bagian Perut</p></div></p>
<p>Hal itu membuat kedua orangtua Rizky yang hanya sebagai buruh tani ini hanya berharap kebijakan dari pihak Pemerintah Desa untuk membantu pengurusan BPJS.</p>
<p>&#8220;Rizky sendiri sudah pernah menjalani pemeriksaan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.Namun,karena dia tidak kantongi BPJS,segala sesuatunya harus melalui pembiayaan yang cukup besar.Dengan kendala tersebut, kedua orang tua korban setengah pasrah,&#8221; terang salah satu sumber Memontum, Sabtu (6/6/2020) kemarin.</p>
<p>Parahnya lagi, Rizky harusnya sudah duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Tapi karena kondisi putra ke-3 dari pasangan petani miskin ini tidak bisa sekolah.</p>
<p>&#8220;Di kalangan teman-teman sebayanya Rizky dalam posisi agak terkucil. Dengan kondisi perutnya yang makin hari kian membesar itu,Rizky hanya bisa bermain dilingkungan keluarga yang hidup serba pas-pasan&#8221;,tambah sumber itu.</p>
<p>Sementara itu,Dahri Abdussalam, SH, CPL,Ketua Lakumham DPC PKB Kabupaten Malang meminta adanya perhatian pemerintah.</p>
<p>&#8220;Yang saya dengar,keluarga Rizky juga dapat Sembako dari pemerintah karena dampak Cofid-19.Tetapi yang harus lebih diperhatian juga mengenai prosesi pengobatan.Harusnya pemerintah desa khususnya tidak ada tebang pilih. Dengan kondisi Rizky seperti ini,paling tidak dibantu untuk pengurusan BPJS&#8221;,tegas Dahri.</p>
<p>Dahri juga berharap,Pemkab Malang melalui Dinsos juga dapat berperan aktif dalam penanganan pengobatan warga kurang mampu.<strong> (sur/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Benjolan Membesar, Aulia Digendong Neneknya ke RS Soebandi</title>
		<link>https://memontum.com/benjolan-membesar-aulia-digendong-neneknya-ke-rs-soebandi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 11:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[RS Soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109826</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Aulia bayi yang masih baru berumur 15 hari anak semata wayang dari pasangan suami istri (Pasutri) Hafid dan Fitri, warga Dusun Lanasan Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember terpaksa harus dirujuk ke Rumah sakit Dr Subandi Jember, dikarenaman benjolan yang ada di pangkal paha diduga tumor semakin membesar. Camat Sumberbaru Dedi winarno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Aulia bayi yang masih baru berumur 15 hari anak semata wayang dari pasangan suami istri (Pasutri) Hafid dan Fitri, warga Dusun Lanasan Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember terpaksa harus dirujuk ke Rumah sakit Dr Subandi Jember, dikarenaman benjolan yang ada di pangkal paha diduga tumor semakin membesar.</p>
<p>Camat Sumberbaru Dedi winarno Spd mengatakan bahwa pihaknya sudah mengecek langsung keadaan bayi malang itu di puskesmas, untuk dirujuk ke rumah sakit dr Subandi.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/VID-20200326-WA0200.mp4" type="video/mp4" /></video><br />
<strong>VIDEO : NENEK DI JEMBER GENDONG CUCU KE RUMAH SAKIT. (Memontum.com)</strong></p>
<p>&#8220;Dalam hal ini kita masih belum bisa menentukan apakah itu tumor ganas apa bukan. Masih belum ditentukan, apakah tumor atau bukan, tunggu hasil lab RSD Subandi, ” katanya.</p>
<p>Dedi juga menyampaikan, bahwa dalam hal ini bagaimanapun bentuknya sesuai dengan anjuran Bupati Jember dr Hj Faida MMR bahwa jangan ada salah satu warga yang mengeluhkan penyakit dan notabene bagi warga yang posisinya kesulitan tentang pembiayaan.</p>
<p>&#8220;Bagaimanapun kita back up, karena tidak punya kartu BPJS maka kita buatkan Surat pernyataan (SPM), yang saya kira ini bisa mengkaver dan membantu keluarga pederita, &#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu Hafid orang tua bayi menuturkan, putrinya lahir normal dan ditolong bidan Desa Gelang. Dia juga mengakui adanya benjolan yang berada di pangkal kaki kanannya tersebut sejak lahir dan hingga kini sudah umur 15 hari.</p>
<p>&#8220;Menurut bidan, disuruh tunggu hingga 24 hari baru di suruh periksa lagi, &#8221; katanya.</p>
<p>Namun laki &#8211; laki yang kesehariannya bekerja sebagai sebagai kuli panggul kayu sengon mengungkapkan, tidak tega melihat kondisi bayinya kalau dirinya harus menunggu hingga 24 hari.</p>
<p>Sebab benjolan itu semakin hari semakin besar, tapi apalah daya biaya tidak punya, akhirnya sang bapak ini meminta bantuan pemerintah untuk mendapatkan solusi.</p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini di bawa ke rumah sakit , dibantu oleh pemerintah, &#8221; pungkasnya.<strong> (bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/VID-20200326-WA0200.mp4" length="9578179" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Segera Bawa Yatim Piatu Penderita Tumor ke Rumah Sakit Internasional Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-segera-bawa-yatim-piatu-penderita-tumor-ke-rumah-sakit-internasional-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 09:25:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[wabup lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=59916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Keluarga Desi Agustin (11), kini bernafas lega, pasalnya Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M. Si., menyatakan, bahwa pihaknya akan menanggung seluruh proses pengobatan Desi. Hal itu, ditegaskan Wabup saat menyambangi anak yatim piatu malang tersebut, di Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, di Panti Asuhan Muhammadiyah Darul Istiqomah, Dusun Bulak Winong, Kecamatan Pasirian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Keluarga Desi Agustin (11), kini bernafas lega, pasalnya Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M. Si.,  menyatakan, bahwa pihaknya akan menanggung seluruh proses pengobatan Desi. Hal itu, ditegaskan Wabup saat  menyambangi anak yatim piatu malang tersebut, di Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian,  di Panti Asuhan Muhammadiyah Darul Istiqomah, Dusun Bulak Winong, Kecamatan Pasirian, Sabtu (13/10/2018).</p>
<p>Bunda Indah, panggilan akrab Wabup, menyampaikan, bahwa pihaknya menjamin dan menanggung seluruh biaya proses pengobatan.  Sejauh ini, Bunda Indah sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Desi, yang diindikasikan  menderita penyakit tumor di wajahnya itu akan dibawa ke Rumah Sakit Internasional, Surabaya, Selasa malam, 16 Oktober 2018. Desi dijadwalkan akan  melakukan pemeriksaan sekaligus pengobatan.                    </p>
<p>&#8220;Nanti akan dibawa ke Rumah Sakit Internasional, Surabaya dilakukan pemeriksaan, kemudian dilakukan tindakan operasi. Saya minta keluarga tidak usah memikirkan soal biaya,&#8221; tutur Bunda Indah. Yang di informasikan Humas Pemkab, Minggu (14/10/2018).</p>
<p>Desi Agustina sehari-hari tinggal bersama Ngatiyem, neneknya di Desa Kalibendo. Menurut Ngatiyem, Desi sudah mengidap kelainan sejak lahir. Namun, karena keterbatasan ekonomi keluarga, Ia tidak bisa berbuat maksimal. </p>
<p>&#8220;Nggeh kados ngeten, nggeh gendok mulai lahir pun ngeten, bendintene tinggal kale kulo (ya sudah begitu itu, mulai sejak lahir sudah begitu, tiap hari ya sama saya tinggalnya),&#8221; jelas Ngatiyem yang setiap hari berjualan gorengan.</p>
<p>Desi hanya tinggal bersama neneknya. Kedua orang tuanya sudah lama meninggal dunia.                                        Ngatiyem berharap Desi bisa kembali sehat dan bisa berkatifitas normal seperti anak remaja lainnya.</p>
<p>Sementara itu, Satupah, guru sekolah Desi menceritakan, sehari-hari muridnya itu masih beraktifitas dan memiliki kemauan belajar yang tinggi. Desi sempat mengeluh sakit di sekolahnya. Pandangannya kabur saat mengikuti pelajaran di kelas. Hal itu, membuat guru-gurunya turut prihatin. Satupah dan beberapa guru berusaha keras mencarikan jalan keluar, mencari kesembuhan muridnya tersebut.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Bhayangkari Cabang Malang  Siap Fasilitasi Operasi Tumor Revaldi</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-bhayangkari-cabang-malang-siap-fasilitasi-operasi-tumor-revaldi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2018 10:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkari]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/19581-ketua-bhayangkari-cabang-malang-siap-fasilitasi-operasi-tumor-revaldi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang – Kepedulian Ketua Bhayangkari Cabang Malang Tika Setiawan Ujung bersama pengurus Bhayangkari cabang Malang kembali diperlihatkan dengan berkunjung ke rumah Nenek Aminah yang cucunya, Revaldi (7) menderita penyakit tumor hidung di Dusun Gampingan Rt 42/08 Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Malang itu didampingi dari pihak Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> – Kepedulian Ketua Bhayangkari Cabang Malang Tika Setiawan Ujung bersama pengurus Bhayangkari cabang Malang kembali diperlihatkan dengan berkunjung ke rumah Nenek Aminah yang cucunya, Revaldi (7)  menderita penyakit tumor hidung di Dusun Gampingan Rt 42/08 Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_3730" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3730" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-bhay-2-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="BERBAGI KASIH:Ibu Tika Setiawan Ujung saat memberikan bantuan sembako dan uang tunai buat kebutuhan keluarga nenek Aminah dan cucunya Rivaldi (7), penderita tumor hidung" width="500" height="300" class="size-full wp-image-19584" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-bhay-2-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-bhay-2-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-bhay-2-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-bhay-2-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3730" class="wp-caption-text"><em><strong>BERBAGI KASIH:</strong> Ibu Tika Setiawan Ujung saat memberikan bantuan sembako dan uang tunai buat kebutuhan keluarga nenek Aminah dan cucunya Rivaldi (7), penderita tumor hidung</em></p></div></p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Malang itu didampingi dari pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Malang. Dalam kesempatan tersebut, Tika selaku Ketua Cabang Bhayangkari Malang mengaku siap memfasilitasi proses pengobatan hingga operasi, tentu saja dengan melibatkan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_3731" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3731" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-Bhay-3-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="FOTO BERSAMA: Keluarga nenek Aminah begitu senang atas kedatangan ketua Bhayangkari Cabang Malang Ibu Tika Setiawan Ujung dengan mengajak foto bareng" width="500" height="300" class="size-full wp-image-19583" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-Bhay-3-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-Bhay-3-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-Bhay-3-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/FT-Bhay-3-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3731" class="wp-caption-text"><em><strong>FOTO BERSAMA:</strong> Keluarga nenek Aminah begitu senang atas kedatangan ketua Bhayangkari Cabang Malang Ibu Tika Setiawan Ujung dengan mengajak foto bareng</em></p></div></p>
<p>Kedatangan  rombongan Ibu Tika Yade Setiawan Ujung ke rumah warga tidak mampu maupun warga kurang beruntung merupakan agenda sosial yang rutin digelar pengurus Bhayangkari Cabang Malang. Hal ini dimaksudkan untuk memupuk sikap empati dan kepedulian sosial terhadap kondisi keluarga yang tidak mampu. Tidak lupa, kunjungan Ketua Bhayangkari Cabang Malang juga memberikan bantuan berupa sembako serta uang tunai.</p>
<p><div id="attachment_3732" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3732" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Ft-Bhay-4-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="KETERANGAN: Sebagai ketua Bhayangkari Cabang Malang Ibu Tika Setiawan Ujung saat memberikan keterangan kepada awak media sehubungan kegiatan sosial yang dilakukan Bhayangkari Cabang Malang didampingi Kapolsek Bantur AKP Yatmo" width="500" height="300" class="size-full wp-image-19582" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Ft-Bhay-4-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Ft-Bhay-4-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Ft-Bhay-4-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/Ft-Bhay-4-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3732" class="wp-caption-text"><em><strong>KETERANGAN:</strong> Sebagai ketua Bhayangkari Cabang Malang Ibu Tika Setiawan Ujung saat memberikan keterangan kepada awak media sehubungan kegiatan sosial yang dilakukan Bhayangkari Cabang Malang didampingi Kapolsek Bantur AKP Yatmo</em></p></div></p>
<p> “Ini dengan harapan bisa meringankan beban yang diderita nenek Aminah dan cucunya. Terus untuk Adik Rivaldi, kami dari pengurus Cabang Bhayangkari juga siap membantu dengan cara memfasilitasi memberikan penawaran untuk diajukan operasi, dengan bantuan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kab Malang,&#8221; terang istri dari Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH.SIK.Msi ini.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Ketua Cabang Bhayangakri Polres Malang disambut Kapolsek Bantur  AKP Yatmo dan Ketua Bhayangkari Ranting Bantur, Kepala Desa Wonokerto H. Ali.Mas&#8217;ud serta anggota Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Brigadir Darto,  ‎Babinsa Desa Wonokerto Pelda Suliana. <strong>(fik/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19581</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
