Kota Malang
Jadi Tuan Rumah Porprov 2025, KONI Kota Malang Hadapi Tantangan Anggaran

Memontum Kota Malang – Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang menerima anggaran sebesar Rp 10 miliar di tahun 2025 ini. Anggaran tersebut, terbilang jauh dari kata cukup, terlebih di tahun yang sama Kota Malang ditunjuk sebagai tuan rumah dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim).
Ketua Umum KONI Kota Malang, R Djoni Sudjatmoko, menyampaikan bahwa anggaran tersebut tidak jauh berbeda dengan anggaran yang diterima pada tahun-tahun sebelumnya. “Kalau untuk KONI tetap ya, seperti tahun-tahun sebelumnya, sekitar Rp 10 miliar,” ujar Djoni-sapaanya, Sabtu (22/02/2025) tadi.
Djoni menambahkan, bahwa memang terdapat anggaran tambahan yang diplot untuk penyelenggaraan Porprov. Hanya saja, anggaran itu dikelola oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang. Yakni, ada sekitar Rp 60 miliar lebih.
Baca juga :
“Sedangkan KONI menerima Rp 10 miliar, yang mayoritas diperuntukkan bagi cabang olah raga (Cabor). Sementara untuk operasional internal KONI dan honor pegawai hanya mendapat porsi kecil,” jelasnya.
Djoni mengakui, bahwa sebelumnya KONI telah mengajukan anggaran sebesar Rp 23 miliar, tetapi mengalami efisiensi sehingga hanya menerima Rp 10 miliar. Padahal, sebagai tuan rumah, Kota Malang memiliki target besar untuk meraih posisi runner-up mendekati Kota Surabaya.
“Sebagai tuan rumah, idealnya KONI menerima anggaran sekitar Rp 40 miliar. Namun, yang dialokasikan hanya Rp 10 miliar. Itu berarti kami harus berjuang dengan anggaran yang ada,” tegasnya.
KONI Kota Malang kini tengah mengatur strategi pemanfaatan anggaran agar tetap bisa mendukung prestasi atlet. Djoni optimis cabang olah raga di Kota Malang dapat memberikan hasil maksimal dalam ajang Porprov 2025 nanti. “Kami sangat mengandalkan cabor untuk meraih emas,” imbuh Djoni. (rsy/sit)











