Kota Malang
Dinkes Kota Malang Siapkan SKB Pandanwangi jadi Isoter

Memontum Malang – Kasus aktif Covid-19 di Kota Malang, masih menunjukkan tren kenaikan. Karenanya, Dinas Kesehatan Kota Malang akan terus melakukan tracing dan testing.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Mu’arif, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sarana isolasi terpadu yaitu di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang beralamat di Jalan Laksamana Adi Sucipto Nomor 30, Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. “Kalau Isoter, sementara kita siapkan SKB. Saat ini sedang kita siapkan kelengkapannya. Insyaallah, minggu depan sudah bisa ditempati SKBnya,” Kata dr Husnul Mu’arif, Minggu (23/01/2022).
Isoter yang berkapasitas sekitar 50 bed itu, tambahnya, rencananya akan digunakan bagi penderita Covid-19 dengan gejala ringan. Sementara, untuk gejala berat nantinya akan tetap dirujuk ke 11 rumah sakit yang selama ini menjadi rujukan di Kota Malang.
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
“Jadi, di surat edaran Kemenkes yang terbaru, yang tanpa gejala berada di isoman di rumah. Kemudian, gejala ringan bisa masuk ke isoter. Lalu, yang berat baru di rumah sakit rujukan Covid-19,” tambahnya.
Selain itu, dirinya juga mengatakan, bahwa proses pengawasan nantinya akan berkoordinasi dengan camat dan lurah. Sehingga, aktifitas keluar masuk warga bisa terdeteksi secara valid.
Sementara itu, pihaknya kini tengah menunggu beberapa sampling tes Covid-19 yang dikirimkan ke ITD Unair untuk mengetahui apakah ada lagi paparan varian Omicron dari warga Kota Malang. (cw1/sit)
















