<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>update data covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/update-data-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Sep 2021 14:54:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>update data covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pansus Covid-19 DPRD Jember Temukan 6 Ton Beras Bansos Belum Dibagikan</title>
		<link>https://memontum.com/pansus-covid-19-dprd-jember-temukan-6-ton-beras-bansos-belum-dibagikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Sep 2021 14:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153908</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dua pimpinan Pansus Penanganan Covid-19 DPRD Jember, David Handoko Seto dan Hadi Supaat, melakukan sidak ke salah satu gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang memiliki mesin penggilingan padi, Senin (20/09/2021). Penggilingan padi yang disidak itu, milik Gapoktan Agung Jaya yang diketuai Hamid, berlokasi di KUD Marem, Desa Serut, Kecamatan Panti, Jember. Di lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dua pimpinan Pansus Penanganan Covid-19 DPRD Jember, David Handoko Seto dan Hadi Supaat, melakukan sidak ke salah satu gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang memiliki mesin penggilingan padi, Senin (20/09/2021).</p>



<p>Penggilingan padi yang disidak itu, milik Gapoktan Agung Jaya yang diketuai Hamid, berlokasi di KUD Marem, Desa Serut, Kecamatan Panti, Jember. Di lokasi gudang penggilingan itu, dua pimpinan Pansus menemukan tumpukan beras bantuan sebanyak 6 ton lebih yang belum dibagikan.</p>



<p>Gapoktan Agung Jaya adalah salah satu Gapoktan yang ditunjuk oleh Dinas Pertanian sebagai penyedia beras program Bupati dan Wakil Bupati, untuk bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah. Gapoktan ini mendapat kuota pembelian beras sebanyak 30 ton.</p>



<p>Program pembelian 1000 ton tersebut, adalah program inisiatif Bupati Hendy Siswanto, yang berbasis pembelian beras langsung dari petani. Yakni, dibagi dua tahap. Rinciannya 500 tahap pertama dan 500 ton berikutnya, pada tahap kedua.</p>



<p>1000 ton beras tersebut rencananya akan dibagikan untuk 100 ribu warga penerima dengan masing-masing penerima mendapat 10 Kg. Pada tahap pertama, pengadaan beras sebanyak 500 ton sudah dilakukan oleh 5 Gapoktan dan 2 KUD. Syaratnya,.beras dibeli langsung dari petani.</p>



<p>Harapannya, dengan beras dibeli langsung dari petani, maka petani mendapat harga lebih tinggi. Sehingga, dapat membantu para petani.</p>



<p>Wakil Ketua Pansus Covid-19 DPRD Jember, David Handoko Seto, mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan pembelian beras dengan anggaran lebih dari Rp 10 milyar, tepat sasaran maupun penyerapannya. &#8220;Kami ingin memastikan bahwa anggaran Pemkab (Untuk pembelian beras) betul-betul tepat sasaran. Dipergunakan dengan orang-orang yang tepat, jadi harus distribusikan dengan betul,&#8221; kata David Handoko Seto, saat dikonfirmasi.</p>



<p>Tapi faktanya, periode 500 ton yang pertama kemarin, belum di didistribusikan. &#8220;Masih ada 6 ton (Di satu penggilingan saja),&#8221; tambahnya.</p>



<p>David menyayangkan, belum terdistribusi beras-beras tersebut. Pasalnya beras tersebut sudah dibeli oleh Pemkab Jember melalui Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan. Akan rawan rusak jika tidak segera dibagikan.</p>



<p>&#8220;Ini kalau sampe rusak terus kemudian dibagikan kepada masyarakat kan yang jelek nanti bupati dan wabup, jangan sampai nama bupati jelek karena bagi-bagi beras rusak. Padahal yang bermasalah Gapoktan nya atau dinas yang membagikan,&#8221; ujar legislator dari Partai Nasdem itu.</p>



<p>Untuk mempercepat distribusi, David dan Hadi Supaat, mendorong Dinas Pertanian agar bekerja keras. &#8220;Kami minta kepada Dinas Pertanian secara teknis kepada Gapoktan untuk mendistribusikan ini (Beras bantuan sosial) kepada calon-calon penerima yang datanya sudah terupdate melalui Dinas Pertanian ini yang sudah memenuhi berbagai kriteria,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terkait pengadaan gelombang kedua sebanyak 500 ton, berikutnya Pansus akan memastikan kepada Disperta, bagaimana teknis pelaksanaannya. Temuan fakta lain saat sidak, Pansus menemukan ternyata beras-beras yang dibeli tidak hanya berasal dari anggota Gapoktan setempat. Namun,.membeli dari petani dari kecamatan lain di luar Kecamatan Panti seperti Rambipuji dan Sukorambi.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan Imam Sudarmaji, saat dikonfirmasi membenarkan jika beras tidak hanya dibeli dari petani anggota Gapoktan setempat tapi dibeli dari lokasi lainnya.</p>



<p>&#8220;Harapannya, bisa membeli beras dari petani dari wilayah Jember tapi memang saat itu belum panen kemudian mencari dari luar karena waktu itu kita target segera selesai (pengadaannya),&#8221; jelas Imam.</p>



<p>Sementara terkait masih banyaknya beras yang belum terdistribusi, Imam berdalih kendalanya belum turunnya data By Name By Address (BNBA) penerima dari Dinas Sosial. &#8220;Karena BNBA nya dari Dinsos masih belum clear,, namun Alhamdulilah minggu kemarin ini sudah mulai start lagi distribusinya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Imam juga mengakui, Gapoktan selain menyediakan beras juga diminta untuk membantu distribusi kepada penerima Bansos. &#8220;Gapoktan yang ada kita libatkan distribusi ke desa dan kecamatan,&#8221; paparnya. <strong>(rio/sit)</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-pertama-sekolah-di-bulan-ramadan-siswa-smpn-6-kota-malang-terima-mbg-menu-kering-untuk-berbuka">Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka</a></li>
</ul>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Batu ajak Media Bijak dalam Sampaikan Informasi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-batu-ajak-media-bijak-dalam-sampaikan-informasi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 12:10:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Sampaikan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148388</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi bohong atau hoax tentang Covid-19. Hal itu dilakukan demi menciptakan Kota Batu yang kondusif, aman dan nyaman. Salah satunya, juga telah menginstruksikan jajarannya agar tak membunyikan sirine mobil polisi saat berada dijalan agar masyarakat tidak semakin resah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi bohong atau hoax tentang Covid-19. Hal itu dilakukan demi menciptakan Kota Batu yang kondusif, aman dan nyaman.</p>



<p>Salah satunya, juga telah menginstruksikan jajarannya agar tak membunyikan sirine mobil polisi saat berada dijalan agar masyarakat tidak semakin resah.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiga-kepala-daerah-malang-raya-komitmen-sinergi-pembangunan-transportasi-berbasis-kawasan">Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sukses-taklukan-gunung-bokong-siswa-sdn-ngaglik-1-batu-bakal-taklukkan-gunung-buthak">Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kawal-gugatan-sengketa-tanah-lapangan-desa-puluhan-warga-sumberejo-kota-batu-datangi-pn">Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN</a></li>
</ul>


<p>Disebutkan, pihaknya hanya memperbolehkan mobil polisi membunyikan sirine apabila sedang melakukan pengawalan prioritas. Misalnya pengawalan kedatangan vaksin, kedatangan oksigen dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Ini adalah salah satu bentuk empati kita kepada masyarakat. Dimana saat ini psikologi masyarakat harus terjaga stabil dan tidak semakin gelisah terhadap informasi Covid-19,&#8221; ujarnya di Mapolres Batu, Senin (19/07).</p>



<p>Catur mengatakan bahwa dia juga pernah terpapar Covid-19. Sehingga apa yang dirasakan masyarakat yang kini tengah terpapar Covid-19 juga sangat dia pahami.</p>



<p>Menurutnya, dia pun juga merasa gelisah saat pertama terpapar Covid-19. Terlebih, banyak ditemui informasi-informasi yang membuatnya semakin gelisah. Apalagi yang saat ini kondisinya agak berat, misalnya ada sesak sesaknya. Pasti akan semakin buruk jika menerima informasi yang tak menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Untuk itu, ayo kita bantu teman-teman kita yang lagi isoman. Mari ciptakan Kota Batu yang kondusif dengan informasi-informasi yang memotivasi,&#8221; ajaknya kepada wartawan Pokja Batu.</p>



<p>Bahkan saat ini banyak masyarakat yang enggan berobat ke rumah sakit lantaran takut terpapar Covid-19. Dimana hal itu justru berbahaya jika penyakitnya tak mendapat perawatan yang benar. <strong>(bir/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148388</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berebut Antrean, Warga Rusak Posko Covid-19 Penyekatan Suramadu</title>
		<link>https://memontum.com/berebut-antrean-warga-rusak-posko-covid-19-penyekatan-suramadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 08:06:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Puluhan warga yang mengantre tes swab antigen di penyekatan Suramadu, berujung ricuh, Jumat (18/06) pagi. Penyebabnya, antrean panjang warga, membuat mereka tidak sabar untuk segera dilayani oleh petugas. Dalam sejumlah video yang tersebar di media sosial, menunjukkan kerumunan dan saling berebut warga dan berteriak minta KTP kepada petugas posko administrasi penyekatan. Kemudian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Puluhan warga yang mengantre tes swab antigen di penyekatan Suramadu, berujung ricuh, Jumat (18/06) pagi. Penyebabnya, antrean panjang warga, membuat mereka tidak sabar untuk segera dilayani oleh petugas.</p>



<p><br>Dalam sejumlah video yang tersebar di media sosial, menunjukkan kerumunan dan saling berebut warga dan berteriak minta KTP kepada petugas posko administrasi penyekatan. Kemudian, warga saling berebut hingga menimbulkan kerusakan meja dan kursi, hingga berantakan.<br></p>



<p>Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis, mengatakan bahwa penyekatan Suramadu, seperti biasa dilakukan sejak pagi. Namun pagi tadi atau sekitar pukul 02.00, volume kendaraan meningkat. Saat pukul 03.00, volume kendaraan bermotor juga makin meningkat.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Berebut Antrean, Warga Rusak Posko Covid-19 Penyekatan Suramadu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/HAAwbgMYvKY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption>Berebut Antrean, Warga Rusak Posko Covid-19 Penyekatan Suramadu</figcaption></figure>



<p><br>Ditambahkan, pelaksanaan kegiatan penyekatan ini tentunya untuk masyarakat biar sehat atau terhindar dari penyebaran Covid-19. Pihaknya sendiri, sudah melaksanakan sesuai SOP yang ada dan dilaksanakan 1&#215;24 jam, untuk mereka yang belum swab atau memiliki surat rapid antigen.<br>&#8220;Tadi, karena semua masyarakat ingin cepat dilayani, tidak sabar dan buru-buru. Sehingga, memunculkan terjadi aksi saling berebut dan keributan. Namun, aparat yang ada di sini, segera mengurai kepadatan tersebut,&#8221; kata Ganis.</p>



<p><br>Terkait dengan kejadian itu, dirinya menjelaskan, sedang dilakukan tindak lanjut. Alasannya, mereka atau warga, buru-buru untuk bekerja. &#8220;Semua ingin cepat untuk dilayani karena mengejar jam bekerja,&#8221; tambahnya.</p>



<p><br>Selain itu, lanjut dia, dampaknya tidak ada kerugian material ataupun kerugian jiwa. Tapi, kemungkinan ada beberapa masyarakat yang tidak sempat melakukan tes swab. Hingga tidak terjamin mereka sehat atau tidak.<br></p>



<p>Kapolres juga menambahkan, masyarakat harus kooperatif mengikuti prosedur yang ada di pos penyekatan dan tetap bersabar<strong>. (ade/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadishub dan 25 Pegawai Dishub Kota Probolinggo Terpapar Covid 19</title>
		<link>https://memontum.com/kadishub-dan-25-pegawai-dishub-kota-probolinggo-terpapar-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2020 09:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130796</guid>

					<description><![CDATA[Kantor tidak dilakukan upaya lockdown Memontum Probolinggo &#8211; Kepala Dinas dan 25 pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, hari ini tercatat terpapar Covid-19. Kendati demikian, Dishub Kota Probolinggo, tidak melakukan upaya lockdown Awalnya, menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo, dr NH Hidayati, menjelaskan mulanya yang terpapar hanya Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kantor tidak dilakukan upaya lockdown</strong></p>
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Kepala Dinas dan 25 pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, hari ini tercatat terpapar Covid-19. Kendati demikian, Dishub Kota Probolinggo, tidak melakukan upaya lockdown Awalnya, menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo, dr NH Hidayati, menjelaskan mulanya yang terpapar hanya Kepala Dishub, Sumadi. Kemudian, setelah dilakukan tracing, hasilnya diketahui ada 15 pegawai yang juga terpapar, kini bertambah 10. Sehingga tercatat 25 pegawai itu, diisolasi di Rusunawa Mayangan.</p>
<p>&#8220;Kami belum mengetahui, bagaimana awal lnya Pak Sumadi, terpapar. Dari mana, sebab istrinya saat dilakukan tracing hasilnya negatif,” ujarnya, Senin (28/12) tadi.</p>
<p>Sebelumnya, tambah dr NH Hidayati, Kadishub menjalani perawatan di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Malang. “Saya hanya mendengar Pak Sumadi waktu lalu dirujuk ke Malang. Masalah tanggal berapa, saya kurang tahu,” ujar dr.Ida panggilan akrabnya.</p>
<p>Mengenai ke 25 pegawai Dishub tersebut, pihaknya masih terus melakukan tracing. “Tetap dilakukan tracing dan masih berjalan. Sedangkan untuk kantornya tidak sampai lockdown,” tambah dr.Ida.</p>
<p>Sementara itu, Kalaksa BPBD, Sugito Prasetya, saat dikonfirmasi mengatakan, kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan hingga dua kali. Hal ini, dilakukan untuk memutus penyebaran virus covid-19.Tidak hanya pada Kantornya saja, tapi kami juga melakukan penyemprotan pada tempat Pengujian KIR Kendaraan Bermotor (P2KB) yang ada di Jalan Lumajang Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.</p>
<p>“Demi menekan penyebaran Covid-19, Kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 4M. Yakni, menjaga jarak. Sering mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan, serta menggunakan masker. Hal ini harus terus dilakukan untuk mengihindari paparan Covid,” terang Sugito.<strong> (geo/wd2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>61 Pasien Covid-19 di Banyuwangi Sembuh</title>
		<link>https://memontum.com/61-pasien-covid-19-di-banyuwangi-sembuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 15:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121400-61-pasien-covid-19-di-banyuwangi-sembuh</guid>

					<description><![CDATA[Kadiskes: Jangan Beri Stigma Buruk Memontum Banyuwangi &#8211; Pasien sembuh Covid 19 di Banyuwangi terus bertambah. Per 11 Agustus 2020, ada 7 pasien sembuh, sehingga total kini ada 61 pasien sembuh dari 85 kasus konfirmasi Covid-19 (tingkat kesembuhan 71,7 persen). Adapun yang masih dirawat 21 orang, dan 3 orang meninggal. “Alhamdulillah, jumlah pasien yang sembuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Kadiskes: Jangan Beri Stigma Buruk</h2>
<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Pasien sembuh Covid 19 di Banyuwangi terus bertambah. Per 11 Agustus 2020, ada 7 pasien sembuh, sehingga total kini ada 61 pasien sembuh dari 85 kasus konfirmasi Covid-19 (tingkat kesembuhan 71,7 persen). Adapun yang masih dirawat 21 orang, dan 3 orang meninggal.</p>
<p>“Alhamdulillah, jumlah pasien yang sembuh terus bertambah, terima kasih rekan sejawat tenaga medis dan tenaga kesehatan. Juga terima kasih kepada pasien yang terus disiplin mematuhi instruksi dokter dan perawat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono.</p>
<p>Rio, sapaan akrabnya, meminta masyarakat agar tidak memberikan stigma terhadap pasien yang telah dinyatakan sembuh Covid-19 maupun yang masih dalam pengawasan. Hal itu diungkapkan Rio karena masih ada warga yang berlebihan dalam menyikapi keberadaan pasien yang dinyatakan sembuh maupun yang masih menjalani isolasi mandiri.</p>
<p>Rio menerima keluhan sejumlah pasien bahwa mereka masih diberi stigma buruk oleh warga ketika pulang kembali ke rumah dari rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Jangan kucilkan atau diskrimasi mereka, harusnya kita justru menyambut dengan baik. Mereka ini sudah berjuang melawan Covid-19, kita harus mendukungnya. Bagi yang belum kena, juga harus terus waspada jangan merasa hebat,&#8221; kata Rio.</p>
<p>Ditambahkan Rio, dengan kondisi sembuh, berarti saat ini sudah tidak ada virus Covid-19 di tubuhnya. Sehingga mereka dinyatakan sebagai orang sehat. Untuk itu jangan sampai muncul diskriminasi di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak perlu berlebihan dan tidak boleh menghakimi seseorang, baik yang sudah sembuh maupun yang memiliki gejala dan yang positif terjangkit COVID-19. Terima mereka dengan baik, beri dukungan agar mereka kembali bersemangat,&#8221; kata Rio.</p>
<p>Justru, lanjut Rio, pasien yang sudah sembuh harus diberikan dukungan agar memiliki rasa percaya diri dan bisa kembali atau diterima di lingkungan masyarakat dengan baik.</p>
<p>&#8220;Kita harus berempati kepada mereka karena dia sudah membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan bersedia diisolasi dan berjuang untuk sembuh,&#8221; papar Rio.</p>
<p>Terkait isolasi, Rio menjelaskan, tidak harus dilakukan di rumah sakit bagi mereka yang tanpa gejala. Isolasi di RS biasanya dilakukan untuk memantau masa puncak infeksi virusnya.</p>
<p>&#8220;Bila tidak terjadi gejala yang berat mereka diperkenankan pulang ke rumah untuk melanjutkan masa isolasinya agar pemulihan bisa berjalan maksimal,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Rio juga menjelaskan, pada hari ini terdapat satu tambahan kasus konfirmasi covid-19 yang dialami seorang tenaga kesehatan asal Kecamatan Rogojampi.</p>
<p>&#8220;Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi di RSUD Blambangan. Tracing juga telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan pada kontak eratnya,&#8221; pungkas Rio. <strong>(tut/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121400</post-id>	</item>
		<item>
		<title>80 Orang Meninggal dengan Status Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/80-orang-meninggal-dengan-status-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 14:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121163-80-orang-meninggal-dengan-status-positif-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar virus Corona mencapai 709 orang. Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, total 709 orang tersebut mendapat tambahan 11 orang yang pada hari ini terkonfirmasi Covid-19. Sebelas orang tersebut meliputi 1 warga Kecamatan Purwosari, 1 warga Bangil, 2 warga Beji, 3 warga Gempol, 1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar virus Corona mencapai 709 orang. Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, total 709 orang tersebut mendapat tambahan 11 orang yang pada hari ini terkonfirmasi Covid-19. Sebelas orang tersebut meliputi 1 warga Kecamatan Purwosari, 1 warga Bangil, 2 warga Beji, 3 warga Gempol, 1 warga Prigen, 1 warga Pandaan, 1 warga Tutur dan 1 warga Puspo.</p>
<p>Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya meminta masyarakat untuk tak mengabaikan anjuran pemerintah agar menerapkan protocol kesehatan selama Pandemi Covid-19.</p>
<p>“Setiap hari ada tambahan warga yang terpapar Virus Corona. Maka dari itu, kami minta untuk masyarakat agar patuh dalam menerapkan protocol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Semua itu penting agar kita terhindar dari Covid-19,” katanya.</p>
<p>Selain warga terpapar virus corona, 4 orang juga meninggal dunia dengan status Positif Covid-19. Diantaranya 1 laki-laki (46) dari Kecamatan Purwosari, 1 perempuan (62) dari Bangil, 1 perempuan (51) dari Beji dan 1 laki-laki (54) dari Prigen.</p>
<p>1 orang laki-laki (51) dari Kecamatan Pandaan meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Apabila dikalkulasikan, maka total sebanyak 80 warga Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia dengan status Covid-19.</p>
<p>Dengan rincian 12 warga Bangil, 9 warga Beji, 16 warga Gempol, 2 warga Gondangwetan, 3 warga Kejayan, 2 warga Kraton, 1 warga Lekok, 2 warga Nguling, 13 warga Pandaan, 1 warga Pohjentrek, 5warga Prigen, 2 warga Purwodadi, 5 warga Purwosari, 1 warga Rejoso, 3 warga Sukorejo, 2 warga Tutur dan 1 warga Winongan.<strong> (mil/hen/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121163</post-id>	</item>
		<item>
		<title>698 Warga Terpapar Corona Diawal Agustus</title>
		<link>https://memontum.com/698-warga-terpapar-corona-diawal-agustus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 03:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121048-698-warga-terpapar-corona-diawal-agustus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; 17 warga Kabupaten Pasuruan terpapar Virus Corona. Mereka berasal dari 8 kecamatan, yakni Gempol, Grati, Kraton, Pandaan, Prigen, Rejoso, Sukorejo, dan Wonorejo. Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, untuk warga Gempol yang terkonfirmasi Covid-19 terdiri dari 1 perempuan (37) dan 1 laki-laki (38) dari Desa Legok, 1 perempuan (38) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; 17 warga Kabupaten Pasuruan terpapar Virus Corona. Mereka berasal dari 8 kecamatan, yakni Gempol, Grati, Kraton, Pandaan, Prigen, Rejoso, Sukorejo, dan Wonorejo. Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, untuk warga Gempol yang terkonfirmasi Covid-19 terdiri dari 1 perempuan (37) dan 1 laki-laki (38) dari Desa Legok, 1 perempuan (38) dari Desa Kepulungan, dan 2 laki-laki berusia 41 dan 61 tahun dari Desa/Kelurahan Karangrejo. Selanjutnya adalah 3 warga Rejoso yang meliputi 1 laki-laki (44) dari Desa Toyaning, 1 laki-laki (25) dari Desa Rejoso Lor, dan 1 laki-laki (50) dari Desa Segoropuro.</p>
<p>Berikutnya adalah 3 warga Kraton yang juga terinfeksi virus corona. Mereka adalah 1 perempuan (56) dari Desa Selotambak, serta 1 laki-laki (57) dan 1 perempuan (34) dari Desa Mulyorejo. Kemudian 1 laki-laki (28) dari Desa Lecari dan 1 laki-laki (39) dari Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, juga terkonfirmasi Covid-19.</p>
<p>Sedangkan 4 orang lain yang dinyatakan positif Covid-19 yakni 1 laki-laki (54) dari Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo; 1 laki-laki (74) dari Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan; 1 perempuan (65) dari Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen serta 1 laki-laki (49) dari Desa Kedawungkulon, Kecamatan Grati.</p>
<p>Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menjelaskan, dari 17 warga yang terkonfirmasi Covid-19, 7 orang menjalani isolasi mandiri, 4 orang dirawat di RS di luar Kabupaten Pasuruan, 3 orang dikarantina di BLK Rejoso, 2 orang dirawat di RSUD Bangil, dan 1 pasien laki-laki dari Kecamatan Pandaan meninggal dunia.</p>
<p>“Untuk warga Pandaan yang meninggal dunia dengan status Positif Covid-19, sudah selesai dimakamkan dengan protocol kesehatan. Alhamdulillah berjalan lancar,” kata Anang di sela kesibukannya, Sabtu (08/08/2020) sore.</p>
<p>Dengan bertambahnya 17 orang terpapar virus Corona, maka hingga hari ini tercatat ada 698 warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar Corona. <strong>(mil/hen/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121048</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumlah Kasus Covid-19 Kini 70, Sembuh 44 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-kasus-covid-19-kini-70-sembuh-44-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 16:23:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120534-jumlah-kasus-covid-19-kini-70-sembuh-44-orang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jumlah kasus positif Covid-19 di Banyuwangi kini menjadi 70 kasus setelah ada penambahan 12 kasus baru. Adapun yang telah sembuh sebanyak 44 orang dan 3 orang meninggal dunia. Dengan demikian, pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 23 orang. ”Terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 29 Maret 2020, per 2 Agustus 2020 hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jumlah kasus positif Covid-19 di Banyuwangi kini menjadi 70 kasus setelah ada penambahan 12 kasus baru. Adapun yang telah sembuh sebanyak 44 orang dan 3 orang meninggal dunia. Dengan demikian, pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 23 orang.</p>
<p>”Terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 29 Maret 2020, per 2 Agustus 2020 hari ini total ada 70 kasus positif, di mana 44 orang telah sembuh dan tiga orang meninggal. Saat ini yang dalam perawatan 23 orang, dan terus kita lakukan perawatan dan pemantauan, semoga bisa segera sembuh,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono.</p>
<p>Rio, sapaan akrabnya, mengatakan, hari ini pihaknya menerima hasil 29 swab. &#8220;Hasilnya 12 dinyatakan konfirmasi Covid-19, dan 17 dinyatakan negatif hasil uji swab-nya,&#8221; kata Rio.</p>
<p>Rio lalu merinci pasien konfirmasi terbaru tersebut. Dari 12 orang tersebut, 6 orang diketahui memiliki riwayat perjalanan luar kota maupun kontak erat dengan orang dari luar kota.</p>
<p>&#8220;Ada sopir logistik rute Bali, ada juga sopir yang baru pulang dari kirim barang ke Sidoarjo. Sisanya yang empat adalah orang-orang yang usai melakukan perjalanan dari Sidoarjo, Probolinggo, ataupun kontak erat dengan kerabat asal Surabaya,&#8221; beber Rio.</p>
<p>Pada hari ini, lanjut Rio, ada empat tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Mereka merupakan kontak erat pasien 54, yang diketahui dekat dengan kerabatnya yang kerap melakukan perjalanan ke Surabaya.</p>
<p>&#8220;Kami turut prihatin dengan kondisi ini, karena ada tenaga kesehatan yang terinfeksi. Ini menjadi perhatian kami semua. Namun kami berharap, masyarakat tetap tidak perlu khawatir berlebihan bila akan berobat ke fasilitas kesehatan, karena semua faskes telah ada protokol penanganan yang ketat,&#8221; kata dokter alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya tersebut.</p>
<p>Penambahan kasus konfirmasi pada hari ini, lanjut Rio, juga didapat dari hasil tracing salah satu pasien positif sebelumnya. &#8220;Ada satu pasien perempuan, dia kontak erat dengan pasien 46,&#8221; jelas Rio.</p>
<p>Rio kembali mengingatkan semua pihak untuk terus tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Covid-19 bukan konspirasi, Covid-19 bukan bohong, ini virus yang membahayakan. Maka kita harus taat protokol kesehatan, sering cuci tangan pakai sabun, etika batuk yang benar, makan yang bergizi dan selalu menggunakan masker. Jauhi kerumunan, bila tidak penting sekali, sementara jangan berpergian luar kota. Itu kuncinya agar kita tetap produktif dan aman dari Covid-19,&#8221; pungkas Rio. <strong>(tut/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Terpapar, Total 642 Warga Kab.Pasuruan Terjangkit Corona</title>
		<link>https://memontum.com/4-terpapar-total-642-warga-kab-pasuruan-terjangkit-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 12:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120527-4-terpapar-total-642-warga-kab-pasuruan-terjangkit-corona</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan – Sebanyak empat warga Kabupaten Pasuruan, dinyatakan positif Covid-19. Mereka, tiga warga Kecamatan Pandaan dan 1 warga Rembang. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menjelaskan, untuk 3 warga Kecamatan Pandaan adalah satu keluarga yang terdiri dari seorang laki-laki berusia 53 tahun dan 15 tahun, serta 1 perempuan berusia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> – Sebanyak empat warga Kabupaten Pasuruan, dinyatakan positif Covid-19. Mereka, tiga warga Kecamatan Pandaan dan 1 warga Rembang.</p>
<p>Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menjelaskan, untuk 3 warga Kecamatan Pandaan adalah satu keluarga yang terdiri dari seorang laki-laki berusia 53 tahun dan 15 tahun, serta 1 perempuan berusia 18 tahun.</p>
<p>“Hari ini kami umumkan ada empat warga Kabupaten Pasuruan dinyatakan Positif Covid-19. Empat orang dirawat di RS PHC Surabaya dan 1 memilih isolasi mandiri,” kata Anang, di sela-sela kesibukannya, Minggu (02/08/2020)malam.</p>
<p>Dengan bertambahnya 4 warga terkonfirmasi Covid-19, maka total ada 642 warga Kabupaten Pasuruan yang sudah terpapar virus corona. Dengan rincian Dengan rincian 95 warga Bangil, 33 warga Beji, 177 warga Gempol, 10 warga Gondangwetan, 15 warga Grati, 19 warga Kraton, 8 warga Lekok, 1 warga Lumbang, 11 warga Nguling, 67 warga Pandaan, 3 warga Pasrepan, 11 warga Pohjentrek, 27 warga Prigen, 16 warga Purwodadi, 35 warga Purwosari, 5 warga Puspo, 18 warga Rejoso, 4 warga Kejayan, 16 warga Rembang, 29 warga Sukorejo, 3 warga Tutur, 7 warga Winongan dan 2 warga Wonorejo.</p>
<p>Tak hanya mereka yang dinyatakan positif covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan juga mencatat 1 warga Kecamatan Pandaan yang meninggal dunia dengan status terpapar virus corona. Apabila dikalkulasikan, maka setidaknya sudah ada 65 warga Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia.</p>
<p>Terdiri dari 11 warga Kecamatan Bangil, 5 warga Beji, 16 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 2 warga Grati, 1 warga Kraton, 1 warga Lekok, 1 warga Nguling, 9 warga Pandaan, 1 warga Pohjentrek, 5 warga Prigen, 2 warga Purwodadi, 4 warga Purwosari, 1 warga Rejoso, 3 warga Sukorejo, dan 2 warga Tutur. <strong>(mil/hen)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120527</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
