<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-kedungkandang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Jan 2022 15:56:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jembatan Kedungkandang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Digelontor Anggaran Rp 951 Juta, Jembatan Lowokdoro Kedungkandang Akhirnya Rampung Diperbaiki</title>
		<link>https://memontum.com/digelontor-anggaran-rp-951-juta-jembatan-lowokdoro-kedungkandang-akhirnya-rampung-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 15:56:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Digelontor Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Lowokdoro]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161359</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) telah merampungkan perbaikan Jembatan Lowokdoro di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Sejak 1 Januari 2022 lalu, jembatan tersebut dapat diakses masyarakat, khususnya pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) telah merampungkan perbaikan Jembatan Lowokdoro di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Sejak 1 Januari 2022 lalu, jembatan tersebut dapat diakses masyarakat, khususnya pejalan kaki dan kendaraan roda dua.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT, menerangkan bahwa Jembatan Lowokdoro diperbaiki karena strukturnya terus mengalami penurunan akibat usia konstruksi. Hal itu menjadi salah satu program infrastruktur Pemkot Malang, di tahun anggaran 2021.</p>



<p>“Alhamdulillah, atas atensi dan arahan Bapak Wali Kota Malang, harapan masyarakat akan perbaikan Jembatan Lowokdoro, bisa dituntaskan,” ujar Diah saat dihubungi, Kamis (06/01/2022).</p>



<p>Perbaikan yang dilakukan DPUPRPKP Kota Malang, tambahnya, meliputi penggantian struktur yang keropos dengan rangka baja, penambahan plate bordes untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua. Total anggaran yang dialokasikan lebih kurang Rp 951 juta. Jembatan ini l, memiliki panjang 124 meter dan lebar 3,6 meter yang membentang di atas aliran Sungai Brantas.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Diah menambahkan, upaya perbaikan jembatan selain demi keamanan dan kenyamanan pengguna, juga diharapkan memiliki manfaat melestarikan sejarah panjang jembatan yang sering dijuluki masyarakat lokal sebagai ‘Jembatan Shiratal Mustaqim&#8217;. Itu karena, jembatan ini jika menilik ketinggian dan lebar jembatan yang menghadirkan sensasi tersendiri bagi banyak orang yang melintasinya.</p>



<p>Secara historis, Jembatan Balak Lowokdoro telah berdiri sejak masa kolonial. Dulunya, jembatan berfungsi sebagai jalur lori pengangkut tebu menuju pabrik gula Kebonagung. Bekas jalur lori tersebut juga terhubung dengan pabrik gula Krebet.</p>



<p>Jembatan yang membentang dari timur ke barat tersebut, memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif pengurai kemacetan di Jalan Gadang, sekaligus penghubung Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang dan Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun.</p>



<p>“Untuk keamanan, penggunaan tetap dibatasi hanya pejalan kaki dan kendaraan roda dua, baik dari Jalan Kyai Parseh maupun Jalan Lowokdoro,” paparnya. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161359</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencana Pelebaran Jalan Jembatan Kedungkandang Kota Malang Urung</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-pelebaran-jalan-jembatan-kedungkandang-kota-malang-urung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2021 04:59:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152365</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pelebaran jalan di sekitar Jembatan Kedungkandang, Kota Malang, urung dilakukan. Penyebabnya, alokasi anggaran yang disiapkan di tahun 2021, terkena refocusing. &#8220;Karena anggaran yang ada harus terefocusing dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021,&#8221; kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan dan Pemukiman (DPUPRKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pelebaran jalan di sekitar Jembatan Kedungkandang, Kota Malang, urung dilakukan. Penyebabnya, alokasi anggaran yang disiapkan di tahun 2021, terkena refocusing.</p>



<p>&#8220;Karena anggaran yang ada harus terefocusing dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021,&#8221; kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan dan Pemukiman (DPUPRKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, Rabu (01/09) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Wanita yang juga menjabat sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Malang itu menjelaskan, pelebaran jalan di sana masuk dalam dana alokasi khusus (DAK). &#8220;Tapi, anggaran itu direfocusing dan dialihkan ke penanganan Covid-19,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tertundanya rencana pelebaran jalan di kawasan tersebut, ujarnya, sudah barang tentu akan melakukan pengajuan kembali di anggaran tahun berikutnya. &#8220;Bisa dianggarkan di tahun depan. Karena kami masih terus mengupayakan supaya kemacetan yang kerap terjadi bisa terurai pelan-pelan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, pelebaran di jalan tersebut, akan dimulai dari depan Lapangan Kedungkandang hingga persimpangan Jembatan Kedungkandang. Selain itu, DPUPRKP Kota Malang, juga ingin membuat U-Turn di depan Lapangan Kedungkandang. Dengan harapan, mampu mengurai kemacetan di sekitarnya. Begitu pula, untuk kendaraan dari Jalan Muharto harus belok kiri menuju Jalan Ki Ageng Gribig dan putar balik di depan Lapangan Kedungkandang. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152365</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Taman di Bawah Jembatan Kedungkandang Akan Segera Dibangun, Ini Saran Wali Kota Sutiaji</title>
		<link>https://memontum.com/taman-di-bawah-jembatan-kedungkandang-akan-segera-dibangun-ini-saran-wali-kota-sutiaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 10:02:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dibangun dari Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Saran Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Taman di Bawah Jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146616</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembangunan taman di bawah Jembatan Kedungkandang sudah dalam tahap Focus Group Discussion (FGD) pemaparan desain dan konsepnya. Bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, FGD pembangunan taman Jembatan Kedungkandang diikuti oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Wahyu Setianto, beserta beberapa tokoh masyarakat terkait lainnya, Selasa (29/06). Terdapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembangunan taman di bawah Jembatan Kedungkandang sudah dalam tahap Focus Group Discussion (FGD) pemaparan desain dan konsepnya. Bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, FGD pembangunan taman Jembatan Kedungkandang diikuti oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Wahyu Setianto, beserta beberapa tokoh masyarakat terkait lainnya, Selasa (29/06).</p>



<p>Terdapat empat poin yang menjadi masukan Wali Kota Sutiaji berkaitan dengan Detail Engineering Design (DED) yang dipaparkan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Pertama, perlu memperhatikan masalah keamanan. Karena ini adalah taman aktif, dimana masyarakat bisa beraktifitas disana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sehingga jangan sampai nanti keamanan pengguna jalan beserta pemanfaat taman tersebut terganggu.</p>



<p>Kedua berkaitan dengan mempertahankan eksisting yang sudah ada di sekitar Jembatan Kedungkandang.</p>



<p>&#8220;Kemudian, bisa ditambahkan artistik penghias yang lainnya. Sehingga orang tidak terpacu pada taman saja, dan bisa nyaman berada disana,&#8221; bebernya.</p>



<p>Terakhir perihal pemberian nama. Orang nomor satu di Kota Malang itu belum sepakat jika taman yang akan dibangun di bawah Jembatan Kedungkandang diberi nama Taman Kedungkandang.</p>



<p>&#8220;Mungkin bisa Taman Kyai Malik, kan di sekitar situ ada Jalan KH Malik. Atau bisa juga eksplore nama lainnya,&#8221; sambung Sutiaji.</p>



<p>Meski begitu, ditegaskan pria berkacamata itu, dirinya sepakat dengan desain dan konsep yang dipaparkan.</p>



<p>&#8220;Secara garis besar, saya sepakat, cuma empat hal itu menjadi saran dan masukan untuk DED final. Ditambah lagi perihal lahan parkir, jangan sampai mengganggu arus lalu lintas disana,&#8221; pesan Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto, menjelaskan bahwa pembangunan taman ini akan meraup anggaran sekitar Rp 800 juta.</p>



<p>&#8220;Nanti konsepnya adalah taman aktif, artinya masyarakat bisa menikmati wisata, bermain, ada beberapa fasilitas juga yang akan kami sediakan. Dengan anggaran kurang lebih Rp 800 juta untuk pembuatan taman disana,&#8221; urai Wahyu.</p>



<p>Mantan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) ini mengatakan setelah FGD akan ada perbaikan DED taman. Yang kemudian diserahkan kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk dilakukan pelelangan. &#8220;Insyallah minggu ini DED final sudah rampung, dan akan segera dilakukan pembangunan pada tahun ini juga. Karena masuk APBD induk DLH Kota Malang tahun 2021,&#8221; ucap Wahyu. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146616</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala DPUPRPKP Malang Sebut Skate Park Jembatan Kedungkandang Seyogyanya Digarap Disporapar</title>
		<link>https://memontum.com/kepala-dpuprpkp-malang-sebut-skate-park-jembatan-kedungkandang-seyogyanya-digarap-disporapar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 07:36:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Skate Park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146473</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembangunan fasilitas penunjang di bawah lahan kosong Jembatan Kedungkandang, Kota Malang, terus dalam pembahasan. Beberapa infrastruktur yang akan terbangun antara lain Skate Park, Lapangan Basket 3 on 3, hingga kuliner pinggir kali. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa desain dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembangunan fasilitas penunjang di bawah lahan kosong Jembatan Kedungkandang, Kota Malang, terus dalam pembahasan. Beberapa infrastruktur yang akan terbangun antara lain Skate Park, Lapangan Basket 3 on 3, hingga kuliner pinggir kali.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa desain dan konsep rencana pembangunan tersebut sudah dikerjakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga: </span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tmmd-ke-127-kediri-dansatgas-beri-khutbah-jamaah-salat-jumat-di-desa-gadungan">TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidang-terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-uang-hasil-kejahatan-untuk-gaya-hidup-dan-dugem">Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung">Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami telah menerima desain dan konsepnya, sudah ditunjukkan oleh Disporapar. Nanti tinggal menunggu petunjuk Pak Wali,” ujar pria yang akrab disapa Soni itu, Senin (28/06) tadi.</p>



<p>Meski begitu, pria yang pernah menjabat sebagai Pjs Sekda Kota Malang itu berharap pihak Disporapar yang menangani pembangunan fasilitas di bawah Jembatan Kedungkandang.</p>



<p>&#8220;Kalau bisa jangan semua dikerjakan DPUPRPKP. Karena kalau yang pembangunan fasilitas di bawah Jembatan Kedungkandang kan memang merupakan tusinya Disporapar,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Berdasarkan keterangan Soni, pihaknya sudah menyiapkan lahan maupun keamanan lingkungan. &#8220;Kami yakin teman-teman di Disporapar bisa melaksanakannya, tapi tetap akan kami dampingi secara teknis. Seyogyanya memang pemangku tusinya yang melaksanakan, dengan begitu bisa menjadi literasi buat teman-teman Disporapar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Namun, diakui Soni, DPUPRPKP siap mengerjakan pembangunan jika memang ditunjuk oleh Wali Kota untuk menangani.</p>



<p>&#8220;Bukan berarti kami menolak, jika petunjuk dari Pak Wali harus kami, ya kami bakal kerjakan. Mau kami atau Disporapar, dua-duanya siap, tinggal siapa yang punya waktu luang,&#8221; kata Soni. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146473</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini Sederet Fasilitas yang Akan Dibangun Pemkot Malang di Kawasan Jembatan Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/ini-sederet-fasilitas-yang-akan-dibangun-pemkot-malang-di-kawasan-jembatan-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 04:57:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitasi Alumni dan Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144971</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga Kota Malang khususnya yang berlokasi di sekitar Jembatan Kedungkandang sebentar lagi akan menikmati fasilitas baru. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang lewat Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan membangun Skate Park. &#8220;Pembangunan Skate Park itu kan kemarin sudah diusulkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga Kota Malang khususnya yang berlokasi di sekitar Jembatan Kedungkandang sebentar lagi akan menikmati fasilitas baru. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang lewat Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan membangun Skate Park.</p>



<p>&#8220;Pembangunan Skate Park itu kan kemarin sudah diusulkan oleh pihak ketiga kepada pak Pjs Sekda kala itu, Pak Soni. Disporapar yang mendesain dan mengkonsep,&#8221; ungkap Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, Sabtu (12/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Untuk rancangan konsep, diakui Ida, pihaknya sudah menyampaikan desainnya kepada Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti disitu ada tempat untuk bermain skatebord, kemudian basketball. Lalu ada juga kuliner pinggir kali, seperti pujasera begitu. Jadi ada tiga fasilitas yang akan dibangun,&#8221; beber Ida.</p>



<p>Diakui Ida, karena tempat yang tidak begitu besar, dirinya hanya mampu menambah tiga fasilitas tersebut. Namun, sudah mencangkup untuk lahan parkir juga.</p>



<p>&#8220;Tempat olahraganya kan dua, skateboard dan basket. Lapangan basket nanti pun hanya yang model 3 on 3. Karena tempatnya tidak begitu besar. Tapi untuk parkir sudah disiapkan juga, bisa disitu,&#8221; beber Ida Ayu.</p>



<p>Berkaitan dengan pujasera yang akan mengusung konsep kuliner pinggir kali, Ida mengatakan bahwa lokasinya berada pada sisi barat atau timur sungai. Namun dirinya belum menghitung berapa jumlah pedagang yang nantinya akan menempati pujasera tersebut. &#8220;Jumlah berapa pedagang belum ngitung, tapi memang bagus disitu untuk kuliner. Apalagi potensi pedagang di daerah sana banyak. Sehingga memanfaatkan atau memaksimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah sana,&#8221; papar Kepala Disporapar Kota Malang. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144971</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Urai Kemacetan Jembatan Kedungkandang, DPUPRPKP Siapkan U-Turn dan Pelebaran Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/urai-kemacetan-jembatan-kedungkandang-dpuprpkp-siapkan-u-turn-dan-pelebaran-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 03:48:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang akan melakukan pelebaran jalan mulai dari depan Lapangan Kedungkandang hingga persimpangan Kedungkandang. Langkah itu dilakukan, guna membuat U-Turn di depan Lapangan Kedungkandang, dengan harapan mampu mengurai kemacetan di jalan sekitarnya. Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso, mengatakan bahwa terkait rencana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang akan melakukan pelebaran jalan mulai dari depan Lapangan Kedungkandang hingga persimpangan Kedungkandang.</p>



<p>Langkah itu dilakukan, guna membuat U-Turn di depan Lapangan Kedungkandang, dengan harapan mampu mengurai kemacetan di jalan sekitarnya.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso, mengatakan bahwa terkait rencana itu pihaknya sudah mendesain jalan yang akan dipakai untuk memutar arah kendaraan atau U-Turn itu.</p>



<p>&#8220;Jadi kami akan membuat jalan untuk berputar arah di depan Lapangan Kedungkandang. Sehingga, agar tidak crowded. Kami sudah ada desainnya untuk itu,&#8221; katanya, Senin (22/03) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136871-area-jembatan-kedungkandang-akan-dibuat-skatepark-taman-bermain-anak-dan-fasilitas-olahraga">Area Jembatan Kedungkandang akan Dibuat Skatepark, Taman Bermain Anak dan Fasilitas Olahraga</a></strong></p>



<p>Pria yang akrab disapa Soni itu menjelaskan, terkait pelebaran jalan di persimpangan Kedungkandang, masih dalam proses.</p>



<p>&#8220;Rencana pelebaran jalan bakal dilakukan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021. Jadi nilai anggaran pun bakal ditentukan sesuai kemampuan keuangan daerah. Sehingga, kalau Pendapatan Asli Daerah (PAD) tinggi, bisa kami anggarkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meski begitu, pihaknya berharap tahun ini rencana pelebaran jalan tersebut bisa rampung. Jika U-Turn sudah diterapkan di area <a href="https://memontum.com/tag/jembatan-kedungkandang">Jembatan</a> Kedungkandang, nantinya kendaraan dari Jalan Muharto ke Jalan Mayjend Sungkono, tidak boleh langsung belok kanan menuju Jembatan Kedungkandang.</p>



<p>Begitu pula kendaraan dari Jalan Muharto harus belok kiri menuju Jalan Ki Ageng Gribig dan putar balik di depan Lapangan Kedungkandang.</p>



<p>&#8220;Lalu untuk kendaraan dari arah Jalan Ki Ageng Gribig menuju Jalan Muharto tidak boleh langsung belok kanan dari persimpangan Kedungkandang. Kendaraan harus melewati jalur putar balik di bawah Jembatan Kedungkandang,&#8221; tuturnya <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Area Jembatan Kedungkandang akan Dibuat Skatepark, Taman Bermain Anak dan Fasilitas Olahraga</title>
		<link>https://memontum.com/area-jembatan-kedungkandang-akan-dibuat-skatepark-taman-bermain-anak-dan-fasilitas-olahraga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 09:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[basket]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Flyover]]></category>
		<category><![CDATA[grafiti]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136871</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usai obyek grafiti, rencananya Jembatan Kedungkandang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut guna memanfaatkan lahan di sekitar jembatan, yang diresmikan akhir tahun 2020 lalu oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa sesuai arahan dan perintah dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usai obyek grafiti, rencananya Jembatan Kedungkandang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut guna memanfaatkan lahan di sekitar jembatan, yang diresmikan akhir tahun 2020 lalu oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa sesuai arahan dan perintah dari Wali Kota Sutiaji, lahan di Flyover Jembatan Kedungkandang harus dimanfaatkan secara maksimal.</p>



<p>&#8220;Di bawah flyover ini ada banyak lahan kosong, sehingga tadi pak Wali perintahkan harus dipakai. Supaya tidak ada lahan yang tidak dioptimalkan,&#8221; jelasnya, Senin (15/03).</p>



<p>Menurut pria yang akrab disapa Soni itu, jika banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan, ditakutkan nanti bisa berubah fungsi.</p>



<p>&#8220;Selain itu biar pak Camat punya kegiatan untuk warganya,&#8221; tambah Soni.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136879-tiga-rumah-di-bumiayu-malang-ambrol-ke-ngarai-akibat-cuaca-ekstrem#ixzz6pAZUyZDL" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Tiga Rumah di Bumiayu Malang Ambrol ke Ngarai Akibat Cuaca Ekstrem</a></strong></p>



<p>Pemanfaatan lahan itu dijelaskan Soni bisa berupa fasilitas olahraga, seperti lapangan basket, skatepark, maupun taman untuk anak-anak.</p>



<p>&#8220;Ini bisa untuk skatepark, lalu untuk lapangan basket, dan lain-lain. Nanti untuk pengerjaan lapangan olahraga bisa didesainkan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Contohnya untuk skatepark ya tidak perlu desainnya untuk profesional, bagi yang pemula saja,&#8221; terangnya. </p>



<p>Diharapkan dengan banyaknya fasilitas dan objek di area Jembatan Kedungkandang bisa membuat masyarakat nyaman refreshing di daerah ini. Namun berkaitan dengan apakah akan menjadi destinasi Car Free Day (CFD), pria yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) itu merasa bahwa lokasinya tidak pas. </p>



<p>&#8220;Kalau dibuat tempat CFD, teman-teman Dinas Perhubungan (Dishub) yang tahu dan akan mengkaji. Tapi saya rasa tidak mungkin ada CFD disini, karena aktivitas masyarakat cukup tinggi pada area ini,&#8221; tegasnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136871</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima CSR PT Indana Paint, 20 Komunitas Malang Raya Akan Hiasi Jembatan Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/terima-csr-pt-indana-paint-20-komunitas-malang-raya-akan-hiasi-jembatan-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 08:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[grafiti]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terima Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indana Paint berupa grafiti pada Jembatan Kedungkandang, Senin (15/03) tadi. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun juga disediakan tempat masing-masing untuk memberi coretan pertama pada bagian jembatan yang akan dihiasi oleh grafiti itu. Diharapkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terima Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indana Paint berupa grafiti pada <a href="https://memontum.com/tag/jembatan-kedungkandang">Jembatan</a> Kedungkandang, Senin (15/03) tadi.</p>



<p>Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun juga disediakan tempat masing-masing untuk memberi coretan pertama pada bagian jembatan yang akan dihiasi oleh grafiti itu.</p>



<p>Diharapkan, melalui grafiti yang akan melibatkan setidaknya 20 komunitas di Malang Raya ini, dapat menyalurkan aspirasi maupun kritikan yang kreatif.</p>



<p>&#8220;Melalui grafiti ini, sentuhan-sentuhan atau kritik dari mereka akan tertuang bagus. Saya kira mereka juga kelompok yang cukup kritis ya,&#8221; ungkap Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/131185-jembatan-kedungkandang-dioperasikan-beberapa-warga-masih-langgar-penunjuk-jalan">Jembatan Kedungkandang Dioperasikan, Beberapa Warga Masih Langgar Penunjuk Jalan</a></strong></p>



<p>Dengan langkah itu, tambahnya, diharapkan masyarakat yang melintas bisa melihat pesan moral yang tertuang.</p>



<p>&#8220;Karena objeknya bukan grafiti saja, nanti juga akan kita buatkan pilar-pilar di jembatan ini. Insyaallah saat HUT Kota Malang bisa rampung,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Orang nomor satu di Kota Malang itu menambahkan, masyarakat boleh mengambil selfie berlatar belakang grafiti. Namun, dirinya mengharapkan tidak seenaknya sendiri mengambil foto.</p>



<p>&#8220;Kalau ambil selfie boleh, tapi mungkin nanti hari-hari tertentu ya. Karena ini kan juga akses jalan, orang yang mau melintas ke Muharto atau pasar ini kan melalui jalur lintas bawah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga lakukan monitoring ketat agar tidak ada coretan grafiti tambahan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>



<p>Direktur PT Indana Paint, Steven Antonius Sugiharto, mengakui bahwa usai Jembatan Kedungkandang diresmikan, pihaknya menerima panggilan dari Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya kemarin saya di panggil pak Wali habis meresmikan jembatan ini. Beliau telpon saya menanyakan kira-kira apa yang bisa PT Indana Paint lakukan untuk jembatan ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sehingga melalui percakapan via telepon dengan Sutiaji itu, Steven mengusulkan pengecatan. Dengan mengusung konsep mural atau grafiti.</p>



<p>&#8220;Saya beri gambaran ke pak Wali, kalau tidak mural ya grafiti. Lalu beliau bilang, kalau mural sudah, akhirnya kita putuskan melakukan grafiti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Cat yang disediakan terdapat dua jenis, yaitu cat biasa berwarna abu-abu, dan cat semprot. Terdapat sekitar 1 ton cat biasa dan 3400 kaleng cat semprot.</p>



<p>&#8220;Semoga itu cukup, kalau gak cukup ya pastinya nanti kita tambah. Tapi target kami, pengerjaan sekitar dua minggu. Harapannya sebelum HUT Kota Malang bisa selesai,&#8221; harapnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Kedungkandang Dioperasikan, Beberapa Warga Masih Langgar Penunjuk Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-kedungkandang-dioperasikan-beberapa-warga-masih-langgar-penunjuk-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2021 08:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Tiga hari paska dibuka untuk umum, jembatan fly over Kedungkandang, Kota Malang, terpantau ramai lancar. Tidak hanya kendaraan berplat N saja yang terlihat melintas di jembatan yang menelan anggaran lebih dari Rp 50 miliar. Namun, kendaraan berNopol luar, pun banyak yang melintas. Lalu lintas di jembatan Kedungkandang, terlihat ramai dan lancar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Tiga hari paska dibuka untuk umum, jembatan fly over Kedungkandang, Kota Malang, terpantau ramai lancar. Tidak hanya kendaraan berplat N saja yang terlihat melintas di jembatan yang menelan anggaran lebih dari Rp 50 miliar. Namun, kendaraan berNopol luar, pun banyak yang melintas.</p>
<p>Lalu lintas di jembatan Kedungkandang, terlihat ramai dan lancar sekitar pukul 12.30 hingga 13.00 siang. Kemudian, memasuki pukul 15.00 sore, kendaraan mulai kian padat.<br />
Sementara itu, rambu-rambu lalu lintas, pun sudah terpasang di area jembatan. Seperti arah penunjuk jalan, larangan berhenti di sepanjang jembatan, hingga larangan berjualan di area jembatan.</p>
<p>Berdasarkan pantauan wartawan memontum.com, tidak tampak adanya pengendara yang melanggar rambu-rambu larangan berhenti di sepanjang jembatan. Demikian juga, tidak terlihat sama sekali aktifitas pedagang yang berjual beli di area jembatan.</p>
<p>Namun, berdasarkan pengakuan dari anggota Dalops Dishub Kota Malang, Rikan, yang bertugas saat itu, masih ada beberapa pelanggar rambu penunjuk jalan. Kebanyakan, malah penduduk sekitar yang banyak melanggar.</p>
<p>&#8220;Warga sini biasanya dari Rusunawa langsung ke kanan. Padahal, sudah ada penunjuk arahnya jelas. Mau ke selatan harusnya lewat bawah putar balik dahulu. Tetapi ya bagaimana lagi, faktor manusia ingin cepat-cepat,” ungkapnya, Sabtu (2/1) tadi.</p>
<p>Padahal, menurutnya, hal itu sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan bagi pengendara. Anggota Dalops Dishub Kota Malang sendiri, akan terus standby di daerah jembatan Kedungkandang, sampai tanggal 5 Januari nanti.</p>
<p>“Akan terus ada petugas yang mengawasi daerah sini. Karena selain baru dioperasikan, faktor libur tahun baru, juga perlu terus dipantau. Kami membantu memantau dan kalau ada masalah berkaitan lalu lintas, bisa kami tangani. Termasuk, antisipasi warga yang melanggar rambu lalu lintas,” katanya.</p>
<p>Seperti yang telah diketahui, Dishub Kota Malang, sudah merancang pengaturan lalu lintas seiring dengan dibukanya jembatan Kedungkandang, untuk umum. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto, pernah menyampaikan bahwa Jembatan Kedungkandang, untuk bagian atas bisa dilalui dua arah (Jalan Mayjend Sungkono-Gribig). Sedangkan bagian bawah, hanya satu arah (Jalan Mayjend Sungkono-Muharto). Kemudian pengendara dari pemukiman atau Rusunawa, dilarang langsung belok kanan (Jalan Mayjend Sungkono). <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131185</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
