<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ketahanan Pangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ketahanan-pangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 May 2023 13:22:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ketahanan Pangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Partisipasi Menjaga Ketahanan Pangan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Apresiasi Kelompok Sanare Fish Farm</title>
		<link>https://memontum.com/partisipasi-menjaga-ketahanan-pangan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-apresiasi-kelompok-sanare-fish-farm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 May 2023 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Panen Raya Ikan di kawasan Perikanan Kelompok Sanare Fish Farm di Jalan KH Ach Dahlan, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Senin (22/05/2023) siang. Perlu diketahui, bahwa sejak 2020 Dinas Perikanan Kabupaten Malang memberikan Program Bantuan Budidaya Ikan Nila. Sistem budidaya ini, merupakan inovasi yang berbasis sistem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Panen Raya Ikan di kawasan Perikanan Kelompok Sanare Fish Farm di Jalan KH Ach Dahlan, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Senin (22/05/2023) siang. Perlu diketahui, bahwa sejak 2020 Dinas Perikanan Kabupaten Malang memberikan Program Bantuan Budidaya Ikan Nila. Sistem budidaya ini, merupakan inovasi yang berbasis sistem kawasan yang terintegrasi dengan pemanfaatan lahan pedesaan yang bernama Budidaya Nila Sistem Kawasan di Kabupaten Malang (Dini Siswa Malang).</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang mengucapkan selamat kepada para petani ikan yang tergabung dalam Kelompok Sanare Fish Farm, atas dilaksanakannya Panen Raya Ikan. Selain menjadi hasil kerja keras dari budidaya ikan di Desa Sananrejo, panen ini merupakan bagian dari keterlibatan masyarakat secara aktif dalam mendukung upaya pemerintah guna mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan hasil panen ikan kali ini akan mengalami peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Pemerintah Kabupaten Malang, tambahnya, telah memberikan hibah Paket Kawasan Budidaya Nila sejumlah 65.000 ekor benih dan 11.640 kg pakan. Dengan hasil yang sudah dipanen sementara mencapai 62 ton dengan ukuran 4 Hinga 5 perkilogram dengan harga Rp 25 ribu.</p>



<p>Berkaitan dengan hal tersebut, Pemkab Malang berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan produksi pangan lokal melalui berbagai kebijakan dan program yang bersifat inovatif. &#8220;Saya berharap kepada kepala desa, agar senantiasa melakukan pendampingan kepada seluruh kelompok tani. Tidak hanya dari sektor perikanan, tetapi juga pertanian. Mengingat, Desa Sananrejo ini juga memiliki potensi unggulan lain, seperti padi, jagung dan budidaya jamur. Harapannya, ada pendampingan yang diberikan sehingga dapat menjadi trigger bagi masyarakat Desa Sananrejo untuk semakin produktif dan berdaya saing,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Tidak hanya itu, Bupati Malang berpesan agar dapat memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk memperoleh akses permodalan, melalui kerja sama dengan koperasi, perbankan maupun lembaga pembiayaan lainnya. Tujuannya, yakni sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan bisnis pertanian di Desa Sananrejo. Sehingga lebih optimal, dan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Daerah Penunjang Ketahanan Pangan Nasional, KSP Dukung Pengembangan Sorgum di Belitung</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-daerah-penunjang-ketahanan-pangan-nasional-ksp-dukung-pengembangan-sorgum-di-belitung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2023 08:14:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[KSP]]></category>
		<category><![CDATA[moeldoko]]></category>
		<category><![CDATA[Sorgum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kantor Staf Presiden (KSP) turut mendukung persiapan penanaman Sorgum di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk dijadikan salah satu daerah yang menunjang ketahanan pangan nasional. “KSP bersama jajaran Pemerintah Kabupateb Belitung telah membahas persiapan penanaman Sorgum. Di sana ada lahan kritis yang perlu diberdayakan, di antaranya ada 22.000 hektar dari perhutanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kantor Staf Presiden (KSP) turut mendukung persiapan penanaman Sorgum di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk dijadikan salah satu daerah yang menunjang ketahanan pangan nasional.</p>



<p>“KSP bersama jajaran Pemerintah Kabupateb Belitung telah membahas persiapan penanaman Sorgum. Di sana ada lahan kritis yang perlu diberdayakan, di antaranya ada 22.000 hektar dari perhutanan sosial. Lahannya pun sangat potensial untuk penanaman Sorgum,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (03/01/2023).</p>



<p>Dalam pertemuannya dengan Bupati Belitung, Sahani Saleh, beserta jajaran, diketahui bahwa kultur alam, tanah dan cuaca di Kabupaten Belitung sangat mendukung budidaya Sorgum. Pemerintah daerah pun sudah menyiapkan sekitar 22.000 hektar lahan untuk budidaya Sorgum dan lahan seluas 25 hektar untuk penangkaran bibit Sorgum. Walaupun, saat ini baru sekitar 300 hingga 500 hektar lahan yang siap tanam.</p>



<p>“Selain rencana tanam dan ekspektasi panen, alangkah baiknya, juga ada rencana pengelolaan tata boga. Karena itu mendorong permintaan di pihak offtaker. Sehingga masyarakat dan industri bisa melihat bahwa Sorgum bisa diolah langsung jadi bahan pangan alternatif yang besar,” imbuh Moeldoko.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Purnawirawan Panglima TNI yang dijuluki Panglima Tani ini pun berpesan agar upaya budidaya Sorgum tidak pernah berhenti. Setelah masa panen, Sorgum harus ditangkarkan dan ditanam kembali.</p>



<p>Perlu diketahui, lahan yang izin pengelolaannya berada di bawah kelompok masyarakat ini pun, sebagian besarnya adalah lahan bekas tambang yang sudah kritis. Namun, Pemda Belitung meyakinkan bahwa kultur tanah bekas penambangan masih bisa ditanami oleh tanaman keras dan Sorgum yang hanya membutuhkan sedikit air.</p>



<p>“Melalui program ini, kami berharap mempercepat pengembangan ekonomi masyarakat melalui tanaman hortikultura dan Sorgum sambil menunggu tanaman keras seperti Akasia dan Sengon untuk panen. Utamanya sebagian hutan di Belitung sudah rusak akibat pertambangan. Sehingga lahan bekas tambang yang sekarang perizinannya diambil oleh masyarakat, perlu diberdayakan kembali,” kata Bupati Sahani Saleh.</p>



<p>Ia pun berharap agar pemerintah pusat melalui KSP mampu menghubungkan petani dengan para offtaker atau pemasok kebutuhan industri/pasar. Pasalnya, selama ini beberapa tanaman seperti jagung dan buah-buahan, belum dipasarkan secara optimal dan belum memberikan keuntungan besar bagi petani.</p>



<p>“Jangan sampai setelah ada upaya diversifikasi pangan, produk pertaniannya sudah ada, tapi kemudian tidak ada yang beli. Kami berharap agar KSP membantu dalam hal ini,” imbuh Bupati Belitung. <strong>(hms/ksp/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Ketahanan Pangan, Gubernur Jatim Tinjauan dan Panen Raya Padi bersama Bupati Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-ketahanan-pangan-gubernur-jatim-tinjauan-dan-panen-raya-padi-bersama-bupati-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 10:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167117</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofidah Indar Parawansa, didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan panen raya Padi Hibrida 7,2 Ton per hektar dan Padi Inbrida 11,9 Ton per hektar di Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (07/04/2022) tadi. Turut hadir mendampingi pelaksanaan itu, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Dandim 0818 Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofidah Indar Parawansa, didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan panen raya Padi Hibrida 7,2 Ton per hektar dan Padi Inbrida 11,9 Ton per hektar di Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (07/04/2022) tadi. Turut hadir mendampingi pelaksanaan itu, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Kajari Kabupaten Malang, Diah Yuliastuti, Rektor Unisma, Prof Maskuri, serta beberapa pihak terkait.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa tempat ini adalah tempat uji coba pertanian yang dikelola oleh kelompok tani. &#8220;Peninjauan dan panen ini, nantinya digunakan untuk mencari bibit yang tepat untuk ditanam di Kabupaten Malang,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, menjelaskan bahwa hari ini isu ketahanan pangan merupakan isu dunia yang harus diantisipasi. &#8220;Ketika ketahanan pangan jadi isu dunia, maka warning terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Karena bahan pangan pokok masyarakat Indonesia yaitu beras, maka ketersediaan dan kecukupan beras menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan,&#8221; kata Khofifah Indar Parawansa.</p>



<p>Gubernur Jatim itu juga menjelaskan, bahwa hasil produksi padi di Jawa Timur mulai tahun 2020 sampai 2021, merupakan hasil pencapaian tertinggi se Indonesia. &#8220;Tahun 2020, produksi padi di Jatim tertinggi se Indonesia. Waktu itu, mencapai 9,9 juta ton gabah kering giling. Sedangkan di tahun 2021, hasil produksi padi mencapai Gabah kering giling 9,74 juta hektar,&#8221; imbuh Gubernur Khofifah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Gubernur Jatim tersebut juga memaparkan, tujuan utama dirinya datang ke Malang yakni untuk melakukan monitoring berkelanjutan. &#8220;Hari ini saya sengaja turun untuk melakukan monitoring, karena perubahan iklim yang terjadi. Seperti halnya puting beliung, cuaca ekstrem, dan lain sebagainya. Karena ini, potensi berdampak pada produksi padi kita. Nantinya, saya juga akan melakukan proses monitoring langsung panen bersama di titik-titik lain,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Khofifah juga berpesan kepada Bupati Malang dan Gapoktan setempat, untuk sesegera mungkin melakukan percepatan masa tanam padi. &#8220;Mumpung masih dapat air, mumpung masih musim hujan. Kalau telat masa tanamnya, pasti akan berdampak pada produksi total dari padi kita,&#8221; terangnya.</p>



<p>Khofifah juga mengungkapkan, terima kasih kepada para petani dan Gapoktan yang telah bekerja keras dalam merawat kebutuhan pangan masyarakat. &#8220;Tetap semangat bapak ibu sekalian, karena dari Bumi Mojopahit Jawa Timur ini kita harus menyuplai ke 16 provinsi di Indonesia Bagian Timur yang hampir 80 persen logistikmya dari Jawa Timur,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lahan Pertanian Kian Sempit, Pemkot Malang Apresiasi Program Petani Milenial untuk Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/lahan-pertanian-kian-sempit-pemkot-malang-apresiasi-program-petani-milenial-untuk-ketahanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2021 11:13:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Apresiasi Program Petani Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Pertanian Kian Sempit]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157031</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banyak lahan pertanian di Kota Malang yang telah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), dari 995 hektare sawah, selalu ada penurunan kurang lebih 25 hektare setiap tahunnya di Kota Malang. Hal inilah, yang membuat Dispangtan makin menggencarkan program ketahanan pangan, salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banyak lahan pertanian di Kota Malang yang telah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan.</p>



<p>Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), dari 995 hektare sawah, selalu ada penurunan kurang lebih 25 hektare setiap tahunnya di Kota Malang.</p>



<p>Hal inilah, yang membuat Dispangtan makin menggencarkan program ketahanan pangan, salah satunya adalah Petani Milenial.</p>



<p>Program ini sendiri, mendapat apresiasi dari Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang sempat menyambangi kegiatan Hari Pangan Sedunia di Dispangtan, Jumat (29/10/2021).</p>



<p>&#8220;Karena lahan pertanian banyak yang berubah fungsi menjadi kawasan perumahan dan seterusnya.l, maka saya dan Pak Wali ketika diambil sumpah dan dilantik untuk memimpin Kota Malang, kami langsung komitmen membangun pendidikan karakter,&#8221; terang pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut.</p>



<p>Menurutnya, pendidikan karakter yang diterapkan untuk anak usia sekolah salah satunya adalah budaya menanam.</p>



<p>Pasalnya, dengan budaya menanam akan sangat bermanfaat bagi keberlanjutan kehidupan generasi muda ke depannya.</p>



<p>&#8220;Apalagi dengan semangat Sumpah Pemuda yang kita peringati kemarin, makanya tidak salah kalau inovasi terus dilakukan.</p>



<p>Saya juga mengapresiasi program Petani Milenial yang dicanangkan Dispangtan dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Khusus milenial, karena ini kawasan perkotaan,&#8221; beber Politisi Partai Golkar itu.</p>



<p>Baginya, langkah program Petani Milenial menjadi salah satu perangsang gairah khususnya para pemuda di Kota Malang untuk gemar menanam.</p>



<p>&#8220;Tentunya petani yang masih muda, dengan tantangan kondisi daerah perkotaan yang lahannya serba sulit.</p>



<p>Mereka bertani, menanam menggunakan pendekatan teknologi dan sumber daya yang dimiliki untuk mengembangkan pertanian,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Artinya, Petani Milenial tak hanya menanam melainkan juga mampu memasarkan produk yang dihasilkan. Terlebih dengan teknologi informatika yang pesat saat ini.</p>



<p>&#8220;Nah itukan keren. Apalagi di perkotaan, dengan kekuatan IT bisa memasarkan produk pertaniannya hingga ke berbagai penjuru.</p>



<p>Karena tantangan kita hidup di perkotaan dalam rangka meningkatkan pertanian memang membutuhkan niat dan tekat kuat,&#8221; terang Bung Edi. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencana Bangun Rumah Produksi Pangan Rp 2 Milyar Dalam Rangka Produksi Beras Kualitas Premium</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-bangun-rumah-produksi-pangan-rp-2-milyar-dalam-rangka-produksi-beras-kualitas-premium</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 12:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[beras premium]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Dalam rangka menghasilkan beras dengan kualitas premium, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana membangun Rumah Produksi Pangan (RPP). Pemerintah melalui leading sektornya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep mengalokasikan anggaran Rp 2 Milyar. PLT Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan anggaran untuk pembangunan Rumah Produksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Dalam rangka menghasilkan beras dengan kualitas premium, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana membangun Rumah Produksi Pangan (RPP). Pemerintah melalui leading sektornya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep mengalokasikan anggaran Rp 2 Milyar.</p>



<p>PLT Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan anggaran untuk pembangunan Rumah Produksi Pangan (RPP) diperkirakan mencapai Rp 2 milyar. Itu agar kualitas berasnya tidak lagi medium.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/di-10-merchant-ini-kau-bisa-pakai-ultra-voucher-gift-card-sebagai-alat-pembayaran">Di 10 Merchant Ini Kamu Bisa Pakai Ultra Voucher Gift Card Sebagai Alat Pembayaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ajang-top-bumd-award-2021-bupati-trenggalek-dinobatkan-jadi-top-pembina">Ajang Top BUMD Award 2021, Bupati Trenggalek Dinobatkan jadi Top Pembina</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diguyur-hujan-lebih-dari-10-jam-gedung-balai-rw-pandanwangi-ambruk">Diguyur Hujan Lebih Dari 10 Jam, Gedung Balai RW Pandanwangi Ambruk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pelaku-teror-begal-payudara-jember-dibekuk-polisi">Pelaku Teror Begal Payudara Jember Dibekuk Polisi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diguyur-hujan-deras-dua-rumah-di-situbondo-tertimpa-longsor">Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Situbondo Tertimpa Longsor</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, Rencana pembangunan Rumah Produksi Pangan di Kabupaten Sumenep Madura selesai tahun ini. &#8220;Bupati mengupayakan bisa dilaksanakan tahun ini. Sehingga bisa berproses dan menghasilkan tahun ini. Nah, hasilnya nanti bisa mencukupi untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), agar tidak lagi mengambil dari luar,&#8221; katanya.</p>



<p>Hal tersebut, kata Arif, sesuai program prioritas Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, yakni bagaimana bisa menghasilkan beras kualitas premium. &#8220;Visi misi Bapak Bupati Sumenep itu kan penguatan ekonomi dari hulu ke hilir. Ketika petani menghasilkan tanaman padi bisa diproses menjadi beras yang kualitasnya bukan lagi medium. Melainkan kualitas premium,&#8221; tambah Arif Firmanto.</p>



<p>Menurut Kadis Muda itu mengatakan, Pembangunan rumah produksi pangan tersebut terletak di lahan pertanian di Kecamatan Arjasa, Sumenep. &#8220;Lahan milik pemerintah, disana akan dibangun rumah produksi pangan. Tentu secara bertahap. Kita upayakan tahun ini produksi beras premium, tahun ini harus bisa. Soal nanti ada kekurangan pasti ada, karena ini kan juga butuh proses,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Namun, Ditanya soal kapan pembangunan tersebut akan dilaksanakan, pihaknya tidak bisa menentukan kapan harinya. Dia hanya mengatakan akan segera dilaksanakan. &#8220;Iya segera,&#8221; katanya. <strong>(dan/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Dorong Ketahanan Pangan juga Jangkau Keamanan Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-dorong-ketahanan-pangan-juga-jangkau-keamanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 08:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137407</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rangkaian kegiatan Pekan Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, dibuka Senin (22/03) ini. Kegiatan dengan menghadirkan kurang lebih 50 peserta itu, juga dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Di sela-sela kegiatan, Wali Kota Sutiaji, menyampaikan bahwa program urban farming yang dijalankan Dispangtan ini tidak hanya untuk ketahanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Rangkaian kegiatan Pekan <a href="https://memontum.com/tag/ketahanan-pangan">Ketahanan Pangan</a> Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (<a href="https://memontum.com/tag/dispangtan-kota-malang">Dispangtan</a>) Kota Malang, dibuka Senin (22/03) ini.</p>



<p>Kegiatan dengan menghadirkan kurang lebih 50 peserta itu, juga dihadiri oleh Wali Kota Malang, <a href="https://memontum.com/tag/sutiaji">Sutiaji</a>.</p>



<p>Di sela-sela kegiatan, Wali Kota Sutiaji, menyampaikan bahwa program urban farming yang dijalankan Dispangtan ini tidak hanya untuk ketahanan pangan. Namun, juga menyasar pada keamanan pangan.</p>



<p>&#8220;<a href="https://memontum.com/tag/urban-farming">Urban Farming</a> ini kan menanam di lahan sendiri. Bukan hanya untuk penguatan ketahanan pangan saja, tapi keamanan. Karena jelas organik, biasanya tidak pakai pestisida, dan adanya pengawasan yang kuat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136717-kota-malang-raih-penghargaan-sangat-baik-tahun-2020-dari-kemenpanrb">Kota Malang Raih Penghargaan Sangat Baik Tahun 2020 dari KemenPANRB</a></strong></p>



<p>Sehingga, harap Wali Kota, sayuran yang ditanam melalui urban farming nutrisinya terjaga. &#8220;Kalau begitu kan keamanan makanan juga turut terwujud,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, keamanan pangan juga diharapkan Sutiaji ditekankan Dispangtan melalui kolaborasi dan kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) maupun Dinas Kesehatan (Dinkes).</p>



<p>&#8220;Kerjasama dengan Dikbud, kita bisa memantau bagaimana makanan yang tersaji di kantin sekolah atau pedagang di sekitaran sekolah,&#8221; jelas Sutiaji.</p>



<p>Karena menurutnya, saat ini banyak zat pewarna yang terkadang tidak sesuai dengan aturan atau Standart Operasional Prosedur (SOP) kesehatan.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136290-respon-arahan-gubernur-khofifah-wali-kota-sutiaji-kuatkan-umkm-melalui-e-commerce">Respon Arahan Gubernur Khofifah, Wali Kota Sutiaji Kuatkan UMKM Melalui E-Commerce</a></strong></p>



<p>Merespon hal tersebut, Kepala Dispangtan Kota Malang, Ade Herawanto, menyatakan bahwa agenda hari ini merupakan kolaborasi mewujudkan ketahanan pangan yang turut mendorong keamanan pangan di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kita adakan Focus Group Discussion (FGD) betsama tokoh masyarakat maupun komunitas, ada dari instansi juga, ini pentahelix. Kita ajak rembuk bersama untuk penguatan ketahanan pangan di Kota Malang,&#8221; terang Ade.</p>



<p>Baginya, Dispangtan tidak dapat berdiri sendiri dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kota Malang. Sehingga pihaknya mulai action dan tak memusingkan menunggu anggaran turun.</p>



<p>&#8220;Yang penting kita action, kalau nunggu anggaran terus tidak akan mulai. Jadi diawali seperti ini dulu, FGD, lalu ada pembekalan. Kami juga beri bantuan yang stimultan,&#8221; tuturnya. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pekan Ketahanan Pangan Dispangtan Tuai Apresiasi Positif Ketua DPRD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pekan-ketahanan-pangan-dispangtan-tuai-apresiasi-positif-ketua-dprd-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 08:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137400</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, menggelar Pekan Ketahanan Pangan yang dibuka mulai hari ini (22/03), di salah satu hotel Kota Malang. Bertajuk &#8216;Salah Satu Kiat Survive di Era Pandemi&#8217;, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, dan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (<a href="https://memontum.com/tag/dispangtan-kota-malang">Dispangtan</a>) Kota Malang, menggelar Pekan Ketahanan Pangan yang dibuka mulai hari ini (22/03), di salah satu hotel Kota Malang.</p>



<p>Bertajuk &#8216;Salah Satu Kiat Survive di Era Pandemi&#8217;, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, dan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.</p>



<p>Terobosoan program ketahanan pangan ini pun, diapresiasi oleh Ketua DPRD Kota Malang. Pasalnya, setelah sempat hearing bersama Komisi B DPRD Kota Malang, Kepala Dispangtan, Ade Herawanto, langsung tancap gas laksanakan programnya.</p>



<p>&#8220;Secara garis besar, kami DPRD kota Malang sangat mengapresiasi dan mendukung terobosan baru yang dilakukan oleh Pak Ade, selaku Kadispangtan yang baru. Program ini memiliki semangat keseimbangan antara pemulihan ekonomi di masa pandemi dengan penanganan korban Covid-19,&#8221; kata Made.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137215-pemkot-malang-melalui-dispangtan-siapkan-pekan-ketahanan-pangan-digelar-empat-hari-dan-diisi-narasumber-wali-kota">Pemkot Malang Melalui Dispangtan Siapkan Pekan Ketahanan Pangan, Digelar Empat Hari dan Diisi Narasumber Wali Kota</a></strong></p>



<p>Masih menurut politikus PDI-Perjuangan ini, lahan di Kota Malang sudah tidak begitu banyak. Sehingga, program Urban Farming ini harus benar-benar pas diterapkan.</p>



<p>&#8220;Apalagi saat ini kita masih ketergantungan dengan impor beras. Itu harus dikurangi. Saya rasa kalau semua kota dan kabupaten melakukan terobosan baru, kita tidak akan tergantung lagi sama importir beras,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Made menekankan bahwa melakukan suatu hal harus mulai dari yang kecil dahulu. Dimulai dari ketahanan pangan keluarga, kalau sudah tercapai secara otomatis akan muncul keluarga mandiri yang mampu menghasilkan produk-produk yang bukan saja untuk konsumsi tapi juga menghasilkan penambahan dari segi pendapatan ekonomi.</p>



<p>&#8220;Di sini dibutuhkan kerjasama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oke, mungkin Dispangtan bagian produksi, lalu Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) menindaklanjuti untuk pemasaran,&#8221; beber Made.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Ade Herawanto, juga menyatakan bahwa agenda hari ini merupakan rangkaian timeline setelah berdiskusi tentang program kedepan dengan pihak legislatif Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Setelah mendapat persetujuan, kami mulai running untuk melaksanakan program, yang merupakan salah satu fungsi negara dalam mendampingi rakyatnya dalam masa pandemi. Kita berfikir global, tapi action lokal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hingga muncullah program ketahanan pangan keluarga. Dengan asumsi jika dalam satu keluarga melakukan tindakan masif berupa menanam di pekarangan sendiri, maka akan banyak produk-produk yang bisa dikompilasikan.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya dimakan sendiri, tetapi dikumpulkan. Kemudian ada penyokong marketing, penanganan pascapanen. Dipacking yang bagus, lalu dipasarkan dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot),&#8221; jabar Ade.</p>



<p>Dengan hal tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) itu, berharap akan ada pemasukan bagi masyarakat, minimal hingga masa pandemi Covid-19 ini berakhir.</p>



<p>&#8220;Jadi bukan arti sempit, ketahanan pangan nanam sendiri untuk dimakan sendiri,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Oleh karena itu, acara yang berlangsung hingga Sabtu nanti dimaksudkan Ade untuk menyamakan persepsi, merumuskan masukan yang masuk, dan berakhir pada menjalankan program. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137400</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Urban Farming Malang Tuai Banyak Harapan</title>
		<link>https://memontum.com/program-urban-farming-malang-tuai-banyak-harapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2021 13:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135380</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Isu tentang bisa bertahan hidup dalam situasi pandemi, menjadi topik menarik yang diangkat dalam Forum Perangkat Daerah gelaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, di Ballroom salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (24/02) tadi. Melemahnya akses pangan masyarakat Kota Malang, atas bahan pangan selama pandemi Covid-19, diperlukan strategi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Isu tentang bisa bertahan hidup dalam situasi pandemi, menjadi topik menarik yang diangkat dalam Forum Perangkat Daerah gelaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, di Ballroom salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (24/02) tadi.</p>



<p>Melemahnya akses pangan masyarakat Kota Malang, atas bahan pangan selama pandemi Covid-19, diperlukan strategi penanganan dengan cara peningkatan ketahanan pangan melalui upaya pengembangan Urban Farming.</p>



<p>Menurut Wali Kota Malang, Sutiaji, masalah ketahanan pangan ini menjadi perhatian serius pihaknya sejak lama. Sejumlah konsep Urban Farming, pun telah digagasnya bersama Dispangtan dan stakeholder ketahanan pangan.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134992-dispangtan-malang-kenalkan-program-organic-urban-farming-arema-saat-terima-kunjungan-komisi-b-dprd">Dispangtan Malang Kenalkan Program Organic Urban Farming Arema, Saat Terima Kunjungan Komisi B DPRD</a></strong></p>



<p>“Karena sesungguhnya, ketika berbicara lahan untuk bercocok tanam, itu sudah tersedia di lingkungan kita sendiri. Dengan begitu, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar pemilik kursi N1 itu, mencontohkan konsep Urban Farming sederhana yang bisa dilakukan.</p>



<p>Dirinya berharap, Dispangtan akan menggarap potensi tersebut bersama Tim Penggerak PKK Kota Malang. </p>



<p>&#8220;Sebagai contoh, dikelompok masing-masing PKK dengan lahan terbatas, misalnya di dalam rumah, sudah bisa Urban Farming. Seperti tanaman pangan dalam pot, itu sudah kategori bercocok tanam. Jadi, tidak melulu untuk dikonsumsi saja, namun bisa dijual. Ini menjadi salah satu variabel atau instrumen untuk meningkatkan income perkapita dan punya nilai tersendiri,” beber sang Wali Kota.</p>



<p>Forum Perangkat Daerah ini, sekaligus menjadi sarana menjaring partisipasi masyarakat dalam upaya mewujudkan visi Pemerintah Kota Malang Tahun 2018-2023/ RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang dijabarkan dalam ‘The Future of Malang’ dan ditarik pada Dispangtan melalui empat program teknis, yakni Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan.</p>



<p>Motivator, entepreneur dan juga pengurus Kadin Jatim, Prof Juniardi yang hadir dalam forum, menyebut bahwa ketahanan pangan adalah kekuatan dasar dari sebuah wilayah.</p>



<p>Dia memaparkan konsep bagaimana memperkuat ketahanan pangan ini, yakni production distribution logistics integration (PDLI).</p>



<p>“Sebaik, apa pun suatu lembaga atau apapun bentuknya, entah kecil atau paling besar sekalipun, jika dalam kualitas produksi, kualitas distribusi dan logistiknya lemah, maka keberlangsungan atau sustainable nya itu akan menjadi suatu kendala untuk menuju tujuan akhirnya,” terangnya.</p>



<p>Padahal, tambahnya, tujuan akhir ini akan meningkatkan dampak yang sudah dibuat. Mulai dari pertaniannya, perikanan maupun peternakannya.</p>



<p>“Oleh karenanya, produksi harus diperkuat oleh masyarakat yang kompeten. Apa yang bisa dilibatkan secara optimal akan membuat produk-produk yang dihasilkan berkualitas,” lanjut Juniardi.</p>



<p>Aspek distribusi dan logistik juga tak kalah penting. Sinergitas dengan pelaku usaha di Kota Malang yang memang bergerak dibidang terkait tak boleh dilupakan. Selain itu, aspek marketing menjadi jantung dari usaha yang dijalankan.</p>



<p>“Inti dari keberlangsungan proses ini adalah SDM, teknologi dan sistem distribusi yang bisa kita bantu dengan sistem teknologi digital marketing. Salah satunya dengan mempersiapkan Mlijo Marketplace.<br>Marketplace ini akan mengcover setiap wilayah masing-masing. Dengan adanya urban farming ini bisa membantu perekonomian masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Pegiat sosial budaya Malang Raya, Cokro Wibowo, pun urun memberikan masukan. Dirinya menekankan, perlu adanya pemanfaatan maksimal atas keberadaan aset-aset tanah Pemerintah Kota Malang yang terbengkalai. Aset tersebut bisa dimanfaatkan sebagai lahan-lahan percontohan Urban Farming dari hulu ke hilir. </p>



<p>Pria yang juga dikenal sebagai aktivis pergerakan nasional itu juga menyarankan perlunya dibentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Pangan Perkotaan.</p>



<p>“Mengingat semakin lemahnya ketercukupan pangan kita pasca pandemi Covid-19. Kota Malang memiliki lahan pertanian yang sangat minim. Perda Ketahanan Pangan Perkotaan mendesak untuk segera dirumuskan bersama dengan stakeholder terkait,” tuturnya.</p>



<p>Cokro juga berharap, agar sepanjang tepian Sungai Brantas dan sungai-sungai lain di Kota Malang, seperti Kali Metro, Kali Bango dan Kali Amprong agar bisa ditanami dengan tanaman pangan alternatif. </p>



<p>“Misalnya Pohon Sukun, guna menjamin ketersediaan bahan pangan murah yang cukup melimpah,” terangnya.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, optimis bahwa Dispangtan di bawah komando Ir Ade Herawanto MT akan menjadi OPD yang ‘seksi’.</p>



<p>“Produk pertanian juga harus mengikuti perkembangan zaman dan Sam Ade paling siap untuk mengikuti ide-ide dari Walikota Malang. Kami dari DPRD siap menangkap ide-ide Sam Ade untuk ketahanan pangan,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Malang tersebut.</p>



<p>Karenanya, Made berharap Dispangtan dapat mengajukan anggaran sebesar-besarnya dengan catatan benar-benar dibutuhkan masyarakat.</p>



<p>“Selama ini yang paling besar adalah Dinas PUPR, Dinas Kesehatan terus kenapa Dispangtan tidak naik? Yakinlah di bawah Sam Ade, maka Dispangtan Kota Malang di akhir 2021 akan menjadi dinas terseksi di Kota Malang,” seru Made.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/127144-ciptakan-kampung-berdaya-melalui-festival-urban-farming-purwantoro">Ciptakan Kampung Berdaya Melalui Festival Urban Farming Purwantoro</a></strong></p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, menyambut baik semua gagasan, ide dan masukan, yang sudah diberikan. Harapannya, ada sokongan support dan anggaran yang nantinya untuk memaksimalkan kinerja Dispangtan ke depan.</p>



<p>“Dari berbagai evaluasi dan riset yang kami lakukan, maka kami temukan isu strategis bahwa terjadi melemahnya akses pangan masyarakat Kota Malang, atas bahan pangan di era pandemi Covid-19. Sehingga dalam forum ini, juga kami paparkan tentang berbagai strategi penanganan yaitu peningkatan ketahanan pangan melalui Urban Farming Arema,” urai Sam Ade d’Kross, sapaan akrabnya.</p>



<p>Kami berharap, program Dispangtan dalam mewujudkan Ketahanan Pangan di Kota Malang, dapat sustainable mulai dari hulu pra panen hingga hilir pasca panen dengan pembinaan dan fasilitasi berkesinambungan.<strong> (ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135380</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selain Dorong Inovasi Internal, Kadispangtan Malang Mulai Matangkan Ide Mlijo Online</title>
		<link>https://memontum.com/selain-dorong-inovasi-internal-kadispangtan-malang-mulai-matangkan-ide-mlijo-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2021 10:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[lomba inovasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134661</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, membuktikan keseriusannya kala &#8216;menantang&#8217; seluruh jajarannya untuk melahirkan ide dan inovasi dalam lomba inovasi internal bermanfaat dan berhadiah uang tunai. Tidak sekadar menantang, mantan Kepala Bapenda itu, bahkan sudah turun langsung menginisiasi dengan berbagai konsep inovatif, yang ditargetkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, membuktikan keseriusannya kala &#8216;menantang&#8217; seluruh jajarannya untuk melahirkan ide dan inovasi dalam lomba inovasi internal bermanfaat dan berhadiah uang tunai.</p>



<p>Tidak sekadar menantang, mantan Kepala Bapenda itu, bahkan sudah turun langsung menginisiasi dengan berbagai konsep inovatif, yang ditargetkan bisa bermanfaat minimal bagi pribadi, keluarga, kedinasan atau OPD, Pemkot Malang maupun bagi masyarakat petani perkotaan dan Bhumi Arema tercinta.</p>



<p><strong>Baca: D<a href="https://memontum.com/134631-dana-rp-500-ribu-untuk-rt-guna-operasional-posko-ppkm-skala-mikro">ana Rp 500 Ribu Untuk RT Guna Operasional Posko PPKM Skala Mikro</a></strong></p>



<p>Salah satunya, diharapkan jajaran Dispangtan mulai pejabat eselon 3 sampai dengan pelaksana dan TPOK untuk mematangkan ide &#8216;Mlijo Online&#8217;, dalam kaitan urban farming. Khususnya, pada sektor digital marketing produk hasil-hasil pertanian.</p>



<p>&#8220;Hadiah akan diberikan jika ada jajaran Dispangtan, yang bisa menterjemahkan dan mematangkan gagasan Mlijo Online untuk marketing produk-produk urban farming. Terutama, pada aspek marketing dan distribusi dengan teknologi IT. Kemudian, dijadikan program kerja riil dan aplikatif di lapangan bersama ibu-ibu PKK, Persit, maupun Bhayangkari dan pondok-pondok pesantren Kota Malang atau menjadi sebuah program aplikasi sederhana seperti online shopping-market place macam Shopee, Lazada, Tokopedia, Blibli dan Bukalapak,&#8221; beber Sam Ade d&#8217;Kross, sapaan akrabnya.</p>



<p>Di awal masa jabatannya ini, Sam Ade selain mulai merangkul semua stakeholder ketahanan pangan dengan kerja bareng berbasis konsep pentahelix, memang juga fokus pada urban farming.</p>



<p>Sejak dari hulu saat pra panen, misalnya dengan teknologi hidroponik pada hortikultura, menanam padi di polybag dengan media non tanah yang bisa empat kali panen setahunnya dan lain-lain, sampai ke hilir antara lain digital marketing produk-produk hasil pertanian.</p>



<p>Pria yang dikenal sebagai tokoh Aremania itu, bahkan sudah membuka forum dialog &#8216;Urban Farming Arema&#8217; yang bersifat pentahelix, dengan melibatkan berbagai unsur dan elemen masyarakat. Tujuannya, demi terwujudnya ketahanan pangan di Bhumi Arema.</p>



<p>Seperti Sabtu (13/02) siang, Sam Ade sempat berdiskusi dengan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, yang pernah menjabat Ketua Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian Jawa Timur dan Penyunting Jurnal Agrivita, Habitat, Pelita Perkebunan, Majalah Palawija, Pengurus Pusat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia, serta anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Nasional.</p>



<p>&#8220;Kami hanya silahturahmi dan nantinya akan ada kerjasama menindaklanjuti MoU Wali Kota dengan Rektor. Adapun bentuk kerjasama yang tercover dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan fakultas-fakultas terkait nantinya akan diutamakan yang paling bermanfaat dan tepat guna untuk urban farming Kota Malang,&#8221; terang Sam Ade yang pernah 11 tahun bertugas di Dinas Permukiman dan Pra Sarana Wilayah (Kimpraswil) atau DPU Cipta Karya Kota Malang, pada Minggu (14/02) tadi.</p>



<p>Selain itu, promotor tinju nasional pemegang empat lisensi badan tinju dunia ini, juga telah berdiskusi dengan jaringan pondok pesantren Kota Malang yang diwakili oleh pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, Prof Dr Ir M Bisri, MS.</p>



<p>Bersama mantan Rektor UB tersebut, Sam Ade membahas banyak hal. Khususnya, mengenai urban farming di ponpes dan penyediaan daging atau ayam halal melalui pelatihan juru sembelih halal (juleha) dan berbagai program sertifikasi yang sudah diinisiasi sejak tahun 2019 saat Ade menjabat Plt Dirut Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Istilahnya kami, reuni lagi untuk berlomba mengamalkan ilmu yang mudah-mudahan bermanfaat demi kemajuan Bhumi Arema tercinta, serta dengan tujuan mendapat pahala jariyah,&#8221; papar Ade yang memperoleh gelar insinyur teknologi pertanian dari UB dan melanjutkan magister tata ruang kota di Fakultas Teknik UGM jurusan arsitek.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134572-polemik-pemasangan-bronjong-gedung-sekolah-yayasan-ekklesia-berakhir-sepakat">Polemik Pemasangan Bronjong Gedung Sekolah Yayasan Ekklesia Berakhir Sepakat</a></strong></p>



<p>Sebelumnya, arek Malang alumni SMAN 3 alias SMANTI itu juga telah berdiskusi dengan tokoh pers nasional yang juga pengusaha dan penggagas koperasi Tani Mart di kota Batu, Imawan Mashuri.<br>Bersama inisiator konvergensi media dan peraih Anugerah PWI Award tersebut, Sam Ade berdiskusi tentang penjajakan kerjasama pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian perkotaan.</p>



<p>&#8220;Sam Imawan dengan Koperasi Tani Mart-nya yang dikembangkan di Kota Batu. Mungkin bisa kita sinergikan atau konsepnya dapat diadopsi pelaku urban farming Kota Malang dengan fasilitasi Dispangtan,&#8221; pungkas pejabat yang selama ini juga dikenal sebagai musisi rock dan tokoh suporter sepakbola ini.<strong> (sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134661</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
