<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Wayang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/wayang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 May 2025 12:31:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Wayang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lestarikan Budaya, Pemkab Jombang Gelar Program Belajar Wayang Kulit bersama Bupati Warsubi</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-budaya-pemkab-jombang-gelar-program-belajar-wayang-kulit-bersama-bupati-warsubi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[warsubi]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Program Belajar Wayang Kulit bersama Bupati Jombang, Warsubi. Pelaksanaan kegiatan ini, dibuka secara langsung Bupati Warsubi, di SDN Jombatan lll Jombang, Rabu (14/05/2025) tadi. Turut hadir digelar itu, Sekda Jombang, Agus Purnomo, Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, Plh Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Program Belajar Wayang Kulit bersama Bupati Jombang, Warsubi. Pelaksanaan kegiatan ini, dibuka secara langsung Bupati Warsubi, di SDN Jombatan lll Jombang, Rabu (14/05/2025) tadi. Turut hadir digelar itu, Sekda Jombang, Agus Purnomo, Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Wor Windari, pengawas SD Kecamatan Jombang, guru pendamping beserta perwakilan siswa-siswi SD se-Kecamatan Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesenian memiliki tempat yang sangat penting dalam pembangunan karakter bangsa. Itu karena, seni mengajarkan tentang keindahan, kebijaksanaan, nilai-nilai luhur serta rasa cinta terhadap budaya dan tanah air.</p>



<p>“Saat ini tantangan dunia pendidikan tidak hanya sebatas pada capaian akademik. Namun, juga bagaimana kita mampu memberikan ruang dan waktu bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan kreativitasnya,” katanya.</p>



<p>Bupati Warsubi juga mengungkapkan, bahwa pendidikan di Kabupaten Jombang, seringkali masih belum mendapatkan porsi yang profesional dalam proses pembelajaran. Maka dari itu, Program Belajar Wayang menjadi langkah strategis untuk membuka ruang mengasah kreativitas siswa.</p>



<p>“Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pelestarian budaya bangsa yang selaras dengan visi besar kita menuju Generasi Emas 2045. Kita semua ingin, siswa-siswi Jombang tumbuh sebagai generasi emas yang cerdas, berkarakter, identitas kebangsaan yang kuat dan memiliki salah satu cerminan untuk menggerakkan potensi yang ada,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati Warsubi menjelaskan, salah satu cara untuk melestarikan budaya adalah dengan mengenalkan siswa-siswi pada warisan budaya bangsa dalam hal ini adalah Wayang Kulit. “Wayang Kulit bukan sekedar pertunjukan, tetapi dapat menjadi media pendidikan moral, pengenalan tokoh-tokoh bijak, simbol perjuangan dan ajaran mengenai kehidupan,&#8221; urai bupati.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Program Belajar Wayang Kulit masuk sekolah bertujuan bukan hanya untuk mengenalkan kesenian tradisional, melainkan untuk membangun benteng kebudayaan di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi. &#8220;Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Namun, agar mendorong sekolah-sekolah lainnya untuk turut serta mengadopsi program serupa. Sehingga, pelestarian budaya dan pembentukan karakter generasi muda dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Plh Kadisdikbud Kabupaten Jombang, Wor Windari, menyampaikan bahwa kegiatan Belajar Wayang Julit bersama Bupati Warsubi merupakan program pengembangan kebudayaan berupa seniman masuk sekolah. &#8220;Kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa dan 15 pendamping serta pengisi acara yang semuanya dilakukan oleh peserta didik berprestasi Kabupaten Jombang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Adapun tujuan kegiatan ini, tambahnya, adalah untuk menyampaikan nilai-nilai positif. Karena, cerita Wayang Kulit penuh dengan nilai-nilai positif, seperti kejujuran, keberanian, kerja sama, toleransi dan tanggung jawab.</p>



<p>&#8220;Tujuan lain kegiatan ini adalah untuk melestarikan kebudayaan lokal dengan mengenalkan Wayang Kulit. Siswa juga diajarkan untuk melestarikan kebudayaan lokal dan memiliki rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, pertunjukan Wayang Kulit juga dapat membantu mengembangkan keterampilan sosial siswa. Seperti komunikasi, kerja sama, toleransi, meningkatkan imajinasi dan keterampilan siswa. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resepsi dan Tasyakuran Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang Hadirkan Wayang Kulit Sang Pamong Sejati</title>
		<link>https://memontum.com/resepsi-dan-tasyakuran-hari-jadi-ke-1264-kabupaten-malang-hadirkan-wayang-kulit-sang-pamong-sejati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[ke-1264]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pamong]]></category>
		<category><![CDATA[resepsi]]></category>
		<category><![CDATA[sejati]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217158</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah menghadiri Resepsi dan Tasyakuran Peringatan Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang 2024 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (30/11/2024) malam. Prosesi pelaksanaan sendiri, diawali hiburan tari-tarian, yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh Bupati Malang bagi para insan berprestasi. Sementara acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah menghadiri Resepsi dan Tasyakuran Peringatan Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang 2024 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (30/11/2024) malam.</p>



<p>Prosesi pelaksanaan sendiri, diawali hiburan tari-tarian, yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh Bupati Malang bagi para insan berprestasi. Sementara acara puncak, digelar pertunjukan wayang kulit dengan lakon &#8216;Sang Pamong Sejati&#8217; oleh Dalang Andi Bayu Sasongko.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi mengajak masyarakat Kabupaten Malang agar selalu pandai dalam hal bersyukur atas nikmat yang telah diterima. &#8220;Dalam Resepsi dan Tasyakuran Peringatan Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang, saya mengajak agar benar-benar memahami makna rasa syukur. Bukan hanya mengartikannya secara harfiah, tetapi juga meresapi hakikat rasa syukur yang sesungguhnya. Hal ini perlu saya sampaikan di awal, karena di momen Peringatan Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang 2024 ini, begitu banyak nikmat yang harus kita syukuri bersama,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Rasa syukur itu, ditegaskan Bupati Malang, antara lain syukur atas nikmat karena masih diberi kesempatan untuk kembali memperingati Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang, dengan penuh sukacita dan kegembiraan. Kemudian, syukur atas berbagai pencapaian dan juga prestasi membanggakan yang telah berhasil diraih selama kurun waktu satu tahun terakhir. Serta, syukur karena Kabupaten Malang secara keseluruhan telah sukses menyelenggarakan pesta demokrasi Pilkada serentak 2024 dan telah berhasil melewati proses demokrasi yang menjadi fase terpenting bagi masa depan daerah Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8221;Perlu saya tekankan bahwa berbagai keberhasilan yang telah diraih merupakan hasil kerja keras kita bersama. Prestasi-prestasi yang berhasil kita raih juga menjadi bukti nyata bahwa roda pembangunan di Kabupaten Malang sudah berjalan pada poros dan koridor yang benar. Tinggal bagaimana kita terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menciptakan harmonisasi pembangunan. Tentunya agar progresnya semakin cepat, tujuannya tepat, manfaatnya meningkat dan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,&#8221; tambah Bupati Malang.</p>



<p>Walaupun tantangan ke depan akan semakin berat, tetapi dengan komitmen kuat, pihaknya yakin Kabupaten Malang akan mampu menembus lorong-lorong keterbatasan, menuju cita-cita keberhasilan sebagaimana yang diharapkan. Pasalnya, untuk mencapai tujuan yang besar, maka harus siap untuk melalui proses yang panjang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Maka dari itu, melalui proses tersebut, dengan terus bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas, untuk mencapai prestasi. Berbekal spirit dan kebersamaan sebagaimana terpancar pada malam hari ini,&#8221; urainya.</p>



<p>Bupati Sanusi juga mengajak untuk bersama-sama menjaga berbagai hasil pembangunan yang telah diupayakan. &#8220;Mari kita optimalkan pula, aspek-aspek lain yang masih belum maksimal. Saya yakin dan percaya, manakala kita dapat menyatukan visi sekaligus menyamakan persepsi, Insyaallah kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang dapat terwujud,&#8221; harapnya.</p>



<p>Bupati Malang juga mengajak untuk bersama-sama berdoa, agar Kabupaten Malang selalu diberi keberkahan dan kenikmatan. Selain itu, juga mengajak untuk saling mendoakan agar wilayah Kabupaten Malang tetap aman dan tentram, serta senantiasa mendapat perlindungan dari bencana maupun mara bahaya.</p>



<p>Secara khusus, dirinya juga berdoa bersama untuk masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bantur, agar diberi keselamatan, sekaligus kemudahan untuk melakukan pemulihan pasca bencana banjir yang terjadi. &#8220;Mudah-mudahan seluruh masyarakat Kabupaten Malang juga senantiasa diberi kesehatan, perlindungan dan rizki yang berlimpah. Sehingga, mampu berkontribusi positif serta dapat menjadi warga yang produktif, untuk bersama-sama menuju Kabupaten Malang yang unggul dan berdaya saing. Dirgahayu Kabupaten Malang. Mudah-mudahan Kabupaten Malang semakin sukses dan semakin jaya. Aamiin Ya Rabbal Alamiin,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pada kesempatan ini, juga turut hadir Kepala Bakorwil III Malang, para anggota Forkopimda, mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Malang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Direktur Utama BUMD, para camat dan kepala desa/lurah, Ketua DWP Kabupaten Malang dan Pengurus Inti TP PKK Kabupaten Malang.</p>



<p>Selain itu juga hadir limpinan instansi vertikal, rektor perguruan tinggi, pimpinan perbankan, pimpinan Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pengusaha dan pimpinan perusahaan, pimpinan media dan organisasi pemuda. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217158</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi Kota Batu Hadirkan Wayang Kulit dengan Lakon Seno Tani</title>
		<link>https://memontum.com/hari-jadi-kota-batu-hadirkan-wayang-kulit-dengan-lakon-seno-tani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 15:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199980</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Wayang kulit dengan lakon &#8216;Seno Tani&#8217; digelar dalam rangka turut menyemarakkan HUT Kota Batu Ke-22 tahun. Dimana, gelaran wayang kulit yang menghadirkan dalang Ki Tantut Sutanto, berlangsung di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (17/10/2023) malam. Pagelaran wayang kulit yang digelar Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata tersebut, disaksikan langsung Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Wayang kulit dengan lakon &#8216;Seno Tani&#8217; digelar dalam rangka turut menyemarakkan HUT Kota Batu Ke-22 tahun. Dimana, gelaran wayang kulit yang menghadirkan dalang Ki Tantut Sutanto, berlangsung di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (17/10/2023) malam.</p>



<p>Pagelaran wayang kulit yang digelar Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata tersebut, disaksikan langsung Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai beserta Sekda Kota Batu, seluruh OPD Pemkot Batu dan Forkopimda. Bahkan, mantan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wawali Kota Batu, Pinjul Santoso, juga hadir menyaksikan gelaran wayang kulit itu.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bersyukur pagelaran wayang kulit dengan lakon &#8216;Seno Tani&#8217;, ini digelar di posisi strategis Pasar Induk Among Tani. Kami sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut menyukseskan HUT Kota Batu Ke 22 tahun,&#8221; terang Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat berada di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (17/10/2023) malam.</p>



<p>Tentunya, lakon &#8216;Seno Tani&#8217; dari pagelaran wayang kulit ini bisa memberikan makna yang bisa dipahami masyarakat. Sehingga, ke depan masyarakat bisa lebih maju dan sejahtera. &#8220;Juga, diharapkan bisa menjaga Pasar Induk Among Tani untuk kesejahteraan bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ki Tantut Sutanto menjelaskan bahwa lakon &#8216;Seno Tani&#8217; menceritakan keadaan negara Amarta yang dilanda kemarau panjang, yang disebabkan keserakahan manusia hingga mengakibatkan kekeringan. Keadaan itu, membuat hati Bratasena nestapa hingga akhirnya memutuskan berangkat ke hilir samudra selatan untuk mencari sumber air agar bisa mengairi persawahan di Amarta.</p>



<p>Di tengah perjalanannya menuju samudra, tambah Ki Tantut Sutanto, Bratasena bertemu dengan leluhurnya, Yuyu Tunggul Wulung. Leluhurnya itu memerintahkan agar Bratasena ke Hutan Wisaya, untuk menemui Baginda Khidir dan Baginda Ilyas yang dipercaya sebagai penguasa air dan tanah.</p>



<p>&#8220;Setelah Bratasena mendapatkan air, kemudian atas perintah Sri Kresna mengutus Arjuna pergi ke Negara Purwa Carita untuk menagih janji Sri Mahapunggung, akan memberikan Dewi Sri dan Sadana kepada kesatriya Arjuna,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq, menambahkan bahwa lakon perjuangan Bratasena mendapatkan sumber air dalam lakon &#8216;Seno Tani&#8217; dapat dijadikan inspirasi. Dalam konteks saat ini, diharapkan dapat memotivasi seluruh masyarakat saling berkolaborasi membangun Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Maknanya tentu untuk kebaikan supaya masyarakat Kota Batu makmur dan sejahtera. Sembari menikmati pertunjukkan wayang kulit, masyarakat dapat menyantap hidangan gratis. Ada sebanyak 2.000 porsi makanan dan minuman yang kami sediakan,&#8221; ujar Arief.</p>



<p>Arief menyatakan, menanamkan kecintaan budaya lokal dengan seni tradisi merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah. Apalagi perwayangan banyak kisah dan cerita yang banyak memberikan pesan moral kehidupan manusia.</p>



<p>“Keteladanan dari dunia pewayangan ini sangat penting untuk membangun karakter dan pilar peradaban bangsa serta perekat kebinekaan. Wayang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga media menyalurkan pemikiran dan ketaladan lewat setiap pergelaran atau pementasan,” urainya.</p>



<p>Seni tradisi wayang kulit ini juga sebagai komitmen Disparta Kota Batu untuk menghadirkan destinasi budaya. Apalagi, lanjut Arief, di Kota Batu terdapat Gunung Arjuno yang secara topomini sangat identik dengan lakon pewayangan.</p>



<p>“Kota Batu sebagai bagian dari Indonesia tentu harus mewujudkan keanekaragaman budaya bangsa. Makanya kami berkomitmen menjadikan wayang kulit sebagai destinasi wisata utama,” jelasnya. <strong>(put/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199980</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nonton Wayang Plus Terhindar Jadi Korban Pinjol Ilegal, Gabung dalam Diskusi Literasi Satu Ini</title>
		<link>https://memontum.com/nonton-wayang-plus-terhindar-jadi-korban-pinjol-ilegal-gabung-dalam-diskusi-literasi-satu-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 May 2023 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjol Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Dunia digital makin menggoda, lantaran memudahkan hidup yang menjadi serba cepat. Tidak terkecuali, cepat dan mudah mendapatkan pinjaman online (Pinjol), yang harus diakui telah membuat banyak warga masyarakat tergoda. Tidak hanya warga di kota besar, tetapi sudah menyebar hingga ke pelosok desa. Bahkan, berdasarkan databoks Katadata.id mencatat, perDesember 2022, jumlah penyaluran Pinjol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Dunia digital makin menggoda, lantaran memudahkan hidup yang menjadi serba cepat. Tidak terkecuali, cepat dan mudah mendapatkan pinjaman online (Pinjol), yang harus diakui telah membuat banyak warga masyarakat tergoda. Tidak hanya warga di kota besar, tetapi sudah menyebar hingga ke pelosok desa.</p>



<p>Bahkan, berdasarkan databoks Katadata.id mencatat, perDesember 2022, jumlah penyaluran Pinjol di wilayah Pulau Jawa telah mencapai Rp 15,68 triliun. Atau, naik 2,61 persen dari bulan sebelumnya yang sudah tembus Rp 15,28 triliun.</p>



<p>Menyadari pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya Pinjol, utamanya yang ilegal, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memandang perlu menggelar diskusi literasi digital di tingkat desa secara luring (offline).</p>



<p>Salah satunya, diskusi #MakinCakapDigital yang dijadwalkan berlangsung secara &#8216;chip in&#8217; di acara Panggung Rakyat Bersih Desa di Balai Desa Dukuh, Kecamatan Godang, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (27/05/2023) besok malam. Selain diskusi, hajatan ini nantinya juga akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang, tari-tarian dan kesenian tradisional lainnya.</p>



<p>&#8220;Rangkaian acara tersebut dapat diikuti secara gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar di link registrasi https://s.id/DaftarTulungagung2705. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (26/05/2023) tadi.</p>



<p>Diskusi yang mengupas topik &#8216;Waspada terhadap Pinjaman Online Ilegal&#8217;, itu menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungangung, Muhamad Subaweh, Wakil Ketua RTIK Tulungangung, Mochamad Ismanu Roziqi, Direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam serta Ari utami sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Jadi, sembari menikmati hiburan pertunjukan wayang, peserta akan mendapat bonus ilmu. Yakni, bagaimana menghindar dari godaan Pinjol ilegal yang bisa mengancam setiap waktu,” pesan Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menambahkan, mudah dan cepatnya syarat peminjaman, bukan berarti kita lengah untuk ambil Pinjol. Teliti dan cek keakurasian perusahaan pemberi Pinjol, karena tidak sedikit yang menipu. ”Jangan mau terulang, menjadi konyol karena pemberi Pinjol ternyata penipu,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Lantas, apa saja ilmu yang akan dibagikan di diskusi nanti? Menurut Kemenkominfo, sering kita menerima kiriman pesan melalui WA atau SMS di ponsel. Isinya menggiurkan dan menarik dicoba. Padahal, bisa jadi, tawaran yang diajukan itu jebakan penipuan.</p>



<p>&#8220;Bagaimana cara menghindarinya? Dalam diskusi akan dibagikan tip dan trik, agar masyarakat tidak lagi ceroboh dan jadi korban,&#8221; ujar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jarang Pulang karena Lihat Wayang, Pria Usia 51 Tahun Ini dapat Kado HP dari Bupati Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/jarang-pulang-karena-lihat-wayang-pria-usia-51-tahun-ini-dapat-kado-hp-dari-bupati-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 May 2023 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan handphone (HP) kepada salah satu warga dari Kecamatan Papar, Kamis (04/05/2023) tadi. Pemberian itu sengaja dilakukan, karena warga tersebut setia melihat pagelaran wayang kulit selama tiga hari berturut-turut. Adalah Darminto, warga Desa Jambangan, Kecamatan Papar, yang setiap hari selama pagelaran wayang 72 jam non stop, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan handphone (HP) kepada salah satu warga dari Kecamatan Papar, Kamis (04/05/2023) tadi. Pemberian itu sengaja dilakukan, karena warga tersebut setia melihat pagelaran wayang kulit selama tiga hari berturut-turut.</p>



<p>Adalah Darminto, warga Desa Jambangan, Kecamatan Papar, yang setiap hari selama pagelaran wayang 72 jam non stop, yang setia melihat lakon yang dimainkan oleh 12 dalang lokal secara bergantian itu. Pemberian sendiri, awal mulanya adalah saat Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, memberikan kuis kepada warga yang berada di pagelaran tersebut. Dirinya bertanya, siapa yang belum pernah pulang selama pagelaran tersebut berlangsung.</p>



<p>Darminto yang merasa tiga hari berturut-turut tidak pernah absen melihat wayang, kemudian memberanikan diri maju ke depan dan menjawab pertanyaan dari bupati muda berkacamata itu. Termasuk, saat menjawab pertanyaan susulan dari bupati.</p>



<p>&#8220;Berapa Pak, usia Kabupaten Kediri?,” tanya Mas Dhito pada Darminto.</p>



<p>Dengan keyakinan, Darminto pun kemudian menjawab pertanyaan Mas Dhito dengan benar. “Sewu rongatus songolas (1219),” jawabnya.</p>



<p>Karena pria berusia 51 tahun itu bisa menjawab pertanyaan dengan benar, orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu mengambil tas cokelat yang ternyata ada sebuah HP di dalamnya. Berikutnya, benda itu diberikan kepada Darminto.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Di depan bupati yang akrab disapa Mas Dhito, Darminto mengaku jarang pulang selama pagelaran yang diadakan dari 2 hingga 4 Mei 2023. &#8220;Kueeecut pak iki,” canda Darminto.</p>



<p>Antusias Darminto dengan wayang ini, membuat Mas Dhito heran. Bupati dua anak itu, kemudian menanyakan apa alasan yang membuat Darminto jarang pulang untuk melihat wayang.</p>



<p>Diungkapkan Darminto, wayang adalah salah satu pagelaran yang membutuhkan dana yang cukup besar. Dengan adanya pagelaran wayang tiga hari tiga malam non stop itu, pihaknya merasa senang sekaligus bisa menikmatinya dengan gratis. &#8220;Terima kasih diadakan pagelaran wayang 72 jam non stop. Di sini tidak bayar, gratis. Kalau nanggap bayarannya mahal,” terang Darminto pada Mas Dhito.</p>



<p>Dengan dihelatnya wayang yang menceritakan lakon Babad Kediri yang ditampilkan secara utuh dalam 10 seri sekaligus ini, Mas Dhito berharap agar masyarakat bisa nguri-nguri budaya. Mas Dhito menambahkan, selain nguri-nguri budaya, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk memberikan ruang bagi dalang lokal. Karena beberapa tahun terakhir pagelaran sempat vakum karena Covid-19.</p>



<p>“Dalang asli Kediri semua yang mengisi acara 72 jam tersebut,” papar Mas Dhito. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Untuk Kali Pertama, Pagelaran Wayang Kulit Bawakan Cerita dalam Babad Kadhiri secara Utuh</title>
		<link>https://memontum.com/untuk-kali-pertama-pagelaran-wayang-kulit-bawakan-cerita-dalam-babad-kadhiri-secara-utuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sejarah tanah Kediri hingga menjadi kerajaan dalam serat Babad Kadhiri, akan ditampilkan dalam perspektif cerita wayang. Pagelaran wayang kulit ini, rencananya membawakan 10 lakon secara berseri selama tiga hari berturut-turut pada 02 hingga 04 Mei 2023. Pagelaran wayang kulit yang diinisiasi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sejarah tanah Kediri hingga menjadi kerajaan dalam serat Babad Kadhiri, akan ditampilkan dalam perspektif cerita wayang. Pagelaran wayang kulit ini, rencananya membawakan 10 lakon secara berseri selama tiga hari berturut-turut pada 02 hingga 04 Mei 2023.</p>



<p>Pagelaran wayang kulit yang diinisiasi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke-1219. Mas Dhito, sapaan akrabnya menyampaikan, untuk menggelar wayang kulit ini, pemerintah daerah bekerjasama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Melalui cerita yang utuh dan ditampilkan secara berseri, ini diharapkan masyarakat khususnya generasi muda menjadi lebih tahu dan paham mengenai sejarah Kediri,&#8221; kata Mas Dhito, Senin (01/05/2023) tadi.</p>



<p>Babad Kadhiri yang dibawakan dalam perspektif cerita pewayangan ini, urainya, menjadi sarana tranformasi pengetahuan sejarah Kediri yang sangat berharga. Selain sebagai tontonan, pagelaran wayang kulit ini diharapkan dapat menjadi tuntunan. Sebab, banyak nilai-nilai positif yang dapat dipelajari melalui lakon atau cerita yang dibawakan dalang.</p>



<p>&#8220;Dengan mengetahui jalannya cerita dengan karakteristik tokoh yang ada dalam tiap lakon, kita berharap ada nilai-nilai positif yang dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan keseharian,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ki Didik Wibisono, perwakilan Pepadi Kabupaten Kediri, mengungkapkan bahwa cerita-cerita dalam Babad Kadhiri yang dibawakan dalam pagelaran wayang kulit, diakui baru pertama kali ini dibawakan secara utuh. &#8220;Untuk pertama kalinya, penampilan nanti secara utuh. Mulai dari berdirinya kerajaan Mamenang sampai tenggelamnya (Kerajaan Mamaneng),&#8221; terangnya.</p>



<p>10 lakon yang dibawakan dalam pergelaran itu, Pertama yakni Babad Mamenang yang menceritakan sejarah munculnya Kerajaan Mamenang. Kedua yakni Sri Aji Joyoboyo Jumeneng menceritakan sejarah Sri Aji Jayabaya menjadi raja di Mamenang. Tiga yaitu Jongko Jinarwo menceritakan tentang Sri Aji Jayabaya medharake atau memaparkan tentang Jangka Jaya Baya.</p>



<p>Kemudian, urianya, empat yaitu Mayangkoro yang menceritakan tentang moksanya Resi Mayangkoro atau Anoman. Lima yakni Angling Dharma, menceritakan kelahiran Angling Dharma cucu dari Sri Aji Jayabaya. Kemudian enam yakni Sang Cakrawartin (Cakrawartin artinya utusan Tuhan) lakon ini menceritakan epos kepahlawanan Angling Dharma membantu Kerajaan Kediri dari marabahaya.</p>



<p>&#8220;Tujuh yaitu Jaya Amijaya Dadi Ratu yang menceritakan Raden Jaya Amijaya anak dari Prabu Jayabaya menjadi raja. Delapan mengenai Jaya Amisena Dadi Ratu, menceritakan Raden Jaya Amisena anak Prabu Jaya Amijaya menjadi raja. Sembilan, yakni Sri Aji Pamasa Krama, menceritakan pernikahan anak Prabu Jaya Amisena yang bernama Sri Aji Pamasa. 10 yaitu Sri Aji Pamasa, menceritakan Kerajaan Mamenang yang dilanda banjir bandang, sehingga kerajaan tenggelam dan Kerajaan Mamenang dipindah ke Pengging,&#8221; urainya.</p>



<p>Secra keseluruhan, terangnya, ada 12 dalang yang akan membawakan semua lakon-lakon itu secara berseri selama tiga hari. Tidak hanya dalang pria, namun juga akan tampil dalang wanita.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan, nanti banyak masyarakat yang dapat menonton dan menikmati seluruh cerita dalam pagelaran wayang kulit ini,&#8221; papar Didik Wibisono, yang menjabat bendahara Pepadi Kabupaten Kediri itu. <strong>(pan/sit/kom)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT Ke -21 Kota Batu, Disparta Gelar Wayang Kulit &#8216;Semar Mbangun Khayangan&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ke-21-kota-batu-disparta-gelar-wayang-kulit-semar-mbangun-khayangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 19:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparta]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu menggelar pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di depan Gedung Graha Pancasila kompleks Block Office (BO) Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman No.507 Kota Batu. Rabu (16/11/2022) malam. Dalam gelaran pagelaran wayang kulit kali ini, Dispartan menghadirkan mantan Kepala Kejaksanan Negeri (Kajari) Kota Batu,  Dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu menggelar pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di depan Gedung Graha Pancasila kompleks Block Office (BO) Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman No.507 Kota Batu. Rabu (16/11/2022) malam. Dalam gelaran pagelaran wayang kulit kali ini, Dispartan menghadirkan mantan Kepala Kejaksanan Negeri (Kajari) Kota Batu,  Dr Supriyanto SH, yang sekarang bertugas sebagai Asisten Bidang Pengawasan di Kejati DIY.</p>



<p>Dalam lakon tersebut, Dalang Supriyanto membawakan judul &#8216;Semar Mbangun Khayangan&#8217;, yang bisa dimaknai dengan pentingnya menata kehidupan dengan tetap menjaga moral, terkhusus bagi para pemimpin di Kota Batu. Sehingga, agar dicapai kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya.</p>



<p>&#8220;Berasa bernostalgia ketika datang kembali ke Kota Batu. Bertemu sahabat, mitra lama yang selalu mendukung kemajuan Kota Batu. Salah satunya, dari aspek budaya. Makanya, kami mencetuskan wisata budaya bisa hadir di Kota Batu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Memainkan lakon wayang kulit, tentu saja bukan hal yang baru bagi Supriyanto. Dirinya mengaku, sedari duduk di bangku SMP, sudah getol mempelajari seni wayang. Bahkan, dirinya memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuannya memainkan lakon pewayangan, saat bertugas di Kota Batu. Momen itu, tentu menumbuhkan memorinya masa lampau.</p>



<p>&#8220;Seni tradisi pewayangan merupakan refleksi kehidupan yang kaya pesan moral. Jangan sampai budaya luhur bangsa ini luntur, maka harus diwariskan ke generasi selanjutnya,&#8221; ujar Supriyanto.</p>



<p>Semar Mbangun Khayangan, urainya, lebih menitikberatkan pada pembenahan moralitas. Bukan diartikan membangun istana megah dan berlimpah kemewahan. Dalam lakon pewayangan, Semar disimbolkan punakawan representasi rakyat jelatah yang berani mengingatkan Pandawa, sebagai penguasa tertinggi Amarta. Kisah ini, bentuk sindiran kepada penguasa agar tidak terlena dan mengabaikan kepentingan rakyat.</p>



<p>&#8220;Khayangan yang dimaksud Semar adalah jiwa, rasa dan rohani para pemimpinnya. Inilah yang perlu dibangun agar Amarta menjadi negeri yang makmur, adil, sejahtera dan sentosa,&#8221; ujar Supriyanto.</p>



<p>Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Khayangan, digelar dalam rangkaian memeriahkan HUT ke 21 Kota Batu. Pertunjukkan seni tradisi itu, digagas Dinas Pariwisata Kota Batu. Hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota, Punjul Santoso.</p>



<p>Ahmad Basarah sendiri, dalam kesempatan itu menyanjung Supriyanto, yang juga memiliki kepiawaian memainkan lakon pewayangan. Dirinya baru mengetahui dari penuturan Wali Kota Dewanti, kalau Supriyanto mengasah kepiawainnya mendalang saat bertugas di Kota Batu. Hal itu menunjukkan, bahwa kebudayaan Kota Batu terus hidup dan berkembang ke arah lebih baik.</p>



<p>&#8220;Ini luar biasa. Pertanda kemajuan Kota Batu, bukan hanya pada wisata buatan. Tetapi juga kekayaan seni budayanya. Sekarang beliau bertugas di Kejati Yogyakarta, semoga nanti menjabat Kejati Jatim,&#8221; ujar Politisi PDI-Perjuangan itu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, dalam kesempatan itu bersyukur karena akhirnya bisa melaksanakan pagelaran wayang kulit memperingati HUT Kota Batu, yang sempat tertunda. Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpamitan kepada masyarakat, karena 27 Desember 2022 mendatang masa jabatannya sebagai wali kota sudah berakhir.</p>



<p>&#8220;Saya bangga karena perkembangan seni budaya di Kota Batu, berkembang pesat seiring dengan perkembangan pariwisata di Kota Batu,&#8221; ujar Wali Kota Dewanti .</p>



<p>Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq, menambahkan bahwa pihaknya mendatangkan dalang spesial, karena merupakan figur luar biasa dengan kreativitas dan semangat melestarikan seni budaya tradisi. Sehingga, ruang pentas yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Disparta kepada mantan Kajari Kota Batu itu.</p>



<p>“Sengaja Disparta mendatangkan dalang spesial, yakni mantan Kajari Kota Batu, Pak Supriyanto. Karena, beliau cukup piawai memainkan lakon pewayangan. Sehingga kami berharap, kegiatan ini sekaligus menegaskan, Kota Batu sebagai ikon pariwisata budaya di Jawa Timur,” ujar Arief.</p>



<p>Menanamkan kecintaan budaya lokal dengan seni tradisi, ujarnya, merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah. mengembangkan seni budaya tradisi sebagai bagian dari ikon destinasi wisata di Kota Batu. Apalagi, pewayangan banyak kisah dan cerita yang banyak memberikan pesan moral kehidupan manusia.</p>



<p>“Keteladanan dari dunia pewayangan ini sangat penting untuk membangun karakter dan pilar peradaban bangsa serta perekat kebinekaan. Wayang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga media menyalurkan pemikiran dan ketaladan lewat setiap pergelaran atau pementasan,” urai Arief.</p>



<p>Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Khayangan ini juga disaksikan 12 mahasiswa asing mancanegara. Mereka berasal dari negara Mesir, Madagaskar, Sudan, Tunisia, Afganistan, Yaman, Zimbabwe, Palestina, Jordania, Banglades, Turkmenistan dan Pakistan.</p>



<p>Para mahasiswa asing dari 12 negara itu, datang ke Kota Batu dalam rangka mengikuti program International Youth-Enhancing Study (I-YES). Program ini, diluncurkan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang untuk mengenalkan sosial budaya Indonesia yang dikemas melalui pembelajaran terbuka. Mewujudkan pendidikan berwawasan global dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui perspektif inklusif.</p>



<p>Humaniora I-Yes, dikemas dalam bentuk kajian intensif selama seminggu. Proses pembelajaran, ini dilakukan dalam bentuk sesi kelas, interaksi sosial budaya langsung, kunjungan budaya dan kunjungan sekolah. Kegiatan Humaniora I-Yes merupakan bentuk pendidikan langsung dimana proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan akademik dan sosial budaya. Pengalaman itu nantinya akan menjadi aset penting untuk mengembangkan dunia yang lebih baik. <strong>(bir/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Pagelaran Wayang Kulit, Satpol PP Kabupaten Blitar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-pagelaran-wayang-kulit-satpol-pp-kabupaten-blitar-sosialisasi-gempur-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2022 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[cukai rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Gempur Rokok Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[rokok ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Upaya pemerintah untuk menggempur peredaran rokok ilegal dan meningkatkan pemahaman akan penegakan hukum terhadap barang kenai cukai, terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Satuan Pulisi Pamong Praja (Satpol PP), mengadakan sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai. Sosialisasi yang dilaksanakan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Upaya pemerintah untuk menggempur peredaran rokok ilegal dan meningkatkan pemahaman akan penegakan hukum terhadap barang kenai cukai, terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Satuan Pulisi Pamong Praja (Satpol PP), mengadakan sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai.</p>



<p>Sosialisasi yang dilaksanakan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Blitar tersebut, dilakukan melalui pagelaran Wayang Kulit di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Minggu (10/09/2022) malam. Kegiatan tersebut, dilaksanakan dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri Setya Budi, mengatakan bahwa sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-215/PMK.07/2021, Satpol PP berperan sebagai fungsi penegakan hukum, membina dan mengajak masyarakat agar tidak menjual rokok ilegal atau rokok yang tidak berpita cukai. &#8220;Saya mengajak pedagang, warung kelontong agar tidak menjual rokok ilegal, rokok yang tidak ada pita cukainya,&#8221; kata Rustin Tri Setya Budi.</p>



<p>Lebih lanjut Rustin menyampaikan, dalam Undang-Undang Cukai Nomor 39 tahun 2007, pelanggaran dalam menyalurkan dan menjual rokok ilegal, merupakan pidana dan dapat dikenakan pidana penjara paling sedikit satu tahun dan paling banyak lima tahun. Serta, denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak tiga kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.</p>



<p>&#8220;Saya menghimbau kepada masyarakat Lodoyo dan Kabupaten Blitar, agar tidak menjual rokok ilegal. Jangan mudah dibujuk rayu oleh sales pengedar rokok bodong. Tolak rokok ilegal. Karena barang siapa yang menjual mengedarkan rokok ilegal dapat dikenakan sangsi pidana,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Rustin menambahkan, pelanggaran Undang-undang Cukai, diantaranya bisa rokok pita cukai palsu, rokok pita cukai berbeda, rokok pita cukai bekas, dan rokok polos atau tanpa pita cukai. &#8220;Sanksi penjual rokok ilegal yaitu, pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Dan denda 3 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Mantan Camat Sutojayan ini menjelaskan, untuk memaksimalkan tugas sebagai fungsi hukum, Satpol PP Kabupaten Blitar, akan terus gencar melakukan sosialisasi terhadap Barang Kena Cukai (BKC). Sosialisasi tersebut, diantaranya melalui budaya seperti wayang kulit, kemudian dengan cara langsung tatap muka dengan pedagang kelontong, asonga.</p>



<p>&#8220;Saya rasa dengan kegiatan ini, peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar bisa cegah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tahun 2022 ini, Satpol PP menargetkan operasi lebih masif dan sering. Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti ribuan rokok ilegal. &#8220;Ini sebagai bentuk menekan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar. Ayo Gempur rokok ilegal,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bupati Blitar, Rini Syatifah melaui Kepala Dinas Disporbudpora Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, dalam kesempatan itu mengajak segenap elemen masyarakat bersama-sama memerangi peredaran rokok ilegal. &#8220;Rokok ilegal merugikan negara. Untuk itu mari kita perangi dan gempur peredaran rokok ilegal,&#8221; ajaknya.</p>



<p>Lebih lanjut Suhendro menyampaikan, untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi, Pemerintah Kabupaten Blitar akan banyak menggelar berbagai event yang bisa dijadikan sarana mengangkat pertumbuhan ekonomi terutama produk UMKM di Kabupaten Blitar. &#8220;Untuk memutar roda perekonomian, karena sebagai daerah yang kaya akan seni budaya, maka setiap Minggu akan diadakan pentas budaya di masing masing Kecamatan, seperti Kecamatan Sutojayan ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Suhendro menambahkan, melalui Disporbudpora, pihaknya akan mengagendakan pentas seni. &#8220;Sebentar lagi ada agenda Siraman Pusaka Gong Kyai Pradah. Di masa endemi ini, kami akan banyak mengundang semua kalangan utuk mengangkat pertumbuhan ekonomi terutama produk UMKM di Kabupaten Blitar,&#8221; jelas Suhendro, yang hadir dalam malam sosialisasi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai.</p>



<p>Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea dan Cukai Blitar, Krisna Swanda Dwi Putra, mengatakan bahwa sesuai Tupoksi, pihaknya selalu melaksanakan intelijen, patroli dan operasi pencegahan dan penindakan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan cukai. Kemudian, melaksanakan penyidikan tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai.</p>



<p>&#8220;Atas kinerja Sarpol PP sebagai Satgas Bidang Hukum, Bea Cukai Blitar, kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama dalam rangka menekan peredaran rokok ilegal dan memerangi peredaran rokok ilegal di Kabupaten Blitar,&#8221; ujarnya. <strong>(jar/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Demi Keberlangsungan Wayang, Mas Dhito Minta Pepadi Munculkan Dalang-dalang Baru di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/demi-keberlangsungan-wayang-mas-dhito-minta-pepadi-munculkan-dalang-dalang-baru-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 16:08:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendorong Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) untuk mencetak dalang muda demi keberlangsungan wayang di Kabupaten Kediri. Menurutnya, penguatan identitas diperlukan guna mempertahankan karakter sebuah daerah. Salah satunya, dengan menggalakkan wayang sekaligus pedalangan. Penguatan yang dimaksud, berupa mendidik kaum muda untuk mencintai budaya wayang ini. Utamanya mencetak dalang baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendorong Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) untuk mencetak dalang muda demi keberlangsungan wayang di Kabupaten Kediri. Menurutnya, penguatan identitas diperlukan guna mempertahankan karakter sebuah daerah. Salah satunya, dengan menggalakkan wayang sekaligus pedalangan.</p>



<p>Penguatan yang dimaksud, berupa mendidik kaum muda untuk mencintai budaya wayang ini. Utamanya mencetak dalang baru melalui pendidikan pedalangan.</p>



<p>Untuk mewujudkan hal tersebut, bupati yang kerap disapa Mas Dhito tersebut, meminta Ketua Pepadi Kabupaten Kediri, Ki Gedhug Siswantoro, untuk terus mencari bakat-bakat dalang di Kabupaten Kediri. &#8220;Jadi, pada kesempatan malam hari ini kita bisa apa mementaskan wayang. Ki Gedhug Siswantoro, ini tugasnya adalah bagaimana wayang ini nanti bisa ada generasi mudanya,” kata Mas Dhito pada pagelaran wayang semalam suntuk di Kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kediri, Selasa (02/08/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Mas Dhito mencontohkan, bagaimana Ki Gedhug ini sudah mulai mendalang sejak usianya 13 tahun. Menurutnya, Perjuangan melestarikan budaya inilah yang harusnya ada di kalangan muda Kabupaten Kediri.</p>



<p>Dalang muda, lanjut Mas Dhito, dapat ditemukan di sekolah-sekolah. Mulai usia 5 tahun hingga remaja. Mas Dhito berharap potensi ini dapat direspon oleh pelaku seni dan Pepadi sebagai induknya dalang di wilayahnya.</p>



<p>“Karena, saya datang ke beberapa sekolah itu sudah mulai ada (dalang) yang umur lima tahun, umur enam tahun,” katanya.</p>



<p>Dalam pagelaran wayang tersebut, Ki Gedhug Siswantoro memainkan lakon babad alas wonomarto. Sebagai informasi, lakon ini mengisahkan perjuangan pandawa dalam membangun hutan menjadi kerajaan yang nantinya disebut sebagai kerajaan Ngamarta.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173075</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
