Kota Malang
Satu Siswa SMAN 8 Kota Malang Terpapar Covid-19, Wali Kota Sutiaji Tegaskan Karantina Mandiri

Memontum Malang – Setelah kasus Covid-19 ditemukan di MAN 2 Kota Malang, beberapa pekan terakhir, kali ini kasus Covid-19 kembali ditemukan pada salah seorang siswa di SMAN 8 Kota Malang. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, menegaskan bahwa SMAN 8 Kota Malang harus memberlakukan karantina pada siswanya yang terindikasi terpapar Covid-19. Seperti, yang sudah dilakukan pada siswa yang terpapar Covid-19 di MAN 2 Kota Malang.
“Kasus di SMAN 8 Malang sama seperti kasus di MAN 2 Kota Malang. Jadi, segera karantina mandiri dan kita serahkan sepenuhnya pada sekolah. Selanjutnya, di tracing semua sampai ke keluarga,” kata Sutiaji, Minggu (30/01/2022).
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
Dirinya juga mengatakan, bahwa pesan dari Gubernur Jawa Timur bahwa tidak perlu ada kebijakan secara menyeluruh terkait keberlangsungan sekolah tatap muka 100 persen. “Jadi, kemarin pesan dari Ibu Gubernur tidak generalisasi. Tapi untuk tracing dan testing terus kita lakukan. Sementara, yang terpapar satu anak, sehingga yang kontak eratnya dilakukan tracing,” tambahnya.
Sutiaji juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di wilayah Malang Raya terkait penerapan kebijakan pembelajaran tatap muka. “Kebijakan pembelajaran tatap muka masih bisa berjalan. Oleh karenanya, kita lokalisir kasus itu supaya tidak merembet ke siswa maupun sekolah yang lain,” terangnya. (cw1/sit)
















