<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BLKLN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/blkln/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jun 2021 13:00:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BLKLN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PT CKS Sebut Tidak Ada Pelanggaran Hukum dalam Pelatihan Kerja Calon PMI</title>
		<link>https://memontum.com/pt-cks-sebut-tidak-ada-pelanggaran-hukum-dalam-pelatihan-kerja-calon-pmi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2021 13:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[tkw kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pihak Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya buka suara terkait kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari tempatnya. Melalui konfrensi pers pada Selasa (15/06), pihak PT CKS sebut tidak melakukan pelanggaran hukum dan kekerasan selama pelatihan kerja. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pihak Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya buka suara terkait kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari tempatnya.</p>



<p>Melalui konfrensi pers pada Selasa (15/06), pihak PT CKS sebut tidak melakukan pelanggaran hukum dan kekerasan selama pelatihan kerja.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/19-pasar-takjil-di-kota-malang-disampling-dinkes-temukan-99-persen-sampel-terkontaminasi-bakteri">19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri</a></li>
</ul>


<p>Kepala Cabang PT CKS di Malang, Maria Imelda Indrawati Kusuma mengatakan bahwa PT CKS sudah melakukan prosedur yang benar mulai dari pemrosesan hingga penempatan PMI sudah mengikuti aturan.</p>



<p>&#8220;Kami sudah mengikuti aturan yang berlaku. Dalam perekrutan kami tidak melakukan door to door atau rekrut dari rumah ke rumah. Disini PMI mendaftar sendiri, kehendak sendiri, kemauan sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Kedua pihaknya juga menyebut tidak ada kekerasan kepada calon PMI selama pelatihan. &#8220;Kami tidak pernah mengancam, memaksa, mendorong, menipu dan hal lainnya yang melanggar hukum. Dari awal perjanjian sudah ada dari dinas tenaga kerja, PMI dan PT CKS, semuanya sudah sesuai aturan. Kami adalah mitra pemerintah, kami sangat berharap pemberitaan yang berimbang,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Saat ditanya salah satu temuan BP2MI terkait pelanggaran pihak PT CKS melorot celana pendek calon PMI, Imelda membantah hal itu. &#8220;Saat itu, ada yang memakai celana pendek minim sekali hingga terlihat celana dalamnya. Plorot itu tidak lengkap dan memiliki konotasi yang berbeda. Saat itu kami plorotin sedikit menutupi pakaian dalamnya agar tidak terlihat. Disini diajarkan berpakaian yang sopan, mengajarkan karakter, berpakaian sesuai aturan standar luar negeri, bagaimana cara berpakaian, cara bicara, cara berpikir, cara menjaga kebersihan tubuh,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Terkait pembatasan membawa HP, juga dikatakan tidak benar. &#8220;Ada jam-jam tertentu anak-anak bisa memakai HP. Mereka kami bebaskan memakai HP sesuai jamnya,&#8221; ujar Imelda di depan puluhan awak media.</p>



<p>Dua calon PMI juga dihadirkan dalam jumpa pers tersebut, yakni Murniati dari Lombok Mataram dan Rusnaning, warga Sukun, Kota Malang. Keduanya mengatakan bahwa selama berada di BLK LN PT CKS, tidak ada tekanan.</p>



<p>&#8220;Sudah sesuai standarnya belajar mengajar. Pelajaran bahasa, bersih-bersih sudah sesuai tidak ada paksaan dan sudah terjadwal. Kami disini mendaftar sesuai inisiatif sendiri. Kalau masalah HP diperbolehkan jam 5 saore hingga jam 10 malam. Untuk hari Sabtu dan Minggu bisa membawa HP secara bebas,&#8221; ujar Rusnaning.</p>



<p>Gunadi Handoko S.H, M.M., M.Hum. CLA., kuasa hukum PT CKS , mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.</p>



<p>&#8220;Kami menghormati yang dilakukan teman-teman penyidik di kepolisian. Kami kooperatif, kita hormati masing-masing peran, sama-sama sebagai penegak hukum. Polisi sebagai penyidik, kami sebagai penasehat hukum berkewenangan melakukan pembelaan. Kita akan sampaikan sesuai fakta hukum yang terjadi,&#8221; ujar Gunadi.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00.</p>



<p>Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p>Tiga orang terluka berinisial Baiq (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, Fauziah (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah dan Minarti (32) warga Ambawa, Sumbawa.</p>



<p>Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP. Baiq mengalami patah tulang kaki kiri. Minarti mengalami patah tulang belakang punggung dan patah tulang kaki kiri.</p>



<p>Untuk Fauziah agak berat, karena mengalami patah tulang pinggang, patah tulang pinggul, dan patah tulang kaki. Salah satu korban menyebut bahwa dirinya nekat kabur karena merasa tertekan.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyelidikan Kaburnya Lima Calon TKW dari BLKLN PT CKS Ditingkatkan ke Penyidikan</title>
		<link>https://memontum.com/penyelidikan-kaburnya-lima-calon-tkw-dari-blkln-pt-cks-ditingkatkan-ke-penyidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 12:31:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota telah melakukan gelar perkara terkait penyebab kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bahkan kini kini, status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kapolresta Malang Kota Kombes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Petugas Polresta Malang Kota telah melakukan gelar perkara terkait penyebab kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bahkan kini kini, status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH bahwa pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan meningkatkannya menjadi penyidikan. &#8220;Status dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan pembuatan LP Model A. Kami sudah melakukan pemeriksaan 11 saksi. Yakni pihak dari perusahaan, tenaga kerja, saksi korban dan tetangga di sekitar lokasi,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus, Sabtu (12/06).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dasilva-batik-rilis-gamis-bordir-silk-motif-khas-malang-untuk-ramadan-2026">Dasilva Batik Rilis Gamis Bordir Silk Motif Khas Malang untuk Ramadan 2026</a></li>
</ul>


<p>Untuk menetapkan siapa yang bakal menjadi tersangka, pihaknya mengatakan masih asa beberapa tahapan. &#8220;Baru kita naikan ke tahap sidik, ada tahapan yang akan dilakukan penyidik sebelum kita menetapkan status tersangka. Kalau ada informasi-informasi lainnya, sampaikan kepada kami. Karena akan ada langkah-langkah penyidik untuk tingkatkan penetapan selanjutnya,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>



<p>Kasus ini mengarah dugaan tindak pidana perdagangan orang. &#8220;Tindak pidana perdagangan orang, lalu unsur-unsur pasalnya atau ada tindak pidana lainnya, masih dalam pendalam kami,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00. Ke lima TKW ini nekat keluar kabir dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p>Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.</p>



<p>Menurut keterangan Halimah (25) warga sekitar bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. &#8221; Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. &#8221; Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. &#8221; Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sekarang,&#8221; ujar Halimah. Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS<strong>. (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145005</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Bakal Usut Tuntas Penyebab Lima Calon TKW Kabur dari BLKLN PT CKS</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-bakal-usut-tuntas-penyebab-lima-calon-tkw-kabur-dari-blkln-pt-cks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2021 13:52:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akan terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat ini, tiga calon TKW yang mengalami luka parah akibat terjatuh saat mencoba kabur dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akan terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>



<p>Saat ini, tiga calon TKW yang mengalami luka parah akibat terjatuh saat mencoba kabur dari lantai empat gedung, masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dasilva-batik-rilis-gamis-bordir-silk-motif-khas-malang-untuk-ramadan-2026">Dasilva Batik Rilis Gamis Bordir Silk Motif Khas Malang untuk Ramadan 2026</a></li>
</ul>


<p>Mereka adalah BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo SIK mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Sudah ada 7 saksi yang sudah kami periksa. Termasuk dari pihak menejemen PT dan warga sekitar. Sementara itu para korban belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit. ,&#8221; ujar Kompol Tinton, Jumat (11/06).</p>



<p>Secepatnya petugas akan meminta keterangan tiga calon TKW kenapa sampai kabur dari PT CKS. &#8220;Karena masih dalam perawatan, harua ijin dari dokter. Kalau kondisinya sudah membaik, kami akan mintai keterangan kenapa sampai mencoba kabur. Saat ini fokus menangani perkara yang sudah terjadi sekarang. Nantinya kita akan mencari informasi apa yang sudah terjadi sebelum-sebelumnya. Apakah ada tindak pidana atau tidak. Apakah ada tindak pidana terkait penyebab kaburnya mereka. Nanti kita lihat hasil penyelidikan,&#8221; ujar Kompol Tinton.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00. Ke lima TKW ini nekat keluar kabir dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p>Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.</p>



<p>Menurut keterangan Halimah (25) warga sekitar bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. &#8221; Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. &#8221; Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. &#8221; Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sekarang,&#8221; ujar Halimah. Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144920</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Angkat Bicara Soal Percobaan Kabur Lima Calon TKW dari BLKLN PT CKS</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-angkat-bicara-soal-percobaan-kabur-lima-calon-tkw-dari-blkln-pt-cks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2021 12:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[tkw kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Informasi lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang mencoba kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), dengan melompat melalui jendela lantai 4 Kota Malang, menyita perhatian Wali Kota Malang, Sutiaji. Orang nomor satu di Kota Malang itu, mengecam insiden yang terjadi di BLKLN Jalan Rajasa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Informasi lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang mencoba kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), dengan melompat melalui jendela lantai 4 Kota Malang, menyita perhatian Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>



<p>Orang nomor satu di Kota Malang itu, mengecam insiden yang terjadi di BLKLN Jalan Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p class="has-text-color" style="color:#0700a3"><span style="text-decoration: underline"><strong>Baca juga:</strong></span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tentu saya mengecam bahwa setiap perbuatan apapun, yang merugikan masyarakat. Menurut saya, tidak mungkin kalau perusahaan tersebut berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ada,&#8221; ungkap Wali Kota Malang, Jumat (11/06) tadi.</p>



<p>Bagi pemilik kursi N1 itu, walau korban bukanlah warga Kota Malang, namun tetap satu kesatuan Bangsa Indonesia. &#8220;Saya mengecam penuh siapapun itu. Andaikan perusahaan tersebut sudah berizin, maka jelas melanggar aturan, dan bisa dicabut perizinannya karena melanggar SOP&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dengan begitu, ditegaskan Sutiaji, perlu ada tindakan proses hukum karena pihak perusahaan melakukan kelalaian.</p>



<p>&#8220;Kalau para TKW itu sudah nekad melompat dari lantai setinggi itu, berarti ada indikasi hal-hal yang tidak sewajarnya terjadi dan diterapkan disana. Namun, saya tidak berani menjustifikasi mana yang salah dan mana yang betul. Akan saya tinjau lebih lanjut dahulu,&#8221; tegas Sutiaji.</p>



<p>Terkait dengan keberadaan BLKLN yang terdata atau tidak di Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Sutiaji mengaku, akan mengkonfirmasi lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Sudah saya telepon pihak Disnaker-PMPTSP, saya suruh cek betul. Tahun lalu kami memantau memang ada beberapa Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang alami kemandekan,&#8221; paparnya. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Coba Kabur dari BLKLN PT CKS, Tiga Calon TKW Luka Parah Jatuh dari Lantai Empat</title>
		<link>https://memontum.com/coba-kabur-dari-blkln-pt-cks-tiga-calon-tkw-luka-parah-jatuh-dari-lantai-empat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[Kabur 2 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Lantai Empat]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabur dari&#160; Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS),&#160; di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00 WIB. Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabur dari&nbsp; Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS),&nbsp; di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00 WIB. Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/19-pasar-takjil-di-kota-malang-disampling-dinkes-temukan-99-persen-sampel-terkontaminasi-bakteri">19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri</a></li>
</ul>


<p>Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F&nbsp; (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M&nbsp; (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kaki dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.</p>



<p>Menurut keterangan salah satu warga sekitar, Halimah (25) &nbsp;bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. &#8220;Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS&nbsp; meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. &#8220;Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. &#8221; Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sampai sekarang,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS&nbsp; &#8220;Korban yang kami tolong, mengatakan bahwa&nbsp; mereka kabur karena tertekan dengan sistem pelatihan PT CKS. Selain itu korban juga mengaku, jam istirahatnya sedikit dan tidak diperbolehkan memegang HP sama sekali. Bahwa mereka semua ingin keluar. Katanya juga pas malam lebaran ada yang meninggal, namun mereka disuruh diam ,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Petugas Polsek Kedungkandang dan Polresta Malang Kota, malam itu juga mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Pada Kamis (10/06) tadi, beberapa wanita perwakilan dari PT CKS datangi Polresta Malang Kota. Informasinya mereka diperiksa terkait kasus ini &#8221; Kami fokus pemeriksaan, tidak bisa memberikan komentar saat ini,&#8221; ujar salah satu wanita dari PT CKS saat di Polresta Malang Kota. Sementara itu Kasat Reskrim Kompol Tinton Y Riambodo SIK mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. &#8220;Kami masih terus melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Ketiga korban masih menjalani perawatan dan belum bisa untuk dimintai keterangan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman,&#8221; ujar Kompol Tinton. <strong>(gie/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144830</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
