<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sinovac &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sinovac/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Aug 2021 09:34:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sinovac &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ketersediaan Vaksin Sinovac di Surabaya Habis</title>
		<link>https://memontum.com/ketersediaan-vaksin-sinovac-di-surabaya-habis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2021 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Habiskan Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149643</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencapai target herd immunity masih menemui kendala. Kendala utamanya adalah ketersediaan vaksin yang masih terbatas. Bahkan, hingga Senin (02/08), ketersediaan vaksin di Surabaya masih kosong, terutama untuk jenis Sinovac. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan saat ini ketersediaan vaksin Sinovac di Kota Surabaya memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencapai target herd immunity masih menemui kendala. Kendala utamanya adalah ketersediaan vaksin yang masih terbatas. Bahkan, hingga Senin (02/08), ketersediaan vaksin di Surabaya masih kosong, terutama untuk jenis Sinovac.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan saat ini ketersediaan vaksin Sinovac di Kota Surabaya memang sudah kosong. Pihaknya masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>“Stoknya habis, kita masih menunggu dari pusat. Kita belum bisa melakukan vaksinasi dosis kedua karena memang stok vaksinnya kosong,” kata Febria atau Feny di Balai Kota Surabaya, Senin (02/08) tadi.</p>



<p>Selain itu,&nbsp; Feny mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir terkait belum pastinya jadwal pelaksanaan vaksinasi dosis kedua untuk Sinovac di Surabaya.</p>



<p>“Semuanya pasti vaksin, jadi jangan khawatir. Tidak apa-apa. Nanti kalau sudah datang vaksin sinovacnya itu, pasti vaksin,” ujarnya.</p>



<p>Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua AstraZeneca (AZ), kata Feny, juga masih menunggu ketersediaan vaksin di Puskesmas. Sebab, ketersediaan vaksin AZ saat ini masih belum mencukupi untuk pelaksanaan vaksin dosis kedua.</p>



<p>“Stok vaksin AstraZeneca masih belum mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua,” terangnya.</p>



<p>Feny menjelaskan, pekan lalu Pemkot Surabaya telah menerima pasokan vaksin jenis Moderna. Rencananya, vaksin tersebut akan diberikan mulai pekan ini untuk tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas, baik itu di Puskesmas maupun di Rumah Sakit.</p>



<p>“Vaksin moderna itu untuk nakes, rencananya minggu ini, kita masih melakukan pendataan,” ungkapnya.</p>



<p>Hingga saat ini, Feny menyebut, sekitar 1,5 juta warga yang sudah menerima dosis pertama.</p>



<p>Sedangkan, sekitar 790 ribu warga sudah menerima vaksin dosis kedua. Adapun total warga yang menjadi sasaran vaksinasi di Surabaya berkisar 2,8 juta jiwa. “Yang sudah divaksin dosis satu itu sekitar 1,5 juta,” kata Feny. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Expired Vaksin Batch 1 Berakhir Besok, Bagaimana Kota Malang ?</title>
		<link>https://memontum.com/expired-vaksin-batch-1-berakhir-besok-bagaimana-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2021 08:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137243</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Bio Farma memberikan pernyataan melalui surat Shelf life CoronaVac pada 10 Februari 2021 lalu, bahwa vaksin sinovac memiliki masa expired 6 bulan. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, membenarkan terkait masa kadaluarsa vaksin. &#8220;Benar, di Kota Malang sendiri vaksin batch 1 kadaluarsa tanggal 20 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Bio Farma memberikan pernyataan melalui surat Shelf life CoronaVac pada 10 Februari 2021 lalu, bahwa vaksin sinovac memiliki masa expired 6 bulan.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (<a href="https://memontum.com/tag/dinkes-kota-malang">Dinkes</a>) Kota Malang, dr Husnul Muarif, membenarkan terkait masa kadaluarsa vaksin.</p>



<p>&#8220;Benar, di Kota Malang sendiri vaksin batch 1 kadaluarsa tanggal 20 Maret 2021. Tapi jangan khawatir, karena itu sudah habis diberikan semua,&#8221; ungkapnya saat ditemui di Balai Kota, Jumat (19/03).</p>



<p>Dirinya menjelaskan terkait masa kadaluarsa adalah 6 bulan setelah tanggal, bulan, dan tahun pembuatan.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136488-vaksinasi-drive-thru-untuk-lansia-kado-hut-kota-malang-ke-107">Vaksinasi Drive Thru untuk Lansia, Kado HUT Kota Malang Ke-107</a></strong></p>



<p>Vaksinasi di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) akan terus berjalan, oleh karena itu pihaknya juga terus memeriksa dan memonitoring vaksin yang tersedia berasal dari batch berapa.</p>



<p>&#8220;Vaksin yang ada di titik-titik Fasyankes itu kita tetap harus periksa batch berapa saja. Karena berdasar surat dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) itu mencantumkan, vaksin nomer batch sekian akan expired di tanggal sekian,&#8221; jelas dr Husnul.</p>



<p>Seperti diketahui, PT Bio Farma mengeluarkan surat pernyataan Shelf life CoronaVac, karena menyesuaikan Izin Edar Surat yang dikeluarkan BPOM.</p>



<p>Dalam surat pernyataan tersebut tertulis untuk 10 batch vaksin. Seperti contoh batch vaksin pertama dengan nomor 202009005 akan kadaluarsa pada 20 Maret 2021. Sedangkan untuk nomor batch 202011048 tanggal 4 Mei 2021 mendatang akan kadaluarsa.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137243</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Tahap II Gunakan Vaksin Buatan Bio Farma, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Malang</title>
		<link>https://memontum.com/vaksinasi-tahap-ii-gunakan-vaksin-buatan-bio-farma-ini-penjelasan-satgas-covid-19-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2021 07:40:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bio farma]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135068</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksinasi Covid-19 tahap II, akan memiliki perbedaan dengan tahap I. Bukan pada mekanisme pelaksanaan atau sasaran vaksinasi. Namun, lebih kepada vaksin yang digunakan. Jika di vaksinasi tahap I memakai Vaksin Sinovac. Maka, untuk tahap II akan memakai vaksin buatan PT Bio Farma. Baca: Vaksinasi Termin II, Wawali Malang Sebut Tidak Ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Vaksinasi Covid-19 tahap II, akan memiliki perbedaan dengan tahap I. Bukan pada mekanisme pelaksanaan atau sasaran vaksinasi. Namun, lebih kepada vaksin yang digunakan.</p>



<p>Jika di vaksinasi tahap I memakai Vaksin Sinovac. Maka, untuk tahap II akan memakai vaksin buatan PT Bio Farma.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134500-vaksinasi-termin-ii-wawali-malang-sebut-tidak-ada-perbedaan">Vaksinasi Termin II, Wawali Malang Sebut Tidak Ada Perbedaan</a></strong></p>



<p>Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif, menegaskan bahwa pada dasarnya, kedua vaksin ini memiliki bahan yang sama.</p>



<p>&#8220;Vaksin buatan PT Bio Farma yang akan digunakan untuk vaksinasi tahap II dinamai Vaksin Covid-19. Bahan dasarnya tetap Sinovac dari China. Kemudian, Bio Farma mengolah kembali menjadi vaksin,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bahkan, berdasarkan keterangan dr Husnul, dampak pasca vaksinasi pun tidak akan jauh berbeda. Penerima Vaksin Covid-19, juga pasti mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Sama seperti penerima Vaksin Sinovac.</p>



<p>&#8220;Kalau KIPI itu semua bisa, namanya saja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Itu terjadi di imunisasi apa saja, tergantung dari kondisi tiap-tiap orang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berkaitan dengan perbedaan vaksin Sinovac dan Vaksin Covid-19, dr Husnul mengatakan, tidak terlalu signifikan. Karena memiliki bahan dasar yang sama, hanya berbeda dari proses pembuatannya saja.</p>



<p>&#8220;Kalau yang dipakai saat vaksinasi tahap I, langsung dari China dalam bentuk vaksin dan kita gunakan. Nah, yang kedua ini adalah Vaksin Sinovac menjadi bahan dasarnya kemudian diolah oleh Bio Farma. Namun, untuk detail pengolahannya seperti apa saya kurang tahu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Seperti diketahui, efektifitas vaksin Sinovac yang digunakan di vaksinasi tahap I, sudah sesuai dengan persyaratan World Health Organization (WHO).</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134704-rsud-kota-malang-ditetapkan-sebagai-rs-rujukan-covid-19-sarana-dan-prasarana-mulai-dilengkapi">RSUD Kota Malang Ditetapkan Sebagai RS Rujukan Covid-19, Sarana dan Prasarana Mulai Dilengkapi</a></strong></p>



<p>Dimana, vaksin untuk virus Covid-19, efektifitasnya harus di atas 50 persen dan Sinovac memiliki efektifitas sebesar 65,3 persen.</p>



<p>Hingga saat ini, peserta vaksinasi tahap II yang meliputi petugas pelayanan publik dan Lansia, sedang tahap pendataan.<strong> (cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Malang Jalani Vaksinasi Tahap II di RSUD Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-malang-jalani-vaksinasi-tahap-ii-di-rsud-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 09:41:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134943</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menggelar vaksinasi tahap II, Kamis (18/02) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di RSUD Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, diikuti sejumlah Forkopimda. Diantaranya, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dedy Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-malang">Memontum</a> Malang </strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menggelar vaksinasi tahap II, Kamis (18/02) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di RSUD Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, diikuti sejumlah Forkopimda.</p>



<p>Diantaranya, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dedy Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Edi Handojo, Sekretaris Daerah selaku Plh Bupati, Wahyu Hidayat dan Kepala Dinas Kesehatan (Kandiskes) Kabupaten Malang, drg Arbani.</p>



<p>Usai menjalani vaksin, bupati terpilih mengatakan, bahwa dirinya tidak merasakan efek. Hanya terasa dingin.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/133496-forkopimda-malang-dan-pemain-arema-lakukan-vaksinasi-covid-19">Forkopimda Malang dan Pemain Arema Lakukan Vaksinasi Covid-19</a></strong></p>



<p>Ditambahkan, sebelum vaksinasi dilakukan, dirinya juga tidak melakukan persiapan apa-apa. Sebaliknya, hanya tetap menjaga imun dan mengatur pola makan yang cukup, istirahat yang cukup, serta olahraga pagi dengan jalan kaki secara teratur.</p>



<p>&#8220;Saya tidak merasa efek apapun. Namun, harus tetap menunggu 14 hari untuk memastikan apakah ada atau tidaknya efek samping dari vaksin sinovac ini. Perlu diongat, dengan di vaksin bukan berarti sudah bebas dari Covid-19. Jadi, harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Karena, sekarang masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro,&#8221; ucapnya usai di vaksin. <strong>(cw3/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>17.000 Dosis Vaksin Covid-19 Akan Diberikan Kepada ASN, TNI-Polri</title>
		<link>https://memontum.com/17-000-dosis-vaksin-covid-19-akan-diberikan-kepada-asn-tni-polri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 10:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sebanyak 17.000 dosis telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk vaksinasi Covid-19 gelombang kedua. Sesuai jadwal, vaksinasi gelombang kedua akan dimulai pada 20 Februari 2021 dan ditargetkan selesai pada 30 April 2021. Plt.Sekretaris Dinkesdalduk &#38; KB Kabupaten Trenggalek, dr Mokh Rofiq Hindiono menyampaikan vaksinasi gelombang kedua adalah sebanyak 17.000 vaksin dengan sasaran ASN, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-trenggalek">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Sebanyak 17.000 dosis telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk vaksinasi Covid-19 gelombang kedua. Sesuai jadwal, vaksinasi gelombang kedua akan dimulai pada 20 Februari 2021 dan ditargetkan selesai pada 30 April 2021.</p>



<p>Plt.Sekretaris Dinkesdalduk &amp; KB Kabupaten Trenggalek, dr Mokh Rofiq Hindiono menyampaikan vaksinasi gelombang kedua adalah sebanyak 17.000 vaksin dengan sasaran ASN, TNI, Polri, serta tenaga pelayanan publik.</p>



<p>&#8220;Untuk vaksinasi Covid-19 gelombang kedua di Kabupaten Trenggalek akan ada 17.000 dosis yang akan diberikan kepada ASN, TNI/Polri juga tenaga pelayanan publik. Nantinya pendataan calon penerima suntikan vaksinasi akan berdasarkan pada unit kerja masing-masing serta Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Telepon, serta Email,&#8221; ungkap dr Rofiq saat dikonfirmasi Rabu (17/02/2021) siang.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134519-novita-hardini-dorong-penguatan-edukasi-vaksinasi-hingga-tingkat-desa">Novita Hardini Dorong Penguatan Edukasi Vaksinasi Hingga Tingkat Desa</a></strong></p>



<p>Dikatakan dr Rofiq, pemberian dosis vaksinasi juga akan sama dilakukan 2 kali. Dengan jarak pemberian pada dosis kedua 14 hari setelah pemberian suntikan vaksinasi dosis pertama.</p>



<p>&#8220;Tahapan kedua vaksinasi ini akan dilaksanakan dengan metode pendekatan teritorial maupun pendekatan institusional,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dengan metode ini diharapkan seluruh aparatur pemerintah baik ASN, TNI, Polri, sampai Pegawai Tidak Tetap maupun tenaga pelayanan publik lainnya di seluruh 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek bisa mendapatkan vaksinasi tepat waktu.</p>



<p>&#8220;Selain itu kami juga akan berupaya menggandeng beberapa klinik kesehatan miliki swasta yang ada di beberapa wilayah untuk ikut membantu tahapan pemberian vaksinasi Covid-19,&#8221; tambah dr Rofiq.</p>



<p>Sementara itu, Plh.Bupati Trenggalek Joko Irianto berharap tidak ada yang terlewatkan dalam pemberian paket komplit vaksinasi bagi pelayanan publik tersebut.</p>



<p>&#8220;Vaksinasi ini telah lama dinantikan semenjak pandemi covid-19 memasuki Indonesia pada awal 2020. Mengingat hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan bagi yang terserang virus corona. Jadi saya berharap tidak ada yang terlewatkan,&#8221; kata Plh Bupati Trenggalek.</p>



<p>Vaksinasi ini diharapkan bisa membentuk kekebalan komunitas sehingga masyarakat bisa kembali melakukan aktifitas seperti sedia kala dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134627-usai-kabur-bawa-istri-orang-pria-tulungagung-ditemukan-tewas-di-ladang">Usai Kabur Bawa Istri Orang, Pria Tulungagung Ditemukan Tewas di Ladang</a></strong></p>



<p>&#8220;Vaksinasi juga bisa menjadi salah satu upaya untuk membangun kekebalan komunitas di masyarakat sekaligus menurunkan resiko disaat seseorang terpapar covid-19,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk itu, Plh.Bupati meminta seluruh jajarannya untuk mensukseskan vaksinasi gelombang kedua di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Mudah mudahan dengan vaksinasi ini pandemi bisa segera selesai. Sehingga tahun depan kita bisa melaksanakan pembangunan secara normal,&#8221; pungkas Plh Bupati Trenggalek. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>847 Nakes Probolinggo Rampung Divaksin Termin II</title>
		<link>https://memontum.com/847-nakes-probolinggo-rampung-divaksin-termin-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 13:31:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas covid-19 probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Probolinggo yang sudah disuntik vaksin Covid-19 termin II, sudah mencapai 847 orang atau 28,6 persen dari total sasaran 2.960 orang, Senin (15/02) tadi. Hal itu, disampaikan Juru Bicara (Jubir) Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica. Baca: Kepala Puskesmas Gending Meninggal Akibat Covid, Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-probolinggo">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Probolinggo yang sudah disuntik vaksin Covid-19 termin II, sudah mencapai 847 orang atau 28,6 persen dari total sasaran 2.960 orang, Senin (15/02) tadi.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Juru Bicara (Jubir) Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134478-kepala-puskesmas-gending-meninggal-akibat-covid-bupati-probolinggo-dan-dinkes-lepas-kepergian-almarhum">Kepala Puskesmas Gending Meninggal Akibat Covid, Bupati Probolinggo dan Dinkes Lepas Kepergian Almarhum</a></strong></p>



<p>&#8220;Dari hasil skrining di meja 2, sebanyak 847 orang atau 28,6 persen sudah divaksin. Sementara 31 orang atau 1,0 persen ditunda dan 2 orang atau 0,1 persen batal divaksin Covid-19,” kata dr Dewi.</p>



<p>Dalam vaksinasi termin I, tenaga kesehatan yang sudah divaksin mencapai 2.946 orang atau 99,5 persen dari total sasaran 2.960 orang.</p>



<p>Dengan keterangan, ditunda 64 orang atau 2,2 persen ditunda dan 370 orang atau 12,5 persen batal divaksin Covid-19. Persentase total termin I dan termin II, mencapai 64,1 persen dari total sasaran 2.960 orang.</p>



<p>“Nakes yang ditunda untuk divaksin, karena pada saat pemeriksaan di meja 2, ditemukan ada beberapa penyakit ringan. Seperti, flu, batuk dan lain sebagainya. Kalau keluhannya sudah sembuh, maka vaksin termin II akan diberikan. Tetapi yang tidak diberikan vaksin pada termin II, ini terbanyak disebabkan karena kontraindikasi dari termin I,” jelasnya.</p>



<p>Masih menurut Dewi, ribuan tenaga kesehatan ini menjalani suntik vaksin termin II Covid-19, di 34 fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Kabupaten Probolinggo. Yakni, 33 puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati Kraksaan.</p>



<p>“Untuk RSUD Tongas, RSU Wonolangan, RS Graha Sehat dan RS Rizani untuk pemberian dosis kedua belum bisa membuka pelayanan sendiri. Jadi untuk nakes rumah sakit tersebut tetap ke puskesmas setempat sesuai tempat saat vaksinasi dosis pertama,” terangnya.</p>



<p>Dari 34 fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat melayani vaksinasi Covid-19, capaian tertinggi vaksinasi berada di Puskesmas Tegalsiwalan.</p>



<p>Jumlah total sasaran tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tegalsiwalan sebanyak 46 orang. Sementara yang sudah divaksin mencapai 40 orang atau 87,0 persen dan ditunda 6 orang atau 13,0 persen.</p>



<p>“Pada termin I, sebanyak 46 orang divaksin atau 100 persen, ditunda 2 orang atau 4,3 persen dan tidak dapat diberikan vaksinasi 1 orang atau 2,2 persen. Sehingga prosentase total termin I dan termin II sebesar 93,5 persen,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/133605-ketegangan-hampiri-jubir-satgas-covid-19-probolinggo-saat-jalani-vaksinasi">Ketegangan Hampiri Jubir Satgas Covid-19 Probolinggo, Saat Jalani Vaksinasi</a></strong></p>



<p>Sementara pada hari kedua vaksinasi termin II, tegas Dewi, terdapat 7 Fasyankes yang masih belum memulai vaksinasi. Yakni, Puskesmas Banyuanyar, Klenang Kidul, Condong, Jabungsisir, Krejengan, Pajarakan dan Paiton.</p>



<p>“Tetapi yang pasti, pelaksanaan vaksinasi termin II sudah dimulai pada Sabtu atau 13 Februari 2021 kemarin,” paparnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim 0821 Lumajang Minta Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-0821-lumajang-minta-masyarakat-sukseskan-program-vaksinasi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 12:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0821]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134734</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi Covid-19, yang telah dicanangkan oleh pemerintah. “Guna mempercepat penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, kami mengajak kepada segenap masyarakat untuk ikut berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” ujarnya usai melaksanakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-lumajang">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi Covid-19, yang telah dicanangkan oleh pemerintah.</p>



<p>“Guna mempercepat penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, kami mengajak kepada segenap masyarakat untuk ikut berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” ujarnya usai melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, yang dilaksanakan di Puskesmas Kota Lumajang, Senin (15/02) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134711-curi-tofoor-panel-gardu-pln-petugas-gadungan-ditangkap">Curi Tofoor Panel Gardu PLN, Petugas Gadungan Ditangkap</a></strong></p>



<p>Andi juga menyampaikan, bahwa vaksin yang beredar telah melalui uji klinis dan mendapat pengawasan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Republik Indonesia, serta mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).</p>



<p>&#8220;Sebelum beredar, Vaksin Sinovac telah menjalani uji klinis dan diawasi oleh BBPOM RI, bahkan MUI pun telah memberikan sertifikasi halal, sehingga aman diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, dikatakan Andi, bahwa sejak vaksin pertama yang dilaksanakan pada 28 Januari 2021 lalu, yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Lumajang, dirinya tidak merasakan efek samping yang dapat mengganggu kesehatannya.</p>



<p>Selain melaksanakan vaksinasi, masyarakat juga diharapkan tetap meningkatkan disiplin diri untuk melaksanakan Protokol Kesehatan (Protkes) di setiap aktivitas yang dilakukan, agar penyebaran Covid-19 benar-benar dapat ditekan.</p>



<p>“Saya telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua, dan sampai saat ini tidak merasakan efek samping yang dapat mengganggu kesehatan, untuk itu masyarakat tidak perlu ragu untuk mendapatkan vaksin Covid-19 ini dan tetap menjalankan Protkes di setiap akvitas yang dilakukan,” paparnya.<strong> (adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134734</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novita Hardini Dorong Penguatan Edukasi Vaksinasi Hingga Tingkat Desa</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardini-dorong-penguatan-edukasi-vaksinasi-hingga-tingkat-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 11:29:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Novita Hardini]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134519</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka mensukseskan program Vaksinasi Covid-19 hingga di elemen terbawah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad mendorong peran TP PKK tingkat kecamatan. Novita berharap TP PKK di wilayah terus berperan aktif memberikan edukasi secara tepat tentang manfaat vaksinasi Covid-19. &#8220;Dengan memberikan edukasi terkait vaksinasi, masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-trenggalek">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Dalam rangka mensukseskan program Vaksinasi Covid-19 hingga di elemen terbawah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad mendorong peran TP PKK tingkat kecamatan.</p>



<p>Novita berharap TP PKK di wilayah terus berperan aktif memberikan edukasi secara tepat tentang manfaat vaksinasi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Dengan memberikan edukasi terkait vaksinasi, masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong atau hoax seputar vaksin yang selama ini banyak beredar,&#8221; ungkap Novita Hardini saat dikonfirmasi, Kamis (11/02/2021) sore.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134484-bupati-kawal-langsung-pengundian-kios-dan-los-pasar-pon-trenggalek">Bupati Kawal Langsung Pengundian Kios dan Los Pasar Pon Trenggalek</a></strong></p>



<p>Hal itu disampaikan ibu 3 anak ini, saat menggelar video confrence bersama seluruh TP PKK Kecamatan yang menghadirkan narasumber dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Trenggalek, dr. Murti Rukiyandari.</p>



<p>&#8220;Pandemi yang hampir memasuki satu tahun, saya bersama Bupati juga turut mengajak seluruh anggota PKK di Trenggalek untuk menguatkan barisan guna mencegah penyebaran virus covid-19,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Novita menyebut PKK memiliki tanggungjawab besar dalam bidang sosial dan budaya guna memutus mata rantai virus corona.</p>



<p>Dampak covid-19 yang begitu luas dalam kehidupan memunculkan beragam respon dari masyarakat, baik dari segi kesehatan maupun dampak sosial yang ditimbulkan.</p>



<p>&#8220;Kita akan sama-sama memahami apa yang harus kita lakukan dalam hal membina masyarakat di setiap desa, utamanya edukasi vaksinasi covid-19,&#8221; jelas Novita.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134179-gubernur-jatim-apresiasi-penguatan-kampung-tangguh-semeru-di-kabupaten-trenggalek">Gubernur Jatim Apresiasi Penguatan Kampung Tangguh Semeru di Kabupaten Trenggalek</a></strong></p>



<p>TP PKK didorong bisa ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa program vaksinasi yang diluncurkan Pemerintah adalah aman.</p>



<p>Pengembangan vaksin sendiri melewati berbagai tahapan yang diawasi dengan ketat dan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah berdasarkan data sains dan standar kesehatan.</p>



<p>&#8220;Dengan suksesnya program vaksinasi tersebut mendorong terciptanya kekebalan komunitas di masyarakat,&#8221; pungkasnya.<strong> (mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Termin II, Wawali Malang Sebut Tidak Ada Perbedaan</title>
		<link>https://memontum.com/vaksinasi-termin-ii-wawali-malang-sebut-tidak-ada-perbedaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 07:29:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Edi Jarwoko]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vaksinasi tahap pertama termin ke dua untuk Forkopimda Malang dan beberapa pihak yang divaksin secara simbolis beberapa waktu lalu, berlangsung Kamis (12/02) tadi. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di Kantor Balai Kota Malang, diikuti seluruh peserta yang telah menerima vaksin di tanggal 28 Januari 2021 lalu. Seperti salah satunya, Wakil Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Vaksinasi tahap pertama termin ke dua untuk Forkopimda Malang dan beberapa pihak yang divaksin secara simbolis beberapa waktu lalu, berlangsung Kamis (12/02) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di Kantor Balai Kota Malang, diikuti seluruh peserta yang telah menerima vaksin di tanggal 28 Januari 2021 lalu.</p>



<p>Seperti salah satunya, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang saat itu juga tengah menerima vaksinasi ke dua.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134422-selama-ppkm-mikro-pemkot-malang-upayakan-bantuan-hibah-rp-500-ribu-per-rt">Selama PPKM Mikro, Pemkot Malang Upayakan Bantuan Hibah Rp 500 ribu Per RT</a></strong></p>



<p>&#8220;Hari ini dilaksanakan vaksin ke dua, bagi bapak-ibu yang kemarin sudah divaksin termin pertama. Jadi, yang ke dua ini digelar berselang 2 minggu. Selanjutnya, tinggal menunggu kekebalan dalam tubuh,&#8221; ungkap pria yang akrab disapa Bung Edi.</p>



<p>Pelaksanaan vaksinasi, pun dijelaskannya, tidak ada perbedaan proses dan kendala. Bahkan, dituturkan Bung Edi, rasanya setelah menerima vaksin, juga tidak ada bedanya.</p>



<p>&#8220;Semua saya kira sama ya, mulai dari rasanya dan proses juga. Pertama dilaksanakan screening, ditanyakan nama dan tanggal lahir. Ke dua, masalah riwayat kesehatan termasuk telanan darah tensi, kalau sudah memenuhi ketentuan, baru vaksin kedua,&#8221; urainya.</p>



<p>Bahkan usai vaksinasi, paparnya, tetap harus menunggu 30 menit untuk evaluasi efek sampingnya. Tidak hanya itu, orang nomor dua di jajaran Pemkot Malang itu, juga telah membaca berbagai literatur untuk menambah wawasannya berkaitan dengan vaksin ini.</p>



<p>&#8220;Saya sudah baca literatur, diberi penjelasan dari dokter yang menangani vaksinasi juga. Insyaallah vaksin aman dan bermanfaat bagi kesehatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk tahap selanjutnya Bung Edi menghimbau semua masyarakat yang berhak mendapatkan vaksin untuk ikut vaksinasi. &#8220;Supaya angka penanganan Covid-19 terkendali,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134441-curi-kamera-dslr-gadis-cantik-diciduk-polisi">Curi Kamera DSLR, Gadis Cantik Diciduk Polisi</a></strong></p>



<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sri Winarni, mengatakan bahwa saat ini pihaknya juga mulai vaksinasi dosis kedua untuk nakes.</p>



<p>&#8220;Mulai hari ini, nanti kita juga memulai untuk dosis kedua kepada nakes yang sudah dilaksanakan penyuntikan dosis pertama. Untuk waktunya menyesuaikan ketika dia di vaksin dulu tanggal berapa, 14 hari setelah dosis pertama,&#8221; jelasnya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134500</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
