Kota Batu
Ponpes Al Izzah Siap Jadi Pesantren Ramah Anak

Memontum Kota Batu – Pengurus Ponpes Al Izzah di Desa Sumberjo, Kecamatan Batu, Kota Batu, yang juga Kepala Asrama khusus pria, Ustadz Ridho, siap menjadikan pesantren sebagai ramah anak. Hal itu disampaikannya, menyusul informasi dugaan kasus kekerasan seksual serta bullying sesama siswa yang terjadi di SMA Al Izzah.
“Kami mengetahui kejadian tersebut, setelah wali santri korban dengan di dampingi Wali Kota Batu datang ke pondok. Lalu kami ( pengurus pondok) melakukan upaya investigasi dengan memanggil santri dan kami coba konfrontir pada semua pihak. Namun saat itu, terkendala dengan ketidakhadiran saksi korban dan kejadian yang sempat menjadi berita dan tersebar secara luas. Namun, sesuai kesepakatan pada waktu itu bahwa kasus ini tidak berlanjut,” terangnya, Kamis (23/12/2021).
Kepala Sekolah SMA Al Izzah Adnan Yacub, dalam kesempatan sama menjelaskan, dengan adanya pemberitaan media beberapa hari ini, sangat menggangu aktifitas sekolah. “Tidak dipungkiri, banyak yang bertanya kepada kami, terkait dengan masalah itu. Dengan adanya kejadian tersebut, tentu ini menjadi pelajaran bagi kami untuk kedepannya akan mengawasi dan berusaha menjadi sekolah ramah anak,” ungkapnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Langkah yang akan dilakukan ke depan, tambahnya, adalah akan bekerjasama dengan instasi terkait terus melakukan pemantauan dan menunggu hasil assessment di Januari 2022 nanti. “Kita akan mewujudkan sekolah ramah anak. Yang mana, akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan KPAI agar menjadikan sekolah kami sekolah ramah anak. Namun bagaimana menjadikan sekolah ramah anak, ini yang kita ketahui dan cari tahu,” paparnya.
Bahkan, tambahnya, pihaknya siap menjadi pelopor Ponpes ramah anak. “Kami siap menjadi pelopor, untuk wilayah Kota Batu. Namun tentunya, kami butuh masukan dari berbagai pihak agar komitmen tersebut bisa terwujud,” jelasnya. (bir/sit)
















