<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>HM Sanusi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hm-sanusi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Nov 2021 14:21:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>HM Sanusi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pimpin Peringatan Hari Jadi Ke-1261 Kabupaten Malang, Bupati Malang Ingatkan Semangat Guyub Rukun, Kebersamaan dalam Membangun</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-peringatan-hari-jadi-ke-1261-kabupaten-malang-bupati-malang-ingatkan-semangat-guyub-rukun-kebersamaan-dalam-membangun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2021 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HM Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Banyak peristiwa yang mengiringi sejarah perjalanan Kabupaten Malang, yang tidak hanya untuk dikenang tetapi harus dapat menjadi pengingat, penyemangat, serta pendorong untuk lebih mencintai dan memberikan sumbangsih terbaik bagi Kabupaten Malang. Keterangan itu, disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat memberikan sambutan dalam memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang yang dilaksanakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Banyak peristiwa yang mengiringi sejarah perjalanan Kabupaten Malang, yang tidak hanya untuk dikenang tetapi harus dapat menjadi pengingat, penyemangat, serta pendorong untuk lebih mencintai dan memberikan sumbangsih terbaik bagi Kabupaten Malang. Keterangan itu, disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat memberikan sambutan dalam memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang yang dilaksanakan di Halaman Pendopo Panji Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (28/11) tadi.</p>



<p>Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Malang, Wakil Wali Kota Batu, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, segenap Kepala Perangkat Daerah, Camat se Kabupaten Malang, Direktur Utama BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Pimpinan Perguruan Tinggi se-malang raya serta sejumlah undangan lainnya.</p>



<p>Pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang pada tahun ini, sama dengan tahun sebelumnya, yaitu di mana sebagai dampak dari pandemi Covid-19, tahun ini kembali dirayakan dengan sederhana namun khidmad penuh kebersamaan. Bupati Malang dalam kesempatan itu, mengajak untuk membangkitkan kembali semangat guyub rukun, kebersamaan dalam membangun Kabupaten Malang.</p>



<p>Terlebih, pandemi Covid-19 yang terjadi selama kurun waktu dua tahun ini, sangat berpengaruh dan berdampak pada berbagai sektor termasuk pertumbuhan ekonomi. Tetapi, berkat semangat kebersamaan dari berbagai pihak dan juga guyub rukun masyarakat Kabupaten Malang, semua dapat dilewati dengan baik.</p>



<p>Penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang, ujarnya, telah menunjukkan progres yang menggembirakan dengan turunnya status PPKM dari Level 3 ke Level 2. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Malang yang ke-1261, diiringi doa dan harapan semoga Kabupaten Malang semakin Makmur,” tegas Bupati Malang.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Malang mengapresiasi, seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, yang selama ini telah bekerja keras dan membangun sinergi yang kuat. Sehingga, berhasil meraih berbagai penghargaan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Atas keberhasilan tersebut, Bupati Malang, kembali menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap unsur penyelenggara pemerintahan, para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian dan dukungan yang begitu besar terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Malang. “Prestasi dan penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama, namun demikian dengan adanya prestasi dan penghargaan yang telah diraih diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat dan menumbuhkan etos kerja dalam melaksanakan program kegiatan dan pembangunan sehingga manfaat dan dampaknya dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat,” ucap Bupati Malang.</p>



<p>Selanjutnya, dalam tasyakuran Peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang, Bupati Malang menyampaikan terima kasih kepada undangan, karena telah meluangkan waktunya untuk dapat bersilaturahmi sekaligus bersama-sama bermunajat kepada Allah SWT, sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan yang didapatkan. Sehingga, kini Kabupaten Malang sudah menginjak usia ke-1261 tahun.</p>



<p>&#8220;Terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan kontribusi terbaiknya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga apa yang telah kita lakukan, kita upayakan dan kita perjuangkan selama ini, mampu menghantarkan Kabupaten Malang menuju terwujudnya Kabupaten Malang yang Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian dengan Semangat Gotong Royong berdasarkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Bupati Malang.</p>



<p>Dalam peringatan Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang tahun ini, Bupati Sanusi menjelaskan, menjadi tonggak awal atau starting point sekaligus momentum untuk memperkuat pondasi pembangunan. Sebagaimana RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2021-2026, bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Malang kedepan terbagi dalam 5 periode, di mana pada tahun 2022 arah kebijakan lebih difokuskan pada &#8216;Pemulihan Ekonomi dan Penataan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi sebagai upaya pemerintah untuk mencapai good governance&#8217;. “Secara khusus untuk pemulihan ekonomi dilakukan melalui pengembangan ekonomi lokal sektor unggulan dan penguatan SDM, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi, dan kondisi sosial masyarakat. Sedangkan penataan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dilakukan dengan perbaikan konektivitas pelayanan publik, peningkatan infrastruktur layanan, sekaligus peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara,” ucap Bupati Malang.</p>



<p>Diakhir sambutannya, Bupati Malang berharap, momen peringatan Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang, dijadikan sebagai wadah perekat yang dapat memperkuat sinergitas dan mempersatukan persepsi, untuk mengarahan perumusan strategi agar berjalan selaras dan berkesinambungan dalam rangka mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. <strong>(pro/sit)</strong></p>



<p>Sejumlah Penghargaan Raihan Pemkab Malang</p>



<p>1. Inovatif Government Award (IGA) tahun 2020, dari Kementerian Dalam Negeri.</p>



<p>2. Penghargaan Anugerah Parahita Eka Praya Kategori Utama&nbsp; dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.</p>



<p>3. Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.</p>



<p>4. Penghargaan Kategori Baik pada Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).</p>



<p>5. Opini WTP ke-7 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan; 6. Juara I Lomba Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) tingkat Nasional tahun 2020.</p>



<p>7. Top 46 Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tingkat Nasional Tahun 2020.</p>



<p>8. Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Kategori Pemerintah Daerah Kabupaten Besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.</p>



<p>9. Penghargaan TOP BUMD Award 2021 yang digelar oleh Majalah Top Business.</p>



<p>10. Penghargaan atas pencapaian Sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) Provinsi Jawa Timur 2021.</p>



<p>11. Penghargaan Kepada Bupati Malang sebagai Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja tahun 2020 dari Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>12. Pemenang ke-II Lomba Gotong Royong kabupaten/kota Tingkat Jawa Timur dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>13. Penghargaan Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur tahun 2021.</p>



<p>14. Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>15. Juara I Kategori Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Terinovatif dalam Lomba Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi Tahun 2021.</p>



<p>16. Penghargaan Inovasi Cegah Stunting 2021 Kategori Pemberdayaan Masyarakat dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.</p>



<p>17. Penghargaan UKM Flash di Puskesmas Ampelgading sebagai juara I Tingkat Nasional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159185</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Bersama Dandim Kunjungi Tiga Kecamatan di Wilayah Malang Barat</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-dandim-kunjungi-tiga-kecamatan-di-wilayah-malang-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2021 16:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[dandim 0818]]></category>
		<category><![CDATA[HM Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Dandim 0818 Kabupaten Malang &#8211; Kota Batu, Letkol Inf. Yusuf Dody Sandra, menggelar kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon pada Sabtu (06/03) tadi. Sejumlah desa di tiga kecamatan ini, dilalui bupati bersama rombongan untuk tujuan mulai dari meninjau titik bencana alam longsor, banjir hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Dandim 0818 Kabupaten Malang &#8211; Kota Batu, Letkol Inf. Yusuf Dody Sandra, menggelar kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon pada Sabtu (06/03) tadi. Sejumlah desa di tiga kecamatan ini, dilalui bupati bersama rombongan untuk tujuan mulai dari meninjau titik bencana alam longsor, banjir hingga sejauh mana perkembangan pembangunan infrastuktur desa, serta penerapan protokol kesehatan.</p>



<p>Dengan menggunakan kendaraan motor trail, bupati dalam kunjungan ini menempuh total jarak tempuh sekitar 60 km. Start dari rumah dinas di Jalan Gede tepat pukul 07.00, Bupati Sanusi dan rombongan bergerak menyusuri rute giat ke Pujon &#8211; Ngantang &#8211; Kasembon. Titik pertama kunjungan yakni ke Desa Pandesari meninjau kerja bakti antara dinas dan masyarakat yang lokasinya dekat dengan tempat wisata flower garden.</p>



<p>Kemudian, lanjut ke Cafe Sawah Pujon, Desa Pujon Kidul yang sedang bersolek mempercantik diri. Lalu, ke Jalan Desa Sukomulyo yang kerap sebagai jalan alternatif kala jalan provinsi di Kedungrejo Ngantang terputus akibat bencana alam.</p>



<p>Baca juga : <a href="https://memontum.com/135398-dandim-0823-situbondo-dampingi-irdamv-brw-tinjau-posko-ppkm-mikro" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/135398-dandim-0823-situbondo-dampingi-irdamv-brw-tinjau-posko-ppkm-mikro" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Dandim 0823/Situbondo Dampingi IrdamV/Brw Tinjau Posko PPKM Mikro</a></p>



<p>Dari jalur utama ini, rombongan lanjut ke Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang guna meninjau kerja bakti, serta ke Desa Sidodadi dan Pagersari, meninjau perbaikan jalan. Bahkan, Bupati dan Dandim pun sempat menjajal mesin tambal aspal jalan berukuran mini. Kemudian, giat break untuk makan siang bersama perangkat Desa Pagersari di pendopo desa setempat.</p>



<p>Seusai itu, Bupati Sanusi balik kanan masuk ke Desa Pandansari Ngantang, tepatnya melintas ke arah Dusun Klangon, Desa Pondok Agung Kecamatan Kasembon. Sepanjang rute ini, rombongan pun melewati rute offroad di pinggiran sungai yang tercatat pernah dialiri lahar dingin dari erupsi Gunung Kelud, dan naik menyusuri perbukitan melalui jalan setapak yang sebagian sudah dirabat. Dari Pondok Agung, rombongan keluar ke Desa Bayem &#8211; Desa Kasembon dan berlanjut onroad lewat jalan besar Kasembon &#8211; Ngantang.</p>



<p>Baru memasuki wilayah Desa Pait, Abah Sanusi belok kiri untuk meninjau keberadaan cafe atau gazebo warga setempat, yang menawarkan sejumlah hasil pertanian dan olahan pertanian. Setelah beristirahat sejenak dan menyapa warga, Abah Sanusi bersama Dandim pun melanjutkan perjalanan ke Jombok &#8211; Rulungrejo dan finish di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon.</p>



<p>&#8221;Banyak yang ditemukan pada kunjungan ke Pujon, Ngantang dan Kasembon. Hasilnya, Pemerintah Kabupaten Malang memiliki program ke depan. Untuk mempermudah akses jalan dan transportasi masyarakat seperti jalan tembus antara Jombok &#8211; Ngabab, dari Ngantang ke Pondok Agung Kasembon akan lanjut dirabat. Tadi, juga meninjau dan ditemukan titik bencana alam longsor yang menimbulkan beberapa dampak. Seperti, longsoran tanah menutupi aliran sungai yang mengairi 47 hektar lahan persawahan akan diselesaikan dan jembatan yang putus akan segera dikerjakan,&#8221; jelas Bupati Sanusi.</p>



<p>Bupati dua periode ini pun menambahkan, kegiatan kunjungan kerja semacam ini akan terus digelar. Hanya saja, lokasi atau titik berikutnya menyesuaikan perkembangan dan disesuaikan kesiapan peralatan. Tak terkecuali, juga berkunjung ke lokasi-lokasi wisata, terutama wisata berbasis desa dan masyarakat desa. Seperti saat mengunjungi Wisata Desa Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul yang sedang bersolek dan semakin mempercantik diri untuk bersiap kembai menyambut wisatawan datang.</p>



<p>&#8221;Selain di Cafe Sawah, kita tadi juga kunjungi Gazebo dan Cafe Durian di Ngantang juga ada rest area di Desa Mulyorejo yang memiliki cafe dan mini market dengan menawarkan view indah Bendungan Selorejo. Harapannya, setelah pandemi ini berakhir, geliat pariwisata semakin maksimal. Sekarang, pemkab membangun infrastrukturnya dulu sembari menunggu masa pandemi ini berakhir,&#8221; jelas Abah Sanusi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Wilayah Di Kabupaten Malang di Pasang Bendera Zonasi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-wilayah-di-kabupaten-malang-di-pasang-bendera-zonasi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2021 15:18:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HM Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0818]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Zonasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134635</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, Forkopimda Kabupaten Malang melakukan pemasangan bendera sesuai zonasi tingkat Covid-19, di tiga wilayah di Kabupaten Malang. Secara sombolis, Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, menyerahkan bendera untuk di pasang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, Forkopimda Kabupaten Malang melakukan pemasangan bendera sesuai zonasi tingkat Covid-19, di tiga wilayah di Kabupaten Malang. Secara sombolis, Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, menyerahkan bendera untuk di pasang sesuai tingkat zonasi Covid-19 kepada sejumlah Muspika di tiga wilayah di Kabupaten Malang.</p>



<p>Tiga wilayah tersebut, diantaranya Kecamatan Kepanjen, Gondanglegi dan Kecamatan Lawang, pada Sabtu (13/02) tadi.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa pemasangan bendera merupakan inisiasi dari Polda Jawa Timur, sebagai upaya untuk untuk mendeteksi dan mencegah tersebarnya Covid-19 di Kabupaten Malang. Bendera akan dipasang di tiap-tiap desa, Rt, Rw selama penerapan PPKM Skala Mikro.</p>



<p>Masih menurut Sanusi, berdasarkan data yang ada, jumlah Rt yang masuk zona kuning di Kabupaten Malang, sebanyak 197 RT. Sedangkan untuk zona hijau sendiri sebanyak 11.126 Rt</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134538-forkopimda-malang-evaluasi-ppkm-jilid-i-dan-ii-serta-penerapan-ppkm-skala-mikro#ixzz6mMfrR8bm" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Forkopimda Malang Evaluasi PPKM Jilid I dan II serta Penerapan PPKM Skala Mikro</a></strong></p>



<p>&#8220;PPKM Skala Mikro ini memang perlu peran Rt dan Rw yang lebih diutamakan, dalam mencegah penularan Covid-19. Semoga, melalui pencanangan bendera zonasi Covid-19 ini, dapat mengurangi dan virus Covid-19,&#8221; kata Sanusi.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, pun menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk memahami betul terkait PPKM Skala Mikro. Di mana, penerapan harus melibatkan seluruh Rt, Rw dan desa di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p>Kapolres menambahkan, bahwa&nbsp; ini adalah tugas kita bersama. Karenanya, mari saling menjaga agar zona yang saat ini hijau, tidak mengalami peningkatan. Pemasangkan bendera dalam rangka sosialisasi. Jangan sampai, bendera hijau berubah menjadi kuning. Sebaliknya, zona kuning harus bisa menjadi zona hijau.</p>



<p>&#8220;Mari bersama-sama kita laksanakan secara serius PPKM berbasis Mikro ini, dan untuk zona hijau bisa dilaksanakan sosialisasi dan penyemprotan secara rutin,&#8221; ungkapnya. <strong>(cw3/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Ikuti FGD Bersama Komisi 7 DPR RI</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-fgd-bersama-komisi-7-dpr-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 07:27:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Group Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[HM Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII DPR]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Penandatanganan PMA dan PMDN]]></category>
		<category><![CDATA[Virtual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri acara Forum Group Discussion (FGD) dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT), Kamis (04/02) tadi. Kegiatan yang dilangsungkan di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dihadiri langsung Ketua Komisi 7 DPR-RI, Sugeng Suparwoto. UMM sendiri, terpilih menjadi salah satu universitas di Indonesia, yang berpartisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri acara Forum Group Discussion (FGD) dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT), Kamis (04/02) tadi. Kegiatan yang dilangsungkan di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dihadiri langsung Ketua Komisi 7 DPR-RI, Sugeng Suparwoto.</p>
<p>UMM sendiri, terpilih menjadi salah satu universitas di Indonesia, yang berpartisipasi dalam diskusi RUU EBT. RUU nantinya, adalah salah satu dasar untuk menuju kepastian hukum.</p>
<p>Bupati Malang dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Komisi VII DPR-RI, yang telah mendorong upaya hilirisasi di sektor industri seperti di UMM. Di mana, mampu menggembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/132391-bupati-sanusi-ikuti-penandatanganan-pma-dan-pmdn-dengan-umkm-secara-virtual#ixzz6la1zwMCu">Bupati Sanusi Ikuti Penandatanganan PMA dan PMDN Dengan UMKM Secara Virtual</a></strong></p>
<p>&#8220;Di tengah pandemi Covid-19 ini, energi baru dan terbarukan menjadi yang sangat penting. Karena, pembangkitan ekonomi Indonesia, bisa dimulai secara tepat dari investasi EBT,&#8221; kata Bupati Malang.</p>
<p>Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi 7 DPR-RI itu, merupakan serangkaian kegiatan ke kampus-kampus di Indonesia, untuk diskusi tentang RUU EBT. &#8220;RUU adalah salah satu dasar untuk menuju kepastian hukum. Undang-Undang yang lalu memang ada tetapi tidak menjadi satu kesatuan yang komprehensif jadi masih terpisah-pisah,&#8221; papar Sugeng.</p>
<p>Politisi dari Nasdem ini menambahkan, untuk menjadi RUU, DPR tidak bisa memutuskan sendiri. Namun, perlu peran dari beberapa pemangku kepentingan, stake holder, maupun akademisi untuk berbagi saran dan masukan.</p>
<p>&#8220;DPR sebagai tugas legislasi mempunyai target. Insya Allah, Oktober tahun ini akan tuntas menjadi Undang-Undang EBT. Untuk hari ini sudah ada draft undang-undangnya yang terdiri dari 59 Pasal 14 bab,&#8221; paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HM Sanusi, Plt Bupati Malang</title>
		<link>https://memontum.com/hm-sanusi-plt-bupati-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Oct 2018 12:15:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[HM Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Bupati Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=60218</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya – Kementerian Dalam Negeri mengambil langkah cepat menyikapi kepemimpinan di Kabupaten Malang. Melalui Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang diserahkan kepada Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Selasa (16/10) pukul 13.00 WIB. Melalui SK tersebut diharapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":rt" class="ii gt">
<div id=":1dr" class="a3s aXjCH " tabindex="-1" role="gridcell">
<div dir="ltr">
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> – Kementerian Dalam Negeri mengambil langkah cepat menyikapi kepemimpinan di Kabupaten Malang. Melalui Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang diserahkan kepada Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Selasa (16/10) pukul 13.00 WIB. Melalui SK tersebut diharapkan tidak akan terjadi kekosongan pemerintahan di Kabupaten Malang.</p>
<p><a href="https://memontum.com/60164-gedangan-siap-ikut-lomba-kecamatan-berseri-memotivasi-warga-berpartisipasi/ft-plt-2" rel="attachment wp-att-60167"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-60167" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/FT-PLT-2-e1539692068784.jpg?resize=500%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="333" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Selasa (16/10) menjelaskan,  Plt dalam administrasi negara Indonesia adalah pejabat yang menempati posisi jabatan bersifat sementara. Hal ini karena pejabat yang menempati posisi itu sebelumnya dinyatakan berhalangan atau terkena peraturan hukum sehingga tidak menempati posisi tersebut.</p>
<p>&#8220;Dari situ, Kementerian Dalam Negeri mengambil langkah-langkah melalui Gubernur Jatim untuk menetapkan pelaksana tugas Bupati Malang oleh Wakil Bupati Malang. Ini untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Pak Gubernur juga tidak ingin seharipun terjadi kekosongan pemerintahan. Sesuai dengan perintah UU Nomor 23 tahun 2014, maka wakil kepala daerah melaksanakan tugas (Plt, Red) sebagai kepala daerah,&#8221; kata Aries Agung Paewai.</p>
<p>Terpisah, usai menerima SK Plt Bupati Malang dari Pak Dhe Karwo, HM Sanusi mengaku hanya akan meneruskan program-program Bupati Malang sebelumnya, Dr. H. Rendra Kresna yang sudah tersusun dalam RPJMD. Dalam waktu dekat, dia akan menggelar pertemuan dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat se Kabupaten Malang untuk kembali menekankan kinerja pemerintah dan pelayanan publik.</p>
<p>&#8220;Saya hanya meneruskan program-program bupati yang sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kita harus tetap memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malang,&#8221; jelasnya kepada awak media saat di Grahadi, siang tadi. <strong>(hum/ono)</strong></p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
</div>
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":1eu" class="hq gt">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60218</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
