<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PT CKS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pt-cks/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2021 07:46:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PT CKS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sesalkan Pernyataan Wali Kota Sutiaji Terkait PT CKS, SBMI Malang Gelar Aksi Unjuk Rasa</title>
		<link>https://memontum.com/sesalkan-pernyataan-wali-kota-sutiaji-terkait-pt-cks-sbmi-malang-gelar-aksi-unjuk-rasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 07:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[unjuk rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146585</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Malang gelar unjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Selasa (29/06) tadi. Dalam aksinya yang menurunkan sekitar 40 massa ini, SBMI menyoroti kasus lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT Central Karya Semesta (PT CKS), yang beberapa waktu lalu berusaha melompat dari lantai 4 gedung. Juru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Malang gelar unjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Selasa (29/06) tadi. Dalam aksinya yang menurunkan sekitar 40 massa ini, SBMI menyoroti kasus lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT Central Karya Semesta (PT CKS), yang beberapa waktu lalu berusaha melompat dari lantai 4 gedung.</p>



<p>Juru Bicara SBMI Malang, Dina Nuriyati, mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan pernyataan Wali Kota Malang, Sutiaji, yang terkesan membela PT CKS. &#8220;Aksi kita hari ini adalah wujud protes dari SBMI. Karena kami menemukan banyak pelanggaran yang menjurus eksploitasi, yang dilakukan oleh PT CKS. Kami menyesalkan ketika Wali Kota datang ke PT CKS, namun terkesan ada kejanggalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
</ul>


<p>Diakui Dina, pihaknya sangat kecewa dengan statmen Wali Kota Sutiaji, yang mengatakan bahwa ke lima calon PMI melakukan aksi kabur dari PT CKS. &#8220;PMI bukan penjahat, kami niatnya kerja. Kalau sampai ada sesuatu yang membuat tidak nyaman, berarti memang ada yang salah dengan kondisi di dalam. Jadi kemarin mereka bukan kabur, namun menyelamatkan diri,&#8221; katanya geram.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyayangkan pernyataan bahwa telah ditemukannya provokator yang mengakibatkan ke lima calon PMI melarikan diri. &#8220;Harusnya, Wali Kota mencari tahu bagaimana keseharian calon PMI di sana. Bukannya malah cari siapa yang jadi provokator ke lima korban tersebut. Apalagi melarang orang berkonotasi jelek tentang PT CKS,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Dina beserta puluhan massa aksi itu merasa bahwa ke lima calon PMI dari PT CKS, sudah menjadi korban namun malah makin dikorbankan. Sehingga, mereka berbondong-bondong datang ke Balaikota dan Kantor DPRD Kota Malang dengan membawa keranda mayat.</p>



<p>&#8220;Ini simbol matinya nurani DPRD maupun Wali Kota Malang. Kami sudah minta hearing dengan DPRD namun diundur terus. Akhirnya mau tidak mau, kami harus turun ke jalan,&#8221; terangnya.<strong> (mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146585</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT CKS Sebut Tidak Ada Pelanggaran Hukum dalam Pelatihan Kerja Calon PMI</title>
		<link>https://memontum.com/pt-cks-sebut-tidak-ada-pelanggaran-hukum-dalam-pelatihan-kerja-calon-pmi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2021 13:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[tkw kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pihak Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya buka suara terkait kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari tempatnya. Melalui konfrensi pers pada Selasa (15/06), pihak PT CKS sebut tidak melakukan pelanggaran hukum dan kekerasan selama pelatihan kerja. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pihak Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, akhirnya buka suara terkait kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari tempatnya.</p>



<p>Melalui konfrensi pers pada Selasa (15/06), pihak PT CKS sebut tidak melakukan pelanggaran hukum dan kekerasan selama pelatihan kerja.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket">Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</a></li>
</ul>


<p>Kepala Cabang PT CKS di Malang, Maria Imelda Indrawati Kusuma mengatakan bahwa PT CKS sudah melakukan prosedur yang benar mulai dari pemrosesan hingga penempatan PMI sudah mengikuti aturan.</p>



<p>&#8220;Kami sudah mengikuti aturan yang berlaku. Dalam perekrutan kami tidak melakukan door to door atau rekrut dari rumah ke rumah. Disini PMI mendaftar sendiri, kehendak sendiri, kemauan sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Kedua pihaknya juga menyebut tidak ada kekerasan kepada calon PMI selama pelatihan. &#8220;Kami tidak pernah mengancam, memaksa, mendorong, menipu dan hal lainnya yang melanggar hukum. Dari awal perjanjian sudah ada dari dinas tenaga kerja, PMI dan PT CKS, semuanya sudah sesuai aturan. Kami adalah mitra pemerintah, kami sangat berharap pemberitaan yang berimbang,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Saat ditanya salah satu temuan BP2MI terkait pelanggaran pihak PT CKS melorot celana pendek calon PMI, Imelda membantah hal itu. &#8220;Saat itu, ada yang memakai celana pendek minim sekali hingga terlihat celana dalamnya. Plorot itu tidak lengkap dan memiliki konotasi yang berbeda. Saat itu kami plorotin sedikit menutupi pakaian dalamnya agar tidak terlihat. Disini diajarkan berpakaian yang sopan, mengajarkan karakter, berpakaian sesuai aturan standar luar negeri, bagaimana cara berpakaian, cara bicara, cara berpikir, cara menjaga kebersihan tubuh,&#8221; ujar Imelda.</p>



<p>Terkait pembatasan membawa HP, juga dikatakan tidak benar. &#8220;Ada jam-jam tertentu anak-anak bisa memakai HP. Mereka kami bebaskan memakai HP sesuai jamnya,&#8221; ujar Imelda di depan puluhan awak media.</p>



<p>Dua calon PMI juga dihadirkan dalam jumpa pers tersebut, yakni Murniati dari Lombok Mataram dan Rusnaning, warga Sukun, Kota Malang. Keduanya mengatakan bahwa selama berada di BLK LN PT CKS, tidak ada tekanan.</p>



<p>&#8220;Sudah sesuai standarnya belajar mengajar. Pelajaran bahasa, bersih-bersih sudah sesuai tidak ada paksaan dan sudah terjadwal. Kami disini mendaftar sesuai inisiatif sendiri. Kalau masalah HP diperbolehkan jam 5 saore hingga jam 10 malam. Untuk hari Sabtu dan Minggu bisa membawa HP secara bebas,&#8221; ujar Rusnaning.</p>



<p>Gunadi Handoko S.H, M.M., M.Hum. CLA., kuasa hukum PT CKS , mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.</p>



<p>&#8220;Kami menghormati yang dilakukan teman-teman penyidik di kepolisian. Kami kooperatif, kita hormati masing-masing peran, sama-sama sebagai penegak hukum. Polisi sebagai penyidik, kami sebagai penasehat hukum berkewenangan melakukan pembelaan. Kita akan sampaikan sesuai fakta hukum yang terjadi,&#8221; ujar Gunadi.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00.</p>



<p>Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p>Tiga orang terluka berinisial Baiq (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, Fauziah (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah dan Minarti (32) warga Ambawa, Sumbawa.</p>



<p>Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP. Baiq mengalami patah tulang kaki kiri. Minarti mengalami patah tulang belakang punggung dan patah tulang kaki kiri.</p>



<p>Untuk Fauziah agak berat, karena mengalami patah tulang pinggang, patah tulang pinggul, dan patah tulang kaki. Salah satu korban menyebut bahwa dirinya nekat kabur karena merasa tertekan.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beda Temuan dengan BP2MI Terkait Kasus di PT CKS, Ini Keterangan Wali Kota Sutiaji</title>
		<link>https://memontum.com/beda-temuan-dengan-bp2mi-terkait-kasus-di-pt-cks-ini-keterangan-wali-kota-sutiaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 07:06:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145088</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usai Wali Kota Malang, Sutiaji, gelar inspeksi mendadak (sidak) di PT Central Karya Semesta (PT CKS), nampaknya temuannya menuai polemik. Pasalnya, apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu berbeda dengan keterangan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang juga sempat lakukan penyidikan terkait kasus di Balai Latihan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Usai Wali Kota Malang, Sutiaji, gelar inspeksi mendadak (sidak) di PT Central Karya Semesta (PT CKS), nampaknya temuannya menuai polemik. Pasalnya, apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu berbeda dengan keterangan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang juga sempat lakukan penyidikan terkait kasus di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang berlokasi di Jalan Raya Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang itu.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sutiaji memberikan klarifikasinya.&#8221;Kami datang ke sana adalah cross check tentang perizinan maupun SOP pelaksanaannya. Saya bertanya pada manajemen dan juga calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Saya kesana juga tiba-tiba, tidak ada pemberitahuan,&#8221; ungkapnya pada awak media, Senin (14/06).</p>



<p class="has-text-color" style="color:#0300a3"><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Sehingga dari data dan pengamatan yang didapat oleh orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu pun disampaikan terbuka juga pada media. &#8220;Perkara itu tidak sama antara investigasi oleh penyidik dengan apa yang saya dapat, itu urusan lain. Karena Sutiaji bukan penyidik,&#8221; tegasnya mengklarifikasi.</p>



<p>Diakui Sutiaji, dirinya melihat dari legal formal bahwa PT CKS sudah mengantongi izin. Selain itu pihaknya juga telah melihat SOP maupun dokumen perjanjian dengan para calon PMI. &#8220;Berdasarkan dari itulah maka saya tidak pernah menginterpretasikan yang lain. Saya menjelaskan dan mentransfer apa yang sedang dilakukan dan apa yang disampaikan oleh calon PMI maupun manajemen. Perkara ada ketidaksamaan versi, itu bukan domain kami,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sehingga menurut Sutiaji, hukum nanti pada akhirnya yang berbicara. Manakala benar dan terbukti jelas melanggar hukum, Pemkot Malang akan secara tegas mencabut izin PT CKS dan menutupnya. &#8220;Namun, sekali lagi saya ingatkan. Jangan sampai dari satu kasus ini lalu kita mengeneralisir semua Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) jelek. Karena sesungguhnya P3MI juga membantu bagaimana memberikan didikan keterampilan untuk pejuang devisa negara,&#8221; tegas Sutiaji. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145088</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyelidikan Kaburnya Lima Calon TKW dari BLKLN PT CKS Ditingkatkan ke Penyidikan</title>
		<link>https://memontum.com/penyelidikan-kaburnya-lima-calon-tkw-dari-blkln-pt-cks-ditingkatkan-ke-penyidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 12:31:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota telah melakukan gelar perkara terkait penyebab kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bahkan kini kini, status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kapolresta Malang Kota Kombes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Petugas Polresta Malang Kota telah melakukan gelar perkara terkait penyebab kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bahkan kini kini, status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH bahwa pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan meningkatkannya menjadi penyidikan. &#8220;Status dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan pembuatan LP Model A. Kami sudah melakukan pemeriksaan 11 saksi. Yakni pihak dari perusahaan, tenaga kerja, saksi korban dan tetangga di sekitar lokasi,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus, Sabtu (12/06).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka">Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Untuk menetapkan siapa yang bakal menjadi tersangka, pihaknya mengatakan masih asa beberapa tahapan. &#8220;Baru kita naikan ke tahap sidik, ada tahapan yang akan dilakukan penyidik sebelum kita menetapkan status tersangka. Kalau ada informasi-informasi lainnya, sampaikan kepada kami. Karena akan ada langkah-langkah penyidik untuk tingkatkan penetapan selanjutnya,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>



<p>Kasus ini mengarah dugaan tindak pidana perdagangan orang. &#8220;Tindak pidana perdagangan orang, lalu unsur-unsur pasalnya atau ada tindak pidana lainnya, masih dalam pendalam kami,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00. Ke lima TKW ini nekat keluar kabir dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p>Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.</p>



<p>Menurut keterangan Halimah (25) warga sekitar bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. &#8221; Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. &#8221; Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. &#8221; Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sekarang,&#8221; ujar Halimah. Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS<strong>. (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145005</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidak PT CKS, Wali Kota Sutiaji Tak Temukan Pelanggaran</title>
		<link>https://memontum.com/sidak-pt-cks-wali-kota-sutiaji-tak-temukan-pelanggaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 08:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[Temukan Angka Putus Sekolah dan Penahanan Ijazah]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Sabtu (12/06) siang ini dirasa Wali Kota Sutiaji mampu meluruskan stigma masyarakat terhadap PT Central Karya Semesta (CKS). Pasalnya, beberapa hari lalu, 5 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT CKS mencoba kabur dengan melompat dari lantai 4 gedung ini. Memang orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Sabtu (12/06) siang ini dirasa Wali Kota Sutiaji mampu meluruskan stigma masyarakat terhadap PT Central Karya Semesta (CKS). Pasalnya, beberapa hari lalu, 5 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT CKS mencoba kabur dengan melompat dari lantai 4 gedung ini. Memang orang nomor satu di Kota Malang itu tak ingin serta merta menyalahkan salah satu pihak tanpa lakukan cross check ulang.</p>



<p>&#8220;Jadi saya rasa perlu untuk meninjau langsung. Saya bertemu dengan General Manager (GM) dan juga para calon PMI yang lain. Jadi saya tidak hanya menanyai satu pihak saja,&#8221; ujarnya pada awak media.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Berkaitan dengan kasus yang terjadi Rabu (09/06) malam lalu, Sutiaji mengaku mendapat informasi bahwa kelima calon PMI tersebut terkena provokasi. Sehingga menyebabkan mereka nekat mencoba kabur.</p>



<p>&#8220;Sudah ditracking dan masuk ranahnya kepolisian bahwa mereka nekat kabur karena provokasi. Dilihat dari jejak digital chatting dari salah satu calon PMI pekerja migran,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meski dirasa bukan domain Pemkot Malang, namun Sutiaji merasa harus meluruskan miss informasi yang beredar luas di lapangan.</p>



<p>&#8220;Saya gali informasi tentang PT CKS, karena yang mencuat di luaran katanya disini adalah&nbsp; Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang tertutup. Kemudian ada yang mengabarkan bahwa disini terjadi tindakan kekerasan, dan seterusnya,&#8221; beber pemilik kursi N1 itu.</p>



<p>Setelah Sutiaji melakukan pemeriksaan dan tinjauan langsung, nyatanya perlakuan terhadap calon PMI di PT CKS ini dinilai wajar. Tak ada kekerasan sama sekali.</p>



<p>&#8220;Maka ini yang perlu kami sampaikan pada masyarakat, ketika kita tidak tahu, harus mencari tahu dulu. Jangan memberikan konotasi yang jelek terhadap Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) seperti ini, karena sesungguhnya ini membantu masyarakat yang ingin mencari pekerjaan di luar negeri.</p>



<p>Dan mereka adalah pejuang-pejuang devisa negara juga,&#8221; tegas Sutiaji.</p>



<p>Bahkan Sutiaji yang saat itu juga didampingi oleh Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengecek dan melihat langsung isi kontrak para calon PMI dengan PT CKS.</p>



<p>&#8220;Memang ketika calon PMI datang ke sini sudah ada kontraknya. Bahwa nanti akan penempatannya disini, pelatihannya sekian. Dan kok sampai menunggu, ya karena harus ada izin kerja dan izin masuk negara. Kalau izin kerja saya kira tidak ada masalah, yang masalah adalah izin masuk negara karena kondisi pandemi,&#8221; bebernya.</p>



<p>Sehingga, Sutiaji menekankan bahwa pihaknya akan sepenuhnya menyerahkan pada yang berwajib, dalam hal ini adalah kepolisian. Mengingat barang bukti yang telah diambil oleh kepolisian beserta GM PT CKS yang sudah dimintai keterangan.</p>



<p>&#8220;Kami serahkan kepada pihak yang berwajib, kami tidak punya otoritas untuk itu. Otoritasnya kami hanya ngecek tentang legal dan ilegalnya. Kedua, tentang SOPnya dan yang ketiga bagaimana kontrak antara pihak pencari pekerja dengan penyalur tenaga kerja,&#8221; beber Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, GM PT CKS, Imelda, juga menjelaskan bahwa memang kelima calon PMI yang dibinanya terindikasi diprovokasi.</p>



<p>&#8220;Kenapa saya berani katakan bahwa 5 calon PMI yang mencoba kabur itu terkena provokasi, karena saya ada bukti otentik. Dimana bukti itu dalam bentuk chat dan voicemail dari yang mengajak. Bahkan nomor telepon orang tersebut kami ada,&#8221; kata Imelda.</p>



<p>Kesemua temuan-temuan tersebut, diakuinya telah diberikan pada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti. &#8220;Semua sudah masuk ke Kepolisian, kami serahkan juga sepenuhnya. Mohon bantuannya, kami mengklarifikasi bahwa tidak benar PT CKS ilegal,&#8221; tegas GM PT CKS, Imelda. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Coba Kabur dari BLKLN PT CKS, Tiga Calon TKW Luka Parah Jatuh dari Lantai Empat</title>
		<link>https://memontum.com/coba-kabur-dari-blkln-pt-cks-tiga-calon-tkw-luka-parah-jatuh-dari-lantai-empat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[BLKLN]]></category>
		<category><![CDATA[Kabur 2 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Lantai Empat]]></category>
		<category><![CDATA[PT CKS]]></category>
		<category><![CDATA[TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabur dari&#160; Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS),&#160; di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00 WIB. Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabur dari&nbsp; Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS),&nbsp; di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00 WIB. Ke lima TKW ini nekat keluar kabur dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.</p>



<p>Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F&nbsp; (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M&nbsp; (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kaki dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.</p>



<p>Menurut keterangan salah satu warga sekitar, Halimah (25) &nbsp;bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. &#8220;Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS&nbsp; meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. &#8220;Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. &#8221; Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sampai sekarang,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS&nbsp; &#8220;Korban yang kami tolong, mengatakan bahwa&nbsp; mereka kabur karena tertekan dengan sistem pelatihan PT CKS. Selain itu korban juga mengaku, jam istirahatnya sedikit dan tidak diperbolehkan memegang HP sama sekali. Bahwa mereka semua ingin keluar. Katanya juga pas malam lebaran ada yang meninggal, namun mereka disuruh diam ,&#8221; ujar Halimah.</p>



<p>Petugas Polsek Kedungkandang dan Polresta Malang Kota, malam itu juga mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Pada Kamis (10/06) tadi, beberapa wanita perwakilan dari PT CKS datangi Polresta Malang Kota. Informasinya mereka diperiksa terkait kasus ini &#8221; Kami fokus pemeriksaan, tidak bisa memberikan komentar saat ini,&#8221; ujar salah satu wanita dari PT CKS saat di Polresta Malang Kota. Sementara itu Kasat Reskrim Kompol Tinton Y Riambodo SIK mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. &#8220;Kami masih terus melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Ketiga korban masih menjalani perawatan dan belum bisa untuk dimintai keterangan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman,&#8221; ujar Kompol Tinton. <strong>(gie/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144830</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
