Pendidikan
12 Murid SMPN 1 Situbondo Suspect Covid-19 versi Swab Antigen, Satgas minta PTM Digelar Secara Daring

Memontum Situbondo – Kegiatan tracing dan pengambilan sample swab antigen, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo. Seperti yang dilakukan Kamis (17/02/2022) tadi, Satgas melakukan tracing kepada sekitar 71 orang di SMPN 1 Situbondo.
Dalam pengambilan sample swab antigen kepada guru, murid, pegawai TU hingga petugas kebersihan, didapati 12 orang siswa-siswi SMPN 1 Situbondo, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Tak ayal, temuan itu pun menjadi perhatian tim Satgas Covid-19 Kecamatan.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
“Dalam swab antigen yang dilakukan tim tracing Kecamatan Situbondo kepada 71 orang, didapati 12 orang siswa-siswi SMPN 1 Situbondo, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Karenanya, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo menghimbau kepada pihak sekolah agar melaksanakan pembelajaran secara daring mulai besok atau Jumat, 18 Februari 2022 hingga 14 hari ke depan,” kata anggota Koramil 0823/01 Situbondo, Koptu Irfandi, yang melakukan pendampingan kegiatan Covid-19.
Dengan adanya siswa siswi yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Koptu Irfandi, pihak sekolah memohon kepada Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo, untuk melakukan penyemprotan disinfektan. “Semua siswa dan siswi yang dinyatakan positif Covid-19, langsung menjalani isolasi,” paparnya.
Ketika media ini akan melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan tidak ada di tempat. Menurut seorang guru agama sekolah itu, kepala sekolah sedang sakit dan sudah dua hari tidak masuk ke sekolah. (her/sit)
















