Kota Malang

Menuju Kota Malang Mbois dan Berkelas, Lima Misi Utama dan 10 Program Unggulan Diusung Wali

Diterbitkan

-

LANTIK: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. (ist)

Memontum Kota Malang – Setelah resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali), mengusung visi besar bertajuk Menuju Kota Malang Mbois dan Berkelas. Visi tersebut, diperkuat dengan misi dan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ekonomi lokal serta memperindah infrastruktur perkotaan.

Dalam kepemimpinan ke depan, Wahyu menetapkan lima misi utama, mulai dari membangun generasi yang berbudaya hingga menciptakan tata kelola pemerintahan yang efisien dan sinergis. Dirinya juga merancang 10 program unggulan Dasabakti yang mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, lingkungan, hingga kesejahteraan sosial.

“Ada 10 Dasabakti unggulan, mulai Ngalam Nyaman, Ngalam Asyik, Ngalam Seger, Ngalam Rijik, Ngalam Idrek, Ngalam Santun, Ngalam Pinter, Ngalam Laris, Ngalam Tahes dan Ngalam Ngopeni,” kata Wahyu, Jumat (21/02/2025) tadi.

Ngalam Nyaman, yang mencakup perbaikan transportasi publik, pengendalian banjir, hingga pembentukan tim Sapu Lobang (Salop) untuk memperbaiki jalan dan Sedot Banyu (Senyu) dalam penanggulangan banjir. Wahyu Hidayat juga berencana membangun pusat parkir terpadu serta menerapkan e-parkir di jalan umum.

Advertisement

Dalam aspek pariwisata dan budaya, program Ngalam Asyik akan mengembangkan ekosistem usaha berbasis Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), memperkuat kerja sama sister city, serta memperindah kawasan Kayutangan Heritage.

Baca juga :

“Lingkungan hidup juga menjadi perhatian dalam program Ngalam Seger dan Ngalam Rijik, yang mencakup pengembangan sekolah hijau, kampung ikonik pelestarian lingkungan, hingga modernisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, pengelolaan sampah berbasis bank sampah di tiap kampung juga akan digalakkan,” jelasnya.

Di bidang ekonomi, program Ngalam Idrek berfokus pada penciptaan lapangan kerja berbasis potensi lokal. Sementara dalam pendidikan, Ngalam Pinter akan menjamin beasiswa tuntas sekolah dan kuliah serta pendidikan dasar gratis dengan sarana prasarana yang lebih baik.

Sektor kesehatan pun mendapat perhatian melalui Ngalam Tahes, yang mencakup peningkatan pelayanan puskesmas dan RSUD, serta program permakanan sehat bagi lansia, ibu hamil, dan Balita stunting.

Advertisement

Sementara itu, dalam bidang kesejahteraan sosial, program Ngalam Ngopeni mencakup santunan kematian dan kelahiran bagi keluarga tidak mampu, insentif bagi guru agama dan madrasah, serta fasilitasi dana abadi pesantren. Wahyu juga berencana menerapkan sistem birokrasi berbasis kinerja dengan peningkatan tunjangan pegawai melalui sistem merit.

Dengan berbagai program unggulannya, Wahyu Hidayat berkomitmen membawa Kota Malang ke arah yang lebih baik, nyaman, dan sejahtera. “Kota Malang harus menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga berkelas dan membanggakan bagi warganya,” imbuh Wahyu. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas