<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dinkes kabupaten probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-kabupaten-probolinggo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 May 2021 14:31:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dinkes kabupaten probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes Probolinggo Siapkan 7 Ribu Rapid Antigen Bagi Santri Ponpes</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-probolinggo-siapkan-7-ribu-rapid-antigen-bagi-santri-ponpes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 May 2021 14:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rapid antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dalam rangka untuk memfasilitasi para santri yang akan kembali ke pondok pesantren, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyiapkan 7.000 alat rapid antigen bagi santri pondok pesantren. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Shodiq Tjahjono. Baca juga: &#8220;Kalaupun nanti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dalam rangka untuk memfasilitasi para santri yang akan kembali ke pondok pesantren, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyiapkan 7.000 alat rapid antigen bagi santri pondok pesantren. </p>



<p>Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Shodiq Tjahjono.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kalaupun nanti kurang kita bisa pengadaan sebanyak 3.000 lagi alat rapid antigen bagi santri pondok pesantren,” katanya.</p>



<p>Menurut Shodiq, fasilitasi alat rapid antigen dilakukan sehubungan saat ini para santri sudah mulai kembali ke pondok pesantrennya masing-masing di Kabupaten Probolinggo. “Rapid antigen ini kami lakukan karena santri-santri akan kembali ke pondoknya usai libur lebaran,” jelasnya, Minggu (23/05).</p>



<p>Shodiq menerangkan untuk santri-santri yang datang dari luar Kabupaten Probolinggo seharusnya sudah membawa hasil rapid antigen dari daerah asalnya. Ketika mereka datang di Kabupaten Probolinggo sudah dipastikan bahwa mereka tidak sedang menderita atau sedang tidak positif Covid-19.</p>



<p>“Santri yang akan kembali ke pondok kita fasilitasi untuk rapid antigennya di fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas terdekat dari rumahnya. Santri yang dari luar dan mau masuk pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo sudah harus membawa hasil rapid antigen yang maksimal tidak boleh lebih dari 5 hari,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Shodiq menjelaskan penyediaan alat rapid antigen bagi santri yang akan kembali ke pondok pesantrennya ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. “Kita berharap tidak terjadi kluster-kluster baru Covid-19 di pondok pesantren,” tegasnya.</p>



<p>Shodiq menambahkan apabila dari rapid antigen hasilnya positif, santri yang bersangkutan akan diisolasi sambil menunggu swab PCR. Jika hasil swab PCR positif Covid-19, maka santri tersebut akan dilakukan karantina selama 14 hari di rumah sehat Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>“Kita berharap dengan adanya rapid antigen bagi santri ini, fenomena kenaikan kasus setelah adanya libur lebaran dan sebagainya tidak terjadi. Harapan kita upaya ini bisa menekan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” harap Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Shodiq Tjahjono. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Pemeriksaan Reagen Khusus, Probolinggo Sementara Aman Virus Varian Baru Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/hasil-pemeriksaan-reagen-khusus-probolinggo-sementara-aman-virus-varian-baru-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 12:10:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Varian baru covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142861</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Virus varian baru Covid-19, sudah masuk di wilayah Provinsi Jawa Timur. Tetapi di Kabupaten Probolinggo, berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, masih belum ditemukan kasus varian baru tersebut. Hal itu, ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr Dyah Kuncarawati. Pihaknya bersyukur, karena virus varian baru Covid-19, tidak ada di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Virus varian baru Covid-19, sudah masuk di wilayah Provinsi Jawa Timur. Tetapi di Kabupaten Probolinggo, berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan, masih belum ditemukan kasus varian baru tersebut.</p>



<p>Hal itu, ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr Dyah Kuncarawati. Pihaknya bersyukur, karena virus varian baru Covid-19, tidak ada di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pelaku-teror-begal-payudara-jember-dibekuk-polisi">Pelaku Teror Begal Payudara Jember Dibekuk Polisi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/temukan-aktifitas-masyarakat-di-alun-alun-tanpa-masker-satlantas-situbondo-bagikan-masker-gratis">Temukan Aktifitas Masyarakat di Alun-alun Tanpa Masker, Satlantas Situbondo Bagikan Masker Gratis</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/begal-payudara-teror-perempuan-desa-di-jember">Begal Payudara Teror Perempuan Desa di Jember</a></li>
</ul>


<p>“Kemarin kita melakukan pemeriksaan itu hanya kontak eratnya dari Desa Wangkal Kecamatan Gading. Tetapi kemudian setelah di tes dengan reagen khusus varian baru, ternyata hasilnya negatif. Demikian pula kontak eratnya, istrinya kita tes dengan reagen varian baru ternyata hasilnya juga negatif,” katanya, Rabu (19/05) tadi.</p>



<p>Menurut Dyah, virus varian baru Covid-19 itu memperbanyak diri supaya eksis. Untuk menjadi varian baru itu, virus ini harus memperbanyak diri dulu di dalam badan manusia, memperbanyak dan infeksinya tinggi, maka akan membentuk varian-varian baru. Supaya hal itu tidak terjadi, maka jangan membiarkan virus itu masuk. Tidak memberikan kesempatan virus itu masuk ke dalam tubuh manusia.</p>



<p>&#8220;Untuk mewujudkan hal tersebut yang harus dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Probolinggo kembali kepada 5M. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi. Serta terakhir adalah dengan vaksinasi,” jelasnya.</p>



<p>Dyah menerangkan bahwa vaksinasi sangat efektif. Sebab dengan vaksinasi, antibody dan imunitas tubuh akan dipacu untuk naik. Dengan demikian, tatkala virus itu masuk tidak menjadi gejala. Kalau daya tahan tubuhnya semakin naik lagi, virus juga tidak bisa masuk. Teknis penanganan virus varian baru Covid-19 ini sama dengan varian-varian sebelumnya.</p>



<p>“Dengan virus varian baru Covid-19 itu, tetap kita karantina selama 14 hari. Gejalanya lebih ke arah batuk dan sakit tenggorokan, anosmia, demam dan lelah. Jika bergejala, harus segera dirujuk ke rumah sakit, supaya tidak menularkan kepada yang lain. Tentu saja juga 3T (Tracing, Testing dan Treatment) untuk kontak eratnya disitu,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Dyah menjelaskan gejala virus varian baru Covid-19 ini sama dengan sebelumnya. Hanya saja penyebarannya lebih cepat dari pada Covid-19 sebelumnya. Untuk penanganan pemeriksaannya sama, cuma kalau di laboratorium rumah sakit reagennya untuk memeriksa virus varian baru Covid-19 itu tidak sama dengan Covid-19 biasa.</p>



<p>“Tapi kita sudah punya reagen khusus virus varian baru Covid-19 tersebut di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kita sudah punya dan yang kemarin sudah kita terapkan kepada kontak erat varian baru tersebut ternyata juga hasilnya negatif. Hanya saja untuk pemeriksaan virus varian baru Covid-19 ini masih terbatas kepada PMI (Pekerja Migran Indonesia) saja. Karena dia penularannya dari kontak erat di tempat-tempat lain,” terangnya.</p>



<p>Sampai saat ini jelas Dyah, jumlah PMI yang dijemput dari Asrama Haji Surabaya sebanyak 148 orang. Tetapi jika sebelumnya sudah banyak sekali. Namun posisinya sudah pulang dari tempat isolasi dan tinggal 1 orang yang dikarantina di Puskesmas Maron karena hasil laboratoriumnya belum turun.</p>



<p>“Kemudian ada 4 orang PMI yang positif kita isolasi di Rumah Isolasi SI (Sari Indah) Gending. Memang SI ini digunakan lagi khusus untuk yang merah. Kemudian yang karantina itu di Puskesmas Maron dan Puskesmas Paiton,” ujarnya.</p>



<p>Dyah menegaskan bahwa selama ini Pemerintah Daerah sudah sangat bagus sekali memfasilitasi penanganan Covid-19. Artinya, tatkala ada varian baru tetap sangat rigid sekali masalah protokol kesehatannya. Kontak erat varian baru saja ditangani secara cepat dengan pemeriksaan secara cepat. Selain itu, karantina cukup tempatnya, protokol kesehatan didengungkan tidak henti-hentinya. Serta, vaksinasi terus menerus dan jumlahnya banyak secara luas.</p>



<p>“Selanjutnya operasi yustisi juga masih sering dilakukan. Apalagi sekarang ditambah dengan penyekatan-penyekatan. Artinya supaya mobilitas masyarakat tidak dilakukan besar-besaran yang membahayakan dan akan menambah jumlah virus yang ada serta akan menambah jumlah positif yang banyak. Seperti kasus-kasus di luar negeri. Saya rasa sudah cukup bagus sekali penanganan yang dilakukan di Kabupten Probolinggo,” ungkapnya.</p>



<p>Tidak hanya itu tambah Dyah, edukasi ke masyarakat tetap dilakukan dengan penerapan 5M. Bahkan dalam operai yustisi juga selalu dengungkan masalah 5M kepada semua masyarakat.</p>



<p>“Harapan kami dari PIC Karantina bahwasanya kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo semakin menurun dan habis karena ini sangat sedikit sekali. Untuk PMI memang kami perlakukan secara khusus sehingga tidak sembarangan virus itu masuk di Kabupaten Probolinggo. Harapan kami dengan demikian, masyarakat akan tetap sehat, bisa bekerja dengan baik, pariwisata kembali bagus serta kehidupan kembali normal lagi seperti dulu kala,” terangnya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142861</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
